Anda di halaman 1dari 3

UJI PEMBAKARAN SERAT-SERAT TEKSTIL

UJI PEMBAKARAN

Pada uji pembakaran, dalam menganalisa serat yang terbakar harus seteliti mungkin, bila
tidak teliti maka analisa tentang serat tersebut akan salah. Bahan awal serat dan jenis serat
yang menjadi bahan dasarnya sangat berpengaruh dan dapat diketahui melalui pembakaran
ini. Dan dari data percobaan yang diperoleh maka dapat disimpulkan :
- Apabila serat berbau seperti kertas terbakar, maka menunjukan serat selulosa.
- Apabila serat berbau seperti rambut terbakar, maka menunjukan serat protein.
- Apabila serat berbau seperti plastik terbakar, maka menunjukkan serat buatan

Uji pembakaran
- Kapas
Bau : Seperti kertas terbakar.
Asap : Putih
Sisa pembakaran : Abunya hitam, halus, rapuh, mudah meneruskan pembakaran.

- Rayon viskosa

Bau : Seperti kertas terbakar.


Asap : Putih.
Sisa pembakaran : Abunya hitam, halus, rapuh, cepat meneruskan pembakaran.
- Rami
Bau : Seperti kertas terbakar.
Asap : Putih.
Sisa pembakaran : Abunya hitam, halus, rapuh, mudah meneruskan pembakaran
- Wool
Bau : Seperti rambut terbakar.
Asap : Putih.
Sisa pembakaran : Abunya hitam, halus, rapuh, dan tidak meneruskan Pembakaran
- Sutera
Bau : Seperti rambut terbakar.
Asap : Putih.
Sisa pembakaran : Abunya hitam, rapuh, menggumpal, kasar, tidak meneruskan pembakaran.
- Polyester
Bau : Seperti plastik terbakar.
Asap : Hitam.
Sisa pembakaran : Abu-abu, kasar, menggumpal, mudah terbakar dan meneruskan
pembakaran
- Polyamida/ nylon
Bau : Seperti plastik terbakar.
Asap : Putih.
Sisa pembakaran : Lelehan putih, menggumpal, keras, mudah terbakar.dan tidak meneruskan
pembakaran
- Polyakrilat
Bau : Seperti plastik terbakar.
Asap : Putih.
Sisa pembakaran : Lelehan hitam, menggumpal, cepat terbakar dan meneruskan pembakaran
- Polyester kapas
Bau : Seperti plastik terbakar.
Asap : Hitam.
Sisa pembakaran : Abunya keras, kasar, menggumpal, mudah terbakar dan meneruskan
pembakaran
- Polyester rayon
Bau : Seperti plastik terbakar.
Asap : Hitam.
Sisa pembakaran : Abu hitam, kasar, meneruskan pembakaran
- Polyester woll
Bau : Seperti rambut terbakar.
Asap : putih
Sisa pembakaran : Lelehan hitam, menggumpal, keras, mudah terbakar dan meneruskan
pembakaran.

UJI MIKROSKOP SERAT

Identifikasi serat didasarkan pada beberapa sifat khusus dari suatu serat, yaitu morfologi,
sifat kimia atapun sifat fisikanya. Pada uji mikroskop kali ini, akan diteliti mengenai
morfologi dari beberapa serat.
Pada serat alam, morfologi seratnya menunjukkan suatu bentuk dengan perbedaan yang besar
antara satu dengan yang lainnya, karena serat-serat tersebut ditentukan oleh jenis tanaman
dan jenis hewannya. Dalam batas tertentu morfologi mempunyai bentuk yang tetap, oleh
karena itu morfologi serat dari serat alam sangat menentukan dalam identifikasi seratnya.

Pada serat buatan, morfologi serat kurang penting untuk identifikasi serat, karena
morfologi serat ditentukan terutama oleh cara pembuatan dan penarikan seratnya, dan bukan
oleh jenis seratnya.
Pada dasarnya identifikasi serat tekstil dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain :
cara mikroskopi, cara pelarutan, pewarnaan, pengukuran berat jenis, pembakaran, dan
pengukuran titik leleh. Dari beberapa cara tersebut, cara yang digunakan pada percobaan ini
adalah dengan cara mikroskop.
Identifikasi serat serat tekstil dengan cara mikroskop dimaksudkan untuk mengetahui jenis
serat dari pandangan melintang dan pandangan membujur, dengan demikian dapat diketahui
ciri ciri suatu serat contohnya wool dimana seratnya bersisik dilihat dari penampang
membujur atau serat sutera mempunyai penampang melintang yang berbentuk menyerupai
segitiga.
Uji identifikasi dengan mikroskop merupakan cara yang baik, karena kita dapat
mengetahui dengan jelas terutama untuk jenis serat campuran, dalam pengujian dengan
mikroskop ini dilakukan dengan 2 cara melintang dan membujur, dengan percobaan
mikroskop ini denagan jelas mengetahui perbedaan serat yang satu dengan serat yang lain.
Bentuk penampang melintang dan membujur serat bermcam-macam dari yang berbentuk
bulat beraneka ragam sampai pipih.
Untuk pengamatan pandangan membujur serat, serat diletakkan sejajar diatas kaca objek dan
dipisahkan satu dari yang lainnya dengan jarum supaya tidak menumpuk, kemudian ditutup
dengan kaca penutup, dan dari salah satu sisi kaca penutup ditetesi medium. Jumlah air atau
medium tidak boleh terlalu banyak, tetapi tidak boleh terlalu sedikit. Kelebihan medium
dapat dikurangi dengan kertas saring.
Untuk pengamatan penampang melintang serat, dilakukan hal yang sama seperti pada
pengamatan membujur, tetapi sebelumnya serat harus dipotong membentuk irisan lintang.
Suatu hal yang juga penting dalam persiapan ialah mencegah adanya gelembung udara yang
terlalu banyak. Gelembung udara hampir selalu ada, meskipun persiapan telah dilakukan
sebaik-baiknya. Dibawah mikroskop, gelembung udara tersebut akan nampak sebagai
bulatan-bulatan dengan garis tepi gelap dan bagian tengah terang.
Serat alam memiliki penampang lintang yang sangat bervariasi, misalnya pada serat kapas,
penampang lintangnya berbentuk seperti ginjal sampai pipih. Sedangkan serat buatan untuk
jenis yang sama mempunyi penampang lintang yang hampir sama. Serat-serat buatan yang
dipintal dari suatu lelehan penampang lintangnya berbentuk bulat, misalnya nylon dan
poliester, sedangkan yang dipintal dari larutan larutan berbentuk tulang anjing atau
berlekuk lekuk misalnya pada asetat selulos, orlon, dan rayon.
Penampang membujur serat pun bermacam-macam mulai dari bentuk pipih seperti pita
terpuntir sampai yang berbentuk silinder untuk sebagian besar serat buatan.
Pada umumnya serat-serat dengan penampang lintang yang pipih memberikan kilap yang
tinggi dan daya penutup yang baik tetapi pegangannya kasar. Penampang lintang yang bulat
akan memberikan pegangan dan arsa yang enak, tapi daya menutupnya rendah. Makin luas
permukan serat, daya hisap zat warna makin baik. Terhadap serat buatan telah diushakan
untuk membuat penampang lintang yang tidak bulat, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan
daya penutup yang lebih besar, kilau yang lebih baik atau pegangan seperti sut