Anda di halaman 1dari 5

A.

Struktur lapisan litosfer

Kerak bumi dibedakan menjadi kerak benua dan kerak samudra.

1 ) lapisan kerak bumi

Dalam bahasa yunani , litosfer berasal dari kata lithos dan sphere. Lithos
berarti batuan dan sphere berarti lapisan , jadi litosfer adalah lapisan paling
luar yang berupa batuan.

a. Lapisan sial ( silisium aliminium )


Terdiri atas batuan beku seperti granit dan andesit, batuan sedimen,
atau batuan metamorf.
1) Kerak benua
Kerak benua membentuk daratan benua
Tebal : 30-80 km
Umur : 3,8 miliar tahun
2) Kerak samudra
Tebal : 5-7 km
Lapisan kerak samudra paling atas tersusun oleh material sedimen
dengan ketebalan mencapai 800 m
b. Lapisan sima ( sillium magnesium )
Lapisan sima kerak bumi berada di bawah lapisan sial serta tersusun
atas logam sillsium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan
MgO2

2 ) Batuan pembentuk kerak bumi

a. Batuan beku
Magma yang mendingin dan mengeras akan membentuk batuan beku.
1) Batuan beku dalam , terbentuk dari pembekuan magma secara
perlahan ketika magma masih berada di dalam bumi.
2) Batuan beku gang , dari pembentukan magma dari permukaan
bumi. Contoh : granit porfir.
3) Batuan beku luar ( lelehan ), terbentuk dari pembekuan magma
secara cepat setelah magma sampai dipermukaan bumi. Contoh :
batuan basalt, andesit, zedit, obsidian, dan batu apung.
b. Batuan endapan ( sedimen )
Pengedapan material hasil erosi menghasilkan batuan sedimen atau
batuan endapan. Contoh : batu pasir, batu lempung, konglomerat, dan
batu kapur.
c. Batuan malihan ( metomorf )
Tekanan dari suhu yang tinggi dari dalam bumi dapat membentuk
batuan malihan. Contoh : batu marmer, antrosit berasal dari batu bara
muda, batu sabak berasal dari batu lempung.
3 ) manfaat batuan bagi manusia

a. Batuan beku andesit dan basalt : bahan fondasi bangunan


b. Batuan sedimen : pewarna dinding dan bahan baku pembutan semen.
c. Batuan malihan : bahan pembuatan strukut bangunan

B. Tenaga alam dari dalam bumi

1 ) tektonisme : tenaga dari dalam bumi yang menimbulkan patahan,


dislokasi, dan lipatan batuan kerak bumi.

a. Gerak epirogenesa : gerak tenaga tektonik yang sangat lambat dan


meliputi wilayah sangat luas.
b. Gerak orogenesa : gerak tenaga tektonik yang relatif cepat dan
meliputi wilayah relative sempit. Gerak orogenesa menimbulkan
lipatan , patahan, dan retakan batuan,

2 ) vulkanisme

Vulkanisme adalah gejala alam yang berkaitan dengan penyusupan


magma pada kerak bumi . magma adalah batuan cair pijar dan
bertemperatur tinggi di dalam bumi.

a. Intrusi magma ( plutonisme )


Intrusi magma membentuk kenampakan berikut :
1) Batolit : batuan yang terbentuk didalam dapur magma akibat
penurunan suhu sangat lambat.
2) Lakolit :penyusupan magma di antara lapisan batuan yang
menyebabkan lapisan batuan bagian atas terangkat dan
membentuk batuan cembung.
3) Keeping intrusi: penyusupan magma diantara lapisan batuan yang
membentuk lapisan batuan tipis, mendatar, dan paralel dengan
lapisan batuan sekitar.
4) Intrusi korok ( gang )
5) Apofisa , sejenis cabang dari intrusi korok ( gang ), tetapi lebih kecil.
6) Diatrema
b. Ekstrusi magma : dapat membentuk gunungan api didaratan dan
lautan.
Berdasarkan bentuk lobang keluar magma terdapat tiga macam
ekstrusi :
1) Ekstrusi linier
2) Ekstrusi areal
3) Ekstrusi sentral
Berdasarkan kekuatan,

1) Erupsi eksplosif, menimbulkan ledakan karena tekanan gas


magmatis yang sangat kaut.
2) Erupsi efusif, tidak menimbulkan ledakan.

Berdasarkan sifat erupsi dan bahan yang dikeluarkan , gunung api


dibedakan sebagai berikut :
1) Gunung api strato atau kerucut terbentuk akibat erupsi eksplosif
dan efusifyang bergantian secara terus menerus .
2) Gunung api maar , terbentuk akibat erupsi eksplosif kuat
3) Gunung api perisai, terbentuk akibat lava yang keluar sangat
encer.

Gejala pasca vulkanik antara lain :

1 ) sumber gas atau ekshalasi, sumber gas :

a. Sumber gas belerang


b. Sumber gas uap air
c. Sumber gas asam arang

2 ) sumber air panas

Berasal dari air hujan yang menjadi air tanah.

3 ) sumber air mineral

Terjadi karena pemanasan air oleh sisa kegiatan vulakanik/

4 ) geiser

Geiser adalah sumber mata air panas yang memancar secara berkala.

c. Dampak vulkanisme
Dampak positif
1) Menyuburkan tanah
2) Sumber energy panas bumi muncul di daerah lereng gunung api.
3) Menghasilkan bahan galian atau bahan tambang
4) Objek wisata
Dampak negative
1) Erupsi gunung api
2) Gas beracun yang keluar dari gunung api akan membunuh
makhluk hidupyang menghirupnya
3) Material erupsi yang menumpuk dipuncak dan lereng gunung
api apabila bercampur air hujan sering menimbulkanbanjir
lahar yang merusak pemukiman.
4) Gempa vulkanik dapat merusak bangunan
5) Kebakaran hutan terjadi akibat aliran lava pijar

a. Istilah-istilah yang berkaitan dengan gempa :


1) Seismologi : ilmu yang mempelajari tentang gempa
2) Hiposentrum : pusat gempa di dalam bumi
3) Episentrum : pusat gempa di permukaan bumi yang terletak di atas
hiposentrum.
4) Isoseista : garis yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki
intensitas gempa sama.
5) Pleistoseista : garis batas disekeliling episentrum.
6) Episentral : daerah yang terletak di dalam pleistoseista
7) Seismograf : alat pencatat gempa
8) Seismogram : gambaran getaran gempa yang tercatat seismograf
berbentuk garis patah-patah.
b. Jenis-jenis gempa
Berdasarkan sumber penyebabnya :
1 ) gempa tektonik, ditimbulkan oleh gerakan lempeng tektonik
2 ) gempa vulkanik , akibat aktivitas gunung apai.
3 ) gempa rutuhan , oleh runtuhan atap gua atau terowongan
tambang.

Berdasarkan episentrum :

1 ) gempa sentral , episentrum berbentuk titik

2 ) gempa linier , berbentuk garis/

c. Gelombang gempa
Dapat dibedakan menjadi :
1) Gelombang primer
2) Gelombang sekunder
3) Gelombang panjang

C. TENAGA ALAM DARI PERMUKAAN BUMI


Pelapukan diartikan sebagai proses penghancuran batuan dari bentuk
gumpalan menjadi butiran lebih kecil.
a. Pelapukan mekanis : proses penghacuran batuan secara fisis tanpa
mengalami perubahan komposisi kimiawi batuan.
1) Akibat pemuaian
2) Akibat pembekuan air
3) Akibat perubahan suhu
b. Pelapukan kimiawi adalah pelapukan batuan yang menyebabkan
komposisi batuan dan struktur batuan berubah.
c. Pelapukan biologis adalah pelapukan batuan oleh kegiatan makhluk
hidup.