Anda di halaman 1dari 2

Definisi cafe

Kata Kafe berasal dari bahasa Perancis yaitu cafe yang berarti coffe dalam bahasa Indonesia
kopi atau coffehouse dalam bahasa Indonesia kedai kopi, istilah ini muncul pada abad ke 18
di Inggris. Kopi pertama kali masuk ke Eropa pada tahun 1669 ketika utusan sultan
Mohammed IV berkunjung ke Paris, Perancis, dengan membawa berkarung-karung biji
misterius yang nantinya dikenal dengan nama coffee.
hubungan

Irama

Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dalam bentuk
bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut, barisan semut, gerak
dedaunan, dan lain-lain. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari
bentuk bentuk unsur rupa. Irama dalam seni visual terjadi dengan cara pengulangan secara
sistematis elemen-elemen yang mempunyai
Irama (Rhythm).

Keseimbangan (balance)
Secara sederhana, balance mencerminkan suatu kualitas desain yang tidak berat
sebelah dan tampak seolah mempunyai porsi yang sama. Meskipun begitu, kita tidak harus
merancang interior menjadi bentuk yang simetris untuk membuatnya terlihat seimbang.
Penataan asimetris justru banyak digunakan asalkan semua sudut ruangan terlihat sama,
selaras, dan seimbang.

Proporsi
Proporsi merupakan hubungan antar bagian dari suatu desain atau hubungan
antara bagian dengan keseluruhan. Oleh karena itu suatu perbandingan akan
merupakan dasar dari setiap sistem proporsi yaitu suatu nilai yang memiliki harga
tetap, dapat digunakan sebagai pembanding yang lain. Bahwa, suatu proporsi yang
baik terletak pada hubungan antara bagian-bagian suatu bangunan atau antara
bagian bangunan dengan bangunan secara keseluruhan.
Ekspresi

Ekspresi adalah pengungkapan ataupun suatu proses dalam mengutarakan maksud,


perasaan, gagasan dan sebagainya. Semua pemikiran dan gagasan yang ada dalam pikiran
seseorang sebaiknya diekspresikan dalam bentuk nyata sehigga bisa dirasakan
manfaatnya.

Harmoni

Harmoni merupakan kombinasi yang indah dari berbagai unsur, karena pada dasarnya
desain rumah adalah gabungan dari berbagai unsur. Dinding, lantai, plafon, atap, jendela,
pintu, tangga dan sebagainya adalah unsur-unsur yang menyatu dalam harmoni. Harmoni
laksana musik yang indah, adalah gubahan unsur-unsur yang menyentuh perasaan kita akan
keindahan. Akibatnya kita merasa senang, gembira, terpesona dengan penampilan sebuah
rumah. Harmoni dari berbagai unsur dapat menghadirkan citarasa yang menyenangkan, dan
hasilnya; melakukan apapun didalam ruangan itu jadi terasa menyenangkan.