Anda di halaman 1dari 10

LEMBAR KERJA SISWA

(PERTEMUAN I)

Nama :
Kelas :
Kelompok :

A. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan
terapannya
B. Kompetensi Dasar
4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip
kelarutan dan hasil kali kelarutan
C. Indikator Pembelajaran
1. Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang
sukar larut
2. Menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit yang sukar larut dalam air
3. Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan
atau pengendapannya
4. Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data
harga Ksp atau sebaliknya
D. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau
larutan garam yang sukar larut dengan benar
2. Siswa mampu menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit yang sukar
larut dalam air dengan benar
3. Siswa mampu menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan
tingkat kelarutan atau pengendapannya dengan benar
4. Siswa mampu menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut
berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya dengan benar
UJI KEPAHAMAN ANDA

1. Diskusikanlah soal berikut dengan teman sekelompok Anda.


Kemudian, tuliskan jawaban kelompok Anda pada kolom jawaban
yang telah disediakan.

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kelarutan!


Jawab:

2. Garam CaF2 merupakan garam yang sukar larut dalam air dengan
Ksp= 3,9x10-11 pada 250C. Tuliskan persamaan reaksi kesetimbangan
yang terjadi ketika CaF2 padat dilarutkan dalam air sampai keadaan
jenuh. Tuliskan pula ungkapan Ksp untuk larutan jenuh CaF2 dalam
air!
Jawab:

3. Kelarutan timbal kromat (PbCrO4) dalam air adalah 1,34 mol L -1.
Berapa gram timbal kromat dapat larut dalam 200 mL air? (Ar O=
16; Cr= 52; Pb= 206)
Jawab:
4. Perhatikan senyawa-senyawa berikut!
(a) Barium karbonat, BaCO3 (Ksp= 2,58 x 10-9)
(b) Timbal sulfat, PbSO4 (Ksp= 2,52 x 10-8)
(c) Timbal (II) flourida, PbF2 (Ksp= 3,30 x 10-8)
(d) Stronsium (II) karbonat, SrF2 (Ksp= 4,33 x 10-9)
Manakah dari senyawa tersebut yang paling mudah larut dalam air?
Berikan alasan!
Jawab:

5. Turunkan rumus praktis yang menunjukkan hubungan antara Ksp


dengan kelarutan (s) senyawa-senyawa ionik dalam larutan jenuh
garam-garam biner, terner, dan kuartener!
Jawab:
6. Perak bromida (AgBr) adalah senyawa yang sensitif terhadap cahaya.
Sebelum era fotografi digital, AgBr banyak digunakan untuk
pencucian film fotografi. Ketika cahaya mengenai kristal AgBr,
sebagian kecil ion Ag+ direduksi menjadi logam perak. Ion-ion Ag+
yang tersisa dalam kristal ini direduksi menjadi logam perak ketika
logam dicuci. Kristal AgBr yang tidak menyerap cahaya selanjutnya
dihilangkan dari permukaan film untuk memperjelas gambarnya.
Untuk mengetahui apakah AgBr dapat dihilangkan secara mudah
dilakukan melalui pencucian film dengan air, hitunglah kelarutan
AgBr dalam air dalam satuan gram per liter. Diketahui: Mr AgBr=
187,8 dan Ksp AgBr= 5,0 x 10-13 (pada suhu 250C)
Jawab:
LEMBAR KERJA SISWA

(PERTEMUAN II)

Nama :
Kelas :
Kelompok :

A. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan
terapannya

B. Kompetensi Dasar
4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip
kelarutan dan hasil kali kelarutan

C. Indikator Pembelajaran
1. Menentukan pH larutan dari harga Kspnya
2. Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan

D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui diskusi, siswa dapat menentukan pH larutan dari harga Kspnya
dengan benar
2. Melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan pengaruh penambahan ion
senama dalam larutan dengan benar
UJI KEPAHAMAN ANDA

Diskusikanlah soal berikut dengan teman sekelompok Anda.


Kemudian, tuliskan jawaban kelompok Anda pada kolom jawaban
yang telah disediakan.

1. Berapakah pH larutan jenuh magnesium hidroksida (Mg(OH)2) pada


250C? (Ksp= 6,0 x 10-12)
Jawab:

2. Perhatikan larutan dibawah ini!


(a) Al(OH)3 (Ksp= 1,8 x 10-32)
(b) KOH (Ksp= 8,0 x 10-6)
(c) Fe(OH)2 (Ksp= 1,6 x 10-14)
(d) Mg(OH)2 (Ksp= 1,2 x 10-11)
(e) Cu(OH)2 (Ksp= 4,8 x 10-20)
Tentukan larutan yang mempunyai pH terbesar!
Jawab:

1. Kelarutan timbel kromat (PbCrO4) dalam air adalah 1,34 mol L -1.
Berapa gram timbal kromat dapat larut dalam 200 mL air? (Ar O=
16; Cr= 52; Pb= 206)
Jawab:
3. Berapakah kelarutan timbal (II) iodida (PbI 2) dalam natrium iodida
(NaI) 0,10 M? (Ksp PbI2= 7,9 x 10-9)
Jawab:

4. Jika Ksp perak klorida (AgCl) sebesar 1,78 x 10-10, maka kelarutan
senyawa tersebut dalam larutan natrium klorida (NaCl) 0,001 M
adalah sebanyak . . . . .
Jawab:
LEMBAR KERJA SISWA

(PERTEMUAN III)

Nama :
Kelas :
Kelompok :

A. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan
terapannya

B. Kompetensi Dasar
4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip
kelarutan dan hasil kali kelarutan

C. Indikator Pembelajaran
1. Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp

D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui diskusi, siswa dapat memperkirakan terbentuknya endapan
berdasarkan harga Ksp dengan benar
UJI KEPAHAMAN ANDA

Diskusikanlah soal berikut dengan teman sekelompok Anda.


Kemudian, tuliskan jawaban kelompok Anda pada kolom jawaban
yang telah disediakan.

1. Jelaskan kondisi yang dapat menunjukkan bahwa Ni2+ dapat


diendapkan sebagai endapan nikel sulfida (NiS) dari larutan yang
mengendap Ni2+ dan Mn2+ dengan konsentrasi 0,10 M, sedangkan Mn2+
masih berada sebagai ion-ion bebas dalam larutan. Diketahui Ksp NiS=
3,2 x 10-19, Ksp MnS= 3,0 x 10-13.
Jawab:

2. Hitunglah konsentrasi Ni2+ dalam larutan agar S2- yang ada dalam
larutan mencapai 3,0 x 10-12 M (Ksp NiS= 3,2 x 10-19). Berapakah [Ni2+]
yang membentuk endapan NiS?
Jawab:

3. Sebanyak 200 mL larutan AgNO3 0,02 M, masing-masing dimasukkan


ke dalam 5 wadah yang berisi 5 jenis larutan yang mengandung ion S2-,
PO43-, CrO42-, Br-, dan SO42- dengan volume dan molaritas yang sama.
Jika harga Ksp Ag2S= 2,0 x 10-49, Ksp Ag3PO4= 1,0 x 10-20, Ksp Ag2CrO4=
6,0 x 10-5, Ksp AgBr= 5,0 x 10-11, dan Ksp Ag2SO4= 3,0 x
10-5. Tentukan garam yang tidak mengendap!
Jawab: