Anda di halaman 1dari 6

1.

Sistem koloid dari partikel padat atau cair dalam medium pendispersi gas, yang
merupakan pengertian dari.
a. Gel c. Emulsi e. Aerosol
b. Sol d. Busa

Jawaban : e. Aerosol

Pembahasan : Aerosol merupakan sistem koloid yang medium pendispersinya berwujud


gas, sedangkan fase terdispersinya berupa zat cair atau zat padat.

(Sains Kimia SMA/MA Kelas XI, BUMI AKSARA, Sri Rahayu Ningsih, dkk, Hal.294)

2. i. Kondensasi iv. liofob


ii. Absorbsi v. Efek Tyndall
iii. liofil vi. Dispersi
Yang merupakan cara-cara pembuatan koloid adalah.
a. i dan ii c. ii dan iii e. ii dan vi
b. i dan vi d. ii dan v

Jawaban : b. i dan vi

Pembahasan : Pembuatan koloid dapat dilakukan dengan cara kondensasi dan cara
disperse. Cara kondensasi yaitu menggabungkan molekul atau atom-atom kecil menjadi
partikel yang lebih besar sesuai dengan ukuran partikel koloid. Cara dispersi yaitu dengan
menghaluskan partikel-partikel makroskopis (kasar) menjadi partikel-pertikel yang
berukuran mikroskopis (halus) sesuai dengan ukuran partikel koloid.

(Sains Kimia SMA/MA Kelas XI, BUMI AKSARA, Sri Rahayu Ningsih, dkk, Hal.292)

3. Asap, susu, agar-agar, dan larutan Fe(OH)3 berturut-turut merupakan contoh dari.
a. Gel, sol, aerosol, emulsi c. Aerosol, emulsi, gel, sol e. Sol, emulsi, gel, aerosol
b. Emulsi, aerosol, gel, sol d. Aerosol, emulsi, sol, gel

Jawaban : d.Aerosol, emulsi, sol, gel

Pembahasan : Contoh dalam kehidupan sehari-hari pada aerosol yaitu asap, debu. Pada
emulsi yaitu susu, mayones, dan santan. Pada sol yaitu pati dalam air, cat dan jeli.
Sedangkan pada gel yaitu larutan Fe (OH)3.

(KIMIA untuk SMA/MA kelas XI, ERLANGGA, Unggul Sudarmo, halaman 332)
4. Sistem koloid yang fase terdispersinya berupa zat cair dan medium pendispersinya
berupa zat cair. Bila medium pendispersinya berupa zat padat dikenal dengan emulsi
padat, yang merupakan pengertian dari.
a. Emulsi c. Busa e. Liofil
b. Sol d. Aerosol

Jawaban : a. Emulsi

Pembahasan : Emulsi merupakan Sistem koloid yang fase terdispersinya berupa zat cair
dan medium pendispersinya berupa zat cair. Bila medium pendispersinya berupa zat
padat dikenal dengan emulsi padat.

(Sains Kimia SMA/MA Kelas XI, BUMI AKSARA, Sri Rahayu Ningsih, dkk, Hal.280)

5. Pembuatan sol belerang dilakukan secara mekanik. Cara pembuatan koloid tersebut
termasuk pada cara.
a. Hidrolisis c. Kondensasi e. Elektroforesis
b. Dispersi d. Koagulasi

Jawaban : b. Dispersi

Pembahasan : Cara dispersi adalah cara pembuatan sistem koloid dengan menghaluskan
butir-butir zat yang bersifat makroskopis (kasar) menjadi butir-butir zat yang bersifat
mikroskopis (halus), sesuai dengan ukuran partikel koloid. Cara ini dapat dilakukan salah
satunya dengan cara mekanik dan contohnya adalah pembuatan sol belerang.

(Sains Kimia SMA/MA Kelas XI, BUMI AKSARA, Sri Rahayu Ningsih, dkk, Hal.296)

6. Berikut merupakan cara pembuatan koloid :


1. Reaksi redoks
2. Busur bredig
3. Reaksi hidrolisis
4. Peptiasi
5. Reaksi pemindahan
6. Mekanik
Yang merupakan pembuatan koloid secara dispersi adalah.

a. 1, 2, dan 3 c. 2, 3, dan 4 e. 4, 5, dan 6


b. 1, 3, dan 4 d. 2, 4, dan 6

Jawaban : D

Pembahasan : Cara dispersi ini merupakan dimana partikel kasar dipecah menjadi
partikel koloid. Pembuatan koloid dengan cara disperse dapat dilakukan secara mekanik,
peptiasi, atau dengan loncatan bunga listrik ( cara busur bredig).

(Wuri, Dian Astuti, dkk, Bahas Tuntas 1001 soal Kimia SMA kelas X, XI. XII, Pustaka
Widyatama, halaman 219)

7. Yang merupakan penyusun sistem koloid asap adalah.


a. Gas terdispersinya dalam gas
b. Gas terdispersinya dalam padat
c. Padat terdispersinya dalam gas
d. Padat terdispersinya dalam cair
e. Cair terdispersinya dalam gas

Jawaban : c. Padat terdispersinya dalam gas

Pembahasan : Koloid asap merupakan contoh dari koloid aerosol padat, dimana fase
terdispersinya padat dalam fase pendispersinya gas. Contohnya asap dan debu diudara.

(Parning, Kimia 2b, Yudistira, halaman 184)

8. Sistem koloid yang medium pendispersinya cair dan fase terdispersinya cair adalah.
a. Susu c. Awan e. Mentega
b. Kabut d. Keju

Jawaban : a. Susu

Pembahasan : Medium pendispersinya cair, fase terdispersinya cair. Contohnya : susu dan
santan.

(Tim Pena Eksakta, Mendadak UN, C. V ANDI OFFSET, halaman 388)

9. Kabut adalah sistem koloid dari.


a. Zat cair dalam gas
b. Gas dalam zat cair
c. Gas dalam gas
d. Gas dalam zat padat
e. Zat cair dalam cair

Jawaban : a. Zat cair dalam gas

Pembahasan : Kabut adalah sistem koloid yang termasuk ke dalam aerosol, aerosol disini
merupakan sistem koloid partikel padat atau cair yang terdispersi ke dalam gas.

(Wayan Juliartawan, Contoh Soal dan Penyelesaiannya, halaman 162)

10. Berikut merupakan contoh dari jenis koloid :


1. Busa sabun 4. lem kanji
2. Cat 5. Agar-agar
3. Susu

Yang merupakan contoh pada jenis koloid sol adalah.

a. 1, 2, dan 3 c. 2, 3, dan 4 e. 2, 4, dan 5


b. 1, 3, dan 5 d. 2, 3, dan 5

Jawaban : e. 2, 4, dan 5

Pembahasan : koloid jenis sol adalah fase terdispersinya padat dan fase pendispersinya
cair. Contoh pada jenis koloid sol adalah cat, lem kanji, agar-agar, dan selai.

(Sumarjono, Jalan Pintas Pintar Kimia, halaman 230)

11. Pembuatan koloid dengan penambahan elektrolit ke dalam suatu endapan disebut.
a. Peptisasi c. Cara Bredig e. Hidrolisis
b. Reaksi penetralan d. Redoks

Jawaban : c. Cara Bredig

Pembahasan : Cara Bredig menggunakan dua kawat logam yang diberi tegangan tinggi
saling didekatkan di dalam air. Pada perlakuan ini akan terjadi panas yang dapat
menguapkan logam yang selanjutnya uap logam mengalami kondensasi membentuk
partikel koloid. Cara ini digunakan untuk membuat sol dari logam Ag, Au, dan Pt.
(Kimia Berbasis Eksperimen untuk kelas XI SMA dan MA, Sentot Budi Raharjo,
halaman 281)

12. Alat pengendap cottrel yang dipasang pada cerobong asap dan knalpot mobil merupakan
pemanfaatan dari proses.
a. Dialysis c. Kondensasi e. Busur Bredig
b. Peptidase d. Elektroforesis

Jawaban : d. Elektroforesis

Pembahasan : Peristiwa elektroforesis ini dimanfaatkan dalam proses pemisahan


potongan-potongan gen pada proses bioteknologi dan penyaring debu pabrik pada
cerobong asap, yang disebut dengan pengendapan cottrel.

(Sudarmo, Unggul, Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Erlangga, halaman 321)

13. Contoh pemanfaatan dialysis dalam kehidupan sehari-hari adalah.


a. Proses cuci darah
b. Pembuatan susu bubuk
c. Pembuatan lem kanji
d. Pembuatan es krim
e. Alat pengendapan cottrel

Jawaban : a. Proses cuci darah

Pembahasan : salah satu pemanfaatan proses dialysis yang penting adalah proses cuci
darah (hemodialysis). Pada proses hemodialysis darah kotor dari pasien dilewatkan
dalam pipa-pipa yang terbuat dari membrane semi permeable. Selama darah berjalan,
pipa semipermiabel tersebut dialiri cairan ( bisanya plasma darah) sehingga ion-ion
dalam drah kotor tadi akan terbawa pada aliran plasma darah ang berfungsi sebagai
pencuci.

(Sudarmo, Unggul, Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Erlangga, halaman 322-323)

14. Di antara zat berikut yang termasuk aerosol adalah.


a. Kaca berwarna c. Busa sabun e. Kabut
b. Cat d. Mutiara

Jawaban : e. Kabut
Pembahasan : kaca berwarna termasuk sol padat, cat termasuk sol, busa sabun termasuk
busa cair (buih), mutiara termasuk emulsi, dan kabut termasuk aerosol cair.

(Bakri, Mustafal, Seri Pendalaman Materi untuk SMA/MA, Erlangga, halaman 101)

15. Pada pembuatan sol Fe(OH)3 dilakukan dengan cara.


a. Mekanik c. Kondensasi e. Presipitasi
b. Peptiasi d. Hidrolisis

Jawaban : d. Hidrolisis

Pembahasan : Reaksi hidrolisis adalah reaksi suatu zat dengan air. Contohnya, pembuatan
sol Fe(OH)3 dengan penguraian garam FeCl3 menggunakan air mendidih. Pembuatan sol
Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3 akan terbentuk sol Fe(OH)3.

Reaksi:

FeCl3 (aq) + 3H2O (l) Fe(OH)3 (koloid) + 3HCl (aq)

(Wuri, Dian Astuti, dkk, Bahas Tuntas 1001 Soal Kimia SMA Kelas X,XI, dan XII,
Pustaka Widyatama, halaman 218)