Anda di halaman 1dari 69

PROGRAM PRAKTIK KERJA MAHASISWA

PADA: KANTOR PERWAKILAN wilayah BANK INDONESIA


CIREBON

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN BANK INDONESIA KPW


CIREBON

OLEH:

Febi Lestari (20141111148)

STIE INDONESIA BANKING SCHOOL

JAKARTA

Jl. Kemang Raya No.35, Jakarta Selatan 12730, Indonesia

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 1


Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 2
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas Rahmat dan

karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Prakik Kerja

Mahasiswa ini dengan baik dan benar. Tak lupa kami panjatkan

shalawat serta salam kepada Nabi Besar kita, Nabi Muhammad

SAW.

Terima kasih kepada karyawan Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Cirebon yang telah membimbing penulis untuk

menyelesaikan Laporan Praktik Kerja ini. Terima kasih kepada

teman-teman dan keluarga yang terus mendukung untuk

menyelesaikan Laporan Praktik Kerja ini. Semoga Laporan ini

dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi

sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para

mahasiswa/i Indonesia Banking School.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini,

jauh dari kata sempurna. Baik dari segi penyusunan, bahasan,

ataupun penulisannya. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik

dan saran yang sifatnya membangun, khususnya dari dosen

pembimbing praktik kerja. Untuk menjadi acuan dalam bekal

pengalaman bagi kami untuk lebih baik di masa yang akan datang.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 3


DAFTAR ISI

HALAMAN PERSETUJUAN ....................................................................... 2

KATA PENGANTAR .................................................................................... 3

DAFTAR ISI ................................................................................................... 4

DAFTAR TABEL .......................................................................................... 6

DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... 7

DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. 8

BAB I. PENDAHULUAN ............................................................................... 9

1.1. Latar Belakang .................................................................................... 9

1.2. Tujuan Praktik Kerja ......................................................................... 11

1.3. Sistematika Laporan Praktik Kerja ................................................... 12

1.3.1. Bagian Awal Laporan Praktik Kerja ........................................ 13

1.3.2. Bagian Isi Laporan Praktik Kerja ............................................. 14

1.3.3. Bagian Akhir Laporan Praktik Kerja ....................................... 15

BAB II. LANDASAN TEORI ..................................................................... 17

2.1 Definisi Bank Sentral Indonesia .......................................................... 18

2.2 Perkembangan Bank Sentral Indonesia ............................................... 18

2.3 Tugas Pokok dan Wewenang Bank Sentral Indonesia ....................... 21

2.4 Tata Kelola Bank Sentral Indonesia ................................................... 21

BAB III. GAMBARAN UMUM TEMPAT PRAKTIK KERJA .............. 25

3.1. Sejarah Perusahaan dan Perkembangan Kpw BI Cirebon ................. 25

3.2. Produk- produk Perusahaan (Cabang) ................................................ 27

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 4


3.3. Struktur Organisasi Perusahaan (Cabang) ......................................... 35

3.4. Fungsi dan Tugas Bagian Tempat Magang (Cabang) ...36

BAB IV. PEMBAHASAN ............................................................................ 42


4.1. Bidang Sistem Pembayaran ................................................................ 42

4.1.1. Prosedur Pelayanan Perkasan di Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Cirebon .................................................................. 42

4.2 Peran Kantor Perwakilan Dalam Sistem Pembayaran ........................ 44

4.3 Prosedur Pelaksanaan Kliring .............................................................. 45

4.4 Prosedur Penukaran Uang .................................................................... 46

4.5 Pekerjaan teknis yang dilakukan terkait dengan Bidang

Sistem Pembayaran ............................................................................... 47

4.6 Kendala dan Jalan Keluar Terkait dengan Pekerjaan Teknis di Bidang

Sistem Pembayaran Selama Praktik Kerja ............................................. 47

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ...................................................... 49

5.1. Kesimpulan ......................................................................................... 49

5.2. Saran .................................................................................................... 50

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 51

LAMPIRAN .................................................................................................. 52

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 5


DAFTAR TABEL

Tabel 1 : Tabel Daftar Hadir Program Praktik Kerja Mahasiswa

Tabel 2 : Tabel Catatan Harian Praktik Kerja Mahasiswa

Tabel 3 : Tabel Rencana Kegiatan Praktik Kerja Mahasiswa

Tabel 4 : Tabel Pelaksanaan Kegiatan Praktik Kerja Mahasiswa

Tabel 5 : Tabel Evaluasi Sikap Mahasiswa Praktik Kerja

Tabel 6 : Tabel Evaluasi Keterampilan Mahasiswa Praktik Kerja

Tabel 7 : Tabel Evaluasi Pengetahuan Mahasiswa Praktik Kerja

Tabel 8 : Tabel Rekapitulasi Nilai Akhir Praktik Kerja

Tabel 9 : Tabel Lembar Bimbingan Laporan Praktik Kerja

Mahasiswa

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 6


DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 : Tiga Tugas Pokok Bank Indonesia

Gambar 2 : Peran Bank Indonesia Dalam Aliran Dana

Gambar 3 : Tampak Depan Gedung Kantor Perwakilan Bank


Indonesia Cirebon

Gambar 4 : Struktur Organisasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia


Cirebon

Gambar 5 : Tim Cirebon Kloter Dua Di Depan Gedung Kantor


Perwakilan Bank Indonesia Cirebon

Gambar 6 : Ruang Kerja Ekonomi Moneter

Gambar 7 : Membantu Proses Scaning Kliping

Gambar 8 : Ruang Kliring Kantor Perwakilan Bank Indonesia


Cirebon

Gambar 9 : Bersama Pegawai Bank BTN Yang Melaksanakan


Kliring Di Kantot Perwakilan Bank Indonesia Cirebon

Gambar 10 : Acara Sosialisasi Uang Rupiah Emisi 2016 Bersama


Ulama Daerah Ciayumajakuning Cirebon, Indramayu,
Majalengka, Kuningan.

Gambar 11 : Bersama Mahasiswa Universitas Kuningan Saat


Menjadi Penerima Tamu Di Acara Sosialisasi Uang Baru Emisi
2016.

Gambar 12 : Acara Rutin Senam Pagi Di Hari Jumat

Gambar 13 : Bersama Pegawai Masing-masing Unit Kantor


Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Setelah Presentasi Laporan
Hasil Magang Selama 10 hari.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 7


DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1: Halaman Persetujuan Laporan Praktik Kerja

Lampiran 2 : Daftar Hadir Program Praktik Kerja Mahasiswa

Lampiran 3 : Catatan Harian Praktik Kerja Mahasiswa

Lampiran 4 : Rencana Kegiatan Praktik Kerja Mahasiswa

Lampiran 5 : Pelaksanaan Kegiatan Praktik Kerja Mahasiswa

Lampiran 6 : Evaluasi Sikap Mahasiswa Praktik Kerja

Lampiran 7 : Evaluasi Keterampilan Mahasiswa Praktik Kerja

Lampiran 8 : Evaluasi Pengetahuan Mahasiswa Praktik Kerja

Lampiran 9 : Rekapitulasi Nilai Akhir Praktik Kerja

Lampiran 10 : Lembar Bimbingan Laporan Praktik Kerja

Mahasiswa

Lampiran 11 : Surat Keterangan Praktik Kerja

Lampiran 12 : Struktur Organisasi Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Cirebon

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 8


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional

Indonesia (KKNI) didasarkan pada pengembangan kompetensi

mahasiswa sehingga mereka siap masuk ke dunia kerja. Persaingan

di pasar tenaga kerja khususnya di industri perbankan menjelang

pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) tahun 2020 untuk

industri keuangan dan perbankan semakin ketat. Untuk itu perlu

diberikan pembekalan kepada mahasiswa IBS untuk menghadapi

persaingan tersebut. Ada tiga unsur kompetensi yang harus dipunyai

oleh mahasiswa IBS yaitu attitude (sikap), knowledge (ilmu

pengetahuan) dan skill (keahlian). Ketiga unsur ini juga merupakan

nilai-nilai yang diterapkan di IBS dengan nama lain integrity,

knowledge and skill.

Kegiatan praktik kerja mahasiswa di IBS telah dimulai

sejak mahasiswa angkatan pertama IBS pada tahun 2005 sampai

dengan sekarang. Kegiatan ini telah memberikan nilai lebih bagi

alumni IBS dibandingkan dengan alumni perguruan tinggi lain

terkait dengan peluang kerja dan pembentukan karakter mereka

dalam bekerja.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 9


Kegiatan praktik kerja mahasiswa ini bertujuan untuk

meningkatkan kompetensi mahasiswa khususnya kemampuan skill.

Kegiatan praktik kerja dilakukan di perbankam komersial, Bank

Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan institusi bisnis lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini maka mahasiswa dilatih untuk

mempunyai attitude yang baik selama kegiatan praktik kerja,

mendapatkan ilmu pengetahuan lain selain yang didapat di bangku

kuliah, dan meningkatkan kemampuan skill karena mereka dilatih

dalam dunia kerja. Dengan demikian mahasiswa dapat mengetahui

bagaimana proses bisnis dan menganalisis praktik yang ada di

lapangan. Lebih lanjut hal tersebut sebagai bahan diskusi dengan

tim pembimbing dan rekan mahasiswa lainnya. Ketiga unsur

kompetensi tersebut dapat diperoleh oleh mahasiswa selama

kegiatan praktik kerja sampai proses akhir laporan praktik kerja.

Disamping peningkatan kompetensi mahasiswa

khususnya perbankan, mahasiswa juga memperoleh link dengan

dunia kerja. Hal ini dapat memudahkan mahasiswa dalam

mendapatkan peluang kerja setelah mereka lulus. Paling tidak

mahasiswa telah melihat, mengalami atau terlibat dalam dunia

kerja terkait dengan praktik bisnis perbankan dan institusi lainnya.

Kegiatan praktik kerja yang telah dilaksanakan sejak

tahun 2005 di IBS wajib diikuti oleh mahasiswa IBS. Terdapat dua

kali kegiatan praktik kerja yang harus dilakukan oleh mahasiswa

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 10


IBS yang menjadi persyaratan untuk lulus yaitu praktik kerja pada

Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan dan kedua praktik

kerja pada Bank Umum atau pada perusahaan lainnya. Semoga

kegiatan praktik kerja ini dapat bermanfaat untuk mahasiswa IBS,

institusi IBS dan dosen pembimbing praktik kerja mahasiswa serta

bagi bank/perusahaan tempat praktik kerja.

1.2. Tujuan Praktik Kerja

Tujuan praktik kerja mahasiswa IBS sebagaimana dalam ketentuan

akademik IBS (SK Ketua IBS No.392/KEP/STIE IBS/VIII/2015,

tanggal 13 Agustus 2015) adalah:

Melatih mahasiswa di lapangan dalam sektor perbankan yang tidak

tercakup dalam proses perkuliahan.

Memberi kesempatan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman

kerja sektor perbankan yang relevan dengan profesi yang akan

diembannya di masyarakat.

Memberikan keterampilan tambahan yang berguna untuk kerja di

masa depan.

Tujuan lain dari praktik kerja mahasiswa ini adalah

1. Untuk melatih sikap mental yang berguna dalam pengembangan

attitude yang lebih baik dan

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 11


2. Dalam rangka upaya bidang akademik untuk melakukan link and

match kurikulum dengan dunia nyata, sehingga mahasiswa

memperoleh jaringan dengan dunia kerja.

3. Laporan praktik kerja mahasiswa sangat bermanfaat untuk melihat

kebutuhan kompetensi dunia kerja khususnya industri perbankan

dan dapat

menambah aktivitas mahaiswa dan dosen terkait dengan

pengabdian masyarakat.

1.3. Sistematika Laporan Praktik Kerja

Penyusunan laporan praktik kerja mahasiswa harus

disusun sistematis sehingga tercapainya tujuan praktik kerja.

Dengan demikian aktivitas praktik kerja dapat dijelaskan secara

sistematis dalam laporan praktik kerja. Laporan sistematis haruslah

dimulai dari latar belakang dilaksanakannya praktik kerja, hal-hal

yang ingin diperoleh dari praktik kerja, landasan teori yang dapat

digunakan sebagai dasar untuk mengkaji praktik lapangan yang

ditemui di tempat praktik kerja, hasil-hasil praktik kerja dan

analisis kajian hasil praktik kerja serta kesimpulan dan solusi yang

diberikan oleh mahasiswa bagi perusahan dimana ia melakukan

praktik kerja. Sistimatik laporan praktik kerja terdiri dari bagian

awal, bagian isi dan bagian akhir laporan praktik kerja.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 12


1.3.1. Bagian Awal Laporan Praktik kerja

Bagian awal laporan praktik kerja terdiri dari:

1. Halaman judul

2. Halaman Persetujuan

3. Kata Pengantar

4. Daftar Isi

5. Daftar Tabel

6. Daftar Gambar

7. Daftar Lampiran

1.3.2. Bagian Isi Laporan Praktik Kerja

Bagian isi dari laporan praktik kerja terdiri dari :

1. BAB I PENDAHULUAN, yang terdiri dari

1.1. Latar Belakang

1.2. Tujuan Praktik kerja

1.3. Sistematika Laporan Praktik kerja

2. BAB II LANDASAN TEORI

3. BAB III GAMBARAN UMUM TEMPAT MAGANG (Cabang)

3.1 Sejarah Perusahan dan Perkembangan KPw BI -Cirebon

3.2 Produk-produk Perusahaan (Cabang)

3.3 Struktur Organisasi Perusahaan (Cabang)

3.4 Fungsi dan Tugas Bagian Tempat Praktik kerja (Cabang)

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 13


4. BAB IV PEMBAHASAN

Sistematika pada bab ini tempat praktik kerjanya yaitu Praktik kerja Bank

Indonesia (Kantor Perwakilan BI).

4.1 Bidang Moneter

4.1.1. Ketentuan dan prosedur kerja di bidang moneter.

4.1.2. Jenis-jenis Pekerjaan di Bidang Moneter

4.1.3. Pekerjaan Teknis dilakukan terkait dengan pencarian data

KER

4.1.4. Pekerjaan Teknis mekanisme pemberian informasi SID

4.1.5. Pengembangan usaha khususnya UMKM dan Financial

Inklusif.

4.1.6. Aturan Pengembangan Usaha Khususnya UMKM dan

Financial Inklusif.

4.1.7. Pekerjaan Teknis yang dilakukan terkait dengan

Pengembangan Usaha Khusus UMKM dan Financial Inklusif.

4.1.8. Kendala dan jalan keluar terkait dengan Pekerjaan Teknis di

bidang Moneter Selama Praktik Kerja.

4.2. Bagian Sistem Pembayaran

4.2.1. Prosedur Pelayanan Perkasan di Kantor Bank Indonesia.

4.2.2. Prosedur Penukaran uang di masyarakat (mahasiswa ikut ....

mobil Remise ke pasar-pasar) di luar kantor Bank Indonesia.

4.2.3. Prosedur pelaksanaan kliring.

4.2.4. Pekerjaan teknis yang dilakukan terkait dengan Bidang

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 14


Sistem Pembayaran.

4.2.5. Kendala dan jalan keluar terkait dengan Pekerjaan Teknis

di Bidang sistem pembayaran selama Praktik Kerja.

5. BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

Bagian kelima dari isi laporan praktik kerja terdiri dari

kesimpulan dan saran. Kesimpulan menjelaskan hasil yang

diperoleh dilapangan terkait dengan tujuan praktik kerja dan hal-

hal penting yang sebagai dasar dalam pemberian saran kepada

bank/tempat praktik kerja. Saran tidak ditujukan kepada IBS

terkait dengan sistem pelaksanaan praktik kerja, namun saran bisa

ditujukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan di masa

mendatang bila ada.

1.3.3. Bagian Akhir Laporan Praktik Kerja

Bagian akhir laporan praktik kerja terdiri dari

1). Daftar Pustaka

2). Dan Daftar Lampiran

1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah daftar buku-buku atau sumber lain

yang digunakan sebagai referensi atau acuan dalam penulisan laporan

praktik kerja ini. Ketentuan penulisan daftar pustaka sebagai berikut:

a. Masing-masing referensi ditulis dengan jarak spasi 2 (dua).

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 15


b. Huruf pertama dari masing-masing sumber kepustakaan diketik

pada titik tepat pada garis tepi kiri tanpa idensi dan untuk baris

berikutnya digunakan idensi sebanyak 4 ketukan.

c. Nama penulis disusun menurut abjad.

d. Daftar pustaka setiap sumber referensi disusun menurut: Nama

pengarang, tahun, judul buku (atau judul artikel), nomor edisi,

kota penerbit, nama penerbit (atau nama jurnal dan no jurnal,

halaman dimana sumber tersebut diambil pada jurnal tersebut),

kota penerbit. (catatan: apabila buku, antara kota penerbit dan

nama penerbit diberi tanda :).

e. Apabila sumber referensi dari internet, ditulis: Nama penulis,

tahun, judul artikel, dan alamat web nya yang lengkap.

f. Tidak diperlukan nomor urut dalam daftar pustaka.

2. Lampiran Laporan Praktik Kerja Mahasiswa

Lampiran laporan praktik kerja adalah dokumen-dokumen

penting yang harus dilampirkan dalam laporan praktik kerja

mahasiswa yaitu form dokumen yang diperoleh dari tempat prakti

kerja, gambar flowchart prosedur kegiatan operasional

bank/perusahaan, gambar struktur organisasi perusahaan/cabang,

daftar hadir praktik kerja, catatan harian praktik kerja, pelaksanaan

kegiatan praktik kerja, dan lembar bimbingan laporan kegiatan

praktik kerja.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 16


BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Definisi Bank Sentral Indonesia

Definisi Bank Sentral


Dalam definisi yang paling sederhana, bank sentral adalah bank
yang memegang simpanan bank lain dan menggunakannya untuk
settlement pembayaran antar bank (Singleton, 2011)

Menurut Hawke (1973), bank sentral adalah sebuah organisasi


yang berdiri antara pemerintah dan perbankan

Menurut Kisch dan Elkin (1932), bank sentral adalah bagian dari
kebijakan publik dan bukan merupakan instrumen dari kepentingan
pribadi. Bank sentral menerapkan (dan kadang membantu
memformulasikan) kebijakan publik pada sektor perbankan guna
memengaruhi variabel ekonomi.

Kegiatan bank sentral menurut Singleton (2006):


1. Bank sentral menerbitkan uang (dalam bentuk kertas dan koin)
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Moneter dan Sistem
Pembayaran

2. Bank sentral menerapkan dan memformulasikan kebijakan


moneter.-- Moneter

3. Bank sentral menjalankan tugas sebagai bank dan lembaga


pelayanan bagi pemerintah, dan terkadang mengelola utang luar
negeri Hubungan dg Pemerintah

4. Bank sentral menyimpan cadangan/simpanan bank umum dan


membantu settlement keuangan antar bank Bankers Bank

5. Bank sentral memelihara dan mempertahankan kekuatan sistem


keuangan, dan pada saat tertentu bertindak sebagai lender of last
resort serta bertugas mengawasi perbankan Bankers Bank dan
Keuangan

6. Bank sentral menjalankan kebijakan pemerintah dalam hal nilai


tukar dan memelihara serta mengelola cadangan devisa Bank
komersial

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 17


7. Bank sentral turut mendorong pembangunan ekonomi Agent of
Development

8. Bank sentral memberi saran kepada pemerintah menyangkut


kebijakan ekonomiHubungan dengan Pemerintah

9. Bank sentral turut serta dalam perjanjian kerjasama moneter


internasionalHubungan dengan Pemerintah

10. Bank sentral adalah bank yang memegang simpanan bank lain dan
menggunakannya untuk setelmen pembayaran antar bank Sistem
Pembayaran

Tujuh area utama tugas bank sentral (McKinley dan Banaian, 2005)

1. Pengendalian kebijakan moneter;

2. Pengelolaan nilai tukar dan cadangan devisa;

3. Agen fiskal

4. Sebagai lender of last resort;

5. Mengawasi dan mengatur perbankan;

6. Mengelola sistem pembayaran;

7. Mengelola dan memelihara mata uang;

Menurut Charles Goodhart (1991, p.5), kenapa bank sentral karena


posisinya dalam sistem berada di tengah-tengah/sentral, bank
sentral memiliki kekuatan politik sebagai bank pemerintah,
kekuasaan yang dimiliki biasanya sangat besar, dan yang terpenting
adalah kemampuan bank sentral untuk menyediakan uang dalam
jumlah besar menjadikan bank sentral sebagai bank-nya bank,
yaitu bank yang menyediakan likuiditas ekstra pada saat bank
umum mengalami kesulitan.

2.2 Perkembangan Bank Sentral Indonesia


a. Visi, Misi dan Nilai-nilai strategis Bank Sentral
Indonesia
Visi
Menjadi lembaga bank sentral yang kredibel dan terbaik di regional
melalui penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki serta
pencapaian inflasi yang rendah dan nilai tukar yang stabil.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 18


Misi

1. Mencapai stabilitas nilai rupiah dan menjaga efektivitas


transmisi kebijakan moneter untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi yang berkualitas.
2. Mendorong sistem keuangan nasional bekerja secara
efektif dan efisien serta mampu bertahan terhadap gejolak internal
dan eksternal untuk mendukung alokasi sumber
pendanaan/pembiayaan dapat berkontribusi pada pertumbuhan dan
stabilitas perekonomian nasional.
3. Mewujudkan sistem pembayaran yang aman, efisien, dan
lancar yang berkontribusi terhadap perekonomian, stabilitas
moneter dan stabilitas sistem keuangan dengan memperhatikan
aspek perluasan akses dan kepentingan nasional.
4. Meningkatkan dan memelihara organisasi dan SDM Bank
Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai strategis dan berbasis
kinerja, serta melaksanakan tata kelola (governance) yang
berkualitas dalam rangka melaksanakan tugas yang diamanatkan
UU.

Nilai-Nilai Strategis
Trust and Integrity Professionalism Excellence Public Interest
Coordination and Teamwork

b. Evolusi Peran dan Fungsi Bank Sentral


Enam Peran dan Fungsi Bank Sentral
Bank sentral merupakan lembaga keuangan sentral yang berperan
strategis bagi perekonomian suatu negara. Secara garis besar,
peranan strategis bank sentral dapat dilihat dari enam peran dan
fungsi bank sentral yaitu:

1. Bank Sirkulasi
- Menerbitkan dan mengatur legal tender.
2. Kasir Pemerintah
- Berbagai layanan perbankan bagi Pemerintah
- Rekening,transaksi,utang,fasilitasi pembiayaan
pembangunan.
3. Bankers Bank :
- Lender of the last resort bagi bank komersial.
- Area pengawasan dan pengaturan perbankan.
4. Otoritas Moneter :
- Memelihara stabilitas moneter melalui pengendalian besaran
moneter.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 19


- Melaksanakan kebijakan moneter
5. Otoritas system keuangan
- Menjaga dan mencapai stabilitas system keuangan.
- Mendorong system keuangan yang aman dan efisien.
6. Otoritas system pembayaran
- Menjaga keamanan dan kelancaran system pembayaran.
- Kesepakatan,aturan,standar,prosedur dalam mengatur peredaran
uang.

Keseluruhan fungsi tersebut mengalami evolusi dari masa ke masa


sesuai dengan perkembangan ekonomi, sosial politik serta teori
ekonomi. Pendirian Sveriges Risk Bank (1668) di Swedia dan Bank
of England (1694) di Inggris merupakan cikal bakal bank sentral
modern.

1. Bank Sirkulasi & Bankers bank.


-Bank komersial berfungsi sbg bank sirkulasi.
-Juga sbg bankers bank (lenders of the last resort).
-Peran kebijakan moneter, perbankan, dan sistem pembayaran
terbatas.

2. Bank Sentral (dahulu).


-Peran kebijakan moneter, perbankan, dan sistem pembayaran
meningkat.
-Kadang masih sbg bank komersial.
-Sebagai bagian dr Pemerintah, termasuk pembiayaan fiskal dan
program Pemerintah.
-Tujuan jamak (inflasi, kurs, pertumbuhan, lapangan kerja, neraca
pembayaran).

3. Bank Sentral (dewasa ini).


-Tujuan tunggal, yaitu stabilitas harga, utk pertumbuhan ekonomi.
-Fokus pd tiga tugas: kebijakan moneter, perbankan, dan sistem
pembayaran.
-Independen dr Pemerintah dg koordinasi.
-Penguatan akuntabilitas dan transparansi.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 20


2.3 Tugas Pokok dan Wewenang Bank Sentral Indonesia

Stabilitas
Sistem Stabilitas
Keuangan Moneter

Stabilitas
Sistem
Pembayaran
Gambar1. Tiga Tugas Pokok Bank Indonesia

Ketiga pilar utama Bank Sentral diatas saling berkaitan satu sama
lain:

1. Stabilitas Moneter
Kebijakan moneter yang tidak tepat dapat mengakibatkan
terganggunya stabilitas sistem keuangan.
2. Stabilitas system keuangan
Sistem keuangan yang sehat serta kelancaran dan keamanan sistem
pembayaran merupakan prasyarat efektivitas suatu kebijakan
moneter.
3. Stabilitas system pembayaran..
Kelancaran dan keamanan sistem pembayaran mendukung
stabilitas sistem keuangan dan efektivitas kebijakan moneter.

2.4 Tata Kelola Bank Sentral Indonesia

Bank Indonesia UU No.23/1999 sbgmn diubah Terakhir dgn


UU No.6/2009.

1. Independensi
a. Institutional
Secara kelembagaan berada di luar pemerintah
Memiliki kewenangan membuat peraturan dan menetapkan sanksi
sebagai implementasi pelaksanaan UU

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 21


b. Goal
Kebebasan menetapkan sasaran akhir kebijakan moneter (inflasi
atau pertumbuhan ekonomi) sebagai penjabaran dari tujuan yang
ditetapkan dalam UU

c. Instrument
Kebebasan menggunakan instrumen moneter & menetapkan target
operasional kebijakan moneter
Kewenangan menetapkan jumlah uang beredar dan suku bunga,
larangan pemberian pinjaman kepada pemerintah

d. Personal
Kewenangan Dewan Gubernur menolak campur tangan
Pemerintah dan atau pihak lain dalam melaksanakan tugas-tugas
yang ditetapkan UU
Pemimpin BI berada di luar susunan kabinet dan memiliki masa
jabatan berbeda dengan pemerintah

e. Budget
Kewenangan menetapkan , mengelola anggaran kebijakan & aset
kekayaan tanpa persetujuan DPR
Pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dilaporkan kepada
DPR

2. Transparansi

Informasi evaluasi pelaks kebijakan


Komunikasi keputusan RDG
Penerbit publikasi
Laporan triwulan & tahunan ke pemerintah
Forum diskusi pakar,masyarakat, pemerintah
Kurikulum kebanksentralan

a. Political
Keterbukaan mengenai tujuan kebijakan seperti sasaran stabilitas
harga atau inflasi

b. Economic,Procedural,Policy
Pengungkapan data, model dan prakiraan ekonomi

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 22


Informasi mengenai strategi kebijakan dan prosedur pengambilan
keputusan internal
Komunikasi keputusan kebijakan, spt perubahan suku bunga

c. Operational
Keterbukaan pelaksanaan kebijakan yang diputuskan seperti operasi
moneter

Empat target utama :

(i) media massa & masyarakat,


(ii) pemerintah & parlemen,
(iii) pasar keuangan,
(iv) pemerhati bank sentral.

3. Akuntabilitas

Bank sentral yang baik adalah yang berwibawa, dapat dipercaya, dan
melakukan tugasnya dengan baik. Bank sentral harus bertanggung
jawab terhadap pelaksanaan tugasnya dan diawasi oleh lembaga
pengawas berkoordinasi dengan pemerintah. Akuntabilitas tersebut juga
ditunjukkan kepada masyarakat yang direalisasikan dengan
mengkomunikasikan berbagai kebijakan yang ditempuhnya.
a. Kinerja
Penyampaian laporan tugas
Laporan bhn evaluasi kinerja BI dan Dewan Gubernur
oleh DPR
DPR meminta penjelesan pelaks. tugas & wewenang BI

b. Anggaran
Penyampaian anggaran operasional untuk persetujuan
DPR & kewajiban pelaporan anggaran kebijakan secara khusus ke
DPR
Pemeriksaan keuangan oleh BPK
Penyampaian laporan keuangan tahunan ke masyarakat

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 23


c. Lainnya
Badan Supervisi Bank Indonesia

Peran Bank Sentral dalam Aliran Dana

Gambar2. Peran Bank Sentral dalam Aliran Dana

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 24


BAB III

GAMBARAN UMUM TEMPAT PRAKTIK KERJA

3.1 Sejarah perusahaan dan perkebangan BI Cirebon

Gedung Bank Indonesia terletak di Jalan Yos Sudarso No.


57 Kampung Cangkol, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan
Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Lokasi ini
berdampingan dengan Kantor Pos Cirebon, dan dikelilingi oleh
bank-bank umum lainnya.
Semenjak awal berdirinya, bangunan ini memang telah
berfungsi sebagai bank. Dahulu, gedung ini berfungsi sebagai
kantor De Javasche Bank (DJB) cabang Cirebon yang dibuka pada
31 Juli 1866 dan baru beroperasi tanggal 6 Agustus 1866 dengan
nama Agentschap van De Javasche Bank te Cheribon.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung dilakukan
pada 21 September 1919 oleh Jan Marianus Gerritzen. Arsitektur
gedung dikerjakan oleh Biro Arsitek F.D. Cuypers & Hulswit
dengan gaya art deco. Gedung ini selesai dibangun dan digunakan
pada 22 Maret 1921.

Gambar3. Tampak Depan Gedung KPw BI Cirebon

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 25


Kini, gedung tiga lantai yang berdiri di atas tanah seluas 1.961
m ini merupakan Gedung Bank Indonesia Cirebon. Hal ini
merupakan fakta sejarah di mana De Javasche Bank hingga
sekarang sudah beberapa kali berganti nama, pada masa
pendudukan Jepang diganti menjadi Hanpo Kaihatsu Ginko,
kemudian Bank Indonesia.
Gedung tua ini berdasarkan Surat Wali Kota Cirebon
Nomor 19 Tahun 2001, Gedung Bank Indonesia ditetapkan sebagai
Benda Cagar Budaya (BCB). Dan, kebetulan gedung ini lebih
mujur dibandingkan dengan bangunan tua lainnya yang berada di
Kota Cirebon. Artinya, gedung ini masih terawat dengan baik
dengan warna putih mendominasi tembok bangunan ini

Visi Misi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon

VISI
Menjadi kantor Bank Indonesia yang dapat dipercaya di daerah
melalui peningkatan peran dalam menjalankan tugas-tugas Bank
Indonesia yang delegasikan (diberikan).

MISI
Berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah
melalui peningkatan pelaksanaan tugas bidang ekonomi moneter,
system pembayaran, pengawasan bank serta memberikan saran
kepada Pemerintah Daerah dan lembaga terkait lainnya.

Tugas Pokok Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon adalah


sebagai berikut:
Memberikan masukan kepada Kantor Pusat tentang kondisi
ekonnomi dan keuangan daerah di wilayah kerjanya;
Melaksanakan kegiatan operasional Sistem Pembayaran
(tunai&non tunai) sesuai kebutuhan ekonomi daerah di
wilayah kerjanya;
Melaksanakan pengawasan terhadap Perbankan di wilayah
kerjanya;
Memberikan saran kepada Pemerintah Daerah mengenai
kebijakan ekonomi daerah, yang didukung dengan
penyediaan informasi berdasarkan hasil kajian yang akurat;
Mengelola sumber daya internal yang dibutuhkan sebagai
factor pendukung terlaksananya fungsi-fungsi utama.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 26


3.2 Produk- produk KPw BI Cirebon

I. Tim SP, PUR, Layanan dan Administrasi

A. Unit PUR

Produk-produk:

Rencana Distribusi Uang (RDU) mengacu pada EKU.

a.distribusi uang (antara lain pengiriman uang di wilayah kerjanya);

b.Distribusi uang ke KPwDN lainnya;

c.Penerimaan/persediaan uang;

d.Pengiriman uang kas titipan;

e.Pengambilan uang kas titipan.

a.Modal kerja harian;

b.Pengambilan dan pengembalian uang ke khasanah.;

c.Pengelolaan titipan uang khasanah.

a.Layanan penarikan bank;

b.Layanan penyetoran bank;

c.Layanan penukaran uang;

d.Layanan kas luar kantor;

e.Layanan penarikan dan penyetoran non bank (antara lain setoran dan

penarikan intern, pajak);

f.Administrasi penyetoran dan penarikan bank peserta kas titipan;

g.Layanan penjualan uang Rupiah khusus kepada masyarakat;

h.Pengelolaan data PUR.

Warkat pembukaan transaksi layanan kas.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 27


a.Klarifikasi keaslian uang Rupiah;

b.Hasil analisis yang diinput ke database upal pada BI-cac;

C.Kesaksian ahli.

a.Laporan posisi likuiditas bank, Transaksi Uang Kartal Antar

Bank (TUKAB), dan rencana penyetoran dan penarikan bank;

b.Tata usaha perbankan pada aplikasi system layanan luar.

c.Evaluasi proyeksi cash flow dan realisasi kebutuhan uang

perbankan;

d.Koordinasi penanganan tindak pidana upal.

Rencana dan pelaksanaan kegiatan pengolahan uang:

a.Sortasi dan hitung ulang manual;

b.Sortasi uang dengan MUSK;

c.Pemusnahan uang dengan MRUK.

a.Kesiapan mesin untuk pengolahan uang;

b.Laporan pemeliharaan peralatan pengolahan uang secara

periodic,termasuk laporan dountime;

c.Laporan penggunaan peralatan pengolahan uang secara periodic.

d.Ketersediaan supplies (perlengkapan operasional) kas.

B. Unit Operasional SP

Produk-produk:

Pelaksanaan penatausahaan dan pengelolaan administrasi Sistem

Pembayaran antara lain Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 28


(SKNBI), Bank Indonesia Real Time Gross Settlement System

(BI-RTGS), Bank Indonesia Scripless Securities Settlement

System (BI-SSSS), Bank Indonesia Electronic Trading Platform

(BI-ETP) serta Bank Indonesia Sentralisasi Otomasi Sistem

Akutansi (BI-SOSA).

Pengelolaan pembukuan transaksi internal dan eksternal meliputi proses

awal hari (BI-SOSA), transaksi realisasi anggaran, Pembukuan

Transaksi Anggaran (PTA), setelmen transaksi melalui BI-SOSA,

mencetak laporan keuangan, dan mengelola transaksi proses akhir hari

(BI-SOSA).

Fasilitasi pertukaran warkat debet dan kliring pengembalian debet.

Laporan pelaksanaan BCP.

Administrasi dan tata usaha KLBI dan TSL.

Fungsi Perizinan dan Pengawasan SP, PUR.

C. Unit Pengawasan SP, PUR dan KI (Keuangan Inflasi)

Produk-produknya:

a.Izin Kegiatan Usaha Pedagang Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA

BB) dan Penyelenggaraan Transfer Dana (PTD);

b.Izin pembawaan Uang Kertas Asing (UKA);

c.Izin KPWD non BI.

a.Laporan Hasil Pengawasan KUPVA BB dan PTD;

b.Laporan pengawasan pembawaan UKA;

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 29


c.Laporan KPWD;

d.Laporan Pengawasan kewajiban penggunaan uang Rupiah.

a.Rekomendasi pembukaan dan perpanjangan/penutupan kas

titipan;

b.Laporan pengawasan kas titipan.

Fungsi Analisis SP dan PUR serta KI dan Perlindungan

Konsumen

D. Analisis SP dan PUR serta KI dan Perlindungan

Konsumen

Produk-produk:

Data dan informasi SP dan PUR, serta KI.

a.Hasil survey kebutuhan dan preferensi uang;

b.Usulan EKU kepada KP;

c.Statistik pengelolaan uang.

Hasil analisis/kajian SP dan PUR serta KI.

Rencana dan laporan pelaksanaan program KI antara lain:

elektronifikasi.

Laporan koordinasi/kerjasama dan/atau implementasu program

KI.

Layanan informasi dan mediasi pengaduan konsumen SP

termasuk pemberian keterangan ahli.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 30


D. Satuan Layanan dan Administrasi

Produk-produknya:

a.Layanan dan administrasi gaji serta penghasilan pegawai;

b.Layanan dan administrasi manfaat serta faasilitas pegawai dan

keluarga pegawai antara lain: fasilitas kesehaatn, peringatan

masa pengabdian.

c.Administrasi kehadiran dan data kepegawaian;

d.Administrasi pelaksanaan ketentuan disiplin dan tata tertib

pegawai satuan kerja;

e.Rekapitulasi kebutuhan pembangunan SDM satuan kerja;

f.Data dan informasi SDM satuan kerja.

g.Administrasi Kepegawaian lainnya satuan kerja.

Pelaksanaan pengelolaan SDM non-organik:

penerimaan,penempatan,pengembangan,pembinaan dan

penilaian kinerja serta pemutusan hubungan serta sesuai

ketentuan berlaku.

Perencanaan,pemenuhan,penatausahaan dan

pemeliharaan,pengadaan barang dan jasa, termasuk inventaris

kantor, Alat Tulis Kantor (ATK) satuan kerja.

a.Warkat Realisasi Anggaran (WRA) dan laporan realisasi

anggaran satuan kerja;

b.Administrasi perpajakan.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 31


Hasil perhitungan, koreksi, penyetoran dan pelaporan pajak

Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

Administrasi dan layanan perjalanan dinas satuan kerja.

Pelaksanaan tugas-tugas kesekretariatan dan kearsipan antara

lain: penatausahaan dokumen keluar/masuk, penatausahaan

arsip di Sentral Khasanah Arsip.

Terlaksananya kegiatan protokoler.

Tersedianya akomodasi, transportasi dan perizinan dalam

rangka penyelenggaraan kegiatan kedinasan di wilayah

kerjanya.

Terlaksananya kegiatan operasional pengamanan personil,

materil, lingkungan dan acara kedinasan yang

diselenggarakan oleh pihak internal dan/atau eksternal, di

wilayah kerjanya.

Terlaksananya pengelolaan antara lain:

pengoperasian,pemeliharaan,uji coba peralatan pengamanan.

II. Tim advisory dan Pengembangan Ekonomi

A. Fungsi Data dan Statistik Ekonomi dan Keuangan

Produk-produknya:

Data olahan antara lain: moneter, stabilitas system keuangan,

system pembayaran dan pengelolaan uang rupiah.

Statistik dan/atau laporan hasil survey.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 32


a.Diary Notes Liason;

b.Laporan liason bulanan dan triwulan.

Data dan informasi untuk mendukung RFA dan/atau RBS

Provinsi.

Data laporan bank dan non bank. Antara lain: sandi dan hak

akses, absensi, validasi kewajaran data, pembinaan dan

layanan helpdesk.

IDI dan layanan keluhan masyarakat terkait SID.

B. Fungsi Asesmen Ekonomi dan Surveilans

Produk-produk:

a.Data dan Informasi untuk mendukung Kajian Ekonomi dan

Keuangan Regional (KEKR) Provinsi, Ringkasan Ekonomi

Regional (RER), Laporan Analisis Inflasi;

b.Kajian bersama dengan KPwDN Provinsi, Departemen

Regional dan/atau Satuan Kerja Kantor Pusat;

c.Analytical Notes/Occasional Paper dan/atau Kajian Isu

Strategis.

Fasilitasi upaya penyelesaian permasalahan perekonomian

daerah dan/atau penyusunan rencana aksi.

a.Data dan informasi untuk mendukung RFS Provinsi;

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 33


b.Data dan informasi untuk mendukung pengawasan moneter,

surveilans system keuangan, Sistem Pembayaran (SP) dan

Pengelolaan Uang Rupiah (PUR).

Data dan informasi untuk mendukung proyeksi makroekonomi

daerah.

Data dan informasi untuk mendukung penyusunan

rekomendasi kebijakan ekonomi dan keuangan daerah kepadan

Kepala Daerah (advisory).

C. Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan

Produk-produk:

Terlaksananya koordinasi pengendalian inflasi. Antara lain:

high level meeting, rapat teknis, rapat koordinasi dan kegiatan

lain terkait pengendalian inflasi di wilayah kerjanya.

Kegiatan kerjasama pengembangan ekonomi daerah. Antara

lain: peningkatan daya saing,investasi, ekonomi dan keuangan

syariah.

Laporan pelaksanaan program komunikasi di daerah. Antara

lain: media briefing, focus group discussion, seminar dan talk

show.

a.Rencana Kegiatan;

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 34


b.Laporan pelaksanaan program komunikasi dan materi

komunikasi di daerah antara lain: media briefing, focus group

discussion, seminar dan talk show.

Terlaksananya program networking/jejaring dengan

stakeholders daerah melalui forum-forum koordinasi daerah.

Laporan pelaksanaan sosialisasi dan capacity building.

Pelayanan data dan informasi kepada publik.

a.Usulan dan strategi pelaksanaan PSBI;

b.Laporan pelaksaan PSBI, termasuk beasiswa.

Pelaksanaan edukasi kebanksentrakan termasuk program

magang.

Pengelolahan perpustakaan Bank Indonesia.

3.3 Struktur organisasi KPw BI Cirebon

Struktur organisasi merupakan kerangka kinerja yang

menggambarkan hubungan wewenang dan tanggung jawab bagi

setiap jenjang yang berada pada ruang lingkup organisasi. Bank

merupakan suatu badan usaha yang bergerak didalam bidang

ekonomi. Untuk mencapai tujuannya diperlukan struktur organisasi

agar terjadi keterpaduan atau koordinasi yang baik dan

memberikan kejelasan dalam memberikan tugas yang telah

ditetapkan. Adapun struktur organisasi kantor perwakilan Bank

Indonesia Cirebon. (Terlampir)

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 35


3.4 Fungsi dan tugas bagian KPw BI Cirebon

I. Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi

A. Fungsi Data dan Statistik Ekonomi dan Keuangan

Tugas Pokok:

Mengumpulkan informasi, mengolah dan menyusun statistic

ekonomi dan keuangan daerah untuk kebutuhnan stakeholders

internal dan eksternal.

Melaksanakan survey dalam rangka mendukung perumusan

kebijakan Bank Indonesia dan Fungsi advisory.

Melaksanakan kegiatan liason dalam rangka mendukung

perumusan kebijakan Bank Indonesia dan fungsi advisory.

Mendukung penyusunan Regional Fiancial Account (RFS)

dan/atau Regional Balance Sheet (RBS) Provinsi.

Mengelola dan menatausahakan laporan bank dan non bank

(antara lain sandi dan hak akses, absensi, validasi kewajaran

data, pembinaan dan layanan helpdesk).

Mengelola pelayanan Informasi Debitur Individual (IDI) dan

penanganan keluhan terkait data Sistem Informasi Debitur

(SID). (sampai dengan pengalihan pengelolaan SID dari Bank

Indonesia Ke OJK).

B. Fungsi Asesmen Ekonomi dan Surveilans

Tugas pokok:

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 36


Melakukan pengumpulan informasi ekonomi strategis serta

asesmen ekonomi dan keuangan untuk mendukung perumusan

rekomendasi kebijakan kepada Kantor Pusat Bank Indonesia

dan/atau Pemerintah Daerah.

Melakukan fasilitas upaya penyelesaian permasalahan

perekonomian daerah yang menumbuhkan penyelesaian dari

Pemerintah Pusat.

Mendukung pelaksanaan RFS Provinsi.

Mendukung penyusunan proyeksi makroekonomi daerah.

Mendukung penyusunan rekomendasi kebijakan ekonomi dan

keuangan daerah berdasarkan hasil asesmen dan kajian.

C. Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan

Tugas Pokok:

Melaksanakan koordinasi dengan stakeholders dalam rangka

pengendalian inflasi dalam wilayah kerja dan/atau antar

wilayah kerja.

Melakukan koordinasi dan program kerjasama dalam rangka

pengembangan ekonomi daerah.

Menyusun dan melaksanakan program komunikasi kebijakan dan

isu strategis BI Wide (One Voice), termasuk memfasilitasi atau

mengkoordinasikan pelaksanaan komunikasi satuan kerja

Kantor Pusat di Daerah.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 37


Menyusun dan melaksanakan program komunikasi, temasuk

melakukan penyesuaian terhadap materi/publikasi eksternal

sesuai dengan kebutuhan.

Melaksanakaan forum-forum terkait dengan pengembangan dan

kerjasama ekonomi yang melibatkan stakeholders daerah.

Melakukan melakukan kegiatan sosialisasi dan capacity building

kepada stakeholders.

Menyediakan layanan informasi public (termasuk Pejabat

Pengelola Informasi dan Dokumentasi/PPID daerah).

Mengelola pelaksanaan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), termasuk

beasiswa.

Melakukan edukasi kebanksetralan termasuk program magang.

Mengelola perpustakaan Bank Indonesia.

D. Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM

Tugas pokok:

Melaksanakan program pengembangan UMKM dalam rangka

peningkatan kapasitas ekonomi daerah dan pengendalian inflasi.

Melakukan kegiatan dalam rangka peningkatan akses keuangan

UMKM antara lain melalui dukungan penguatan infrastruktur

keuangan, fasilitas program pemerintah yang memberikan nilai

tambah, dan penyaluran kredit UMKM dan Kredit Usaha

Rakyat (KUR).

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 38


Melaksanakan penyediaan dan diseminasi informasi terkait

pengembangan UMKM.

Melakukan kegiatan koordinasi dan kerjasama dengan

stakeholders setempat dalam rangka pengembangan UMKM.

II. Tim SP,PUR, Layanan dan Administrasi

Unit Pengawasan SP,PUR DAN KI (Keuangan Inflasi)

A. Fungsi Perizinan dan Pengawasan SP PUR

Tugas Pokok:

Melaksanakan perizinan antara lain: pembukaan,perpanjangan,

dan pencabutan Kegiatan Layanan Uang (KLU).

Melaksanakan pengawasan KLU.

Memberikan rekomendasi pembukaan dan

perpanjangan/penutupan, serta melaksanakan pengawasan kas

titipan.

B. Fungsi Analisis SP dan PUR serta KI dan Perlingungan

Konsumen

Tugas pokok:

Mengelola data dan informasi SP dan PUR serta KI.

Menghitung Estimasi Kebutuhan Uang (EKU).

Menyusun analisis/kajian terkait SP dan PUR serta KI.

Merencanakan dan melaksanakan program KI.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 39


Melakukan koordinasi/kerjasama dan/atau implementasi program

KI.

Memberikan layanan informasi dan mediasi perlindungan

konsumen SP.

Satuan Layanan dan Administrasi

C. Fungsi SDM, Logistik, Anggaran, Sekretariat, Protokol

dan Pengamanan

Tugas Pokok:

Melakukan administrasi data dan informasi SDM di satuan kerja.

Mengelola SDM non-organik.

Melakukan perencanaan,pemenuhan, penatausahaan dan

pemeliharaan, pengadaan barang dan jasa, termasuk inventaris

kantor, Alat Tulis Kantor (ATK) satuan kerja.

Melakukan fungsi Pelaksanaan Anggaran (PA) dan administrasi

pajak satuan kerja.

Melakukan perhitungan, koreksi, penyetoran dan pelaporan pajak

Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

Mengelola administrasi perjalanan dinas satuan kerja.

Melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan satuan kerja.

Mengelola kegiatan protokoler

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 40


Menyediakan akomodasi,transportasi, perizinan,sarana dan

prasarana dalam rangka kegiatan keprotokolan di wilayah

kerjanya.

Melaksanakan kegiatan operasional pengamanan personil,

materil, lingkungan dan acara kedinasan yang diselenggarakan

oleh pihak internal dan/atau eksternal, di wilayah kerjanya.

Melaksanakan pengelolaan peralatan pengamanan di wilayah

kerjanya.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 41


BAB IV
PEMBAHASAN

Dalam praktik kerja mahasiswa yang diselenggarakan di

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon terfokus pada system

pembayaran. Sistem pembayaran yang di adakan di Kantor

Perwakilan Bank Indonesia Cirebon adalah sistem pembayaran

non tunai seperti penyelenggaraan kliring.

Bank Indonesia disini lebih menekankan masyarakat

Indonesia untuk melakukan transaksi non tunai. Karena, transaksi

non tunai dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan

transaksi pembayaran di era globalisasi ini, lebih efisien dengan

tidak perlu membawa banyak uang cetak di dompet, cukup dalam

bentuk elektronik card saja dan untuk transfer non tunai bisa

melalui pembayaran kliring yang menggunakan warkat debet yaitu

cek dan bilyet/giro atau dengan mobile banking.

4.1 Bidang Sistem Pembayaran

4.1.1. Prosedur Pelayanan Perkasan di Kantor

Perwakilan Bank Indonesia Cirebon

Yang termasuk pelayanan perkasan di Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Cirebon:

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 42


1. Layanan Kas Dalam Kantor

Pelayanan penukaran uang Rupiah dilakukan di seluruh satuan

kerja kas Bank Indonesia yaitu di 39 Kantor Perwakilan Dalam

Negeri Bank Indonesia termasuk Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Cirebon. Waktu pelayanan penukaran uang oleh Bank

Indonesia pada umumnya ditentukan jadwalnya pada hari-hari

tertentu yang dimulai dari pukul 09.00 sampai pukul 11.30 waktu

setempat. Pada periode menjelang hari raya keagamaan, Bank

Indonesia melakukan pelayanan penukaran setiap hari kerja.

Layanan penukaran uang meliputi penukaran uang layak edar atau

uang tidak layak edar (lusuh, cacat, dan rusak) dengan uang yang

masih layak edar dalam pecahan yang sama atau pecahan lain serta

penukaran uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran yang

masih berlaku masa penukarannya.

2. Layanan Kas Keliling

Pelayanan kas keliling dilakukan oleh Kantor Pusat dan hampir

seluruh Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia

termasuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, baik yang

berlokasi di pusat-pusat keramaian seperti pasar, pameran, dan

perguruan tinggi, maupun kerja sama dengan institusi lain.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 43


4.2 Peran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam

Sistem Pembayaran

Kantor perwakilan Bank Indonesia Cirebon di sistem pembayaran

dalam perkasan selain melaksanakan layanan kas dalam kantor dan

layanan kas keliling, juga melaksanakan pengawasan kas titipan,

melakukan sosialisasi kepada bank umum maupun masyarakat

daerahnya mengenai sistem pembayaran tunai dan non tunai.

Adapun tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara

kestabilan nilai rupiah, dimana salah satu tugas Bank Indonesia

untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengatur dan

menjaga kelancaran sistem pembayaran (Pasal 7 dan 8 UUBI).

Dalam rangka mengatur dan menjaga kelancaran sistem

pembayaran, BI berwenang:

Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas

penyelenggaraan jasa sistem pembayaran;

Mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk

menyampaikan laporan kegiatannya;

Menetapkan penggunaan alat pembayaran (Pasal 15 UUBI)

BI berwenang mengatur sistem kliring antarbank dalam

mata uang rupiah dan valas (Pasal 16 UUBI).

BI menyelenggarakan penyelesaian akhir transaksi

pembayaran antarbank dalam mata uang rupiah &/ asing

(Pasal 18 UUBI).

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 44


Bank Sentral dan Payment System

Peran bank sentral dan system pembayaran diantaranya sebagai

berikut:

Merupakan penjaga kepercayaan masyarakat terhadap uang

(confidence in money).

Bertanggungjawab terhadap keamanan dan efisiensi dalam sistem

pembayaran dan penyelesaian akhirnya (setelmen).

Dapat menjadi operator sistem pembayaran yang

menyediakan jasa sistem pembayaran terhadap stake

holders.

Menerapkan payment and settlement system design yang

terbaik untuk menunjang kebijakan moneter.

Dapat bertindak sebagai pengawas sistem pembayaran.

Dapat menetapkan instrumen pembayaran dan/atau

melarang suatu instrumen pembayaran untuk digunakan.

Dapat melakukan intervensi bila terjadi market failure

dalam system pembayaran, misalnya bila terjadi asimetri

informasi dan lemahnya perlindungan konsumen

4.3 Prosedur Pelaksanaan Kliring

Proses pelaksanaan kliring pada Kantor Perwakilan Bank

Indonesia Cirebon masih dilakukan secara manual yang dilakukan

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 45


diruangan khusus atau ruangan kliring yang sudah disediakan oleh

Bank Indonesia Cirebon. Dimana, terdapat dua kali

penyelenggaraan kliring yaitu kliring masuk dan kliring

penyerahan. Disini yang menjalankan kliring merupakan

perwakilan pegawai dari masing-masing bank umum yang ikut

dalam penyelenggaran kliring, berdasarkan hasil keterangan oleh

Pak Rommy selaku kepala Unit Sistem Pembayaran bahwa kurang

lebih yang mengikuti penyelenggaraan kliring di Kantor

perwakilan Bank Indonesia Cirebon terdapat 40 bank umum.

Pegawai Bank Indonesia disini bertugas memantau saja.

4.4 Prosedur Penukaran Uang

Pada Kantor perwakilan Bank Indonesia Cirebon masyarakat

umum dapat secara langsung datang ke Bank Indonesia Cirebon

untuk menukarkan uangnya. Baik uang yang sudah lusuh dan

sudah tidak layak pakai untuk ditukar dengan uang yang layak

pakai dan dapat menukarkan dengan uang rupiah baru emisi 2016.

Penukaran berlangsung hanya pada hari kamis dan jumat. Kantor

perwakilan Bank Indonesia Cirebon juga menjalankan pelayanan

penjualan uang Rupiah khusus kepada masyarakat. Seperti untuk

para kolektor yang gemar mengkoleksi uang lama, membeli uang

tersebut di Bank Indonesia.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 46


4.5 Pekerjaan teknis yang dilakukan terkait dengan

Bidang Sistem Pembayaran

Pekerjaan teknis pada Kantor perwakilan Bank Indonesia Cirebon

yang terkait pada system pembayaran yaitu melakukan survei

pasar langsung untuk memantau inflasi di daerah

Cirebon,Indramayu,Majalengka,Kuningan Ciayumajakunig

dengan adanya Tim Pengelola Inflasi Daerah (TPID). Lalu terkait

pada kas/accounting Bank Indonesia Cirebon mengadakan

sosialiasi uang rupiah emisi 2016, mengadakan

sosialisasi/penjelasan tentang Sistem Kliring Nasional Bank

Indonesia (SKNBI) kebijakan baru mulai 1 april ke bank-bank

umum, pemusnahan uang yang sudah tidak layak pakai, dan

penukaran serta penjualan uang rupiah kepada masyarakat.

Selebihnya pekerjaan diaplikasikan dengan menggunakan

pengawasan system.

4.6 Kendala dan jalan keluar terkait dengan Pekerjaan Teknis di

bidang sistem pembayaran selama Praktik kerja

Salah satu kendala yang paling fatal terjadi adalah kerusakan system

pembayaran itu sendiri, system yang dimiliki oleh Bank Indonesia

tidak dimiliki oleh bank atau lembaga lainnya. kerusakan pada system

tersebut menyebabkan error. Untuk menanggulangi bila terjadinya

error pada system tersebut adalah memperbaiki system agar dapat

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 47


digunakan kembali. Tetapi perbaikan pada system yang telah rusak

hanya dapat di lakukan di kantor pusat sehingga membutuhkan waktu

yang terbilang lama agar system kembali normal. Atau untuk

meminimalkan resiko kerusakan yaitu dengan melakukan service

secara berkala.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 48


BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan saya selama magang 10 hari di Kantor

perwakilan Bank Indonesia Cirebon ialah Bank Indonesia bukan

hanya bertugas mengupgrade/menerbitkan uang-uang baru saja

tetapi juga mengawasi serta mengontrol bank-bank umum

lainnya. Bank Indonesia juga ikut terjun langsung memperhatikan

setiap bagian faktor-faktor kecil atau faktor mendasar yang

mempengaruhi kondisi perekonomian seperti memperhatikan para

petani, melakukan kegiatan seperti mengadakan pelatihan agar

petani lebih terampil dalam mengelola hasil sumber dayanya.

Lalu melakukan sosialisasi gerakan non tunai agar masyarakat di

zaman era globalisasi ini mengetahui lebih lanjut, serta

melakukan sosialisasi uang rupiah baru emisi 2016 yang

belakangan ini sempat menimbulkan kontra, sosialisasi uang

rupiah emisi 2016 bertujuan untuk mengklarifikasi hoax yang

beredar agar masyarakat awam tidak mudah terprovokasi yang

nantinya akan menimbulkan pecah belah.

Bank Indonesia Cirebon juga melakukan survey

diantaranya untuk mengetahui/mengamati keadaan inflasi

khususnya di daerah Cirebon,Indramayu,Majalengka,Kuningan

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 49


Ciayumajakuning serta melakukan penanganan apabila terjadi

inflasi. Serta melaporan perkembangan ekonomi di daerah yang

bersangkutan kepada Kantor Bank Indonesia Pusat. Dalam hal ini

juga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menjalankan

kebijakan yang telah dibuat oleh Bank Indonesia Pusat

5.2 SARAN

Saran saya untuk Kantor perwakilan Bank Indonesia Cirebon

adalah lebih ditingkatkan koordinasi antar pegawainya. Sebaiknya

mengadakan kegiatan-kegiatan di luar pekerjaan yang membuat

para pegawai menyatu seperti arisan. Lalu kegiatan senam di hari

jumat juga harus diberlakukan wajib untuk semua pegawai,

karena setiap kegiatan senam yang saya ikuti hanya sedikit sekali

pegawai yang ikut serta. Sedangkan fasilitas yang ada sangat

mendukung dan senam bagus untuk menyegarkan pikiran dan

badan sebelum kembali bekerja.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 50


DAFTAR PUSTAKA

Sparta, 2017, Panduan Praktik Kerja Mahasiswa, Edisi Kedua, Jakarta: STIE

Indonesia Banking School.

2016, Visi dan Misi Bank Indonesia, http://www.bi.go.id/id/tentang-bi/fungsi-

bi/misi-visi/Contents/Default.aspx.

2013, bank indonesia cirebon http://kekunaan.blogspot.co.id/2013/11

2015, pengantar system pembayaran, Iwan setiawan, BI Institute

kelembagaan bank sentral, BI Institute

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 51


LAMPIRAN

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 52


Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 53
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 54
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 55
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 56
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 57
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 58
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 59
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 60
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 61
Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 62
STRUKTUR ORGANISASI KANTOR PERWAKILAN BI CIREBON

Gambar4. Struktur Organisasi Kantor Perwakilan BI Cirebon

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 63


Gambar5.Tim Cirebon kloter dua di depan gedung KPw BI Cirebon

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 64


Gambar6. Ruang Kerja pada Ekonomi Moneter

Gambar7. Membantu proses scaning kliping

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 65


Gambar8. Ruang kliring KPw BI Cirebon

Gambar9. Bersama pegawai Bank BTN yang melaksanakan kliring di KPw


BI Cirebon

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 66


Gambar 10. Acara sosialisasi uang rupiah emisi 2016 bersama Ulama daerah

Ciayumajakuning Cirebon,Indramayu,Majalengka,Kuningan.

Gambar 11. Bersama mahasiswa Universitas Kuningan saat menjadi

penerima tamu di acara sosialisasi uang rupiah emisi 2016.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 67


Gambar12. Acara Rutin Senam Pagi di Hari Jumat

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 68


Gambar13. Bersama pegawai masing2 unit KPw BI Cirebon Setelah

Presentasi Laporan Hasil Magang Selama 10 Hari.

Laporan Praktik Kerja Mahasiswa STIE Indonesia Banking School 69