Anda di halaman 1dari 3

PERENCANAAN INTERVENSI DAN EVALUASI PROGRAM GIZI

PLAN OF ACTION PUSKESMAS SONRAEN KAB. KUPANG

UJIAN AKHIR SEMESTER

KELOMPOK 1

ADMIN. K. RADAPRAING (1307012185)

ARI PATOLA (1307012103 )

CHRISTINE. LEO ( 1307012157 )

EDWARDUS MOSA ( 1307012167 )

JUFITA. LIUNOKAS ( 1307011074 )

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS NUSA CENDANA

KUPANG

2016
A. Pengertian
Program gizi adalah kegiatan harian,kegiatan bulanan,dan kegiatan tahunan serta
beberapa kegiatan investigasi dan intervensi yang dilakukan setiap saat jika ditemukan
masalah gizi misalnya ditemukan adanya kasus gizi buruk. Program perbaikan gizi
masyarakat adalah salah satu program pokok puskesmas yaitu program kegiatan yang
meliputi penigkatan pendidikan gizi, penangulangan kurang energy protein, anemia gizi
besi , ganguan akibat kekurangan yodium, kurang vitamin a, keadaan zat gizi lebih ,
penigkatan survailans gizi dan perberdayaan usaha perbaikan gizi keluarga/masyarakat
B. Fungsi Utama Program Perbaikan Gizi Masyarakat Di Puskesmas
Untuk mempersiapkan ,memelihara dan mempertahankan agar setiap orang mempunyai
status gizi baik, dapat hidup sehat dan produktif. Fungsi ini dapat terwujud kalau setiap
petugas melaksanakan program gizi secara baik dan benar sesuai komponen-komponen
gizi masyarakat di puskesmas.
beberapa program perbaikan gizi di puskesmas
Kegiatan program gizi harian
1. Penigkatan pemberian asi ekslusif adalah pemberian tanpa makanan tambahan dan
minuman lainnya pada usia bayi berumur 0-6 bulan
2. Pemberian mp-asi anak umur 6-24 bulan adalah pemberian makanan pendamping asi
pada anak usia 6-24 bulan dari keluarga miskin selama 90 hari
3. Pemberian tablet besi (90) tablet pada ibu hamil selama masa kehamilan
4. Pemberian pmt pemulihan pada keluarga miskin adalah balita keluarga miskin yang
ditangani di sarana pelayanan kesehatan sesuai tatalaksana gizi di wilayah puskesmas
5. Kegiatan investigasi dan intervensi yang dilakukan saat jika di temukan masalah gizi
misalnya ditemukan adanya kasus gizi buruk
Kegiatan program gizi bulanan
1. Pemantauan petumbuhan berat badan balita ( penimbangan balita) adalah pengukuran
berat badan balita
2. Konseling gizi dalam rangka peningkatan pendidikan gizi dan perberdayaan usaha
perbaikan gizi keluarga atau masyarakat
3. Kegiatan yang dilakukan setiap 6 bulan sekali adalah pemberian kapsul vitamin a
(dosis 200.000 si) pada balita adalah pemberian kapsul vitamin a dosis tinggi kepada
bayi dan anak balita secara periodik yaitu untuk bayi diberikan satahun sekali pada
bulan febuari dan agustus dan untuk balita 6 bulan sekali dan secara serentak dalam
bulan febuari dan agustus
Kegiatan program gizi tahunan
1. Pemantauan status gizi balita
2. Pemantauan kansumsi gizi
3. Pemantauan pengunaan garam beryodium
4. Pelaksana program gizi di puskesmas dilakukan oleh tenaga gizi berpendidikan atau
mahir dalam usaha perbaikan gizi keluarga/masyarakat atau tenaga professional di
bidang gizi
C. Output Program Gizi
Beberapa output dari program gizi adalah:
1. Jumlah anak usia 6-24 bulan dari keluarga miskin yang mandapat mp-asi
2. Jumlah balita yang memiliki kms jumlah balita yang timbang naik berat badan
termasuk juga balita dengan berat badan di bawah garis merah pada kms
3. Jumlah balita mendapatkan tablet f3 dengan 90 tablet f3 selama kehamilan
4. Jumlah balita mendapatkan kapsul vitamin a
5. Gambaran status gizi balita
6. Gambaran konsumsi gizi
7. Gambaran penggunaan garam beryodium
8. Laporan hasil investigasi dan intervensi gizi buruk dan beberapa laporan lainnya.

D. Plan Of Action Puskesmas Sonraen Di Kabupaten Kupang


Plan of action (POA) dapat dilihat pada tabel dibawah ini :