Anda di halaman 1dari 13

00000000000000000

REGULER A
PROGRAM STRATA 1 FE UNIVERSITAS WARMADEWA
UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL T.A. 2016-2017

MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK


HARI, TANGGAL : SABTU, 14 JANUARI 2017
WAKTU : 08.O0 09.40 WITA
SMT, JUR, KLS, : VII, AK., D1
RUANG : C.203
PESERTA : 28 ORANG
DOSEN : DRS, I GUSTI LANANG PUTRA, MM

Berikut ini dikemukakan data hipotetik perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak
di bidang perdagangan.

Identifikasi Dan Deskripsi


Faktor Kunci Internal Dan Eksternal Perusahaan

a. Kekuatan (Strengths)

1) Strategi promosi produk PT X yang efektif dengan menampilkan model-model


yang tipikal muda, berkulit putih, berambut panjang, sehingga memacu konsumen
(lebih spesifik perempuan) untuk membeli produk tersebut agar dapat mengalami
sendiri hasil yang diterima si model dalam iklan tersebut.
2) PT X gencar di misi sosial, sehingga kedekatan dengan konsumen dapat terus
terjaga. Hal ini terlihat dari pembelanjaan iklan dan promosi yang telah
mendorong pertumbuhan penjualan di tengah pasar yang kompetitif. PT X
Indonesia sebagai salah satu perusahaan dengan belanja iklan terbesar menurut
majalah marketing (Top Brand Survey, edisi khusus 2007)
3) Pemimpin pasar consumer goods di Indonesia.
4) Memiliki tim yang terdiri dari orang-orang berdedikasi, terampil, dan termotivasi
di segenap jajaran.
5) Adanya kenaikan pangsa pasar untuk kategori-kategori penting seperti face care,
savoury, dan ice cream.
6) Perencanaan baik dan kerja sama erat dengan para pemasok, konsumen dan
distributor untuk menghantar produk-produk dari pabrik ke tempat-rempat
penjualan.
7) PT X sudah memiliki jaringan distribusi sendiri sehingga distribusi produknya
hingga ke daerah-daerah dapat terlayani.
8) PT X mempunyai moto operational excellent with no compromise on quality. X
dalam menjalankan operasinya dijalankan dengan baik tanpa mengabaikan
kualitas produk.

b. Kelemahan (Weaknesses)

1) PT X memiliki struktur matriks, yang terdapat beberapa tantangan yang mesti


dihadapi perusahaan yaitu pertama, sulitnya koordinasi kegiatan antar departemen
yang mempunyai agenda dan jadwal sendiri-sendiri. Kedua, komunikasi pada
karyawan yang bisa menerima pesan yang berbeda-beda. Dan ketiga, resolusi
konflik antara inisiatif dari dukungan departemen (SDM, keuangan, dan lain-lain)
dengan departemen lini produk yang biasanya sangat berorientasi komersial.
2) Rendahnya respon pasar terhadap produk-produk tertentu.
3) Jumlah karyawan yang tambun.
4) Birokrasi yang panjang karena kebijakan sentralisasi yang menyebabkan X
indonesia tidak bisa begitu saja memutuskan sesuatu.
5) Lambatnya konsolidasi intern dalam pengambilan keputusan.
6) Ketidakjelasan sertifikat halal untuk produk tertentu.
7) Mayoritas produk X memiliki entry barrier rendah.
8) Growth omzet penjualan di bawah rata-rata industri.

c. Kesempatan (Opportunities)

1) Stabilitas ekonomi yang relatif baik dengan pertumbuhan yang menggembirakan


bagi ekonomi Indonesia sebesar 6.3%.
2) Pertumbuhan ekonomi yang kuat di wilayah pulau-pulau seperti Sumatera,
Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
3) Tingginya kepuasan konsumen terlihat dari predikat prima indeks kepuasan
konsumen.
4) Banyaknya pemain pasar nasional yang belum memiliki cara produksi kosmetik
yang baik.
5) Luasnya potential market sekitar 250 juta tepatnya 122.527.186 laki-laki (49,9%)
dan 122.922.553 (50,1%) perempuan.
6) Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat akan jenis produk consumer goods.
7) Rekomendasi investasi pada saham dengan level beta dibawah 1.
Tinggi dan stabilnya tingkat kesetiaan masyarakat atas produk consumer goods 83
%.

d. Ancaman (Threats)

1) Adanya kenaikan biaya bahan baku dan bahan kemasan seperti minyak kelapa
sawit, gula kelapa, dan bahan berbahan dasar petroleum yang disebabkan oleh
kenaikan harga minyak, bahan kimia dan komoditas lainnya.
2) Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
3) Melemahnya daya beli konsumen.
4) Maraknya pemalsuan dan penyelundupan produk dari Cina.
5) Rendahnya infrastruktur yang memadai berupa jalan yang menyebabkan
tingginya biaya pemasaran produk.
6) Adanya penghapusan subsidi BBM bagi industri.
7) Tidak konsistennya pasokan gas dari pertamina.
8) Adanya tren perubahan gaya hidup masyarakat dari produk tradisional-nasional
menjadi produk-produk luar negeri.
9) Adanya campaign against X oleh greenpeace akibat penggundulan hutan yang
membahayakan komunitas orang utan.
10) Adanya pemboikotan produk zionisme termasuk X.
11) Produk pesaing dengan harga lebih rendah.

Pertanyaan

1. Buatlah matriks IFE dan EFE berdasarkan informasi di atas !


2. Berikan komentar atau simpulan terhadap matriks yang anda buat !
3. Dengan menggunalan matriks IFE dan EFE yang ada buatlah analisis SWOT dan
pilihan strategi induk (generic) dan alternative pilihan strategi !
4. Alternatif strategi manakah yang saudara rekomendasikan untuk diimplementasikan
oleh X dengan menggunakan alat analisis QSPM sehingga pilihan strateginya
feasible!

2. Jelaskan hubungan antara sumber daya dengan kapabilitas organisasional dengan


menggunakan bantuan gambar berikut !

3. a. Sebutkan minimum 4 (empat) indikator yang menggambarkan Kekuatan,


Kelemahan, Peluang, dan Ancaman KFC yang ada di dekat tempat tinggal anda.
b. Strategi apa yang saudara rekomendasikan bila KFC berada pada kwadran SO ?
1. Buatlah matriks IFE dan EFE berdasarkan informasi di atas !

Analisis Matriks IFE PT X

Variabel internal yang penting Bobot Rating Jumlah Skor


Kekuatan
Strategi promosi produk yang efektif 0,10 4 0,40
Gencar misi sosialisasi 0,07 4 0,28
Pemimpin pasar consumer goods di 0,05 3 0,15
Indonesia.
Memiliki tim yang berdedikasi, terampil, dan 0,05 3 0,15
termotivasi di segenap jajaran.
Adanya kenaikan pangsa pasar 0,03 3 0,09
Perencanaan baik dan kerja sama erat dengan 0,07 3 0,21
para pemasok, konsumen dan distributor
Sudah memiliki jaringan distribusi sendiri 0,10 4 0,40
Moto operational excellent with no 0,07 3 0,21
compromise on quality
Kelemahan
Kinerja organisasi perusahaan tidak efisien 0,10 4 0,40
Rendahnya respon pasar 0,05 3 0,15
Jumlah karyawan yang tambun. 0,03 1 0,03
Birokrasi yang panjang 0,05 2 0,10
Lambatnya konsolidasi intern dalam 0,07 3 0,21
pengambilan keputusan.
Ketidakjelasan sertifikat halal untuk produk 0,05 2 0,10
tertentu.
Mayoritas produk X memiliki entry barrier 0,07 3 0,21
rendah.
Growth omzet penjualan di bawah rata-rata 0,04 3 0,12
industri.
Total 1.00 3,21

Analisis Matriks EFE PT X

Variabel eksternal yang penting Bobot Rating Jumlah Skor


Peluang
Stabilitas ekonomi yang relatif baik 0,07 4 0,28
Pertumbuhan ekonomi yang kuat di wilayah
pulau-pulau (Sumatera, Kalimantan, 0,05 3 0,15
Sulawesi, dan Papua)
Tingginya kepuasan konsumen 0,10 4 0,40
Banyaknya pemain pasar nasional yang
belum memiliki cara produksi kosmetik yang 0,05 3 0,15
baik.
Luasnya potensial market
0,05 3 0,15
Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat
0,05 4 0,20
akan jenis produk consumer goods.
Rekomendasi investasi pada saham dengan
0,03 3 0,09
level beta dibawah 1
Ancaman

Adanya kenaikan biaya bahan baku dan


0,05 3 0,15
bahan kemasan
Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap
0,05 3 0,15
mata uang asing.
Melemahnya daya beli konsumen
0,07 4 0,28
Maraknya pemalsuan dan penyelundupan
0,05 3 0,15
produk dari cina
Rendahnya infrastruktur yang memadai
0,10 4 0,40
Adanya penghapusan subsidi BBM bagi
0,03 3 0,09
industri.
Tidak konsistennya pasokan gas dari
0,05 3 0,15
pertamina
tren perubahan gaya hidup masyarakat
0,07 4 0,28
campaign against X oleh greenpeace
0,05 3 0,15
pemboikotan produk zionisme termasuk X
0,03 2 0,06
Produk pesaing dengan harga lebih rendah
0,05 3 0,15
Total
1,00 3,43

2. Berikan komentar atau simpulan terhadap matriks yang anda buat !


Berdasarkan hasil perhitungan matrik IFE terlihat bahwa jaringan distribusi dan iklan
produk yang menarik merupakan kekuatan utama yang dimiliki perusahaan dengan
jumlah skor masing-masing 0,40 dimana perusahaan menampilkan model-model yang
tipikal muda, berkulit putih, berambut panjang, sehingga memacu konsumen (lebih
spesifik perempuan) untuk membeli produk tersebut agar dapat mengalami sendiri hasil
yang diterima si model dalam iklan tersebut. Selanjutnya faktor sosialisasi perusahaan
memiliki jumlah skor 0,28 dimana perusahaan gencar di misi sosial, sehingga kedekatan
dengan konsumen dapat terus terjaga. Perencanaan baik dan kerja sama erat dengan para
pemasok, konsumen dan distributor dan menjalankan operasinya dijalankan dengan baik
tanpa mengabaikan kualitas produk.memilki skor masing-masing 0,21. Pemimpin pasar
consumer goods di Indonesia dan tim yang berdedikasi, terampil, dan termotivasi di
segenap jajaran masing-masing memiliki skor 0,15. Serta Adanya kenaikan pangsa pasar
yang jumlah skornya 0,09.
Menggambarkan bahwa jaringan distribusi dan iklan produk yang menarik untuk
konsumen merupakan modal yang sangat kuat yang dimiliki oleh perusahaan dan harus
dimaksimalkan. Dan kenaikan pangsa pasar kurang pengaruhnya ke perusahaan.
Berdasarkan hasil perhitungan matrik EFE terlihat bahwa tingginya kepuasaan konsumen
dengan jumlah skor 0,40 merupakan peluang yang sangat besar untuk dimanfaatkan oleh
PT X dalam meningkatkan penjualan. Hal ini didukung dengan stabilitas ekonomi yang
relatif baik dengan jumlah skor 0,28 dan Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat
akan jenis produk consumer goods dengan jumlah skor 0,20. Pertumbuhan ekonomi yang
kuat di wilayah pulau-pulau (Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua), banyaknya
pemain pasar nasional yang belum memiliki cara produksi kosmetik yang baik dan
luasnya potensial market masing-masing memiliki skor 0,15. Serta rekomendasi investasi
pada saham dengan level beta dibawah 1 dengan skor 0,09.
Menggambarkan bahwa tingginya kepuasaan konsumen menjadi peluang terbaik bagi
perusahaan dalam mengembangkan produk dan perusahaan. Lalu didukung dengan
stabilitas ekonomi yang relatif baik. Dan trakhir, kurangnya pengaruh rekomendasi
investasi pada saham dengan level beta dibawah 1.
Sedangkan pada matriks data pendukung tidak jauh berbeda variabel yang paling
berpengaruh hanya berbeda pada skornya saja.

3. Dengan menggunalan matriks IFE dan EFE yang ada buatlah analisis SWOT dan pilihan
strategi induk (generic) dan alternative pilihan strategi !

Kekuatan
1) Strategi promosi produk yang efektif
2) PT X gencar misi sosialisasi
3) Pemimpin pasar consumer goods di Indonesia.
4) Memiliki tim yang berdedikasi, terampil, dan termotivasi di segenap jajaran.
5) Adanya kenaikan pangsa pasar
6) Perencanaan baik dan kerja sama erat dengan para pemasok, konsumen dan
distributor
7) Sudah memiliki jaringan distribusi sendiri
8) Memiliki moto operational excellent with no compromise on quality
Kelemahan
1) Kinerja organisasi perusahaan tidak efisien
2) Rendahnya respon pasar
3) Jumlah karyawan yang tambun.
4) Birokrasi yang panjang
5) Lambatnya konsolidasi intern dalam pengambilan keputusan.
6) Ketidak jelasan sertifikat halal untuk produk tertentu.
7) Mayoritas produk X memiliki entry barrier rendah.
8) Growth omzet penjualan di bawah rata-rata industri.

Peluang
1) Stabilitas ekonomi yang relatif baik
2) Pertumbuhan ekonomi yang kuat di wilayah pulau-pulau (Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi, dan Papua)
3) Tingginya kepuasan konsumen
4) Banyaknya pemain pasar nasional yang belum memiliki cara produksi kosmetik
yang baik.
5) Luasnya potensial market
6) Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat akan jenis produk consumer goods.
7) Rekomendasi investasi pada saham dengan level beta dibawah 1. Tinggi dan
stabilnya tingkat kesetiaan masyarakat atas produk consumer goods 83 %.

Ancaman
1) Adanya kenaikan biaya bahan baku dan bahan kemasan
2) Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
3) Melemahnya daya beli konsumen
4) Maraknya pemalsuan dan penyelundupan produk dari cina
5) Rendahnya infrastruktur yang memadai
6) Adanya penghapusan subsidi BBM bagi industri.
7) Tidak konsistennya pasokan gas dari pertamina
8) Tren perubahan gaya hidup masyarakat
9) Campaign against X oleh greenpeace
10) Pemboikotan produk zionisme termasuk X
11) Produk pesaing dengan harga lebih rendah

Menurut saya strategi induk yang tepat untuk dipakai PT X adalah Strategi ekspansi
karena perusahaan perlu melakukan ekspansi untuk mengembangkan perusahaan dan
produknya serta memperbaiki pelayanan kepada konsumen dengan pertumbuhan
ekonomi, loyalitas dan ketergantungan konsumen pada produk perusahaan. Selain itu
tingkat persaingan yang semakin besar dan di tambah teknologi yang berkembang
membuat persaingan kian ketat. Peruasahaan telah memiliki promosi dan sosialisasi yang
baik, produk yang bervariatif, modal yang kuat, luasnya potensial pasar serta tingginya
kepuasan konsumen membuat perusahaan harus meningkatkan kualitas pelayanan salah
satunya dengan cara ekspansi.
Alternatif strategi yang di pakai jika di urutkan yaitu :
1) Strategi ekspansi (harus diterapkan)
2) Strategi stabilitas (sebaiknya diterapkan)
3) Strategi kombinasi (mungkin diterapkan)
4) Strategi penciutan (jangan diterapkan)
4. Alternatif strategi manakah yang saudara rekomendasikan untuk diimplementasikan oleh
X dengan menggunakan alat analisis QSPM sehingga pilihan strateginya feasible !

Skor Daya Tarik Total (Total Attractiveness ScoreTAS)


Jumlahkan Skor Daya Tarik Total (TAS)

Data menggunakan data dari perusahaan

Pengembangan
Faktor-faktor utama Penetrasi Pasar
pasar
Kekuatan Bobot AS TAS AS TAS
Strategi promosi produk yang efektif 0,10 4 0,40 4 0,40
Gencar misi sosialisasi 0,07 4 0,28 4 0,28
Pemimpin pasar consumer goods di
0,05 3 0,15 2 0,10
Indonesia.
Memiliki tim yang berdedikasi, terampil, dan
0,05 3 0,15 3 0,15
termotivasi di segenap jajaran.
Adanya kenaikan pangsa pasar 0,03 3 0,09 3 0,09
Perencanaan baik dan kerja sama erat dengan
0,07 3 0,21 3 0,21
para pemasok, konsumen dan distributor
Sudah memiliki jaringan distribusi sendiri 0,10 4 0,40 3 0,30
Moto operational excellent with no
0,07 3 0,21 4 0,28
compromise on quality
Kelemahan 0,00
Kinerja organisasi perusahaan tidak efisien 0,10 4 0,40 3 0,30
Rendahnya respon pasar 0,05 3 0,15 3 0,15
Jumlah karyawan yang tambun. 0,03 1 0,03 2 0,06
Birokrasi yang panjang 0,05 2 0,10 2 0,10
Lambatnya konsolidasi intern dalam
0,07 3 0,21 3 0,21
pengambilan keputusan.
Ketidakjelasan sertifikat halal untuk produk
0,05 2 0,10 2 0,10
tertentu.
Mayoritas produk X memiliki entry barrier
0,07 3 0,21 2 0,14
rendah.
Growth omzet penjualan di bawah rata-rata
0,04 3 0,12 3 0,12
industri.
Total 1.00 3,21 2,99
Peluang
Stabilitas ekonomi yang relatif baik 0,07 4 0,28 4 0,28
Pertumbuhan ekonomi yang kuat di wilayah
pulau-pulau (Sumatera, Kalimantan, 0,05 3 0,15 3 0,15
Sulawesi, dan Papua)
Tingginya kepuasan konsumen 0,10 4 0,40 3 0,30
Banyaknya pemain pasar nasional yang
belum memiliki cara produksi kosmetik yang 0,05 3 0,15 3 0,15
baik.
Luasnya potensial market 0,05 4 0,20 4 0,20
Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat
0,05 4 0,20 2 0,10
akan jenis produk consumer goods.
Rekomendasi investasi pada saham dengan
0,03 3 0,09 2 0,06
level beta dibawah 1
Ancaman 0,00 0,00
Adanya kenaikan biaya bahan baku dan bahan
0,05 3 0,15 3 0,15
kemasan
Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap
0,05 2 0,10 2 0,10
mata uang asing.
Melemahnya daya beli konsumen 0,07 2 0,14 3 0,21
Maraknya pemalsuan dan penyelundupan
0,05 3 0,15 3 0,15
produk dari cina
Rendahnya infrastruktur yang memadai 0,10 3 0,30 2 0,20
Adanya penghapusan subsidi BBM bagi
0,03 2 0,06 3 0,09
industri.
Tidak konsistennya pasokan gas dari
0,05 2 0,10 1 0,05
pertamina
tren perubahan gaya hidup masyarakat 0,07 3 0,21 1 0,07
campaign against X oleh greenpeace 0,05 3 0,15 3 0,15
pemboikotan produk zionisme termasuk X 0,03 3 2,83 1 2,41
Produk pesaing dengan harga lebih rendah 0,05 3 5,38 3 4,54
Total 1,00 11,04 9,36
Jumlah keseluruhan TAS 14,25 12,35

Dari tabel di atas, dua strategi alternatif (pengembangan pasar dan penetrasi pasar)
dipertimbangkan untuk dipilih oleh perusahaan PT X perhatikan antara jumlah
keseluruhan skor daya tarik total adalah sebesar 14,25 dan 12,35 yang mengindikasikan
bahwa perusahaan perlu memilih strategi pengembangan pasar.
2. Jelaskan hubungan antara sumber daya dengan kapabilitas organisasional dengan
menggunakan bantuan gambar berikut !

Perusahaan/organisasi memiliki struktur organisasi agar setiap peran/tugas dilakukan


dengan tepat, dan sistem manajemen agar semua pekerjaan dikerjakan sesuai dengan
prosedur serta efektif dan efisien. Semua itu dilakukan untuk membantu perusahaan
dalam menjalankan bisnisnya dalam rangka mewujudkan sasarannya.Maka dari itu
dibutuhkan sumber daya serta struktur organisasi dan sistem manajemen yang baik untuk
mengorganisir pengembangan dan mengatur sumber daya. Dalam mengembangkan
sumber dayanya, melibatkan koordinasi antara anggota organisasi sehingga mereka
mengintegrasikan keterampilan mereka dengan satu sama lain dan dengan berbagai
sumber daya lainnya dalam organisasi.

Jadi hubungan antara sumber daya dan kapabilitas organisasional adalah agar sumber
daya perusahaan berkembang diperlukan proses dan kapabilitas organisasi, yang pada
akhirnya akan menentukan keberhasilan perusahaan.

3. a. Sebutkan minimum 4 (empat) indikator yang menggambarkan Kekuatan, Kelemahan,


Peluang, dan Ancaman KFC yang ada di dekat tempat tinggal anda.

Strenghts (Kekuataan)

1) Tempat strategis
2) Pelayanan yang cepat dan ramah
3) Rasa yang khas dan lezat
4) Buka selama 24 jam
5) Di sukai banyak kalangan masyarakat
6) Dibuat dari ayam kualitas terbaik.

Kelemahan

1) Harga yang kurang terjangkau bagi masyarakat kalangan bawah


2) Kurang memperhatikan nilai gizi
3) Area parkir kurang luas
4) Hanya mengandalkan menu fried chiken

Peluang

1) Pengembangan produk
2) Inovasi tempat dan fasilitas
3) Bisa dijadikan bisnis waralaba yang bisa menjadi pemasukan dari menjual brand
dan sistem manajemennya.
4) Menambah menu baru

Ancaman

1) Banyak pesaing dalam jenis makanan cepat saji


2) Masyarakat mulai beralih ke makanan sehat dan meninggalkan Junk Food
3) Pedagang kaki lima yang menjual fried chiken dengan harga terjangkau
4) Kelangkaan bahan baku ayam berkualitas.

b. Strategi apa yang saudara rekomendasikan bila KFC berada pada kwadran SO ?

Menurut saya strategi induk yang tepat untuk dipakai perusahaan KFC adalah Strategi
ekspansi karena perusahaan perlu melakukan ekspansi untuk mengembangkan
perusahaan dan produknya serta memperbaiki pelayanan kepada konsumen dengan
pertumbuhan ekonomi, loyalitas dan ketergantungan konsumen pada produk perusahaan.
Selain itu tingkat persaingan yang semakin besar dan di tambah teknologi yang
berkembang membuat persaingan kian ketat. Peruasahaan telah memiliki promosi dan
sosialisasi yang baik, produk yang bervariatif, modal yang kuat, luasnya potensial pasar
serta tingginya kepuasan konsumen membuat perusahaan harus meningkatkan kualitas
pelayanan salah satunya dengan cara ekspansi. Akan lebih baik apabila untuk
memperluas jaringan dan menyeleksi distributor bahan baku agar lebih berkualitas. Serta
dengan mengerti dan memahami konsumen akan kebutuhannya yang mulai berubah ke
makanan sehat. Dengan menjadi perusahaan terdepan dalam bidang fast food akan
mendorong perusahaan menjadi lebih baik dan trend center dari perusahaan-perusahaan
sejenis.

Alternatif strategi yang di pakai jika di urutkan yaitu :

1) Strategi ekspansi (harus diterapkan)

2) Strategi stabilitas (sebaiknya diterapkan)

3) Strategi kombinasi (mungkin diterapkan)

4) Strategi penciutan (jangan diterapkan)