Anda di halaman 1dari 9

Mediatek vs Qualcomm dan manfaat 8 core

vs 4 core
Kategori : Technology | Date : 05/26/2015

Qualcomm vs MediaTek semakin seru dengan teknologi tidak berbeda.

Keduanya produsen chip mobile terus menampilkan procesor baru


Tahun 2014 Mediatek menampilkan procesor mobile MT 6595 dengan disain Arm Cortex A17
Octa Core , dan MT 6732 dari disain Cortex A53 Quadcore. Kuartal 1 tahun ini Mediatek sudah
memiliki roadmap MT 6591 dengan 6 core, dilanjutkan Mediatek baru menyiapkan versi 64bit
Octo core MT 6752 dengan Arm Cortex A53 dengan arsitek yang sama di Qualcomm
Snapdragon 600.
Tahun 2015 MediaTek MT6795 dengan True 8 core.

Qualcomm menampilkan 2 procesor 64 bit Snapdragon 600. Cortex A53 quad core MSM8936
dan Octo core MSM8939. Paling baru dengan Snapdragon 810 untuk 64bit dan teknologi video
4K.

Qualcomm akan mengunakan proses 28nm LP untuk memproduksi procesor mereka. Biaya
produksinya lebih murah.
Mediatek akan mengunakan proses produksi HKMG untuk performa.

Apa perbedaan diantara procesor tersebut dan hubungannya dengan kata ARM.
Yang perlu diketahui dengan produk procesor dan disain procesor

Kembali ke rancangan procesor mengunakan disain chip berbasis ARM.

ARM adalah teknologi arsitek procesor. Dan perusahaan ARM bukan pabrik procesor,
hanya sebagai disainer chip.

Mereka merancang alur procesor, membuat sampel dan menguji. Nantinya gambar
rancangan procesor ARM dibuat oleh pabrik procesor seperti Mediatek, Qualcomm atau
Samsung dan lainnya.

Masing masing pabrik mengembangkan model dan disain lanjutan dari ARM. Misalnya
dibuat dengan teknologi baru seperti kerapatan procesor dalam hitungan nm. Untuk
rancangannya sama, tapi bentuk chip dan kecepatannya belum tentu sama. Masing
masing pabrik harus menguji sendiri procesor yang mereka buat.
Beberapa contoh disain pasar procesor yang di produksi sendiri, diproduksi oleh pabrik lain,
dijual atau diberikan lisensi ke perusahaan lain.

Intel, disainer chip procesor, membuat procesor sendiri, dan memasarkan sendiri.
Sebagian seperti chipset dijual untuk dipakai pabrik lain untuk dipakai pada motherboard
notebook dan computer.

AMD, disainer chip procesor dan GPU, seluruh procesor dan GPU di produksi dari
pabrik lain, hasil produknya dijual sendiri chip seperti procesor, beberapa produk seperti
VGA di kemas oleh pabrik lain dan AMD hanya menjual chip GPU.

Nvidia, disainer chip procesor GPU, chip seluruhnya diproduksi oleh pabrik lain, hasil
produksinya dijual kembali ke perusahaan lain, dan dikemas dalam bentuk VGA oleh
pabrik lain.

ARM sebagai disainer chip, memberikan lisensi ke pabrik lain dan chip diproduksi oleh
pabrik chip Mediatek, Qualcomm, Samsung, atau LG. Tapi chip dijual kembali ke
produsen smartphone / tablet atau dipakai sendiri menjadi produk Samsung atau LG
smartphone.

Apakah Mediatek selalu kalah dengan Qualcomm Snapdragon


Informasi bulan Februari 2015, dari Geekbench bocor. Chip Mediatek MT6795 dengan kinerja
Full Core memiliki score 4536.
Dibanding dengan Snapdragon 810 mendapatkan score 4345 atau dibawah kemampuan
Mediatek.
Perbedaan lain di Single Core, Mediatek lebih rendah dengan score 885 dan Qualcomm
Snapdragon 810 lebih tinggi 1144. Kedua chip mengunakan teknologi Octa Core 64bit.
Untuk Full Core 8 bit Mediatek saat ini lebih tinggi, tapi chip MT6795 belum tampil dipasaran.
Snapdragon 810 sudah tersedia, setidaknya digunakan oleh LG.
Mengapa Mediatek kadang agak terlambat merilis procesor baru mereka untuk
diproduksi
Mungkin strategi Mediatek, sementara produsen lain menawarkan teknologi LTE sejak tahun
2014 lalu. Mediatek selalu terlambat menawarkan teknologi baru seperti jaringan LTE.
Qualcomm lebih siap untuk jaringan LTE di negara Eropa, Amerika dan negara maju di Asia.
Tetapi kalangan analis mengatakan teknologi Mediatek hanya menunggu waktu untuk mengejar
teknologi Qualcomm. Mediatek lebih memilih pasar kelas menengah ke bawah, dimana pasar
belum memerlukan teknologi terbaru tapi membutuhkan procesor murah.

Baik Mediatek dan Qualcomm memiliki roadmap berbeda. Kedua perusahaan terlihat unik,
karena memperhitungan beberapa variabel dari kebutuhan pasar termasuk produsen smartphone
yang mengikuti aturan pemerintah di China. Awalnya Mediatek tetap bermain dipasar low dan
kelas menengah. Karena smartphone dengan harga terjangkau lebih banyak dibutuhkan
masyarakat. Teknologi Mediatek selalu mundur satu langkah, karena ingin menawarkan produk
lebih murah khususnya smartphone kelas menengah kebawah (setidaknya sampai tahun 2015 ini)

Qualcomm mengejar teknologi terbaru seperti jaringan LTE, video recordig 4K dan sensor
camera lebih besar, segera disiapkan oleh Qualcomm. Teknologi terbaru seperti Codec H.265,
4G LTE, kemampuan recording 4K dan sensor MegaPixel dapat ditangani oleh chip Qualcomm
terbaru. Hanya teknologi baru seperti ini pasti mahal, dan hanya menarik produsen smartphone
papan atas.
Hari ini Qualcomm mengumumkan chip 64 bit sudah diproduksi pada merek smarpthone A,
beberapa bulan kemudian Mediatek akan menawarkan teknologi yang sama tapi tetap
dipertahankan murah meriah.

Yang penting bagi pembeli smartphone adalah harga. Persaingan smartphone kelas menengah
dan atas akan semakin tajam. Sementara Qualcomm masih menguasai perangkat di pasar high
end. Secanggih apapun sebuah smartphone, fungsinya tetap sama. Baterai tetap menjadi kendala
walau aplikasi di smartphone sudah baik. Khususnya multitasking dan foto membutuhkan kinerja
procesor lebih baik. Kecuali kebutuhan teknologi baru, camera yang lebih tajam (dalam ukura
megapixel), atau camera video recording dan dukungan jarigan LTE (terakhir Gen6).

Tapi apakah kebutuhan tersebut harus dibayar mahal oleh mereka yang menginginkan
smartphone high end. Sepertinya teknologi smartphone terkait dengan tren. Seperti tren Selfie
dengan camera, kecepatan upload di sosial media. Mengapa penguna smartphone tidak mau
mengunakan camera biasa, alasannya sudah pasti "kurang praktis". Hanya kata praktis itu
memang mahal. Tanpa terasa membeli smartphone 6 sampai 8 juta sudah mencapai biaya camera
pocket kelas high end.

Bukan berarti harga smartphone mahal akan menutupi semua kebutuhan kita. Misalnya hanya
kebutuhan internet dari WIFI dan telepon dual GSM, tentu tidak membutuhkan jaringan LTE,
tapi WIFI yang lebih diutamakan dan smartphone murah. Tapi kebutuhan foto diatas 13Mpix
atau smartphone yang mampu merekam resolusi tinggi 4K, tidak ada pilihan karena teknologi
tersebut masuk kelas premium dari Snapdragon 805 dan 810 (2015)
Bila anda tidak peduli dengan gengsi, fungsi dasar pada smartphone sudah terpenuhi di
smartphone murah. Tapi fitur lain yang lebih canggih hanya ada di smartphone premium.

Sejauh ini tidak ada yang rugi dengan teknologi smartphone. Siapa yang diuntungkan, tentunya
pembeli. Karena semakin banyak pilihan dari jenis procesor dan smartphone. Dan jangan lupa
bahwa produsen CPU smartphone bukan di dominasi kedua merek itu saja. Masih ada produsen
procesor Samsung Exynos, Intel, Marvell dan lainnya.

Pembeli perangkat harus jeli apa yang ditawarkan oleh produsen smartphone.

Lihat jenis procesor, apakah yang bisa dilakukan. Misalnya Mediatek MT6752 memiliki
teknologi 8 core dengan arsitek ARM Cortex A53.

Sudah mendukung teknologi video H.265 terbaru atau hanya H.264 recording video.

Perhatikan teknologi procesor MT6752 seperti kemampuan mengakses camera sampai 16


Megapixel dan jaringan 4G.

Apakah mendukung 3G atau 4G LTE dan lihat standar Category LTE (Cat x)

Dukungan satelit navigasi dari GPS, Glonass atau mungkin saja satelit Baidu dari China.
Hal seperti diatas perlu dipelajar lebih lanjut.

Procesor Mediatek MT6573 True 8 Core. Memiliki kemampuan video Full HD 60 fps, dan
mendukung video H.265. Kemampuan untuk camera 16Mpix. Akan dipakai pada tahun 2015
bagi smartphone kelas menengah.

Qualcomm memiliki seri 400, 600 dan 800. Masing masing berbeda kemampuan. Qualcomm
Snapdragon seri S800 fitur resolusi 4K video dan masuk di kelas high end procesor. Sedangkan
Snapdragon seri 600 hanya dibatasi sampai 2K.
Tetapi spesifikasi seri 600 dan 800 memiliki kemampuan berbeda berdasarkan nomor procesor.
Tahun 2015 Qualcomm menyiapkan Snapdragon 810 (8994) dengan teknologi 64bit, tapi ada
satu model lagi menyusul diperkenalkan Snapdragon 808 pada pertengahan 2015
Sedangkan model Snapdragon 801 yang dibuat tahun 2014 masih mengunakan 32bit.

Di model Snapdragon 610 dengan 4 core mendukung H.265 video, model terbaru dengan
Snapdragon 615 mengunakan 8 core. Walau secara spesifikasi keduanya sama dengan dukungan
layar WQXGA 2560x1600, jaringan 4G LTE. Tapi dirancang keduanya mengunakan teknologi
32bit

Samsung Exynos 5 memiliki 3 model, dengan 4 core di Galaxy S5, 6 core di Galaxy Note 3 dan
Galaxy K Zoom dan 8 core di Galaxy Alpha serta digunakan oleh Meizu MX4 Pro. Setahun
berlalu, 2015 akan ditampilkan procesor baru dari Samsung Exynos 7.

Ini yang dilupakan oleh pembeli. Apakah mereka membaca spesifikasi sebuah produk. Bila
melihat procesor Qualcomm, model procesor apa yang dipakai. Bila menyebut Mediatek, model
procesor apa yang dipakai. Setiap model procesor smartphone dibuat untuk kebutuhan dan
teknologi terbaru. Hari ini sebuah produk terlihat paling canggih dikelas High End, satu tahun
teknologi procesor sudah turun satu tingkat di kelas Mid-range. Tahun berikutnya akan turun lagi
satu tingkat menjadi Low End. Berapa biaya smartphone tersebut ketika dibeli, bandingkan
setelah 2 tahun kemudian.
Hari ini teman anda mengatakan, "canggih handphonenya", tahun depan tidak ada yang
menanyakan perkataan yang sama.

Setiap model procesor memiliki batas maksimum


Setiap tahun tampil tren baru, seperti Selfie maka banyak yang membutuhkan camera. Video
recording teknologi baru H.265 dengan warna lebih baik karena kebutuhan rekaman video lebih
kecil. Teknologi video 4K yang lebih tajam karena munculnya teknologi TV 4K termasuk layar
di smartphone harus dibuat lebih tajam setara 4K atau 2K. Jaringan internet teknologi baru
dengan 4G LTE yang konon lebih cepat.

Jumlah pixel sensor maksimum dari camera di smartphone, video recording , generasi codec
video H.264 atau codec H.265 (terbaru), apakah memerlukan jaringan 4G LTE dengan Gen
(generasi), atau jumlah pixel dari resolusi display smartphone maksimum seperti HD 720pixel,
Full HD 1080pixel atau UHD 2160 pixel. Hal seperti ini mengharuskan procesor mampu
menangani perangkat seperti camera, jaringan telekom dan kompresing video.
Sehingga setiap merek smartphone mengeluarkan satu model smartphone. Artinya ada
sesuatu yang berbeda dibanding dengan model sebelumnya. Biasanya pembaharuan dari
procesor smartphone yang dipakai untuk menyesuaikan perkembangan dari OS Android
dan kemampuan hardware yang mengikuti kemampuan procesor.

Sementara pabrik smartphone mengunakan procesor Qualcomm paling canggih dipastikan


tampil di smartphone model High End dan harga premium. Sedangkan produsen smartphone
dengan Mediatek umumnya mengeluarkan model yang sederhana dengan harga murah. Tinggal
memperbaharui perangkat yang dipakai dengan kemampuan procesor sendiri dan menghitung
kembali berapa biaya perubahan komponen yang dipakai.

Bila membeli smartphone model high end yang harganya selangit, dalam 2 tahun perangkat yang
baru saat ini akan usang.
Bila tidak memerlukan rincian diatas, tidak masalah. Tinggal dilihat kembali harga yang cocok
dengan kantong sesuai perangkat yang dibutuhkan. Toh 2 tahun lagi smartphone akan berganti
teknologi dan semakin murah. Beli saja yang lebih baru.

April 2015
Industri smartphone di China dikabarkan akan mengeluarkan smartphone dengan procesor
Qualcomm yang lebih bertenaga. Alasannya dalam perbandingan kinerja, Qualcomm lebih maju.
Produsen lebih memilih procesor Qualcomm untuk smartphone high end. Tetapi tetap
mengunakan MediaTek untuk smartphone murah dan kelas menengah. Setidaknya informasi
tersebut yang didapat pada tahun 2015.

Beda 4 core vs 8 core procesor smartphone


Membeli smartphone, memiliki procesor lebih hemat power denga Quad Core. Apakah lebih
baik dari Octa Core. Ada anggapan bila smartphone dengan procesor lebih sedikit akan lebih
hemat power. Misalnya memiliki 4 core akan lebih hemat dibanding 8 core. Tidak juga.

Mengunakan sensor camera digital, lebih besar megapixel akan lebih tajam. Tapi tidak
mempengaruhi kualitas gambar, khususnya mengunakan lensa standar hasilnya mungkin tidak
berbeda. Apakah procesor lebih sedikit tidak berbeda dengan procesor lebih banyak.

Menghitungnya seperti ini. Bila memiliki 8 juru masak untuk menyajikan masakan, tentu ada
yang harus diatur untuk memaksimalkan kinerja di dapur agar lebih efisien. Demikian juga
procesor smartphone antara 8 dan 4 core memiliki perbedaan.

Aplikasi game akan bekerja lebih baik dengan banyak procesor. Tapi tidak terjadi di semua
game. Bahkan pada aplikasi belum tentu 8 core lebih cepat dibanding 4 core. Aplikasi
smartphone rata rata masih bekerja dengan single core, dan paling banyak dual core.

Perbedaan antara ARM dan Intel, keduanya memiliki ide sendiri untuk merancang kerja
procesor. Sementara pabrikan Samsung, Nvidia, Mediatek mengunakan referensi dari ARM tapi
tidak membuat procesor sendiri. Intel membangun sendiri walau tetap berdasarkan arsitektur
ARM.
ARM merancang ide dari big.Little untuk kinerja core procesor. Dimana chip dipecah menjadi
dua bagian dengan kombinasi 4 core dan 4 core lain. Satu set procesor 4 core bekerja maksimum,
4 core lainnya bekerja untuk efisiensi agar kinerja yang kecil ditangani oleh bagian lebih hemat
power ini.
Apakah kedua bagian tersebut bekerja secara terpisah atau seluruhnya bekerja bersamaan.
Teorinya yah, tapi pada prakteknya jarang terjadi.
Karena big.LITTLE procesor dengan 8 core untuk pemakaian power lebih efisien dan bukan
untuk performa.

Octa Core artinya 8 core. Tetapi 8 core tidak berjalan bersamaan. Dan sebuah aplikasi tidak
membutuhkan pengolahan sebanyak 8 core secara bersamaan. Tapi penguna harus mengerti dari
rancangan keluarga procesor ARM. Misalnya tipe Cortex A dibuat dalam beberapa model, dari
A72, A57, A53, A17, A15, A9, A7, A5. Apakah anda membaca tentang teknologi procesor
tersebut. Atau membeli saja smartphone paling canggih untuk mendapatkan Octa Core.

Mediatek MT6792 pertama diperkenalkan tahun 2013. Procesor ini masih populer digunakan
untuk smartphone Android budget. MT6792 memilik 8 core ARM Cortex A7 dan bekerja
bersamaan dengan kecepatan 1,7 sampai 2Ghz.
Nvidia Tegra 4 diperkenalkan tahun 2013 adalah procesor quad core. Berbasis ARM15, performa
lebih baik dibanding MT6592. Tentu saja hasilnya hanya pada test benchmark.

Untuk aplikasi yang memanfaatkan jumlah core procesor

Gmail aplikasi terbagi rata dari 2-4 core. Tetapi hanya memanfaatkan 50% dari masing
masing core. Bila smartphone memiliki 4 atau 8 core, pemakaian procesor lebih rendah
lagi dan kurang dari 35%.

Youtube. dengan smartphone dual core hanya mencapai 50%. Smartphone 8 core akan
dipakai 4 core dan sesekali naik di sampai 6 core dan turun ke 3 core. Pemanfaatan rata
rata hanya 30%.

Game Riptide GP. Dengan 4 core, hanya mengunakan 2 core, dan sedikit mengunakan 2
core lainnya. Tetapi di procesor 8 core, lebih banyak mengunakan bagian besar pada core
6 dan 7. Namun pekerjaan sebagian besar ditangani sampai 3 core.

Game Templerun 2.Pada smartphone 8 core, mencapai core 4 disusul core ke 5 dan
konsisten sampai beban puncak mencapai core ke 7.

Procesor smartphone menangani dengan cara berbeda.

Core pada procesor smartphone menangani dengan cara berbeda. Misalnya Qualcomm 801
memanfaatkan 2 core bekerja secara merata, sedangkan 2 core hanya kadang saja aktif.
MediaTek dengan procesor Quad core mengaktifkan kinerja procesor seluruhnya.

Arsitek procesor sangat komplek. Pembeli seharunya mengetahui apa yang mereka butuhkan.
Seperti proses pembuat chip apakah lebih hemat power. Hal lain, bila smartphone menyebut
memiliki 8 core, sebenarnya tidak 8 core. Bisa saja procesor 8 core hanya bekerja 4 core ke 4
core. Ketika aplikasi ringan akan ditangani oleh 4 core yang lebih kecil dan hemat power. Ketika
aplikasi membutuhkan kinerja smartphone, maka 4 core paling kuat akan bekerja.

Qualcomm Snapdragon 810 vs 805 beda di OS 64bit dan 32bit masalah chip
panas

Update dari penguji independen membuktikan chip Snapdragon 810 seberapa buruknya.
Perbedaan Snapdragon 810 vs 805, keduanya berbeda untuk OS 64bit dan 32bit. Ada kabar
orang luar menjelekan Snapdragon 810, tapi LG G4 kok pindah ke
Snapdragon 808.

Mediatek Helio X10, Helio X20 10 core dan Helio P smartphone procesor

Mediatek siapkan 2 procesor baru model Helio X dan Helio P. Procesor Helio X10 akan
ditampilkan pada pertengahan bulan April. Dengan model Helio X10 atau nomor MT6795W.
Kedua procesor sudah mendukung 64bit. Terbaru Mediatek Helio X20 dengan 10 core dibuat
TSMC 20nm

Qualcomm Snapdragon 820 procesor dengan teknologi 14nm

Informasi terbaru dengan procesor smartphone Snapdragon 820. Kabarnya akan diperkenalkan
di tahun 2015. Procesor Snapdragon 820 mengunakan sistem 64bit octacore, grafik sudah di
upgrade dengan Adreno 530. Chip procesor akan diproduksi oleh Samsung dengan teknologi
14nm, TSMC belum siap dan masih mengandalkan 20nm

Qualcomm Snapdragon 618 dan 620 dan Snapdragon 415 dan 425 procesor
64bit

Qualcom setidaknya menyiapkan 4 procesor untuk smartphone tahun ini. Dari Snapdragon
618, 620, 415 dan Snapdragon 425. Menargetkan pasar midrange smartphone tahun 2015.
Untuk seri 600 memiliki fitur mirip dengan Snapdragon 810

Mediatek MT6573 SOC True 8 core 64bit integrasi dengan LTE

Mediatek siapkan procesor baru Mediatek MT6752. Memiliki 8 core procesor Cortex A53
1,5Ghz dengan GPU Mali T-720. Mendukung OpenGL ES 3.0 dan OpenCL 1.2. Mampu
menampilkan video Full HD 1080p 30 fps format H.264.

Quick Charger 2.0 apa yang menarik

Quick Charger 2.0 dapat digunakan untuk Qualcomm Snapdragon procesor. Pengisian baterai
mencapai 5X lebih cepat, mengunakan adaptor khusus dengan logo Quick Charger 2.0
Qualcomm. Adapter tetap kompatibel dengan charger lama 5V, Quick Charger 2.0 mengunakan
voltase 9V keatas.

Marvell PXA1936 dan Marvell PXA1098 64bit procesor smartphone tablet


SOC

Marvell siapkan 2 procesor bagi perangkat mobile. Marvell PXA1936 8 core dan Marvell
PXA1098 4 core, keduanya mendukung OS 64 bit seperti Android
Lollipop

Samsung Exynos 5430 Octa core

Samsung baru memperkenalkan Galaxy Alpha, ada yang berbeda dengan spesifikasi
smartphone high end ini. Mengunakan procesor baru Exynos 5430 Octa core, dibuat dari
teknologi 20nm HKMG / High-k metal gate. Pemakaian power lebih hemat sampai 25% dan
panas procesor lebih rendah.

Intel tetap di jalur dengan 10nm pada tahun 2016

Intel menyiapkan 10nm pada tahun 2016. Tidak ada kelambatan dalam revolusi procesor yang
dikecilkan kembali. Pabrik yang menangani ada di Arizona dengan Fab 42.