Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK

PROGRAM DIPLOMA III

AKADEMI FARMASI HANG TUAH JAKARTA

KTI, DESEMBER 2014

Nama : Agung dwi Putra

Catur Rahayu

Nina Rusmiyanti

Judul KTI : Analisis Residu beberapa Pestisida Golongan Organoklorin pada Daging

Sapi

Rangkuman :

Perubahan iklim merupakan tantangan bagi usaha peternakan khususnya peternakan sapi.
Dampak perubahan iklim tersebut akan mempengaruhi keamanan pakan ternak. Demi
meningkatkan keamanan pakan ternak tersebut maka, digunakanlah penambahan pestisida, salah
satunya adalah pestisida golongan organoklorin (OC) antara lain Lindan, Heptakhlor,
Endosulfan, Aldrin, Dieldrin; yang merupakan salah satu pestisida yang paling berbahaya karena
bersifat persisten. Tujuan penelitian ini guna mengetahui kadar residu pada daging sapi dari
peternakan di Jakarta Pusat.

Analisis residu dalam daging sapi dilakukan dengan menggunakan kromatografi gas
(GC). Sampel yang sebelumnya sudah dimurnikan dengan larutan aseton, dimasukkan ke dalam
kolom (syringe) yang terhubung dengan cartridge SepPak C18. Kemudian ditambahkan larutan
aseton dan etil asetat (50 : 50) lalu dimurnikan kembali kedalam kolom florisil. Kemudian
ditambahkan larutan diklorometan, asetonitril, dan heksan; lalu dievaporasi hingga kering dan
diencerkan dengan 2 ml heksan untuk diinjeksikan kedalam gas chromatography-electron
capture detector (GC-ECD) dengan suhu 240oC (injektor), 220oC (kolom), dan 300oC (detektor)
dan dengan kecepatan gas nitrogen adalah 40 ml/menit.
Hasil analisis menunjukkan bahwa residu pestisida golongan organoklorin pada daging
sapi mencapai 0,81 ppb (Lindan), 1,88 ppb (Heptakhlor), 1,14 ppb (Endosulfan), dan 0 ppb
(Aldrin dan Dieldrin). Dilihat dari data tersebut maka dapat disimpulkan terdapat hubungan erat
terhadap jenis residu pestisida pada daging sapi sebagai produk ternak yang dihasilkan.

Kata Kunci : residu, pestisida, daging sapi, kromatografi gas


Daftar Pustaka: 15 buku, 3 Jurnal.
ABSTRACT

DIPLOMA III PROGRAMME

HANG TUAH PHARMACEUTICAL COLLEGE JAKARTA

RESEARCH, DECEMBER 2014

Name : Agung Dwi Putra

Catur Rahayu

Nina Rusmiyanti

Title of Research : Analysis of Some Organochlorine Pesticides Residues In Beef

Summary :

Climate change is a challenge for the livestock business especially dairy farms. The
climate change impacts will affect the safety of animal feed. In order to improve the livestock
feed security, extensive addition of pesticides, one of which is the organochlorines pesticides
(OCs), among others, Lindane, Heptachlor, Endosulfan, Aldrin, Dieldrin; that is one of the most
dangerous pesticides because it is persistent. The purpose of this research is to know the levels of
residues in beef from ranches in Central Jakarta.

Analysis of residue in beef is done using gas chromatography (GC). Previously samples
were purified by acetone solution, inserted into the column (syringe) which is connected with
SepPak C18 cartridge. Then added the acetone solution and ethyl acetate (50: 50) and then
purified back into column florisil. Then added a solution of Acetonitrile, dichloromethane, and
hexane; and then is evaporated until dry and diluted with 2 ml of hexane to be injected into a
gas chromatography-electron capture detector (GC-ECD) with a temperature of 240 oC
(injector), 220C (columns), and 300oC (detector) and with the speed of nitrogen gas is 40
ml/min.
Results of the analysis show that pesticide residues the organochlorines in beef reached
0.81 ppb (Lindane), 1.88 ppb (Heptachlor), 1.14 ppb (Endosulfan), and 0 ppb (Aldrin and
Dieldrin). Views from these data then can be concluded there is a close relationship to the type
of pesticide residues in beef as a product of livestock produced.

Key words : residues, pesticides, beef, gas chromatography


Bibliography : 15 books, 3 Journals.