Anda di halaman 1dari 37

PETUNJUK PELAKSANAAN

PEKAN OLAHRAGA, SENI, SAINS, DAN AL QURAN

JARINGAN SEKOLAH ISLAM TERPADU INDONESIA

2017

PENDAHULUAN

Kegiatan Pekan Olahraga, Senin, Sains, dan Al Quran atau disingkat PORSSIQU JSIT
Indonesia akan dilaksanakan untuk pertama kalinya pada Kamis-Ahad, 20-23 Oktober
2016 di Jakarta. Agar kegiatan berlangsung dengan baik, lancar, dan menghasilkan
prestasi, diperlukan petunjuk pelaksanaan (juklak) kegiatan PORSSIQU ini.

TUJUAN

Juklak ini bertujuan memberikan informasi dan pemahaman kepada JSIT Wilayah dan
Panitia Pusat PORSIQU tentang ketentuan mata lomba yang dipertandingkan serta
ketentuan lainnya yang terkait. Pekan Olahraga Seni, Sains dan Al Quran ini memiliki
tujuan sebagai berikut :

1. Meningkatkan ukhuwah antarsesama siswa di seluruh SIT di Indonesia dari Aceh


hingga Papua
2. Mengembangkan minat dan bakat dalam bidang olahraga, seni, sains, dan al quran
dalam kompetisi/perlombaan tingkat nasional
3. Menemukan bibit-bibit siswa berprestasi sebagai persiapan untuk mengikuti
kegiatan seperti Olimpiade Olahraga dan Seni Nasional (O2SN) atau Festival Seni
Siswa dan Lomba Nasional (FS2LN)
4. Meningkatkan prestasi pada bidang olahraga, seni, sains, dan Al Quran yang
mencerminkan kekhasan Skeolah Islam Terpadu
5. Menjalin kerjasama dan koordinasi antarlembaga penyelenggara SIT di Indonesia
6. Meningkatkan marketing tentang branding SIT di tingkat nasional

TEMA

PORSIQU 1 JSIT Indonesia ini mengambil tema : Cipta, Karsa, dan Karya untuk Indonesia

DASAR KEGIATAN

Dasar kegiatan PORSSIQU ini adalah :

1. Hasil-hasil Munas ke 3 tahun 2013 di Palembang Sumatera Selatan


2. Program Nasional Bidang Pembinaan Siswa dalam Rakornas JSIT Indonesi tahun
2015
3. AD ART JSIT Indonesia

DASAR PENENTUAN YANG DIPERLOMBAKAN

Penentuan bidang yang diperlombakan adalah tiga belas (13) mata lomba berdasarkan
angka ulang tahun JSIT Indonesia yang ke-13 sejak berdirinya pada 31 Juli 2003.
Penentuan selanjutnya untuk jenjang sekolah yang diperlombakan baik untuk tingkat
SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA didasarkan pada jumlah satuan pendidikan yang
terbanyak adalah 6 bidang untuk SD/MI, 4 bidang untuk SMP/MTs, dan 3 bidang untuk
SMA/SMK/MA. (ini dicoret)

Ruang lingkup dan mata lomba yang diperlombakan meliputi : 1. Bidang Olahraga : 1).
Kids Atletik, 2). Atletik, 3)Renang, dan 4) Panahan, 2. Bidang Seni : 1) Mendongeng (story

1
telling), 2) Nasyid, dan 3) pidato 3 bahasa, 3. Bidang Sains : Robotika, dan 4. Bidang Al
Quran : 1) Tahfidzul Quran, dan 2) Cerdas cermat sains dan al Quran.

Dasar penentuan yang diperlombakan meliputi 3 hal yakni : 1) mata lomba yang menjadi
kekhasan Sekolah Islam Terpadu (SIT), 2) mata lomba masuk dalam kalender Olimpiade
Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), dan 3)
mata lomba secara umum ada di SIT dan mudah dilaksanakan serta berbiaya murah.

Dengan dasar penentuan di atas, maka ketiga belas mata lomba untuk setiap jenjang
sekolah berserta jumlah peserta setiap wilayah diuraikan dalam tabel 1 berikut :

Tabel 1. Jenis, Nomor Lomba, dan Jumlah Peserta

N Jenjang Bidang Jenis Lomba Nomor Lomba Jumlah Peserta


o Sekolah Lomba per wilayah
1 SD/MI Olahrag Panahan Beregu Putra 3 orang putra
a Beregu Putri 3 orang putri
Kids Atletik 1. Kids Atletik putra 4 orang putra
2. Kids Atletik Putri 4 orang putri
Renang 1. nomor 100 m gaya 3 orang putra
bebas putra dan 3 orang
2. nomor 100 m gaya putri
bebas putri
3. nomor 50 m gaya
bebas putra
4. nomor 50 m gaya
bebas putri
5. nomor 50 m gaya
dada putra
6. nomor 50 m gaya
dada putri
Seni Mendongeng Story telling 1 orang putra
(story Telling) dan
1 orang putri
Al Tahfidzul Tahfidzul Quran Juz 29 1 orang putra
Quran Quran dan 30 dan
1 orang putri
Cerdas Cermat Cerdas cermat sains 3 orang
Sains Al Quran Al Quran campuran
2. SMP/MTs Olahrag Atletik 1. Lari Putra 1 orang putra
a 2. Lari Putri 1 orang putri
3. Lempar lembing 1 orang putra
putra
4. Lempar lembing 1 orang putri
putri
Seni Nasyid Nasyid putra 3-7 orang
putra
Al Tahfidzul Tahfidzul Quran Juz 1 orang putra
Quran Quran 28, 29 dan 30 dan
1 orang putri
Sains Robotika Robotika 2 orang putra
atau 2 orang
putri
3. SMA/SMK/M Olahrag Atletik 1. Lari Putra 1 orang putra
A a 2. Lari Putri 1 orang putri
3. Lempar lembing 1 orang putra
putra
4. Lempar lembing 1 orang putri
putri
Seni Pidato 3 Pidato 3 bahasa 1 orang putra
bahasa dan
1 orang putri

2
Al Tahfidzul Tahfidzul Quran Juz 1 orang putra
Quran Quran 27, 28, 29 dan 30 dan
1 orang putri
Jumlah Kontingen 1 wilayah (propinsi) adalah 53 59 orang
Jumlah Seluruh Peserta untuk 27 wilayah 1943 1947
org

KONTINGEN PER WILAYAH

Berdasarkan tabel 1 di atas dan memperhatikan dasar penentuan, diperoleh kontingen


per wilayah berupa 1 kontingen yang terdiri dari 53-59 peserta sebagai berikut.

Tabel 2. Jumlah Wilayah dengan 1 Tim/1 Kontingen

No Regional Wilayah Jumlah


Kontingen
(53-59
orang)
1 I Provinsi Aceh 1
2 Provinsi Sumatera Utara 1
3 Provinsi Kepulauan Riau 1
4 Provinsi Sumatera Barat 1
5 II Provinsi Sumatera Selatan 1
6 Provinsi Bengkulu 1
7 Provinsi Bangka Belitung 1
8 Provinsi Jambi 1
9 Provinsi Lampung 1
10 III Provinsi DKI Jakarta 1
11 V Provinsi Kalimantan Timur 1
12 Provinsi Kalimantan Utara 1
13 Provinsi Kalimantan Selatan 1
14 Provinsi Kalimantan Barat 1
15 Provinsi Kalimantan Tengah 1
16 VI Provinsi Bali 1
17 Provinsi Nusa Tenggara 1
Barat
18 Provinsi Nusa Tenggara 1
Timur
19 VII Provinsi Sulawesi Utara 1
20 Provinsi Gorontalo 1
21 Provinsi Sulawesi Tengah 1
22 Provinsi Sulawesi Tenggara 1
23 Provinsi Sulawesi Selatan 1
24 Provinsi Maluku Utara 1
25 Provinsi Maluku 1
26 Provinsi Papua 1
27 Provinsi Papua Barat 1

SISTEM PROPORSIONAL

Dalam tabel 1 di atas diketahui bahwa jumlah kontingen untuk 1 wilayah kepengurusan
JSIT Indonesia atau per provinsi adalah antara 53-59 orang. JSIT Indonesia memberikan
kebijakan tambahan berupa proporsionalitas bagi wilayah yang jumlah SIT-nya besar.
Ketentuan tambahannya adalah setiap wilayah yang memiliki jumlah SIT lebih dari 100
maka mendapatkan tambahan 1 kontingen yang terdiri dari 53-59 orang untuk
keseluruhan lomba. Dengan ketentuan tersebut,khusus wilayah yang masuk dalam
sistem proporsional sebagai berikut :

3
Tabel 3. Wilayah dengan Sistem proporsional

N Region Wilayah Jumlah Proporsion Jumlah Jumlah


o al SIT al Konting Peserta
en
1. I Riau 144 1 2 118
2. III Banten 118 1 2 118
3. III Jawa Barat 248 2 3 177
4. IV Yogyakarta 108 1 2 118
5. IV Jawa Tengah 267 2 3 177
6. VI Jawa Timur 333 3 4 236
Jumlah 6 Wilayah Hasil 940 - 944
Proporsional orang
Jumlah Total seluruh 2533 - 2537
peserta orang

WAKTU DAN LOKASI PELAKSANAAN

Pelaksanaan PORSIQU akan dilangsungkan selama 4 hari yakni Hari Kamis-Ahad, 20-23
Oktober 2016. Loaksi pelaksanaan berada di 2 lokasi yakni : 1. Taman Wiladatika Cibubur
dan 2. Lokasi Bumi Perkemahan Jakarta (Buperta) Cibubur

PEMBAGIAN WAKTU

Sistem PORSIQU adalah final ditingkat nasional. Pembagian waktu final setiap lomba
terlihat dalam tabel 4.

PEMBUKAAN dan PENUTUPAN

Pembukaan acara PORSIQU dilaksanakan di Taman WIladatika dengan menggunakan


areal lapangan sepakbola. Upacara pembukaan akan dilaksanakan secara sederhana.
Setiap wilayah menyiapkan kontingan atas nama wilayah masing-masing. Wilayah
mengupayakan keseragaman dan kekhasan kontingennya masing-masing. Dalam acara
pembukaan setiap kontingan akan berjalan secara defila mengelilingi lapangan.

Penutupan acara dilaksanakan di taman WIladatika dengan menggunakan lokasi yang


sama. Acara penutupan akan dilaksanakan secara sederhana. Didalamnya akan ada
sambutan dan pengumuman juara umum PORSIQU.

PESERTA

Tabel 4. Daftar Peserta dan Pj Lomba

N Jenjan Bidang Jenis Nomor Lomba Jumlah Peserta


o g Lomba Lomba per wilayah
Sekola
h
1 SD/MI Olahra Panahan Beregu Putra 3 orang putra
ga Beregu Putri 3 orang putri
Kids Kids Atletik putra 4 orang putra
Atletik Kids Atletik Putri 4 orang putri
Renang nomor 100 m gaya 3 orang putra
bebas putra dan 3 orang putri
nomor 100 m gaya
bebas putri
nomor 50 m gaya
bebas putra
nomor 50 m gaya

4
bebas putri
nomor 50 m gaya dada
putra
nomor 50 m gaya dada
putri
Seni Mendong Story telling 1 orang putra
eng (story dan
Telling) 1 orang putri
Al Tahfidzul Tahfidzul Quran Juz 29 1 orang putra
Quran Quran dan 30 dan
1 orang putri
Cerdas Cerdas cermat sains Al 3 orang
Cermat Quran campuran
Sains Al
Quran
2. SMP/M Olahra Atletik 3. Lari Putra 1 orang putra
Ts ga 4. Lari Putri 1 orang putri
5. Lempar lembing 1 orang putra
putra
6. Lempar lembing putri 1 orang putri
Seni Nasyid Nasyid putra 3-7 orang putra
Al Tahfidzul Tahfidzul Quran Juz 28, 1 orang putra
Quran Quran 29 dan 30 dan
1 orang putri
Sains Robotika Robotika 2 orang putra
atau 2 orang
putri

3. SMA/S Olahra Atletik 5. Lari Putra 1 orang putra


MK/M ga 6. Lari Putri 1 orang putri
A 7. Lempar lembing 1 orang putra
putra
8. Lempar lembing putri 1 orang putri
Seni Pidato 3 Pidato 3 bahasa 1 orang putra
bahasa dan
1 orang putri
Al Tahfidzul Tahfidzul Quran Juz 27, 1 orang putra
Quran Quran 28, 29 dan 30 dan
1 orang putri
Jumlah Kontingen 1 wilayah (propinsi) adalah 53 59 orang
Jumlah Seluruh Peserta untuk 27 wilayah 1943 1947 org

KETENTUAN LOMBA BIDANG OLAHRAGA : PANAHAN JENJANG SD/MI

Ketentuan Lomba dalam PORSIQU dijelaskan sebagai berikut.

A. Peraturan Perlombaan

1. Peraturan Perlombaan yang diberlakukan dalam Kejuaraan Panahan PORSIQU


JSIT INDONESIAsesuai dengan peraturan FITA World Archery.
2. Ronde yang Diperlombakan dan Format Kejuaraan :
SD Beregu putra dan putri adalah kelas 4-6 SD :
Jarak 10 meter
10 seri / rambahan x 3 anak panah
Target face 60 cm
Point target face 1 sampai X

3. Busur yang Digunakan: Standard Bow/Ronde Nasional. Ketentuan busur


jenis ini sama dengan busur ronde nasional, terutama pada limbs, dan bahan
dasar riser menggunakan bahan wood atau riser custom (untuk standar bow)

5
4. Ketentuan Pertandingan Beregu

Pertandingan kategori beregu menggunakan ketentuan sebagai berikut:

1) Kategori beregu pada setiap kategori akan diadakan apabila minimal


ada 3 (tiga) regu yang mendaftarkan diri.
2) Apabila pendaftar beregu dalam satu kategori hanya ada 3 (tiga) regu
pendaftar, maka tidak akan diadakan babak aduan. Pemenang
ditentukan melalui akumulasi skor setiap personel regu dalam babak
kualifikasi.
3) Apabila minimal ada 4 (empat) regu yang mendaftar dalam salah satu
kategori, maka akan diadakan babak aduan beregu.

5. Tata Tertib Pelaksanaan Kejuaraan Panahan PORSIQU JSIT INDONESIA:

1) Peserta/Pemanah, Official Team, dan Wasit dilarang merokok selama


berada di Arena Pertandingan demi menjaga kebersihan lingkungan .
2) Peserta/Pemanah, Official Team, dan Wasit, maupun semua pihak
yang berada dalam Arena Pertandingan dilarang membuang sampah,
kecuali di tempat sampah yang telah disediakan.
3) Setiap Peserta/Pemanah, Official Team, dan Wasit dianggap
mengetahui Peraturan dan Tata Tertib Perlombaan Panahan yang
diberlakukan.

6. Sanksi terhadap Pelanggaran Peraturan Perlombaan

Panitia Kejuaraan Panahan PORSIQU JSIT INDONESIA dapat melakukan


tindakan atau sanksi kepada semua pihak di lingkungan kejuaraan yang
terbukti melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku. Sanksi
yang dijatuhkan berdasarkan jenis kesalahan/pelanggaran yang dilakukan.
Pelanggaran untuk peraturan panahan FITA atau PP Perpani akan
disesuaikan dengan sanksi dalam peraturan tersebut. Sedangkan peraturan
pelaksanaan kejuaraan bersifat umum akan diberi sanksi dengan urutan
sebagai berikut :
1) Teguran (lisan)
2) Peringatan (tulisan)
3) Tidak boleh mengikuti perlombaan.

7. Peserta
Peserta berasal dari rekomendasi tertulis dari setiap kontingen wilayah dengan
perinsian :
1) Peserta dari 27 provinsi terdiri dari
a. Beregu putra 3 orang x 27 provinsi = 81 putra, 27 regu putra
b. Beregu putri 3 orang x 27 provinsi = 81 putri, 27 regu putri
2) Peserta dari sistem proporsional terdiri dari
a. Beregu putra 3 orang x 16 regu (6 provinsi) = 48 putra, 16 regu putra
b. Beregu putri 3 orang x 16 regu (6 provinsi) = 48 putri, 16 regu putri
Total ada 86 regu.

8. Official

Setiap peserta dapat mengirimkan sejumlah official-nya menurut keperluan


sekolah / klub masing-masing.

9. Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan oleh ketua wilayah/ketua kontingen kepada panitia pusat.

10. Biaya Pendaftaran & Sewa Alat

Alat disiapkan oleh regu masing-masing. Panitia menyiapkan penyewaan alat Rp


75.000 per orang untuk 1 set.
Biaya pendaftaran biaya pendaftaran Rp 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per regu

6
11. Pakaian Peserta dan Official

Selama perlombaan berlangsung, di lapangan perlombaan setiap


peserta/pemanah dan official diwajibkan memakai pakaian olahraga dan
bersepatu.
Peserta/pemanah dalam satu tim wajib memakai pakaian olahraga yang sama /
seragam ketika sedang berlomba.
Peserta/pemanah, dan Official tidak dibenarkan memakai celana pendek kurang
dari jari apabila menempel paha samping, dan tidak memakai sandal di arena
perlombaan.

12. Medali, hadiah, dan sertifikat yang Diperebutkan

a. Panitia menyediakan sertifikat untuk para pemenang.


b. Medali yang diperebutkan untuk setiap kategori sebagai berikut:

Kualifika
No Kategori Jarak si
(Jarak)
10
1. Standard Bow Beregu Putra 3 Set
meter
10
2. Standar Bow Beregu Putri 3 set
meter
JUMLAH 6 Set

c. Set medali disediakan untuk juara 1, 2 dan 3 baik beregu putra maupun beregu
putri

13. Jadwal Acara Perlombaan

Sabtu, 22 Oktober 2016

07.30 08.30 : Registrasi Ulang


08.30 09.00 : Technical Meeting khusus
09.00 09.30 : Opening
09.30 10.30 : Kualifikasi Beregu Putra (Sesi 1)
10.30 11.30 : Kualifikasi Beregu Putra (Sesi 2)
11.30 12.30 : Kualifikasi Beregu Putra & Putri (Sesi 3)
12.30 13.30 : Ishoma
13.30 14.30 : Kualifikasi Beregu Putri (Sesi 4)
14.30 15.30 : Kualifikasi Beregu Putri (Sesi 5)
15.30 16.00 : Istirahat & Sholat Ashar
16.00 17.30 : Babak Aduan Beregu Putra & Putri
17.30 18.00 : Pengumuman Hasil, Upacara Penghormatan Pemenang
(UPP) dan
Closing
14. Undian Nomor Target

Pengundian nomor target peserta dilakukan oleh Panitia disaksikan oleh para
Wasit.

15. Technical Meeting

Technical Meeting dilakukan pada Kamis, jam 11.00 selesai di Taman Wiladatika.

7
16. Pencatatan Nilai

Apabila pencatatan nilai perkenaan (scoring) tidak dapat dilaksanakan dengan


menyediakan tenaga pencatat nilai (scorer), maka scoring akan dilaksanakan oleh
pemanah sendiri. Agar para pemanah siap untuk melaksanakan tugas pencatatan
dengan benar, diminta agar pemanah telah dipersiapkan oleh kontingen yang
bersangkutan. Kesalahan atau kekeliruan yang dilakukan pemanah hanya akan
merugikan pemanah itu sendiri dan kontingen yang bersangkutan.
.
17. Kepanitiaan
Kepanitiaan panahan terdiri dari
1. Penanggung jawab : Defrizal Siregar, S.Or.M.M. (08158334210)
2. Sekretaris : 1. Zulfa Defison, S.Pd., M.Si. (085776710122)
3. Anggota : 2. Taufik Pramugianto (085655533788)
4. Anggota : 3. Iqbal Hardiansyah, S.Pd. (081293452004)
5. Anggota : 4. Ahmad Arif Wicaksono, S.Pd. (085814743933)
6. Anggota : 5. Eka Septia Wulan (08568710240)
7. Anggota : 6. Khalida (08179938509)

18. PENUTUP

Kejuaraan Panahan PORSIQU JSIT INDONESIA merupakan kompetisi yang digelar


untuk memunculkan talenta-talenta potensial dalam olahraga panahan, yang
diharapkan akan berperan besar dalam pendidikan, pengembangan dan
pembudayaan olahraga panahan secara menyeluruh, mudah, dan menarik. Besar
harapan kami semuanya bisa berjalan lancar dan sukses, serta bisa menjadi
sarana silahturrahim para pencinta olahraga panahan.

KETENTUAN LOMBA BIDANG OLAHRAGA : KIDS ATLETIK JENJANG SD/MI

1. Sprint / Gawang
Diskripsi : Estafet bolak-balik dengan kombinasi sprint dan
gawang.
Nama Lomba : Kangas Escape

Prosedur :
1. Dua lintasan setiap tim,
2. satu dengan gawang dan satunya tidak.
3. Dua orang dalam tim berdiri di satu sisi dan dua yang lain disisi
seberangnya.
4. Peserta pertama start dari start berdiri dan lari 40 meter tanpa gawang.
5. Pada akhir lintasan memberikan gelang estafet (gelang diberikan
dibelakang bendera) ke pelari nomor dua yang meneruskan lari melewati
gawang.
6. Pelari kedua juga star dengan posisi berdiri dan lari melewati gawang
sampai ujung lintasan dan memberikan gelang estafet ke pelari ketiga.
7. Pelari ketiga lari tanpa gawang dan memberikan ke pelari empat dan
seterusnya sampai semua pelari melakukan lari tanpa gawang dan dengan
gawang.
8. Dengan demikian pelari ketiga adalah pelari terakhir melewati gawang dan
diambil waktu nya.

8
9. Gelang estafet dibawa dengan tangan kanan dan diberikan kepada pelari
selanjutnya yang menerima juga dengan tangan kanan.

Penilaian.
Ranking dilakukan berdasarkan waktu: Tim pemenang adalah tim yang paling
cepat menyelesaikan lari di atas.
Satu kali lari dapat dilakukan oleh sejumlah tim bersamaan tergantung dari
jumlah tim dan ketersediaan panitia.

Peralatan:
Setiap lintasan perlu disediakan peralatan sebagai berikut:
1. 1 stopwatch
2. 1 kartu event/pos.
3. 4 gawang (tinggi 50 cm, dan jarak 6 meter antar gawang)
4. 2 tanda/tongkat berbendera
5. 1 gelang estafet
Gambar :

2. Lompat Jauh dari berdiri.


Diskripsi : Lompat dengan dua kaki kedepan dari posisi squat.
Nama Lomba : Loncat katak

Prosedur :
1. Dari garis star seorang peserta melakukan loncat katak tiga kali berturut-
turut dengan bertumpu dan mendarat dua kaki.
2. Petugas memberi tanda bagian tubuh yang terdekat dari garis start (tumit).
3. Bila peserta jatuh ke belakang maka tandanya adalah pada tangan yang
dekat dengan garis start.
4. Titik pendaratan peserta pertama adalah titik awal lompat peserta kedua
dan seterusnya.
5. Lomba diselesaikan setelah anggota regu terakhir meloncat dan mendarat
serta diberi tanda pada pendaratannya.
6. Gerakan ini dilakukan dua kali, dan hasil terbaik yang digunakan.

Penilaian.
Setiap anggota tim berlomba, dan jumlah jarak yang dicapai oleh 4 peserta
anggota tim adalah hasilnya. Pengukuran dilakukan sampai pada 1 cm.

Peralatan:
Setiap tim memerlukan peralatan sebagai berikut::

9
1. 1 meteran
2. Alat penanda.
3. 1 kartu lomba.

Gambar

3. Lempar Lembing Anak.


Diskripsi : Lempar satu tangan untuk mencapai jarak dengan lembing
anak.
Nama lomba : Lempar Turbo

Prosedur:
1. Lempar lembing anak-anak diawali dengan awalan 5 meter,
2. Setelah melakukan awalan pendek peserta melempar lembing anak ke area
lemparan dengan dibatasi garis lempar.
3. Setiap peserta melakukan dua lemparan.
4. Karena keamanan cukup rawan dalam lempar lembing maka hanya petugas
yang boleh berada di area pendaratan lemparan.
5. Sangat terlarang melempar balik lembing kearah batas garis lempar. .

Penilaian :
Setiap lemparan diukur dengan memberi tanda yang ditarik 90 derajad
kearah garis batas lempar dan dicatat per interval 25 cm. Bila lembing
jatuh diantara/tengah garis 25 cm maka dibulatkan ke atas. Jumlah jarak
terbaik dari dua lemparan masing-masing anggota tim merupakan hasil
prestasi tim.

Peralatan :
Peralatan yang diperlukan:
1. 2 lembing anak (Lembing Turbo)
2. Garis ukur yang telah dikalibrasi dengan meteran.
3. Kartu lomba.

10
Gambar :

4. Sprint, Gawang dan Slalom.


Diskripsi : Estafet dengan kombinasi sprint, gawang dan slalom.
Nama Lomba : Formula 1

Prosedur :
1. Keliling lintasan sekitar 80 meter yang dibagi menjadi area lari/sprint,
lari gawang, dan slalom (lihat gambar).
2. Gelang estafet digunakan sebagai alat perpindahan. Setiap peserta
harus mulai dengan roll depan atau samping di atas matras.
3. Setiap peserta harus melakukan lintasan secara lengkap dan
memberikan gelang kepada peserta selanjutnya. Sekali star dapat
dilakukan sampai enam tim bersama-sama.

Penilaian :
Rangking dilakukan dengan melihat waktu yang dicatat setiap tim.
Demikian juga dengan grup-grup selanjutnya, sesuai dengan
rangking waktu..

Peralatan :
Peralatan yang dibutuhkan :
1. 9 gawang.
2. 10 tongkat/tiang slalom (jarak 1 m tiap tiang)
3. 3 busa/matras
4. Sekitar 30 kerucut/tanda.
5. 1 stopwatch
6. 1 Kartu lomba.

Gambar :

11
WASIT DAN PETUGAS LAPANGAN

1. Koordinator / Meeting Direector : 1 orang

2. Wakil Meeting Director : 1 orang

3. Pencatat Hasil Umum/score board : 2 orang

4. Petugas Pos : 4 pos @ 2 orang jumlah 8 orang

5. Pemandu tim : sejumlah tim

6. Anouncer : 1 orang

7. Peralatan : 3 orang

Technical Delegate : 2 orang

SISTEM PENILAIAN

1. Hasil tim tiap pos lomba

2. Urutan timTim dengan nilai total terbanyak sebagai juara.

3. Scoreboard

Nama Sprint & Lompat Lempar Formula 1 Ran


Total
Tim Gawang k
Hasi Ran Poin Hasi Ran Poin Hasi Ran Poin Hasi Ran Poin
l k t l k t l k t l k t

12
BLANGKO 1.
SPRINT DAN GAWANG

TIM WAKTU 1 WAKTU 2 WAKT

BLANGKO 2.
LOMPAT JAUH

TIM JARAK 1 JARAK 2 JARAK

BLANGKO 3.
LEMPAR LEMBING

NAMA ANGGOTA TIM JARAK 1 JARAK 2 JARA

Jumlah

BLANGKO 4.
FORMULA 1

TIM WAKTU

13
Wasit dan Petugas Lapangan

1. Koordinator / Meeting Direector : 1 orang

2. Wakil Meeting Director : 1 orang

10. Pencatat Hasil Umum/score board : 2 orang


11. Petugas Pos : 4 pos @ 2 orang jumlah
8 orang
12. Pemandu tim : sejumlah tim
13. Anouncer : 1 orang
14. Peralatan : 3 orang

Peserta

1. Jumlah peserta 4 putra x 27 propinsi = 108 peserta putra, 27 tim


2. Jumlah peserta 4 putri x 27 provinsi = 108 peserta putri, 27 tim
3. Jumlah peserta 4 putra x 16 sistem proporsional wilayah = 64 putra,
16 tim
4. Jumlah peserta 4 putri x 16 sistem proporsional wilayah = 64 putri,
16 tim
Jumlah tim putra adalah 43 tim dan 43 tim putri. Total keseluruhan 86 tim

Kepanitiaan

1. Penanggung jawab : Romy Asdi Guci, S.Pd. (081574720390)


2. Sekretaris : 1. Inayah Agustina, S.Pd. (085697889081)
3. Anggota : 2. Budiyanto, S.Pd. (085319667899)
4. Anggota : 3. Deky Kwarta Achdani
5. Anggota : 4. Ino (081210260928)
6. Anggota : 5. All Tim PASI DKI Jakarta

KETENTUAN LOMBA BIDANG OLAHRAGA : ATLETIK JENJANG SMP/MTS DAN


SMA/SMK/MA

BAGIAN PERTAMA : PERATURAN DAN KETENTUAN LOMBA LARI 5 KM DAN 10 KM UNTUK SISWA SMP dan
SMA

1. PENDAFTARAN
A. Pendaftaran dilakukan melalui rekomendasi tertulis ketua wilayah/ketua kontingan
B. Jumlah peserta meliputi :
1) Lomba lari 10 km untuk SMP putra = 42 orang
2) Lomba lari 5 km untuk SMP putri = 42 orang
3) Lomba lari 10 km untuk SMA putra = 42 orang
4) Lomba lari 5 km untuk SMA putri = 42 orang
Jumlah keseluruhan adalah 168 orang
14
2. SYARAT DAN KETENTUAN
A. Peserta lari 5 km dan 10 km adalah siswa SMP dan SMA baik putra maupun putri. Penyelenggara berhak
melakukan verifikasi data pada saat sebelum dan sesudah lomba
B. Biaya pendaftaran tidak dapat dimintai kembali (nonrefundable).
C. Jika lomba dibatalkan karena alasan diluar kekuasaan panitia termasuk hujan deras, petir, longsor, bencana
atau demonstrasi, penyelenggara tidak akan mengembalikan biaya yang sudah diterima dan penyelenggara
tidak bertanggung jawab atau kewajiban apapun diatas hal tersebut
D. Olahraga lari sepeti olahraga lainnya merupakan olahraga yang memiliki resiko dan karenanya masing masing
pelari wajib memastikan bahwa kondisi fisiknya sebelum berpartisipasi dalam kegiatan lari. Wajib membuktikan
dengan surat keterangan berbadan sehat dan memberikan nomor handphone orang tua dan dokter yang
memeriksa
E. Panitia bertanggung jawab atas cedera yang timbul akibat selama perlombaan secara langsung akibat dari
kelalaian yg disengaja atau gross negligence penyelenggara
F. Panitia berhak untuk tidak mengizinkan atau mendiskualifikasi peserta yang diketahui atau diduga tidak fit
untuk mengikuti lomba.
G. Panitia berhak untuk mendiskualifikasi peserta dan atau membatalkan hasil lomba sebagai akibat adanya
penyelenggaraan atau tidak dipenuhinya ketentuan international IAAF atau PASI atau ketentuaan lomba.
H. Panitia tidak bertanggung jawab jika peserta sampai harus dirawat di rumah sakit atau disesuaikan dengan
kesepakatan dengan panitia

3. KETENTUAN LOMBA

1. Pendaftaran nomor dada tidak dapat dialihkan atau dipindahtangankan


2. Panitia berhak untuk mendiskualifikasi atau mengecualikan peserta (dari segala kompetisi ) yang telah
memberikan data dan informasi yang tidak benar atau diperkirakan telah mengkonsumsi makanan/minuman/
obat yang dilarang
3. Peserta yang tidak melaksanakan lomba pada waktu yang ditentukan tidak akan menerima hasil
4. Peserta wajib menghentikan lomba segera setelah jika dimintai oleh petugas medis, tim medis, direktur lomba,
wasit, petugas keamanan dan penjaga lintasan
5. Segala bentuk objek roda untuk transportasi misalnya sepatu roda, skate dan lainnya dilarang berada di rute
lomba
6. Peserta dilarang berlari sambil bicara dengan teman lainnya
7. Untuk memastikan pada pukul 12.00 jika semua peserta belum sampai finish maka akan ada kendaraan yang
akan mengangkut peserta untuk sampai ke titik finish
8. Pihak pemenang, atau pihak berpotensi menang, dapat menanyakan atau menyampaikan keberatan dalam
waktu 30 menit sesudah hasil diterbitkan atau sesudah hadiah diberikan mana yang lebih timbul terlebih
dahulu
9. Peserta tidak boleh minum soft drink seperti kratingdeng, m150, atau ekstrajos yang digunakan untuk doping
atau penambah daya

4. PENGAWASAN RUTE LOMBA


1. Setiap peserta yang tidak mematuhi arahan, perintah atau instruksi dari petugas lomba atau marshal 9 secara
bersama sama petugas0 atau peserta melakukan tindakan tidak sportif, atau tersinggung oleh ucapan dari
petugas, peserta atau penonton dapat d diskualifikasi
2. Setiap peserta yang ditemukan oleh petugas atau perlengkapan pengawasan memiliki keuntungan yang tidak
jujur dengan cara memperpendek rute lomba (memotong jalan) maka di diskualifikasi lomba
3. Setiap peserta yang mengikuti lomba tanpa mengunakan nomor dada waktu yang diberikan kepadanya dapat
diberhentikan dan di diskualifikasi dari lomba
4. Tidak ada pihak yang dapat berada pada rute lomba kecuali mereka yang telah terdaftar dan telah disetuji oleh
penyelenggara
5. Bantuan medis oleh petugas medis resmi lomba dianggap sebagai bantuan yang kan mengakibatkan peserta
di diskalifikasi dari lomba. Jika peserta berada dalam kondisi tidak sehat pada saat atau sesudah lomba dan
atau menerima perhatian medis dari petugas medis resmi lomba, maka peserta tersebut wajib memberikan
informasi kesehatan secara mendetail kepada penyelenggara atau pihak yg diberi wewenang oleh
penyelenggara.

15
5. PENCATAT WAKTU DAN NOMOR DADA
A. Peserta wajib mengunakan nomor dada
B. Waktu tembakan (gun time) adalah waktu yg digunakan untuk menentukan awalan start
C. Catatan waktu untuk peserta akan ditentukan oleh pencatat waktu sejak peserta melewati garis start smpai
melewati garis finish
D. Peserta diwajib melakukan lomba sesudah waktu start yg ditentukan
E. Peserta yg belum sampai pada garis finish sesuai dgn waktu maksimal yg ditentukan maka dinyatakan gugur

6. PERUBAHAN/ KEBERATAN/ PENGAKUAN


a. Penyelenggara berhak untuk memodifikasi, menambah atau mengkesampingkan ketentuan lomba
b. Peserta akan terikat atas segala modifikasi dan tambahan ketentuan yg ditetapkan penyelenggara
c. Kegagalan dalam memenuhi ketentuan, berserta perubahannya, dapat mengakibatkan diskualifikasi dan
pencabutan hadiah dalam catatan waktu.

BAGIAN KEDUA : PERATURAN PERLOMBAAN LEMPAR LEMBING

1. PENDAFTARAN
a. Pendaftaran dilakukan melalui ketua wilayah JSIT/ketua kontingen
b. Jumlah peserta meliputi :
1) Lomba lempar lembing untuk SMP putra = 42 orang
2) Lomba lempar lembing untuk SMP putri = 42 orang
3) Lomba lempar lembing untuk SMA putra = 42 orang
4) Lomba lempar lembing untuk SMA putri = 42 orang
Jumlah keseluruhan adalah 168 orang

2. SYARAT DAN KETENTUAN


a. Peserta lempar lembing tinggi adalah siswa SMP dan SMA baik putra maupun putri. Panitia berhak melakukan
verifikasi data pada saat sebelum dan sesudah lomba
b. Panitia berhak untuk membatasi dan menolak pendaftaran tanpa alasan
c. Panitia berhak menghubungi dan mewawancarai atlet untuk mendapatkan data yang akurat
d. Biaya pendaftaran tidak dapat dimintai kembali (non refundable).
e. Jika lomba dibatalkan karena alasan diluar kekuasaan panitia termasuk hujan deras, petir, longsor, bencana
atau demonstrasi, penyelenggara tidak akan mengembalikan biaya yang sudah diterima dan panitia tidak
bertanggung jawab atau kewajiban apapun diatas hal tersebut
f. Olahraga ini juga beresiko dan karenanya masing masing pelempari wajib memastikan bahwa kondisi fisiknya
sebelum berpartisipasi dalam kegiatan lempar lembing. Wajib membuktikan dengan surat keterangan
berbadan sehat dan memberikan nomor handphone orang tua dan dokter yang memeriksa
g. Panitia bertanggung jawab atas cedera yang timbul akibat selama perlombaan secara langsung akibat dari
kelalaian yg disengaja atau gross negligence penyelenggara
h. Panitia berhak untuk tidak mengizinkan atau mendiskualifikasi peserta yang diketahuiatau di duga tidak fit
untuk mengikuti lomba.
i. Panitia berhak untuk mendiskuqalifikasi peserta dan atau membatalkan hasil lomba sebagai akibat adanya
penyelenggaraan atau tidak dipenuhinya ketentuan international IAAF atau PASI atau ketentuan lomba.

C. Bahan atau materi lembing yang di gunakan

Ada 3 bagian lembing, yaitu badan lembing terbuat dari kayu atau metal, mata lembing terbuat dari metal,
dan tali dan pegangan lembing yang melilit di titik tengah lembing yang menjadi pusat gravitasi lembing.

a. Ukuran lembing

1. Panjang lembing untuk putra 2,6 2,7 meter

2. Panjang lembing untuk putri 2,2 2,3 meter

b. Lapangan Lempar lembing


16
Bentuk lapangan lempar lembing seperti pada gambar di bawah ini:

c. Lintasan awalan

1. Lintasan awal harus dibatasi 5 cm dengan jarak 4 meter

2. Panjang lintasan awal minimal 30 meter dan maksimal 36.5 meter

d. Lengkungan lemparan

Lengkungan lemparan harus dibuat dari kayu atau metal dengan di cat putih dengan lebar 7 cm, posisi datar
dengan tanah, dan berbentuk busur atau lengkungan dari lingkaran yang berjari-jari 8 meter. Garis 1,5 meter
dibuat dari titik temu garis lintasan awalan dengan lengkungan lemparan, menyiku keluar.

e. Sudut Lemparan

Dibentuk dengan dua garis yang dibuat dari titik pusat lengkungan lemparan dengan sudut 29 derajat dan
memotong kedua ujung lengkungan lemparan. Tebal garis sector 5 cm.

f. Peraturan Umum Lempar Lembing

1. Lembing harus dipegang pada tempat pegangan

2. Lemparan sah bila mata lembing menancap atau menggores tanah di sektor lemparan

3. Lemparan tidak sah bila sewaktu melempar kaki menyentuh lengkungan lemparan, atau garis 1,5 meter
atau menyentuh tanah di depan lengkungan lemparan

4. Sekali mulai melempar, pelempar tidak boleh memutar sepenuhnya badannya, sehingga punggung
menghadap kearah lengkungan lemparan.

5. Lemparan harus melewati di atas bahu

6. Jumlah lemparan yang diperbolehkan adalah 3kali disetiap peserta

Kepanitiaan

Penanggung jawab : Inayah Agustina, S.Pd. (085697889081)

1. Sekretaris : 1. Romy Asdi Guci, S.Pd. (081574720390)


2. Anggota : 2. Budiyanto, S.Pd. (085319667899)
3. Anggota : 3. Deky Kwarta Achdani
4. Anggota : 4. Ino (081210260928)
5. Anggota : 5. Ari (08567155925)
6. Anggota : 6. All Tim PASI DKI Jakarta

KETENTUAN LOMBA BIDANG OLAHRAGA : RENANG JENJANG SD

17
1. PENYELENGGARA
Panitia Pelaksana
Contact Person : 1. Trio : 087829594499
2. Sudarto : 085217661445
3. Rohim : 081617802353
4. Ujang : 08129328190
5. Iwan : 08161363100

2. WAKTU
Hari : Sabtu
Tanggal : 22 Oktober 2016
Jam : 08.00 s.d. 17.00 WIB

3. TEMPAT PERLOMBAAN
Kolam Renang Wiladatika Cibubur (Kolam Perlombaan 50 meter, 8 lintasan)

II. KHUSUS

1. PERSYARATAN PESERTA
1.1. Seluruh siswa sekolah SDIT Se Indonesia kelas 1 6 SD perwakilan atas
nama wilayah
1.2. Seluruh peserta berasal dari rekomendasi ketua JSIT Wilayah masing-
masing
1.3. Apabila pada saat pertemuan teknik perlombaan (Technical Meeting) tidak
dapat menunjukan surat rekomendasi maka secara otomatis peserta tidak
diperbolehkan mengikuti perlombaan ini.
1.4. Peserta/Sekolah yang bersangkutan bertanggung jawab penuh atas
keabsahan dari setiap perenang yang didaftarkan.

02. PESERTA
Peserta berasal dari kelas 4 s.d. 6 dengan nomor perlombaan : Gaya bebas 50
meter dan 100 meter putra dan putri serta gaya dada nomor 50 meter putra
dan putri. Total ada 6 nomor lomba renang

04. SUSUNAN ACARA (Terlampir)


05. JUMLAH PESERTA
1) Enam nomor renang sebanyak 6 peserta untuk 27 provinsi dengan total 162
peserta
2) Enam nomor renang untuk propinsi dengan system proporsional dengan total 96
peserta
Dengan demikian total peserta renang adalah 258 peserta

06. PELAKSANAAN ACARA PERLOMBAAN


06.1. Menggunakan Peraturan Perlombaan Renang PRSI/FINA.
06.2. Menggunakan Peraturan 1 (satu) kali start.
06.3. Semua nomor dilaksanakan langsung final (timed final).
06.4. Jika peserta kurang dari 3, maka nomor perlombaan akan dibatalkan.

07. PENDAFTARAN PESERTA


07.1. Pendaftaran dilakukan oleh ketua wilayah JSIT masing-masing kepada
panitia pusat yang ditunjuk
07.2. Biaya pendaftaran setiap nomor adalah Rp ..
07.3. Peserta diwajibkan mencantumkan waktu terbaik terakhir, apabila tidak
mempunyai catatan waktu maka waktu pendaftaran yang dipakai adalah
waktu maksimal yaitu 99.99.99 atau non-seeded.
07.4. Pendaftaran DITUTUP : 15 Oktober 2016. Pukul: 24.00 WIB.
Setelah tanggal tersebut hanya dilakukan pencoretan pada saat
pertemuan teknik (Technical meeting).

08. PENGHARGAAN KEPADA PESERTA, JUARA I, II, III dan PERENANG TERBAIK.
18
Penghargaan berupa:
08.1 Juara 1, 2 dan 3 akan mendapatkan medali, hadiah, dan sertifikat Juara .

09. PROTES
09.1. Panitia pelaksana perlombaan merupakan institusi terakhir yang
menentukan setiap persoalan yang belum/tidak tercantum dalam peraturan
perlombaan, akan dimusyawarahkan oleh Ketua Perlombaan beserta Dewan
hakim sebagai keputusan terakhir,
09.2. Suatu protes dinyatakan resmi dan dapat diterima oleh Ketua Perlombaan
apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:
09.2.1. Setiap protes harus disampaikan tertulis dan harus ditandatangani oleh
ketua wilayah/ketua kontingen yang bersangkutan.
09.2.2. Setiap protes harus diajukan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) menit
setelah acara/nomor perlombaan tersebut berakhir atau diumumkan
dengan disertai pembayaran sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)
IDR. Hal ini sesuai dengan peraturan FINA/PRSI GR 10.2. GR 10.2.2.

10. RAPAT TEHNIK PERLOMBAAN (TECHNICAL MEETING)


Hari, Tgl : Kamis, 20 Oktober 2016
Pukul : 11.00 s.d selesai
Tempat : Taman Wiladatika (Ruang akan ditentukan pada hari H)

Hal-hal lain yang belum disampaikan dalam ketentuan ini, akan disampaikan
kemudian

SUSUNAN ACARA
INVITASI CABANG OLAHRAGA RENANG JSIT SE INDONESIA

NO ACARA NOMOR PERLOMBAAN NO ACARA


PUTRA PUTRI
1 50m Gaya Dada 2
3 100m Gaya Bebas 4
5 50m Gaya Bebas 6

KETENTUAN LOMBA BIDANG SENI : MENDONGENG (STORY TELLING) JENJANG SD


Diskripsi : Penampilan bercerita dalam bahasa Indonesia
Nama Lomba : Story Telling Contest

I. KETENTUAN PESERTA

1. Peserta adalah murid SD kelas 4, 5 dan 6 yang merupakan perwakilan wilayah


masing-masing. Peserta yang tdk sesuai dg level tersebut dinyatakan didiskualifikasi.

2. Setiap peserta yang dikirim telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah
masing-masing dan ketua wilayah masing-masing. Dibuktikan dengan Surat
Rekomendasi.

19
3. Tiap wilayah mengirim maksimal 2 (dua) orang perwakilan. Satu untuk putra dan 1
untuk putri. Kecuali yang telah memperoleh jatah system proporsional. Pendaftaran
peserta paling lambat pada tanggal 16 Oktober 2016 pkl. 12.00 kepada panitia yang
telah ditentukan.

4. Pada saat Technical Meeting (TM) membawa bukti transfer biaya pendaftaran (Rp.
50.000; /peserta).

II. TECHNICAL MEETING (TM)

1. Setiap peserta yang mendaftarkan diri diharuskan mengirimkan perwakilan untuk


mengikuti Daftar Ulang dan technical meeting atau bisa diwakilkan oleh pembina
yang akan dilaksanakan pada :

Hari, tanggal: Sabtu, 22 Oktober 2016

Waktu : 8.00 8.30 (Perlombaan langsung dimulai setelah TM ini di ruang. )

Tempat : Ruang . Taman Wiladatika Cibubur

2. Peserta yang tidak mengirimkan perwakilannya (tidak mengikuti technical meeting)


dianggap menyetujui hasil TM.

3. Setiap perwakilan peserta diharuskan hadir selambat-lambatnya 10 menit sebelum


acara dimulai.

4. Pada saat TM diharapkan untuk membawa berkas ketentuan umum dan memberikan
naskah teks story telling kepada panitia. Naskah harus mengandung isi sesuai dengan
salah satu tema berikut: A. Keluargaku Surgaku B. Generasi Awal Muslim
Teladanku C. Aku dan Cita-citaku

5. Nomor urut peserta sudah ditentukan panitia secara random, dan diberitahu kepada
peserta pada saat registrasi.

6. Pengumuman Pemenang Lomba pada pukul 16.00 WIB di Ruang ..

III. TEKNIS PERLOMBAAN DAN KRITERIA PENILAIAN STORY TELLING

1 . Setiap peserta menampilkan cerita dalam bahasa Indonesia

2. Peserta yang akan berlomba membawa teks Story Telling yang telah dipersiapkan
dan diserahkan kepada juri sebanyak 3 buah dan 1 buah untuk panitia.

3. Lomba Story Telling hanya satu babak

4. Para peserta Story Telling tidak diperkenankan menggunakan media/alat bantu hidup
(manusia, hewan, dan tumbuhan) namun diperbolehkan menggunakan benda mati.

5. Para pembina dari masing-masing peserta yang bersangkutan tidak diperkenankan


membantu selama peserta menampilkan cerita .

6. Para pembina diperkenankan melihat penampilan para peserta, namun akan


ditempatkan pada posisi yang agak berjauhan dengan peserta.

7 . Setiap peserta mempunyai waktu tidak lebih dari 5 menit untuk melakukan story
telling. Time keeper akan menunjukan waktu dimulainya peserta memulai untuk
bercerita, apabila waktu telah mencapai 4 menit time keeper akan mengingatkan
waktu yang tersisa dan setelah 5 menit maka time keeper akan menyetop peserta
sebagai tanda bahwa story telling harus segera diakhiri.

20
8. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

9. Kriteria Penilaian Lomba Story Telling:

No Aspek Fokus dan Rubrik Bobot Penilaian


.
1. Isi Kejelasan Alur Cerita: 0 - 35
Baik (22-35)
Sedang (13-21)
Kurang (0-12)
2. Bahasa Kesesuaian Isi dengan ekspresi emosi, bahasa 0 - 25
Tubuh tubuh, mimik wajah dan kontak mata.
Baik (18-25)
Sedang (9-17)
Kurang (0-8)
3. Suara Kesesuaian intonasi dan volume suara dengan 0 - 20
cerita,
Baik (16-20)
Sedang (8-15)
Kurang (0-7)
4. Kreativit Kemampuan penggunaan media dalam 0 - 15
as bercerita (termasuk penggunaan kostum atau
cara berpakaian)
Baik (11-15)
Sedang (6-10)
Kurang (0-5)
5. Waktu Tepat waktu (5 menit) 0-5

IV. TATA TERTIB

1. Setiap peserta diharuskan hadir di tempat acara selambat-lambatnya 5 (lima) menit


sebelum kegiatan dimulai.

2. Sebelum perlombaan dimulai, setiap peserta diwajibkan untuk melaksanakan daftar


ulang terlebih dahulu.

3. Ketidakhadiran peserta setelah 3x pemanggilan maka akan ditempatkan pada nomor


urut akhir. Peserta dilarang membawa teks pada saat penampilan lomba.

4. Setiap peserta mengenakan kostum atau baju muslim/ah

5. Setiap peserta didampingi oleh seorang pendamping dari sekolah yang


bersangkutan.

6. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib perlombaan akan ditentukan pada
technical meeting.

V. HADIAH DAN PEMENANG

1. Pemenang ditentukan dari pengumpulan poin terbanyak dari tiap-tiap kriteria nilai.

2. Hadiah Story Telling ini berupa: piala, sertifikat, dan uang tunai sebesar Rp.
2.000.000 untuk juara 1, Rp. 1.500.000 untuk juara 2, Rp. 1.000.000 untuk juara 3
dan Rp. 500.000; untuk 2 orang juara harapan.

VI. TEKNIS DAFTAR ULANG

21
1. Daftar ulang dilakukan oleh peserta atau diwakilkan oleh pihak sekolah/pengurus
wilayah

2. Daftar ulang dilakukan pada saat registrasi peserta, pada hari H (tanggal 22 Oktober
2016), di Ruang . pada pukul 08.00.

3. Dalam melaksanakan daftar ulang, peserta melaksanakan kegiatan untuk


melengkapi persyaratan pendaftaran peserta.

4. Peserta mendapatkan nomor peserta dan tanda peserta saat daftar ulang
(ditentukan secara random / dikocok oleh panitia).

5. Peserta (atau yang mewakili) diwajibkan mengikuti upacara pembukaan, upacara


penutupan, dan acara pembagian hadiah.

Peralatan:

1. Panggung/Mimbar .
2. Meja dan kursi untuk 3 orang Juri.
3. Penanda Waktu, dapat menggunakan lampu hijau-kuning-merah atau
bendera kertas dengan warna-warna tersebut.
4. Form Daftar Peserta dan Penilaian.
5. Pulpen, pensil dan penghapus untuk Juri.

KETENTUAN LOMBA BIDANG SENI : NASYID JENJANG SMP

Ketentuan Umum

1. Nasyid diperlombakan untuk tingkat SMP


2. Satu tim nasyid terdiri dari 3-7 siswa putra
3. Usia peserta adalah usia SMP, boleh kelas 7, 8, atau 9]
4. Setiap Tim mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran lengkap kepada panitia.
5. Setiap tim nasyid mendendangkan : 1 lagu wajib dan 1 lagu pilihan di hadapan
dewan juri
6. Katagori : Nasyid Accapella dan Nasyid Percusi (dalam satu katagori)

Accapella : membawakan lagu wajib dan pilihan dengan menggunakan suara


mulut

` sebagai media yang digunakan dalam bernyanyi dengan


arransement dan

harmonisasi vocal yang dibuatnya.

Nasyid percusi : membawakan lagu wajib dan pilihan dengan menggunakan


alat musik

diatonis atau tak bernada sebagai media pengiring vocal


dengan

perpaduan antara vocal dan percusi dengan arransement yang


dibuatnya.

7. Alat musik diatonis yang digunakan seperti : 1. congo, bongo,jembe, drum dll.
8. Jumlah personel : Jumlah personel dalam satu group minimal 4 (empat) orang
dan maksimal 7 (tujuh) orang. Menggunakan kostum yang seragam dan sopan.
22
9. Aturan Penampilan : Peserta diberikan waktu maksimal 12 menit dari mulai salam
sampai selesai membawakan lagu wajib dan lagu pilihan. Peserta mengucapkan
salam diawal pembukaan setelah cek mic tanpa dinyanyikan atau menjadi jingle
pembuka maupun penutup. Jika durasi tampil lebih dari yang ditetapkan,
maka juri akan mengurangi nilai peserta sebesar 5 sampai 10 poin.
10.Peserta hadir dilokasi acara pada pukul . . . untuk melakukan registrasi dan akan
dilakukan pengocokan nomor urut tampil pada pukul . . . Peserta yang dipanggil 3
kali berturut-turut tidak juga tampil maka akan didiskualifikasi.
11.Dewan juri ditetapkan oleh pengurus JSIT Wilayah dengan jumlah 3 juri.
12.Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
Tahapan Festival yakni 1. Penyisihan : diselenggarakan disetiap wilayah. Dari
tahap penyisihan akan diambil 1 (satu) juara terbaik yang akan mewakili wilayah
untuk dikirim ke tingkat pusat untuk mengikuti babak final. 2. Final
diselenggarakan ditingkat pusat akan dipilih 3 (tiga) terbaik yang akan terpilih
menjadi juara I, II, III.
13.Penilaian meliputi : 1) Vocal : Materi Vocal, warna vocal dan ketepatan nada,
pernafasan dan artikulasi serta ekspresi. 2) Harmonisasi : perpaduan antara lead
vocal dan koor 2,3,4 dan seterusnya maupun perpaduan antara lead vocal, koor
2,3,4, dan alat percusi dari dinamika, balancing, kekompakan serta
keselarasannya. 3) Arransement: Kemampuan mengarransement lagu baik yang
accapella maupun dengan percusi, baik sesuai dengan arransementaslinya
maupun kreatifitas sendiri dengan skiil yang baik, kemampuan yang mencukupi
atau lebih sehingga menambah nuansa lagu yang dibawakan lebih bervariasi. 4)
Performance : Penampilan peserta dari kekompakan kostum, koreogrfi, blocking,
14.Poin Penilaian pada babak Penyisihan : vocal 10 sampai 80 poin, Harmonisasi 10
sampai 80 poin, Arransement 10 sampai 50 poin, Performance 10 sampai 25 poin
15.Poin penilaian pada babak Final : Vocal 10 sampai 100 poin, Harmonisasi 10
sampai 100 poin, Arransement 10 sampai 50 poin, dan Performance 10 sampai 25
poin
16.Lagu meliputi : 1. Lagu wajib : Hymne JSIT (ARRUHUL JADID) dan Lagu
Pilihan : Bebas diambil dari album (pilih salah satu) Izzatul Islam, Shoutul
Harokah, Ar ruhul Jadid, Snada, Raihan, Maher Zain.
17.Standar sound system dan Instrumen Festival Nasyid Milad JSIT : 1) Minimal 8000
Watt indoor dan disesuaikan dengan kapasitas gedung, 2) Mic vocal Shure SM 58
dengan kabel atau sekelasnya 7 buah plus stand, 3) Mic instrumen percusi SM 57
dengan kabel atau sekelasnya minimal 4 buah plus stand, 4) output digate dan
EQ, 5) 4 Mic MC wireless Shure atau sekelasnya, 6) Mic instrumen drum 1 paket
standar festival plus stand output digate EQ Drum standar Festifal, 7) Drum
standar festival, 8) Kursi untuk player instrument jika diperlukan, 9) FOH dengan
line mixer minimal 24 channel standar professional EQ dan effect, 10) Mic vocal
disetting Flat dan tanpa effect reverb delay ataupun sejenisnya, 11) 2 buah sound
monitor aktif atau pasif untuk vocal di atas panggung, dan 12) 2 buah sound
monitor aktif atau pasif atau side fill untuk percusi di atas panggung.
18.FORM PENILAIAN

No Peserta :

Nama Group :

Asal Daerah :

Keterang Vocal Harmonisa Arranseme Performanc Total


an si n e
Lagu
Wajib

Lagu
Pilihan

23
Catatan

KETENTUAN LOMBA BIDANG SENI : PIDATO 3 BAHASA JENJANG SMA

Diskripsi : Penampilan berpidato dalam rangkaian tiga bahasa


Nama Lomba : Trilingual Speech Contest

I. KETENTUAN UMUM

1. Peserta adalah siswa/siswi SMA yang merupakan perwakilan sekolahnya masing-


masing.

2. Setiap peserta yang dikirim telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah
masing-masing. Dibuktikan dengan Surat Rekomendasi.

3. Tiap sekolah hanya diizinkan mengirim maksimal Empat orang perwakilan.


Pendaftaran peserta paling lambat pada tanggal 16 Oktober 2016 pkl. 12.00 WIB via
email atau sms/wa ke no HP .. Pendaftaran akan ditutup jika pendaftar sudah
memenuhi kuota maksimal yaitu 70 orang peserta.

4. Pada saat Technical Meeting (TM) membawa bukti transfer biaya pendaftaran (Rp.
50.000; /peserta).

II. KETENTUAN KHUSUS

1. Setiap peserta yang mendaftarkan diri diharuskan mengirimkan perwakilan untuk


mengikuti Daftar Ulang dan technical meeting (TM) atau bisa diwakilkan oleh pembina
yang akan dilaksanakan pada :

Hari & tanggal: Sabtu, 22 Oktober 2016

Waktu : 8.00 8.30 (Perlombaan langsung dimulai setelah TM selesai)

Tempat : Ruang . Wiladatika Cibubur

2. Peserta yang tidak mengirimkan perwakilannya (tidak mengikuti technical meeting)


dianggap menyetujui hasil TM.

3. Setiap perwakilan peserta diharuskan hadir selambat-lambatnya 10 menit sebelum


acara dimulai.

4. Pada saat TM diharapkan untuk membawa berkas ketentuan umum dan memberikan
teks naskah pidato kepada panitia. Naskah harus mengandung isi sesuai dengan salah
satu tema berikut: A. Islam is the Solution. B. Who is your Idol? C.
Hendak kemana engkau wahai Pemuda Islam? D. sumbangsihmu untuk Negara, apa?

5. Nomor urut peserta sudah ditentukan panitia secara random, dan diberitahu kepada
peserta pada saat registrasi.

6. Pengumuman Pemenang Lomba pada . pukul WIB di .


24
III. TEKNIS PERLOMBAAN DAN KRITERIA PENILAIAN TRILINGUAL
SPEECH CONTEST

1 . Setiap peserta menampilkan PIDATO dalam RANGKAIAN 3 BAHASA: Pembukaan


dalam bahasa Arab, Isi pidato dalam bahasa Indonesia dan Kesimpulan/Penutup dalam
bahasa Inggris.

2. Peserta yang akan berlomba membawa teks Naskah Pidato yang telah dipersiapkan
dan diserahkan kepada juri sebanyak 3 buah dan 1 buah untuk panitia.

3. Lomba Speech Contest ini berlangsung hanya satu babak.

4. Para peserta Speech Contest tidak diperkenankan menggunakan Alat


bantu/media/background makhluk hidup (manusia, hewan, dan tumbuhan) dan alat
elektronik, namun diperbolehkan menggunakan benda mati lainnya seperti gambar
atau boneka.

5. Para pembina dari masing-masing peserta yang bersangkutan tidak diperkenankan


membantu selama peserta menampilkan pidato.

6. Para pembina diperkenankan melihat penampilan para peserta, namun akan


ditempatkan pada posisi yang agak berjauhan dengan peserta.

7 . Setiap peserta mempunyai waktu tidak lebih dari 5 menit untuk melakukan pidato.
Time keeper akan menunjukan waktu dimulainya peserta memulai untuk berpidato,
apabila waktu telah mencapai 4 menit time keeper akan mengingatkan waktu yang
tersisa dan setelah 5 menit maka time keeper akan menyetop peserta sebagai tanda
bahwa pidato harus segera diakhiri.

8. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

9. Kriteria Penilaian Lomba Speech Contest:

No Aspek Fokus dan Rubrik Bobot


. Penilaian
1. Isi Kejelasan Konsep Pidato: 0 - 35
Baik (22-35)
Sedang (13-21)
Kurang (0-12)
2. 3 Keterampilan 3 Bahasa. (Penguasaan dan 0 - 25
Bahasa Kelancaran / Language Mastery and Fluency)
Baik (18-25)
Sedang (9-17)
Kurang (0-8)
3. Bahasa Kesesuaian ekspresi emosi, bahasa tubuh, mimik 0 - 20
Tubuh & wajah, kontak mata, intonasi dan volume suara
Suara dengan isi pidato,
Baik (16-20)
Sedang (8-15)
Kurang (0-7)
4. Kreativit Kemampuan penggunaan media dalam 0 - 15
as berpidato (termasuk penggunaan kostum atau
cara berpakaian)
Baik (11-15)
Sedang (6-10)
Kurang (0-5)
5. Waktu Tepat waktu (5 menit) 0-5

IV. TATA TERTIB

25
1. Setiap peserta diharuskan hadir di tempat acara selambat-lambatnya 5 (lima) menit
sebelum kegiatan dimulai.

2. Sebelum perlombaan dimulai, setiap peserta diwajibkan untuk melaksanakan daftar


ulang terlebih dahulu.

3. Ketidakhadiran peserta setelah 3x pemanggilan maka akan ditempatkan pada nomor


urut akhir. Peserta dilarang membawa teks pada saat penampilan lomba.

4. Setiap peserta mengenakan kostum atau baju muslim/ah.

5. Setiap peserta didampingi oleh seorang pendamping dari sekolah yang


bersangkutan.

6. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib perlombaan akan ditentukan pada
technical meeting.

V. HADIAH DAN PEMENANG

1. Pemenang ditentukan dari pengumpulan poin terbanyak dari tiap-tiap kriteria nilai.

2. Hadiah Speech Contest ini berupa: piala, sertifikat, dan uang tunai sebesar Rp.
2.000.000 untuk juara 1, Rp. 1.500.000 untuk juara 2, Rp. 1.000.000 untuk juara 3
dan Rp. 500.000 untuk 2 orang juara harapan.

VI. TEKNIS DAFTAR ULANG

1. Daftar ulang dilakukan oleh peserta atau diwakilkan oleh pihak sekolah.

2. Daftar ulang dilakukan pada saat registrasi peserta, pada hari H (tanggal 22 Oktober
2016), di Ruang mulai pukul 07.30.

3. Dalam melaksanakan daftar ulang, peserta melaksanakan kegiatan untuk


melengkapi persyaratan pendaftaran peserta.

4. Peserta mendapatkan nomor peserta dan tanda peserta saat daftar ulang
(ditentukan secara random / dikocok oleh panitia).

5. Peserta (atau yang mewakili) diwajibkan mengikuti upacara pembukaan, upacara


penutupan, dan acara pembagian hadiah.

Peralatan:

1. Panggung/Mimbar .
2. Meja dan kursi untuk 3 orang Juri.
3. Penanda Waktu, dapat menggunakan lampu hijau-kuning-merah atau
bendera kertas dengan warna-warna tersebut.
4. Form Daftar Peserta dan Penilaian.
5. Pulpen, pensil dan penghapus untuk Juri.

26
KETENTUAN LOMBA BIDANG SAINS : ROBOTIKA JENJANG SMP dan SMA

PORSIQU JSIT INDONESIA 2016


PELATIHAN DAN PERLOMBAAN ROBOT

1 Tujuan
1.1 Membekali siswa SMPIT/SMAIT dan sederajat dengan kemampuan
rancang bangun robot berbasis mikrokontroler Arduino melalui pelatihan.
1.2 Melombakan robot hasil pelatihan.

2 Peserta
2.1 Peserta merupakan utusan dari JSIT Wilayah.
2.2 Satu regu beranggotakan 2 orang siswa dan 1 orang guru
pendamping.
2.3 Peserta dalam 1 regu boleh berasal dari SIT yang berbeda tetapi
harus dari 1 wilayah propinsi.

3 Tempat
3.1 PORSIQU diselenggarakan di Cibubur.
3.2 Pelatihan dan Perlombaan Robot diselenggarakan di aula ......

4 Waktu
4.1 Peserta melakukan pendaftaran ulang dan check-in mulai pukul 13.00
WIB hari ..... tanggal ......
4.2 Pelatihan diselenggarakan pada hari ..... tanggal .......... pukul 15.00
sampai 22.00 WIB.
4.3 Perlombaan diselenggarakan pada hari ..... tanggal ...... mulai pukul
08.00 sampai 11.00 WIB.
5 Biaya
5.1 Biaya kepesertaan adalah Rp .....
5.2 Fasilitas yang diperoleh peserta:
Kit robot.
Sertifikat
Penginapan
Makan

6 Perlengkapan Peserta
Setiap regu membawa perlengkapan sebagai berikut:
6.1 Komputer (laptop) yang sudah terpasang perangkat lunak (software)
27
Arduino IDE yang dapat diunduh gratis dari situs web:
www.arduino.org/downloads atau
www.arduino.cc/en/Main/Software
6.2 Baterai 1,5V ukuran AA sebanyak 6 buah (baterai yang biasa dipakai
untuk jam dinding, disarankan yang alkaline).
6.3 Kabel ekstensi untuk stop kontak listrik.

7 Robot
7.1 Bahan robot disediakan oleh panitia PORSIQU.
7.2 Robot yang akan dibangun adalah robot beroda yang dilengkapi
dengan sensor pengukur jarak jenis ultrasonic HC-SR04. Kendali robot
menggunakan mikrokontroler Arduino Uno R3.

8 Pelatihan
8.1 Peserta dibekali pengetahuan bangun robot berbasis mikrokontroler
Arduino.
8.2 Peserta dibimbing dalam praktik merakit dan memprogram robot.
8.3 Materi pelatihan meliputi:
8.3.1 Konsep robot berbasis mikrokontroler.
Pengetahuan tentang robot berbasis mikrokontroler dan teknik
pengembangannya.
8.3.2 Pemprograman Arduino.
Pengetahuan tentang Arduino dan pemanfaatannya pada robot.
8.3.3 Praktik perakitan dan pemprograman robot.

9 Perlombaan
9.1 Tema perlombaan adalah Siswa SIT Peduli Kebersihan.
9.2 Pertandingan.
9.2.1 Robot ditugaskan untuk menemukan sampah di dalam arena
lomba dan memindahkannya ke tempat sampah yang disediakan.
9.2.2 Pertandingan dilakukan untuk memilih robot dengan waktu
tercepat menyelesaikan tugasnya.
9.2.3 Waktu yang disediakan untuk 1 putaran adalah 2 menit.
9.2.4 Nomor urut pertandingan diberikan melalui undian.
9.2.5 Setiap robot diberi kesempatan 2 kali menjalankan tugasnya
untuk diambil 1 waktu tercepat.
9.2.6 Kesempatan ke-2 diberikan setelah semua robot peserta
menyelesaikan kesempatan ke-1.
9.2.7 Peserta dilarang memegang robotnya selama pertandingan
berlangsung.
9.2.8 Apabila robot mengalami masalah, peserta diperbolehkan
meminta izin kepada wasit untuk memperbaiki robotnya dan
mengulang dari kedudukan awal tetapi waktu yang tersedia tetap
dihitung atau tidak ada tambahan waktu.
9.3 Wasit dan Juri.
9.3.1 Wasit memberi aba-aba mulai dan selesai.
9.3.2 Juri 1 mencatat waktu.
9.3.3 Juri 2 mencatat nilai.
9.3.4 Wasit berhak menolak permintaan izin peserta untuk
memperbaiki robotnya.
9.4 Arena.
9.4.1 Arena pertandingan berada pada lantai yang dibatasi garis.
9.4.2 Arena pertandingan berbentuk trapesium berukuran sisi
panjang 2 meter, sisi pendek 1 meter, tinggi 2 meter.
9.4.3 Tempat sampah berada pada sisi pendek.
9.4.4 Ada 1 sampah kemasan minuman berbentuk balok yang
diletakkan vertikal pada sisi terpanjang.
9.4.5 Jarak letak sampah dari tempat sampah adalah 1,5 meter dan

28
boleh berada di mana saja di dalam arena.
9.4.6 Tempat kedudukan robot pada saat memulai berada di sebelah
tempat sampah.
9.5 Penilaian.
9.5.1 Robot telah menyentuh sampah: +5 poin.
9.5.2 Robot berhasil memindahkan sampah dari tempat semula: +10
poin.
9.5.3 Robot berhasil memindahkan sampah ke tempat sampah: +10
poin.
9.5.4 Setiap kali seluruh badan robot keluar dari garis batas arena: -1
poin.
9.5.5 Sampah berada di luar arena hingga pertandingan berakhir: -5
poin.
9.6 Juara
9.6.1 Juri memilih 3 robot dengan peroleh nilai terbanyak dan
diurutkan dari terbanyak untuk ditetapkan sebagai Juara 1, Juara 2,
Juara 3.
9.6.2 Apabila ada 2 atau lebih nilai yang sama, maka bobot lebih
tinggi diberikan kepada yang waktunya lebih cepat.
9.6.3 Apabila masih ada yang sama, maka bobot lebih tinggi
diberikan kepada yang tidak pernah mendapatkan pengurangan nilai
atau yang paling sedikit pengurangan nilainya.
9.6.4 Apabila masih ada yang sama, maka juri diperbolehkan
menentukan cara lain untuk menetapkan juaranya.

KETENTUAN LOMBA BIDANG AL QURAN : TAHFIDZUL QURAN SD/MI, SMP/MTs.


SMA/SMl/MA

1. MHQ diperlombakan untuk tingkat SD, SMP, SMA


2. Juz yang dilombakan adalah :
a. SD : Juz 29 dan 30
b. SMP : Juz 28, 29, dan 30
c. SMA : Juz 27, 28, 29, dan 30
3. MHQ adalah lomba perorangan
4. Peserta boleh dari kelas 1-6 untuk SD, Kelas 7-9 untuk SMP, dan Kelas 10-12 untuk
SMA
5. Setiap sekolah mengirimkan 1 peserta MHQ untuk dipertandingkan ditingkat
wilayah
6. Setiap peserta mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran lengkap kepada
panitia.
7. Peserta mengambil soal pada amplop tertutup yang telah disiapkan juri dengan
ketentuan amplop :
Setiap amplop terdiri dari 3 soal yang memiliki tingkat kesukaran sama dengan
amplop yang lainnya
Soal diambil dari potongan ayat dalam Al Quran juz yang dilombakan sesuai
levelnya
8. Juri membacakan soal kepada peserta maksimal 2 kali
9. Peserta melengkapi setiap ayat yang dibaca oleh juri (minimal 3 Baris)
10.Pemenang adalah peserta dengan nilai akumulasi tertinggi
11.Dewan juri ditetapkan oleh pengurus JSIT Wilayah dengan jumlah 3 juri.
12.Penilaian perlombaan MHQ ini meliputi : 1) Kelancaran, 2) Makhorijul Huruf, 3)
Tajwid, DAN 4) Adab
13.Penilaian menggunakan angka kuantitatif antara 10 100

29
14.Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
15.Pengurus JSIT Wilayah beserta kepanitiaan lomba MHQ bertanggung jawab dalam :
a. mempersiapkan format pendaftaran,
b. mempersiapkan kontak person kepanitiaan,
c. menentukan lokasi lomba,
d. menyiapkan peralatan lomba (sound system),
e. menyediakan konsumsi lomba,
f. mengadakan technical meeting antar tim,
g. menyiapkan dewan juri,
h. menentukan biaya pendaftaran
i. menyiapkan 1 set piala utk juara 1-3
j. melaksanakan lomba
k. melaporkan hasil lomba MHQ.

FORMAT PENILAIAN LOMBA MHQ

KETERANG
ASPEK PENILAIAN
AN
N ASAL
Nama Kelancar Makhorij
O Sekolah Tajwid Adab
an ul Huruf

.., September 2016

Juri Lomba MHQ

..

FORMAT REKAPITULASI PENILAIAN LOMBA MHQ

N Nama Asal Nilai juri Nilai juri Nilai juri Peringka


Total
o peserta wilayah 1 2 3 t

KETENTUAN LOMBA BIDANG AL QURAN : CERDAS CERMAT SAINS DAN AL QURAN


JENJANG SD/MI

1. Cerdas Cermat Al Quran dan Sains diperlombakan antar regu untuk tingkat SD
2. Satu regu terdiri dari 3 siswa putra/putri/putra-putri
3. Regu cerdas cermat boleh terdiri dari kelas 4/5/6
4. Setiap sekolah mengirimkan 1 regu untuk dipertandingkan ditingkat wilayah
5. Setiap regu mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran lengkap kepada
panitia.
6. Seleksi kelompok
a. Peserta berkumpul dalam sebuah ruangan secara beregu
b. Setiap regu akan diberikan lembar soal dan lembar jawaban yang dikerjakan
bersama-sama
c. Setiap regu akan mengerjakan 40 soal pilihan gandan dan 3 isian
d. 5 regu dengan nilai tertinggi akan mengikuti kegiatan final
7. Final

30
a. Babak 1
i. Masing-masing kelompok mengambil amplop soal yang sudah
disiapkan panitia (terdiri dari 5 soal jawaban singkat dan 1 soal
melanjutkan bacaan quran)
ii. Setiap kelompok menjawab soal yang dipilihnya, Setiap soal benar
mendapat nilai 100
iii. Apabila kelompok A tak bisa menjawab, akan diberikan ke kelompok
B, jika B Tak bisa menjawab juga akan diberikan ke kelompok C, dst
b. Babak Rebutan
i. Juri akan membacakan 10 soal
ii. Peserrta menjawab dengan menekan bel, yang cepat mendapat
gil;iran menjawab
iii. Jawaban benar bernilai 100
iv. Jawaban salah bernilai 100
v. Soal yang salah tidak diberikan kepada kelompok lain
vi. Pemenang adalah yang memiliki nilai tertinggi
8. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
9. Pengurus JSIT Wilayah beserta kepanitiaan lomba bertanggung jawab dalam :
a. mempersiapkan format pendaftaran,
b. mempersiapkan kontak person kepanitiaan,
c. menentukan lokasi lomba,
d. menyiapkan peralatan lomba (sound system, bel),
e. menyediakan konsumsi lomba,
f. mengadakan technical meeting antar regu,
g. menyiapkan dewan juri yang terdiri dari 2 guru PAI dan 1 Guru Quran,
h. menentukan biaya pendaftaran
i. menyiapkan 1 set piala utk juara 1-3
j. melaksanakan lomba
k. melaporkan hasil lomba
10.JSIT Wilayah menetapkan satu regu yang merupakan juara 1 lomba untuk menjadi
kontingen resmi JSIT Wilayah tersebut yang akan mewakili wilayahnya ditingkat
PORSIQU Nasional.

FORMAT PENILAIAN PORSIQU BIDANG CERDAS CERMAT AL QURAN DAN SAINS

NO REGU ASAL WILAYAH NILAI KETERANGAN

.., September 2016

Juri Lomba Cerdac Cermat Al Quran dan


Sains

..

FORMAT REKAPITULASI PENILAIAN PORSIQU BIDANG CERDAS CERMAT AL QURAN


DAN SAINS

31
NAMA ANGGOTA
NO regu ASAL DAERAH
1.
2.
3.

KEPANITIAAN

Kepanitiaan PORSIQU JSIT Indonesia terdiri dari :

Penasihat : KETUA UMUM JSIT INDONESIA, Drs. Sukro Muhab, M.Si.

Ketua Pelaksana : Suhartono, M.Pd.

Sekretaris : Ari Ariansyah, M.Pd.

Bendahara : Sri Rejeki, S.Pd.

Para Koordinator sebagai berikut :

Koordinator Pembukaan/Penutupan PORSIQU :

Anggota

Koordinator Bidang Lomba Olahraga : Sujarwo

Koordinator Bidang Lomba Seni : Fahmi Basyir

Koordinator Bidang Lomba Sains : Yudhanarko

Koordinator Bidang Lomba Al Quran : H.M. Fuirqon

Para Penanggung jawab sebagai berikut

32
Penanggung jawab Panahan jenjang SD/Mi : Defrizal Siregar (Sebagai CP)

Anggota : Zulfa Defiosa dan tim

Penanggung jawab Renang jenjang SD/MI : Trio

Anggota

Penanggung jawab Kids Atletik jenjang SD/Mi : Romi

Anggota : Inayah Agustina

Penanggung jawab Atletik jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA : Inayah Agustina

Anggota : Budiyanto

Penanggung jawab Mendongeng (Story Telling) jenjang SD/MI : Fahmi Basyir

Anggota :

Penanggung jawab Nasyid jenjang SMP/MTs : Hendra RJ

Anggota :

Penanggung jawab Pidato 3 bahasa jenjang SMA : Sapto Sugiharto

Anggota :

Penanggung jawab Sains Robotika jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA : Yudhanarko

Anggota :

Penanggung jawab Tahfidzul Quran SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA : HM Furqon

Anggota : Sahroni

Penanggung jawab Cerdas cermat sains dan AL Quran jenjang SD : Adih Amin, Lc

Anggota : Anis Khaerunnisa

Seksi Konsumsi : Sri Riandini, S.Pd dan tim

Seksi Transportasi :

Seksi Akomodasi :

Seksi Perlengkapan : Abdurrahman

Seksi Dokumentasi : Wirawan Yogyasono

Seksi Keamanan : H. Untung, Fauzi Nahdi, Boby Fernando

Seksi Kesekretariatan : Irwan

33
BIAYA PENDAFTARAN

Biaya pendaftaran untuk ketiga belas bidang lomba tertera dalam table berikut. Biaya
pendaftaran digunakan untuk mempersiapkan perlengkapan, konsumsi, dan hadiah bagi
para pemenang. Biaya pendaftaran tidak termasuk dalam biaya transportasi dan
penginapan.

No Jenjang Bidang Nomor Lomba Satua Jumla Biaya Rp


Sekolah Lomba n h
1 SD/MI Olahra 1. Panahan Beregu Tim 3
ga Putra
2. Panahan Beregu Tim 3
Putri
3. Kids Atletik Tim 4
putra
4. Kids atletik putri Tim 4
5. Renang nomor Individ 1
100 mtr gaya bebas u
putra
6. Renang nomor Individ 1
100 mtr gaya bebas u
putri
19.Renang nomor 50mtr Individ 1
gaya bebas putra u
20.Renang nomor 50 mtr Individ 1
gaya bebas putri u
21.Renang nomor 50 mtr Individ 1
gaya dada putra u
22.Renang nomor 50 mtr Individ 1
gaya dada putri u
Seni 23.Mendongeng (Story Individ 2
Telling) u

34
Al 24.Tahfidzul Quran juz 29 Individ 2
Quran dan 30 u
25.Cerdas Cermat Sains Tim 3
Al Quran
2 SMP/MTs Olahra 26.Atletik Lari 10 km Individ 1
ga putra u
27.Atletik Lari 5 km putri Individ 1
u
28.Atletik Lempar Individ 1
Lembing putra u
29.Atletik Lempar Individ 1
Lembing putri u
Seni 30.Nasyid Putera Tim 3-7
Sains 31.Robotika Tim 2
Al 32.Tahfidzul Quran Juz 30- Individ 2
Quran 28 u
3 SMA/SMK Olahra 33.Atletik:Lari 10 km Individ 1
/MA ga putra u
34.Atletik : Lari 5 km putri Individ 1
u
35.Atletik : Lempar Individ 1
lembing putra u
36.Atletik:Lempar lembing Individ 1
putri u
Seni 37.Pidato 3 bahasa Individ 2
u
Al 38.Tahfidzul Quran juz 30- Individ 2
Quran 26 u
Jumlah per kontingen wilayah

LAMPIRAN SURAT REKOMENDASI KETUA WILAYAH

KOP SURAT JSIT INDONESIA DENGAN WILAYAHNYA MASING-MASING

. September 2016

Nomor :

Lampiran : daftar nama kontingen dan ftkopi buku rapor

Hal : Rekomendasi Daftar Nama Kontingen

Yang kami hormati,

Panitia PORSSIQU I JSIT INDONESIA

Di Jakarta

Assalamualaikum wr wb,

35
Segala puiji dan syukur kehadirat Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan
dan kemudahan kepada Panitia dan Pengurus Pusat JSIT Indonesia dalam melaksanakan
tugas sehari-hari.

JSIT Wilayah Jawa Timur menyampaikan hasil rapat Pengurus Wilayah JSIT Indonesia pada
tgl 15 September 2016 di sekretariat JSIT Jawa Timur telah menyepakati dan memberikan
rekomendasi sebagai berikut :

1. Daftar nama Kontingen yang mewakili Wilayah Jawa Timur sebanyak 4 kontingen
dengan anggota sebanyak orang untuk mengikuti 13 bidang lomba dengan
seluruh nomor yang diperlombakan.
2. Daftar nama Kontingen merupakan hasil seleksi yang dilakukan di wilayah dan
selengkapnya terlampir dalam surat ini termasuk fotokopi rapor terakhir
3. JSIT Jawa Timur siap untuk menyukseskan kegiatan PORSSIQU I yang akan
dilaksanakan pada Kamis-Ahad, 20-23 Oktober 2016 di Taman Wiladatika Cibubur
dan Buperta Cibubur
4. JSIT Jawa Timur menetapkan penanggung jawab bidang lomba yang meliputi
olahraga, seni, sains, dan Al Quran untuk mengikuti technical meeting pada Kamis,
20 Oktober 2016 setelah pembukaan.

Demikianlah surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama Bapak. Kami
menyampaikan terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb.

Ketua JSIT Jawa Timur/Ketua Kontingen

Yuli Sugiarto, S.Pd.

Lampiran surat Nomor.

KOP SURAT

DAFTAR NAMA KONTINGEN PROVINSI JAWA TIMUR

PESERTA JENJANG SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH

N NAMA SISWA KELA ASAL BIDANG NOMOR KETERANG


O (LAKI/PEREMPUA S SEKOLA LOMBA LOMBA AN
N) (SESUAI H
AKTA LAHIR)

Jawa Timur, September 2016

Ketua JSIT Jawa Timur/Ketua


Kontingen

Yuli Sugiarto, S.Pd.

DAFTAR NAMA KONTINGEN PROVINSI JAWA TIMUR

PESERTA JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH

N NAMA SISWA KELA ASAL BIDANG NOMOR KETERANG


O (SESUAI AKTA S SEKOLA LOMBA LOMBA AN
LAHIR) H
(khusus

36
peserta
renang
mengisi
form
tersendiri.)

Jawa Timur, September 2016

Ketua JSIT Jawa Timur/Ketua


Kontingen

Yuli Sugiarto, S.Pd.

DAFTAR NAMA KONTINGEN PROVINSI JAWA TIMUR

PESERTA JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS/SEKOLAH MENENGAH


KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH

N NAMA SISWA KELA ASAL BIDANG NOMOR KETERANG


O (SESUAI AKTA S SEKOLA LOMBA LOMBA AN
LAHIR) H

Jawa Timur, September 2016

Ketua JSIT Jawa Timur/Ketua


Kontingen

Yuli Sugiarto, S.Pd.

FORMULIR PENDAFTARAN RENANG

No Nama Asal Jenis NOmor Waktu Keterangan


Siswa Sekolah Kelamin Lomba terbaik
yang akan yang
diikuti pernah
diraih
(best
time)

Catatan : utk cabang olahraga harus ada surat keterangan sehat dari dokter

37