Anda di halaman 1dari 2

Nama : Nugroho Azis Wahyu Prasetyo

NIM : 3161015
Prodi : D-IV Teknologi Laboratorium Medik
Pertanyaan
Mengapa langit itu biru?

Jawab
SainsMe Pernahkah kamu berpikir mengapa langit dan laut itu tampak biru?
Padahal kalau kita dekati, langit dan laut itu tidak berwarna. Warna biru yang kita
lihat di langit itu merupakan hasil dispersi cahaya matahari.
Matahari memancarkan cahaya putih ke bumi. Bumi dilindungi oleh atmosfer
yang tersusun dari berbagai macam gas seperti nitrogen, oksigen, argon, dan juga
uap air yang akan menyerap cahaya putih tadi.

Mengapa ya langit berwarna biru?


Kalau kamu ingat, di pelajaran fisika pernah disinggung mengenai cahaya putih
yang jika dilewatkan bidang prisma, maka akan terdispersi menjadi spektrum
cahaya.
Nah, begitu juga dengan cahaya matahari, cahaya ini setelah masuk melewati
atmosfer bumi, akan terdispersi menjadi berbagai macam panjang gelombang.
Masing-masing panjang gelombang ini akan muncul sebagai berbagai macam
warna seperti warna pelangi.
Setiap warna dipancarkan pada ketebalan prisma yang berbeda. Panjang
gelombang yang tinggi jika ditangkap oleh mata akan terlihat sebagai warna
merah, orange, dan kuning. Sedangkan panjang gelombang yang rendah dikenali
oleh mata sebagai warna biru, ungu, dan hijau.
Warna-warna yang memiliki panjang gelombang tinggi tadi akan diteruskan
secara lurus sedangkan warna-warna yang panjang gelombangnya rendah akan
disebarkan ke segala arah. Itulah mengapa warna biru menjadi dominan di langit
karena warna biru dari cahaya matahari disebarkan ke segala arah.
Peristiwa yang dijelaskan pada paragraf di atas dinamakan Rayleigh scattering.
Menurut Rayleigh, cahaya yang memiliki panjang gelombang rendah akan
memiliki intensitas perpendaran yang lebih besar.
Ketika senja menjelang, langit akan berubah warna menjadi merah kekuningan.
Hal ini terjadi karena posisi matahari yang tadinya tepat di atas kita berubah
menjadi serong sehingga jarak pandang kita juga berubah.
Karena jarak yang berubah ini, maka ketebalan atmosfer yang ditembus cahaya
matahari hingga ke mata kita juga bertambah tebal. Atmosfer bumi kita dapat
dianalogikan seperti prisma yang akan meneruskan cahaya dengan warna tertentu
pada ketebalan tertentu.
Warna yang memiliki panjang gelombang tinggi seperti warna merah diteruskan
pada atmosfer yang lebih tebal sehingga warna langit tampak merah jingga pada
saat matahari terbit atau terbenam. Warna biru pada laut tak lain merupakan
pantulan dari warna langit. Begitulah ceritanya, mengapa langit dan laut berwarna
biru.