Anda di halaman 1dari 12

SKENARIO ROLE PLAY

PENDIDIKAN KESEHATAN ASKEP


PENYALAHGUNAAN NAPZA

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Napza

Disusun Oleh :

1. Dessy Pratiwi Simanjuntak


2. Hernawati Bernadetha Siregar
3. Sarah Sorayya
4. Sofan Hardi Fratama

Politeknik Kesehatan Bandung

Jurusan Keperawatan Bandung


2013
KATA PENGANTAR

Assalammualaikum Wr. Wb.

Syukur Alhamdullilah penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah


melimpahkan hidayah dan inayahnya kepada kita. Sehingga penulis dapat
menyelesaikan Skenario Role Play ini dengan baik dan lancar tanpa suatu
halangan apapun.

Skenario Role Play ini Berjudul Pendidikan Kesehatan Askep


Penyalahgunaan Napza ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Napza
Semester 3 di Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Jurusan Keperawatan
Tahun Ajaran 2013/2014.

Penyusunan Skenario Role Play ini tidak dapat selesai tanpa bantuan dari
berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan banyak
terima kasih kepada :

1. Tim pengajar mata kuliah Napza yang dengan segala keikhlasannya telah
memberikan bimbingan, arahan, serta nasehat kepada penulis.
2. Orang Tua kami selaku pembimbing di rumah yang senantiasa mendukung
kami secara moril maupun materiil
3. Semua pihak yang terkait dalam membantu penyusunan Skenario Role
Play ini.

Wassalammualaikum Wr. Wb.

Bandung, Desember 2013

Penulis
Kasus 3

Jack (20 tahun) seorang mahasiswa semester 3 fakultas seni musik di sebuah
universitas di bandung. Sekarang dia dirawat di pusat rehabilitasi NAPZA RS
Jiwa Provinsi Jawa Barat akibat menggunakan Narkoba.

Sejak kecil klien selalu dipenuhi segala keinginannya, berangkat dan pulang
sekolah selalu di antar jemput oleh sopir pribadi orang tuanya, sedangkan sejak
SMA klien diberi fasilitasi mobil pribadi oleh orang tuanya.

Pada awalnya klien merupakan anak yang baik walaupun kadang-kadang


klien bertanya pada orang tuanya mengapa mamah dan papah terlalu sibuk
bekerja, jack ingin mamah papa banyak di rumah bersama jack, Jack ingin seperti
orangtua yang lain selalu ada di rumah, kalaupun dinas keluar kota hanya sekali-
kali saja, namun orangtua jack tidak menghiraukannya dan berkata yang penting
semua kebutuhanmu terpenuhi. Kehidupan jack berjalan seperti biasa lagi dengan
kesibukan masing-masing sampai akhirnya jack jatuh cinta pada seorang wanita
desa yang cantik dan ramah.

Suatu ketika jack berkunjung ke rumah pacarnya dan bertemu dengan seorang
pria yang sedang berbincang-bincang dengan ayah pacar jack, seketika itu hati
Jack tidak tenang dan akhirnya bertanya pada pacarnya tentang laki-laki itu,
awalnya pacar jack tidak mau memberitahu, tetapi setelah didesak oleh jack
akhirnya ia mengakui bahwa laki-laki itu adalah pacarnya, bulan depan mau
menikah karena dipaksa oleh orang tuanya dan wanita itu tidak berani menolak
permintaan orang tuanya.

Orang tua jack datang dari australia mendapat berita dari tetangga bahwa
anak satu-satunya dirawat di pusat rehabilitasi Napza, ketika mengunjungi jack,
orang tua jack menangis serta menyesali diri mengapa ia tidak mengindahkan
kata-kata jack yang menginginkan ibunya tidak terlalu sibuk. Jack dirawat selama
1 bulan dan diperbolehkan pulang.
Skenario Role Play :

Dirumah Sarah

Pada suatu ketika jack berkunjung ke rumah pacarnya dan bertemu dengan
seorang pria yang sedang berbincang-bincang dengan ayah sarah. Seketika itu hati
jack tidak tenang dan akhirnya bertanya pada pacarnya tentang laki-laki itu.

Jack : Siapa laki-laki itu Sarah ?

Sarah : Oh, laki-laki itu teman SMA aku, dia kesini cuman main aja,
kenapa ?

Jack : Cuman main ? kenapa dia serius sekali pada saat ngobrol
dengan ayah kamu ?

Sarah : hmmm, iya dia hanya ngobrol masalah hasil pertanian disini.

Jack : Jangan bohong Sarah , siapa laki-laki itu Sarah ?

Sarah : Laki-laki itu adalah tunangan Sarah, bulan depan kita akan
menikah, Sarah dipaksa oleh ayah dan Sarah tidak berani menolak permintaan
ayah.

Pada saat mendengar dari pacarnya yang selama ini peduli dengan kondisi
keluarganya, jack menjadi putus asa, dan tidak ada lagi yang dapat mendengar
kondisinya sekarang.

Pada saat itu, kehidupan Jack berantakan. Jack akhirnya lari ke narkoba jenis
kokain. Dia mendapatkan narkoba dari teman-temannya pada saat Kuliah sesudah
Jack diputuskan oleh pacarnya. Keadaannya semakin memburuk hingga akhirnya
dia dilarikan ke rumah sakit ketergantungan obat Jawa Barat, dan akan menjalani
proses rehabilitasi.
Di ruang pasien
Detha : Assalamualaikum, apa benar ini dengan Jack?
Jack : Iya benar.
Detha : Perkenalkan saya suster Detha, saya yang akan merawat anda
dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB siang nanti. Sebelumnya, anda
senang dipanggil apa?
Jack : Mas, aja sus.
Detha : Oke. Saya yang bertanggung jawab merawat mas selama mas
Jack berada di rumah sakit ini, apabila mas ada masalah atau perasaan yang tidak
dapat mas sampaikan , mas bisa menceritakannya kepada saya insyaAllah saya
akan menjaga rahasia mas. Disini saya akan melakukan pengkajian mengenai
penyakit Mas Jack agar dapat memudahkan saya untuk memberikan tindakan
perawatan yang lebih baik nantinya. Waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 15-20
menit. Apakah Mas Jack bersedia ?
Jack : Bersedia, sus.
Detha : Sebelumnya saya ingin bertanya mengenai kondisi Mas saat ini,
Apakah mas pernah dirawat dirumah sakit sebelumnya ?

Jack : Tidak sus

Detha : Apakah mas termasuk yang memiliki kepribadian


ketergantungan atau tergantung dengan orang lain ?

Jack : Iya sus, saya selalu tergantung pada pembantu saya di rumah.

Detha : Apakah mas bisa mengambil keputusan sendiri ?

Jack : Tidak bisa sus, saya selalu menanyakan ke teman saya apabila
saya mendapatkan suatu pilihan yang membuat saya bingung.

Detha : Apakah mas sering merasa tidak berguna jika tidak bisa
menyelesaikan masalah ?

Jack : Iya sus, saya selalu frustrasi dan stress apabila saya tidak bisa
menyelesaikan masalah mengenai keluarga dan kehidupan pribadi saya.

Detha : Apakah mas senang membuat konflik ?

Jack : Saya tidak pernah membuat konflik sus.


Detha : Apakah mas senang menyendiri ?

Jack : Iya sus, saya sering sekali menyendiri, karena saya jarang
bertemu dengan orangtua karena mereka semua sibuk sekali bekerja di luar kota.

Detha : Apakah mas termasuk orang yang mudah cemas ?

Jack : Tidak sus.

Detha : Apakah hubungan mas dengan keluarga harmonis ?

Jack : Hubungan saya dengan keluarga saya terutama orangtua tidak


pernah dekat sus, saya dan orangtua jarang bertemu karena mereka semua terlalu
sibuk bekerja. Dan mereka hanya mementingkan urusan pekerjaan daripada
urusan keluarganya.

Detha : Jika ada masalah mas biasanya bercerita pada siapa ?

Jack : Teman saya sus.

Detha : Apakah dikeluarga mas ada yang menggunakan extacy/ NAPZA


?

Jack : Tidak sus.

Detha : Apakah mas diberi uang saku oleh orangtua mas ?

Jack : Iya sus, saya selalu diberi uang saku berlebih karena orangtua
selalu pergi ke luar kota.

Detha : Bagaimana lingkungan tempat tinggal mas ?

Jack : Lingkungan tempat tinggal dekat dengan pusat kota sus.

Detha : Apakah teman dekat mas ada yang menggunakan NAPZA atau
menjadi pengedar NAPZA ?

Jack : Ada sus, teman dekat saya menggunakan narkoba jenis ekstasi.

Detha : Apakah mas sering merasa sendiri ?

Jack : Saya selalu merasa sendiri sus, apalagi apabila orangtua saya
tidak berada di rumah, saya selalu pergi kerumah teman saya.

Detha : Apakah mas memiliki teman dekat ?


Jack : Saya mempunyai teman dekat pada saat saya duduk dibangku
SMA sus.

Detha : Apakah mas sedang mengalami kehilangan (seperti : kehilangan


orang yang di cintai ).

Jack : Iya sus, saya kehilangan orang yang saya sangat cintai, orang itu
adalah pacar saya, saya dengan dia sudah dekat selama 2 bulan saya selalu
mengunjungi rumah dia setiap minggu, pada suatu hari saya mendapat kabar
bahwa dia akan menikah dengan pria lain, dan itu akan dilaksanakan bulan depan,
pada saat itu hati saya langsung hancur sus, saya tidak tahu harus apa lagi.

Detha : Bagaimana komunikasi mas dalam keluarga ?

Jack : Saya jarang berkomunikasi dengan keluarga karena tadi orang


tua saya sangat sibuk dengan pekerjaannya.

Detha : Apakah mas dapat mengatakan dengan jujur masalah yang


sedang dihadapi pada keluarga ?.

Jack : Saya tidak tahu sus, apa yang terjadi dalam keluarga saya. Saya
tidak mengerti mengapa keluarga saya sangat sibuk dengan urusan pekerjaan
mereka.

Detha : Bagaimana dukungan dari mas ketika mas ada masalah ?

Jack : Keluarga saya tidak pernah tahu apabila saya mempunyai


masalah dalam hidup saya sus, dan keluarga saya tidak pernah mendengar apa
yang dirasakan oleh anaknya.

Detha : Apa yang mas lakukan untuk mengatasi stress ?

Jack : Pada saat saya sedang stress, saya pergi bersama teman-teman
saya, dia juga teman dekat saya sejak SMA, saya selalu pergi ke diskotik pada
saat malam hari.

Detha : Maaf sebelumnya apakah Mas Jack memiliki kebiasaan


meminum-minuman beralkohol?
Jack : Beberapa tahun yang lalu saya memang memiliki kebiasaan
seperti itu, namun sekarang saya sudah berhenti mengonsumsi minuman
beralkohol.
Detha : Dulu, Mas Jack sering mengonsumsi minuman saat sedang apa?
Apakah hanya saat berkumpul dengan teman-teman atau bagaimana?
Jack : Awalnya saya hanya mengonsumsi jika bersama teman-teman
saja sus. Tapi, lama-kelamaaan saya semakin ketergantungan untuk terus
mengonsumsi minuman beralkohol.
Detha : Oh begitu yaaa... biasanya Mas Jack sering mengonsumsi
minuman beralkohol jenis apa?
Jack : Semua jenis saya suka ko sus.
Detha : Apakah ada barang lain yang Mas Jack konsumsi bersamaan
dengan alkohol tersebut?
Jack : ng.......(Jack terdiam beberapa saat, lalu mulai bersuara dengan
pelan) Sekitar 1 bulan yang lalu, saya adalah pengguna narkoba jenis kokain, sus.
Saya menggunakan kokain karena saya sudah frustasi dengan hidup saya,
orangtua saya sudah tidak sayang lagi sama saya, dan akhir-akhir ini pasangan
saya yang sudah lama saya kenal, akan menikah dengan pria lain, kemudian saya
bertemu dengan teman pada saat saya duduk dibangku SMA, teman saya
membujuk saya agar menggunakan obat anti stress, saya tidak tahu obat apa, pada
saat saya mencobanya saya merasakan efek yang sangat menyenangkan tubuh
saya terasa enak, dan segar sus, Pada saat itu saya mengalami ketergantungan obat
jenis ini sus.
Detha : Saya mengerti dengan apa yang mas alami, tapi mas tetap harus
semangat ya dalam menjalani hidup mas. lalu, saya ingin bertanya jenis narkoba
apa yang mas konsumsi?
Jack : Saya biasanya mengkonsumsi kokain sus
Detha : Oh jadi jenis narkotika ya mas. nah, mas menggunakan obat
tersebut dalam waktu berapa lama dan penggunaannya seperti apa?
Jack : Sangat lama sus. Mungkin sekitar 5 bulan saya menggunakan
zat haram itu. Saya menggunakan sepet sama temen-temen saya untuk masukin
obat itu
Detha : Jadi mas sudah 5 bulan menggunakan zat tersebut?
Jack : Iya sus
Detha : Saya sangat mengerti terhadap apa yang mas alami sekarang.
Saya akan merasakan hal yang sama dengan mas jika saya diposisi mas. tapi mas
harus tetap semangat dan lebih mendekatkan diri pada Allah ya mas.
Jack : Iya sus, saya benar-benar tidak mau menggunakan barang itu
lagi. Terima kasih sus
Detha : Iya, sama-sama. Nah, sekarang kami disini akan berusaha untuk
membantu Mas Jack dalam mengangani penyakit ketergantungan mas.
Jack : Baiklah, sus.
Detha : O iya apakah Mas Jack sudah makan?
Jack : Belum, sus.
Detha : Nah, berhubung sekarang adalah jadwalnya Mas Jack untuk
makan malam, saya akan siapkan ya makanan untuk Mas Jack ?
Jack : Ah, tidak.... jangan sus. Saya belum lapar.
Detha : Lohh ini kan sudah waktunya Mas Jack makan jadi Mas Jack
makan yaaa
Jack : Tidak sus, saya tidak mau makan, saya mual, sus.
Detha : Jadi Mas Jack tidak mau makan karena mual.
Andi : Iya sus
Detha : Mas Jack, mas itu harus makan, jika tidak, tubuh Mas Jack akan
semakin nge-drop. Mau ya?! Kebetulan makanan yg nanti saya akan sajikan
hangat, jadi cukup bisa mengurangi rasa mual Mas Jack.
Jack : (berfikir sejenak) Baiklah, sus.
Detha : Kalau begitu saya akan mengambil dulu makanannya ya. Mas
Jack tunggu saja.
Setelah mengambil makanan, perawat Detha kembali ke kamar pasien Jack sambil
membawa makanan kemudian perawat septi menemani pasien Jack sampai selesai
makan.
Detha : Nah, makanan sudah habis yah mas, Karena waktunya sudah
selesai. Bagaiman perasaan mas sekarang ? apakah lebih baik dari sebelumnya ?
Jack : Perasaan saya lebih tenang sus.
Detha : Sekarang mas bisa menceritakan kembali tindakan-tindakan
yang telah kita lakukan ?

Jack : Iya suster, tadi suster melakukan tindakan pengkajian dan kita
mengobrol mengenai masalah yang saya hadapi sekarang, terimakasih ya sus.

Detha : Iya mas, sama-sama, saya merasa senang sekali mas bisa
tersenyum kembali. Mas sekitar 3 jam kemudian saya akan kembali lagi menemui
mas, saya akan melakukan tindakan berupa pemberian obat karena sudah waktu
jam minum obat. Apakah mas bersedia ?

Jack : Iya sus.

Detha : Mas karena saya harus merawat pasien yang lain saya izin pamit
terlebih dahulu, apabila mas membutuhkan sesuatu mas bisa memencet bel di
sebelah mas, atau memanggil saya dengan menyuruh ibu mas, terimakasih atas
kerjasama mas , saya pamit ,Assalammualaikum wr. wb.

Jack : Waalaikumsalam wr. wb.

Kemudian perawat Detha mengisi dokumentasi keperawatan dan akan melakukan


pengkajian terhadap keluarga pasien untuk melengkapi data yang didapat dari
pasien.
Di ruang
Detha : Assalammualaikum wr. wb
Ibunda Jack : Waalaikumsalam wr. wb
Detha : Benar dengan ibunda jack ? perkenalkan nama saya suster
Detha,
Ibunda Jack : Benar sus, oh iya sus
Detha : Saya yang bertanggung jawab merawat anak ibu selama anak
ibu Jack berada di rumah sakit ini, apabila ibu ada masalah atau perasaan yang
tidak dapat ibu sampaikan , ibu bisa menceritakannya kepada saya insyaAllah
saya akan menjaga rahasia keluarga ibu. Nah hari ini saya akan melakukan
tindakan berupa pengkajian. Pengkajian ini dilakukan untuk melengkapi data yang
sudah ada, data yang sebelumnya saya sudah dapatkan dari anak ibu Jack, pada
saat kemarin . Lamanya waktu dalam tindakan ini kira-kira sekitar 15 menit. Nanti
setelah tindakan kita dapat mengobrol-ngobrol mengenai masalah yang dihadapi
keluarga ibu. Apakah ibu bersedia melakukan tindakan bersama saya ?
Ibunda Jack : Iya sus
Detha : Begini bu, tadi saya sudah melakukan pengkajian terhadap anak
ibu Jack, dan tadi juga saya sudah bertanya-tanya mengenai masalah yang dialami
Jack, sehingga dia dapat mengkonsumsi Narkoba.
Ibunda Jack : Terus, bagaimana sus, hasil dari anak saya ?
Detha : Sebenarnya Jack merupakan anak yang baik, Jack sangat
kooperatif dengan saya dan juga tim kesehatan yang lain, sebenarnya apakah ibu
dan suami ibu selalu ada di rumah menemani Jack ?
Ibunda Jack : Sebenarnya kami jarang sekali dirumah Sus, saya dan juga
suami selalu pergi ke luar kota dan luarnegeri untuk alasan bisnis yang tidak dapat
saya tinggalkan, saya titipkan anak saya dengan pembantu saya dirumah.
Detha : Jadi, ibu dan suami jarang berada di rumah ?
Ibunda Jack : Iya sus.
Detha : Apakah Jack selalu bertanya mengapa ayah dan ibu tidak pernah
berada dirumah ?
Ibunda Jack : Iya sus, pada saat itu Jack pernah mengatakan kepada saya,
mengapa ibu dan ayah jarang berada di rumah, dia ingin seperti anak yang lain,
tapi pada saat itu saya hanya mengatakan yang penting semua kebutuhanmu
terpenuhi, saya tidak pernah memperhatikan kondisi dia,saya tidak pernah tau
saya tahu sus, saya dan suami saya memang salah.
Detha : Baik, sepertinya saya sudah tahu mengapa anak ibu terjerumus
ke narkoba, Oke kalau begitu saya sudah mendapatkan data yang cukup lengkap
mengenai kondisi anak ibu saat ini, nah karena besok anak ibu sudah di izinkan
pulang oleh pihak rumah sakit, jadi besok saya akan memberikan penyuluhan atau
pendidikan kesehatan mengenai masalah anak ibu, agar anak ibu tidak terjerumus
kembali ke obat-obatan terlarang seperti narkoba, waktunya kira-kira besok, pukul
09.00 WIB , apakah ibu bersedia ?
Ibunda Jack : Baik sus, saya bersedia.
Detha : Terimakasih atas kerjasama ibu karena sudah menyempatkan
waktunya sehingga kita bisa berbincang-bincang mengenai masalah ibu saat ini,
semoga anak ibu Jack dapat cepat sembuh dan dapat melakukan aktivitas seperti
biasanya. Karena waktunya juga sudah selesai, terimakasih apabila ada apa-apa
ibu bisa memanggil saya atau di ruang perawat, terimakasih ibu
Wassalammualaikum wr. wb
Ibunda Jack : Sama-sama sus, Waalaikumsalam wr. wb
Keesokan harinya, sebelum pulang, Detha sudah melakukan kontrak dengan
Ibunda Jack, untuk melakukan penyuluhan mengenai bahaya narkoba apabila di
konsumsi kembali.
Detha : Assalammualaikum wr. wb
Ibunda Jack : Waalaikumsalam wr. wb
Detha : Sudah mau siap-siap pulang yah bu?
Ibunda Jack : Iya sus.
Detha : Sesuai dengan janji saya, hari ini saya akan melakukan
pendidikan kesehatan kepada keluarga ibu, waktunya kira-kira sekitar 15 menit
apakah ibu dan mas bersedia ?
Ibunda Jack : Bersedia Sus

Anda mungkin juga menyukai