Anda di halaman 1dari 41

TABEL INDIKATOR SPM KESEHATAN 2016 - 2020

KABUTAPTEN / KOTA
SPM WAJIB

Target

No Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM)


2016 2017 2018

A. Pelayanan Kesehatan Dasar


1. Cakupan kunjungan ibu hamil K4 96% 97% 98%
2. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani 84% 88% 92%
3. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan 92% 94% 96%
4. Cakupan pelayanan nifas 92% 94% 96%
5. Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani 84% 88% 92%
6. Cakupan kunjungan bayi 92% 94% 96%
7. Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) 100% 100% 100%
8. Cakupan Pelayanan anak balita 92% 94% 96%
9. Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin 100% 100% 100%
10. Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan 100% 100% 100%
11. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD 100% 100% 100%
12. Cakupan peserta KB aktif 76% 82% 88%
13. Penemuan AFP (Accute Flaccid Paralysis) Rate per 100.000 penduduk < 15 tahun 100% 100% 100%
14. Penemuan dan penanganan penderita pneumonia balita 100% 100% 100%
15. Penemuan dan penanganan pasien baru TB BTA positif 100% 100% 100%
16. Penemuan dan penanganan penderita DBD 100% 100% 100%
17. Penemuan dan penanganan penderita diare 100% 100% 100%
18. Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin 100% 100% 100%
B. Penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan KLB
19. Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam 100% 100% 100%
C. Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat
20. Cakupan desa siaga aktif 84% 88% 92%
SPM pengembangan

Target
No Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2016 2017 2018
1. Cakupan kunjungan ibu hamil K1 96% 97% 98%
2. Cakupan persalinan di fasilitas kesehatan 84% 88% 92%
3. Cakupan kunjungan neonatus lengkap 84% 88% 92%
4. Cakupan pelaksanaan SDIDTK pada bayi 92% 94% 96%
5. Cakupan pelaksanaan SDIDTK pada balita 92% 94% 96%
6. Cakupan pelaksanaan SDIDTK pada apras 92% 94% 96%
7. Cakupan KB pasca salin 76% 82% 88%
8. Cakupan balita ditimbang berat badannya (D/S) 76% 82% 88%
9. Cakupan balita yang naik berat badannya (N/D) 84% 88% 92%
10. Cakupan pemantauan pertumbuhan balita BGM 84% 88% 92%
11. Cakupan pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan 74% 78% 82%
12. Cakupan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada bayi usia 6-11 bulan 88% 91% 94%
13. Cakupan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada balita usia 6-59 bulan 87% 90% 95%
14. Cakupan pemberian vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas 87% 90% 95%
15. Cakupan pemberian Fe 90 tablet pada ibu hamil 84% 88% 92%
16. Cakupan BIAS campak 100% 100% 100%
17. Cakupan BIAS DT 100% 100% 100%
18. Cakupan BIAS Td 100% 100% 100%
19. Angka KIPI yang ditangani 100% 100% 100%
20. Persentase rumah yang memenuhi syarat kesehatan 52% 56% 60%
21. Persentase air minum yang memenuhi syarat kesehatan 72% 79% 86%
22. Persentase air bersih yang memenuhi syarat kesehatan 72% 79% 86%
23. Persentase keluarga menggunakan jamban sehat 57% 60% 64%
24. Persentase Desa SBS 18% 26% 34%
25. Persentase cakupan tempat-tempat umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan 56% 62% 68%
26. Persentase cakupan Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yang memenuhi syarat kesehatan 56% 62% 68%
27. Cakupan rumah tangga PHBS 70% 70% 70%
28. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SMP setingkat 100% 100% 100%
29. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SMA setingkat 100% 100% 100%
30. Cakupan penerapan SIMPUS Rawat Jalan 100% 100% 100%
31. Cakupan penerapan SIMPUS Gizi KIA 100% 100% 100%
32. Capaian pembuatan profil kesehatan puskesmas 100% 100% 100%
33. Cakupan pembinaan kelompok lanjut usia 84% 88% 92%
34. Cakupan pelayanan kesehatan lanjut usia 60% 70% 80%
SPM KESEHATAN 2016 - 2020
UTAPTEN / KOTA

Target

2019 2020

99% 100%
96% 100%
98% 100%
98% 100%
96% 100%
98% 100%
100% 100%
98% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
94% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%

100% 100%

96% 100%
Target
2019 2020
99% 100%
96% 100%
96% 100%
98% 100%
98% 100%
98% 100%
94% 100%
94% 100%
96% 100%
96% 100%
86% 90%
98% 100%
98% 100%
98% 100%
96% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
65% 70%
93% 100%
93% 100%
67% 70%
42% 50%
74% 80%
74% 80%
70% 70%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
96% 100%
90% 100%
JENIS SPM BIDANG KESEHATAN DI KA

MUTU LAYANAN PENERIMA LAYANAN


NO JENIS PELAYANAN PERNYATAAN STANDAR
STANDAR STANDAR

Setiap ibu hamil


Sesuai standar pelayanan
1 Pelayanan kesehatan ibu hamil Ibu hamil. mendapatkan pelayanan
antenatal.
antenatal sesuai standar.

Setiap ibu bersalin


Sesuai standar pelayanan mendapatkan pelayanan
2 Pelayanan kesehatan ibu bersalin Ibu bersalin.
persalinan. persalinan sesuai
standar.

Setiap bayi baru lahir


Sesuai standar pelayanan
3 Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Bayi baru lahir. mendapatkan pelayanan
kesehatan bayi baru lahir.
kesehatan sesuai standar.
Setiap balita
Sesuai standar pelayanan
4 Pelayanan kesehatan balita Balita. mendapatkan pelayanan
kesehatan balita.
kesehatan sesuai standar.

MUTU LAYANAN PENERIMA LAYANAN


NO JENIS PELAYANAN PERNYATAAN STANDAR
STANDAR STANDAR

Setiap anak pada usia


Sesuai standar skrining
Pelayanan kesehatan pada usia Anak pada usia pendidikan dasar
5 kesehatan usia pendidikan
pendidikan dasar pendidikan dasar. mendapatkan skrining
dasar.
kesehatan sesuai standar.
Setiap warga negara
Warga Negara Indonesia usia 15 s.d. 59
Pelayanan kesehatan pada usia Sesuai standar skrining
6 Indonesia usia 15 s.d. tahun mendapatkan
produktif kesehatan usia produktif.
59 tahun. skrining kesehatan sesuai
standar.

Setiap warga negara


Warga Negara Indonesia usia 60 tahun
Pelayanan kesehatan pada usia Sesuai standar skrining
7 Indonesia usia 60 ke atas mendapatkan
lanjut kesehatan usia lanjut.
tahun ke atas skrining kesehatan sesuai
standar.

Setiap penderita
Sesuai standar pelayanan
Pelayanan kesehatan penderita hipertensi mendapatkan
8 kesehatan penderita Penderita hipertensi.
hipertensi pelayanan kesehatan
hipertensi.
sesuai standar.
MUTU LAYANAN PENERIMA LAYANAN
NO JENIS PELAYANAN PERNYATAAN STANDAR
STANDAR STANDAR

Setiap penderita
Sesuai standar pelayanan
Pelayanan kesehatan penderita Penderita Diabetes Diabetes Melitus
9 kesehatan penderita
Diabetes Melitus Melitus. mendapatkan pelayanan
Diabetes Melitus.
kesehatan sesuai standar.

Setiap orang dengan


Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)
Pelayanan Kesehatan orang dengan Sesuai standar pelayanan
10 gangguan jiwa (ODGJ) berat mendapatkan
gangguan jiwa berat kesehatan jiwa.
berat. pelayanan kesehatan
sesuai standar.

Setiap orang dengan TB


Pelayanan kesehatan orang dengan Sesuai standar pelayanan
11 Orang dengan TB. mendapatkan pelayanan
TB kesehatan TB.
TB sesuai standar.
Setiap orang berisiko
Orang berisiko
terinfeksi HIV (ibu hamil,
terinfeksi HIV (ibu
pasien TB, pasien IMS,
hamil, pasien TB,
waria/transgender,
Sesuai standar pasien IMS,
Pelayanan kesehatan orang dengan pengguna napza, dan
12 mendapatkan waria/transgend er,
risiko terinfeksi HIV warga binaan lembaga
pemeriksaan HIV. pengguna napza, dan
pemasyarakatan)
warga binaan
mendapatkan
lembaga
pemeriksaan HIV sesuai
pemasyarakatan)
standar.

Sumber : Permenkes Nomor 43 Tahun 2016 ttg Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
JENIS SPM BIDANG KESEHATAN DI KAB/KOTA

DEFINISI OPERASIONAL
PENGERTIAN
CAPAIAN KINERJA

Pelayanan antenatal sesuai standar adalah pelayanan yang


Capaian kinerja Pemerintah Daerah
diberikan kepada ibu hamil minimal 4 kali selama kehamilan
Kabupaten/Kota dalam memberikan
dengan jadwal satu kali pada trimester pertama, satu kali pada
pelayanan kesehatan ibu hamil dinilai dari
trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga yang
cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil
dilakukan oleh Bidan dan atau Dokter dan atau Dokter Spesialis
(K4) sesuai standar di wilayah
Kebidanan baik yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan
kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu
pemerintah maupun swasta yang memiliki Surat Tanda Register
satu tahun
(STR).

Pelayanan persalinan sesuai standar adalah persalinan yang Capaian kinerja Pemerintah Daerah
dilakukan oleh Bidan dan atau Dokter dan atau Dokter Kabupaten/Kota dalam memberikan
Spesialis Kebidanan yang bekerja di fasilitas pelayanan pelayanan kesehatan ibu bersalin dinilai dari
kesehatan Pemerintah maupun Swasta yang memiliki Surat cakupan pelayanan kesehatan ibu bersalin
Tanda Register (STR) baik persalinan normal dan atau sesuai standar di wilayah kabupaten/kota
persalinan dengan komplikasi. tersebut dalam kurun waktu satu tahun.

Capaian kinerja Pemerintah Daerah


Pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai standar adalah
Kabupaten/Kota dalam memberikan paket
pelayanan yang diberikan pada bayi usia 0-28 hari dan
pelayanan kesehatan bayi baru lahir dinilai
mengacu kepada Pelayanan Neonatal Esensial sesuai yang
dari persentase jumlah bayi baru lahir usia
tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun
0-28 hari yang mendapatkan pelayanan
2014 tentang Upaya Kesehatan Anak, dilakukan oleh Bidan
kesehatan bayi baru lahir sesuai standar di
dan atau perawat dan atau Dokter dan atau Dokter Spesialis
wilayah kabupaten/kota tersebut dalam
Anak yang memiliki Surat Tanda Register (STR).
kurun waktu satu tahun.
Capaian Kinerja Pemerintah Daerah
Pelayanan kesehatan balita sesuai standar adalah pelayanan
Kabupaten/Kota dalam memberikan
kesehatan yang diberikan kepada anak berusia 0-59 bulan dan
pelayanan kesehatan balita usia 0-59 bulan
dilakukan oleh Bidan dan atau Perawat dan atau Dokter/DLP dan
dinilai dari cakupan balita yang mendapat
atau Dokter Spesialis Anak yang memiliki Surat Tanda Register
pelayanan kesehatan balita sehat sesuai
(STR) dan diberikan di fasilitas kesehatan pemerintah maupun
standar di wilayah kerjanya dalam kurun
swasta, dan UKBM.
waktu satu tahun.

PENGERTIAN DO CAPAIAN KINERJA

Capaian kinerja Pemerintah Daerah


Kabupaten/Kota dalam memberikan
Pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar adalah penjaringan pelayanan skrining kesehatan anak usia
kesehatan yang diberikan kepada anak usia pendidikan dasar, pendidikan dasar dinilai dari cakupan
minimal satu kali pada kelas 1 dan kelas 7 yang dilakukan oleh pelayanan kesehatan pada usia
Puskesmas. pendidikan dasar sesuai standar di
wilayah kabupaten/kota tersebut dalam
kurun waktu satu tahun ajaran.
Capaian kinerja Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota dalam memberikan
Pelayanan skrining kesehatan usia 1559 tahun dilakukan di pelayanan skrining kesehatan warga
Puskesmas dan jaringannya (Posbindu PTM) serta fasilitas negara berusia usia 1559 tahun dinilai
pelayanan kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan dari persentase pengunjung usia 1559
pemerintah daerah. tahun yang mendapat pelayanan skrining
kesehatan sesuai standar di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu satu tahun.

Capaian kinerja Pemerintah Daerah


Kabupaten/Kota dalam memberikan skrining
Pelayanan skrining kesehatan diberikan di Puskesmas dan kesehatan pada warga negara usia 60 tahun
jaringannya, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, maupun keatas dinilai dari persentase pengunjung
pada kelompok lansia, bekerja sama dengan pemerintah berusia 60 tahun keatas yang mendapatkan
daerah. skrining kesehatan sesuai standar minimal 1
kali di wilayah kerjanya dalam kurun waktu
satu tahun.

Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota


dalam memberikan pelayanan kesehatan
Penderita hipertensi esensial atau hipertensi tanpa komplikasi
sesuai standar bagi penderita hipertensi,
memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar; dan upaya
dinilai dari persentase jumlah penderita
promosi kesehatan melalui modifikasi gaya hidup di Fasilitas
hipertensi yang mendapatkan pelayanan
Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
kesehatan sesuai standar di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu satu tahun.
PENGERTIAN DO CAPAIAN KINERJA

Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota


Penduduk yang ditemukan menderita DM atau penyandang DM dalam memberikan pelayanan kesehatan
memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar dan upaya sesuai standar bagi penyandang DM dinilai
promotif dan preventif di FKTP. dari persentase penyandang DM yang
mendapatkan pelayanan sesuai standar di
wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu
tahun

Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota


Pelayanan promotif preventif yang bertujuan meningkatkan dalam memberikan pelayanan kesehatan
kesehatan jiwa ODGJ berat (psikotik) dan mencegah terjadinya ODGJ berat dinilai dengan jumlah ODGJ
kekambuhan dan pemasungan. Pelayanan kesehatan jiwa berat (psikotik) di wilayah kerja nya yang
pada ODGJ berat diberikan oleh perawat dan dokter mendapat pelayanan kesehatan jiwa
Puskesmas di wilayah kerjanya. promotif preventif sesuai standar dalam
kurun waktu satu tahun.

Pelayanan Tuberkulosis Sesuai Standar adalah pelayanan


kesehatan diberikan kepada seluruh orang dengan TB yang Capaian kinerja Pemerintah Daerah
dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai kewenangannya di FKTP Kabupaten/Kota dalam memberikan
(puskesmas dan jaringannya) dan di FKTL baik pemerintah pelayanan orang dengan TB dinilai dari
maupun swasta persentase jumlah orang yang mendapatkan
pelayanan TB sesuai standar di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu satu tahun
Capaian kinerja Pemerintah Daerah
Pelayanan Kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV sesuai
Kabupaten/Kota dalam memberikan
standar adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu
pemeriksaan HIV terhadap orang berisiko
hamil,pasien TB, pasien infeksi menular seksual (IMS),
terinfeksi HIV dinilai dari persentase orang
waria/transgender, pengguna napza, dan warga binaan lembaga
berisiko terinfeksi HIV yang datang ke
pemasyarakatan, dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai
fasyankes dan mendapatkan pemeriksaan
kewenangannya dan Jaringannya) dan FKTL baik pemerintah
HIV sesuai standar di wilayah kerjanya
maupun
dalam kurun waktu satu tahun.

nimal Bidang Kesehatan


RUMUS PERHITUNGAN
CAPAIAN KINERJA
RUMUS PERHITUNGAN KINERJA
RUMUS PERHITUNGAN KINERJA
KRITERIA STANDAR, TARGET DAN LANGKAH-LANGKAH K

PENERIMA LAYANAN
NO JENIS PELAYANAN MUTU STANDAR PELAYANAN KRTITERIA STANDAR
STANDAR

Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan Standar pelayanan antenatal adalah pelayanan yang dilakukan kepada ibu
1 Ibu hamil.
ibu hamil antenatal. hamil dengan memenuhi kriteria 10 T

Standar pelayanan persalinan normal mengikuti acuan asuhan persalinan normal


yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 97 Tahun 2014
tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan
Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan
2 Ibu bersalin. Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, Serta
ibu bersalin persalinan.
Pelayanan Kesehatan Seksual. Adapun untuk persalinan dengan komplikasi
mengikuti acuan dari Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan
Rujukan.

Pelayanan Neonatal Esensial sesuai yang tercantum dalam Peraturan Menteri


Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak, dilakukan
oleh Bidan dan atau perawat dan atau Dokter dan atau Dokter Spesialis Anak
Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan
3 Bayi baru lahir. yang memiliki Surat Tanda Register (STR). Pelayanan dilakukan di fasilitas
bayi baru lahir kesehatan bayi baru lahir.
pelayanan kesehatan (Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Bidan praktek swasta,
klinik pratama, klinik utama, klinik bersalin, balai kesehatan ibu dan anak, rumah
sakit pemerintah maupun swasta), Posyandu dan atau kunjungan rumah

Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan Penimbangan minimal 8 kali setahun, pengukuran panjang/tinggi badan
4 Balita.
balita kesehatan balita. minimal 2 kali setahun Pemberian kapsul vitamin A 2 kali setahun.
Standar pelayanan penjaringan kesehatan adalah pelayanan yang meliputi :
Pelayanan kesehatan Sesuai standar skrining Penilaian status gizi (tinggi badan, berat badan, tanda klinis anemia);
Anak pada usia
5 pada usia pendidikan kesehatan usia pendidikan Penilaian tanda vital (tekanan darah, frekuensi nadi dan napas); Penilaian
pendidikan dasar.
dasar dasar. kesehatan gigi dan mulut; Penilaian ketajaman indera penglihatan dengan
poster snellen; Penilaian ketajaman indera pendengaran dengan garpu tala;

PENERIMA LAYANAN
NO JENIS PELAYANAN MUTU STANDAR PELAYANAN KRTITERIA STANDAR
STANDAR
Pelayanan skrining kesehatan usia 1559 tahun meliputi :
1. Deteksi kemungkinan obesitas dilakukan dengan memeriksa tinggi badan dan
berat badan serta lingkar perut.
2. Deteksi hipertensi dengan memeriksa tekanan darah sebagai pencegahan
primer.
3. Deteksi kemungkinan diabetes melitus menggunakan tes cepat gula darah.
Warga Negara 4. Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku.
Pelayanan kesehatan Sesuai standar skrining
6 Indonesia usia 15 s.d. 5. Pemeriksaan ketajaman penglihatan
pada usia produktif kesehatan usia produktif.
59 tahun. 6. Pemeriksaan ketajaman pendengaran
7. Deteksi dini kanker dilakukan melalui pemeriksaan payudara klinis dan
pemeriksaan IVA khusus untuk wanita usia 3059 tahun. 8.
Pengunjung yang ditemukan menderita kelainan wajib ditangani atau dirujuk ke
fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menanganinya.

Lingkup skrining adalah sebagai berikut :


1. Deteksi hipertensi dengan mengukur tekanan darah.
2. Deteksi diabetes melitus dengan pemeriksaan kadar gula darah.
3. Deteksi kadar kolesterol dalam darah
4. Deteksi gangguan mental emosional dan perilaku, termasuk kepikunan
menggunakan Mini Cog atau Mini Mental Status Examination (MMSE)/Test
Warga Negara
Pelayanan kesehatan Sesuai standar skrining Mental Mini atau Abreviated Mental Test (AMT) dan Geriatric Depression Scale
7 Indonesia usia 60
pada usia lanjut kesehatan usia lanjut. (GDS).
tahun ke atas
5. Pengunjung yang ditemukan memiliki faktor risiko wajib dilakukan
intervensi secara dini
6. Pengunjung yang ditemukan menderita penyakit wajib ditangani atau dirujuk
ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu menanganinya.
Standar pelayanan kesehatan penderita hipertensi adalah:
1. Mengikuti Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter di FKTP.
2. Pelayanan kesehatan sesuai standar diberikan kepada penderita Hipertensi
di FKTP.
3. Pelayanan kesehatan hipertensi sesuai standar meliputi: pemeriksaandan
monitoring tekanan darah, edukasi, pengaturan diet seimbang, aktifitas fisik,
dan pengelolaan farmakologis.
Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan 4. Pelayanan kesehatan berstandar ini dilakukan untuk mempertahankan
8 Penderita hipertensi.
penderita hipertensi kesehatan penderita hipertensi. tekanan darah pada <140/90 mmHg untuk usia di bawah 60 th dan <150/90
mmHg untuk penderita 60 tahun ke atas dan untuk mencegah terjadinya
komplikasi jantung, stroke, diabetes melitus dan penyakit ginjal kronis.
5. Selama menjalani pelayanan
kesehatan sesuai standar, jika tekanan darah penderita hipertensi tidak
bisa dipertahankan sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya atau
mengalami komplikasi, maka penderita perlu dirujuk ke FKTL yang berkompeten.

PENERIMA LAYANAN
NO JENIS PELAYANAN MUTU STANDAR PELAYANAN KRTITERIA STANDAR
STANDAR
Pelayanan kesehatan diberikan kepada penyandang DM di FKTP sesuai standar
meliputi 4 (empat) pilar penatalaksanaan sebagai berikut:
a) Edukasi
b) Aktifitas fisik
Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan c) Terapi nutrisi medis
Penderita Diabetes
9 penderita Diabetes kesehatan penderita Diabetes d) Intervensi farmakologis Setiap penyandang DM yang mendapatkan
Melitus.
Melitus Melitus. pelayanan sesuai standar termasuk pemeriksaan HbA1C. Bagi
penyandang DM yang belum menjadi peserta JKN
diwajibkan menjadi peserta JKN.

Pelayanan kesehatan jiwa pada ODGJ berat meliputi:


1. Edukasi dan evaluasi tentang: tanda dan gejala gangguan jiwa, kepatuhan
minum obat dan informasi lain terkait obat, mencegah tindakan pemasungan,
Pelayanan Kesehatan Orang dengan kebersihan diri, sosialisasi, kegiatan rumah tangga dan aktivitas bekerja
Sesuai standar pelayanan
10 orang dengan gangguan gangguan jiwa (ODGJ) sederhana, dan/atau
kesehatan jiwa.
jiwa berat berat. 2. Tindakan kebersihan diri ODGJ berat
3. Dalam melakukan pelayanan promotif preventif diperlukan penyediaan
materi KIE dan Buku Kerja sederhana
Pelayanan yang diberikan sesuai Pedoman Penanggulangan TB yang berlaku
antara lain :
1. Penegakan diagnosis TB dilakukan secara bakteriologis dan klinis serta dapat
didukung dengan pemeriksaan penunjang lainnya.
2. Dilakukan pemeriksaan pemantauan kemajuan pengobatan pada akhir
pengobatan intensif, bulan ke 5 dan akhir pengobatan. Pengobatan dengan
menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dengan panduan OAT standar.
Pelayanan kesehatan Sesuai standar pelayanan
11 Orang dengan TB. 3. Kegiatan Promotif dan preventif antara lain penemuan kasus secara dini,
orang dengan TB kesehatan TB.
penemuan kasus secara aktif, pemberian KIE untuk pencegahanpenularan
dengan penerapan etika batuk, pengendalian faktor risiko dan pemberian
obat pencegahan
4. Prinsip pelayanan TB adalah penemuan orang dengan TB sedini mungkin,
ditatalaksana sesuai standar sekaligus pemantauan hingga sembuh atau TOSS
TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh).

PENERIMA LAYANAN
NO JENIS PELAYANAN MUTU STANDAR PELAYANAN KRTITERIA STANDAR
STANDAR
Pelayanan Kesehatan meliputi:
Upaya pencegahan pada orang yang memiliki risiko terinfeksi
HIVPemeriksaan HIV ditawarkan secara aktif oleh petugas kesehatan bagi
Orang berisiko
orang yang berisiko dimulai dengan:
terinfeksi HIV (ibu
- pemberian informasi terkait HIV-AIDS
hamil, pasien TB,
Pelayanan kesehatan - pemeriksaan HIV menggunakan tes cepat HIV dengan menggunakan alat tes
Sesuai standar mendapatkan pasien IMS,
12 orang dengan risiko sesuai standar nasional yang telah ditetapkan
pemeriksaan HIV. waria/transgend er,
terinfeksi HIV - orang dengan hasil pemeriksaan HIV positif harus dirujuk ke fasilitas yang
pengguna napza, dan
mampu menangani untuk mendapatkan pengobatan ARV dan konseling tentang
warga binaan lembaga
HIV dan AIDS bagi orang dengan HIV (ODHA) dan pasangannya
pemasyarakatan)
- orang dengan infeksi menular seksual (IMS), waria/transgender,
pengguna napza, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan dengan hasil
pemeriksaan HIV negatif harus dilakukan pemeriksaan ulang minimal setelah tiga
(3) bulan, enam (6) bulan dan 12 bulan dari pemeriksaan yang
pertama.

Sumber : Permenkes Nomor 43 Tahun 2016 ttg Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
NGKAH KEGIATAN PENCAPAIAN SPM

TARGET LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Langkah-langkah Kegiatan
1. Pendataan ibu hamil
Capaian Kinerja Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota dalam pelayanan 2. Pemeriksaan kehamilan
kesehatan ibu hamil adalah 100 3. Pemberian Buku KIA
persen. 4. Pencatatan dan pelaporan
5. Rujukan ANC
jika diperlukan
Langkah-langkah Kegiatan
1. Pendataan ibu bersalin
Capaian kinerja Pemerintah Daerah 2. Pelayanan Persalinan
Kabupaten/Kota dalam pelayanan 3.
kesehatan ibu bersalin adalah 100 Pemanfaatan dan pengisisnan Buku KIA
persen. 4. Pencatatan dan pelaporan
5. Rujukan pertolongan persalinan jika
diperlukan

Langkah-langkah Kegiatan
1. Pendataan Bayi Baru Lahir
Capaian Kinerja Pemerintah Daerah 2. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru
Kabupaten/Kota dalam pelayanan Lahir 3.
kesehatan bayi baru lahir sesuai Pemanfaatan dan pengisisnan Buku KIA
standar adalah 100 persen 4. Pencatatan dan pelaporan
5. Rujukan pertolongan
kasus komplikasi pada Bayi Baru Lahir jika diperlukan

Capaian kinerja Pemerintah Daerah Langkah-langkah Kegiatan


Kabupaten/Kota dalam pelayanan 1. Pendataan Balita 0-59 bulan
kesehatan balita pada anak usia 0 2. Pelayanan Kesehatan Balita
59 bulan sesuai standar adalah 100 3.
persen. Pencatatan dan Pelaporan
Langkah-langkah Kegiatan
1. Pendataan anak usia pendidikan dasar kelas 1 dan kelas 7
Capaian kinerja Pemerintah Daerah
2.Pra penjaringan: informed consent,
Kabupaten/Kota dalam pelayanan
pembagian Buku Rapor Kesehatanku dan penjelasan penggunaan
penjaringan kesehatan pada anak usia
3. Pelaksanaan penjaringan
pendidikan dasar di wilayah kerja
kesehatan
adalah 100 persen.
4. Pelaksanaan tindak lanjut hasil penjaringan kesehatan : Rujukan jika diperlukan, KIE
5. Pencatatan dan Pelaporan

TARGET LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Langkah-langkah Kegiatan
1. Skrining faktor risiko PTM dan gangguan mental emosional dan perilaku
Capaian kinerja Pemerintah Daerah
2. Konseling tentang faktor risiko PTM dan gangguan mental emosional dan perilaku
Kabupaten/Kota dalam pelayanan
3. Pelatihan teknis petugas skrining kesehatan bagi tenaga kesehatan dan petugas pelaksana (kader)
skrining kesehatan sesuai standar
Posbindu PTM
pada warga negara yang berusia 15
4. Penyediaan sarana dan prasarana skrining (Kit Posbindu PTM)
59 tahun yang membutuhkan
5. Pelatihan surveilans faktor risiko PTM berbasis web
pelayanan skrining di wilayah kerja
6. Pelayanan rujukan kasus ke Faskes Tingkat Pertama
adalah 100 persen.
7. Pencatatan dan pelaporan faktor risiko PTM
8. Monitoring dan evaluasi

Langkah-langkah Kegiatan
Capaian kinerja Pemerintah Daerah 1) Pendataan lansia
Kabupaten/Kota dalam upaya skrining 2) Skrining kesehatan lansia
kesehatan sesuai standar pada warga 3) Pemberian Buku Kesehatan Lansia
negara usia 60 tahun ke atas di 4) Pelayanan rujukan
wilayah kerjanya adalah 100 persen. 5) Pencatatan dan pelaporan
Langkah-langkah Kegiatan
1) Pendataan penderita hipertensi menurut wilayah kerja FKTP
2) Melakukan skrining faktor risiko hipertensi untuk seluruh pasien di FKTP
3) Melakukan pelayanan kesehatan sesuai standar, berupa edukasi tentang diet makanan dan
Capaian kinerja Pemerintah
aktivitas fisik, serta terapi farmakologi
Kabupaten/Kota dalam memberikan
4) Melakukan rujukan ke FKRTL untuk pencegahan komplikasi
pelayanan kesehatan terhadap
5) Pelatihan teknis pelayanan kesehatan tentang hipertensi bagi tenaga kesehatan, termasuk
penderita hipertensi atau orang
pelatihan surveilans faktor risiko hipertensi berbasis web
dengan keluhan hipertensi sesuai
6) Penyediaan peralatan kesehatan hipertensi
standar adalah 100%.
7) Penyediaan obat hipertensi
8) Pencatatan dan pelaporan
9) Monitoring dan evaluasi

TARGET LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Langkah-langkah Kegiatan
1. Melakukan pendataan penderita DM menurut wilayah kerja FKTP
2. Melakukan skrining faktor risiko DM untuk seluruh pasien di FKTP
3. Melakukan pelayanan kesehatan sesuai standar, berupa edukasi tentang diet makanan dan
Capaian kinerja Pemerintah Daerah
aktivitas fisik, serta terapi farmakologi
Kabupaten/Kota dalam memberikan
4. Melakukan rujukan ke FKRTL untuk pencegahan komplikasi
pelayanan tatalaksana kepada
5. Pelatihan teknis pelayanan kesehatan tentang DM bagi tenaga kesehatan, termasuk pelatihan
penyandang DM sesuai standar di
surveilans DM berbasis web
wilayah kerjanya adalah 100 persen.
6. Penyediaan peralatan kesehatan DM, termasuk HbA1C
7. Penyediaan obat DM
8. Pencatatan dan pelaporan
9. Monitoring dan evaluasi

Langkah-langkah Kegiatan
Capaian kinerja Pemerintah Daerah 1. Penyediaan materi KIE Keswa, Pedoman dan Buku Kerja Kesehatan Jiwa
Kabupaten/Kota dalam pelayanan 2. Peningkatan pengetahuan SDM
kesehatan jiwa pada orang dengan 3. Penyediaan form pencatatan dan pelaporan
gangguan jiwa berat sesuai standar di 4. Pelayanan Kesehatan ODGJ Berat di Puskesmas
wilayah kerja adalah 100 persen. 5. Pelaksanaan kunjungan rumah (KIE keswa dan dukungan psikososial
6. Monitoring dan evaluasi
Langkah-langkah Kegiatan
1. Peningkatan Kapasitas SDM TB
Capaian kinerja Pemerintah Daerah 2. Promosi/Penyuluhan dan Penyediaan Media KIE TB
Kabupaten/Kota dalam upaya 3. Pelayanan dan pemeriksaan TB dalam gedung dan luar gedung
Pelayanan Tuberkulosis terhadap orang 4. Rujukan kasus TB dengan penyulit termasuk TB resistan Obat kepada fasilitas kesehatan
dengan TB adalah 100%, dengan tingkat lanjut
kriteria Capaian Kinerja 80% 5. Jejaring dan kemitraan pelayanan TB
dikategorikan tercapai 100%. 6. Pemantapan mutu layanan labotatorium TB untuk penegakan diagnosis TB
7. Pencatatan dan pelaporan TB melalui penyediaan Formulir pencatatan dan pelaporan
8. Monitoring dan Evaluasi

TARGET LANGKAH LANGKAH KEGIATAN


Langkah-langkah Kegiatan
1. Pemetaan kelompok sasaran
2. Penyiapan SDM
Capaian kinerja Pemerintah Daerah
3. Promosi/penyuluhan
Kabupaten/Kota dalam upaya
4. Jejaring kerja dan kemitraan
pemeriksaan HIV terhadap orang
5. Sosialisasi
berisiko terinfeksi HIV adalah 100%.
6. Pemeriksaan HIV
7. Rujukan kasus HIV untuk mendapatkan pengobatan ARV
8. Pencatatan dan pelaporan
9. Monitoring dan evaluasi
TABEL INDIKATOR SPM
KABUTAPT

SPM BERDASARKAN PROGRAM PUSKESMAS

NO JENIS SPM PROGRAM NO


1
2
3
4
5
A SPM WAJIB 6
7
8
9
PROGRAM KIA DAN
KB `10
1
2
3
4
5
B SPM PENGEMBANGAN 6
7
8
9
`10

1
A SPM WAJIB
2

IMUNSASI 1
2
B SPM PENGEMBANGAN
3
4

1
A SPM WAJIB

1
2
3
4
GIZI
5
B SPM PENGEMBANGAN

7
8
1
2
3
4
B SPM PENGEMBANGAN KESLING 5
6

1
2
A SPM WAJIB P2 DAN SUVELAINS 3
4
5

1
A SPM WAJIB PERKESMAS

A SPM WAJIB 1
1
PROMKES DAN UKS 2
B SPM PENGEMBANGAN 3
4

1
B SPM PENGEMBANGAN LANSIA 2

1
B SPM PENGEMBANGAN SIMPUS 2
3
TABEL INDIKATOR SPM KESEHATAN 2016 - 2020
KABUTAPTEN / KOTA

TARGET
INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL
2016 2017 2018
Cakupan kunjungan ibu hamil K4 96% 97% 98%
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani 84% 88% 92%
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki
92% 94% 96%
kompetensi kebidanan
Cakupan pelayanan nifas 92% 94% 96%
Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani 84% 88% 92%
Cakupan kunjungan bayi 92% 94% 96%
Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) 100% 100% 100%
Cakupan Pelayanan anak balita 92% 94% 96%
Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24
100% 100% 100%
bulan keluarga miskin
Cakupan peserta KB aktif 76% 82% 88%
Cakupan kunjungan ibu hamil K1 96% 97% 98%
Cakupan persalinan di fasilitas kesehatan 84% 88% 92%
Cakupan kunjungan neonatus lengkap 84% 88% 92%
Cakupan pelaksanaan SDIDTK pada bayi 92% 94% 96%
Cakupan pelaksanaan SDIDTK pada balita 92% 94% 96%
Cakupan pelaksanaan SDIDTK pada apras 92% 94% 96%
Cakupan KB pasca salin 76% 82% 88%
Cakupan pemberian Fe 90 tablet pada ibu hamil 84% 88% 92%
Cakupan penerapan SIMPUS Gizi KIA 100% 100% 100%
Cakupan KB pasca salin 76% 82% 88%

Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) 100% 100% 100%

Penemuan AFP (Accute Flaccid Paralysis) Rate per 100.000 penduduk


100% 100% 100%
< 15 tahun

Cakupan BIAS campak 100% 100% 100%


Cakupan BIAS DT 100% 100% 100%
Cakupan BIAS Td 100% 100% 100%
Angka KIPI yang ditangani 100% 100% 100%

Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan 100% 100% 100%

Cakupan balita ditimbang berat badannya (D/S) 76% 82% 88%


Cakupan balita yang naik berat badannya (N/D) 84% 88% 92%
Cakupan pemantauan pertumbuhan balita BGM 84% 88% 92%
Cakupan pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan 74% 78% 82%
Cakupan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada bayi usia 6-11
88% 91% 94%
bulan
Cakupan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada balita usia 6-59
87% 90% 95%
bulan

Cakupan pemberian vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas 87% 90% 95%
Cakupan pemberian Fe 90 tablet pada ibu hamil 84% 88% 92%
Persentase rumah yang memenuhi syarat kesehatan 52% 56% 60%
Persentase air minum yang memenuhi syarat kesehatan 72% 79% 86%
Persentase air bersih yang memenuhi syarat kesehatan 72% 79% 86%
Persentase keluarga menggunakan jamban sehat 57% 60% 64%
Persentase Desa SBS 18% 26% 34%
Persentase cakupan tempat-tempat umum (TTU) yang memenuhi syarat
56% 62% 68%
kesehatan
Persentase cakupan Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yang
56% 62% 68%
memenuhi syarat kesehatan

Penemuan dan penanganan penderita pneumonia balita 100% 100% 100%


Penemuan dan penanganan pasien baru TB BTA positif 100% 100% 100%
Penemuan dan penanganan penderita DBD 100% 100% 100%
Penemuan dan penanganan penderita diare 100% 100% 100%
Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan
100% 100% 100%
epidemiologi < 24 jam

Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin 100% 100% 100%

Cakupan desa siaga aktif 84% 88% 92%


Cakupan rumah tangga PHBS 70% 70% 70%
Cakupan penjaringan kesehatan siswa SMP setingkat 100% 100% 100%
Cakupan penjaringan kesehatan siswa SMA setingkat 100% 100% 100%
Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD 100% 100% 100%

Cakupan pembinaan kelompok lanjut usia 84% 88% 92%


Cakupan pelayanan kesehatan lanjut usia 60% 70% 80%

Cakupan penerapan SIMPUS Rawat Jalan 100% 100% 100%


Cakupan penerapan SIMPUS Gizi KIA 100% 100% 100%
Capaian pembuatan profil kesehatan puskesmas 100% 100% 100%
16 - 2020

TARGET
2019 2020
99% 100%
96% 100%
98% 100%
98% 100%
96% 100%
98% 100%
100% 100%
98% 100%
100% 100%
94% 100%
99% 100%
96% 100%
96% 100%
98% 100%
98% 100%
98% 100%
94% 100%
96% 100%
100% 100%
94% 100%

100% 100%

100% 100%

100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%

100% 100%

94% 100%
96% 100%
96% 100%
86% 90%
98% 100%

98% 100%

98% 100%
96% 100%
65% 70%
93% 100%
93% 100%
67% 70%
42% 50%
74% 80%

74% 80%

100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%
100% 100%

100% 100%

96% 100%
70% 70%
100% 100%
100% 100%
100% 100%

96% 100%
90% 100%

100% 100%
100% 100%
100% 100%