Anda di halaman 1dari 5

SHAKING TABLE

Kel. 6, anggota:
1. 008 mj
2. 016 afif
3. 301 amal
4. 307 asrafil
5. 310 Yamsyar

A. Definisi Alat
Konsentrasi gravitasi adalah proses pemisahan materialmaterial yang berharga dan
tidak berharga dalam suatu bahan galian akibat gaya-gaya dalam fluida berdasarkan atau
tergantung pada perbedaan densitas, bentuk dan ukuran. Salah satu metode konsentrasi
gravitasi adalah shaking table.
Shaking table merupakan salah satu alat pemisah material pada metode konsentrasi
garvitasi yang berdasarkan pada aliran horizontal. Alat ini digunakan untuk memisahkan
material dengan cara mengalirkan air yang tipis pada suatu meja bergoyang, dengan
menggunakan media aliran tipis dari air (flowing film concentration). Alat yang digunakan
disebut shaking table atau meja goyang.

B. Bagian-bagian alat dan fungsinya


Proses pemisahan mineral pada shaking table terjadi karena adanya sentakan meja
yang ditimbulkan oleh headmotion dan aliran air tipis dipermukaan meja dari water filling.
Gambar 2.1 Shaking table
Mineral berat yang memiliki gaya gesek yang lebih besar maka akan terlempar ke samping
(searah sentakan meja).

Gambar 2.2 Bagian-bagian Shaking table


Untuk mineral yang berukuran halus akan terlempar ke samping lebih jauh dibanding
dengan mineral yang berukuran kasar. Mineral ringan berukuran kasar akan terdorong oleh
aliran air lebih jauh dari pada mineral berat berukuran halus. Untuk memisahkan
partikel, maka perlu dipasang riffle (penghalang). Fungsi riffle yaitu untuk membentuk
turbulensi dalam aliran sehingga partikel ringan diberi kesempatan berada diatas dan
partikel berat relatif di bawah.

C. Jenis atau tipe alat


Pada dasarnya perbedaan jenis shaking table ini terletak dari posisi head motion dan
bentuk riffle-nya. Jenis meja goyang (shaking table) antara lain :
1. Wilfley Table
Alat ini berbentuk empat persegi panjang dengan riffle dibuat mulai dari ukuran
pendek hingga panjang. Faktor yang sering diubah dalam penggunaan alat ini yaitu
kemiringannya. Penggunaan riffle yaitu dengan tinggi minimal feed dan lebar feed.
2. Butchart Table
Bentuk head motion hampir sama dengan wilfley table tetapi berbeda pada riffle-nya.
Riffle pada alat ini membengkok kearah atas. Dengan riffle ini material dipaksa untuk
naik pada bagian riffle yang membelok ke arah atas sebelum sampai ke tempat
konsentrat. Mekanisme kerjanya yaitu material bergerak kekiri dan air bergerak
kekanan, sehingga material ringan akan terbawa arus air sedang material berat akan
berjalan terus.
3. Card Table
Riffle berbentuk triangular yang agak kasar dan pembuatannya langsung pada dek
tersebut
4. Deister Overstorm ( Plat O Table)
Bentuk deck-nya rombohedral. Pemisahan antara konsentrat, middling dan tailing
tidak jelas karena posisi peyimpanan hasil pemisahannya yang berdekatan sekali.

D. Mekanisme penggunaan alat


Prinsip kerja shaking table adalah berdasarkan perbedaan berat dan ukuran partikel
terhadap gaya gesek akibat aliran air tipis. Partikel dengan diameter yang sama akan
memiliki gaya dorong yang sama besar. Sedangkan apabila specific gravity berbeda maka
gaya gesek pada partikel berat akan lebih besar daripada partikel ringan. Karena pengaruh
gaya dari aliran maka partikel ringan akan terdorong atau terbawa lebih cepat dari partikel
berat searah aliran air.
Gerakan relatif horizontal dari motor menjadikan partikel berat akan bergerak lebih cepat
daripada material ringan dengan arah horizontal. Untuk itu perlu dipasang riffle (penghalang)
untuk membentuk turbulensi dalam aliran sehingga partikel ringan diberi kesempatan
berada di atas dan partikel berat relatif di bawah.

Kekasaran permukaan meja sangat menentukan perolehan dan proses pemisahan. Untuk
membantu pemisahan, meja digoyangkan secara horizontal membentuk getaran. Ada
kemungkinan
Gambarbahwa posisiAirmineral
2.3 Aliran berat kasar jadi satu dengan mineral ringan halus.
Dan Material

Susunan ini disebabkan karena pengaruh kecepatan aliran dan gaya dorong air
sehingga mineral ringan dan kasar akan lebih besar mendapatkan gaya dorong air.
Sebaliknya apabila campuran mineral berat dan ringan dijatuhkan dari atas ke sebuah
aliran air, maka susunannya adalah sebagai berikut.
a. Mineral berat dan kasar akan terletak paling dekat dengan sumbernya.
b. Mineral ringan halus akan paling jauh dari sumbernya.

Gambar 2.4 Pemisahan Tailing Dengan Konsentrat


E. Manfaat dan kegunaan alat
Tujuan utama proses konsentrasi adalah meningkatkan (mempertinggi) kadar mineral
berharga sehingga diperoleh konsentrat dengan kadar mineral berharga tinggi dan rendah
tailing. Tahap konsentrasi pada pengolahan bahan galian bekerja berdasarkan sifat fisika dan
kimia dari bijih yang akan diolah. Metode konsentrasi gravitasi digunakan untuk
melakukan proses pemisahan konsentrasi berbagai macam bahan, mulai dari logam berat
sulfida seperti galena hingga untuk batubara pada ukuran partikel tertentu.
Penggunaan meja goyang tersebut merupakan salah satu alat utama dari konsentrasi
gravitasi untuk pemisahan antara tailing dan konsentrat, seperti timah, bijih logam, juga
termasuk untuk klasifikasi bijih besi dan batubara. Pada saat pemprosesan bijih dan
sebagainya ukuran material yang efektif pada alat ini adalah 2-0,22 millimeter.

F. Kelebihan penggunaan alat


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sumber:
http://met-solvelabs.com/library/articles/mineral-processing-introduction (Mineral Processing
Introduction, Introduction to Mineral Processing, By Ish Grewal, M.A.Sc. P.Eng., diakses tgl 24
september)
http://www.zzywzg.com/en/xinwen_Show.asp?ArticleID=648 (Mineral gravity, Zhengzhou ZY
Machinery CO.,LTD, diakses tgl 24 september)

Heriyadi, Bambang. Et Al. 2014. Perhitungan Pengaruh Kemiringan Dan Debit Air Pada
Pemakaian Shaking Table Dalam Pengolahan Bijih Timah Low Grade Di Pos Pam
Pengarem Pt Timah (Persero) Tbk. Vol. 1, No. 1
Munaf, Yulman. 2012. Pengujian Tilting Dan Shaking Table Untuk Mengkaji Stabilitas Dinding
Penahan Tanah Akibat Beban Gempa. Jurnal Artikel, Vol. 12, No.3