Anda di halaman 1dari 3

Hal yang dibahas

1. Lapisan atmosfer & manfaatnya bagi kehidupan.


2. Cuaca dan iklim serta pengukurannya.
3. Klasifikasi tipe iklim & dan cara menentukannya.
4. Karakteristik iklim di indonesia & pengaruhnya terhadap usaha pertanian dan aktivitas
manusia lainnya.
5. Dampak peribahan iklim global.
6. Kajian tentang iklim dan pemanfaatannya.
7. Layanan BMKG kepada masyarakat.
Jawaban hasil pembahasan
1. Lapisan Atmosfer :
a. Troposfer (Menyebabkan peristiwa cuaca seperti : Angin,Hujan,Awan,Salju,dll).
b. Stratosfer (Menyebabkan perbedaan temperatur).
c. Mesosfer (Melindungi bumi dari meteor menghancurkannya menjadi kepingan ketika
jatuh dibumi).
d. Termosfer ( Membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh sebelum satelit
digunakan).
e. Inosfer (Sebagai terjadinya proses ionisasi atau sebagai penyerapan radiasai
matahari oleh oksigen dan nitrogen menjadi atom-atom ion).
f. Eksosfer (Pengatur perubahan suhu antara siang dan malam serta dapat
memancarkan gelombang yang dimanfaatkan untuk gelombang radio).

2. Cuaca dan iklim pada atmosfer

Jadi lapisan udara yang terdiri atas bermacam-macam gas secara menyeluruh menyelimuti
bumi dinamakan atmosfer. Atmosfer di susun oleh berbagai gas, di antaranya nitrogen, oksigen,
karbon dioksida dan uap air menempati 99.997% volume atmosfer pada ketinggian sampai 90
km. gas-gas dalam atmosfer bercampur dengan perbandingan konstan sampai paling sedikit
ketinggian 50 km.

Lapisan-lapisan Atmosfer
Troposfer

Lapisan udara paling bawah, diatas permukaan bumi, memiliki ketebalan yang berbeda-beda, di
khatulistiwa kurang lebih 16 km, di daerah sedang11 km dan di daerah kutub 8 km. Pada
lapisan ini terjadi awan, hujan, konveksi serta mempunyai kepentingan langsung bagi manusia
dan lingkungan. Sifat khas troposfer yaitu temperatur yang secara teratur turun dengan makin
tinggi tempat sampai dicapai temperatur antara -57C sampai -62. Antara troposfer dan tratosfer
terdapat lapisan peralihan yang disebut tropospause.
Stratosfer

Lapisan udara diatas troposfer yang menunjukan perubahan temperatur yang kecil ke arah
vertikal. lapisan ini berada pada ketinggian 15 55 km, merupakan konsentrasi ozon, dengan
konsentrasi terbesar pada ketinggian 22 km. Lapisan ozon berfungsi sebagai proteksi bagi
troposfer dan permukaan bumi dari radiasi sinar Ultraviolet matahari. Antara stratosfer dan
messosfer terdapat lapisan stratopause.
Mesosfer

Lapisan udara di atas stratosfer, temperatur di lapisan ini mula-mula naik kemudian turun dan
mencapai minimum mendekati lapisan mesopause. Lapisan ini berada pada ketinggian 50 80
km, pada lapisan ini sebagian meteor terbakar dan terurai. Antara mesosfer dan termosfer
terdapat lapisan mesospause.
Termosfer

Lapisan udara di atas mesosfer, pada lapisan ini temperatur naik sampai 1010 C pada
ketinggian yang belum pasti. Lapisan bagian bawah dari termosfer ini disebut ionosfer. Pada
ketinggian 75 375 km, pada lapisan ini gas -gas mengalami ionisasi dan ini juga berperan
dalam penyebaran gelombang radio.

Pada hakikatnya angka-angka tersebut tidaklah pasti, tetapi perbedaan susunan unsur
pembentukan udara pada lapisan yang berbeda terdapat juga perbedaan suhu dan tekanan
udara. Pengaruh terbesar bagi manusia den kehidupan yang lain berasal dari lapisan troposfer.
Pada lapisan itulah cuaca selalu berubah. Pada lapisan stratosfer terdapat lapisan ozon yang
merupakan pelindung bagi mahluk hidup dari pengaruh radiasi ultraviolet sinar matahari.
Penipisan lapisan ozon seperti terjadi dewasa ini, dapat mengubah iklim dan selanjutnya dapat
mempengaruhi kehidupan di muka bumi.

3. -Iklim Matahari, yaitu iklim yang didasarkan atas perbedaan panas matahari yang
diterima permukaan bumi. Banyaknya panas yang di terima oleh permukaan bumi ini
berlainan berdasarkan letak garis lintangnya. Daerah-daerah yang berada pada lintang
tinggi lebih sedikit memperoleh sinar matahari, sedangkan daerah yang terletak pada
lintang rendah lebih banyak menerima sinar matahari. Iklim matahari di sebut juga iklim
garis lintang atau iklim teoritis. Berdasarkan kedudukan lintangnya, bumi dapat dibagi
menjadi 5 kawasan iklim sebagai berikut :

1) Daerah Iklim Panas (tropis)


2) Daerah Iklim Sub tropis Utara
3) Daerah Iklim Sub tropis Selatan
4) Daerah Iklim Sedang Utara
5) Daerah Iklim Sedang Selatan
6) Daerah Iklim Dingin Utara
7) Daerah Iklim Dingin Selatan Berdasarkan iklim matahari terbagi menjadi: iklim tropik;
iklim sub tropik; iklim sedang dan iklim dingin.

Cara Menentukannya :
1. Berdasarkan banyaknya sinar matahari yang diterima permukaan bumi.
2. Semakin jauh dari khatulistiwa makin besar sudut datang sinar matahari, sehingga
makin sedikit jumlah sinar matahari yang diterima dari permukaan bumi. Walaupun
kenyataannya temperatur dibeberapa tempat menyimpang.

- Iklim Fisis, yaitu iklim yang di pengaruhi oleh keadaan fisik dari suatu wilayah.

Berdasarkan keadaan fisik suatu daerah, terdapat perbedaan iklim sebagai berikut : a)
Iklim konfinental (darat) dan iklim Maritim (laut). Iklim darat atau iklim konfinental, terjadi
di daratan amat luas, sehingga angin yang berpengaruh terhadap daerah tersebut
adalah angin darat yang kering. Di daerah ini pada siang hari panas sekali dan malam
hari sangat dingin. Iklim laut, terjadi daerah kepulauan yang di kelilingi oleh laut luas,
yang lembab. Di daerah ini pada siang hari tidak terlalu panas dan pada malam hari
tidak terlalu dingin. Contoh daerah-daerah yang memiliki iklim benua adalah Gurun Gobi
(Cina), Tibet, Jazirah Arab, Gurun Sahara, dan Gurun Kalahari (Afrika) dan kawasan-
kawasan Australia Tengah.

Cara Menentukannya :
1. Dengan pengaruh dataran yang luas,
2. Pengaruh lautan,
3. Pengaruh angin,
4. Pengaruh arus laut,
5. Pengaruh vegetasi, dan
Pengaruh topografi