Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Program studi kimia resmi dibuka pada tahun 1947 dengan surat keputusan dari
Direktur Jendral Pendidikan Tinggi saat itu yaitu Sukadji Ranuwihardjo, Nomor :
119/DIKTI/KEP/1984 pada 29 September 1984. Perubahan nama dan fungsi dari Departemen
Kimia menjadi Program Studi Kimia berlaku sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Rektor
Institut Teknologi Bandung saat itu, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc., Nomor :
222/SK/K01/OT/2005, tentang Pengelolaan Satuan Akademik Di Lingkungan Institut
Teknologi Bandung.
Program Studi ITB memiliki visi untuk menjadi penyelenggara pendidikan, penelitian
dan penerapan terpadu ilmu kimia yang bermutu internasional berdasarkan perkembangan
ilmu yang paling mutakhir serta diakui sebagai institusi rujukan yang terlibat aktif dalam
jaringan ilmiah nasional dan internasional. Program Studi Kimia ITB berusaha untuk menjadi
penentu arah dalam perkembangan ilmu kimia dan terapannya sesuai dengan sumber daya
yang ada di Indonesia demi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat. Selain itu, misi
yang dibawa oleh Program Studi Kimia ITB adalah sebagai berikut :

1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat


secara kreatif dan inovatif yang dipandu oleh tata nilai dan norma yang diakui dan berlaku di
masyarakat serta ditopang oleh keterbukaan dalam suasana akademik yang kondusif.
2. Menghasilkan sarjana, magister dan doktor dalam ilmu kimia yang mempunyai
kemampuan kognitif, etos kerja yang tinggi, sikap dan perilaku yang bertanggung jawab dan
selalu menjunjung tinggi kebenaran sehingga mampu menghadapi tantangan masa depan
yang sarat perubahan dan kecanggihan.
3. Memberikan kontribusi pada pengembangan, penerapan dan penyebarluasan ilmu
kimia melalui penelitian sebagai sumbangsih terhadap khazanah ilmu pengetahuan dan
teknologi serta berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan
kimia di masyarakat demi kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya dan kemanusiaan
pada umumnya.
4. Membantu pengembangan pendidikan kimia di Perguruan Tinggi lain baik negeri
maupun swasta di Indonesia dan melengkapi pendidikan dasar bagi departemen / program
studi lain yang membutuhkan.

Program Kimia ITB memiliki beberapa kelompok keahlian yaitu Kimia Analitik,
Kimia Organik, Biokimia, Kimia Anorganik dan Kimia Fisik. Kimia Fisik merupakan ilmu
yang mempelajari fenomena makroskopik, mikroskopik, atom, subatom dan partikel dalam
sistem dan proses kimia berdasarkan prinsip dan konsep fisika. Dengan bidang khusus antara
lain termodinamika kimia, kimia kuantum dan kinetika. Kimia Fisik ITB juga berfungsi
untuk mengembangkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu industri
kimia dalam memecahkan masalah yang erat kaitannya dengan kimia fisik.
Mata kuliah wajib yang menunjang dalam Kimia Fisik ITB yaitu Struktur dan Ikatan
Kimia (semester 3), Energitika Kimia (semester 4), Dinamika Kimia (semester 5). Selebihnya
masih banyak mata kuliah lain yang menunjang Kimia Fisik ITB tetapi menjadi mata kuliah
pilihan dalam Program Studi seperti Kimia Inti Radiasi, Elektrokimia dsb. Adapun hal-hal
yang dipelajari dalam setia mata kuliah yang berhubungan dengan Kimia Fisik yaitu tentang
silika, nanotube karbon, kimia solid-state, polimer kimia, organometallic, kimia yang
berhubungan dengan energi, elektrokimia, kimia korosi, kimia komputasi, sprektroskopi,
homogen dan heterogen katalisis.
Dosen Kimia Fisik ITB diantaranya yaitu:
1. Achmad Rochliadi MS., Ph.D.
2. Dr. Bunbun Bundjali, MS.
3. Prof. Dr. Ing. Chnthia Linaya Radiman
4. Prof. Djulia Onggo, Ph.D.
5. Prof. Dr. I Made Arcana, MS.
6. Prof. Dr. Ismunandar.
7. Dra. Lubna Baradja, MS
8. Mia Ledyastuti, M.Si., Ph.D.
9. Dr. Rachmawati, M.Si
10. Dr. Veinardi Suendo, M.Eng