Anda di halaman 1dari 9

Bishan Ang Mo Kio Park

The Bishan Ang Mo Kio Park, terletak di antara Bishan dan Ang Mo Kio dan
sepanjang Sungai Kallang.

Sungai Kallang merupakan sungai terpanjang di Singapura dengan panjang


sekitar 10 km. Pada tahun 1960 dan 1970, kanal dan drainase beton dibangun
untuk menghindari banjir besar yang melanda, termasuk dinding sungai Kallang
disepanjang Bishan park.

Luas Bishan Ang Mo Kio Park : 62 hektar.

Pada akhir tahun 2009, proyek Kallang River Bishan Park diinisiasi oleh PUB
(Public Utilities Board) berkolaborasi dengan National Park Board Singapura.
(Desain : 2008 2010, Konstruksi : 2009 2012.)

Kallang River Bishan park merupakan proyek infrastruktur hijau-biru yang


mengakomodir kebutuhan persediaan air dan manajemen banjir serta
menciptakan ruang terbuka bagi masyarakat dan alam di perkotaan melalui
transformasi kanal beton disepanjang sungai menjadi sungai alami melalui
proses naturalisasi sungai. Proyek ini merupakan bagian dari program ABC
Waters (Active, Beauty, Clean Waters), suatu inisiatif jangka panjang untuk
mentransformasikan badan air sebagaimana fungsinya sebagai drainase dan
penyedia air menjadi sebuah ruang bagi masyarakat dan komunitas serta sarana
rekreasi.

Konsep rancangan yang digunakan adalah floodplain concept dimana


masyarakat dapat lebih dekat dengan air dan menikmati aktivitas rekreasi di
sepanjang pinggiran sungai ketika kenaikan air sungai rendah dan ketika
intensitas hujan tinggi, lahan di area taman yang berdekatan dengan sungai
berfungsi ganda sebagai kanal penampung air yang mengalirkan air hujan
secara perlahan menuju hilir.

Penggunaan teknik bioengineering tanah untuk menstabilkan pinggiran sungai


merupakan pertama kalinya dilakukan di Singapura. Konstruksi dimulai dengan
menguji 10 teknik bioengineering tanah yang berbeda dan penanaman berbagai
varietas tanaman sepanjang 60 meter. Kini sepanjang 2,7 km drainase kanal
beton telah dilakukan naturalisasi sungai dengan panjang 3 km yang berkelok
(meander) sepanjang Bishan Park. Sebesar 62 hektar ruang taman dirancang
kembali untuk dapat mengakomodasi kedinamisan sistem sungai, yakni
kenaikan air yang fluktuatif dan juga menyediakan manfaat maksimum bagi
pengguna taman.

Pengelolaan air menggunakan sistem pompa, dimana air hujan diserap oleh
lahan terbuka dan vegetasi (infiltrasi), untuk selanjutnya dikumpulkan di
reservoir, lalu dipompa, dialirkan dan disaring oleh wetland dan vegetasinya,
untuk selanjutnya dimanfaatkan kembali. Pengaliran menggunakan sungai
buatan berkelok (meander) yang juga menjadi pelengkap taman.

Penggunaan bebatuan pada badan sungai membantu kecepatan sungai menjadi


lebih rendah. Dengan demikian, hanya sedikit partikel yang terbawa aliran sungai
menuju hilir sehingga membantu proses penyaringan pada reservoir. Selain itu,
peningkatan kapasitas sungai dan penurunan kecepatan sungai juga berarti
perlindungan banjir bagi area perkotaan disekitar taman.

3 taman bermain dibangun menggunakan bahan daur ulang yang berasal dari
kanal beton sungai yang telah dihancurkan. Selain itu, ruang terbuka hijau
disediakan sebagai aktivitas rekreasi di sepanjang pinggiran aliran sungai
sehingga mengundang pengunjung untuk lebih dekat ke air.
Tidak ada satupun binatang liar yang berada di Bishan Park sebelum adanya
pemulihan sungai. Namun saat ini biodiversitas meningkat hingga 30% yaitu
sebanyak 66 spesies tanaman liar, 59 spesies burung dan 22 spesies capung
diidentifikasi berada di Bishan Park yang berlokasi di tengah perkotaan.

Proyek ini diresmikan oleh pemerintah Singapura pada tahun 2012 dan saat ini
lebih dari 3 juta pengunjung per tahun mendatangi Bishan Park. Kallang River -
Bishan Park merupakan suatu contoh inspirasi bagaimana suatu taman
perkotaan dapat berfungsi ekologis, menerapkan manajemen air yang baik,
meningkatkan biodiversitas, sebagai tempat rekreasi, dan dapat menumbuhkan
hubungan fisik dan emosional terhadap air serta meningkatkan tanggungjawab
masyarakat terhadap air.
Marina Barrage
Marina Barrage merupakan bendungan dengan bentang 350 meters melewati
Marina Channel.
Secara resmi dibuka pada tanggal 1 November 2008. Ini adalah reservoir kelima
belas Singapura dan memasok sekitar 10 persen kebutuhan air di Singapura.

Keunggulan 3 in 1 Marine Barrage : Suplai Air, Pengontrol Banjir, Daya Tarik


Gaya Hidup Baru

Suplai Air :
Marina Reservoar merupakan reservoar ke 15 di Singapura yang menampung
air dari lima aliran sungai. Daerah tangkapan hujan di Marina Reservoar ini
merupakan yang terbesar yaitu 10000 ha (1/6 luas Singapura). Marina
Reservoar kemudian dapat memompakan sampai dengan jarak 14 KM ke Upper
Peirce Reservoir yang kemudian air tersebut dapat didistribusikan ke seluruh
penjuru kota.
Pengontrol Banjir :
Marina Barrage juga memainkan peranan penting dalam membantu untuk
mengurangi banjir di beberapa area pulau yang letaknya lebih rendah. Selama
periode hujan lebat, rangkaian sembilan gerbang di bendungan akan dibuka
untuk melepaskan air hujan yang berlebih ke laut saat air laut surut.
Ketika ombak pasang, pompa raksasa yang mampu memompa kolam renang
ukuran Olimpiade per menit beraksi mengalirkan air ke laut.
Daya Tarik Gaya Hidup Baru
Saat air tenang bisa digunakan untuk wisata air.

Selain itu rooftop bendungan yang merupakan ruang hijau dapat dijadikan wisata
menerbangkan layang-layang atau sekedar bersantai bersama keluarga.