Anda di halaman 1dari 5

TUGAS STANDARDISASI MATERIAL

Unified Numbering System (UNS), Perbedaan Seri S dan K


pada UNS

Adi Cipto Dimas P


1306368141
Adi Cipto Dimas
1306368141

UNS (Unified Numbering System)

Unified Numberng System (UNS) merupakan sistem untuk mengklasifikasikan paduan (alloy)
yang diterima secara luas di Amerika Utara. Sistem ini terdiri dari huruf awalan yang diikuti 5
digit angka yang menunjukkan komposisi bahan. Contohnya adalah awalan S yang
menunjukkan paduan Stainless Steel, C menunjukkan paduan tembaga, kuningan dan
perunggu, T menunjukkan Tool Steel dan begitu seterusnya. Digit angka pertama sampai
keempat merupakan adaptasi dari sistem penomoran AISI/SAE sedangkan digit terakhir
sebagai informasi tambahan untuk proses perlakuan panas atau proses manufaktur. UNS
dikelola bersama oleh ASTM International dan SAE International.

Tabel 1. Beberapa kategori yang dimiliki sistem UNS

Kategori Keterangan

Axxxxx Aluminum and aluminum alloys

Cxxxxx Copper and copper alloys

Fxxxxx Cast irons

Hxxxxx AISI and SAE H-steels

Jxxxxxx Cast steels (except tool steels)

Kxxxxx Miscellaneous steels and ferrous alloys

Mxxxxx Miscellaneous nonferrous metals and alloys

Sxxxxx Heat and corrosion resistant (stainless) steels

Txxxxx Tool steels, wrought and cast

Kxxxx UNS Series

Pada sistem pengelompokkan UNS, K series memiliki beragam jenis baja dari baja karbon,
maraging steel, HSLA (High Strength Low Alloy), stainless steel bahkan superalloy terdapat
pada seri ini. Pada seri K ini terbagi lagi menjadi 3 grup sebagai berikut :

Kxxxx Deskripsi
K00040-K08500 Carbon Steel, Carbon Steel with Special
Magnetic Properties, Steel Welding Rod,
Enameling Steel
Adi Cipto Dimas
1306368141

K10614-K52440 Alloy Steel, Alloy Steel Electrode and


Welding Wire, High-Strength Low-Alloy
Steel
K90901-K95000 Alloy Steel, Superstrength; Ferritic Cr-Mo-
V Steel; Manganese Steel, Nonmagnetic;
Ni-Co Steel Welding Wire; Iron, Electrical
Heating Element Alloy; Iron Thermostat
Alloy; Martensitic Age-Hardenable Alloy;
Maraging Alloy; Fe-Co Soft Magnetic
Alloy; Nickel Steel; Invar; Iron, Nickel
Sealing Alloy;

Perbedaan antara ke 3 grup ini terletak pada komposisi dari karbon dan paduan yang dimiliki.
Karena cukup banyak perbedaan komposisi paduan pada seri K ini memiliki jenis baja yang
bermacam-macam. Terdapat baja karbon seperti K00040, baja HSLA seperti K1150, baja tahan
karat seperti K63008, Maraging steel seperti K92810 dan Iron Base Superalloy seperti
K66789.

Sxxxxx Series

Pada Sxxxxx sistem pengelompokkan UNS, baja yang terdapat pada kelompok ini cenderung
lebih khusus kepada stainless steel, heat resistant steel dan Iron based superalloy. Hal ini
ditunjukkan dengan lebih banyaknya baja yang memiliki komposisi Cr dan Nikel yang tinggi
(>10%) yang sesuai dengan definisi stainless maupun heat resistant steel. Pada seri ini juga
terbagi menjadi beberapa kelompok sebagai berikut :

Sxxxx Deskripsi
S138000-S17780 Precipitation Hardenable Cr-Ni-Al-Mo-(Cu,
Ti) Stainless Steels
S20100-S39000 Austenitic Cr-Mn-Ni (Si,Mo,Cu,Al)
Stainless Steel; Thermal Spray Wire;
Austenitic Cr-Mn-Ni Stainless Steel and
Welding Filler Metal; Austenitic Cr-Ni Heat
Resisting Steel and Welding Filler Metal;
Adi Cipto Dimas
1306368141

Precipitation Hardenable Cr-Ni-(Si, Ti, Mo,


Al) Stainless Steel
S40300-S46800 Martensitic Cr Stainless Steel; Ferritic Cr
Stainless Steel with Ti or Ni or Mo;
Martensitic Cr-Ni-Mo Stainless Steel;
Hardenable Cr Stainless Steel
S50100-S50500 Cr Heat Resisting Steels and Filler
Metal
S63005-S64007 Valve Steel
S65006-S65007 Valve Steel
S65150-S67956 Iron Base Super alloy

Pada Seri S ini jenis stainless steel yang ada lebih lengkap. Selain Austenitic Stainless Steel,
seri ini juga memiliki Martensitic Stainless steel, Ferritic Stainless Steel dan juga Preciptiation
Hardening Stainless Steel. Selain Stainless Steel, pada seri S ini juga memiliki beberapa
superalloy seperti pada seri K.

Perbedaan Seri K dan Seri S

Walau dalam spesifikasi yang diberikan Tabel 1 diatas seri K memiliki stainless steel dan iron
base superalloy sama seperti seri S namun kedua seri tersebut memiliki perbedaan.
Perbedaannya antara lain adalah seri S memang lebih khusus pada stainless steel dan heat
resistant steel sedangkan seri K lebih umum. Hal ini bisa terlihat dari paduan yang dimiliki
oleh seri K yang lebih bervariasi sehingga jenis baja yang tersedia pada seri ini lebih banyak
seperti baja karbon, baja maraging, baja HSLA, stainless steel bahkan superalloy. Sedangkan
seri S lebih dikhususkan untuk tahan karat dan tahan panas dengan kandungan Cr dan Ni yang
tinggi dan memiliki jenis stainless steel yang lebih lengkap antara lain Austenitic, Martensitic,
Ferritic dan Precipitation Hardening Stainless Steel.

Selain itu karena kemungkinan akan menyulitkan dan membingungkan dalam


pengelompokkan maka beberapa jenis baja pada seri K diperbarui dan digantikan ke seri-seri
lain termasuk seri S. Contohnya adalah K66286 salah satunya yang merupakan keluarga dari
Iron Base Superalloy. Untuk sekarang ini K66286 telah diperbarui dan diganti menjadi seri
S66286 dengan komposisi yang sama. Hal tersebut juga dapat dilihat pada K50300 yang
Adi Cipto Dimas
1306368141

merupakan heat resistant steel yang sekarang namanya berubah menjadi S50300. Hal tersebut
dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Sumber :

http://apac.totalmateria.com/page.aspx?ID=CheckArticle&site=kts&NM=111

http://www.e-pipe.co.kr/eng/uns_no/k.html

http://www.matweb.com/search/SearchUNS.aspx

http://www.globalspec.com/reference/69804/203279/4-6-The-Unified-Numbering-System-
UNS-for-Metals-and-Alloys

Metals & Alloys in The UNIFIED NUMBERING SYSTEM, ASTM International, 1999.