Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH

DEFINISI INTERPOLASI, INTERPOLASI LINEAR,


DAN INTERPOLASI KUADRAT

OLEH: KELOMPOK IX

Achmad yani (140431100050)


Muhammad zain (140431100051)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
2016

1
KATA PENGANTAR

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.

Puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena limpahan
rahmat dan hidayah-Nyalah sehingga makalah yang berjudul INTERPOLASI
(Interpolasi linear dan Interpolasi kuadrat) dapat tersusun dan selesai tepat pada
waktunya.

Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang terkait yang


telah membantu penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari
sempurna. Juga kemungkinan kesalahan cetak tak dapat dihindarkan. Karena itu kritik
dan saran yang sifatnya membangun dari berbagai pihak sangat diharapkan penyusun.
Demikianlah, mudah-mudahan makalah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Bangkalan, 20 Maret 2016

Penyusun

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Permasalahan yang banyak berhubungan dengan pola
suatu data adalah fungsi yang melibatkan data. Sebagai contoh
bila diketahui data-data penjualan suatu produk, akan muncul
pertanyaan adakah yang fungsi yang menyatakanbahwa
penjualan merupakan fungsi dari waktu. Contoh kenyatan yang
menunjukkan bahwa penjualan dipengaruhi oleh waktu ialah
penjualan es campur pada siang hari akan lebih baik dari pada
penjualan di malam hari.

Kenyataan tersebut dapat di katakana bahwa penjualan


merupakan fungsi dari waktu .Persoalannya adalah bagaiman
menyajikan fungsi tersebut. Ini adalah persoalan yang sangat
tidak mudah untuk di pecahkan , karena betapa idealnya bila di
ketahui suatu fungsi yang bias menyatakan penjualan adalah
fungsi waktu atau di tuliskan dengan J = F (t ).

Untuk dapat menyajikan fungsi , yang dapat di lakukan


adalah menggunakan fungsi pendekatan , yaitu fungsi yang
paling sesuai untuk menyatakan suatu data berdasarkan model
fungsi tertentu seperti model fungsi linear , fungsi eksponensial
, dan fungsi polinomeal .Cara pendekatan semacam ini di
namakan dengan regeresi.

Cara pendekatan yang lain bukan untuk menyatakan


fungsi tetapi untuk mencari nilai nilai antara titik titik yang di
ketahui sehingga pola fungsinya semakin jelas terlihat atau
membentuk suatu kurva .Cara pendekatan ini di namakan
dengan interpolasi .Interpolasi di gunakan untuk menentukan

3
titik titik yang lain berdasarkan fungsi pendekatan yang di
tentukan sebelumnya.

Di dalam pengertian matematika dasar, interpolasi adalah perkiraan suatu


nilai tengah dari suatu set nilai yang diketahui. Interpolasi dengan pengertian
yang lebih luas merupakan upaya mendefinisikan suatu fungsi dekatan suatu
fungsi analitik yang tidak diketahui atau pengganti fungsi rumit yang tak
mungkin diperoleh persamaan analitiknya. Masalah umum interpolasi adalah
menjabarkan data untuk fungsi dekatan, dan salah satu metode penyelesaiannya
dinamakan Metoda prinsip Substitusi. Dalam mata kuliah metode numerik ada
materi Interpolasi linear dan kuadratik.

B. Permasalahan
Berdasarkan latar belakang tersebut, kami menarik kesimpulan bahwa :

1. Apa yang dimaksud dengan Interpolasi ?


2. Apa yang dimaksud interpolasi linear dan kuadratik ?
3. Bagaimana menyesaikan masalah interpolasi linier dan kuadratik pada
metode numeric dengan menggunakan cara manual?
4. Bagaimana menyelesaikan masalah interpolasi linear dan kuadratik pada
metode numerik ?

C. Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini yaitu :
1. Dapat mengerti yang dimaksud dengan Interpolasi
2. Dapat mengerti yang dimaksud dengan Interpolasi Linear dan Kuadratik
3. Mahasiswa bisa menyelesaikan masalah pada interpolasi linear dan
kuadratik pada metode numerik.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Pengertian Interpolasi

4
Interpolasi adalah proses pencarian dan penghitungan nilai suatu fungsi yang
grafiknya melewati sekumpulan titk yang diberikan. Titik-titik tersebut mungkin
merupakan hasil eksperimen dalam sebuah percobaan, atau diperoleh dari suatu fungsi
yang diketahui.

Inerpolasi mempuyai kegunaan diantaranya adalah untuk menaksir harga-harga


tengah antara titik data yang sudah tepat. Interpolasi mempunyai orde atau derajat.

Gambar 1. 1 Grafik interpolasi linear dan kuadrat

Dalam pembahasan ini akan dibahas mengenai interpolasi linier dan


interpolasi kuadrad, yaitu :

A. Interpolasi linier
Interpolasi linear atau juga bias disebut dengana
interpolasi lanjar adalah Bentuk interpolasi yang paling sederhana
yang menghubungkan dua titik data dengan garis lurus .

Misal diberikan dua buah titik, (x0,y0) dan (x1,y1). Polinom


yang menginterpolasi kedua titik itu adalah persamaan garis lurus
yang berbentuk:

P1(x) = a0 + a1x
Menentukan titik-titik antara dua garis menggunakan garis lurus dibantu
dengan grafik.
Y

(x1,y1)

(x0,y0)
5

X
Gambar 1.2 Interpolasi linier

(x0,y0)

(x1,y1)

Gambar 1.3 Interpolasi linier

a0 a1
Untuk mengetahui Koefisien dan dapat dicari dengan proses

substitusi dan eliminasi. Dengan mensubstitusikan (x 0 , y 0 ) dan (x 1 , y 1)

ke dalam persamaan p1 ( x )=a0 +a1 x diperoleh dua persamaan linear:

y 0=a0+ a1 x0 . . . . . (1)

y 1=a 0+a1 x 1 . . . . . (2)

Dari dua persamaan (1) dan (2) di atas dengan menggunakan cara eliminasi
diperoleh:

a
( 0+a 1 x 1)
y 0 y 1=( a0 +a 1 x 0 )

6
x
y 0 y 1=a1 x 0a1 x 1 ( 0x 1 )
y 0 y 1=a1

y 0 y 1
a 1=
x 0x 1

a1
Selanjut dengan menggunakan cara mensubstitusikan nilai ke

dalam persamaan (1), diperoleh:

y0 y1
y 0=a0+ a1 x0 y 0 =a0 +( )x
x 0 x1 0

x0 y 0x 0 y 1
y 0 =a0 +
x 0x 1

x0 y 0x 0 y 1
y 0 =a0 +
x 0x 1

x 0 y 0x 0 y 1
a 0= y 0
x 0x 1

y 0 ( x 0x 1)x 0 y 0 + x 0 y 1
a 0=
x 0x 1

x0 y 0x 1 y 0x 0 y 0 + x 0 y 1
a 0=
x 0x 1

x0 y 1x 1 y 0
a 0=
x 0x 1

Dengan melakukan manipulasi aljabar untuk menentukan nilai p1 ( x ) dapat

dilakukan sebagai berikut:

7
p1 ( x )=a0 +a1 x

x 1 y 0x 0 y 1 y 1 y 0
p1 ( x )= + x
x 1x 0 x 1x 0

x 1 y 0x 0 y 1+ xy 1 x y 0
p1 ( x )=
x 1x 0

x 1 y 0x 0 y 1+ xy 1 x y 0 +(x 0 y 0x 0 y 0)
p1 ( x ) =
x1 x0

x 1 y 0x 0 y 0x 0 y 1+ xy 1 x y 0+ x0 y 0
p1 ( x )=
x 1x 0

xx 0


y 0 ( xx 0 )
y 0 ( x1x 0 ) + y1
p1 ( x ) =

y
xx 0



( 1 y 0 )
y 0 ( x1x 0 ) +
p1 ( x )=

y
xx 0



( 1 y 0 )

p1 ( x )= y 0 +

8
Menentukan titik-titik antara dari 2 buah titik dengan menggunakan garis
lurus
Y untuk menentukan persamaan dari interpolasi linear.

P2 (x1,y1)

(x,y)

P1(x0,y0)

Gambar 1.4 Interpolasi Linear

Persamaan garis lurus yang melalui 2 titik P1 (x0,y0) dan P2 (x1,y1) dapat
dituliskan dengan:

y y 0 xx 0
=
y 1 y 0 x 1x 0

Sehingga diperoleh persamaan dari interpolasi linear sebagai berikut:

y 1 y 0
y= ( x x0 ) + y 0
x 1x 0

1. Algoritma Interpolasi
x 0 , y 0 , x 1 , dan y 1 .
a. Menentukan nilai
x 0=x 1
b. Memeriksa apakah . Jika ya, maka kembali ke langkah 1 sebab

nilai fungsinya tidak terdefinisi dalam kondisi ini. Jika tidak, maka
dilanjutkan ke langkah 3.
c. Memasukkan nilai x .

9
min { x 0 , x 1 } x max { x 0 , x 1 }
d. Meriksa apakah . Jika tidak, maka

masukkan nilai x yang lain. Jika ya, maka dilanjutkan langkah 5.


y y0
e. Hitung P= y 0 +( xx 0) 1
x1 x0 .

y 0= y 1
f. Periksa apakah . Karena jika sama, maka akan diperoleh

P= y 0
.

g. Tulis hasil y=P .

2. Diagram alir interpolasi linear

MULAI

Input
Ya

Tidak

Input
Tidak

Ya

Ya Tidak

Tulis hasil Tulis hasil

10
SELESAI
Contoh:

Taksirlah 2 (ln 2) dengan memakai interpolasi linear.yaitu dengan menginterpolasi


antara ln 1=0 dan ln 2,5=0,91629.

Penyelesaian: Dengan menggunakan persamaan di atas ,interpolasi dari


x0 = 1

x 1 = 2,5.
sampai

Jawaban:

y
xx 0



( 1 y 0 )

p1 ( x )= y 0 +

ln (2,5 )ln(1)
p1
maka; (2) = ln(1) + 2,51 (2-1)

0,916290
= 0 + 1,5 (1)

0,91629
1,5 = 0,61086

11
y2

y1

y0

x0 x1 x2

b. Interpolasi Kuadrat
Interpolasi digunakan untuk mencari titik-titik antara dari 3 buah titik-titik

( x 0 , y 0 ) , ( x 1 , y 1 ) , dan( x 2 , y 2 ) , dengan menggunakan pendekatan fungsi


Y
kuadrat.
x1,y1

x2,y2

x0,y0

12
Gambar

Interpolasi Kuadratik (polinom orde kedua) digunakan untuk mencari


titik-titik antara dari 3 buah)

P1 (
x 0 . y 0 ), P2( x 1 , y 1 )dan P3( x 2 , y 2 ) ,polinom kuadrat yang

digunakan untuk persamaan ini ialah:

f2 b0 +b 1 ( xx 0 ) + b2 (xx 0)(xx 1 )
(x)= (P.12.3).

Suatu prosedur yang sederhana dapat dipaki untuk menentukan nilai

koefisien-koefisiennya. Untuk
b0 (P.12.3) dengan x= 0 dapat

dipakai menghitung ;

b0 =f (x 0 ) .(P.12.4)

(P.12.4) dapat disubstitusikan ke (P.12.3) yang dapat dohitung pada x

=
x 1 untuk

f ( x 1 ) f (x 0 )
b1= (P.12.5)
x 2x 0

Akhirnya, (P.12.4) dan (p.12.5) dapat disubstitusikan ke (P.12.3) yang

dapat dihitung pada x=


x2 dan dipecahakn(setelah melakukan

manipulasi aljabar:

f ( x 2 )f (x 1) f ( x 1 )f ( x 0)

x2 x0 x 1x 0
b2=
x 2x 0

(P.12.)

Contoh:

13
Cocokkan polinom orde kedua terhadap tiga titik yang dipakai dalam
contoh persamaan interpolasi linear:

x 0 =1 f( x 0 )=0

x 1 =4 f( x 1 )=1,3862944

x 2 =6 f( x 2 ) =1,7917595

Pakailah polinom tersebut untuk menghitung ln 2

Penyelesaian: Dengan menerapkan persamaan (12.4) maka;

b0 =0

1,38629440
b
Persamaan (12.5) menghasilkan: 1 = =0,46209813
41

Dan persamaan (12.6) menghasilkan:

1,79175951,3862944
0,46209813
b2 64
=
61

= -0,051873116

Dengan mensubstitusikan nilai-nilai ini ke (P,12.3) dihasilkan rumus


kuadrat

f 2 (x) =0+0,46209813(x-1)-0,051873116(x-1)(x-4) yang dapat

dihitung pada x=2 untuk

f 2 (x) =0,56584436

14
Algoritma Interpolasi Kuadratik:

1) Tentukan 3 titik input P1(x1,y1), P2(x2,y2) dan P3(x3,y3)


2) Tentukan nilai x dari titik yang akan dicari
3) Hitung nilai y dari titik yang dicari menggunakan rumus dari interpolasi
kuadratik:
4) Tampilkan nilai x dan y

Contoh program

a. Interpolasi linear
% x adalah nilai yang akan dicari f(x)
%x0 adalah titik data awal
%x1 adalah titik data akhir
%f(x)=ln(x)
%program interpolasi lanjar
%by FARIDAH BAHARUDDIN
clc;
clear;
x=input('masukkan x= ');
x0=input('masukkan x0= ');
x1=input ('masukkan x1= ');
fx0=log(x0);
fx1=log(x1);
fx=fx0+((fx1-fx0)*(x-x0))/x1-x0;
fprintf('jadi y= %3.7f\n',fx)

b. Interpolasi kuadrat
%program interpolasi kuadrat
%by Faridah Baharuddin
%x0 x1 x2 adalah titik data
clc;
clear;

15
x=input('masukkan x= ');
x0=input('masukkan x0= ');
x1=input ('masukkan x1= ');
x2=input ('masukkan x2= ');
%f(x)=ln(x)
fx0=log (x0);
fx1=log (x1);
fx2=log (x2);
b0=fx0;
b1=(fx1-fx0)/(x1-x0);
c=(fx2-fx1)/(x2-x1);
d=(fx1-fx0)/(x1-x0);
b2=(c-d)/(x2-x0);
fx=b0+b1(x-x0)+b2(x-x0)*(x-x1);
fprintf('jadi y= %3.7f\n',fx)

BAB III

16
P E NU TU P

A. KESIMPULAN

Adapun kesimpulan dari makalah ini ialah:

1. Interpolasi didefinisikn sebagai cara untuk mengestimasi nilai dari fungsi


yang diberikan oleh Kelompok data.
2. Interpolasi linear adalah interpolasi dua buah titik dengan sebuah garis

x0 , y0 x1 , y1
lurus. Misal diberikan dua buah titik ( ) dan ( ), polinom

yang menginterpolasikan dua buah titik ini ialah:


x
x

x
f 1 ( x ) =f 0 )+ 0 x
(x- 0 )
( 1)f
f

3. Interpolasi kuadrat ialah digunakan untuk mencari titik-tiik antara dari 3

x0 , y0 x1 , y1 x2 , y2
buah titik yaitu P1( ),p2( ), dan p3( ) .polinom

yang digunakan untuk persamaan ini ialah:


f2 b0 +b 1 ( xx 0 ) + b2 ( xx 0)( xx 1 )
(x)=

17
Daftar Isi

http://id.scribd.com/doc/211151165/Makalah-Interpolasi-Mk-Metode-Numerik#scribd

http://documents.tips/education/makalah-interpolasi-kelompok-2.html

http://dokumen.tips/documents/makalah-interpolasi-mk-metode-numerik.html

18