Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

CUCI TANGAN

Judul : Penyuluhan Cuci Tangan 6 Langkah


Hari/tanggal : 31 Agustus 2016
Tempat : Balai Desa Kedung Kandang, Kota Malang
Waktu : 20 menit
Penyaji : Mahasiswa D-4 Keperawatan Malang Poltekkes Kemenkes Malang
Audiens : warga desa Kedung Kandang Kota Malang

A. Latar Belakang
Mencuci tangan merupakan langkah yang cukup penting untuk mencegah penyebaran
penyakit. Tangan merupakan salah satu jalur penularan berbagai penyakit menular seperti
penyakit gangguan usus dan pencernaan (diare, muntah) dan berbagai penyakit lainnya yang
dapat berpotensi membawa kepada arah kematian.
Tangan merupakan salah satu penghantar utama masuknya kuman penyakit ke tubuh
manusia. Kontak dengan kuman dapat terjadi di mana saja, terutama tempat yang kotor. Pada
saat terjadi bencana maka kondisi lingkungan akan memburuk dan menjadi lebih kotor. Hal
tersebut menyebabkan kuman lebih cepat berkembangbiak. Disisi lain, bencana yang disertai
dengan pengungsian sering menimbulkan masalah kesehatan masyarakat seperti penyakit
menular. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kebersihan diri dan dan sanitasi
lingkungan.
Fakta saat ini menunjukan masih rendahnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada
saat penting dalam masyarakat yaitu sebelum makan 14,3%, sesudah buang air besar 11,7%,
setelah menceboki bayi 8,9%, sebelum menyuapi anak 7,4% dan sebelum menyiapkan
makanan hanya 6%. Hal ini membuktikan masih belum adanya kesadaran mencuci tangan
guna mencegah penyebaran penyakit.
Maka dari itu upaya upaya penanggulangan dan pencegahan diare
pada masyarakat rawan bencana banjir terutama kepada masyarakat di
daerah rawan bencana dengan memberikan pendidikan kesehatan sebagai
upaya mitigasi yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak dari bencana.
Perlu suatu upaya terpadu dan menyeluruh dari semua pihak untuk
mengurangi masalah yang dialami oleh pengungsi ketika ada bencana.
Oleh karena itu kami mengangkat judul Cuci Tangan guna meminimalisir
terjadinya penyakit yang timbul pada masyarakat pasca bencana.

B. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit masyarakat diharapkan dapat mengerti dan
dapat mempraktekkan cara mencuci tangan yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Instruksional Khusus


1. Menjelaskan tentang definisi mencuci tangan
2. Menjelaskan tentang tujuan mencuci tangan
3. Menjelaskan tentang bagaimana langkah mencuci tangan yang baik dan benar
4. Menjelaskan tentang 5 Waktu cuci tangan di kehidupan sehari-hari

D. Sasaran
Adapun sasaran dari penyuluhan ini ditujukan khususnya kepada masyarakat desa Kedung
Kandang Kota Malang.

E. Materi (terlampir)
1. Pengertian mencuci tangan
2. Tujuan mencuci tangan
3. Bagaimana langkah mencuci tangan yang baik dan benar
4. Lima waktu penting cuci tangan di kehidupan sehari-hari

F. Alat Bantu
Handrub

G. Kepanitiaan
Ketua penyuluhan : Moh. Khoirul Huda
Moderator : Deva Resti Anggraini
Fasilitator : Luluk Mamluatul Ulumy

Agni Ayu Murbarani


Penyuluh : Alifatul Ula Masuf
H. Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi cuci tangan menggunakan handrub

I. Kegiatan Penyuluhan

NO TAHAP KEGIATAN ALOKASI METODE ALAT EVALUASI


WAKTU PERAGA
(MENIT)
1. Pembukaan Salam 2 menit - Peserta penyuluhan
pembukaan memperhatikan
Sambutan ketua penyuluhan dengan
pelaksana baik
Doa pembukaan

2. Penjelasan Penjelasan 10 menit Ceramah Leaflet Peserta mampu


Tanya Alat tulis
definisi cuci memahami dan
jawab Kursi
tangan mempraktekkan
Penjelasan cara mencuci
tujuan cuci tangan yang baik
tangan dan benar.
Penjelasan
mengenai
langkah cuci
tangan yang
benar.
Penjelasan
mengenai lima
waktu yang
baik untuk
cuci tangan di
kehidupan
sehari-hari
Tanya jawab

3. Demonstrasi Demonstrasi 3 menit Latihan Handrub Redemonstrasi


mengenai cara
cuci tangan
4. Evaluasi Demonstrasi 3 menit latihan handrub peserta mampu
ulang cuci tangan memahami dan
mempraktekkan
cara cuci tangan
yang benar
4 Penutup Doa penutup 2 menit - - Peserta penyuluhan
Salam penutup menunjukkan
kepuasan terhadap
penyuluhan

J. Kriteria Evaluasi
Peserta mengerti dan memperagakan bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Lampiran

1. Pengertian
Mencuci tangan adalah menggosok kedua pergelangan tangan secara kuat
dengan cara bersamaan biasa memakai zat pembersih yang dan dibilas dengan air
mengalir dengan maksud atau tujuan untuk menghilangkan mikroorganisme
sebanyak mungkin.
2. Tujuan dan Manfaat Mencuci Tangan
Menurut Hidayat (2005) mencuci tangan bertujuan untuk:
a. Mencegah terjadinya infeksi melalui tangan.
b. Membantu menghilangkan mikroorganisme yang ada di kulit atau tangan.
3. Saat Mencuci Tangan
Ada lima saat penting untuk melakukan cuci tangan pakai sabun, yaitu:
a) sebelum makan
b) sesudah buang air besar atau buang air kecil di toilet
c) sebelum memegang bayi
d) sesudah menceboki bayi/ anak
e) sebelum menyiapkan makanan.
4. Teknik Mencuci Tangan yang Benar
Mencuci tangan dengan sabun
a) Basahi tangan dengan air di bawah kran atau air mengalir.
b) Ambil sabun cair secukupnya untuk seluruh tangan, akan lebih baik jika sabun
yang mengandung antiseptik.
c) Ratakan sabun dengan kedua telapak tangan
d) Gosoklah punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian
e) Gosoklah kedua telapak tangan serta sela-sela jari
f) Ketupkan kedua jari-jari tangan kanan dan kiri
g) Gosok ibu jari kiri memutar di dalam genggaman tangan kanan
h) Gosokkan ujung jari-jari di telapak tangan dengan gerakan memutar secara
bergantian
i) Bilas kedua tangan dengan air mengalir
j) Keringkan dengan lap tangan atau tissue kering
DAFTAR PUSTAKA

Kemenkes RI. 2013. Cuci Tangan yang Baik dan Benar, (dikutip dari
www.kemenkes.gov.id/cucitanganyangbaikdanbenar, diunduh pada 17 Mei 2016)
SATUAN ACARA PENYULUAHAN

CUCI TANGAN

Oleh:

Kelompok 2

1. Moh. Khoirul Huda (1401460015)


2. Deva Resti A. (1401460034)
3. Luluk Mamluatul Ulumy (1401460035)
4. Alifatul Ula Masuf (1401460040)
5. Agni Ayu Murbarani (1401460047)

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D-4 KEPERAWATAN MALANG
AGUSTUS 2016