Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Semakin berkembangnya gaya hidup semakin banyak
kecenderungan orang mengalami depresi atau stress. Stress dapat diakibatkan
karena kurangnya kenyamanan dalam bekerja yang dapat disebabkan oleh
banyaknya beban pekerjaan yang diberikan atau kondisi lingkungan yang
tidak mendukung. Telah terbukti bahwa ruang kerja yang tidak nyaman
membuat pekerja cepat lelah dan pekerjaan tidak dapat diselesaikan secara
maksimal.
Untuk mengurangi efek depresi akibat ruang kerja yang tidak
nyaman dapat digunakan pengharum ruangan. Pengharum ruangan secara
tidak langsung dapat mempengaruhi suasana kerja. Selain dapat mengurangi
efek depresi atau stress, pengharum ruangan juga memiliki banyak manfaat
seperti dapat menimbulkan rasa tenang pada tubuh, dapat menambah nafsu
makan dan dapat meringankan masalah pada pernafasan.
Pengharum ruangan yang berbahan alami lebih aman jika
dibandingkandengan pengharum ruangan sintetis. Pengharum ruangan yang
memiliki efek aromaterapi dapat dibuat dengan lilin sebagai bahan dasar yaitu
parafin atau beewex.
Lilin aromaterapi bukanlah sekadar lilin dengan aroma yang
harum. Lilin aromaterapi mengandung minyal esensial dari tumbuh
tumbuhan tertentu, yang memiliki berbagai fungsi yang berbeda pula. Lilin
aromaterapi merupakan salah satu bentuk diversifikasi dari produk lilin yaitu
aplikasi lain dari cara penghirupan aromaterapi. Aroma yang muncul pada saat
lilin dibakar akan memberikan rasa tenang, rileks dan nyaman.
Ada berbagai jenis wewangian aromaterapi yang ada, yaitu
chocolate, vanilla, strawberry, lavender, jasmine, sandalwood, pepper mint, ,
lemon, orange dan masih banyak lagi. Setiap wangi wangian tersebut
memiliki kelebihan positif yang bermacam macam misalnya, aroma
lavender dipercaya dapat mengurangi rasa stress dan mengurangi
kesulitan tidur (insomnia). Sedangkan aroma kopi yang dihirup dapat
membuat lebih berenergi serta dapat menyingkirkan rasa lelah. Aroma
strawberry dapat meningkatkan selera makan, mengurangi penyakit jantung
dan tekanan darah tinggi serta kanker.
Dengan aromaterapi yang dapat berperan dalam merelaksasikan
pikiran dan mengurangi rasa stres, hal tersebut tentunya berhubungan dengan
keadaan emosi yang lebih teratur.Keadaan emosi manusia diatur oleh
otak di dalam sistemlimbik. Sistem limbik berbeda dengan lobus limbik.
Lobus limbik merupakan kesatuan struktur yang terdiri dari archicortex
(formasi hipokampalis dan girus dentatus), paleocortex (korteks piriformis
dari girus hipokampalis anterior), mesocortex (girus cinguli). Sedangkan,
sistem limbik gabungan lobus limbik dan nuklei subkortikal, yaitu amigdala,
nuklei septales, hipotalamus, epitalamus, nukleus talamus, dan ganglia
basalis. Dalam sistem limbik tidak hanya mengatur tentang emosi, namun
juga mengatur memori, dan perilaku. Semuanya dapat saling berkaitan
satu sama lain.
Nafsu makan merupakan suatu sistem pengaturan internal yang
bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi tubuh. Hilangnya nafsu
makan normal anda akan menjadi masalah jika kondisi tersebut terus
berlanjut. Hal itu bisa jadi gejala dari penyakit yang lebih serius. Jika kondisi
ini berlangsung lama, seseorang beresiko mengalami malnutrisi atau
kekurangan nutrisi.Selain karena alasan sakit, nafsu makan juga dapat
berkurang karena efek dari obat obatan medis yang sedang dikonsumsi
seseorang, atau juga karena program diet menurunkan berat badan yang
sedang dijalankan.
Pada perancangan produk ini, kami membahas tentang bagaimana
pengaruh lilin aromaterapi terhadap peningkatan nafsu makan. Aromaterapi
yang digunakan adalah jenis yang dapat menimbulkan efek pada kenaikan
nafsu makan. Aromaterapi yang digunakan adalah jenis coklat, strawberry,
kopi, lavender, dan rose. Dengan demikian, diharapakan penelitian ini dapat
memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan dalam bidang kewirausahaan dan
mengetahui hal positif yang ditimbulkan oleh lilin aroma terapi yang dapat
meningkan nafsu makan.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan uraian latar belakang yang telah disampaikan, maka
dirumuskan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana komposisi yang tepat agar wangi pada lilin aromaterapi dapat
berlama lama ?
2. Bagaimana cara mengembangkan bisnis lilin aromatherapi sebagai sebuah
produk souvenir yang mempunyai prospek cerah?
3. Bagaimana cara memasarkan produk baru agar dapat bersaing dengan
produk sejenis yang sudah mempunyai nama di dunia bisnis?

1.3 Batasan Masalah


Agar pembahasan tidak terlalu meluas, beberapa batasan
permasalahan perancangan produk ini adalah :
1. Lilin yang akan dibuat berbentuk padat
2. Bahan yang digunakan berupa parafin atau beewex.
3. Minyak essensial yang digunakan sebagai aroma meliputi coklat,
strawberry, kopi, lavender, dan rose.
4. Pasar yang akan dituju untuk pemasaran adalah lapisan masyarakat.
5. Target utama konsumen produk kami adalah rumah makan/caf,
mahasiswa, dan ibu rumah tangga.