Anda di halaman 1dari 10

KERANGKA ACUAN

DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) NON FISIK


AKREDITASI PUSKESMAS
TAHUN 2017

Urusan Pemerintahan : Urusan wajib kesehatan


Organisasi : Dinas Kesehatan
Program : Program Standar Pelayanan Kesehatan
Kegiatan : Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Akreditasi
Puskesmas
Lokasi Kegiatan : Di 11 UPTD Puskesmas Kabupaten Kuningan
Jumlah anggaran : Rp. 1.664.350.000,-
Output : Terselenggaranya kegiatan akreditasi di 11 UPTD
Puskesmas
Outcome : Terakreditasinya 11 UPTD Puskesmas di Kabupaten
Kuningan

I. PENDAHULUAN
A. Dasar Hukum
1. Undang-undang RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
2. Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan ( Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
3. Undang-undang RI No 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan;
4. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan
Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional;
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 46 Tahun 2015 tentang Akreditasi
Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Tempat
Praktik Mandiri Dokter Gigi;
7. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 71 tahun 2016 tentang Petunjuk teknis
penggunaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik bidang Kesehatan tahun
anggaran 2017.
8. Peraturan Bupati Kuningan nomor 32 tahun 2015, tentang ketentuan tata
Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan;
9. Keputusan Bupati Kuningan No 910/KPTS.496-BPKAD/2016 Tentang
Standar Biaya Belanja Daerah Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2017.

B. Dasar Pemikiran

1
Dalam rangka meningkatkan pelayanan sarana kesehatan dasar
khususnya Puskesmas kepada masyarakat, dilakukan berbagai upaya
peningkatan mutu dan kinerja antara lain dengan pembakuan dan
pengembangan sistem manajemen mutu dan upaya perbaikan kinerja yang
berkesinambungan baik pelayanan klinis, program dan manajerial.

Akreditasi Puskesmas merupakan bentuk pengakuan yang diberikan


oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh
Menteri Kesehatan setelah memenuhi standar akreditasi. Akreditasi
Puskesmas bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan
pasien, meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia kesehatan,
masyarakat dan lingkungan serta puskesmas sebagai institusi dan
meningkatkan kinerja puskesmas dalam pelayanan kesehatan perseorangan
dan atau kesehatan masyarakat.

Pada pasal 39 ayat 1 Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 menyatakan


Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, puskesmas wajib diakreditasi
secara berkala paling sedikit 3 ( tiga ) tahun . Demikian juga Pasal 6 ayat 2
Permenkes Nomor 71 Tahun 2013 tentang pelayanan kesehatanan pada JKN
disebutkan Selain persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
fasilitas kesehatan tingkat pertama juga harus terakreditasi.

Menindaklanjuti berbagai regulasi diatas Dinas Kesehatan Kabupaten


Kuningan secara bertahap setiap tahun mempersiapkan puskesmas untuk
terakreditasi dengan pentahapan : Tahun 2015 = 7 Puskesmas, Tahun 2016 =
10 Puskesmas, Tahun 2017 = 4 Puskesmas, Tahun 2018 = 10 Puskesmas
dan tahun 2019 = 6 puskesmas dengan harapan pada akhir tahun 2019
sejumlah 37 (Tiga Puluh Tujuh) Puskesmas telah terakreditasi. Tapi karena
keterbatasan dana, pentahapan tersebut tidak bisa dilaksanakan, dan baru di
laksanakan di tahun 2017 dengan anggaran DAK Non Fisik sebesar Rp.
1.664.350.000,- yang cukup untuk 11 Puskesmas.

Untuk mempersiapkan puskesmas agar memahami segala hal yang


terkait dengan akreditasi perlu dilakukan beberapa tahapan persiapan
diantaranya :

2
1. Lokakarya tingkat Puskesmas/ Workshop penggalangan komitmen
1.1 Untuk menggalang komitmen untuk memberikan pelayanan yang
bermutu dan menyiapkan akreditasi,
1.2. Pemahaman tentang akreditasi,
1.3. Pemahaman tentang Standar dan Instrument Akreditasi,
1.4. Pembentukan Panitia/Tim Persiapan Akreditasi Puskesmas, dan
pembentukan Kelompok Kerja, yaitu kelompok kerja manajemen,
kelompok kerja upaya puskesmas, dan kelompok kerja pelayanan
klinis.

2. Pendampingan oleh fasilitator yang sudah dilatih


2.1. Kepala Puskesmas mengajukan permohonan tertulis kepada
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten untuk meminta pendampingan
akreditasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten,
2.2. Kesepakatan penjadwalan pendampingan.
2.3. Pelatihan pemahaman standar dan instrument akreditasi dan
persiapan self assessment
2.4. Pelatihan pemahanan standar dan instrumen akreditasi
Puskesmas diikuti oleh tim akreditasi puskesmas untuk memahami
secara rinci standar dan instrument akreditasi puskesmas dan
persiapan self-assessment,
2.5. Pelatihan dilakukan oleh tim pendamping dari Kabupaten.

3. Self Assesment oleh pokja akreditasi tingkat Puskesmas


3.1. Self assessment oleh staf Puskesmas didampingi/dipandu oleh
pendamping (atau dilaksanakan oleh pendamping bersama staf),
3.2. Tim Persiapan Akreditasi Puskesmas melakukan pembahasan
hasil self assessment bersama Tim Pendamping Akreditasi
Puskesmas,
3.3. Tim Akreditasi Puskesmas menyusun Rencana Aksi untuk
persiapan akreditasi.

4. Penyusunan dokumen yang dipersyaratkan


4.1. Identifikasi dokumen-dokumen yang dipersyaratkan oleh
standar akreditasi,
4.2. Penyiapan tata naskah penulisan dokumen,
4.3. Penyiapan dokumen akreditasi,
a. Dokumen internal, meliputi :
surat-surat keputusan (kebijakan)
pedoman/manual mutu

3
pedoman-pedoman yang terkait dengan pelayanan, upaya,
program maupun kegiatan
kerangka acuan
standar prosedur operasional (SPO)
rekaman-rekaman (dokumen sebagai bukti telusur).
b. Dokumen eksternal yang perlu disediakan
4.4. Pengendalian dokumen akreditasi yang meliputi pengaturan
tentang kewenangan pembuatan, pemanfaatan dan penyimpanan
seluruh dokumen puskesmas.

5. Implementasi
5.1. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan standar akreditasi yang
dipandu oleh regulasi internal (document - dokumen yang telah
disusun: kebijakan, kerangka acuan, SPO, dsb),
5.2. Memastikan rekaman proses dan hasil kegiatan,
5.3. Penyediaan sumber daya untuk implementasi.

6. Penilaian pra survei akreditasi


6.1. Penilaian pra survei akreditasi oleh Tim Pendamping Akreditasi
Puskesmas, untuk mengetahui kesiapan Puskesmas untuk diusulkan
dilakukan penilaian akreditasi,
6.2. Tim pendamping akan membuat rekomendasi hasil penilaian
pra survey akreditasi sebagai dasar bagi Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten untuk mengusulkan dilakukan survey akreditasi kelembaga
akreditasi melalui Dinas Kesehatan Provinsi.

7. Pengajuan permohonan untuk disurvei


7.1. Berdasarkan hasil penilaian pra survey akreditasi, Tim
pendamping membuat rekomendasi kepada Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten,
7.2. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten mengajukan permohonan
survey akreditasi Puskesmas kepada Lembaga Akreditasi Puskesmas
melalui Dinas Kesehatan Provinsi.

Selain kegiatan diatas yang dilaksanakan di masing-masing


Puskesmas yang akan di akreditasi, ada kegiatan yang dilaksanakan pertama
kali di tingkat Kabupaten, yaitu :

Workshop Pendukung Implementasi Akreditasi Puskesmas

4
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman
Kepala Puskesmas dan para staf Puskesmas terhadap :
1) Audit Internal dan Tinjauan Manajemen, dan
2) Keselamatan Pasien,
Yang menjadi peserta adalah Puskesmas yang disiapkan untuk
diakreditasi pada tahun 2017 dengan melibatkan narasumber yang kompeten
di bidang mutu dan akreditasi FKTP (pelatih akreditasi FKTP, surveyor
akreditasi FKTP, dan pendamping akreditasi FKTP), organisasi profesi,
Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Provinsi.
Kegiatan Workshop Pendukung Implementasi Akreditasi Puskesmas
terdiri dari:
1. Workshop Audit Internal dan Tinjauan Manajemen, dilaksanakan selama 3
hari, dengan peserta 13 orang dari masing-masing Puskesmas
2. Workshop Keselamatan Pasien , dilaksanakan selama 2 hari dengan
peserta 13 orang dari masing-masing Puskesmas

II. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatkan mutu dan kinerja puskesmas dalam memberikan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat.

2. Tujuan Khusus
1) Meningkatnya mutu pelayanan kesehatan yang berdampak pada
keselamatan pasien yang semakin baik;
2) Meningkatnya perlindungan dan keamanan bagi sumber daya manusia
kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan;
3) Meningkatnya perlindungan dan keamanan bagi masyarakat, lingkungan
dan Puskesmas dalam pemberian pelayanan kesehatan.

III. WAKTU
Pelaksanaan kegiatan akreditasi puskesmas dilaksanakan dari bulan
Maret sampai Desember tahun 2017, sesuai matrik dan jadwal terlampir.

IV. SASARAN
Puskesmas yang akan dilakukan pendampingan akreditasi sebanyak 11
puskesmas , dan yang akan dilakukan survey/ penilaian sebanyak 11
puskesmas, sesuai matrik dan jadwal terlampir.
Sasaran workshop :
a. Kepala Puskesmas

5
b. Kepala TU
c. Penanggung jawab pokja Administrasi dan Manajemen (Admen)
d. Penanggung jawab pokja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) : yang
terdiri dari :
- Penanggungjawab UKM Esensial
- Penanggungjawab UKM Pengembangan
- Penanggung jawab Pokja UKP di tambah :
Dokter Umum/ dokter gigi
Penanggungjawab UGD
Penanggungjawab Rawat Inap
Penanggungjawab KIA/ PONED
Petugas Laboratorium
Petugas Kefarmasian
e. Ketua Tim Mutu

V. NARASUMBER
Untuk tahap pendampingan menggunakan Narasumber Tim
Pendamping Akrediasi Puskesmas Kabupaten Kuningan yang sudah dilatih
dan mendapatkan sertifikat dari Bapelkes Provinsi Jawa Barat, dan untuk
tahap penilaian/ survei menggunakan Tim Independen baik dari Pusat
maupun Provinsi.

VI. PEMBIAYAAN
Pembiayaan dibebankan pada Dana Alokasi Khusus Non Fisik sebesar
Rp. 1.664.350.000,- (Satu Milyar Enam Ratus Enam Puluh Empat Juta Tiga
ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

6
VII. MATRIK JADWAL KEGIATAN AKREDITASI PUSKESMAS TAHUN 2017

Kode
No Puskesmas Maret April Mei
Puskesmas
Workshop
Audit Internal Pemahaman standar dan
Keselamatan Penggalangan
& Manajemen Instrumen Akreditasi
Pasien Komitmen
Mutu
1. P32080901 Cidahu 13 29 dan 30 Maret
2. P32081002 Cihaur 14 3 dan 4
3. P32081701 Cilimus 15 7 dan 10
4. P32081012 Cipicung 16 11 dan 12
5. P32080101 Darma 17 13 dan 17
6. P32081202 Garawangi Tanggal Tanggal 20 18 dan 19
7. P32081602 Jalaksana 1,2 dan 3 8 dan 9 21 20 dan 21
8. P32080202 Kadugede 22 25 dan 26
9. P32081302 Kuningan 23 27 dan 28
10 P32080801 Luragung 2 dan 3
24
.
11. P32081402 Sukamulya 27 4 dan 5

Kode
No Puskesmas Mei Juni Juni Juli Agustus
Puskesmas
Pendampingan self Pendampingan Pendamping
penyusunan dokumen

7
assesment dan penyusunan Tahap 1 penyusunan
PoA akreditasi di Pusk dokumen 2
1. P32080901 Cidahu 8 dan 9 12 dan 13 1 dan 2
2. P32081002 Cihaur 10 dan 12 14 dan 15 3 dan 4
3. P32081701 Cilimus 15 dan 16 16 dan 19 7 dan 8
4. P32081012 Cipicung 17 dan 18 5 dan 6 9 dan 10
5. P32080101 Darma 19 dan 22 7 dan 10 11 dan 14
6. P32081202 Garawangi 23 dan 24 11 dan 12 15 dan 16
7. P32081602 Jalaksana 26 dan 29 13 dan 14 18 dan 21
8. P32080202 Kadugede 30 dan 31 17 dan 18 22 dan 23
9. P32081302 Kuningan 2 dan 5 19 dan 20 24 dan 25
10
P32080801 Luragung 6 dan 7 21 dan 24 28 dan 29
.
11. P32081402 Sukamulya 8 dan 9 25 dan 26 30 dan 31

Kode
No Puskesmas September Oktober Oktober November
Puskesmas
Pendampingan Implementasi Pendampingan Implementasi
Dokumen Tahap 2
Dokumen Tahap 1
1. P32080901 Cidahu 4 dan 5 5 dan 6
2. P32081002 Cihaur 6 dan 7 9 dan 10
3. P32081701 Cilimus 8 dan 11 11 dan 12
4. P32081012 Cipicung 12 dan 13 13 dan 16
5. P32080101 Darma 14 dan 15 17 dan 18
6. P32081202 Garawangi 18 dan 19 19 dan 20
7. P32081602 Jalaksana 20 dan 22 23 dan 24
8. P32080202 Kadugede 25 dan 26 25 dan 26
9. P32081302 Kuningan 27 dan 28 27 dan 30

8
10 2 31 1
P32080801 Luragung 29
.
11. P32081402 Sukamulya 3 dan 4 2 dan 3

Kode
No Puskesmas November Desember
Puskesmas
Penilaian pra akreditasi
Tim I Tim 2
1. P32080901 Cidahu 6 dan 7
2. P32081002 Cihaur 6 dan 7
3. P32081701 Cilimus 8 dan 9
4. P32081012 Cipicung 8 dan 9
5. P32080101 Darma 13 dan 14
6. P32081202 Garawangi 13 dan 14
7. P32081602 Jalaksana 15 dan 16 SURVEY AKREDITASI
8. P32080202 Kadugede 15 dan 16
9. P32081302 Kuningan 20 dan 21
10
P32080801 Luragung 20 dan 21
.
11. P32081402 Sukamulya 22 dan 23

9
VIII. Penutup.
Kabupaten Kuningan baru memiliki 1 tim untuk pendamping akreditasi.
Jadwal diatas belum sesuai dengan RKA karena di RKA pertemuan
pendampingan penyusunan dokumen dilaksanakan sebanyak 3 kali, di jadwal
hanya 2 kali dan pendampingan implementasi dokumen di RKA 3 kali di
jadwal hanya 2 kali karena keterbatasan pendamping. Mudah-mudahan di
tahun 2017 ini ada pelatihan pendamping untuk tim pendamping baru
akreditasi Kuningan sehingga kami bisa melaksanakan RKA sesuai dengan
jadwal dan petunjuk teknis yang ada. Jadwal diatas pun bisa berubah jika ada
tambahan tim pendamping.
Demikian kerangka acuan ini dibuat sebagai dasar pelaksanaan bagi
kegiatan akreditasi puskesmas di Kabupaten Kuningan.

Mengetahui, Kuningan, 10 Januari 2017


Kepala Bidang Pelayanan dan Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan,
Sumber Daya Kesehatan
Perizinan dan Rujukan

Ferry Aguspriana, Ssi, Apt, MH


dr. Hj. Dessy Sutanti
NIP. 19700414 200501 1 005
NIP. 19781227 200701 2 005

10

Anda mungkin juga menyukai