Anda di halaman 1dari 6

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

SPESIFIKASI KEBUTUHAN PERANGKAT


LUNAK UNIT TRANSFUSI DARAH PMI

DISUSUN OLEH:

Ayu Anggraini (1410651007)

Heni Noviya Isma Wati (1410651024)

Siti Nurasyiroh Farianah (1410651051)

Siska Agustin Rahayu (1410651055)

Richa Herliana Mulindawati (1410651079)

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

2016
SPESIFIKASI KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK
UNIT TRANSFUSI DARAH PMI

1. PENDAHULUAN
1.1. Tujuan
Dokumen ini berisi Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL) atau
Software Requirement Spesification (SRS) untuk Sistem Unit Transfusi Darah
PMI. Tujuan dari penulisan dokumen ini adalah untuk memberikan penjelasan
mengenai perangkat lunak yang akan dibangun baik berupa gambaran umum
maupun penjelasan detail dan menyeluruh.
Pengguna dari dokumen ini adalah pembangun perangkat lunak sistem
informasi Unit Transfusi Darah PMI dan pengguna (user) dari perangkat lunak
atau personil-personil yang terlibat dalam sistem. Dokumen ini akan digunakan
sebagai acuan dalam proses pembangunan dan sebagai bahan evaluasi pada saat
proses pembuatan perangkat lunak maupun di akhir pembuatannnya. Dengan
adanya dokumen SKPL ini diharapkan pembangun perangkat lunak akan lebih
terarah dan lebih terfokus serta tidak menimbulkan ambiguitas terutama bagi
pembangun perangkat lunak Sistem informasi Unit Transfusi Darah PMI.

1.2. Lingkup Masalah


Perangkat lunak yang akan dibuat adalah perangkat lunak Unit Transfusi Darah
PMI, yaitu merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk mempermudah
proses absensi, bonus karyawan dan penggajian. Aplikasi Unit transfusi Darah
PMI ini dapat melakukan hal-hal berikut ini:
1.2.1. Fasilitas Absensi karyawan agar karyawan disiplin
1.2.2. Penginputan data absensi karyawan.
1.2.3. Penginputan data karyawan yang mendapatkan bonus lembur dan bonus
setiap triwulan untuk karyawan teladan.
1.2.4. Penginputan data penggajian karyawan.

1.3. Definisi, Akronim dan Singkatan


Tabel 1. Definisi, Singkatan dan Akronim
Istilah Akronim dan Singkatan Keterangan
Karyawan orang penjual jasa (pikiran atau tenaga)
dan mendapat kompensasi yang
besarnya telah ditetapkan terlebih
dahulu
Absensi Dokumen yang mencatat jam hadir
setiap karyawan di perusahaan.
Bonus Imbalan tambahan yang diterima
karyawan atas hasil kerja keryawan
tersebut
Triwulan Tiga bulan

1.4. Referensi
Dokumen-dokumen yang digunakan dalam pembuatan SKPL ini adalah melalui
wawancara terhadap pihak yang bersangkutan diantaranya; sistem seperti apa
yang dibutuhkan, siapa saja yang memakai sistem tersebut, sistem berbasis apa.

Deskripsi umum Dokumen


Dokumen ini secara garis besar berisi tiga Bab dengan perincian sebagai berikut:
1.4.1. Bab 1 pendahuluan, merupakan pengantar dokumen SKPL yang berisi tujuan
penulisan dokumen, lingkup masalah pembuatan perangkat lunak, juga
memuat definisi, akronim dan istilah yang digunakan serta deskripsi umum
dokumen yang merupakan ikhtisar dokumen SKPL.
1.4.2. Bab 2 Deskripsi Global Perangkat lunak, mendefinisikan perspektif produk
perangkat lunak serta asumsi dan ketergantungan yang digunakan dalam
pembuatan Saplikasi sistem informasi Unit Transfusi Darah PMI.

2. DESKRIPSI UMUM
2.1. Perspektif Produk
Sehubungan dengan perkembangan Teknologi Informasi yang sedemikian
pesat, maka setiap manajemen dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan
perkembangan tersebut. Setiap manajemen harus lebih profesional dalam
menjalankan aktifitasnya dan harus selalu dapat mengakses kebutuhan akan
informasi yang cepat dan akurat.
Perangkat lunak yang akan dibangun diharapkan dapat memberikan efisiensi
dan efektivitas dalam proses absensi, penggajian, serta penghitungan bonus
karyawan. Implementasi perangkat lunak juga diharapkan dapat mengurangi
permasalahan dalam absensi karyawan, penggajian, serta penghitungan bonus
karyawan yang selama ini menjadi masalah dalam unit transfusi darah PMI.

2.2. Fungsi Produk


Produk ini mempunyai beberapa fungsi dalam Kebutuhan user antara lain :
2.2.1. Karyawan harus login terlebih dulu untuk melakukan penginputan.
2.2.2. Dalam menu login karyawan harus menginputkan nomor induk pegawai dan
jabatan kemudian Kamera secara otomatis atau dengan bantuan pengguna
akan merekam file wajah yang ingin diabsensi.
2.2.3. Karyawan yang sudah melakukan absensi akan langsung tercatat ke dalam
database absensi serta terakumulasi dengan database penggajian dan bonus.
2.2.4. Admin dapat melihat rekapitulasi data keseluruhan dari karyawan.

2.3. Fungsi produk secara global dan ketergantungan


2.3.1. Report absensi disetorkan pada kepegawaian PMI.
2.3.2. Report penggajian serta bonus disetorkan pada keuangan PMI.

2.4. Karaktersistik Pengguna


Karakteristik dari pengguna Sistem Informasi Unit Transfusi Darah PMI dapat
dilihat sebagai berikut:
Admin : Mengelola server termasuk setup dan maintenance database, serta
pemberian hak akses.

2.5. Batasan-batasan
Pembangun Sistem Informasi Unit Transfusi Darah PMI ini memiliki
keterbatasan-keterbatasan sebagai berikut.
2.5.1. Jenis format citra masukan (input) yang digunakan hanya JPEG dan BMP.
2.5.2. Aplikasi ini hanya untuk PMI atau konsumen pemesan. Dan tidak dianjurkan
digunakan selain itu.
2.5.3. Wajah yang akan dideteksi adalah wajah yang menghadap ke depan, dalam
posisi tegak dan tidak terhalangi oleh objek lain.
2.5.4. Citra masukan yang di capture menggunakan webcam beresolusi 2
megapixel.

2.6. Spesifikasi kebutuhan fungsional


2.6.1. Modul Absensi
Pertama kali karyawan harus menginputkan nomor induk karyawan dan
jabatan, kemudian berdiri tegak untuk proses absensi, kemudian webcam akan
melakukan perekaman pada wajah karyawan. Aplikasi pengolah citra wajah
akan memfilter citra wajah sehingga akan dihasilkan nilai fitur wajah individu
yang di-capture. Nilai fitur wajah akan dicocokkan dengan database citra
wajah, dari hasil penghitungan nilai kemiripan jika ada kemiripan dengan
nilai terbesar diantara query citra wajah pada database citra maka karyawan
yang dikenali mirip dengan salah satu karyawan dengan kemiripan terbesar.
Karyawan yang telah dikenali tadi akan dicatat pada absensi daftar kehadiran
berdasarkan identitas yang dikenali oleh aplikasi pengolah citra.
2.6.2. Modul penggajian
Penggajian digabungkan dengan absensi. Selain gaji pokok+tunjangan,
apabila karyawan terlambat sebanyak 5 kali dalam sebulan maka otomatis gaji
akan dipotong dan apabila karyawan tidak masuk sebanyak 3 kali dalam
sebulan maka gaji juga akan dipotong.
2.6.3. Modul Bonus
Bonus dihubungkan dengan lembur, apabila karyawan melakukan lembur
maka akan mendapatkan bonus. Dan setiap triwulan terdapat bonus pemilihan
karyawan teladan.

2.7. Asumsi dan Ketergantungan


Asumsi-asumsi pada sistem informasi transfusi darah PMI ini adalah sebagai
berikut :
2.7.1. Setiap entitas memiliki hak akses.
2.7.2. Admin bisa melihat sistem secara keseluruhan dan dapat megubah data.
2.7.3. Karyawan mempunyai wewenang mengisi data saja tapi tidak dapat
mengubah struktur data.

3. DESKRIPSI RINCI KEBUTUHAN


3.1. Kebutuhan antar muka eksternal
3.1.1. Antar muka pemakai
Aplikasi Sistem Informasi Unit Transfusi Darah PMI ini menggunakan
antarmuka berbasis desktop, dan pengguna mengoperasikan menggunakan
keyboard dan mouse dengan sistem operasi windows.

3.1.2. Antar muka perangkat keras


Aplikasi ini berjalan di atas perangkat keras berupa satu komputer yang
bertindak sebagai admin.

3.1.3. Antarmuka perangkat lunak


Sistem Aplikasi Sistem Informasi Unit Transfusi Darah PMI adalah program
yang akan dibangun menggunakan bahasa Java, DBMS MySQL dan akan
berjalan pada Sistem Operasi Windows.

3.2. Kebutuhan Fungsionalitas


3.2.1. Fungsi User
3.2.1.1. Login sebagai User
Sebelum mengunakan aplikasi, user harus login untuk
mendapatkan hak akses sesuai dengan jenis login yang dipilih.
3.2.1.2. Input nomor induk pegawai serta jabatan
Sebelum melakukan absensi, pegawai akan diminta untuk
menginputkan nomor induk pegawai serta jabatan, kemudian
karyawan kemudian Kamera secara otomatis atau dengan bantuan
pengguna akan merekam file wajah yang ingin diabsensi.

3.2.2. Fungsi Admin


3.2.2.1. Pengelolaan User
admin memiliki otoritas untuk menambahkan mengedit dan
menghapus user yang terdiri dari karyawan. Untuk pengelolaan
user dengan mengklik menu admin dan sub menu pengelolaan
user.

3.3. Performansi
Tidak ada batasan performansi karena kemampuan perangkat keras yang
digunakan telah memadai.

3.4. Atribut Kualitas Perangkat Lunak


3.4.1. Keandalan
Aplikasi Sistem Informasi Unit Transfusi Darah PMI ini dapat digunakan
selama 1 X 24 jam, dengan dukungan sistem operasi Windows yang memiliki
stabilitas yang tinggi.
3.4.2. Ketersediaan
Aplikasi Sistem Informasi Unit Transfusi Darah PMI ini dapat berjalan dan
tersedia selama tidak mengalami kendala, seperti pasokan suplai tenaga listrik
atau terkendalanya jaringan lokal.
3.4.3. Keamanan
Admin dan user harus melakukan log in untuk dapat mengakses sistem dan
didukung keandalan dari aplikasi. Untuk melakukan penginputan dan
dilengkapi dengan user id yang unik dan password.
3.4.4. Perawatan
Aplikasi ini dibuat secara full parameter dan dinamis. Informasi yang
terdapat di dalamnya dapat diupdate kapan saja sesuai dengan keputusan
admin. Admin hanya perlu mengakses aplikasi sebagai administrator dan
mengakses menu yang khusus disediakan untuk administrator.