Anda di halaman 1dari 1

Pada USG, sebagian besar higroma kistik merupakan massa kistik yang dominan

multilokuler dengan septum-septum yang tebalnya bervariasi. Bagian echogenic dari lesi
berhubungan dengan sekelompok kanal limfatik kecil dan abnormal. Terkadang batas antara
cairan dengan cairan bisa digambarkan dengan komponen berdarah yang berkarakteristik
echogenic yang melapisi bagian bebas dari lesi. USG prenatal bisa menggambarkan sebuah
higroma kistik pada jaringan lunak leher posterior. Ukuran mungkin bervariasi, dan kista yang
besar bisa menyerupai cairan amnion. Marker lain dari aneuploidi sebaiknya dicari untuk
menyingkirkan sindrom Turner dan trisomi 21, 18, 13. Kista ini juga bisa dihubungkan dengan
hidrops non imun dan anomali kardio vaskuler.
Pada gambaran CT, higroma kistik tampak sebagai massa yang berdensitas rendah dan
tidak berbatas tegas. Kista ini secara khas memiliki karakteristik redaman cairan homogen, tetapi
bisa menunjukkan peningkatan redaman ketika cairan yang ada di dalamnya terinfeksi. Biasanya,
massa terpusat pada segitiga posterior atau di dalam ruangan submandibula (Gambar 12A).
Bukan hal yang jarang jika beberapa dari lesi ini meluas dari satu ruang pada leher ke ruang yang
lain karena sifatnya yang infiltratif (Gambar 12B).
Karena resolusi jaringan lunak yang lebih tinggi, maka MRI terbaik untuk menggambarkan
hubungan dari higroma kistik ke jaringan lunak di sekitarnya pada leher. Pola yang paling umum
adalah sebuah massa dengan intensitas sinyal yang rendah atau sedang pada T1 dan hiperintens
pada T2WI. Meskipun jarang, lesi ini bisa menjadi hiperintens pada T1WI, yang bisa
berhubungan dengan perdarahan atau kandungan lemak yang tinggi. Pada kasus perdarahan,
batas antara cairan dengan cairan bisa teramati