Anda di halaman 1dari 16

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

Topik : Penyuluhan Bahaya Merokok, Narkoba, dan

Penyakit Menular Seksual HIV/AIDS

Tempat :

Hari / Tanggal :

Waktu : 10.00-11.00 WITA

Penyuluh : Mahasiswa FKM - UMI

A. Tujuan Instruksional Umum


Setelah mendapatkan materi penyuluhan tentang bahaya

merokok, narkoba, dan penyakit menular seksual HIV/AIDS selama

55 menit, siswa - siswi dapat mengetahui tentang bahaya merokok,

narkoba, dan penyakit menular seksual HIV/AIDS.

B. Tujuan Intruksional Khusus


Setelah mendapatkan materi penyuluhan 155 menit

diharapkan siswa - siswi mampu :


1. Bahaya merokok :
a. Menjelaskan pengertian merokok
b. Menjelaskan kandungan dari rokok
c. Menjelaskan bahaya dari merokok
d. Menjelaskan upaya cara pencegahan berhenti merokok
e. Menjelaskan contoh perilaku positif tanpa harus merokok
2. Bahaya narkoba :
a. Menjelaskan pengertian narkoba
b. Menjelaskan jenis- jenis narkoba
c. Menjelaskan cara penggunaan narkoba
d. Menjelaskan gejala dan tanda awal penyalahgunaan

narkoba
e. Menjelaskan remaja yang paling beresiko
f. Menjelaskan cara terbaik menghindari narkoba
3. Bahaya penyakit menular seksual HIV/AIDS :
a. Menjelaskan pengertian HIV/AIDS
b. Menjelaskan penyebab HIV/AIDS
c. Menjelaskan gejala HIV/AIDS
d. Menjelaskan bagaimana penularan HIV/AIDS
e. Menjelaskan cara pencegahan HIV/AIDS.

C. Sasaran
Siswa-siswi

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
E. Media dan Alat
1. Leaflet
2. Laptop
3. LCD
4. Microsoft Power Point Presentation

F. Setting Tempat

Perwakilan Pemateri Moderator Fasilitator


Puskesmas
Guru

Sasaran penyuluhan

Observer

G. Strategi Pelaksanaan
Tahap Kegiatan Subjek Waktu
penyuluhan
Orientasi Memberikan salam dan Menjawab 5
(pembukaan) memperkenalkan diri. salam
Menyampaikan maksud Memperhatikan
dan tujuan dari
penyuluhan.
Mengkaji tingkat
Menjawab
pengetahuan sasaran
terhadap materi yang
akan disampaikan
dengan cara apersepsi
atau secara lisan.

Working Menjelaskan pada sasaran 30


(penyampaia
tentang :
n materi )
Bahaya merokok : Mendengarkan
,
a. Menjelaskan
memperhatikan
pengertian merokok
b. Menjelaskan

kandungan dari rokok


c. Menjelaskan bahaya

dari merokok
d. Menjelaskan upaya

cara pencegahan

berhenti merokok
e. Menjelaskan contoh

perilaku positif tanpa

harus merokok

Bahaya narkoba :
a. Menjelaskan

pengertian narkoba
b. Menjelaskan jenis-

jenis narkoba
c. Menjelaskan faktor- Mendengarkan
,
faktor yang
memperhatikan
mempengaruhi

seorang remaja

menggunakan

narkoba
d. Menjelaskan bahaya

narkoba dan dampak-

dampak yang

ditimbulkan
e. Menjelaskan cara

penanggulangan

narkoba

Bahaya penyakit menular

seksual HIV/AIDS :

a. Menjelaskan pengertian

HIV/AIDS
b. Menjelaskan penyebab

HIV/AIDS
c. Menjelaskan gejala

HIV/AIDS
d. Menjelaskan bagaimana
Mendengarkan
penularan HIV/AIDS ,
e. Menjelaskan cara
memperhatikan
pencegahan HIV/AIDS.
Terminasi Mengevaluasi materi Memberi 20
(penutup ) yang telah disampaikan pertanyaan,
dengan pertanyaan memperhatikan
terarah
Menyimpulkan hasil Mendengarkan
penyuluhan ,
Salam penutup
memperhatikan
Menanggapi
dan menjawab
salam

H. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. Siswa-siswi mengikuti kegiatan penyuluhan
b. Penyelenggaraan kegiatan penyuluhan dilakukan di .
2. Evaluasi Proses
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b. Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum kegiatan

selesai
3. Evaluasi hasil
a. Siswa/siswi dapat mengetahui dan meningkatkan

pengetahuan bahaya merokok, narkoba, dan penyakit

menular seksual HIV/AIDS.


MATERI PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK

A. Pengertian Merokok
Rokok merupakan suatu bahan yang banyak dikonsumsi oleh

sebagian besar masyarakat yang merupakan salah satu produk

industri dari komoditi internasional yang mengandung bahan kimia.

Unsur-unsur yang terkandung dalam rokok antara lain tar, nikotin,

benzopyrin. Metilkloride, asetat, amoniak, karbondioksida dan karbon

monoksida.
Rokok adalah salah satu zat adiktif yang bila digunakan

mengakibatkan bahaya kesehatan bagi diri sendiri maupun

masyarakat, oleh karena itu diperlukan berbagai kegiatan

pengamanan rokok bagi kesehatan. Rokok adalah hasil olahan

tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang

mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan.


Merokok adalah suatu aktivitas membakar rokok dan kemudian

menghisapnya dan menghembuskannya keluar dan dapat

menimbulkan asap yang dapat terhisap oleh orang-orang disekitarnya

serta dapat menimbulkan dampak buruk baik bagi si perokok itu

sendiri maupun orang-orang disekitarnya.


Perokok aktif yaitu orang yang menghisap asap utama. Asap

Utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-

paru. Asap Sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung

rokok yang terbakar.


B. Kandungan dari rokok
Udara yang mengandung asap rokok, dan dihisap, akan

mengganggu kesehatan, karena asap rokok mengandung banyak

zat-zat berbahaya, Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-

elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi

kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon

monoksida.
1. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan

menempel pada paru-paru.


2. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan

peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu

kanker paru-paru yang mematikan.


3. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam

darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.


Kerugian yang dapat ditimbulkan rokok sangat banyak bagi

kesehatan . Tapi sayangnya banyak orang yang tetap memilih untuk

menikmatinya . Dalam dalam asap rokok terkandung zat kimia

berbahaya untuk kesehatan , dua diantaranya adalah nikotin (zat

adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah)dan Tar

(substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada

paru-paru).
Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran

tembakau dapat menyebabkan terjadinya kanker . Pada awalnya

rokok mengandung 8-20 mg nikotin dan setelah dihisap nikotin

masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25%. Walau demikian nikotin

tersebut hanya perlu waktu 15 detik untuk sampai ke otak manusia.


Nikotin itu diterima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang

kemudian membagikan imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur

imbalan , perokok akan merasakan rasa jantung memacu sistem

dopaminergik. Hasilnya perokok akan merasa lebih tenang , serasa

lebih cemerlang, dan mampu menekan rasa lapar . Efek dari

rokok/tembakau memberi stimulasi depresi ringan , gangguan daya

tahan, perasaan, alam pikiaran, tingkah laku dan fungsi psikomotor


jika dibandingkan zat-zat lainnya rokok sangatlah rendah

pengaruhnya.
C. Bahaya dari merokok
Beberapa dampak merokok yaitu :
1. Paru-paru : perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan

dan jaringan paru-paru yang mendasari terjadinya penyakit paru

obstruksi menahun (PPOM), emfisema,bronkitis Kronis, Asma,

dan juga kanker paru.


2. Jantung : trombosis ( penggumpalan) dan arterosklerosis

(pengapuran) yang merupakan pencetus penyakit jantung

koroner.
3. Impotensi (disfungsi erektil) : impotensi adalah ketidakmampuan

untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk

menyelesaikan coitus (hubungan seksual)

Bahaya Merokok Bagi Pelajar Remaja :

1. Menjadi boros dalam menghabiskan uang


2. Nafas mulut yang bau
3. Gigi pada mulut akan menguning
4. Membuat pelajar semakin terjerumus kedalam dunia terlarang

(obat-obatan dan narkoba)


5. Meracuni otak sehingga mengakibatkan menurunnya fungsi

otak
6. Menderita penyakit kronis berbahaya (penyakit jantung,

penyakit paru-paru, kanker, diabetes)


7. Kematian
Seorang pelajar remaja dapat diketahui merokok atau tidak

dapat diketahui dari perubahan tingkah lakunya. Seperti sering bolos

sekolah dan berkumpul dengan teman yang suka merokok atau

minta uang jajan yang berlebih dengan alasan tertentu. Jika anak
mengalami hal seperti itu maka tugas Anda sebagai orang tua adalah

mengajarinya berhenti dari rokok.


D. Upaya cara pencegahan berhenti merokok
Beberapa hal untuk mencegah seseorang merokok, antara lain :
1. Kemauan yang keras
2. Merokok adalah sesuatu yang dipelajari
3. Diperlukan jangka waktu yang lama untuk mengembangkan

kebiasaan tidak merokok.


4. Jangan mencoba berhenti merokok sebelum memahami mengapa

merokok dan apa motif untuk berhenti merokok


5. Berhentilah dengan cara terlahan-lahan
6. Berhenti merokok tidak sesalu gampang
7. Jangan pernah membandingkan diri anda dengan perokok

lainnya.
8. Berhenti merokok tidaklah seharusnya terlalu sukar dan tidak pula

terlalu menyiksa.
9. Tidak ada sihir atau sulap untuk menjauhkan diri dari merokok

segera.
10. Merokok dan berhenti merokok itu adalah masalah pribadi

E. Contoh perilaku positif tanpa harus merokok


Ada berbagai cara agar terhindar kebiasaan merokok yaitu

dengan melakukan kegiatan kegiatan positif bagi diri siswa siswi

seperti melakukan kegiatan yang disukai atau melakukan kegiatan

yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

MATERI PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA

A. Pengertian Narkoba
Narkoba atau napza adalah obat/bahan/zat, yang bukan

tergolong makanan. Jika diminum, diisap, dihirup, ditelan, atau


disuntikam, berpengaruh terutama pada kerja otak (susunan saraf

pusat) san sering menyebabkan kertergantungan.


Menurut WHO (1982), Narkoba yaitu semua zat padat, cair

maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh yangdapat merubah

fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk

makanan, air dan oksigen dimana dibutuhkan untuk mempertahankan

fungsi tubuh normal.


Menurut UU RI No 22 / 1997, Narkoba (narkotika) yaitu zat atau

obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis

maupun tidak sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau

perubahan kesadarann, hilangnya rasa, mengurang bahkan

menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

B. Jenis- jenis Narkoba


1. Opium ( Heroin, Morphin)
Berasal dari kata opium, jus dari bunga opium. Opium

disaripatikan dari opium poppy (papaver somniferum) dan disuling

untuk membuat morfin, kodein, dan heroin. Opium digunakan

berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit (mencegah batuk,

diare, dll).
Gejala gejala yang ditimbulkan dari penggunaan opium:
a. Perasaan tenang dan bahagia
b. Acuh tak acuh (apatis)
c. Malas bergerak
d. Mengantuk
e. Rasa mual
f. Bicara cadel
g. Pupil mata mengecil (melebar jika overdosis)
h. Gangguan perhatian/daya ingat
2. Ganja
Ganja dikenal dapat memicu psikosis, terutama bagi mereka yang

memiliki latar belakang (gen). Ganja juga bisa memicu dan

mencampuradukkan antara kecemasan dan depresi.


Gejala yang ditimbulkan dari penggunaan ganja,yaitu:
a. Rasa senang dan bahagia
b. Santai dan lemah
c. Acuh tak acuh
d. Mata merah
e. Nafsu makan meningkat
f. Mulut kering
g. Pengendalian diri dan konsentrasi kurang
h. Depresi dan sering menguap/mengantuk
3. Amfetamin (shabu, ecstasy)
Ecstasy (methylen dioxy methamphetamine)/MDMA adalah salah

satu jenis narkoba yang di buat secara ilegal di sebuah

laboratorium dalam bentuk tablet. Ekstasi akan mendorong tubuh

untuk melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum dari

kekuatan tubuh itu sendiri. Kekurangan cairan tubuh dapat terjadi

sebagai akibat dari pengerahan tenaga yang tinggi dan lama,

yang sering menyebabkan kematian.


Gejala-gejala dari penggunaan amfetamin :
a. Kewaspadaan meningkat
b. Bergairah
c. Rasa senang/bahagia
d. Pupil mata melebar
e. Denyut nadi dan tekanan darah meningkat
f. Susah tidur/insomnia
g. Hilang nafsu makan
4. Kokain
Kokain adalah salah satu zat adiktif yang sering disalahgunakan.

Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar

Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana

daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh

penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan, seperti


untuk meningkatkan daya tahan, stamina, mengurangi kelelahan,

rasa lapar dan untuk memberikan efek euforia.


Gejala yang ditimbulkan dari penggunaan kokain :
a. Gelisah dan denyut nadi meningkat
b. Euforia/rasa gembira berlebihan
c. Banyak bicara dan kewaspadaan meningkat
d. Kejang dan tekanan darah meningkat
e. Berkeringat dan mudah berkelahi
f. Penyumbatan pembuluh darah
g. Distonia (kekakuan otot leher)
5. Halusinogen
Berbentuk seperti kertas berukuran seperempat perangko dengan

banyak warna dan gambar, atau berbentuk pil dan kapsul. cara

pemakaian dengan meletakkan LSD pada lidah.


Ex : halusinogen adalah Iysergic Acid (LSD) yang menyebabkan

halusinasi(khayalan). termasuk psikotropika gol 1.


Pengaruh halusinogen:
a. Jangka pendek: sensasi dan perasaan berubah secara

dramatis, mengalami flasback atau bad trips, tidak dpt tidur,

selera makan hilang, suhu tubuh meningkat, denyut nadi naik

dan koordinasi otot terganggu.


b. Jangka panjang: merusak sel otak dan daya ingat
C. Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang remaja menggunakan

narkoba
1. Faktor individual
Kebanyakan dimulai pada saat remaja, sebab pada remaja

sedang mengalami perubahan biologi, psikologi maupun sosial

yang pesat. Ciri ciri remaja yang mempunyai resiko lebih besar

menggunakan NARKOBA :
a. Cenderung memberontak
b. Memiliki gangguan jiwa lain, misalnya : depresi, cemas.
c. Perilaku yang menyimpang dari aturan atau norma yang ada
d. Kurang percaya diri
e. Mudah kecewa, agresif dan destruktif
f. Murung, pemalu, pendiam
g. Merasa bosan dan jenuh
h. Keinginan untuk bersenang senang yang berlebihan
i. Keinginan untuk mencaoba yang sedang mode
j. Identitas diri kabur
k. Kemampuan komunikasi yang rendah
l. Putus sekolah
m. Kurang menghayati iman dan kepercayaan.
2. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan meliputi faktor keluarga dan lingkungan

pergaulan baik sekitar rumah, sekolah, teman sebaya, maupun

masyarakat.
a. Lingkungan Keluarga :
a. Komunikasi orang tua dan anak kurang baik
b. Hubungan kurang harmonis
c. Orang tua yang bercerai, kawin lagi
d. Orang tua terlampau sibuk, acuh
e. Orang tua otoriter
f. Kurangnya orang yang menjadi teladan dalam hidupnya
g. Kurangnya kehidupan beragama.
b. Lingkungan Sekolah :
a. Sekolah yang kurang disiplin
b. Sekolah terletak dekat tempat hiburan
c. Sekolah yang kurang memberi kesempatan pada siswa

untuk mengembangkan diri secara kreatif dan positif


d. Adanya murid pengguna NARKOBA.
c. Lingkungan Teman Sebaya:
a. Berteman dengan penyalahguna
b. Tekanan atau ancaman dari teman
d. Lingkungan Masyrakat / Sosial :
a. Lemahnya penegak hukum.
b. Situasi politik, sosial dan ekonomi yang kurang

mendukung.
D. Bahaya narkoba dan dampak-dampak yang ditimbulkan
Secara umum, narkoba sangat berbahaya karena berdampak

sebagai berikut:
1. Bahaya bagi tubuh
2. Merusak otak dan sistem tubuh yang bisa terjadi komplikasi dan

menimbulkan penyakit macam-macam


3. Terjadi perubahan fisik, badan jadi kurus dan mata merah
4. Bagi wanita, narkoba dapat berbahaya kerena mengganggu siklus

menstruasi, bisa jadi tidak menstruasi selama memakai narkoba,

peranakan (rahim) menjadi kering sehingga bisa menyebabkan

mandul dan menimbulkan kista serta alat reproduksi terganggu,

sehingga bisa melahirkan anak cacat / abortus.


5. Menimbulkan penyakit berbahaya yang sulit untuk disembuhkan,

seperti kanker, paru, HIV/AIDS, hepatitis, jantung, penyakit jiwa

bahkan bisa meninggal dunia.


a. Di Lingkungan Keluarga
1) Suasana nyaman dan tentram dalam keluarga terganggu,

sering terjadi pertengkaran, mudah tersinggung.


2) Orang tua resah karena barang berharga sering hilang.
3) Perilaku menyimpang / asosial anak ( berbohong, mencuri,

tidak tertib, hidup bebas) dan menjadi aib keluarga.


4) Putus sekolah atau menganggur, karena dikeluarkan dari

sekolah atau pekerjaan, sehingga merusak kehidupan

keluarga, kesulitan keuangan.


5) Orang tua menjadi putus asa karena pengeluaran uang

meningkat untuk biaya pengobatan dan rehabilitasi.


b. Di Lingkungan Sekolah :
1) Merusak disiplin dan motivasi belajar.
2) Meningkatnya tindak kenakalan, membolos, tawuran pelajar.
3) Mempengaruhi peningkatan penyalahguanaan diantara

sesama teman sebaya.


c. Di Lingkungan Masyarakat :
1) Tercipta pasar gelap antara pengedar dan bandar yang

mencari pengguna / mangsanya.


2) Pengedar atau bandar menggunakan perantara remaja atau

siswa yang telah menjadi ketergantungan.


3) Meningkatnya kejahatan di masyarakat : perampokan,

pencurian, pembunuhan sehingga masyarkat menjadi resah.


4) Meningkatnya kecelakaan.

E. Cara Penanggulangan Narkoba


Narkoba merupakan zat yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Oleh karena itu, adapun upaya yang dilakukan untuk mencegah dan

menanggulangi pemakaian narkoba, yaitu:


1. Dari diri sendiri, diperlukan:
a. Memperkuat keimanan
b. Memilih lingkungan pergaulan yang sehat
c. Komunikasi yang baik
d. Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok
2. Dari orang tua/keluarga
a. Menciptakan rumah yang sehat, serasi, harmonis, cinta, kasih

sayang dan komunikasi terbuka.


b. Mengasuh, mendidik anak yang baik
c. Menjadi contoh yang baik
d. Menjadi pengawas yang baik
3. Dari tokoh masyarakat dan pemerintah
a. Mengikutsertakan dalam pengawasan narkoba dan

pelaksanaan Undang-Undang.
b. Mengadakan penyuluhan, kampanye pencegahahan

penyalahgunaan narkoba
c. Merujuk korban narkoba ke tempat pengobatan
d. Merencanakan, melaksanakandan mengkoordinir program-

program pencegahan penyalahgunaan narkoba.

MATERI PENYULUHAN PENYAKIT MENULAR HIV/AIDS