Anda di halaman 1dari 20

BLOWER DAN FAN

1. Definisi Blower dan Fan

Pengertian Blower adalah mesin atau alat yang digunakan untuk menaikkan atau
memperbesar tekanan udara atau gas yang akan dialirkan dalam suatu ruangan tertentu juga
sebagai pengisapan atau pemvakuman udara atau gas tertentu. Bila untuk keperluan khusus,
blower kadang kadang diberi nama lain misalnya untuk keperluan gas dari dalam oven kokas
disebut dengan nama exhouter. Di industry industri kimia alat ini biasanya digunakan untuk
mensirkulasikan gas gas tertentu didalam tahap proses proses secara kimiawi dikenal dengan
nama booster atau circulator.
Kompresor juga sebagai alat mekanik yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan fluida
mampu mampat, yaitu gas atau udara. Adapun pengertian kompressor adalah mesin untuk
memampatkan udara atau gas. Secara umum biasanya menghisap udara dari atmosfer, yang
secara fisika merupakan campuran beberapa gas dengan susunan nitrogen, oksigen, dan
campuran argon, karbondioksida, uap air, minyak dan lainnya.
Kompresor juga banyak digunakan di industri bangunan mesin, terutama untuk menggerakkan
pesawat pesawat pneumatic, antara lain boor, hammer, pesawat angkat, pembersih pasir, alat
control, penyemprotan dan pompa. Tekanan kerja untuk alat pneumatic berkisar 1 15 psig,
mesin pneumatic 70 : 90 psig, untuk udara 40 : 100 psig (udara berekvansi) dan untuk pencairan
gas tekanan kerjanya 200 : 3500 psig.
Fan, blower dan kompresor dibedakan oleh metode yang digunakan untuk menggerakan
udara, dan oleh tekanan sistimoperasi nya. The American Society of Mechanical Engineers
(ASME) menggunakan rasio spesifik, yaitu rasio tekanan pe ngeluaran terhadap tekanan hisap,
untuk mendefinisikan fan, blower dan kompresor.
Tabel 2. 1 Perbedaan antara Fan, Blower dan Kompresor (Ganasean)

Peralatan Perbandingan Spesifik Kenaikan tekanan


(mmWg)

Fan Sampai 1,11 1136

Blower 1,11 sampai 1,20 1136 2066

Kompresor Lebih dari 1,20 -


2. Komponen Blower

Drive

Blower Lobes

Casing

Inlet Filter / Silencer

Inlet Port

Exhaust Port

Timing Gears

Shaft Support Bearings

Oil Bath Reservoir

Relief Valve

3. Jenis Jenis Blower dan Fan


Jenis jenis blower

1. Blower Sentrifugal
Blower sentrifugal terlihat lebih seperti pompa sentrifugal daripada fan. Impelernya digerakan
oleh gir dan berputar 15.000 rpm. Pada blower multi tahap, udara dipercepat setiap melewati
impeler. Pada blower tahap tunggal, udara tidak mengalami banyak belokan, sehingga lebih efisien.
Blower sentrifugal beroperasi melawan tekanan 0,35 sampai 0,70 kg/cm 2, namun dapat
mencapai tekanan yang lebih tinggi. Satu karakteristiknya adalah bahwa aliran udara cenderung turun
secara drastis begitu tekanan sistim meningkat, yang dapat merupakan kerugian pada sistim pe
ngangkutan bahan yang tergantung pada volume udara yang mantap. Oleh karena itu, alat inisering
digunakan untuk penerapan sistim yang cenderung tidak terjadi penyumbatan.

Gambar 2. 9 Blower Sentrifugal


(Fan Air Company)

2. Blower jenis Positive Displacement


Blower jenis positive displacement memiliki rotor, yang "menjebak" udara dan
mendorongnya melalui rumah blower. Blowerini me nyediakan volumudara yang konstan bahkan
jika tekanan sistimnya bervariasi. Cocok d igunakan untuk sistim yang cenderung terjadi
penyumbatan, karena dapat menghasilkan tekanan yang cukup (biasanya sampai mencapai 1,25
kg/cm2) untuk menghembus bahan bahan yang menyumbat sampai terbebas. Mereka berputarlebih
pelan daripada blower sentrifugal (3.600 rpm) dan seringkali digerakkan dengan belt untuk
memfasilitasi perubahan kecepatan.
Sisi inlet kipas sentrifugal dapat didesain dengan dua inlet atau satu inlet saja.
Hal ini tentu disesuaikan dengan kebutuhan debit aliran fluida yang ingin dihasilkan.
Dengan menggunakan sistem double inlet akan didapatkan debit aliran yang lebih
besar dibandingkan dengan yang single inlet.

Kipas Sentrifugal Dengan Double Inlet


Karakteristik performansi dari kipas sentrifugal tergantung pada jenis dari bentuk sudu
kipas yang digunakan. Secara umum bentuk sudu kipas sentrifugal ada tiga jenis yakni:

1. Backward Curved Blades. Dengan bentuk sudu ini, kipas sentrifugal akan
memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut:
Efisiensi yang tinggi, di atas 90%.
Beroperasi dengan sangat stabil.
Tidak berisik.
Ideal untuk digunakan pada kecepatan tinggi.
Tidak memiliki karakter daya overload.
Tipe Sudu Backward Curve Beserta Kurva Karakteristiknya
2 Sudu Lurus (Straight Blade). Tipe sudu ini memiliki kelebihan sebagai berikut:
Tahan terhadap abrasi.
Perawatan yang simpel.
Kapasitas yang luas.

Namun di sisi lain kipas sentrifugal jenis ini memiliki kelemahan yakni nilai efisiensi
yang rendah, serta karakternya yang tidak bebas overload power.
Tipe Sudu Lurus Beserta Kurva Karakteristiknya

3 Radial Tip Blades. Tipe ini sangat dianjurkan digunakan pada fluida-fluida gas
yang sifatnya abrasif. Selain itu kipas sentrifugal tipe ini memiliki keuntungan lain
seperti berikut:
Tidak memiliki karakter daya overload.
Menghasilkan kapasitas besar.
Beroperasi dengan sangat stabil.
Kemampuan untuk dapat membersihkan permukaan sudu dengan sendirinya.
Tipe Sudu Radial Tip Beserta Kurva Karakteristiknya

Jenis-jenis fan :

1) Berdasarkan Pengaturan Kecepatannya


Berdasarkan pengaturan kecepatannya,fan ada yang memiliki beberapa
kecepatan sehingga dapat diatur kecepatannya dan ada pula yang memiliki
kecepatan konstan.Pada AHU pompa kalor P5670,fan memiliki tiga kecepatan
yang dapat memberikan nilai maksimum aliran udara sebesar 0,37 m 3/sec.

2) Berdasarkan Design-nya
a) Centrifugal Fan
Fan sentrifugal adalah mesin untuk menggerakkan udara atau gas lain.
Istilah blower dan squirrel cage
fan biasa dipakai sebagai sinonim.
Fan ini menaikkan kecepatan dari
aliran udara dengan bagian
berputarnya. Fan ini memanfaatkan
energi kinetik dari kipasnya untuk
Gambar 1.1 menaikkan tekanan udara.

Fan sentrifugal mempercepat aliran udara secara linier, merubah arah


aliran (biasanya 90 o). Fan sentrifugal dibuat kokoh, relatif tidak berisik, dan
dapat beroperasi di berbagai kondisi.
Fan sentrifugal adalah sebuah Constant Volume Device yang berarti pada
kecepatan konstan, fan sentrifugal akan memompa volume udara yang
tetap dibandingkan dengan massa udara yang tetap. Ini berarti kecepatan
udara di sebuah sistem tetap walaupun laju massanya tidak tetap.
Fan sentrifugal sampai sekarang adalah yang paling banyak digunakan
pada HVAC. Karena fan sentrifugal lebih murah dan lebih mudah pada
pembangunan. Fan
sentrifugal digunakan
untuk memindahkan

Gambar 1.2 Komponen


gas pada sistem ventilasi di gedung-gedung. Fan sentrifugal juga biasa
digunakan sebagai sistem pendingin/pemanas dan juga cocok untuk proses
industri dan sistem kontrol polusi udara. Seperti yang ditunjukkan gambar,
udara masuk dari sisinya dan keluar lewat lubang udaranya.
Subtipe dari sentrifugal fan :
Airfoil
Backward Curve
Backward
Radial Blade
Forward-Curved Radial
Paddle-Wheel
Forward
Industrial
Pre-engineered
Pressure Blowers
Surgeless Blowers
Mechanical Vapor Recovery
Acid Gas Blowers
( http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_fan#Centrifugal_fans )

b) Axial Fan
Axial fan memakai gaya poros untuk menggerakkan udara atau gas,
berputar dengan poros utama dengan kipas yang dipasang secara tegak lurus
dari diameter luar poros. Axial fan biasa digunakan pada sistem ventilasi
silindrikal pendek, yang aliran masuk dan keluarnya dapat dihubungkan.
Axial fan memiliki kipas dengan diameter yang biasanya sepanjang satu
kaki (0.3 meter) sampai 30 kaki (9 meter), walaupun diameter axial fan untuk
menara pendingin dapat melebihi 82 kaki (25 meter).
Pada umumnya, axial fan digunakan pada prinsip laju aliran volume
yang besar, dan sentrifugal fan digunakan untuk aliran dan tekanan tinggi.
Sub kategori axial fan :
High-Temperature Axial Fans
Tube Axial Fans
Vaneaxial Fans
Variable Pitch Axial
Variable Pitch on-the-fly Axial Fans
Mixed-flow fans
( http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_fan#Axial_fans )
Tabel 1.1 Karakteristik fan aksial

Jenis fan Kelebihan Kekurangan


(1) (3)
1. Fan pipa aksial, Tekanan (2) lebih tinggi dan Relatif mahal
prinsinya dimana efisiensi operasinya lebih baik Tingkai
fan dari pada fan propoler kebisingan dan
propoler Cocok untuk tekanan aliran udara
ditempatkan menengah, penggunaan laju aliran sedang
di bagian dalam udara yang tinggi Efesiensi energy
Dapat dipercepat sampai ke nilai relative lebih
silinder. rendah (65 %)
kecepatan tertentu(karena putaran
massanya rendah) dan
menghasikan aliran pada arah
berlawanan,yang berguna dalam
berbagai penggunaan ventilasi
Menciptakan tekanan yang cukup
untuk mengatasi kehilangan di
saluran dengan ruang yang
relative efisien, yang berguna
2. Fan dengan baling- Cocok
untuk pembuangan
untuk tekanan sedang Relative mahal
baling aksial sampai dengan tekanan dibandingkan
tinggi(sampai 500 mm fan
WC) pada buangan boiler-induced Impeller
draft
Dapat dipercepat sampai ke nilai
kecepatan tertentu(karena putaran
massanya rendah) dan
menghasilkan aliran pada arah
berlawanan, yang berguna dalam
berbagai penggunaan ventilasi
Gambar 1.4 Fan Cocok untuk hubungan langsung
ke motor
dengan baling- baling
Kebanyakan energinya,
aksial
3. Fan propeller Menghasilkan laju aliran udara Efisiensi energy
yang tinggi pada tekanan rendah relative rendah
Tidak membutuhkan saluran Bising
kerja yang luas (karena tekanan
yang dihasilkan lebih kecil)
Murah, karena kontruksinya
sederhana
Mencapai efesiensi maksimum,
hampir seperti aliran yang
mengalir sendiri, dan sering
Gambar 1.5 Fan digunakan pada ventilasi atap
propeller Dapat mnghasilkan aliran dengan
arah berlawanan, yang membantu
dalam penggunaan ventilasi
Gambar 1.6 Drive agrement

3) Berdasarkan Penempatannya
Exhaust
Exhaust fan adalah fan yang ditempatkan setelah komponen utamanya
sehingga fungsinya untuk menarik udara/gas ke arah komponen
tersebut (dalam AHU komponen utamanya adalah Heat exchanger)
Blower
Blower fan adalah fan yang ditempatkan sebelum komponen utamanya
sehingga fungsinya untuk mendorong udara/gas ke arah komponen
tersebut.

4) Berdasarkan Curve Blade-nya


Roda fan terdiri dari bilah-bilah yang dipasang ke sebuah roda. Bilah-bilah
ini dapat dipasang dengan berbagai jenis yaitu:

Gambar 1.7 Centrifugal Fan Blades


Forward-curved blade

Forward-curved blades, seperti pada gambar 3(a), menggunakan bilah yang


melengkung searah dengan putaran fan. Forward-curved fan biasa dipakai
pada laju alir tinggi, tekanan rendah. Salah satu karakterisitiknya adalah
beratnya, sehubungan dengan jumlah bilah yang diperlukan.

Backward-curved blades

Backward-curved blades, seperti gambar 3(b), menggunakan bilah yang


melengkung berlawanan dengan arah putaran fan. Blower yang lebih kecil ada
yang menggunakan backward inclined blades, yang lurus, tidak melengkung.
Backward curved fan biasa dipakai pada laju aliran medium, tekanan tinggi.
Dan backward curved blades lebih ringan dibandingkan dengan forward
curved fan, karena tidak memerlukan bilah kipas terlalu banyak.

Straight radial blades

Radial fan, seperti pada gambar 3(c), memiliki roda yang bilahnya lurus, tidak
melengkung yang dipasang langsung dari pusat kipasnya. Radial fan biasa
digunakan untuk fluida yang tidak murni gas, karena radial fan yang
pengendapannya paling sedikit. Radial fan memiliki karakteristik suaranya
yang bising. Radial fan dipakai di kondisi kecepatan tinggi, volume rendah dan
tekanan tinggi.
Tabel 1.2 Klasifikasi Fan sentrifugal terdiri atas:

1.Tipe Forward Curved Keterangan


Pada fan tipe ini roda-roda yang terdapat
didalamnya berukuran kecil dan
membelok kedalam searah dengan arah
rotasi roda-roda. Fan ini beroperasi pada
kecepatan yang relatif rendah. Jenis fan ini
biasa juga disebut sebagai squirrel cage

Gambar 1.8 Fan Forward Curve wheel.Tipe ini biasa digunakan pada
kegiatan proses pemanasan dengan tekanan
rendah, ventilasi dan pendingin ruangan
seperti pada tungku pembakaran domestik
dan pada alat pendingin lainnya.
2. Tipe Radial Blade Keterangan
Pada fan tipe ini roda-roda yang terdapat
didalamnya berbentuk seperti paddle.
Blade yang ada memiliki
arah tegak lurus dengan arah rotasi fan.
Fan ini
cenderung beroperasi pada kecepatan yang
sedang.Tipe ini biasa digunakan pada
Gambar 1.9 Radial Blade
kegiatan material handling, memiliki bentuk
yang kokoh serta mudah untuk diperbaiki
dilapangan. Jenis fan ini juga digunakan
pada industri yang membutuhkan tekanan
3. Tipe Backward Inclined Keterangan
Pada fan tipe ini roda-roda yang terdapat
didalamnya
berbentuk rata dan memiliki arah yang
condong dan menjauhi arah dari rotasi roda.
Fan ini cenderung beroperasi pada kecepatan
yang tinggi. Tipe fan ini lebih efisien daripada
kedua jenis fan diatas. Tipe ini biasa
Gambar 1.10 Fan Backward Inclined
digunakan pada pemanas biasa, ventilasi dan
sistem pendingin udara. Digunakan pada
berbagai kegiatan di industri, dimana jenis
airfoil blade tidak dapat digunakan karena
memiliki kemungkinan terkena korosi akibat
4. Tipe Airfoil Blade Keterangan
Walaupun tipe fan ini bukan tipe yang umum,
namun
tipe ini merupakan tipe penyempurnaan pada
desain tipe Backward Inclined. Fan ini
memiliki efisiensi yang paling tinggi dan
cenderung memiliki kecepatan yang lebih
cepat. Tipe ini biasa digunakan pada
industri yang memiliki keadaan udara yang
Gambar 1.11 Fan Airfoil Blade
cukup bersih. Selain itu jenis fan ini dapat
dirancang dengan konstruksi khusus pada
udara yang berdebu.
5. Tipe Radial Tip Keterangan
Pada tipe fan ini roda-roda yang terdapat
didalamnya
memiliki bentuk yang cenderung melengkung
ke arah rotasi roda-roda tetapi blade yang
terdapat didalamnya bersandar kebawah,
sehingga bagian luarnya akan mencapai
posisi radial. Fan ini berkerja dengan
Gambar 1.12 Fan Radial Tip
kecepatan yang hampir sama dengan fan
backward inclined. Tipe ini juga dirancang
untuk menangani pada kegiatan material
handling atau pada kegiatan yang
menyebabkan erosive, dan juga lebih efisien
Gambar 1.13 Kurva flow Tekanan
static, dan volume
Untuk melihat karakteristik kelebihan dan kelemahan fan sentrifugall,
diringkas pada table 1.3

Tabel 1.3 Karakteristik fan sentrifugal

Jenis fan dan blade Kelebihan Kelemahan


( (3)
1)
Fan radial dengan Cocok(2)untuk tekanan statis Hanya cocok untuk
blades datar. tinggi (sampai 1400 mm WC) laju aliran udara
dan temperatur tinggi. rendah sampai
Rancangan sederhana sedang
sehingga dapat dipakai untuk
unit penggunaan khusus
Dapat beroperasi pada aliran
udara yang rendah tanpa
masalah getaran/vibrasi
Sangat tahan lama
Efisiensi mencapai 75 %
Memiliki jarah ruang kerja
yang lebih besar yang
berfungsi untuk handling
padatan yang terbang (debu,
Fan yang serpih
Dapat mengerakan volume Hanya cocok untuk
melengkung udara yang besar terhadap layanan yang bersih,
kedepan, dengan tekanan yang untuk
blade yang relative rendah layanan kasar, dan
melengkung Ukurannya relative kecil bertekanan tingggi
kedepan. Tingkat kebisingan Keluaran fan sulit
rendah (diakibatkan untuk diatur secara
rendahnya kecepatan) dan tepat
sangat cocok untuk Penggerak harus
pemanasan dipilih secara hati-
perumahan, ventilasi dan hati untuk
penyejuk menghindarkan
udara beban motor lebih,
sebab kurva
Backward inclined Dapat beroperasi dengan daya
Tidak meningkat
cocok untuk
fan, perubahan tekanan statis aliran udara yang
dengan blades yang (asalkan bebannya kotor (karena
miring jauh darai tidak berlebih ke motor) fan mendukung
arah perputaran ; Cocok untuk sisitim yang tidak terjadinya
datar, lengkung, dan menentu pada aliran udara penumpukan debu)
airfoil yang tinggi Fan dengan blades air
Cocock untuk layanan forced foil kurang stabil
draft karena
Fan dengan balade datar lebih mengandalkan
kuat padapenangkatan
Fan dengan blades lengkung yang
lebih efisien (melebihi 85 %) dihasilkan oleh setiap
Fan dengan blades air foil blade

4. Prinsip Kerja Blower dan Fan

Angga Hartono 1410912041 18


Pompa dan blower atau fan sentrifugal memiliki prinsip kerja
yang mirip, yaitu mengalirkan fluida serta mengubahnya dari tekanan
rendah ke tekanan tinggi sebagai akibat adanya gaya sentrifugal yang
dialami oleh fluida tersebut. Bedanya, bila pompa untuk mengalirkan
cairan, blower atau fan untuk mengalirkan gas, udara misalnya. Yang
saya maksud kapasitas besar adalah yang pada umumnya
menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya dengan daya di atas
5 kW.

Menjalankan pompa dan blower/fan berkapasitas besar


membutuhkan prosedur tertentu agar aman dan hemat listrik, sebab
arus start pada umumnya cukup tinggi sehingga kalau salah prosedur
start-up yang kita lakukan, bisa-bisa motornya akan terbakar hanya
setelah beberapa kali distart-up.

Prosedur yang benar dalam men-start-up pompa atau


blower/fan berkapasitas besar adalah dengan cara menutup aliran
terlebih dahulu sebelum tombol start up dionkan dengan cara
menutup katup (untuk pompa) atau damper (untuk blower atau fan) di
saluran keluaran. Yang dimaksud menutup di sini adalah menutup
katup atau damper 100% atau lebih dari sekitar 80%. Alasannya adalah
pertama untuk mengurangi tingginya arus start up (yang berarti
penghematan energi dan mengamankan motor) dan yang kedua,
khususnya untuk blower atau fan, untuk mengurangi daya sedotan
tinggi sehingga tidak ada barang atau bahkan orang (misalnya jika kita
berdiri pas di sisi masukan) yang tersedot masuk ke dalam impellernya
sehingga dapat membahayakan kita atau merusak impeller. Dengan
demikian khusus untuk fan atau blower sentrifugal, pada saat start up
kita di larang berdiri pas di depan sisi masukan atau di sekeliling
impeller. Hal yang kedua ini supaya kalau terjadi lepasnya sudu

Angga Hartono 1410912041 19


impeller tidak akan mengenai diri kita. Pengalaman menunjukkan
pernah terjadi sudu impeller lepas dan casingnya sobek sehingga sudu
tersebut terlempar. Arah lemparannya pasti radial atau ke sekeliling
impeller. Baru setelah putaran impeller stabil pada putaran yang
dikehendaki, katup atau damper boleh dibuka perlahan-lahan hingga
tercapai debit aliran sesuai dengan yang diinginkan sambil dilihat daya
motornya atau arus listriknya apakah sudah melewati batas yang
diijinkan atau desainnya. Sebelum dayanya melewati batas yang
dibolehkan hendaknya kita berhenti membuka katup atau damper,
misalnya pada 90% dari daya motor.

Angga Hartono 1410912041 20