Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Bab 1 Hakikat Fisika dan Prosedur Ilmiah

Sekolah :
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X/I
Alokasi Waktu : 6 JP x 45 menit

A. Kompetensi Inti (KI)


3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator
3.1 Menerapkan hakikat ilmu Fisika, 3.1.1 Menjelaskan hakikat ilmu Fisika
metode ilmiah, dan keselamatan kerja 3.1.2 Menjelaskan metode ilmiah C.
di laboratorium serta peran fisika dalam 3.1.3 Menjelaskan keselamatan kerja di laboratorium M
kehidupan. 3.1.4 Menjelaskan peran Fisika dalam kehidupan
4.1 Membuat prosedur kerja ilmiah dan 4.1.1 Menyusun prosedur kerja ilmiah
keselamatan kerja misalnya pada 4.1.2 Menerapkan keselamatan kerja pada percobaan
pengukuran kalor. pengukuran
ateri Pembelajaran
1. Hakikat Fisika
2. Ruang Lingkup Fisika
3. Metode Ilmiah
4. Keselamatan Kerja di Laboratorium

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama : (3 JP)
Pertemuan pertama pada materi Bab 1 ini adalah pengertian tentang hakikat fisika dan ruang lingkup
fisika. Dalam pertemuan ini siswa dapat mengerti tentang apa itu fisika? Dan ruang lingkup apa saja
yang terdapat pada fisika? Selain itu, siswa juga diharapkan dapat memahami fenomena-fenomena
alam yang terkait dengan fisika.
Hal lainnya diharapkan guru dapat menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap materi yang
akan dibahas. Dalam pertemuan ini guru juga dapat mengangkat fenomena-fenomena alam fisika yang
teraktual sebagai apersepsi.

a. Indikator :
Menjelaskan hakikat ilmu fisika

b. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
1) Guru mengondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait tentang fenomena-
fenomena alam yang dikaitkan dengan ilmu Fisika sehingga siswa dapat memahami
pengertian Fisika.
2) Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang hakikat fisika dan ruang lingkup
fisika.
Kegiatan Inti
1) Guru dapat membimbing siswa untuk mengamati permasalahan-permasalahn yang
berhubungan dengan Fisika (Kegiatan 1.1).
2) Guru membimbing siswa untuk membaca teks tentang ruang lingkup Fisika.
3) Guru membimbing siswa untuk mengamati Kegiatan 1.2 tentang ruang lingkup
Fisika.
4) Siswa diminta untuk menanyakan definisi Fisika dan ruang lingkup Fisika
(diharapkan siswa dapat membuat 5 pertanyaan yang berbeda dengan teman
sebangku).
5) Siswa secara berkelompok untuk melakukan proses pengumpulan informasi dari
berbagai sumber, seperti buku referensi dan internet mengenai hakikat Fisika dan
ruang lingkup Fisika yang telah dikemukakan dalam berbagai permasalahan dalam
Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1.
6) Siswa membuat analisis seluruh informasi yang telah diperoleh untuk menemukan
definisi Fisika dan teori-teori utama dalam fisika dengan bimbingan guru.
7) Siswa dapat menyimpulkan definisi Fisika dan teori-teori utama dalam fisika.
8) Siswa mengemukakan definisi Fisika dan teori-teori utama dalam fisika.
Kegiatan Penutup
1) Guru menyimpulkan tentang hakikat Fisika dan ruang lingkup Fisika.
2) Guru merefleksikan tentang hakikat Fisika dan ruang lingkup Fisika.

c. Teknik Penilaian
1) Penilaian Sikap
2) Penilaian Pengetahuan
3) Penilaian Keterampilan

d. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar

1. Media/alat : Proyektor dan komputer/laptop, lengkap dengan media presentasi


Powerpoint Bab 1.
2. Bahan : Gambar-gambar fenomena alam, serta Lembar Aktivitas Siswa (LAS),
3. Sumber Belajar : Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1, Grafindo Media Pratama

2. Pertemuan Kedua : (3 JP)


Pertemuan kedua akan membahas metode ilmiah dan keselamatan kerja di laboratorium. Dalam
pertemuan ini siswa dapat memahami metode ilmiah dalam melakukan eksperimen Fisika, serta dapat
mengetahui prinsp keselamatan kerja di laboratorium.

a. Indikator
1) Menjelaskan metode ilmiah.
2) Menjelaskan keselamatan kerja di laboratorium.
3) Menjelaskan peran Fisika dalam kehidupan.
4) Menyusun prosedur kerja ilmiah.
5) Menerapkan keselamatan kerja pada percobaan pengukuran.
b. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
1) Guru mengondisikan siswa untuk belajar dan memahami tentang metode ilmiah dan prinsip
keselamatan kerja di laboratorium.
2) Guru memotivasi siswa dengan memberikan pertanyaan tentang metode ilmiah, seperti:
- Bagaimana cara menyusun sebuah penelitian dengan benar?
- Apa sajakah hal-hal yang perlu dilakukan dalam melaksanakan penelitian ilmiah?
3) Guru menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang metode ilmiah dan keselatam
kerja di laboratorium.
Kegiatan Inti
1) Siswa diberi waktu untuk membaca teks merencanakan penelitian ilmiah dalam bidang Fisika.
2) Siswa menyimak teks tentang melaksanakan penelitian Fisika.
3) Guru membimbing siswa untuk mengamati cara mengomunikasikan hasil penelitian Fisika.
4) Guru membimbing siswa untuk mengamati prinsip keselaman kerja di laboratorium.
5) Siswa diminta untuk membuat pertanyaan mengenai cara merumuskan masalah dalam
penelitian Fisika dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengomunikasikan hasil
penelitian (diharapkan siswa dapat membuat 5 pertanyaan yang berbeda dengan teman
sebangku).
6) Guru membimbing siswa secara berkelompok untuk melakukan proses pengumpulan
informasi dari berbagai sumber, seperti buku referensi dan internet mengenai metode ilmiah
dan keselamatan kerja di laboratorium yang telah dikemukakan dalam berbagai permasalahan
dalam buku siswa.
7) Guru meminta siswa untuk aktif berdiskusi dalam pembelajaran metode ilmiah dan
keselamatan kerja di laboratorium.
8) Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja
di laboratorium.
9) Guru membimbing siswa untuk mengemukakan metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja
di laboratorium.
Kegiatan Penutup
1) Guru menyimpulkan tentang metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja di laboratorium.
2) Guru merefleksikan tentang metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja di laboratorium.

c. Teknik Penilaian
1) Penilaian Sikap
2) Penilaian Pengetahuan
3) Penilaian Keterampilan

d. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar

1. Media/alat : Proyektor dan komputer/laptop, lengkap dengan media presentasi


Powerpoint Bab 1.
2. Bahan : Gambar-gambar fenomena alam, serta Lembar Aktivitas Siswa (LAS),
3. Sumber Belajar : Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1, Grafindo Media Pratama

Lampiran-Lampiran:

1. Materi Pembelajaran Pertemuan 1


2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1
3. Materi Pembelajaran Pertemuan 2
4. Instrumen Penilaian Pertemuan 2
5. Model pembelajaran
Lampiran-lampiran:

1. Materi Pembelajaran Pertemuan 1


a. Hakikat Fisika
Materi terdapat pada Bab 1 Subbab A di Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1, Grafindo
Media Pratama.
b. Ruang Lingkup Fisika
Materi terdapat pada Bab 1 Subbab B di Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1, Grafindo
Media Pratama.
2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1
a. Penilaian Sikap
1) Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial

Butir
No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Pos/Neg Tindak Lanjut
Sikap
Ditanya apa
Mengganggu teman alasannya
yang sedang mengganggu teman
Toleransi
1. 12/5/2016 . berdoa sebelum - saat berdoa, agar
beragama
makan siang di selanjutnya tidak
kantin mengganggu teman
saat berdoa
Teliti saat Diberi apresiasi/
2 20/5/2016 . pengambilan data saat Teliti + pujian atas
melakukan percobaan ketelitiannya
3 . . . . . .

2) Penilaian Diri
Contoh Lembar Penilaian Diri menggunakan daftar cek (checklist) pada waktu kegiatan kelompok.
Nama : ...............................................
Kelas/Semester : ..................../..........................

No Pernyataan Ya Tidak
Selama kegiatan kelompok, saya:
1. Mengusulkan ide kepada kelompok
2. Sibuk mengerjakan tugas saya sendiri
3. Tidak berani bertanya karena malu ditertawakan
4. Menertawakan pendapat teman
5. Aktif mengajukan pertanyaan dengan sopan
6. Melaksanakan kesepakatan kelompok, meskipun tidak sesuai
dengan pendapat saya

3) Penilaian Antarteman
Contoh instrumen penilaian (lembar pengamatan) antarteman (peer assessment)
menggunakan daftar cek (checklist) pada waktu kerja kelompok.
Nama Teman : 1. .
2. .
Nama Penilai : .
Kelas/Semester : .

No Pernyataan/Indikator Pengamatan Teman 1 Teman 2


1. Teman saya mengajukan pertanyaan dengan sopan
2. Teman saya mengerjakan kegiatan sesuai pembagian tugas
dalam kelompok
3. Teman saya mengemukakan ide untuk menyelesaikan
masalah
4. Teman saya memaksa kelompok untuk menerima usulnya
5. Teman saya menyela pembicaraan teman kelompok
6. Teman saya menjawab pertanyaan yang diajukan teman lain
7. Teman saya menertawakan pendapat teman yang aneh
8. Teman saya melaksanakan kesepakatan kelompok meskipun
tidak sesuai dengan pendapatnya

b. Penilaian Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilakukan dalam bentuk penugasan, siswa diberi tugas untuk menjawab soal
pada Uji Kompetensi 1.1.
Uji Komepetensi 1.1
Diskusikanlah bersama kelompok belajar Anda hal-hal di bawah ini dan tunjukkan perilaku ilmiah
selama siswa berdiskusi.
1. Jelaskan definisi dari Fisika.
______________________________________________________________________
2. Sebutkan dan jelaskan empat teori utama dalam Fisika.
______________________________________________________________________
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam cabang ilmu Fisika berdasarkan bidang penelitiannya
______________________________________________________________________
c. Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan siswa dalam presentasi,
kemampuan bertanya, kemampuan menjawab/mempertahankan argumentasi kelompok, kemampuan
dalam memberikan masukan/saran terkait dengan metri yang sedang dibahas (mengomunikasikan
secara lisan).

3. Materi Pembelajaran Pertemuan 2


a. Metode Ilmiah
Materi terdapat pada Bab 1 Subbab C di Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1, Grafindo
Media Pratama.
b. Keselamatan Kerja di Laboratorium
Materi terdapat pada Bab 1 Subbab D di Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Fisika 1, Grafindo
Media Pratama.

4. Instrumen Penilaian Pertemuan 2


a. Penilaian Sikap
1) Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial

Butir
No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Pos/Neg Tindak Lanjut
Sikap
Ditanya apa
Mengganggu teman alasannya
yang sedang mengganggu teman
Toleransi
1. 12/5/2016 . berdoa sebelum - saat berdoa, agar
beragama
makan siang di selanjutnya tidak
kantin mengganggu teman
saat berdoa
Teliti saat Diberi apresiasi/
2 20/5/2016 . pengambilan data saat Teliti + pujian atas
melakukan percobaan ketelitiannya
3 . . . . . .

2) Penilaian Diri
Contoh Lembar Penilaian Diri menggunakan daftar cek (checklist) pada waktu kegiatan kelompok.
Nama : ...............................................
Kelas/Semester : ..................../..........................

No Pernyataan Ya Tidak
Selama kegiatan kelompok, saya:
1. Mengusulkan ide kepada kelompok
2. Sibuk mengerjakan tugas saya sendiri
3. Tidak berani bertanya karena malu ditertawakan
4. Menertawakan pendapat teman
5. Aktif mengajukan pertanyaan dengan sopan
6. Melaksanakan kesepakatan kelompok, meskipun tidak sesuai
dengan pendapat saya

3) Penilaian Antarteman
Contoh instrumen penilaian (lembar pengamatan) antarteman (peer assessment)
menggunakan daftar cek (checklist) pada waktu kerja kelompok.
Nama Teman : 1. .
2. .
Nama Penilai : .
Kelas/Semester : .

No Pernyataan/Indikator Pengamatan Teman 1 Teman 2


1. Teman saya mengajukan pertanyaan dengan sopan
2. Teman saya mengerjakan kegiatan sesuai pembagian tugas
dalam kelompok
3. Teman saya mengemukakan ide untuk menyelesaikan
masalah
4. Teman saya memaksa kelompok untuk menerima usulnya
5. Teman saya menyela pembicaraan teman kelompok
6. Teman saya menjawab pertanyaan yang diajukan teman lain
7. Teman saya menertawakan pendapat teman yang aneh
8. Teman saya melaksanakan kesepakatan kelompok meskipun
tidak sesuai dengan pendapatnya

b. Penilaian Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilakukan dalam bentuk penugasan, siswa diberi tugas untuk menjawab soal
pada Uji Kompetensi 1.2.
Uji Komepetensi 1.2
Diskusikanlah bersama kelompok belajar Anda hal-hal di bawah ini dan tunjukkan perilaku ilmiah
selama siswa berdiskusi.
1. Jelaskan langkah-langkah penelitian ilmiah.
______________________________________________________________________

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sikap ilmiah.


______________________________________________________________________
3. Apa yang dimaksud keselamatan kerja di laboratorium? Jelaskan
______________________________________________________________________

c. Penilaian Keterampilan
1) Contoh Penilaian Proyek
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester :X/1
Tahun pelajaran : 2015/2016
Kompetensi Dasar :
4.1 Membuat prosedur kerja ilmiah dan keselamatan kerja misalnya pada
pengukuran kalor.
Indikator Soal :
Siswa dapat membuat rancangan penelitian Fisika dengan menggunakan metode ilmiah
yang benar.
Rubrik penilaian proyek:
No Aspek Skor
1 Perencanaan: 6
Latar Belakang (tepat = 3. kurang tepat = 2. tidak tepat = 1)
Rumusan masalah (tepat = 3. kurang tepat = 2. tidak tepat = 1)
2 Pelaksanaan: 12
a. Pengumpulan data/informasi (akurat = 3. kurang akurat = 2. tidak
akurat = 1)
b. Kelengkapan data (lengkap= 3. kurang lengkap = 2. tidak lengkap = 1)
c. Pengolahan dan analisis data (sesuai = 3. kurang sesuai = 2. tidak
sesuai = 1)
d. Kesimpulan (tepat = 3. kurang tepat = 2. tidak tepat = 1)
3 Pelaporan hasil: 12
a. Sistematika laporan (baik = 3. kurang baik = 2. tidak baik = 1)
b. Penggunaan bahasa (sesuai kaidah= 3. kurang sesuai kaidah = 2. tidak
sesuai kaidah = 1)
c. Penulisan/ejaan (tepat = 3. kurang tepat = 2. tidak tepat/banyak
kesalahan =1)
d. Tampilan (menarik= 3. kurang menarik= 2. tidak menarik= 1)
Skor maksimal 30

Nilai proyek =

Aspek penilaian dapat diberi pembobotan, misalnya perencanaan 20%, pelaksanaan 40%, dan
pelaporan 40%.
2) Penilaian Portofolio
Amati beberapa contoh masalah dalam kehidupan sehari-hari berikut.
Pernahkah Anda memerhatikan lampu lalu lintas di jalan raya? Adakah pengaruh periode
nyala merah, kuning, dan hijau pada lampu pengatur lalu lintas terhadap terjadinya antrian
panjang? Terpikirkah oleh Anda, bagaimana caranya mengatur lamanya periode nyala lampu
merah, kuning, dan hijau pada persimpangan jalan supaya tidak terjadi antrian panjang?
Bagaimana hubungan tekanan ke atas pada fluida dan volume benda? Semua benda yang
dimasukkan ke dalam fluida, pasti mengalami gaya ke atas. Hal ini dapat ditunjukkan
dengan adanya perpindahan fluida, misalnya air yang tertumpah. Adakah hubungan antara
volume benda dan volume air yang tumpah?
Coba jelaskan kejadian tersebut dengan ilmu Fisika yang Anda ketahui.
5. Contoh Model Pembelajaran yang Dapat Diterapkan
Kegiatan pembelajaran pada pertemuan 1 dapat menggunakan model Discovery.
a. Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan)
Pada awal pembelajaran, guru mengajak siswa untuk mengamati kejadian dalam kehidupan sehari-hari,
seperti mengamati fenomena alam di sekitar kita, salah satunya adalah pelangi. Proses terjadinya pelangi
ini dapat dipelajari dalam ilmu Fisika. Guru dapat menggunakan berbagai media untuk
mendemonstrasikan hal tersebut. Setelah itu, guru dapat mengajukan beberapa pertanyaan seperti
(1) bagaimana pelangi dapat terbentuk?
(2) proses apa yang terjadi dalam pembentukan pelangi?
(3) ilmu Fisika apa yang terdapat dalam proses pembentukan pelangi?
b) Problem statement (pernyataan/identifikasi masalah)
Setelah guru memberikan stimulasi kepada siswa, guru memberi kesempatan kepada siswa untuk
mengidentifikasi masalah dan merumuskan berbagai kemungkinan yang dapat menjawab pertanyaan
yang diajukan guru sebelumnya. Siswa kemudian diajak untuk merumuskan sebuah hipotesis yang paling
memungkinkan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Contoh hipotesis yang dapat dibuat
misalnya, fenomena yang ada di sekitar kita yaitu jalan raya, Semakin besar kemiringan jalan, semakin
besar pula kelajuan maksimum suatu kendaraan yang diperkenankan melalui jalan tersebut .
c) Data collection (pengumpulan data)
Untuk menjawab pertanyaan yang diajukan dan membuktikan hipotesis yang telah dibuat, guru mengajak
siswa untuk melakukan diskusi. Selain melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, siswa juga dapat
mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang relevan.
d) Data processing (pengolahan data)
Setelah kegiatan pengumpulan data melalui diskusi, siswa mengolah dan menganalisis hasil-hasil
pengamatan mereka. Kegiatan ini berguna untuk membentuk konsep siswa mengenai materi yang sedang
dipelajari tentang hakikat Fisika dan ruang lingkup Fisika. Hasil dari analisis tersebut akan digunakan
untuk menjawab pertanyaan yang diajukan di awal pembelajaran dan membuktikan hipotesis yang telah
dirumuskan sebelumnya.
e) Verification (pembuktian)
Hasil analisis dan pengolahan informasi pada tahap sebelumnya kemudian digunakan untuk menjawab
pertanyaan yang sebelumnya diajukan. Dalam proses ini, guru tetap membimbing siswa agar tidak terjadi
kesalahan konsep. Selain itu, dalam tahap ini siswa juga dapat membuktikan apakah hipotesis yang
dirumuskan sebelumnya dapat diterima atau tidak berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi yang telah
dilakukan.
f) Generalization (menarik kesimpulan)
Setelah siswa memverifikasi jawaban dan hipotesis mereka, siswa kemudian menyimpulkan hasil akhir
dari kegiatan yang telah mereka lakukan sebelumnya. Pada kegiatan inilah siswa memperoleh
kesimpulan akhir dari materi yang sedang dipelajari. Siswa dapat menerapkan kesimpulan tersebut pada
permasalahan lain yang sama seperti kasus yang diajukan sebelumnya oleh guru.