Anda di halaman 1dari 3

Perbedaan Manajemen Keuangan Multinasional dengan Manajemen

Keuangan Domestik
Pada prinsipnya Manajemen Keuangan domestik dengan Manajemen Keuangan
Multinasional/Internasional memiliki prinsip dasar yang sama, seperti : tujuan normatifnya
memaksimumkan kemakmuran pemegang saham atau meningkatkan nilai perusahaan; keputusan
keuangan meliputi : keputusan investasi, keputusan pendanaan dan kebijakan dividen.
Perbedaannya terletak pada skup bisnis yang dilaksanakan, manajemen keuangan domestic
hanya pada satu Negara, sedangkan Manajemen Keuangan Multinasional pada beberapa Negara.
Perbedaan tersebut menjadi inti munculnya kondisi yang tidak terdapat pada Manajemen
Keuangan domestik, seperti :

1.Perbedaan denominasi mata uang

Aliran kas dari anak perusahaan di berbagai Negara terdiri atas mata uang yang berbeda, dengan
demikian analisis nilai tukar (exchange rates) dan pengaruh perubahan nilai mata uang harus
diperhatikan dalam analisis keuangan.

2. Ramifikasi legal dan ekonomi

Setiap Negara dimana perusahaan beroperasi mempunyai institusi ekonomi dan politik yang
unik, dan perbedaan ini menimbulkan masalah serius bagi holding company yang ingin
mengkonsolidasikan operasi anak perusahaan di berbagai Negara. Contohnya, perbedaan sistem
perpajakan mempunyai dampak yang besar dalam penyelesaian transaksi internasioanl. Bahkan
tidak jarang perbedaan itu menghambat fleksibilitas perusahaan multinasioanal dalam alokasi
sumber dayanya.

3. Perbedaan bahasa

Kemampuan berkomunikasi merupakan factor kritis dalam setiap transaksi bisnis terutama bagi
perusahaan multinasional. Kemampuan berbahasa dengan baik memungkinkan untuk melakukan
penetrasi pasar dengan mudah.

4. Perbedaan budaya

Sekalipun dalam satu daerah geografis yang tampaknya lebih homogen budayanya, setiap negara
memiliki budaya yang unik dan sangat berpengaruh terhadap sistem nilai dan peranan
bisnisdalam masyarakat. Perusahaan multinasional harus mempertimbangkan faktor budaya ini
terutama dalam penentuan tujuan, risk taking, ketenagakerjaan, dan kemampuannya memperoleh
profit yang wajar.

5.Peranan pemerintah
Hampir semua model dalam manajemen keuangan mengasumsikan adanya pasar yang kompetitif
di mana termsoftrade ditentukan oleh pelaku pasar. Sementara itu pemerintah berperan dalam
menciptakan aturan dasar dan partisipasinya yang minim. Kondisi seperti ini mudah dijumpai di
beberapa negara maju, tetapi di banyak negara berkembang peran pemerintah begitu besar dalam
transaksi internasional, ini disebabkan karena pertimbangan ekonomi maupun non ekonomi.

6.Risiko politik

Risiko polotik adalah kemungkinan bahwa perusahaan multinasional diambil alih oleh negara di
mana perusahaan itu berada.

Exchange Rate

Exchange Rate (nilai tukar), menunjukkan banyaknya unit mata uang yang dapat dibeli atau
ditukar dengan satu satuan mata uang lain. Nilai tukar bisa dikuotasikan menjadi 2 (dua), yaitu
kuotasi langsung dan kuotasi tidak langsung.

Kuotasi langsung (direct quotation) menunjukkan banyaknya dolar Amerika yang diperlukan
untuk membeli satu unit mata uang asing.

Contoh :
Harga US$

Euro
0,8000 Swedish krona
0,1000

Kuotasi tidak langsung (Indirect quotation) menunjukkan banyaknya mata uang asing yang
dapat dibeli dengan satu dolar Amerika.

Contoh :
Harga Unit valuta asing per US$

Euro
1,25 Swedish krona
10,00

Euro : 1/0,8000 = 1,25

Krona : 1/0,1000 = 10,00

Kebanyakan pusat perdagangan dunia seperti New York, Frankfurt, Tokyo - nilai tukar mata
uang asing dinyatakan dalam dolar basis, kecuali nilai tukar British pound per satu US$.
Selain kuotasi langsung dan tidak langsung dalam nilai tukar, juga dikenal dengan nilai tukar
silang (cross exchange rate), yang merupakan kombinasi kuotasi langsung dengan kuotasi tidak
langsung.

Cross exchange rate = Euros x Dollars


Dollar Krona
= 1,25 x 0,1
= 0,125 euros/krona

Cross exchange rate = Kronas x Dollars


Dollar Euro
= 10,00 x 0,8000
= 8,00 kronas/euro