Anda di halaman 1dari 8

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG FAKULTAS MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM

PROGRAM STUDI FISIKA


Jl. Ganesha No 10, Bandung 40132, Indonesia
SOLUSI
MODUL TUTORIAL FISIKA DASAR IA (FI-1101) KE 02
TOPIK : Dinamika
Semester 1 2015/2016

A. PERTANYAAN
1. Gambar di samping adalah tampak atas dari empat
situasi dimana gaya bekerja pada suatu benda yang
terletak di atas lantai licin . Bila besarnya gaya-gaya
dipilih secara tepat, pada situasi seperti apakah
yang memungkinkan balok tersebut (a) diam (b)
bergerak dengan laju tetap.

SOLUSI:
(a) 2 dan 4 akan diam
(b) 2 dan 4 akan bergerak dengan laju tetap apabila sebelumnya benda sudah memiliki
laju.

2. Bila gaya aksi-reaksi selalu memiliki besar yang sama dan arah yang berlawanan satu
dengan yang lainnya, apakah vektor gaya total pada setiap benda selalu sama dengan
nol? Jelaskan jawaban Saudara.

SOLUSI:
Gaya resultan tidak harus sama dengan nol. Jika sama dengan nol, tidak ada yang
dapat dipercepat. Jika kita memilih satu benda dalam sistem kita, gaya aksi-reaksi tidak
dapat dijumlah menjadi nol, karena gaya-gaya tersebut bekerja pada benda yang
berbeda.

3. Sebuah benda bergerak melingkar dengan laju konstan, jika terdapat gaya konstan yang
tegak lurus dengan arah kecepatan. Bagaimana laju benda jika gaya yang bekerja pada
benda tersebut tidak tegak lurus terhadap arah kecepatan?

SOLUSI:
Komponen tangensial dari gaya tesebut akan menimbulkan percepatan tangensial yang
menyebabkan laju angular benda tersebut akan berubah.

4. Tiga buah benda yang berada di atas lantai licin tersusun


sperti pada gambar di samping ini. Pada benda 1 dikenakan
gaya horizontal . Jika
12 adalah gaya kontak antar benda
1 dan benda 2, dan
23 adalah gaya kontak dari benda 2
dengan benda 3. Urutkanlah besarnya gaya tersebut dari
yang terbesar.

SOLUSI:
Karena ketiga benda tersebut menempel dan berada di atas lantai licin, maka
F F
percepatan benda tersebut adalah a= = , Sedangkan untuk
m1 + m 2 + m3 17
10
F23 = m3 a = 10a = F
17

dan F23 = (m 2 + m3 )a = 12a =


12
F
17
Oleh karena itu diperoleh F > F12 > F23

5. Diketahui sebuah balok dalam keadaan diam ditarik


dengan gaya yang membentuk sudut dengan
bidang horizontal (lihat gambar di bawah). Jika besar
bertambah besar dan konstan, apakah besaran
berikut bertambah, berkurang, atau tidak berubah: (a) Gaya dalam arah sumbu- ( ),
(b) Gaya gesek statik ( ) (c) Normal (), (d) Gaya gesek statik maksimum (, )

SOLUSI:
N

F cos

F sin F
mg
(a) bertambah
(b) bertambah
(c) bertambah
(d) tidak berubah

B. SOAL
1. Sebuah papan yang bermassa 10 kg ditarik menggunakan tali oleh seorang anak pada
suatu bidang datar yang licin. Anak tersebut menarik papan dengan gaya konstan 20 N.
Berapakah percepatan papan bila tali berarah horizontal, dan jika tali membentuk sudut
37 terhadap bidang datar?

SOLUSI:

Diagram benda bebas untuk papan tersebut digambarkan seperti terlihat pada gambar
di bawah ini:
N N
T

370o
m m
T

W=mg W=mg
(a) (b)

Pada gambar tersebut menyatakan gaya normal yang merupakan gaya sentuh oleh
lantai pada benda. Kemudian dengan menerapkan hukum II Newton untuk arah
horizontal akan diperoleh
F x = T = ma x
dan dalam arah vertikal
F y = N mg = ma y
karena tidak ada gerak dalam arah vertikal, maka = 0, sehingga diperoleh = =
100 N. Selanjutnya percepatan papan adalah
T 20
ax = = = 2 ms 2
m 10
Jika tali membentuk sudut 37 dengan bidang horizontal, maka diagram benda
bebasnya ditunjukkan dengan gambar b. Dan dengan menerapkan hukum II Newton
untuk arah horizontal akan diperoleh
F x = T cos(37) = ma x 0,8 T = ma x
yang memberikan percepatan gerak benda
0,8T (0,8)(20)
ax = = = 1,6 ms - 2
m (10)
dan dalam arah vertikal
F y = N + T sin(37) mg = ma y N + 0,6T mg = ma y
jika tidak ada gerak dalam arah vertikal, maka = 0, sehingga gaya normal pada
keadaan ini adalah
N + 0,6T mg = 0 N = mg 0,6T = (10)(10) (0,6 )(20 ) = 88 newton

2. Dua buah kontainer bermassa masing-


masing 1 dan 2 dihubungkan seutas tali
yang massanya dapat diabaikan. Kontainer 1
ditekan oleh sebuah gaya yang
membentuk sudut terhadap bidang datar
sehingga sistem tersebut bergerak. Koefisien
gesek kinetik antara masing-masing
kontainer dengan permukaan adalah .
Dalam variabel-variabel 1 , 2 , , , ,
a. Gambarkan diagram gaya untuk masing-masing kontainer
b. Tuliskan persamaan hukum II Newton untuk masing-masing kontainer

SOLUSI
a. diagram gaya

b. Tuliskan persamaan hukum II Newton untuk masing-masing kontainer


Kontainer 1:
Sumbu-x: cos 1 = 1
Sumbu-y: 1 sin 1 = 0
Kontainer 2:
Sumbu-x: 2 = 2
Sumbu-y: 2 2 = 0
Catatan: arah gerak ke kiri bertanda (+)

3. Untuk persoalan yang diberikan pada nomor 2, tentukanlah


a. percepatan sistem.
b. tegangan tali yang menghubungkan kedua kontainer tersebut.
SOLUSI
a. Dari jawaban no.2 diperoleh persamaan-persamaan berikut:
cos ( + 1 ) = 1
dan
2 = 2
Eliminasi keduanya menghasilkan
cos ( sin + 1 + 2 ) = (1 + 2 )
Sehingga
cos ( + 1 + 2 )
=
(1 + 2 )
b. Dengan menggunakan persamaan untuk kontainer 2 sbb:
2
2 = 2 =
2
Sehingga
( + 1 ) = 1
2
cos ( + 1 ) = 1
2
2 [ ( + 1 )] = 1 ( 2 )
2 [ ] = (1 + 2 )
2 [ ]
=
1 + 2

4. Sebuah balok dengan massa = 2 kg dilepaskan


dari keadaan diam pada ketinggian = 0,5 m di atas
permukaan meja, pada puncak dari suatu bidang
miring 30 seperti terlihat pada gambar. Bidang
miring tanpa gesekan berada diam pada sebuah
meja dengan tinggi 2 m dan tidak ada gerak relatif
dari bidang miring terhadap meja maupun lantai. (a)
Tentukanlah percepatan dari balok pada saat
meluncur turun di bidang miring tersebut. (b) Berapakah kecepatan dari balok ketika
meninggalkan bidang miring? (c) Berapa jauh dari pinggir meja balok tersebut
menyentuh lantai?

SOLUSI:
(a) Fx = max mg sin = max ax = g sin = (10 )( 0,5) = 5 m/s 2

(b) Balok meluncur sepanjang x pada bidang miring,


dengan: mg sin

sin 30 =
0,5
x = 1m
x
v 2f = vi2 + 2a (x f xi ) v 2f = 0 + 2(5)(1) = 10
mg
v f = 10 m/s-1 = 3,16 ms-1

1
(c) Untuk gerak jatuh bebas: y f yi = v yi t + a y t 2
2

2 = ( 3,16 )(sin 30)t (10)t 2 5t 2 + (1,58)t 2 = 0


1
2
1,58 (1,58)2 4(5)( 2)
t=
2(5)
t yang bernilai positif adalah t = 0,494
sehingga: x f = ( 3,16 )( cos 30 )( 0, 494 ) =
vx t = 1,35 m
5. Suatu balok bermassa 5 kg terletak di suatu bidang
miring kasar yang mempunyai koefisien gesek
kinetik k = 0,25, seperti terlihat pada gambar. Pada
F
balok diberi gaya horizontal sebesar 75 N dan sudut
kemiringan bidang miring adalah 30o dari bidang 30o
horizontal. Berapakah percepatan gerak balok
tersebut jika balok tersebut bergerak ke atas?

SOLUSI:
Diagram benda bebas untuk kasus ini digambarkan sebagai berikut:
y
N x

fk
m F

Dengan mengambil arah sumbu-x positif searah dengan arah gerak benda, dan sumbu-
positif tegak lurus dengan permukaan bidang miring, maka
F x = F cos f k W sin = ma x

F y = N F sin W cos = ma y
karena tidak ada gerak dalam arah sumbu y, maka = 0, sehingga diperoleh
hubungan
N = F sin + W cos
dan karena
fk = k N
maka diperoleh percepatan gerak balok, yaitu
F cos W sin k ( F sin + W cos )
ax =
m
(75)( 2 3 ) (50)( 2 ) (0,2)((75)( 12 ) + (50)( 12 3 ))
1 1
=
5
(
= (7,5) 3 5 0,2(7,5 + 5 3 ) = 6,5 3 3,5 ms -2 )

6. Sebuah gaya horizontal yang besarnya 12 N,


menekan sebuah balok dengan berat 5 N pada dinding
tembok (lihat gambar di samping). Koefisien gesekan
satatik antara balok dengan dinding adalah 0,6
sedangkan koefisein gesek kinetik nya adalah 0,4. (a)
Dengan menganggap balok tersebut pada awalnya tidak bergerak, maka tentukanlah
gaya normal pada balok tersebut. (b) Apakah balok tersebut bergerak? Jika ya,
tentukanlah percepatan gerak balok tersebut. Jika tidak, tentukanlah gaya yang
diberikan oleh dinding pada balok.
SOLUSI:
a) Diagram bebas benda tersebut seperti gambar di samping ini

Untuk memperoleh gaya normal, maka harus ditentukan resultan gaya

pada arah sumbu-x, yaitu:


Fx = 0
F FN =0 , maka FN= F= 12 N

b) Untuk menguji apakah balok tersebut bergerak atau diam, maka harus ditentukan dulu
gaya gesek statik maksimum benda tersebut pada dinding dan gaya grafitasinhya.
Fs=
maks =
s FN 0, 6=
x12 7, 2 N
=
Fg = 5N
mg
F F
Karena g < s maks , maka benda tersebut tidak bergerak dan gaya yang diberikan oleh
dinding pada balok adalah

Fdinding = ( 12i + 5 j ) N
FN i + Fs maks j =

7. Sebuah pesawat udara, terbang pada lintasan horizontal


berbentuk lingkaran dengan kecepatan 48 km/jam. Supaya
pesawat tersebut dapat berputar pada lintasannya, sayap
pesawat tersebut dimiringkan dengan sudut kemiringan = 40
(lihat gambar di samping). Tentukanlah jari-jari lintasan
pesawat udara tersebut.

SOLUSI:
Diagram gaya benda pesawat tersebut ditunjukkan pada gambar
di samping ini. a

adalah gaya angkat pesawat


Dimana

Resultan gaya pada sumbu-y:


F y =0
,
Fl cos = mg .......(1)

Resultan gaya pada sumbu-x:


v2
Fx = ma = m R
v2
Fl sin = m ......(2)
R
Dari persamaan (1) dan (2) diperoleh

v2 v2 1332
tan = =
, maka R = = 2151 m
gR g tan 9,8 tan 40o

8. Dua buah benda tersusun seperti tampak pada gambar di


samping. Benda A bermassa 25 kg dan benda B bermassa 4
kg. Jika lantai licin dan koefisien gesek kinetik dan statik
antara ke dua benda tersebut adalah 0,4 dan 0,7, tentukan
besar gaya F minimum sehingga balok B tidak bergerak
kebawah.
SOLUSI:
Diagram bebas pada masing-masing benda

NA fB

NAB F NBA
A B

WA WB

Persamaan hukum II Newton untuk masing-masing benda:


Benda A
F
=x mA a F N =
AB mA a
Fy = 0 N A = WA
Benda B
F
=x mB a N=
BA mB a
Fy = 0 f B = WB N BA = WB
Untuk menentukan besar gaya minimum supaya benda B tidak bergerak ke bawah,
maka koefisien gesek yang digunakan adalah koefisien gesek statik, sehingga :
WB WB WB
s N BA = WB N BA = mB a= a=
s s mB s
untuk mencari besar dapat diperhatikan persamaan hukum Newton II pada sumbu
untuk benda A:
F N AB =
mA a
WB maWB
F = N AB + mA a = +
s mb

9. Pada gambar di samping, tali dan katrol yang


digunakan massanya dapat diabaikan, serta tidak
ada gaya gesek yang bekerja pada sistem
tersebut. Tentukan (a) tegangan tali, dan (b)
percepatan balok yang bermassa 10 kg block.

SOLUSI:
a. Hukum II Newton untuk balok 1 (10.0 kg) adalah = 1
Balok 2 (3.00 kg) terhubung dengan dua bagian tali dengan masing-masing gaya
tegangan sebesar . Balok 2 juga hanya bergerak setengah jarak dari balok 1 pada
suatu waktu tertentu, maka percepatan balok 2 hanya setengah balok 1. Hukum II
Newton untuk balok 2 adalah
2T m2 g =
12 m2 a
Dengan menyelesaikan 2 persamaan tersebut, dan mlakukan eliminasi untuk
variabel percepatan, diperoleh

1m g
=T = 2 2
13.7 N
1 + 14 ( m2 / m1 )
b. Menggunakan hasil persamaan pertama, diperoleh
T 13.7 N
=
a = = 1.37 m/s 2
m1 10.0 kg
10. Perhatikan gambar di samping ini. Massa tali dan katrol
diabaikan. Jika benda A bermassa 10 kg dan benda B
bermassa 3 kg, tentukan:
a. tegangan tali
b. percepatan dari masing-masing benda

SOLUSI:
Dalam sistem katrol seperti ini perlu diingat bahwa percepatan benda A duakali lebih
besar dari benda B.
a A = 2a B
diagram bebas bendanya untuk masing-masing benda:

Benda A
Fx = m A a A T = mAaA
F y = 0 N W A = 0 W A = N
katrol
Fy = 0 2T T ' = 0 T ' = 2T
Benda B
F y = m B a B WB T ' = m B a B
maka:

WB 2T = m B a B
W B 2m A a A = m B a B
WB 2m A a A = m B 0,5a A
WB
aA =
2m A + 0,5m B
WB
T = mA *
2m A + 0,5m B
sehingga:
a. T = 13,7 N
b. percepatan benda A = 1,37 m/s2