Anda di halaman 1dari 66

BAB II

PELAKSANAAN

2.1 Nama dan Tema Kegiatan


Nama kegiatan ini adalah Study Banding dengan tema Tingkatkan
Pengetahuan dan Kreatifitas Mahasiswa Pendidikan Kimia FKIP Universitas
Lampung.

2.2 Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Kegiatan Study Banding ini akan dilaksanakan pada tanggal 2 9 Februari
2014 di Sukabumi, Jakarta, Semarang, Malang, Yogyakarta, dan Bandung
dengan tempat sebagai berikut :
1. Tanggal 3 Februari, Sukabumi, PT Yakult
2. Tanggal 4 Februari, Jawa Barat, PT. Motto Beringin Abadi ;
3. Tanggal 5 Februari, Bandung, Pudak Sains;
4. Tanggal 5 Februari, Bandung, Museum Geologi, Perjalanan ke Bandar
Lampung
5. Tanggal 6 Februari, Semarang, PT Sidomuncul, Perjalanan ke Malang;
6. Tanggal 7 Februari, Malang, Universitas Negeri Malang, Perjalanan ke
Yogyakarta;
7. Tanggal 8 Februari, Yogyakarta, PT Madukismo, Perjalanan ke Bandung
8. Tanggal 10 Februari Tiba di Bandar Lampung

2.3 Profil Kunjungan

1. PT. Yakult

A. Profil Perusahaan

PT.Yakult merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang


produksi susu fermentasi. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 2 Februari
1990. Pabrik Yakult mulai berproduksi pada bulan Januari tahun 1991
dengan menggunakan dana Penanaman Modal Asing 100% dari Yakult
Jepang. Awalnya pabrik Yakult berada di Jakarta. Akan tetapi karena
jumlah air bersih semakin sulit di Jakarta maka pabrik ini dipindahkan ke
Sukabumi. Lokasi pabrik Yakult ini berada di Desa Pewawahan Cicurug
Sukabumi, Jawa Barat, dengan luas tahan 50.000 m2 dan luas bangunan
12.925 m2. Kapasitas produksi PT.Yakult adalah 3.300.000 botol/hari.
Kapasitas produksi yang dilakukan tergantung permintaan pasar. PT.Yakult
mulai menerima kunjungan pabrik sejak tahun 1992. Pengunjung
PT.Yakult ini biasanya dari SMP, SMA, Universitas, dan umum.

B. Sejarah Yakult
Yakult (Yakuruto) adalah minuman probiotik mirip yogurt yang dibuat
dari fermentasi skimmed milk dan gula dengan bakteri Lactobacillus casei.
Karena L. casei Shirota dapat ditemui dalam sistem pencernaan, Yakult
dipromosikan sebagai minuman yang baik untuk kesehatan. Minuman
yang mengandung bakteri yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan
bakteri jahat. Namanya berasal darijahurto, bahasa Esperanto untuk

"yoghurt".

Yakult adalah minuman susu Fermentasi. Penemu susu fermentasi ini


adalah ahli mikrobiologi Jepang bernama Dr.Minoru Shirota. Beliau
berasal dari Kyoto Imperial University-Jepang. Pada Tahun 1921
Dr.Minoru Shirota meneliti bakteri baik dan berguna yang kemudian
dinamakan L.casei Shirota strain. Bakteri ini berhasil dikembangbiakan
pada tahun 1930. Pengenalan bakteri ini dilakukan pada tahun 1935. Pusat
penelitian susu fermentasi ini berada di Yakult Central Institut yang
didirikan tahun 1967. Tiga ratus tenaga ahli melakukan penelitian tentang
manfaat bakteri yang menguntungkan bagi manusia. Pada 1935, ia
mendirikan Yakult Honsha Co., Ltd. (Kabushiki-gaisha Yakuruto Honsha?)
untuk memasarkan minuman ini. Sejak saat itu, Yakult telah
memperkenalkan berbagai minuman yang mengandung bakteri
Bifidobacterium breve, dan telah menggunakan lactobacilli untuk
mengembangkan kosmetika. Yakult Honsha juga memainkan peran
penting dalam penelitian obat kemotrapi irinotecan.

Yakult juga memiliki salah satu tim bisbol terbesar di Jepang, Tokyo
Yakult Swallows. Saat ini, Yakult diproduksi dan dijual di Jepang, Asia,
Australia, Amerika Latin, dan Eropa, walaupun bakterinya masih diimpor
dari Jepang.

C. Deskripsi Produk
Diabad 20 ilmu kedokteran mencatat perkembangan yang penting dengan
ditemukannya antibiotik. Tetapi ternyata abad ini juga ditandai dengan
masalah-masalah penyakit kanker, jantung dan diabetes. Dengan kata lain
bahwa penyakit penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup tidak
dapat disembuhkan dengan obat-obatan tetapi lebih melalui perbaikan
gaya hidup. Hal ini menjadikan abad 21 sebuah abad dimana pengobatan
preventif menjadi fokus perhatian.

Yakult adalah probiotik. Probiotik berasal dari kata probios,yang dalam


ilmu biologi berarti untuk kehidupan. Probiotik adalah pangan
mengandung mikroorganisme hidup yang secara aktif meningkatkan
kesehatan dengan cara memperbaiki keseimbangan flora usus jika
dikonsumsi dalam keadaan hidup dalam jumlah yang memadai (Fuller,
1989).

Oleh karena itu untuk dapat disebut probiotik, bakteri harus mempunyai
persyaratan sbb:
1. terbukti aman bagi manusia.
2. dapat mencapai usus dalam keadaan hidup
3. terbukti bermanfaat

Bakteri Yakult terbukti memenuhi persyaratan tersebut melalui berbagai


riset.
Yakult adalah pelopor probiotik. Karena komitmennya terhadap bidang
pengobatan preventif, Dr. Minoru Shirota berusaha meneliti pemanfaatan
mikroorganisme untuk mencegah penyakit di laboratorium mikrobiologi
Kyoto Imperial University, School of Medicine.

Pada tahun 1930, usaha keras ini menjadikannya orang pertama di dunia
yang berhasil menciptakan strain baru Lactobacillus casei yang unggul,
dapat melewati asam lambung dan cairan empedu, mampu mencapai usus
dalam keadaan hidup sehingga bermanfaat untuk mencegah gangguan
kesehatan. Bakteri ini dinamakan Lactobacillus casei Shirota strain. Meski
saat itu ilmu pengobatan preventif kurang menjadi perhatian para ahli
kesehatan, tetapi Dr. Shirota selalu menekankan bahwa mencegah lebih
baik daripada mengobati, beliau juga menyampaikan ide mencegah
gangguan pencernaan dan menjaga usus tetap sehat adalah kunci menuju
hidup sehat dan panjang umur.

Setelah sukses dengan penemuannya, Dr. Shirota menciptakan minuman


susu fermentasi yang mengandung Lactobacillus casei Shirota strain hidup
yang dinamakan Yakult. Dr. Shirota bercita-cita agar manfaat Yakult dapat
terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di dunia. Karena itu selain
dibuat dengan harga terjangkau, sejak tahun 1964 Yakult mulai diproduksi
dan dipasarkan di Taiwan, kemudian negara Asia lainnya, Australia dan
dipasarkan di Eropa tahun 1990-an.

Walaupun awalnya hanya dipandang sebelah mata oleh para ahli di Eropa,
tetapi setelah manfaatnya dapat dirasakan, perhatian terhadap
Lactobacillus casei Shirota strain meningkat. Istilah probiotikpun menjadi
populer terutama setelah media masa tertarik oleh hasil penelitian
kerjasama antara Yakult dengan universitas-universitas di Eropa.

Sejak saat itu dunia kesehatanpun berpaling ke konsep pencegahan


penyakit melalui konsumsi probiotik secara teratur dan peningkatan
kesehatan dengan probiotik dilakukan setiap hari oleh 25 juta orang di 27
negara diseluruh dunia. Dengan mengkonsumsi Yakult setiap hari berarti
kita memasukkan sekurang-kurangnya 6,5 milyar bakteri Lactobacillus
casei Shirota strain hidup kedalam usus kita. Usus kita memainkan peran
yang penting dalam kesehatan kita. Bahkan proses penuaanpun dimulai
dari usus. Karena itu yang terpenting dalam menjaga kesehatan adalah
menjaga kesehatan usus. Manfaat Yakult adalah terletak pada bakterinya
yang mampu hidup sampai usus kita karena itu bakteri ini dapat
memberikan manfaat seperti:

1. Mencegah gangguan pencernaan


2. Meningkatkan daya tahan tubuh
3. Meningkatkan jumlah bakteri berguna dalam usus
4. Mengurangi racun dalam usus
5. Membatasi jumlah bakteri yang merugikan dalam usus.

Keunggulan Yakult antara lain : aman bagi manusia, tahan asam lambung,
bakteri tetap hidup sampai di usus kecil. Yakult terdiri dari 2 jenis yaitu
Yakult Original dan Yakult Ace. Yakult Original mengandung lebih dari
6,5 milyar bakteri L.casei Shirota strain sedangkan Yakult. Ace
mengandung lebih dari 30 milyar L.casei Shirota strain ditambah dengan
kalsium dan vitamin. Yakult Ace ini sangat dianjurkan bagi lansia dan
orang-orang yang sedang dalam kondisi kesehatan menurun. Yakult Ace
langsung diimpor dari Malaysia serta hanya dijual di super market yang
besar seperti Giant, Hypermart, dan Carefure.
Yakult Minuman Probiotik

Yakult mempunyai tagline, Cintai Ususmu Minum Yakut Tiap Hari.


Yakult memiih tagline ini tentu saja sangat berarti. Cintai usus adalah cara
baru untuk peduli terhadap diri sendiri. Usus adalah organ tubuh yang
penting agar tubuh menjadi bugar, kuat, dan segar. Jika usus kita baik
maka kitapun bisa hidup dengan baik pula. Keistimewaan Yakult
diantaranya : tanpa menggunakan bahan pengawet, tanpa zat pewarna,
hanya memiliki satu rasa dan satu warna, dibuat secara higienis, ISO
22000 (tahun 2005), ISO 9001 (tahun 2008), serta mendapatkan
pengakuan dari badan POM MUI yang diperbarui setiap 2 tahun sekali.

Yakult merupakan pelopor minuman probiotik yaitu pada tahun 1930.


Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh. Yakult
memfokuskan diri sebagai minuman kesehatan sehingga sangat
memperhatikan kualitas produknya. Masa kadaluarsa Yakult hanya 40 hari
sejak diproses dari pabrik. Hal ini membuat produk yanga da di pasar
adalah produk yang segar dan baik. Yakult hanya bisa disimpan dalam
suhu 00 100 Celcius. Yakult mempunyai tiga prinsip, yaitu : mencegah
lebih baik dari pada mengobati, usus yang sehat adalah kunci dari
kesehatan, dan harga murah.

D. Pemasaran Produk
Pemasaran Yakult di indonesia dimulai dengan didirikannya perusahaan
PT. Yakult Indonesia Persada pada tanggal 2 Februari 1990 yang
merupakan usaha patungan dengan status Penanaman Modal Asing (PMA)
antara PT. Perkasa Simpati Persada dan Yakult Honsha Co.Ltd. (Jepang).

Secara komersial Yakult mulai diproduksi pada tanggal 1 Januari 1991 dari
pabrik di Jl. Kiwi Pekayon Pasar Rebo Jakarta. Pada tahun 1997 lokasi
pabrik di Pasar Rebo yang berkapasitas 720.000 botol per hari
dipindahkan ke Desa Pesawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat dan
kapasitas produksi ditingkatkan menjadi 1.800.000 botol per hari.
Pada bulan Desember 2001 PT. Yakult Indonesia Persada menjadi PMA
murni dengan permodalan dari Yakult Honsha Co. Ltd dan Yakult
Management Service Co.Ltd di Jepang.
Produk minuman kesehatan Yakult sangat sensitif terhadap temperatur.
Perubahan temperatur sangat berpengaruh terhadap bakteri Lactobacillus
casei Shirota strain yang terdapat dalam minuman Yakult. Bakteri Yakult
harus dipertahankan hidup, karenanya harus diusahakan agar setelah
dibotolkan, bakteri-bakteri tersebut tidak lagi melakukan proses
fermentasinya. Untuk itu Yakult harus selalu disimpan didalam pendingin
(dibawah 10C) karena penyimpanan didalam pendingin akan menjaga
bakteri Yakult tetap non aktif. Berkenaan dengan itu untuk menjaga
mutunya, distribusi Yakult ditangani langsung oleh staff perusahaan.

Sistem pemasaran Yakult terdiri dari 2 jenis :

1. Sistem Direct Sales


Sistem ini digunakan untuk mendistribusikan Yakult ke toko-toko,
supermarket, koperasi, kantin dan lain-lain. Distribusi dilakukan
menggunakan mobil berpendingin. Sampai Mei 2007, PT. Yakult
Indonesia Persada mempunyai 37 ( tigapuluh tujuh ) cabang atau TKU
( tempat kegiatan usaha ) yang melayani outlet-outlet yang tersebar di
Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan & Sulawesi.
2. Sistem Yakult Lady
Melalui sistem ini Yakult didistribusikan oleh ibu-ibu rumah tangga
kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka. Ketika melayani
masyarakat, Yakult Lady juga melakukan propaganda yang berisi tentang
penjelasan mengenai manfaat Yakult. Saat ini PT. Yakult Indonesia
Persada memiliki kurang lebih 1100 Yakult Lady yang tersebar di 93
center-center di seluruh Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang,
Cilegon, Bandung, Purwakarta, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya,
Medan, Bali dan Palembang.

E. Perencanaan Produksi
PT Yakult menghasilkan produk dalam volume tinggi tetapi variasi rendah.
Strategi proses yang dipilih adalah focus pada produk. PT Yakult hanya
memiliki satu jenis produk. Selain itu juga, peralatan yang digunakan
memiliki fungsi yang khusus dan pesanan serta panduan kerja sedikit
karena semua sudah terstandarisasi. Hal ini terbukti dengan adanya
Standar Operasional Prosedur kerja bagi karyawan perusahaan.

Dalam pembuatan Yakult, bahan baku yang digunakan adalah bakteri, susu
bubuk, glukosa, dan air. Sedangkan bahan yang digunakan untuk membuat
botolnya adalah polysteren, dan tutupnya dibuat menggunakan aluminium
foil. Bahan-bahan tersebut didapatkan dari berbagai macam sumber,
seperti misalnya air didapatkan dari mata air gunung gede. Untuk
menghasilkan Yakult, perusahaan melakukan beberapa tahap proses
produksi :
1. Pembibitan : proses pembibitan ini dilakukan secara manual. Saat
pembibitan, susu bubuk disteril sehingga warnanya berubah menjadi
coklat. Kemudian suhunya didinginkan dan dimasukkan ke tempat
penampungan besar dan didiamkan selama satu hari.
2. Fermentasi : pada tahap ini gula mengalami proses HTST (High Temper
Short Time), dan susu mengalami proses UHT ( Ultra High Temper).
Waktu penampungan saat fermentasi adalah tujuh hari.
3. Pencampuran gula dan air : pada tahap ini, gua dan air di mix menjadi
satu. Media yang digunakan adalah mesin yang berfungsi mengaduk
gula pasir dan air sampai membentuk gumpalan-gumpalan halus. Hasil
dari tahap ini adalah yakult konsentrat, kemudian dimasukkan ke
blending pump dan ditambahkan air dan hasil akhirnya adalah yakult.
4. Proses pencetakan botol menggunakan 15 mesin. Setiap mesin
menghasilkan 18 botol, sehingga dalam satu jam dapat menghasilkan
11.000 botol.
5. Penyimpanan botol dilakukan dengan filter udara.
6. Pada tahap terakhir ini menggunakan banyak sekali mesin, diantaranya
adalah selector mesin dan mesin printing. Semua botol akan diisi yakult
dan ditutup dan kemudian diseleksi.
7. Pengemasan : terdiri dari proses packing, repacking, dan mesin akan
menyusun produk akhir.
PT Yakult juga menggunakan strategi tata letak sel kerja, dimana
mengorganisasikan ulang tenaga kerjanya dan mesin yang biasanya tersebar
pada departemen beragam sehingga dapat memusatkan perhatian dalam
membuat suatu produk yang saling berkaitan. PT Yakult memproduksi
suatu produk yang mempunyai karakteristik sama dan memungkinkan
untuk diproses dalam sel kerja tertentu.

Perencanaa kapasitas PT Yakult mempertimbangkan empat hal, yaitu


peramalan permintaan secara akurat, adanya perubahan teknologi dan
peningkatan kapasitas, tingkat operasi yang optimal, dan adanya
perubahan-perubahan lain. PT Yakult memiliki kapasitas yaitu sekitar
3.300.000 botol/ hari. Namun produksi yang dilakukan setiap harinya dapat
berubah sesuai dengan permintaan yang ada.

F. Pengendalian Produksi
Penanganan persediaan bahan baku merupakan salah satu masalah bagi PT
Yakult sehingga dibutuhkan strategi yang tepat untuk penanganan agar
tidak terjadi kelebihan serta kekurangan bahan baku. Perusahaan harus
dapat mengelola persediaan yang dimiliki sebaik mungkin sesuai dengan
kebijakan-kebijakan manajemen perusahaan. Untuk menjamin agar
pengelolaan persediaan sesuai dengan kebijakan manajemen perusahaan,
maka dibutuhkan suatu system yang mampu menjamin tercapainya tujuan
perusahaan. System akuntansi persediaan bahan baku merupakan hal yang
sangat penting untuk penanganan masalah ini.

Perusahaan Yakult mempunyai beberapa tipe persediaan yaitu produk jadi,


persediaan produk dalam proses, dan persediaan bahan habis pakai. PT
Yakult menggunakan system dalam menjalankan operasi perusahaannya,
tujuannya agar perusahaan dapat mencapai tingkat laba yang diinginkan.
Sedangkan tujuan dari system persediaan bahan baku adalah agar proses
penyediaan bahan baku berjalan lancer. Penerapan system persediaan
bahan baku membuat perusahaan mendapatkan manfaat yang besar yaitu
adanya keteraturan penyediaan bahan baku sehingga tanggung jawab lebih
terkontrol.

G. Pengendalian Mutu
Pengendalian mutu merupakan pengawasan terhadap kualitas yang
dilakukan pada setiap tahap proses pembuatan produk, mulai dari tahap
bahan baku yang datang sampai dengan produk jadi yang siap untuk
dikonsumsi. Pengawasan mutu PT Yakult dibagi menjadi tiga bagian
yaitu :
1. Pengawasan mutu bahan baku
Untuk melakukan inspeksi terhadap barang yang datang sebelum
disimpan sementara di gudang atau sebelum dipakai proses produksi.
Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau
bahan baku yang masuk apakah sesuai dengan spec yang
distandarkan. Karena biasanya bahan baku yang masuk jumlahnya
banyak maka yang dapat dilakukan pemeriksaan adalah dengan
sampling. Sampling dilakukan dengan tingkat kepercayaan tergantung
pada keadaan bahan baku.
2. Pengawasan mutu selama proses produksi
Pengawasan mutu selama proses produksi dilakukan oleh Quality
Control Process yaitu melakukan system pengendalian mutu proses
produksi secara harian dan melakukan analisa organoleptik, bahan
baku, bahan dalam proses dan barang jadi pada proses produksi serta
melaksanakan pengendalian mutu harian. Pengawasan mutu selama
proses dimaksudkan untuk mengawasi dan mengendalikan system
pengendalian mutu terhadap proses produksi sehingga dihasilkan
produk yang berkualitas dan memenuhi standar mutu.
3. Pengawasan mutu barang jadi
Pengawasan mutu barang jadi atau akhir dilakukan oleh Quality
Control Finished good, yaitu melaksanakan system pengendalian
mutu produk akhir dan memonitoring penyimpanan barang jadi di
gudang dan melakukan pemeriksaan kualitas organoleptik selama
disimpan.

H. Pemeliharaan Mesin Dan Peralatan


PT Yakult menggunakan banyak mesin yang kompleks dalam proses
pembuatannya sehingga membutuhkan dana investasi yang besar maupun
biaya operasional. Untuk itu strategi dan kebijakan pemeliharaan
diperlukan agar semua peralatan yang beroperasi di dalam system tidak
mengalami kegagalan dalam pengoperasiannya. Upaya pengoptimalan
pemeliharaan telah sering dilakukan, semuanya bertujuan untuk menjaga
keandalan dan ketersediaan system. Oleh karena itu teknik pemeliharaan
pada PT Yakult lebih banyak dikonsentrasikan pada pemeliharaan
pencegahan untuk menghindari kerusajan yang lebih serius.

Pada PT Yakult itu sendiri memiliki system sendiri untuk menjalankan


sebuah mesin yaitu dengan memanfaatkan sebuah perangkat yang dapat
mengakses mesin agar mesin tersebut dapat bekerja dengan baik dan
teratur. Perangkat itu adalah Programmable Logic Controller. Selain itu,
PT Yakult telah menjadwalkan perbaikan setiap mesin pada saat awal
pembeliannya, yaitu sekitar enam bulan sekali dan juga adanya
perencanaan pergantian mesin secara berkala.

I. Supply Chain Management


SCM atau rantai persediaan merupakan system tempat perusahaan
menyalurkan barang produksi dan jasanya kepada para pelanggannya.
Rantai ini merupakan jaring yang menghubungkan berbagai perusahaan
yang saling berhubungan dan mempunyai tujuan yang sama, yaitu
mengadakan barang atau menyalurkan barang tersebut secara efisien dan
efektif sehingga akan tercipta nilai tambah bagi produk tersebut.

PT Yakult dalam prosesnya tidak menggunakan supply chain management


dengan perusahaan lain karena segala sesuatu nya diselesaikan sendiri dan
bekerja dengan system ekspedisi dengan spesifikasi yang sudah ada.

2. PT Motto Beringin Abadi

A. Profil
Nama : PT. Motto Beringin Abadi
Lokasi : Jl. Marcedes No.38, Wanahareng, Gunung Putri, Bogor Jawa
Barat
Visi :
1. Membantu masyarakat untuk mendapatkan produk pembersih
rumah tangga yang relatif murah dengan kualitas tinggi
2. Memberi kesempatan & keberanian kepada masyarakat untuk
menjadi pengusaha yang sukses
3. Meningkatkan jumlah pengusaha nasional untuk meningkatkan
ekonomi nasional
4. Membantu mensukseskan program dunia dalam mencegah
global warming dengan mengurangi limbah kemasan
Misi : Memberikan peluang bisnis pembersih rumah tangga curah merk
MOTTO dengan modal yang terjangkau dan tanpa ada resiko
rugi. Untuk membantu meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik
bagi semua masyarakat Indonesia. Mendidik masyarakat agar lebih
rasional dalam berbelanja, bila perlu isinya buat apa membayar
bungkusnya.
Produk yang dihasilkan :

1. Household Produt : Deterjen Bubuk ( Tangan / Mesin ), Deterjen cair,


Softener ( Pink / Blue ), Softener Ultra, Pelicin Pakaian, Pemutih
Pakaian, Sabun Cuci Piring Hijau, Sabun Cuci Piring Extra, Sabun
Cuci Tangan, Pembersih Lantai, Karbol, Pembersih Keramik,
Pembersih Kaca, Nofly ( Anti Lalat ) pengusir lalat di Restaurant
2. Personal Care Product : Body Foam / Sabun Mandi Cair, Shampoo
Rambut Conditioner, Shampoo Rambut 2 in 1 + Anti Dandruff,
Shampoo Rambut Non Conditioner, Parfume Sholat
3. Other Product : Shampoo Motor / Mobil, Pembersih Mobil, Obat
Poles Mobil, Lotion Kulit Anti Nyamuk

B. Sejarah Perusahaan
PT. MOTTO BERINGIN ABADI (PT. MBA) didirikan sejak tahun 2010
dengan akte Notaris No 115. Untuk menggantikan PT. TIGA GENI
MAKMUR dengan akte Notaris No 168 Tahun 1995 dan PT. SONGO
GENI MAJU dengan akte Notaris No 123 Tahun 2001 sehubungan dengan
kepindahannya ke Pabrik Baru di Gunung Putri, Bogor.

Usaha ini dirintis oleh Bapak Budiono Gondosiswanto Bsc, Ahli Kimia
lulusan dari Hawkesbury Advance College, Sydney, Australia. Kegiatan
usaha mulai dirintis dibidang Car Care Products atas lisensi dari salah satu
perusahaan Jerman. Pada tahun 1998 terjadi kerusuhan rasial dan
perusahaan terkena imbasnya dengan banyak perusahaan yang tidak
membayar.

Budiono Gondosiswanto dengan keuletannya mencoba bangkit lagi


dengan mengembangkan usaha di bidang Deterjen bubuk dengan modal
yang sangat minim. Tetapi keuletan dan keahlian Budiono Gondosiswanto
telah membuahkan hasil dengan dipercayainya perusahaan MBA oleh
banyak perusahaan besar untuk membuatkan produk mereka hingga kini.

PT. MBA juga mulai mengembangkan produknya sendiri untuk memenuhi


seluruh kebutuhan Rumah Tangga mulai dari deterjen, softener, sabun cuci
piring, karbol, shampoo rambut dan lain sebagainya hingga 18 macam.

Lokasi Pabrik di Jl.Mercedes No.38, Wanaherang, Gunung Putri, Bogor


dengan luas 5000 m2 , memperkerjakan 60 karyawan tetap & 200
karyawan harian dan ditunjang oleh mesin-mesin produksi yang Up To
Date.

Orientasi penjualan produk Export dan dalam negeri, PT.MBA telah


mengexport produknya ke Jepang dan USA selama 6 tahun terakhir ini.
Pemasaran dalam negeri, PT.MBA telah dikontrak oleh beberapa
perusahaan besar seperti Lotte Mart, Indomaret, Yogja Supermarket,
Unilever,dll.
Tahun 2006 PT.MBA mulai melakukan penjualan produk Curah yaitu
produk pembersih rumah tangga yang dijual curah untuk memenuhi
permintaan masyarakat yang menginginkan adanya produk yang murah
dengan kualitas tinggi.

PT.MBA Juga menciptakan satu sistem yang bisa mengangkat & mendidik
masyarakat untuk menjadi Pengusaha tanpa resiko rugi. Menjelang akhir
tahun 2010 ada 6000 orang yang telah bergabung dengan PT.MBA untuk
mencoba menjadi pengusaha dan rata-rata telah sukses.

C. Detail Produk Dan Cara Penggunaan


Berikut adalah detail produk dan cara penggunaan beberapa produk yang
dihasilkan PT Motto Beringin Abadi
1. Deterjen Cair (DEPKES RI PKD 0202600229)
Spesifikasi
Bentuk : Cair
Warna : Putih
Parfum : Floral
Kegunaan : Sabun Cuci Pakaian
Deterjen Cair MOTTO diformulasikan khusus untuk penggunaan pada
mesin cuci, hingga mampu melepaskan kotoran dari pakaian dan
menjamin air cucian tidak berbau.
Deterjen Cair MOTTO mengandung :
Colour Guard melindungi pakaian hingga selalu terjaga kecerahan
warnanya. Anti Redeposition mencegah kotoran yang terlepas tidak
melekat kembali ke pakaian. OA Technology merupakan Oxygen
Active yang membantu membersihkan kotoran dari pakaian.
Cara Penggunaan
1. Masukan 35 ml deterjen ke kotak sabun pada mesin cuci
2. Masukan pakaian yang akan di cuci
3. Bila pakaian terlalu kotor tambahan jumlah deterjen
4. Setiap 35 ml deterjen untuk mencuci sebanyak 6 kg pakaian

2. Deterjen Bubuk (DEPKES RI PKD 0202000304)


Spesifikasi
Bentuk : Bubuk (Berbusa)
Warna : Putih
Parfum : Floral
Kegunaan : Sabun Cuci Pakaian
Deterjen Bubuk MOTTO diformulasikan khusus hingga mampu
melepaskan kotoran dari pakaian hanya direndam semalam dan dicuci
mengunakan tangan dengan santai dan menjamin air cucian tidak
berbau.
Deterjen bubuk MOTTO mengandung :
Colour Guard melindungi pakaian hingga selalu terjaga kecerahan
warnanya. Anti Redeposition mencegah kotoran yang terlepas tidak
melekat kembali ke pakaian. Oxygen Active Technology membantu
membersihkan kotoran dari pakaian.
Cara Penggunaan
1. Larutkan 35 gram deterjen ke dalam 10 liter air
2. Masukan pakaian yang akan dicuci
3. Rendam pakaian semalam atau bisa langsung dikucek
4. Bila pakaian terlalu kotor tambahan jumlah deterjen
5. Setiap 35 gram deterjen untuk mencuci sebanyak 6 kg pakaian

3. Deterjen Matic (DEPKES RI PKD 020204800525)


Spesifikasi
Bentuk : Bubuk
Warna : Putih
Parfum : Floral
Kegunaan : Sabun Cuci Pakaian
Deterjen Matic MOTTO diformulasikan khusus untuk penggunaan pada
mesin cuci, hingga mampu melepaskan kotoran dari pakaian dan
menjamin air cucian tidak berbau.
Deterjen Matic MOTTO mengandung
Colour Guard melindungi pakaian hingga selalu terjaga kecerahan
warnanya. Anti Redeposition mencegah kotoran yang terlepas tidak
melekat kembali ke pakaian. Oxygen Active Technology membantu
membersihkan kotoran dari pakaian.
Cara Penggunaan
1. Masukan 35 gram deterjen ke kotak sabun pada mesin cuci
2. Masukan pakaian yang akan di cuci
3. Bila pakaian terlalu kotor tambahan jumlah deterjen
4. Setiap 35 gram deterjen untuk mencuci sebanyak 6 kg pakaian

4. Pelembut Pakaian/Softener (DEPKES RI PKD 20203600230)


Spesifikasi
Bentuk : Cair
Warna : PIink / Blue
Parfum : Rosalinda / Blue Tender
Kegunaan : Melembutkan Pakaian
Cara Penggunaan
1. Perbandingan softener dan air adalah 1 : 100 (Bila air sebanyak 5
liter maka gunakan 50 ml softener)
2. Gunakan softener pada tahap akhir pencucian (Untuk mesin cuci
dapat dimasukan kedalam kotak sabun)
3. Penggunaan tanpa mesin cuci, pakaian direndam dalam air yang
dicampur dengan softener sesuai dengan perbandingan
selama 10 menit.
4. Peras dan jemur (Tidak perlu dibilas lagi)

5. Pelembut Pakaian Ultra/ Softener Ultra (DEPKES RI PKD 20203600230)

Spesifikasi
Bentuk : Cair
Warna : Kuning / Orange / Hijau
Parfum : Blue Tender
Kegunaan : Melembutkan Pakaian
Cara Penggunaan
1. Perbandingan softener dan air adalah 1 : 100 (Bila air sebanyak 5
liter maka gunakan 50 ml softener)
2. Gunakan softener setelah tahap pertama pembilasan (Untuk mesin
cuci dapat dimasukan dalam slot softener)
3. Penggunaan tanpa mesin cuci, pakaian direndam dalam air yang
dicampur dengan softener sesuai dengan perbandingan selama 10
menit.
4. Peras dan jemur (Tidak perlu dibilas lagi)

6. Pemutih Pakaian/ Bleeching Liquid (DEPKES RI PKD 20204600232)


Spesifikasi
Bentuk : Cair
Warna : Bening Kekuningan
Parfum : -
Kegunaan : Memutihkan Pakaian Putih
Cara Penggunaan
1. Perbandingan pemutih dan air adalah 1 : 50 (Bila air sebanyak 5 liter
maka gunakan 100 ml pemutih)
2. Rendam pakaian putih selama 30 menit
3. Bilas hingga tuntas sehingga tidak ada pemutih yang tertinggal
4. Lebih efektif jika menggunakan air hangat

D. Galeri Foto

3. Pudak Scientific
A. Profil Pudak Scientific
Nama : PudakScientific
Lokasi : Jl. Mekar Raya Kav. 12, Gedebage Bandung

Waktu Pelaksanaan: 4 Februari pukul 09.00 WIB


Pudak Scientific didirikan pada tahun 1978 di Bandung. Bandung adalah
sebuah kota yang majemuk dan kondusif,dan menjadi tempat berbagai jenis
industri berat dan ringan, sekolah-sekolah umum berkualitas, universitas-
universitas ternama dan juga lembaga penelitian yang pada akhirnya
mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Nama Pudak diambil dari
nama salah satu jenis bunga yang sangat harum baunya dan umumnya
tumbuh di pulau Jawa. Pudak Scientific menempati areal seluas 3,2 hektar
dan bangunan seluas 12.000m2 untuk kegiatan administrasi, fasilitas
produksi, gudang, dan departemen R&D, 1000 orang staff dan tenaga ahli
kami dikombinasikan dengan teknik produksi dan manajemen yang modern
menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif.

Sejak awal, Pudak Scientific memiliki tujuan untuk menjadi mitra


terpercaya dalam bidang alat pendidikan, Pengembangan, produksi dan
distribusi berbagai jenis produk alat peraga pendidikan untuk jenjang
pendidikan mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah dan Kejuruan
hingga Universitas dan lembaga pendidikan tinggi lainnya. Alat Peraga
Pendidikan dengan pendekatan Learning by doing secara aktif dan
langsung memberikan kemudahan bagi guru untuk melakukan demonstrasi
atau pelaksanaan eksperimen oleh siswa dengan cara yang sistematis dalam
mempelajari konsep, teori dan prinsip fungsi dari teknologi dan bidang
keilmuan lainnya.

Motto pudak yaitu Mitra Anda dalam Pendidikan

Produk yang dihasilkan oleh pudak antara lain:

Peralatan sains yang terdiri dari:

a) Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia, Biologi)


b) Matematika
c) Alat Pelatihan Vocational
d) Furnitur untuk Laboratorium

Contoh dari Peralatan Sains berdasarkan jenjang pendidikan, antara lain:

Level Usia Dini

Dibuat dari kayu ditujukan untuk alat bantu mengajar pada anak usia dini
dalam program PADU (Produk dengan seri APE).

Level Sekolah Dasar dan setaranya

Kit IPA - SD dan SEQIP (alat peraga sains komplit yang dikemas dalam
lemari)

Level Pendidikan SMP (kelas 7-9) dan setaranya

Kit Fisika mencakup optik, mekanik, elektrik, hidrostatik dan panas.Kit


Kimia (kit materi dan perubahannya) untuk pengenalan dasar kimia
termasuk destilasi dan lainnya.

Level Pendidikan SMA (kelas 10 -12) dan setaranya

Kit Fisika mencakup optik, mekanik, elektromagnet, magnet dan


gelombang.Kit Kimia meliputi kimia organik dan kimia anorganik.

Level Pelatihan Vocational

Training Panel System (TPS series) mencakup bidang elektikal, elektronik,


otomotif, pneumatis, hidrolik, refrigerasi dan fisika. Dengan peralatan
seperti basic electronic

trainer, color TV/video/cassette trainer, AM/FM trainer, servo trainer dan


lain sebagainya.

Level Universitas

Produk untuk universitas masih terbatas pada beberapa alat eksperimen


seperti Electron Beam, Milikan Oil Drop, Franck Hertz's, Hall effect dan
lainnya

B. Sejarah Pudak
1979

Menggunakan bangunan seluas 600m2 sebagai workshop sederhana


dengan fasilitas mesin bekas dan instrumen yang terbatas.

1980

Dibentuk divisi kayu dan Elektronika untuk mendukung


pengembangan produk.

1981

Divisi gelas dimulai dengan beberapa orang pengrajin gelas, untuk


memenuhi permintaan yang terus meningkat dari konsumen.

1982

Pengembangan lanjutan dengan adanya divisi plastik, dimana


penggunaan bahan plastik mulai menggantikan komponen dari kayu
dan logam.

1984

Bangunan workshop baru seluas 800m2 untuk menambah kapasitas


produksi yang makin meningkat dengan adanya permintaan berbagai
jenis alat peraga sains untuk sekolah dasar dan sekolah menengah.

1987

Tim Astronaut Indonesia menunjuk Pudak Scientific untuk


berpartisipasi dalam desain dan pembuatan germinator yang akan
digunakan oleh DR. Pratiwi Soedarmono untuk percobaan di luar
angkasa bersama dengan NASA.

Workshop baru seluas 1000 m2 didirikan untuk memperluas kapasitas


produksi sejalan dengan adanya permintaan alat peraga dari
Departemen Agama untuk digunakan di Madrasah.

1990

Partisipasi pada pameran Ristek 1990 yang diselenggarakan oleh


Departemen Riset dan Teknologi di Jakarta.

Meneriman penghargaan UPAKARTI 1990 dari Presiden Soeharto


sebagai pioneer dalam bidang industri alat peraga pendidikan.

1991

Pendirian bangunan pabrik baru seluas of 6000 m2 pada tanah seluas


20000 m2 di kawasan industri Gedebage, Jalan Soekarno-Hatta,
Bandung. Di pabrik baru proses produksi modern dan administrasi
C. Pengembangan Pudak Sientific

Pengembangan Terus
Menerus

Head Office Building in Bandung


1979
Induk perusahaan kami, yaitu Pudak Scientific didirikan pada tahun 1979 yang
bergerak dalam bidang industri manufaktur alat peraga pendidikan dan peralatan
laboratorium. Dengan produk utama yaitu peralatan peraga pendidikan untuk
tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah dan juga untuk Sekolah Kejuruan.
Perusahaan Pudak Scientific terus berkembang seiring dengan kebutuhan
peralatan dari pasar lokal dan juga pasar ekspor.

Kompleksitas dari produk alat peraga pendidikan membutuhkan adanya


kemampuan dari berbagai disiplin ilmu dan teknik sehingga komponen-
komponen dari logam, plastik, kayu dan juga gelas dapat dimanufaktur
menjadi suatu produk. Komponen-komponen dirakit menjadi alat peraga
berkualitas dan telah digunakan secara luas selama lebih 25 tahun. Untuk
menjaga tingkat kualitas dan produktivitas bagi konsumen kami
membangun pabrik dengan permesinan yang didukung penuh oleh
Engineering Team.

KIT Listrik Automotive


Mekanika
dan Magnet Training System
2000
Dengan latar belakang yang kuat dari Engineering Department, pada awal
tahun 2000 dibentuk CNC Division untuk terus dapat mendukung tingkat
kualitas dan produktivitas tersebut. Dimulai dengan hanya
1unit CNC Machining Center kami memulai PT. Pudak Scientific. Awalnya
mesin ini digunakan untuk membuat Molds, Dies, dan Jigs, dan dengan
kecepatan dan efisiensi dari mesin tersebut maka memberikan kesempatan
kepada kami untuk dapat masuk ke area Produksi yang lain, yaitu pemesinan
komponen presisi (precision part machining). Beberapa bulan kemudian
dengan adanya kebutuhan komponen alat peraga pendidikan berupa
komponen elektrikal berdimensi kecil, kami membeli Swiss-Type CNC
Auto Lathe Machine. Dengan mesin kecil berkemampuan luar biasa ini,
kami dapat memanufaktur komponen dengan toleransi keakuratan yang
tinggi dan produksi dalam jumlah banyak.

Secara bertahap kami menambah lagi beberapa Swiss-Type Auto Lathe


Machine, untuk produksi komponen alat peraga pendidikan. Selama masa
off-peak, kami menerima pengerjaan komponen dari beberapa kustomer dan
menjadikan kami sebuah Job Shop.

Berdasarkan pengalaman mengoperasikan Machining Center dan Swiss-


Type Auto Lathe Machine, kemudian kami membeli mesin 2-axis CNC
Turning untuk membuat pin dan shaft yang presisi untuk kebutuhan matres
plastik, dan juga komponen presisi lainnya. Dengan hanya sebuah mesin
CNC Turning ternyata dapat melebihi apa yang dilakukan oleh beberapa
mesin bubut konvensional. Jadi kami mengalami kembali kapasitas mesin
yang tidak terpakai (idle capacity), sehingga kami mulai aktif mencari
pekerjaan tambahan dari luar yaitu dari kustomer di sekitar Bandung.

2005
Mulai tahun 2005 kami aktif mencari kustomer potensial dan beberapa
perusahaan telah mempercayakan kepada Pudak Scientific untuk
memproduksi komponen yang mereka perlukan. Sejalan dengan
peningkatan tersebut kami membentuk integrated CNC Part Manufacturing
Division untuk melayani kebutuhan kustomer tersebut. Pada masa tersebut,
kami merasa perlu untuk memisahkan manajemen dari Pudak Scientific dan
CNC Part Manufacturing Division, sehingga dibentuklah PT. Pudak
Scientific untuk secara khusus mengelola bisnis ini.

2006
PT. Pudak Scientific dikembangkan dengan pesat dengan penambahan
mesin-mesin baru, sistem managemen kualitas, dan SDM untuk dapat terus
mendukung kustomer-kustomer kami. Sejak 2006 terus dilakukan
penambahan mesin-mesin high precision turning centers, machining centers,
measuring instruments dan gauge presisi tinggi. Pada saat ini kami memiliki
17 unit CNC machines mulai dari mesin sederhana 2-axis sampai dengan
mesin dengan kerumitan tinggi Swiss Type CNC Turning Center.

2008
Tahun 2008 kami memperoleh sertifikasi Quality Management System -
ISO 9001:2000 dalam lingkup "The Manufacture of Precision Metal Parts.

2012
Pudak Scientific berhasil mendapatkan sertifikat dari NADCAP untuk
Aerospace Quality System (AQS AC7004).

2013
Pudak Scientific berhasil mendapatkan sertifikat AS9100 Rev.C, yang
merupakan Standard Quality Management System untuk Industri Aerospace
dunia.

D. Produk Pudak Scientific


Adapun produk Pudak Scientific pada bidang kimia antara lain :

Sikat Buret
Kepala berbulu kaku, diameter ~ 24 mm, pegangan dari kawat yang
disepuh dan dipuntir. Panjang sekitar 61 cm. Digunakan sebagai sikat
pembersih buret.

Botol Cuci

Botol tekan dengan pipa semprot berbentuk leher angsa, dia. 5 mm,
terbuat dari polietilin (PE). Kapasitas 250 ml. Digunakan saat
membersihkan alat-alat gelas di dalam laboratorium atau pada saat
pembuatan larutan. Botol diisi dengan air, terutama akuades atau air
demineralisasi.

Model Molekul
Terbuat dari plastik yang tahan lama. Memperlihatkan berbagai jenis
ikatan. Dapat digunakan untuk menjelaskan struktur senyawa organik
maupun anorganik yang sederhana. Set berisi bola-bola plastik berbagai
warna untuk setiap atom yang berbeda. Seluruh komponen disimpan
dalam kotak penyimpanan plastik. Dilengkapi dengan petunjuk
penggunaan. Set model molekul ini terdiri dari :

Jumla Jumlah
Atom Warna
h Lubang

karbon hitam 13 4

hidrogen putih 26 1

sulfur kuning 1 2

nitrogen biru 3 3

oksigen merah 13 2

halogen hijau 6 1

abu-
penghubung medium 26
abu
penghubung panjang, abu-
12
fleksibel abu

penghubung pendek putih 34

Kasa

Kasa terbuat dari baja tahan karat, bentuk tidak akan berubah
pemanasan. Ukuran : 140 x 140 mm., dengan pinggiran dari logam. Tanpa
asbes.

Pembakar Spiritus

Wadah dan penutup terbuat dari baja tahan karat (stainless). Kapasitas hingga
60 ml, tinggi 60 mm, 70 mm. Dilengkapi dengan sumbu dan pengatur
ketinggian sumbu. Digunakan sebagai pembakar di dalam laboratorium. Wadah
diisi dengan spiritus.

Klem Buret, Ganda

Klem buret ganda, terbuat dari aluminium die cast. Didesain untuk dapat
memegang berbagai ukuran buret dengan mekanisme sistem penjepit
berpegas sehingga buret dapat dilepas-pasang dengan mudah. Tangan-tangan
penjepit berlapis karet memastikan buret terjepit dengan baik. Sistem
kait berpengunci ulir untuk pemasangan pada batang statif.

Buret

Kaca borosilikat, berskala dengan tinta permanen, tulisan/angka yang tajam


dan mudah dibaca, dengan keran dari gelas. Dinding gelas seragam.
Kapasitas 50 ml, pembagian skala terkecil 0,1 ml. Digunakan untuk
mengeluarkan cairan dengan volume tertentu dalam suatu percobaan yang
membutuhkan tingkat ketelitian tertentu, misal dalam percobaan titrasi.
Alat Uji Elektrolit

Alat untuk menguji larutan elektrolit. Terdiri dari elektroda kuningan,


pemegang baterai didalam kotak, dan lampu LED untuk mengindikasikan arus
yang dihasilkan oleh larutan elektrolit. Sumber tenaga berasal dari 2 baterai 1.5
volt (baterai tercakup). Dimensi keseluruhan : 50 x 27 x 140 mm dengan kotak
berukuran 50 x 27 x 74 mm. Kotak terbuat dari polipropilen.
Dan masih banyak lagi produk pudak scientific pada ilmu kimia serta pada
ilmu-ilmu yang lainnya.

4. Museum Geologi

A. Profil Museum Geologi


Nama : Museum Geologi
Lokasi : Jl. Diponegoro 57, Bandung 40122, Jawa Barat
Gedung :
Visi dan Misi :

Visi Museum Geologi adalah mewujudkan sumber informasi berupa


dokumentasi koleksi dan warisan geologi Indonesia yang profesional
untuk masyarakat.

Adapun misinya adalah:

1. Memperagakan dan mengkomunikasikan koleksi museum


2. Menyediakan informasi dan materi edukasi geologi
3. Mendokumentasikan dan mengkonservasi koleksi museum;
4. Melakukan penelitian koleksi dan pengembangan museum
5. Melakukan pameran museum dan geologi
6. Melakukan penyuluhan dan sosialisasi geologi
7. Melakukan kerja sama dengan instansi dan sekolah
8. Melakukan pengelolaan museum secara professional
9. Memberkan pelayanan jasa permuseuman.

Tugas Pokok dan Fungsi :

Tugas pokok Museum Geologi adalah sebagai penunjang dan operasional


untuk melaksanakan penelitian, pengembangan dan konservasi serta
memperagakan koleksi geologi.

Sementara fungsinya adalah:


1. Penyiapan rencana dan program penelitian, pengembangan,
konservasi, peragaan dan publikasi koleksi geologi
2. Pelaksanaan pengelolaan dan pengembangan dokumentasi
3. Pelaksanaan pengelolaan dan pengembangan peragaan
4. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan serta publikasi;
5. Pelaksanaan dan pengembangan kerja sama serta pelayanan jasa
permuseuman
6. Pelaksanaan ketatausahaan, kepegawaian, keuangan dan rumah tangga
7. Evaluasi pelaksanaan rencana dan program penelitian, pengembangan,
konservasi, peragaan dan publikasi koleksi geologi.

B. Sejarah Museum Geologi


Museum Geologi diresmikan sejak 16 Mei 1929 dengan nama
Geologische Museum. Museum ini sangat erat kaitannya dengan sejarah
penyelidikan geologi di Indonesia yang telah dimulai sejak tahun 1850an
oleh Dienst van het Mijnwezen, yang berkedudukan di Bogor.

Pengelolaan Museum Geologi yang semula berada dibawah PUSAT


DJAWATAN TAMBANG DAN GEOLOGI (PDTG), berganti nama
menjadi: Djawatan Pertambangan Republik Indonesia (1950-1952),
Djawatan Geologi (1952-1956), Pusat Djawatan Geologi (1956-1957),
Djawatan Geologi (1957-1963), Direktorat Geologi (1963-1978), Pusat
Penelitian dan Pengembangan Geologi (1978 - 2005), Pusat Survei
Geologi (sejak akhir tahun 2005 hingga sekarang).

Seiring dengan perkembangan zaman, pada tahun 1999 Museum Geologi


mendapat bantuan dari Pemerintah Jepang senilai 754,5 juta Yen untuk
direnovasi. Setelah ditutup selama satu tahun, Museum Geologi dibuka
kembali pada tanggal 20 Agustus 2000. Pembukaannya diresmikan oleh
Wakil Presiden RI pada waktu itu, Ibu Megawati Soekarnoputri yang
didampingi oleh Menteri Pertambangan dan Energi Bapak Susilo
Bambang Yudhoyono.

Beragam koleksi batuan, mineral, meteorit, fosil dan artefak ada di


museum ini. Kita dapat mengetahui kapan dan bagaimana bumi kita
terbentuk, sejarah kehidupan darimasa ke masa, fenomena geologi
Indonesia serta hubungan geologi dengan kehidupan manusia. Daya tarik
utama koleksi Museum Geologi adalah fosil manusia purba Homo erectus,
fosil gajah purba Stegodon trigonocephalus dan replika fosil dinosaurus
karnivora terbesar dan terganas, Tyrannosaurus rex yang hidup pada
zaman kapur.

C. Pembagian Lantai Dan Ruangan


Museum Geologi terbagi menjadi beberapa ruang pamer yang menempati
lantai I dan II. Berikut ini merupakan ruangan-ruangan yang berada di
kedua lantai Museum Geologi serta fungsi dan isi dari ruangan tersebut.
1. Lantai I
Terbagi menjadi 3 ruang utama : Ruang orientasi di bagian tengah,
Ruang Sayap Barat dan Ruang Sayap Timur. Ruang Orientasi berisi
peta geografi Indonesia dalam bentuk relief layar lebar yang
menayangkan kegiatan geologi dan museum dalam bentuk animasi,
bilik pelayanan informasi museum serta bilik pelayanan pendidikan
dan penelitian. Sementara, Ruang Sayap Barat, dikenal sebagai Ruang
Geologi Indonesia, yang terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan
informasi tentang :

Hipotesis terjadinya bumi di dalam sistem tata surya.

Tatanan tektonik regional yang membentuk geologi Indonesia;


diujudkan dalam bentuk maket model gerakan lempeng-lempeng
kulit bumi aktif

Keadaan geologi sumatera,Jawa, Sulawesi, Maluku dan Nusa


Tenggara serta Irian Jaya

Fosil fosil serta sejarah manusia menurut evolusi Darwin juga


terdapat di sini

Selain maket dan panel-panel informasi, masing-masing bilik di


ruangan ini juga memamerkan beragam jenis batuan (beku, sedimen,
malihan) dan sumber daya mineral yang ada di setiap daerah. Dunia
batuan dan mineral menempati bilik di sebelah baratnya, yang
memamerkan beragam jenis batuan, mineral dan susunan kristalografi
dalam bentuk panel dan peraga asli. Masih di dalam ruangan yang
sama, dipamerkan kegiatan penelitian geologi Indonesia termasuk
jenis-jenis peralatan/perlengkapan lapangan, sarana pemetaan dan
penelitian serta hasil akhir kegiatan seperti peta (geolologi, geofisika,
gunung api, geomorfologi, seismotektonik dan segalanya) dan
publikasi-publikasi sebagai sarana pemasyarakan data dan informasi
geologi Indonesia. Ujung ruang sayap barat adalah ruang kegunung
apian, yang mempertunjukkan keadaan beberapa gunungapi aktif di
Indonesia seperti : Tangkuban Perahu, Krakatau, Galunggung, Merapi
dan Batu. Selain panel-panel informasi ruangan ini dilengkapi dengan
maket kompleks Gunungapi Bromo-Kelut-Semeru. Beberapa contoh
batuan hasil kegiatan gunung api tertata dalam lemari kaca.

Ruang Sayap Timur Ruangan yang mengambarkan sejarah


pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, dari primitif hingga
modern, yang mendiami planet bumi ini dikenal sebagai ruang sejarah
kehidupan. Panel-panel gambar yang menghiasi dinding ruangan
diawali dengan informasi tentang keadaan bumi yang terbentuk sekitar
4,5 miliar tahun lalu, dimana makhluk hidup yang paling primitif pun
belum ditemukan. Beberapa miliar tahun sesudahnya, disaat bumi
sudah mulai tenang, lingkungannya mendukung perkembangan
beberapa jenis tumbuhan bersel-tunggal, yang keberadaan terekam
dalam bentuk fosil Reptilia bertulang-belakang berukuran besar yang
hidup menguasai Masa Mesozoikum Tengah hingga Akhir (210-65
juta tahun lalu) diperagakan dalam bentuk replika fosil Tyrannosaurus
Rex Osborn (Jenis kadal buas pemakan daging) yang panjangnya
mencapai 19 m, tinggi 6,5 m dan berat 8 ton. Kehidupan awal di bumi
yang dimulai sekitar 3 miliar tahun lalu selanjutnya berkembang dan
berevolusi hingga sekarang. Jejak evolusi mamalia yang hidup pada
zaman Tersier (6,5-1,7 juta tahun lalu) dan Kuarter (1,7 juta tahun lalu
hingga sekarang) di Indonesia terekam baik melalui fosil-fosil
binatang menyusui (gajah, badak, kerbau, kuda nil) dan hominid yang
ditemukan pada lapisan tanah di beberapa tempat khususnya di Pulau
Jawa.

Kumpulan fosil tengkorak manusia-purba yang ditemukan di


Indonesia (Homo erectus P. VIII) dan di beberapa tempat lainnya di
dunia terkoleksi dalam bentuk replikanya. Begitu pula dengan artefak
yang dipergunkan, yang mencirikan perkembangan kebudayaan-purba
dari waktu ke waktu. Penampang stratigrafi sedimen Kuarter daerah
Sangiran (Solo, Jawa Tengah), Trinil dan Mojokerto (Jawa Timur)
yang sangat berarti dalam pengungkap sejarah dan evolusi manusia-
purba diperagakan dalam bentuk panel dan maket.

Sejarah pembentukan Danau Bandung yang melegenda itu


ditampilkan dalam bentuk panel di ujung ruangan. Fosil ular dan ikan
yang ditemukan pada lapisan tanah bekas Danau Bandung serta
artefak diperagakan dalam bentuk aslinya. Artefak yang terkumpul
dari beberapa tempat di pinggiran Danau Bandung menunjukkan
bahwa sekitar 6000 tahun lalu danau tersebut pernah dihuni oleh
manusia prasejarah. Informasi lengkap tentang fosil dan sisa-sisa
kehidupan masa lalu ditempatkan pada bilik tersendiri di Ruang
Sejarah Kehidupan. Informasi yang disampaikan diantaranya adalah
proses pembentukan fosil, termasuk batubara dan minyak bumi, selain
keadaan lingkungan-purba.

2. Lantai II
Terbagi menjadi 3 ruangan utama: ruang barat, ruang tengah dan ruang
timur
a. Ruang barat (dipakai oleh staf museum)
Sementara ruang tengah dan ruang timur di lantai II yang
digunakan untuk peragaan dikenal sebagai ruang geologi untuk
kehidupan manusia.
b. Ruang Tengah
Berisi maket pertambangan emas terbesar di dunia, yang terletak di
Pegunungan Tengan Irian Jaya. Tambang terbuka Gransberg yang
mempunyai cadangan sekitar 1,186 miliar ton; dengan kandungan
tembaga 1,02%, emas 1,19 gram/ton dan perak 3 gram/ton.
Gabungan beberapa tambang terbuka dan tambang bawahtanah
aktif di sekitarnya memberikan cadangan bijih sebanyak 2,5 miliar
ton. Bekas Tambang Ertsberg (Gunung Bijih) di sebelah tenggara
Grasberg yang ditutup pada tahun 1988 merupakan situs geologi
dan tambang yang dapat dimanfaatkan serta dikembangkan
menjadi objek geowisata yang menarik. Beberapa contoh batuan
asal Irian Jaya (Papua) tertata dan terpamer dalam lemari kaca di
sekitar maket. Miniatur menara pemboran minyak dan gas bumi
juga diperagakan di sini.
c. Ruang Timur
Terbagi menjadi 7 ruangan kecil, yang kesemuanya memberikan
informasi tentang aspek positif dan negatif tataan geologi bagi
kehidupan manusia, khususnya di Indonesia.

Ruang 1 menyajikan informasi tentang manfaat dan kegunaan


mineral atau batu bagi manusia, serta panel gambar sebaran
sumberdaya mineral di Indonesia.

Ruang 2 menampilkan rekaman kegiatan eksplorasi dan


eksploitasi sumberdaya mineral

Ruang 3 berisi informasi tentang pemakaian mineral dalam


kehidupan sehari-hari, baik secara tradisional maupun modern.

Ruang 4 menunjukkan cara pengolahan dan pengelolaan


komoditi mineral dan energi

Ruang 5 memaparkan informasi tentang berbagai jenis bahaya


geologi (aspek negatif) seperti tanah longksor, letusan gunung
api dan sebagainya.
Ruang 6 menyajikan informasi tentang aspek positif geologi
terutama berkaitan dengan gejala kegunungapian.

Ruang 7 menjelaskan tentang sumberdaya air dan


pemanfaatannya, juga pengaruh lingkungan terhadap kelestarian
sumberdaya tersebut.

3. PT Sidomuncul

A. Profil PT Sidomuncul

Nama : PT Sidomuncul, Semarang-Indonesia

Alamat :

1. Jl Soekarno Hatta Km 28 Kec Bergas Klepu, Semarang Indonesia.


Nomor Telepon: 024 6580-559, 0298 523-515
Fax: 024 6580-332, 0298 523-509
Email : simuncul[at]indosat.net.id

2. Kantor Pemasaran PT SidoMuncul.


Alamat: Jl Cipete Raya No 81 Jakarta 12410, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 765 3535 Fax 765 6522.
Email : marketing[at]sidomuncul.com

3. Humas / PR PT SidoMuncul
Jln Cipete Raya No 81 Jakarta Selatan Indonesia 12410.
Website: www.sidomuncul.com
Hotline SidoMuncul ( Bebas Pulsa ) : 0800 140 3010
B. Sejarah berdirinya PT Sidomuncul

PT. SidoMuncul bermula dari sebuah industri rumah tangga pada tahun
1940, dikelola oleh Ibu Rahkmat Sulistio di Yogyakarta, dan dibantu oleh
tiga orang karyawan. Banyaknya permintaan terhadap kemasan jamu yang
lebih praktis, mendorong beliau memproduksi jamu dalam bentuk yang
praktis (serbuk), seiring dengan kepindahan beliau ke Semarang , maka
pada tahun 1951 didirikan perusahan sederhana dengan nama SidoMuncul
yang berarti "Impian yang terwujud" dengan lokasi di Jl. Mlaten
Trenggulun. Dengan produk pertama dan andalan, Jamu Tolak Angin,
produk jamu buatan Ibu Rakhmat mulai mendapat tempat di hati
masyarakat sekitar dan permintaannyapun selalu meningkat.

Dalam perkembangannya, pabrik yang terletak di Jl. Mlaten Trenggulun


ternyata tidak mampu lagi memenuhi kapasitas produksi yang besar akibat
permintaan pasar yang terus meningkat, dan di tahun 1984 pabrik
dipindahkan ke Lingkungan Industri Kecil di Jl. Kaligawe, Semarang.

Pabrik baru yang berlokasi di Klepu, Kec. Bergas, Ungaran, dengan luas
29 ha tersebut diresmikan oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan
Sosial Republik Indonesia, dr. Achmad Sujudi pada tanggal 11 November
2000. Saat peresmian pabrik, SidoMuncul sekaligus menerima dua
sertifikat yaitu Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan
Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) setara dengan farmasi, dan
sertifikat inilah yang menjadikan PT. SidoMuncul sebagai satu-satunya
pabrik jamu berstandar farmasi. Lokasi pabrik sendiri terdiri dari
bangunan pabrik seluas 7 hektar, lahan Agrowisata ,1,5 hektar, dan sisanya
menjadi kawasan pendukung lingkungan pabrik.

Secara pasti PT. SidoMuncul bertekad untuk mengembangkan usaha di


bidang jamu yang benar dan baik. Tekad ini membuat perusahaan menjadi
lebih berkonsentrasi dan inovatif. Disamping itu diikuti dengan pemilihan
serta penggunaan bahan baku yang benar, baik mengenai jenis, jumlah
maupun kualitasnya akan menghasilkan jamu yang baik.

Untuk mewujudkan tekad tersebut, semua rencana pengeluaran produk


baru selalu didahului oleh studi literatur maupun penelitian yang intensif,
menyangkut keamanan, khasiat maupun sampling pasar. Untuk
memberikan jaminan kualitas, setiap langkah produksi mulai dari barang
datang , hingga produk sampai ke pasaran, dilakukan dibawah pengawasan
mutu yang ketat.

Seluruh karyawan juga bertekad untuk mengadakan perbaikan setiap saat,


sehingga diharapkan semua yang dilakukan dapat lebih baik dari
sebelumnya.

Dalam memproduksi obat-obatan alam, serta bertransformasi menjadi


industri farmasi. Seluruh proses produksi dijalankan berdasarkan Standard
Operation Procedure (SOP) berdasarkan CPOB ( Cara Pembuatan Obat
yang Benar ) setara farmasi, telebih SidoMuncul merupakan perusahaan
Jamu pertama di Indonesia yang meperoleh serifikat tersebut. Pastinya,
seluruh produk SidoMuncul telah lulus uji toksisitas hingga uji khasiat
sehingga terjamin uality Controlnya. Selain PT. SidoMuncul juga
didukung dengan serangkaian fasilitas laboratorium lengkap dan peranan
Research Development Dept. Menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,
inilah yang selalu diangankan oleh Sidomuncul. Tidak hanya dengan
menghadirkan produk-produk berkelas yang aman dan berkhasiat, tetapi
juga membaur dengan masyarakat melalui program Mudik Lebaran Gratis
para penjual jamu, serta penganugerahan penghargaan bagi insan-insan
berdedikasi tinggi di bidang kemanusiaan, SidoMuncul Award.
C. Proses Pembuatan Produksi PT. Sidomuncul

Sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1951, SidoMuncul yang
kini merupakan perusahaan herbal bertaraf modern senantiasa berupaya
untuk memberikan produk-produk yang baik dan menyehatkan bagi
seluruh konsumennya, dan dengan demikian memberikan nilai positif bagi
masyarakat.Tak hanya mengandalkan bahan-bahan alamiah yang
berkualitas tinggi dan segar, SidoMuncul juga sangatlah mementingkan
basis penelitian, ilmu pengetahuan, dan teknologi dalam menjalankan
proses-proses produksi dari setiap produk yang akan dijual, serta juga
dalam bergerak maju untuk mengembangkan usahanya. SidoMuncul terus
berkarya untuk menciptakan inovasi berupa temuan-temuan baru yang
berkhasiat tinggi bagi seluruh kalangan masyarakat.Oleh karena itu,
SidoMuncul telah memperlengkapi pabriknya di Semarang, Jawa Tengah
dengan berbagai fasilitas pendukung yang memenuhi standar farmasi.
Beberapa fasilitas tersebut antara lain laboratorium yang bersertifikasi ISO
17025, fasilitas produksi berstandardisasi CPOB (Cara Pengolahan Obat
yang Baik) dan CPOTB (Cara Pengolahan Obat Tradisional yang Baik),
pengolahan air demineralisasi dan limbah, klinik holistik, dan lahan
agrowisata.
SidoMuncul kini mengoperasikan delapan laboratorium yang
menggunakan instrumen serta teknologi yang canggih untuk menciptakan
produk-produk yang berkualitas tertinggi dan berkhasiat pasti. Kedelapan
laboratorium tersebut masing-masing adalah laboratorium Instrumentasi,
Mikrobiologi, Farmakologi, Formulasi, Farmakognosi, Stabilitas, Kultur
Jaringan, dan Analisis Kimia (yang telah memperoleh sertifikat ISO 17025
sesuai akreditasi Komite Akreditasi Nasional dan Badan Standardisasi
Nasional).

D. Produk Kebanggaan Sidomuncul


a. Kuku Bima Ener-G

Produk:

Minuman energy dalam botol PET 150 ml.


Baik untuk diminum pria maupun wanita
Mempunyai kandungan ginseng dan royal jelly yang lebih banyak
dibanding produk sejenis
Kandungan vitamin yang lengkap, ditambah dengan vitamin B12
yang berfungsi untuk tambah darah
Tanpa Saccharine / Pemanis buatan

b. Kuku Bima Ginseng

Kegunaan :
Meningkatkan kesehatan, menguatkan pinggang dan ginjal, menambah
gairah, semangat kerja serta menjaga kondisi tubuh agar tetap perkasa.
Mengandung pasak bumi yang diperkuat oleh ginseng korea untuk
membuat awet muda.
c. Kuku Bima TL

Kegunaan :
Mengatasi masalah khusus, menambah semangat, gairah serta tenaga.
Menguatkan pinggang, ginjal, melancarkan air seni, melancarkan aliran
darah, menyehatkan badan dan membuat awet muda.

d. Kuku Bima TL Plus Tribulus

Kegunaan :
Membantu meningkatkan vitalitas dan gairah.
Menambah semangat, stamina dan kesehatan.
Membantu mengatasi masalah kesuburan.
e. Tolak Angin Permen

Tolak Angin Herbal Peppermint lozenges, terbuat dari bahan-bahan alami


dan madu, bermanfaat untuk menghangatkan badan, melegakan pernafasan
dan tenggorokan. Baik di saat melakukan perjalanan jauh.

4. Universitas Negeri Malang (UM)

A. Profil Universitas Negeri malang (UM)


Nama : Universitas Negeri Malang (UM)
Lokasi : Jl. Semarang 5 Malang 65145, telp. (0341) 551312

Visi
Menjadi perguruan tinggi unggul dan menjadi rujukan dalam penyelenggaraan
tridharma perguruan tinggi.
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran di perguruan tinggi yang
berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran yang efektif
dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi.
2. Menyelenggarakan penelitian dalam ilmu kependidikan ilmu pengetahuan
teknologi ilmu sosial budaya seni dan/atau olahraga yang temuannya bermanfaat
bagi pengembangan ilmu dan kesejahteraan masyarakat.
3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada
pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu kependidikan ilmu
pengetahuan teknologi ilmu sosial budaya seni dan/atau olahraga.
4. Menyelenggarakan tatapamong perguruan tinggi yang otonom akuntabel dan
transparan yang menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan.

Tujuan

1. Menghasilkan lulusan yang cerdas religius berakhlak mulia mandiri dan mampu
berkembang secara profesional.

2. Menghasilkan karya ilmiah dan karya kreatif yang unggul dan menjadi rujukan
dalam ilmu kependidikan ilmu pengetahuan teknologi ilmu sosial budaya seni
dan/atau olahraga.

3. Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu


kependidikan ilmu pengetahuan teknologi ilmu sosial budaya seni dan/atau
olahraga untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri produktif dan sejahtera.

4. Menghasilkan kinerja institusi yang efektif dan efisien untuk menjamin


pertumbuhan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang berkelanjutan.

B. Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)


Lokasi : Kompleks FMIPA UM gedung 02 Jl. Semarang 5 Malang 65145

Visi
Menjadi fakultas unggul dan menjadi rujukan dalam penyelenggaraan
tridharma perguruan tinggi bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam
serta pembelajarannya.

Misi
Untuk mencapai visi yang telah ditetapkan, mengemban misi sebagai
berikut:

a. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran di bidang


Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang berpusat pada
pada peserta didik dengan menggunakan pendekatan pem belajaran
yang efektif dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi layanan
akademik prodi yang bermutu dan berdaya saing;

b. Menyelenggarakan penelitian di bidang matematika dan ilmu


pengetahuan alam, baik kependidikan maupun nonkependidikan yang
bermanfaat bagi ilmu pengetahuan maupun kesejahteraan masyarakat;

c. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang


matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik kependidikan maupun
nonkependidikan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat;
serta
d. Menyelenggarakan tatapamong yang akuntabel dan transparan
untuk menjamin peningkatan kualitas yang berkelanjutan.

Tujuan

Untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, fakultas menentukan
tujuan sebagai berikut :

a. Menghasilkan lulusan yang cerdas, religius, berakhlak mulia, mandiri,


dan mampu berkembang secara professional di bidang matematika
dan ilmu pengetahuan alam, baik kependidikan maupun
nonkependidikan.
b. Menghasilkan karya ilmiah dan karya kreatif yang unggul di bidang
matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik kependidikan maupun
nonkependidikan.
c. Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat di bidang
matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik kependidikan maupun
nonkeperndidikan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri,
produktif, dan sejahtera; serta
d. Menghasilkan kinerja fakultas yang efektif, efisien dan akuntabel
dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Jurusan
1. Jurusan Pendidikan IPA
2. Jurusan Biologi
3. Jurusan Kimia
4. Jurusan Fisika
5. Jurusan Matematika

Fasilitas

a. Laboratorium
b. Gedung Perkuliahan

C. Jurusan Kimia
Jurusan Kimia menyelenggarakan tiga Program Studi (Prodi) jenjang S1,
yaitu Prodi S1 Pendidikan Kimia dan Prodi S1 Kimia. Dalam
implementasinya, Prodi S1 Pendidikan Kimia diselenggarakan dengan dua
fokus, yakni S1 Pendidikan Kimia dam S1 Pendidikan Kimia untuk
Pendidikan Guru Sekolah Bertaraf Internasional (PG-SBI). Di samping
jenjang S1, dalam pelaksanaan akademik juga membantu kegiatan
akademik Program Pascasarjana S2 Pendidikan Kimia. Visi, Misi, Tujuan
dan Kompetensi tiap program studi jenjang S1 di Jurusan Kimia FMIPA
-UM dijabarkan sebagai berikut.

Visi Jurusan Kimia


Menjadi lembaga penyelenggara pendidikan tinggi bidang pendidikan
kimia dan kimia yang bermutu, unggul, dan berdaya saing tinggi dengan
sistem manajemen andal yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Misi Jurusan Kimia


1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang Pendidikan Kimia
dan Kimia yang unggul dengan memper hatikan aspek pe merataan
dan perluasan akses pendidikan bagi masyarakat.
2. Meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing melalui pen didikan,
penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian kepada
masyarakat.
3. Membangun jurusan yang sehat dalam rangka penguatan tatakelola,
transparansi, dan pencitraan publik secara berkesinambungan
sehingga mendukung UM menjadi perguruan tinggi yang otonom.
Tujuan Jurusan Kimia

a. Menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, unggul, dan


berdaya saing tinggi berbasis kompetensi yang dimiliki;
b. Meningkatkan relevansi proses pembelajaran selaras dengan
pengembangan ilmu dan teknologi.
c. Memberikan sumbangan pada pengembangan ilmu kimia dan
kependidikan kimia berbasis hasil-hasil penelitian berkualitas
d. Berperan serta dalam mengisi pembangunan nasional, memberikan
sumbangan pemikiran maupun keterlibatan langsung pada
masyarakat.
e. Memberikan sumbangan pemikiran maupun keterlibatan langsung
pada masyarakat

D. Program Studi Pendidikan Kimia

Visi
Sebagai program studi yang unggul dan menjadi rujukan dalam
pengembangan Pendidikan Kimia di Indonesia

Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan
lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam bidang Pendidikan
Kimia
2. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan ilmu untuk
menghasilkan karya akademik yang unggul dalam bidang Pendidikan
Kimia
3. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, dalam dan luar negeri,
untuk meningkatkan kualitas dan kinerja Program Studi Pendidikan
Kimia
4. Meningkatkan peran Program Studi Pendidikan Kimia dalam
peningkatan kualitas pembelajaran kimia di lingkup pendidikan dasar
dan menengah
5. Memberdayakan alumni dalam rangka peningkatan peran dan citra
Program Studi Pendidikan Kimia
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Kimia

Lulusan program sarjana Pendidikan Kimia dengan gelar kesarjanaan S.Pd


memiliki pengetahuan, sikap, ketrampilan dalam bidang pendidikan kimia,
yang dicirikan dengan:

1. Menguasai dasar-dasar keilmuan dan kegiatan ilmiah sebagai seorang


sarjana yang mampu melakukan analisis, sintesis, dan perumusan untuk
memahami, me ne mukan, dan menjelaskan tentang masalah dan
penyelesaian masalah, khu susnya di bidang pendidikan kimia dan pen di
dikan sains pada umumnya.
2. Menguasai konsep, prinsip, hukum dan teori ilmu kimia dan pendidikan
kimia yang relevan, serta mempu nyai ketrampilan dasar mengajar dan
laboratoris yang memadai untuk melaksanakan tugas-tugas
pendidikan/pengajaran kimia dan me nge lola laboratorium sesuai dengan
perkembangan Iptek dan tuntutan masyarakat.
3. Mampu menerapkan ilmu kimia, ilmu pendidikan, ketrampilan
laboratorium kimia, dan ketrampilan mengajar/mengelola pembelajaran
untuk kegiatan pengajaran dan pendidikan yang inovatif di sekolah dan di
masyarakat sesuai dengan perilaku dan sikap sebagai seorang guru kimia,
tata pro fesi, dan tuntutan masyarakat.
4. Memiliki landasan keilmuan yang memadai untuk melanjutkan ke jenjang
S2, ser ta mampu mengikuti perkem bangan, dan mengaktualkan ilmu dan
ketrampilannya (kimia dan pendidikan kimia) yang dimilikinya sesuai
dengan perkem bangan Iptek (belajar sepanjang hayat).
5. Memiliki sikap dan perilaku yang tepat dalam berkarya, bekerja, dan
dalam berkehidupan bersama di masyarakat, dengan mem perhatikan serta
menerapkan etika profe sional dan kultural.

Fasilitas Laboratorium

Nama Kegiatan yang dilayani dan fasilitas tersedia

Lab. Kimia Dasar Praktikum Kimia Dasar, layanan kegiatan praktikum


SMA/MA/SMK dan menunjang kegiatan penelitian skripsi/tugas
Nama Kegiatan yang dilayani dan fasilitas tersedia

akhir mahasiswa. Peralatan lengkap dan memadai, khususnya


peralatan dasar laboratorium kimia, seperti almari asam, peralatan
gelas, timbangan analitik, magnetik stirer, oven digital, kalorimeter,
dan peralatan praktikum lain. Selain itu juga dilengkapi dengan
ruang penyimpan peralatan dan bahan kimia.

Lab. Kimia Praktikum Kimia Anorganik dan penelitian bidang Kimia


Anorganik Anorganik baik dosen maupun mahasiswa, layanan kegiatan
praktikum dan penelitian Perguruan Tinggi lain serta pengabdian
kepada masyarakat. Peralatan dasar lab. Kimia anorganik yang
memadai. Laboratorium ini dilengkapi dengan almari asam,
peralatan gelas, peralatan lain seperti flame photometer,
fluoresence, oven, furnace, analytical balance, automatic titrator,
drying oven, electric precision balance, magnetic stirrer with hot
plate, microscope, polarimeter, dan lain-lain. Laboratorium kimia
anorganik juga dilengkapi dengan ruang penyimpan peralatan dan
bahan kimia. Selain untuk kegiatan praktikum kimia anorganik,
laboratorium ini juga digunakan untuk kegiatan praktikum dasar-
dasar kimia analitik.

Lab. Kimia Organik Praktikum Kimia Organik dan penelitian bidang Kimia Organik
baik dosen maupun mahasiswa, layanan kegiatan praktikum dan
penelitian Perguruan Tinggi lain serta pengabdian kepada
masyarakat. Peralatan dasar lab. Kimia organik yang memadai
dilengkapi dengan peralatan distilasi, ekstraksi dan isolasi senyawa-
senyawa bahan alam.

Lab. Kimia Analitik Praktikum Kimia Analitik dan penelitian bidang Kimia Analitik
baik dosen maupun mahasiswa, layanan kegiatan praktikum dan
penelitian Perguruan Tinggi lain serta pengabdian kepada
Nama Kegiatan yang dilayani dan fasilitas tersedia

masyarakat. Peralatan dasar lab. Kimia analitik yang memadai


dilengkapi dengan peralatan analisis kualitas air (BOD, COD, DO
Meter dan sejenisnya), turbidimeter, pH meter, konduktometer,
miniatur waste water treatment, dan sebagainya.

Lab. Kimia Fisik Praktikum Kimia Fisik dan penelitian bidang Kimia Fisik baik
dosen maupun mahasiswa, layanan kegiatan praktikum dan
penelitian Perguruan Tinggi lain serta pengabdian kepada
masyarakat. Peralatan dasar lab. Kimia Fisik yang memadai
dilengkapi dengan viskometer, konduktometer, polarimeter, Bomb-
Calorimeter, dan sebagainya.

Lab. Biokimia Praktikum Biokimia dan penelitian bidang Biokimia baik dosen
maupun mahasiswa, layanan kegiatan praktikum dan penelitian
Perguruan Tinggi lain serta pengabdian kepada masyarakat.
Peralatan dasar lab. Biokimia yang memadai dilengkapi dengan
electrophoresis apparatus, photo DNA apparatus, dan sebagainya.

Lab. Pembelajaran Pembelajaran microteaching, penelitian metode, model, evaluasi


Kimia pembelajaran, dan sejenisnya. Lab. PBM Kimia dilengkapi dengan
fasilitas audio-visual, komputer, model-model pembelajaran
(modul, alat peraga, dan bahan ajar lainnya).

Lab. Penelitian Tempat dilakukannya penelitian dosen bersama mahasiswa,


penelitian untuk skripsi/tugas akhir dan tugas-tugas ilmiah lainnya.
Fasilitas penelitian sangat memadai

Lab. Instrumentasi Mendukung kegiatan praktikum Kimia Organik, Kimia Anorganik,


Kimia Analitik, dan Biokimia, serta penelitian dosen dan
mahasiswa, melayani jasa analisis dari instansi pemerintah dan
Nama Kegiatan yang dilayani dan fasilitas tersedia

industri, khususnya analisis Fe, Au, Co, Cu, Ni, Pb, Cd, Cr, Mg, Sn,
Zn, Na, K, (dari berbagai jenis sampel: padat, cair, limbah) minyak
atsiri, dan sebagainya. Instrumentasi canggih dan modern sebagai
pendukung, yakni AAS, GC, GC-MS, UV-Vis, dan IR
Spectrophotometer, serta Spectronic 20.

Lab. Komputer dan Penyusunan skripsi, laporan penelitian, dan karya akademik lainnya
TIK (dosen dan mahasiswa), dilengkapi dengan jaringan internet dan
LAN.

Lab. Sentral FMIPA Mendukung kegiatan praktikum Kimia Organik, Kimia Anorganik,
Kimia Analitik, dan Biokimia, serta penelitian dosen dan
mahasiswa, melayani jasa analisis dari instansi pemerintah dan
industri, khususnya analisis Fe, Au, Co, Cu, Ni, Pb, Cd, Cr, Mg, Sn,
Zn, Na, K, (dari berbagai jenis sampel: padat, cair, limbah) minyak
atsiri, dan sebagainya. Instrumentasi canggih dan modern sebagai
pendukung, yakni GC-MS, FT-IR, TOC, PCR, XRD, dan
sebagainya

Galeri Foto
E. Sejarah Universitas Negeri Malang (UM)

UM merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan


Kebudayaan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang
berkedudukan di Kota Malang dan Kota Blitar Provinsi Jawa Timur.

UM berasal dari:

a. Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) Malang yang didirikan pada tanggal 1
September 1954 dengan Surat Putusan Menteri Pendidikan Pengadjaran dan
Kebudajaan Republik Indonesia Nomor 33756/Kb tanggal 4 Agustus 1954 yang
dibuka dan diresmikan pada tanggal 18 Oktober 1954;

b. Terhitung mulai tanggal 20 November 1957 menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (FKIP) Malang pada Universitas Airlangga Surabaya dengan Surat
Putusan Menteri Pendidikan Pengadjaran dan Kebudajaan Republik Indonesia
Nomor 119533/S tanggal 20 November 1957;

c. Terhitung mulai tanggal 1 Mei 1963 menjadi Institut Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (IKIP) Malang dengan Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu
Pengetahuan Nomor 55 Tahun 1963 tanggal 22 Mei 1963; dan

d. Terhitung mulai tanggal 4 Agustus 1999 menjadi Universitas Negeri Malang


dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 1999 tanggal 4
Agustus 1999.

Tonggak Penting

a. 1967 Program Studi Bahasa Inggris dinilai terbaik se-Asia Tenggara (oleh The
Ford Foundation)
b. 1967 Dinyatakan sebagai salah satu dari 10 Perguruan Tinggi Pembina di
Indonesia
c. 19982010 Pemenang program JICA DUE-Like TPSDP Semi-QUE I-
MHERE INHERENT SP4 PHK A1 & A2 Hibah Kemitraan Hibah Peralatan
PGSD-A PHK-I dan PHK-TIK PHK DIA Bermutu
d. 2008 Membuka Fakultas Ilmu Keolahragaan
e. 2008 UM ditetapan sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum (BLU)
f. 2009 Membuka Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
g. 2012 Membuka Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi)

6. PT. Madukismo

A. Profil Pabrik Gula PT. Madukismo


Nama : Pabrik Gula PT. Madukismo
Lokasi : Desa Padokan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta
55181, Indonesia

Visi : PT Madu Baru menjadi perusahaan agro industri yang


unggul di Indonesia dengan petani sebagai mitra sejati.

Misi :
Menghasilkan gula dan etanol yang berkualitas untuk
memenuhipermintaan masyarakat dan industri di Indonesia
Menghasilkan produk dengan memanfaatkan teknologi maju yang
ramah lingkungan, dikelola secara profesional dan inovatif memberikan
pelayanan yang prima kepada pelanggan serta mengutamakan
kemitraan dengan petani
Mengembangkan produk atau bisnis baru yang mendukung bisnis inti
Menempatkan karyawan dan stackholder lainnya sebagai bagian
terpenting dalam proses penciptaan keunggulan produksi dan
pencapaian shareholder value

Tujuan :

Gagasan pendirian Pabrik Gula Madukismo tujuannya adalah untuk


menolong rakyat yang banyak kehilangan pekerjaan karena
dibumihanguskannya Pabrik-Pabrik Gula waktu itu. Pendirian pabrik gula
diyakini mampu menampung banyak orang untuk bekerja. Banyak petani
akan terlibat dalam proses penanaman, pemeliharaan tanaman, panen serta
di pabrik akan menyerap banyak tenaga kerja teristimewa pada waktu
masa giling.

B. Sejarah Singkat
PG-PS Madukismo adalah satu-satunya pabrik gula dan pabrik alkohol
atau spritus di Provinsi DIY.

Dibangun : 1955

Atas prakarsa : Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Diresmikan : 29 Mei 1958 oleh Presiden Ir. Soekarno

Mulai produksi : pabrik gula tahun 1958

Pabrik spritus : 1959

Kontraktor utama : Machine Fabriek Sangerhausen, Jerman Timur

Status perusahaan : Perseroan terbatas, didirikan 14 juni 1955.

Diberi nama : Pabrik-Pabrik Gula Madubaru PT. (P2G.


Madubaru PT)

Memiliki 2 pabrik : Pabrik Gula (PG) Madukismo, Pabrik Alkohol atau


Pabrik Spiritus (PS) Madukismo

Pemilik saham : Awal berdiri 75% milik Sri Sultan


Hamengkubuwana IX, 25% milik pemerintah RI. Saat ini dirubah menjadi
65% milik Sri Sultan Hamengkubuwono X, 35% milik pemerintah RI.

Kronologis status perusahaan dan perubahan manajemen.

1955 -1962 : perusahaan swasta PT.

1962-1966 : bergabung dengan perusahaan negara dibawah BPU-PPN


(Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara), karena
adanya polisi pemerintah RI yang mengambil alih semua
perusahaan di Indonesia.

1966 : BPU-PPN bubar PT. Madubaru memilih perusahaan


swasta.

1966-1984 : PT. Madubaru menjadi perusahaan swasta dengan susunan


direksi yang dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono IX
sebagai presiden direktur.

4 maret 1984-24 Februari 2004: diadakan kontrak


management dengan PT. Rajawali Nusantara Indonesia
(RNI).
24 Februari 2004 : PT Madubaru menjadi perusahaan
mandiri

Gedung :

Produksi

Produksi Utama ( dari PG. Madukismo )


Gula pasir dengan kualitas SHS IA (Superior Head Sugar) atau GKP (Gula
Kristal Putih). Mutu produksi di pantau oleh P3GI Pasuruan (Pusat
Penelitian Perkebunan Gula Indonesia).

Produksi Samping ( dari PS. Madukismo )

- Alkohol murni ( kadar minimal 95% )

- Spiritus bakar ( kadar 94% )

Mutu dipantau oleh balai penelitian kimia departemen perindustrian dan


PT. Sucoffindo Indonesia.

Panenan ( Pasca Panen )

Tebu dipanen setelah cukup masak,dalam arti kadar gula(sakarosa)


maksimal, dan kadar gula pecahan (monosakarida) minimal. Untuk itu
dilakukan analisa pendahuluan untuk mengetahui faktor kemasakan,
koefesiensi daya tahan dan lain-lain. Ini dilakukan kira-kira 1,5 bulan
sebelum giling dimulai tebu diangkat dari kebun dengan truck atau roli
tebu. Pelaksanaan tebang bisa dilaksanakan petani sendiri atau diserahkan
pabrik dengan biaya oleh petani sesuai kesepakatan dalam FMPG
( Forum Musyawarah Produksi Gula ). Beberapa KUD yang mandiri telah
dapat melaksanakan tebang angkut sendiri. Kapasitas tebang harus sama
dengan kapasitas giling agar tidak terjadi stagnasi di emplasement yang
akan menurunkan rendemen, dan sebaliknya kekurangan tebu akan
menyebabkan berhenti giling, produksi ampas berkurang, sehigga perlu
subleksi BBM untuk bahan bakar stasiun boiler, jumlah tebu ditebang per
hari sekitar 3000 ton, alat transportasinya 80% menggunakan truck 20%
dengan lori.

Proses Pengolahan di PG Madukismo


Pemerahan Nira ( Extraction )

Tebu setelah ditebang dikirim ke stasiun gilingan (ekstraksi). Untuk


dipisahkan antara bagian padat (ampas) dengan cairannya yang
mengandung gula (nira mentah) melalui alat-alat berupa unigrator mark IV
digabung dengan 5 gilingan, masing-masing terdiri atas 3 rol dengan
ukuran 36x 64.

Ampas yang diperoleh sekitar 30% tebu untuk bahan bakar tebu distasiun
ketel (pusat tenaga), sedangkan nira mentah akan dikirim ke stasiun
pemurnian untuk proses lebih lanjut. Untuk mencegah kehilangan gula
karena bakteri dilakukan sanitasi distasiun gilingan.

Pemurnian nira

Madukismo menggunakan sistem sulfitasi. Nira mentah ditimbang,


dipanaskan 70-75 c, direaksikan dengan susu kapur dalam defekator, dan
diberi gas SO2 dalam peti sulfitasi sampai pH 7 kemudian dipanaskan lagi
sampai suhu 100-105c. Kotoran yang dihasilkan diendapkan dalam peti
pengendap (dorr clarifier) dan disaring menggunakan rotary vacum filter
(alat penapis hampa). Endapan padatnya (blothong) digunakan sebagai
pupuk organik. Kadar gula dalam blothong ini dibawah 2%. Nira jernihnya
dikirim ke satasiun penguapan.

Penguapan nira

Nira jernih dipekatkan di dalam pesawat penguapan dengan sistem


Quadruple Effect, yang disusun secara interchangeable agar dapat
dibersihkan secara bergantian. Nira encer dengan padatan terlarut 16%
dapat dinaikkan menjadi 64% dan disebut nira kental, yang siap
dikristalkan di stasiun kristalisasi/stasiun masakan. Total luas bidang
pemanas 5990 m VO. Nira kental yang berwarna gelap ini diberi gas
SO2 sebagai bleaching/pemucatan, dan siap untuk dikristalkan.

Kristalisasi

Nira kental dari stasiun penguapan ini diuapkan lagi dalam pan kristalisasi
sampai lewat jenuh hingga timbul kristal gula. Sistem yang dipakai yaitu
ACD, dimana gula A sebagai gula produk, gulaC dan D dipakai sebagai
bibit (seed), serta sebagian lagi dilebur untuk dimasak lagi. Pemanasan
menggunakan uap dengan tekanan vacum sebesar 65 CmHg , sehingga
suhu didihnya hanya 65C, jadi sakarosa tidak rusak akibat kena panas
tinggi. Hasil masakan merupakan campuran kristal gula dan larutan
(stroop). Sebelum dipisahkan di stasiun puteran, gula lebih dahulu
didinginkan di dalam palung pendingin (kultrog).
Puteran gula ( Centripuge )

Alat ini bertugas memisahkan gula dengan larutannya (stroop) dengan


gaya sentrifugal.

Penyelesaian dan Gudang Gula

Dengan alat penyaring gula, gula SHS dari puteran SHS dopisahkan antara
gula halus, gula kasar dan gula normal dikirim ke gudang gula dan
dikemas dalam karung plastik (polipropoline), kapasitas 50 kg netto.
Produksi gula perhari tergantung dari rendemen gulanya, kalau rendemen
8% maka pada kapasitas 3000 tth di peroleh gula 2400 ku atau 4800 sak.

Pembangkit Tenaga Uap atau Tenega Listrik

Sebagai penghasil tenaga uap di gunakan 5 buah ketel pipa air newmark @
6 ton/jam masing-masing 440 m VO dengan tekanan kerja 15 kg/cm dan
1 buah ketel cheng-chen kapasitas 40 ton/jam. Uap yang dihasilkan
dipakai untuk menggerakkan alat-alat berat, memanaskan dan menguapkan
nira dalam pan penguapan, serta untuk pembangkit tenega listrik.

Sebagai bahan bakar di pakai ampas tebu yang mengandung kalori sekitar
1800 kkl/kg dan kekurangannya ditambah dengan BBM.

Kualitas Produksi Gula

Kualitas gula produksi PG. Madukismo masuk klasifikasi SHS IA.

Analisis Gula
Analisa PG. Madukismo Standard P3GI

Nilai remisi direduksi 70,20 70,00

Besar jenis butir 1,05 0,9-1,10


(mm)
Kadar air (%) 0,08 0,10

Polarisasi 99,96 99,80

Proses pengolahan tebu

Pengangkutan Hasil Panen Tebu

Tebu Masuk ke Pabrik dan Diangkut dengang Lori

Tebu Masuk ke Penggilingan ( 5x giling )

Air Tebu Masuk ke Bak Penampungan

Ampas Tebu yang Akan Digunakan Sebagai Bahan Bakar

Tempat Pemanas Nira

Proses Kristalisasi

Gula yang Sudah Mengkristal

Pengemasan

Gudang Penyimpanan Gula yang Akan Didistribusikan

Proses Pengolahan di Pabrik Alkohol/Spiritus


Didirikan bersama-sama PG. Madukismo pada tahun 1955 dengan
kontraktor dari jerman timur dan mulai berproduksi 1959 (1 tahun setelah
PG. berproduksi). Bahan bakunya tetes tebu (Molasses), yang merupakan
hasil samping dari PG. Madukismo. Proses yang dipakai adalah peragian
(Fermentasi) dan ragi yang dipakai Sacharomyces Cereviceae. Enzim yang
dihasilkan oleh ragi ini mengubah gula yang masih ada dalam tetes
menjadi alkohol dan gas CO2.

Reaksi Kimia

Saccarosa dihidrolisa menjadi glukosa

C12H22O11 + H2O2C6H12O6

Glukosa bereaksi menjadi alkohol+gas CO2

C6H12O62C2H5OH+ 2CO2alkohol

Alkohol dibedakan atas dasar kualitas:

Proses Produksi terdiri dari 3 tahap:

Alkohol teknis : yang masih mengandung aldehide,kadar 94 digunakan


untuk membuat spiritus bakar.

Alkohol murni: inimal kadar 95 bisa dipakai pada industry farmasi,


kosmetik dan lain-lain.

Hasil samping: minyak fusel ( amlaamyl alcohol )

Pemakaian tetes: rata-rata 1 hari 900 kwt

Produksi rata-rata 25.000 l alcohol/24 jam, terdiri dari (90 alcohol


murni, 10alk0hol teknis).

Rendemen :27,0 l alcohol/kwt tetes

a. Masakan
Tetes diencerkan dengan air sampai kadar tertentu dan ditambah nutrisi
untuk pertumbuhan ragi sebagai sumber Nitrogen dipakai pupuk urea dan
sebagai sumber pospor dipakai pupuk NPK, PH diatur sekitar 4,8 dengan
H2SO4 agar tidak terjadi kontaminasi dari bakteri lain.

b. Peragian

Peragian dilaksanakan mulai volume3.010,18000 liter dan 75000 liter,


waktu peragian utama berkisar 50-60jam dan kadar alcohol disampai
antara 9 sampai 10.
c. Penyulingan

Adonan yang telah selesai diragikan , dipisahkan alkoholnya (disuling)


didalam pesawat penyulingan yang terdiri dari 4 kolom dan penyulingan
dilakukan dengan mengunakan tenega uap dengan tekanan 0,5 kg/cm2
suhu 120C.

1. Kolom Maische

Alcohol kasar kadar 45masuk kolom vorloop

Hasil bawah: vinase dibuang

2. Kolom Voorloop

Hasil atas: alkohol teknis kadar: 94 masih mengandung aldehide,


ditampung sebagai hasil. Hasil bawah: alkohol muda kadar 25masuk
kekolom rektifiser

3. Kolom Rektifiser

Hasil atas: alkohol murni (prima 1) kadar minimal 95 ditampung sebagai


hasil.

Hasil tengah: alkohol muda yang mengandung minyak fusel, masuk kolom
nachloop.

Hasil bawah: lutter waser, air yang bebas alcohol, kadang-kadang bila
perlu sebagian digunakan untuk menambah kolom voorloop sebagai bahan
penyerap alcohol dan sebagian dibuang.

4. Kolom Nachloop

Hasil atas: alkohol teknis kadar 94 ditampung sebagai hasil.

Hasil bawah: air yang bebas alkohol, dibuang .

Minyak fusel (Amyl Alkohol) merupakan hasil samping pabrik sepiritus,


ini biasa digunakan untuk bahan baku pembuatan Essence (Amylacetat).

Limbah Industri

PG. / PS. Madukismo telah menyusun dokumen amdalnya dan telah


mendapat persetujuan dari pembinanya, sebagai berikut :

PG. Madukismo : KA-SEL, SEL, RKL dan RPL.

Disetujui oleh : departemen pertanian RI.


PS. Madukismo : PEL, RKL dan RPL.

Disetujui oleh departemen perindustrian RI

Jenis limbah industry yang timbul dan cara pengolahannya

1. Limbah Padat

a) Pasir atau Lumpur

Kotoran yang terbawa nira mentah, dipisahkan dgn dorrchone,


dimanfaatkan untuk uruk lahan atas permintaan masyarakat

b) Abu Ketel Uap

Sisa pembakaran di stasiun ketel uap, ditampung dengAn lori


jading dan dimanfaatkan juga untuk uruk lahan yang memerlukan.
Sekarang untuk bahan baku pupuk Mix Madros .

c) Debu/Langes dari Ketel Uap

Debu /langes yang terbawa keluar lewat cerobong asa, ditangkap


dengan alat penangkap debu (Dust Collector) dan ditampung dalam
lori jading.

d) Blothong

Endapan kotoran dari nira tebu yang terjadi di stasiun pemurnian


nira dipisahkan dengan alat rotary vacuum filter, dimanfaatkan
untuk pupuk tanaman lain, bisa juga dimanfaatkan untuk bahan
lain. Jumlahnya cukup banyak, sekitar 100 ton/hari. Sekarang
untuk bahan baku pupuk Mix Madros.

2. Limbah Cair

a) Bocoran Minnyak Pelumas

Berasal dari pelumas mesin-mesin di stasiun gilingan dan pelumas


yang terbawa pada air cucian kendaraan garasi pabrik. Bocoran
minyak pelumas ini dipisahkan dalam air limbah di dalam
penangkap minyak, kemudian ditampung dalam drum-drum untuk
di manfaatkan lagi.

b) Vinasse (Slop)

Berasal dari sistem penyulingan alkohol, di stasiun sulingan PS.


Madukismo, jumlahnya cukup besar, sebelum sekitar 20 m/jam,
suhu: 90 pH 4-5, warnanya coklat hitam. Sebelum dibuang ke
sungai, diolah terlebih dahulu di unit pengolahan limbah cair
(UPLC) yang ada, dengan menggunakan sistem/cara biologis.
Operasionalnya masih perlu disempurnakan lagi secara bertahap,
agar hasilnya memenuhi baku mutu limbah cair dari pabrik gula.
Dan limbah pabrik spiritus banyak dimanfaatkan untuk air irigasi
oleh pertanian di sekitar pabrik, karena mengandung unsur N, P,
dan K yang diperlukan untuk pupuk.

c) Limbah Soda

Berasal dari cucian pan-pan penguapan di pabrik gula yang


kandungan COD dan BODnya cukup tinggi. Jumlahnya relative
sedikit, pengolahannya diikutkan di UPLC yang ada.

3. Gangguan Lingkungan Yang Lain

a) Suara Bising

Berasal dari bocoran uap yang berlebih di stasiun ketel uap, untuk
meredam suara tersebut, saat ini sudah dilengkapi dengan silencer
(alat peredam suara) di setiap ketel uap.

b) Limbah Gas

Bau belerang dan bau busuk yang lain, ditanggulangi pada alat-alat
yang terkait (Inhouse Keeping).