Anda di halaman 1dari 1

Abses Hati Amebik (AHA)

Definisi
Merupakan suatu lesi inflamasi yang menempati suatu ruang di hati, yang disebabkan
Entamoeba histolytica. AHA merupakan salah satu komplikasi amebiasis ekstra-intrstinal
yang paling sering ditemui dengan angka kejadian 3-9% dari seluruh kasus amoebasis.

Komplikasi
Dapat menyebabkan septisemia atau bakteremia dengan mortalitas hingga 85%,
ruptur abses hati disertai peritorinitis generalisata dengan mortalitas 6-7%, kelainan
pleuropulmonal, gagal hati, perdarahan dalam rongga abses, empiema, ruptur ke dalam
perikardium atau retroperitoneum.

Tata Laksana
Standar tata laksana abses hati adalah drainase perkutaneus atau aspirasi dengan
bantuan USG abdomen atau CT-scan. Jika terdapat obstruksi saluran bilier lakukan
dekompresi secara transhepatik atau dengan endoskopi. Antibiotik tetap diberikan setelah
dilakukan drainase.
Antibiotik. Berikan antibiotik empiris spektrum luas parenteral atau antibiotik sesuai
dengan hasil kultur. Durasi antibiotik sekitar 2-3 mingg dan dilanjtkan dengan
regimen antibiotik yang berbeda 2-4 mingg setelah teradi resolusi komplit secara
klinis, laboratoris, dan radiologis. Pada abses berukuran kecil (<3cm) dapat diberikan
antibiotik tanpa aspirasi abses. Regimen antibiotik yang dapat digunakan antara lain:
- Penisilin DAN ampisilin atau aminogikosida
- Sefalosporin generasi 3 DAN klindamisin atau metronidazol
- Regimen sesuai hasil uji sensetivitas bakteri
Bedah. Intervensi bedah dilakukan sesuai indikasi dan sebaiknya tidak dilakukan pada
pasien dengan keadaan umum buruk (syok, gagal organ).
Indikasi intervensi bedah antara lain:
- Tidak ada respon klinis setelah drainase via keteter selama 4-7 hari
- Abses multipel, besar, dan terlokulasi
- Abses berdinding tebal dengan pus kental
- Drainase perkuatan gagal
- Terdapat proses intraabdomen (perotonitis)