Anda di halaman 1dari 7

Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

PERTEMUAN 3
PEMBAGIAN TUGAS DALAM ORGANISASI
Mata Kuliah: Manajemen Industri
Dosen Pengampu: Estiningsih TH. ST. MT.

PENGANTAR
Tugas organisasi untuk dapat menjelaskan perbedaan antara wewenang
dan tanggung jawab ke atas maupun ke bawah.
Istilah wewenang digunakan sampai sekarang yang berkaitan dengan
kekuasaan, padahal dari segi manajemen keduanya berbeda, wewenang
terbatas pada tugas dan tanggung jawab yang diberikan dari atasan, sedangkan
kekuasaan adalah semacam wewenang yang tidak mengenal batas-batas
tertentu serta lebih cenderung pada power, kalau wewenang adalah authority
dalam tugas dan tanggung jawab.
Jika perusahaan menitik beratkan sasaran dan hasil, maka harus
dipertimbangkan bahwa manusia pada dasarnya memiliki potensi yang sangat
besar sehingga pembinaan yang secara terus menerus akan dapat
menyesuaikan kemampuan tenaga kerja tersebut.

TUJUAN PERKULIAHAN
Pada topik ini akan dibahas tentang pembagian tugas dan struktur organisasi,
diharapkan mahasiswa dapat :
Menjelaskan kewenangan dan tanggung jawab di dalam suatu
organisasi
Menjelaskan bagaimana mempermudah sistem komunikasi yang efisien
dalam mewujudkan suatu perintah dari atasan ke bawahan, pemberian
laporan dari bawahan ke atasan.
Menjelaskan perlunya pembinaan tenaga kerja

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


17
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

DESKRIPSI MATERI

Untuk menghindari jangan sampai kesalahan dalam penempatan,


beberapa test ternyata sangat bermanfaat. Hasil test yang digunakan di Cross
Validasi dengan hasil penilaian latar belakang pendidikan, pengalaman kerja
dan wawancara.

Test yang baik digunakan dalam menyaring tenaga kerja, adalah sebagai
berikut

1. Test Keahlian
Berkaitan dengan jabatan yang akan dipangku, mengandung unsur-unsur
penting dalam jabatan tersebut dan perlu dikuasai oleh para calon.
2. Test Bakat dan Ketangkasan
Untuk menguji ketangkasan berhitung, mengambil kesimpulan dari suatu
yang abstrak, menilai sesuatu secara kritis dan menguji pikiran yang logis.
Sebaiknya dilengkapi juga dengan test bahasa asing yang diperlukan dan
test kepengawasan bagi calon-calon pengawas.
3. Kemampuan dalam Mempersiapkan dan Menggunakan Data.
Pekerjaan ini meliputi :
Kemampuan menganalisa
Kemampuan membuat sintesa
Kemampuan mengkoordinir
Kemampuan berkomunikasi lisan yang baik
Sanggup menduga akan adanya masalah atau kekurangan
perbekalan, pengetahuan kerja dan produktivitas adalah aspek ini.
4. Sifat-Sifat Pribadi dan Hubungan dengan Sesama Karyawan
Meliputi bagaimana karyawan tersebut bereaksi terhadap kritik
membangun, kejujuran, kesetiaan dan tanggung jawab, kreativitas
bermutu, hubungan dengan orang lain sampai dimana karyawan tersebut
dapat dipercaya dalam pekerjaannya
5. Test Latar Belakang Sosiologis Filosofis

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


18
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Sangat berguna untuk mengetahui latar belakang sosiologis dan


pandangan hidup calon-calon karyawan terutama dalam hal
perusahaan ganda bangsa
Proses pemilihan calon karyawan akan dilaksanakan seperti gambar di
halaman berikutnya

1. Penelitian
Surat Lamaran

2. Wawancara 1

3. Mengisi
Formulir
Lamaran

4. Test-test DAT
Bahasa Inggris

5. Wawancara II
Di tempat kerja
Tidak sehat, impresi pertama yang kurang baik

6. Penelitian
Riwayat Hidup
Hasil-hasil test kurang memuaskan
Riwayat hidup kurang memuaskan

Impresi ke dua yang kurang baik

7. Penelitian Dept Masuk daftar


Personalia tunggu calon
Riwayat hidup kurang baik

Keputusan negatif 8. Pemilihan


Dept ybs

9. Screening
bebas G 30 S

Dicurigai/diragukan
Kurang sehat 10. Pemeriksaan
kesehatan

11. Penempatan

Gambar 1 : TEST PEMILIHAN KARYAWAN


S1 Teknik Industri Universitas Pamulang
19
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Penggunaan Peralatan dan Bahanbahan


Aspek ini mencakup ketrampilan dan kemampuan mengerjakan sesuatu,
penggunaan waktu dengan cermat, kecekatan dan ketelitian,
kesanggupan, kecekatan dalam memelihara peralatan dengan baik dan
produktivitas dalam aspek ini tinggi
Cara memberi penilaian tidak boleh dipengaruhi oleh perasaan atasan
terhadap bawahan, yang harus disadari eleh atasan bahwa karyawan
diberi upah oleh perusahaan untuk bekerja dan bukan untuk
menyenangkan atasannya.

Latihan dan pembinaan di dalam perusahaan adalah suatu investasi, maka


prosesnya disebut investasi modal manusia yang harus dipertimbangkan
keuntungan dan biaya yang dikeluarkan.

Biaya latihan, adalah upah keseluruhan karyawan ditambah dengan nilai


masa tidak bekerja dan biaya langsung latihan tersebut. Dilakukan dengan
masa latihan jumlahnya dihitung dengan menggunakan dasar nilai kini.
Program latihan sebaiknya dibedakan untuk meningkatkan keahlian
operasional (teknikal) dan untuk mengembangkan fungsi manajemen.

Adapun fungsi manajemen adalah untuk membina organisasi, memimpin dan


mengawasi, sesuai dengan perekonomian dan perdagangan dunia yang saling
bergantung satu dengan yang lainnya, sedangkan tingkatan besar vertikal
manajemen terdiri dari 3 (tiga) tingkatan, yaitu :

1. Pimpinan utama
2. Pimpinan bagian (departemen)
3. Pimpinan kepegawaian

Satu lagi fungsi manajemen yang disebut fungsi ekstra perusahaan, dimana
di luar ruang lingkup organisasi dan tujuan utama perusahaan adalah
memelihara hubungan yang serasi dengan :

a. Berbagai negara
b. Pemerintah dimana perusahaan beroperasi
c. Keluarga para karyawan perusahaan

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


20
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

Disebut ekstra karena tujuannya tidak semata-mata untuk menambah surplus


di atas segala perongkosan, melainkan untuk menjalin hubungan yang
bersahabat.

Tanpa hubungan baik sebuah perusahaan akan mengalami kesulitan


psikologis, sosiologis dan politis sepanjang perusahaan tersebut ada.

Biaya yang ditimbulkan karenanya tidak boleh dimasukkan ke dalam ongkos


operasional keseluruhannya, jadi harus tersendiri dan sedapat mungkin
diambil dari sebagian deviden tahunan.

Tujuan ini adalah untuk memenuhi kewajiban moral perusahaan terhadap


lingkungan dimana perusahaan beroperasi. Dengan istilah lain adalah fungsi
adat istiadat (humanistis) perusahaan ganda bangsa merasakan perlunya
fungsi tersebut.

RINGKASAN
Suatu organisasi tidak dapat berfungsi dengan baik dan efisien jika segala-
galanya dilaksanakan atas dasar kekuasaan.
Kekuasaan yang dibarengi dengan paksaan dapat mengakibatkan timbulnya
halangan yang tidak diinginkan, sedangkan wewenang dapat diterima oleh bawahan
sebagai hak dan kewajiban seorang pemimpin.
Di dalam suatu badan usaha wewenang resmi sifatnya, sedangkan
kekuasaan tidak. Para pemegang saham, pemimpin utama dan para manajer
semuanya menghormati wewenang manajemen.

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


21
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

LATIAHAN SOAL/TUGAS
PERTEMUAN 3 : PEMBAGIAN TUGAS DALAM ORGANISASI
Mata Kuliah : Manajemen Industri

Nama : ...........................................................................)*
NIM : ...........................................................................)*
Dosen : Estiningsih TH. ST. MT
)* : Diisi oleh mahasiswa

PETUNJUK
Bacalah topik materi pertemuan 3 PEMBAGIAN TUGAS DALAM
ORGANISASI
Jawablah pertanyaan di bawah ini secara berurutan
Selesai diskusi klik Save As, kemudian save file dengan nama file (File Name)
Latihan Soal/Tugas Pertemuan 3 : PEMBAGIAN TUGAS DALAM
ORGANISASI

PERTANYAAN

1. Mengapa di dalam badan usaha wewenang bersifat resmi, sedangkan


kekuasaan tidak
2. Berikan penjelasan kelebihan dan kekurangan dari struktur organisasi bentuk
ceper
3. Berikan penjelasan apakah pelatihan merupakan satu-satunya cara untuk
meningkatkan produktivitas.

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


22
Modul Manajemen Industri Program Studi Teknik Industri

DAFTAR PUSTAKA
1. Silalahi, B.N.B. dan Silalahi, R.B. MANAJEMEN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA, LPPM, Jakarta 1985
2. Kotter, John P. THE GENERAL MANAGERS, The Free Press, London 1982
3. Peter, Dan. TECHNIQUE OF SAFETY MANAGEMENT, Mc. Graw Hill
Book Co, New York 1971
4. THE EDUCATION AND TRAINING OF ENGINEERS FOR
ENVIRONMENTAL HEALTH, I.L.O, Geneva 1970

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang


23