Anda di halaman 1dari 481

MENTERIKEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA
SALINAN

PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK lNDONESIA


NOMOR 6/PMK.010/2017

TENTANG
PENETAPAN KLASIFIKASI BARANG DAN PEMBEBANAN TARIF BEA MASUK
ATAS BARANG IMPOR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang a. bahwa sehubungan dengan adanya amandemen terhadap


Harmonized System (HS) 20 12 menjadi Harmonized

System (HS) 20 17 dan Revisi ASEAN Harmonised Tariff

Nomenclature (AHTN) 20 12 menjadi ASEAN Harmonised

Tariff Nomenclature (AHTN) 20 17, perlu melakukan


perubahan terhadap sistern klasifikasi barang
sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 213 /PMK. 0 10 /20 1 1 tentang Penetapan Sistem
Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk atas
Barang Impor sebagaimana telah beberapa kali diubah
terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor
13 4/PMK. 0 1 1/20 16;
b. bahwa sehubungan dengan adanya perubahan sistem
klasifikasi barang sebagaimana dimaksud dalam huruf a,
perlu menetapkan kembali pembebanan tarif bea masuk
atas barang impor dalam Peraturan Menteri Keuangan;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 2-

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana


dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk
melaksanakan ketentuan Pasal 12 dan Pasal 14 Undang
Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang
Nomor 17 Tahun 200 6 tentang Perubahan atas Undang
Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan,
perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang
Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan
Tarif Bea Masuk atas Barang Impor;

Mengingat 1. Undang- Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang


Pengesahan Agreement Establishing The World Trade

Organization (Lembaran Negara Republik Indonesia


Tahun 1994 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 3 5 64) ;
2. Undang- Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang
Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1995 Nomor 7 5 , Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 3 6 12) sebagaimana telah
diubah dengan Undang- Undang Nomor 17 Tahun 200 6
tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 10
Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 93 , Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4661) ;

MEMUTUSKAN:
Menetapkan PERATURAN MENTER! KEUANGAN TENTANG PENETAPAN
SISTEM KLASIFIKASI BARANG DAN PEMBEBANAN TARIF BEA
MASUK ATAS BARANG IMPOR.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 3 -

Pasal 1
( 1) Menetapkan sistern klasifikasi barang dan pembebanan
tarif bea masuk atas barang impor yang meliputi:
a. Ketentuan Umum untuk Menginterpretasi
Hannoniz.ed System (KUMHS) sebagaimana
tercantum dalam Lampiran I;
b. Catatan Bagian, Catatan Bab, dan Catatan Subpos
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II; dan
c. Struktur Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif
Bea Masuk sebagaimana tercantum dalam
Lampiran III.
(2) Lampiran I, Lampiran II, dan Lampiran III sebagaimana
dimaksud pada ayat ( 1) , merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 2
Struktur klasifikasi barang yang tercantum dalam Lampiran
III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 huruf c terdiri dari:
a. Nomor dan uraian barang pada tingkat 4 (empat) digit
dan 6 (enam) digit, yang merupakan teks dari
Hannonized System (HS) yang disahkan oleh World

. Customs Organization (WCO) ;


b. Nomor dan uraian barang pada tingkat.8 (delapan) digit,
yang merupakan teks dari ASEAN. Hannonized Tariff

Nomenclature (AHTN) dan merupakan pos tarif nasional;


dan
c. Nomor dan uraian barang pada Bab 98 struktur
klasifikasi barang, yang seluruhnya merupakan
ketentuan nasional.

www.jdih.kemenkeu.go.id IJ
- 4-

Pasal 3
Ketentuan dalam Peraturan Menteri ini berlaku terhadap
barang impor yang dokumen pemberitahuan pabean impornya
telah mendapatkan nomor dan tanggal pendaftaran dari
Kantor Pabean tempat dipenuhinya kewajiban pabean sesuai
dengan ketentuan Undang- Undang Nomor 10 Tahun 199 5
tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan
atas Undang- Undang Nomor 10 Tahun 199 5 tentang
Kepabeanan.

Pasal 4
( 1) Ketentuan mengenai sistern klasifikasi barang yang
diatur dalam Peraturan Menteri ini berlaku secara
mutatis mutandis bagi sistem klasifikasi barang yang
digunakan dalam ketentuan di bidang tarif dan non tarif,
termasuk bidang kepabeanan, cukai, perpajakan, fiskal,
perdagangan, industri, dan investasi.
(2) Penggunaan sistem klasifikasi barang dalam ketentuan di
bidang tarif dan non tarif sebagaimana dimaksud pada
ayat ( 1) , harus dilakukan penyesuaian dalam jangka
waktu paling lambat 2 (dua) tahun terhitung sejak
berlakunya Peraturan Menteri ini.

Pasal 5
Pada saat Peraturan Menteri m1 mulai berlaku, Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 2 13 /PMK.0 10 /20 1 1 tentang
Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif
Bea Masuk atas Barang Impor (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 20 1 1 Nomor 827 ) yang telah beberapa kali
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan:
1. Nomor 133 /PMK. 0 1 1/20 13 (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 20 13 Nomor 1 19 2) ;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 5-

2. Nomor 9 7 /PMK.0 1 0 /20 1 5 (Berita Negara Republik


Indonesia Tahun 20 1 5 Nomor 726 ) ;
3. Nomor 1 32/PMK. 0 1 0 /20 1 5 (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 20 1 5 Nomor 1 036 ) ;
4. Nomor 3 5/PMK. 0 1 0 /20 1 6 (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 20 1 6 Nomor 36 5) ; dan
5. Nomor 1 34 /PMK. 0 1 1 /20 1 6 (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 20 1 6 Nomor 1 37 5 ) ;
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 6
Direktur J enderal Bea dan Cukai diinstruksikan untuk
melaksanakan ketentuan dalam Peraturan Menteri ini.

Pasal 7
Peraturan Menteri m1 mulai berlaku pada tanggal 1 Maret
20 1 7.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 6 -

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan

pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya

dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 26 Januari 20 17

MENTERI KEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 27 Januari 20 17

DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

WIDODO EKATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 20 17 NOMOR 176

Salinan sesuai dengan aslinya


Kepala Biro Umum
---
--= :::.t:;,t. .._ b.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 7 -

LAMPIRAN I
PERATURAN MENTER! KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 6/PMK .010/2017
TENTANG
PENETAPAN SISTEM KLASIFIKASI BARANG
DAN PEMBEBANAN TARIF BEA MASUK
ATAS IMPOR BARANG

KETENTUAN UMUM UNTUK MENGINTERPRETASI HARMONIZED SYSTEM

(KUMHS)

Ketentuan Umum Un1uk Menginterpretasl Harmonized General Rules For The Interpretation Of The Harmonized

System System

Klasifikasi barang dalam Nomenklatur dil akukan m enurut Classification of goods in the Nomenclature shall be governed
prinsip berikut ini: by the following principles :
1. Judul dari Bagian, Bab dan Sub-bab dimaksudkan h anya 1. The titles of Sectio ns, Chapters and sub-Chapters are
untuk mempermudah referensi saja; untuk kepe r1uan pr ovided for ease of reference only; for legal purposes,
hukum, klasifikasi harus ditentukan berdasarkan uraian cla ssification shall be determine d according to the terms
yang terdapat dalam pos c!an berbagai Ca tatan Bagian of the headings and any relative Section or Chapter
atau Bab yang berkaitan serta be rdasarkan ketentuan Notes and, provided such headings or Notes do not
berikut ini, asalkan pos atau Catatan tersebut tidak otherwise r equire, according to the following pro visions.
m enentukan lain.

2. (a) Setiap referensi untuk suatu barang dalam suatu pos 2. (a) Any reference in a heading to an article shall be
harus d ianggap meliputi juga referensi untu k barang taken to include a reference to that article incomplete
tersebut dalam keadaan tidak lengkap atau belum or unfinished, provided that, as presented, the
rampung, asalkan pada saat diajukan, barang yang incomplete or unfinished ar ticle has the essential
tidak lengkap atau belum rampung tersebut character of the complete or finished article. It shall
mempunyai karakter utama dari barang itu c!alam also be taken to incluc!e a reference to that article
keadaan lengkap atau ram pung. Referensi ini harus complete or finished (or falling to be classified as
dianggap juga meliputi referensi untuk barang terse but complete or finished by virtue of this Rule),
dalam keadaan lengkap atau rampung (atau presented unassembled or disassembled.
berdasarkan Ketentuan ini dapat digolongkan sebagai
lengkap atau rampung) yang diajukan dalam kea daan
belum c!irakit atau terbongkar.
(b) Setiap referensi untuk suatu bahan atau zat d alam (b) Any reference in a heading to a material or
suatu pos, harus dianggap juga meliputi referensi substance shall be taken to include a reference to
untuk campuran atau komb inasi dali bahan ata u zat mixtures or combinations of that material or
itu dengan bahan atau zat lain. Setiap refere nsi untuk substance with other materials or substances. Any
barang dari b ahan atau zat te rtentu ha rus dian ggap reference to goods of a given material or substance
juga meliputi referensi untuk barang yang sebagian shall be taken to include a reference to goods
atau seluruhnya terdiri dari bahan atau zat tersebut. consisting wholly or partly of such material or
Barang yang te rd iri I eb ih dari satu jen is bah an at au zat substance. The classification of goods consisting of
harus diklasifikasikan sesuai dengan prinsip dali more than one material or substance shall be
ketentuan 3. according to the principles of Rule 3.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 8 -

3. Apabila dengan menerapkan Ketentuan 2 (b) atau untuk 3. When by application of Rule 2 (b) or for an y other

berbagai alasan lain, barang yang dengan pertimbangan reason, goods are prima fade, classifiable under two or

awal dapat diklasifikasikan dalam dua pas atau lebih, more headings, classiJication shall be effected as

maka klasifikasinya harus diber1akukan sebagai berikut: follows:

(a) Pas yang memberikan uraian yang paling spes ifik, harus (a) The heading which provides the most specific

lebih diutamakan dari pas yang memberikan uraian yang description shall be preferred to headings providing

lebih um um. Namun demikian, apabila dua pas atau I ebih a more general description. However, when two or

yang masing-masing pas hanya merujuk kepada bagian more headings each refer to part only of the

dari bahan atau zat yang terkandung dalam barang materials or substances contained if"! mixed or

campuran atau barang komposisi atau hanya merujuk composite goods or to part only of the items in a set

kepada bagian dari barang dalam set yang disiapkan put up for retail sale, those headings are to be

untuk penjualan eceran, maka pas tersebut harus regarded as equally specific in relation to th,ose

dianggap setara sepanjang berkaitan dengan barang goods, even if one of them gives a more complete or

tersebut, walaupun salah satu dari pas tersebut precise description of the goods.

memberikan uraian barang yang lebih lengkap atau lebih

tepat.

(b) Barang campuran d an barang komposisi yang terdili (b) Mixtures, composite goods co nsisting of d ifferent

dari bahan yang berbeda at au dibuat dari komp onen materials or made up of different comp onents, and

yang berbeda, serta barang yang disiapkan dalam set goods put up in sets for retail sale, which cannot be

untuk penjualan eceran yang tidak dapat classified by reference to 3 (a), shall be classified as

diklasifikasikan berdasarkan re ferensi 3 (a), harus if they consisted of the material or component which

diklasifikasikan berdasarkan bahan atau komponen gives them their essential character, insofar as this

yang m emberikan karakter utama barang ters ebut, criterion in applicable.

sepanjang kriteria in i dapat diterapkan.

(c) Apabila barang tidak dapat diklasi1ikasikan (c) When goods cannot be classified by reference to 3

berdasarkan referensi 3 (a) atau 3 (b), maka barang (a) or 3 (b ), they shall be classified under the

tersebut harus diklasifikasikan dalam pas tarif terakhir heading which occurs Iast in numerical order among

berdasarkan urutan penomorannya di antara pas tarif those which eq ually merit consideration.

yang mempunyai pertimbangan yang setara.

4. Barang ya ng tidak dapat diklasifikasikan berdasarkan 4. Goods which cannot be classified in accordance with the

Ketentuan di atas, harus diklasifikasikan dalam pas yang above Rules shall be classified under the heading

sesuai untuk barang yang paling menyerupai. appropriate to the goods to which they are most akin.

5. Sebagai tambahan aturan d i atas, Ketentuan berikut ini 5. In addition to the foregoing prov1s1ons, the following

harus diber1akukan terhadap barang tersebut di bawah ini: Rules shall apply in respect of the goods referred to

th'erein:

(a) Tas kamera, tas instrumen musik, kopor senapan, tas (a) Camera cases, musical instrument cases, gun

instrumen gambar, kotak ka lung dan kemasan cases, drawing instrument cases, necklace cases

semacam itu, dibentuk secara khusus atau pas untuk and similar containers, specially shaped or fitted to

menyimpan barang atau perangkat barang tertentu, contain a specific article or set of articles, suitable

cocok untuk penggunaan jangka panjang dan for long-term use and presented with the articles

diajukan bersama deng an ba rangnya, harus for which they are intended, shall be classified with

diklas ifikas ikan men uru t ba ran gnya, a pabila kem asan such articles when of a kind normally sold

tersebut memang biasa dijual dengan barang therewith. This Rule does not, however, apply to

ters ebut. Nam un demikian, ketentuan ini tida k be r1aku containers which give the whole its essential

untuk kemasan yang mem berikan seluruh karakter character.

utamanya.

www.jdih.kemenkeu.go.id /t
- 9 -

(b) Berdasarkan aturan dari Ketentuan 5 (a) di atas, (b) Subject to the provisions of Rule 5 (a) above,
bahan pembungkus dan kemasan p embungkus yang packing materials and packing containers
diajukan bersama deng an ba rangnya, harus presented with the goods therein shall be
diklasifikasikan menurut barangnya, apabila b ahan classified with the goods if they are of a kind
atau kemas an pembungkus tersebut m emang biasa normally used for packing such goods. However,
digunakan untuk membungkus barang tersebut. this provision is not bindin g when such packing
Namun demikian, Ketentuan ini tidak mengikat apabila materials or packing containers are clearly suitable
bah an atau kem asan pem bungkus terse but secara for repetitive use.
nyata cocok untuk d igunakan berulang-ulang.

6. Untuk keper1uan hukum, klasifikasi barang dalam subpos 6. For legal purposes, t ry e classification of goods in the
dari suatu pos harus ditentukan berdas arkan uraian dari subheadings of a heading shall be determined according
subpos tersebut dan Catatan Subpos bersangkutan, serta to the terms of those subheadings and any related
Ketentuan di atas dengan penyesuaian seper1unya, Su bheading Notes and, mutatis mutandis, to the above
dengan pengertian bahwa hanya subpos yang setara yang Rules, on the understanding that only subheadings at
d ap at dipe rba nding kan. Kecual i apab ii a kunteksnya the same level are com parable. For the purposes of this
m enentukan Iain, untuk kepe r1 uan ketentu an ini Rule the relative Section and Chapter Notes also apply,
diber1akukan juga Catatan Bagian dan Catatan Bab unless the context otherwise requires.
bersangkutan.

MENTERI KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA,
ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 10 -

LAMPIRAN II
PERATURAN MENTER! KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 6/PMK.010/2017
TENTANG
PENETAPAN SISTEM KLASIFIKASI BARANG
DAN PEMBEBANAN TARIF BEA MASUK
ATAS IMPOR BARANG

CATATAN BAGIAN, CATATAN BAB, DAN CATATAN SUBPOS

Bagian I Section I
Bi natang hidup; produk hewani Live a nimals; an imal products

Catatan. Notes.
1 .- Setiap referensi mengenai genus atau spesies binatang 1 .- Any reference in this Section to a particular genus or
tertentu dalam Bagian ini, kecuali apabila konteksnya species of an animal, except where the context
menentukan lain, juga meliputi anak binatang dari otherwise requires, includes a reference to the young of
genus atau spesies tersebut. that genus or species.
2.- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, setiap 2.- Except where the context otherwise requires, throughout
referensi untuk produk "dikeringkan" dalam Nomenklatur the Nomenclature any reference to "dried" products also
ini, j uga meliputi produk yang telah didehidrasi, covers products which have been dehydrated,
dievaporasi atau dibeku-keringkan. evaporated or freeze-dried.

Bab 1 Chapter 1
Bi natang hidup Live an imals

Catatan. Note.
1 .- Bab ini meliputi semua binatang hidup kecuali: 1 .- This Chapter covers all live animals except:
(a) l kan dan krustasea, moluska serta invertebrata air (a) Fish and crustaceans, molluscs and other aquatic
lainnya, dari pos 03. 0 1 , 03.06, 03.07 atau 03.08; invertebrates, of heading 03.01 , 03.06, 03.07 or
03.08;
(b) Kultur dari mikro-organisme dan produk lainnya dari (b) Cultures of m icro-organisms and other products of
pos 30.02; dan heading 30.02 ; and
(c) Binatang dari pos 95.08. (c) Animals of heading 95.08.

www.jdih.kemenkeu.go.id J .J
- 11 -

Bab 2 Chapter 2 .
Daging dan sisa daging yang dapat dimaka n Meat and edible meat offal

Catatan. Note.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Produk dari jenis yang diuraikan dalam pos 02.01 (a) Products of the kinds described in headings 02.01 to
sampai dengan 02.08, atau 02. 1 0, tidak layak atau 02.08, or 02. 1 0, unfit or unsuitable for human
tidak cocok untuk konsumsi manusia; consumption;
(b) Usus, kandung kemih atau lam bung binatang (pos (b) Guts, bladders or stomachs of animals (heading
05. 04) atau darah binatang (pos 05. 1 1 atau 30.02); 05.04) or animal blood (heading 05. 1 1 or 30.02); or
a tau
(c) Lemak hewani, selain produk dari pos 02.09 (Bab (c) Animal fat, other than products of heading 02.09
1 5). (Chapter 1 5).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 12 -

Bab 3 Chapter 3
lkan dan krustasea, moluska serta invertebrata air Fish and crustaceans, mol luscs and other aquatic
lainnya invertebrates

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Binatang menyusui dari pas 01 .06; (a) Mammals of heading 0 1 . 06;
(b) Daging binatang menyusui dari pas 01 .06 (pas (b) Meat of mammals of heading 01 .06 (heading 02.08
02.08 atau 02. 1 0); or 02. 1 0);
(c) l kan (termasuk hati , telur dan spermanya) atau (c) Fish (including livers, roes and milt thereof) or
krustasea, moluska dan invertebrata air lainnya , crustaceans, molluscs or other aquatic
mati dan tidak layak atau tidak cocok untuk invertebrates, dead and unfit or unsuitable for
konsumsi manusia dengan alasan spesies atau human consumption by reason of either their
kondisinya (Bab 5); tepung, tepung kasar atau pelet species or their condition (Chapter 5); flours, meals
dari ikan atau krustasea, moluska atau invertebrata or pellets of fish or of crustaceans, molluscs or other
air lainnya, tidak layak untuk konsumsi manusia aquatic invertebrates, unfit for human consumption
(pas 23.01 ) ; atau (heading 23.01 ) ; or
(d) Kaviar atau pengganti kaviar yang diolah dari telur (d) Caviar or caviar substitutes prepared from fish eggs
ikan (pas 1 6. 04). (heading 1 6.04).
2.- Dalam Bab ini istilah "pelet" berarti produk yang telah 2.- In this Chapter the term "pellets" means products which
diaglomerasi secara langsung baik dengan have been agglomerated either directly by compression
pengompresian atau dengan penambahan sejumlah or by the addition of a small quantity of binder.
kecil bahan pengikat.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 13 -

Bab 4 C hapter 4
P roduk susu; telur u nggas; madu alam; produk hewani Dairy produce; birds' eggs ; natural honey; edible
yang dapat dimakan, tidak dirinci atau termasuk dalam products of a nimal origin, not elsewhere specified or
pos lain incl uded

Catata n. Notes.
1 .- l stilah "susu" berarti susu full cream atau susu yang 1 .- The expression "milk" means full cream milk or partially
telah diambil kepalanya sebagian atau seluruhnya. or completely skimmed milk.
2.- Untuk keperluan pos 04.05: 2.- For the purposes of heading 04.05:
(a) l stilah "mentega" berarti mentega alam, mentega (a) The term "butter" means natural butter, whey butter
whey atau mentega rekombinasi (segar, asin atau or recombined butter (fresh, salted or rancid,
asam, termasuk mentega kaleng) diperoleh hanya including canned butter) derived exclusively from
dari susu, dengan kandungan lemak susu 80 % milk, with a m ilkfat content of 80 % or more but not
atau lebih tetapi tidak lebih dari 95 % menurut more than 95 % by weight, a maximum milk solids
beratnya, mengandung susu padat bukan lemak not-fat content of 2 % by weight and a maximum
maksimum 2 % menurut beratnya dan mengandung water content of 16 % by weight. Butter does not
air maksimum 1 6 % menurut beratnya. Mentega contain added emulsifiers, but may contain sodium
tidak mengandung tambahan pengemulsi, tetapi chloride, food colours, neutralising salts and cultures
dapat mengandung natrium klorida, pewarna of harmless lactid-acid-producing bacteria.
makanan, garam penetral dan kultur bakteri
penghasil asam laktat yang tidak berbahaya.
(b) l stilah "dairy spread" berarti emulsi tipe air dalam (b) The expression "dairy spreads" means a spreadable
m inyak yang dapat dioleskan, mengandung lemak emulsion of the water-in-oil type, containing m i lkfat
susu sebagai satu-satunya lemak dalam produk as the only fat in the product, with a milkfat content
tersebut, dengan kandungan lemak susu 39 % atau of 39 % or more but less than 80 % by weight.
lebih tetapi kurang dari 80 % menurut beratnya.
3.- Produk yang diperoleh dengan pengonsentrasian whey 3.- Products obtained by the concentration of whey and with
dan dengan penambahan susu atau lemak susu, the addition of milk or m ilkfat are to be classified as
diklasifikasikan sebagai keju dalam pos 04.06 asalkan cheese in heading 04.06 provided that they have the
memenuhi tiga karakteristik berikut: three following characteristics:
(a) mengandung lemak susu 5 % atau lebih , menurut (a) a milkfat content, by weight of the dry matter, of 5 %
berat da.lam keadaan kering; or more;
(b) mengandung bahan kering, sekurang-kurangnya 70 (b) a dry matter content, by weight, of at least 70 % but
% tetapi tidak melebihi 85% menurut beratnya; dan not exceeding 85 %; and
(c) dibentuk atau dapat dibentuk. (c) they are moulded or capable of being moulded.
4.- Bab ini tidak meliputi: 4.- This Chapter does not cover:
(a) Produk yang diperoleh dari whey, mengandung (a) Products obtained from whey, containing by weight
laktosa lebih dari 95 % menurut beratnya, more than 95 % lactose, expressed as anhydrous
d inyatakan seba_gai laktosa anhidrat yang dihitung lactose calculated on the dry matter (heading
dalam keadaan kering (pos 1 7.02); 1 7.02);
(b) Produk yang diperoleh dari susu dengan mengganti (b) Products obtained from milk by replacing one or
satu atau lebih unsur alaminya (misalnya, lemak more of its natural constituents (for example, butyric
butirat) dengan bahan lainnya (misalnya, lemak fats) by another substance (for example, oleic fats)
oleat) (pos 1 9.01 atau 2 1 .06); atau (heading 1 9.01 or 2 1 .06); or
(c) Albumin (termasuk konsentrat dari dua atau lebih (c) Albumins (including concentrates of two or more
protein whey, mengandung protein whey lebih dari whey proteins, containing by weight more than 80 %
80 % menurut beratnya, dihitung dalam keadaan whey proteins, calculated on the dry matter)
kering) (pos 35.02) atau globulin (pos 35.04). (heading 35.02) or globulins (heading 35.04).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 14 -

Catatan Subpos. Subheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 0404 . 1 0, istilah "whey 1 .- For the purposes of subheading 0404. 1 0, the expression
dimodifikasi" berarti produk yang terdiri dari unsur "modified whey" means products consisting of whey
utama whey, yaitu, whey yang telah dihilangkan seluruh constituents, that is, whey from which all or part of the
atau sebagian laktosa, protein atau mineralnya, whey lactose, proteins or minerals have been removed, whey
yang telah ditambahkan unsur whey alam, dan produk to which natural whey constituents have been
yang diperoleh dengan pencampuran unsur utama added.and products obtained by m ixing natural whey
whey alam. constituents.
2 . - Untuk keperluan subpos 0405. 1 0 istilah "mentega" tidak 2.- For the purposes of subheading 0405. 1 0 the term
termasuk mentega atau ghee yang didehidrasi ( subpos "butter'' does not include dehydrated butter or ghee
0405.90). ( subheading 0405.90).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 15 -

Bab 5 Chapter 5
P roduk hewa ni, Products of animal origin,
tidak dirinci atau termasuk dalam pos lain not elsewhere specified or included

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Produk yang dapat dimakan (selain usus, kandung (a) Edible products (other than guts, bladders and
kemih dan lambung binatang, utuh dan stomachs of animals, whole and pieces thereof, and
potongannya serta darah binatang, cair atau animal blood, liquid or dried ) ;
kering);
(b) Jangat atau kulit (termasuk kulit berbulu) selain (b) Hides or skins (including furskins) other than goods
barang dari pos 05.05 serta reja dan sisa semacam of heading 05.05 and parings and similar waste of
itu dari jangat atau kulit mentah dari pos 05. 1 1 ( Bab raw hides or skins of heading 05. 1 1 (Chapter 41 or
41 atau 43); 43);
(c) Bahan tekstil hewani, selain bulu kuda dan sisa bulu (c) Animal textile materials, other than horsehair and
kuda (Bagian XI ); atau horsehair waste (Section X I ); or
(d) Simpul dan jumbai yang disiapkan untuk (d) Prepared knots or tufts for broom or brush making
pembuatan sapu atau sikat (pos 96.03). (heading 96.03).
2.- Untuk keperluan pos 05.01 , penyortiran bulu menurut 2.- For the purposes of heading 05. 0 1 , the sorting of hair by
panjangnya (asalkan akar dan ujungnya masing-masing length (provided the root ends and tip ends respectively
tidak disusun menjadi satu) harus dianggap bukan are not arranged together) shall be deemed not to
merupakan proses pengerjaan. constitute working.
3.- Dalam Nomenklatur ini, taring gajah, taring kuda nil, 3.- Throughout this Nomenclature, elephant, hippopotamus,
taring beruang laut; taring narwhal dan taring babi walrus, narwhal and wild boar tusks, rhinoceros horns
hutan, cula badak serta gigi semua binatang dianggap and the teeth of all animals are regarded as "ivory".
sebagai "gading".
4.- Dalam Nomenklatur ini, istilah "bulu kuda" berarti bulu 4.- Throughout the Nomenclature, the expression
tengkuk atau ekor binatang jenis kuda atau lembu. Pos "horsehair" means hair of the manes or tails of equine or
05. 1 1 meliputi, diantaranya, bulu kuda dan sisa bulu bovine animals. Heading 05. 1 1 covers, inter alia,
kuda, baik disiapkan sebagai lapisan atau pun tidak horsehair and horsehair waste, whether or not put up as
dengan atau tanpa bahan pendukung. a layer with or without supporting material.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 16 -

Bagian II Section I I
Produk nabati Vegetable products

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bagian ini istilah "pelet" berarti produk yang telah 1 .- In this Section the terrri "pellets" means products which
diaglomerasi secara langsung baik dengan have been agglomerated either directly by compression
pengompresian atau dengan penambahan pengikat or by the addition of a binder in a proportion not
dalam proporsi yang tidak melebihi 3 % menurut exceeding 3 % by weight.
beratnya.

Bab 6 Chapter 6
Pohon hidup dan tanaman lainnya; umbi, akar dan Live trees and other pla nts; bulbs, roots and the l ike;
sejenisnya ; bunga potong dan daun ornamen cut flowers a nd ornamental foliage

Catata n. Notes.
1 .- Berdasarkan bagian kedua dari pos 06.01 , Bab ini 1.- Subject to the second part of heading 06.01 , this
meliputi hanya pohon hidup dan barang (termasuk Chapter covers only live trees and goods (including
tanaman bibit) dari jenis yang biasa dipasok oleh seedling vegetables) of a kind commonly supplied by
penjual bibit tanaman atau pedagang bunga untuk nursery gardeners or florists for planting or for
ditanam atau dipakai sebagai ornamen; namun ornamental use; nevertheless it does not include
demikian Bab ini tidak meliputi kentang, bawang potatoes, onions, shallots, garlic or other products of
bombay, bawang merah, bawang putih atau produk Chapter 7.
lainnya dari Bab 7 .
2 . - Setiap referensi mengenai barang dari berbagai jenis 2.- Any reference in heading 06.03 or 06.04 to goods of any
dalam pos 06.03 atau 06. 04 harus diartikan meliputi kind shall be construed as including a reference to
karangan bunga, keranjang bunga, rangkaian bunga bouquets, floral baskets, wreaths and similar articles
dan barang semacam itu yang seluruhnya atau made wholly or partly of goods of that kind, account not
sebagian dibuat dari barang jenis tersebut, tanpa being taken of accessories of other materials. However,
memperhitungkan aksesori dari bahan lainnya. Namun these headings do not include collages or similar
demikian , pos ini tidak meliputi kolase atau plakat decorative plaques of heading 97 .01 .
hiasan semacam itu dari pos 97.01 .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 17 -

Bab 7 Chapter 7
Sayuran dan akar serta bonggol tertentu yang dapat Edible vegetables and certain roots and tubers
dimakan

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi produk makanan ternak dari pos 1 .- This Chapter does not cover forage products of heading
1 2 . 1 4. 1 2. 1 4.
2.- Dalam pos 07.09, 07. 1 0, 07. 1 1 dan 07. 1 2 kata 2.- In headings 07.09, 07. 1 0, 07. 1 1 and 07. 1 2 the word
"sayuran" meliputi jamur, cendawan tanah, buah zaitun, "vegetables" includes edible mushrooms, truffles, olives,
kaper, labu sumsum, labu kuning, terong, jagung manis capers, marrows, pumpkins, aubergines, sweet corn
(Zea mays var. saccharata), buah dari genus Capsicum (Zea mays var.saccharata), fruits of the genus Capsicum
atau dari genus Pimenta, adas pedas, parsley, chervil, or of the genus Pimenta, fennel , parsley, chervil,
tarragon, cress dan marjoram manis (Majorana tarragon, cress and sweet marjoram (Majorana hortensis
hortensis atau Origanum majorana) yang dapat or Origanum majorana).
dimakan.
3.- Pos 07. 1 2 meliputi semua sayuran kering dari jenis 3.- Heading 07. 1 2 covers all dried vegetables of the kinds
yang digolongkan dalam pos 07.01 sampai dengan falling in headings 07.01 to 07. 1 1 , other than :
07. 1 1 , selain:
(a) sayuran polongan kering, dikupas (pos 07. 1 3); ( a ) dried leguminous vegetables, shelled (heading
07. 1 3 ) ;
(b) jagung manis dalam bentuk yang dirinci dalam pos (b) sweet corn in the forms specified in headings 1 1 . 02
1 1 .02 sampai dengan 1 1 .04; to 1 1 .04;
(c) tepung, tepung kasar, bubuk, serpih, butir dan pelet (c) flour, meal, powder, flakes, granules and pellets of
kentang (pos 1 1 .05); potatoes (heading 1 1 .05);
(d) tepung, tepung kasar, dan bubuk dari sayuran (d) flour, meal and powder of ttie dried leguminous
polongan kering dari pos 07. 1 3 (pos 1 1 .06). vegetables of heading 07. 1 3 (heading 1 1 .06).
4.- Namun demikian, buah dari genus Capsicum atau dari 4.- However, dried or crushed or ground fruits of the genus
genus Pimenta dikeringkan atau dihancurkan atau Capsicum or of the genus Pimenta are excluded from
d itumbuk tidak termasuk dalam Bab ini (pos 09.04). this Chapter (heading 09.04).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 18 -

Bab 8 C hapter 8
Buah dan buah bertempurung yang dapat dimakan; kulit Edible fruit and nuts ; peel of citrus fruit or melons
dari buah jeruk atau melon

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi buah atau buah bertempurung 1 .- This Chapter does not cover inedible nuts or fruits.
yang tidak dapat dimakan.
2.- Buah dan buah bertempurung yang didinginkan harus 2.- Chilled fruits and nuts are to be classified in the same
diklasifikasikan dalam pos yang sama sebagai buah dan headings as the corresponding fresh fruits and nuts.
buah bertempurung segar.
3.- Buah dan buah bertempurung dikeringkan dari Bab ini 3.- Dried fruit or dried nuts of this Chapter may be partially
dapat direhidrasi sebagian, atau dikerjakan untuk rehydrated, or treated for the following purpo.ses:
keperluan berikut ini:
(a) Untuk pengawetan atau stabilisasi tambahan (a) For additional preservation or stabilisation (for
(misalnya , dengan pemanasan sedang, sulfurisasi, example, by moderate heat treatment, sulphuring,
penambahan asam sorbat atau kalium sorbat); the addition of sorbic acid or potassium sorbate),
(b) Untuk meningkatkan atau mempertahankan (b) To improve or maintain their appearance (for
penampilannya (misalnya, dengan penambahan example, by the addition of vegetable oil or small
m inyak nabati atau sejumlah kecil sirup glukosa), quantities of glucose syrup),
asalkan tetap memperlihatkan karakter dari buah atau provided that they retain the character of dried fruit or
buah bertempurung dikeringkan. dried nuts.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 19 -

Bab 9 C hapter 9
Kopi, teh, mate dan rempah-rempah Coffee, tea, mate and spices

Catatan. Notes.
1 .- Campuran dari produk pada pos 09.04 sampai dengan 1 .- Mixtures of the products of headings 09.04 to 09. 1 0 are
09. 1 O harus diklasifikasikan sebagai berikut: to be classified as follows:
(a) Campuran dari dua produk atau lebih dari pos yang (a) Mixtures of two or more of the products of the same
sama harus diklasifikas ikan pada pos tersebut; heading are to be classified in that heading;
.
(b) Campuran dari dua produk atau lebih dari pos yang (b) Mixtures of two or more of the products of different
berlainan harus diklasifikasikan pada pos 09. 1 0. headings are to be classified in heading 09. 1 0.
Penambahan bahan lain ke dalam produk dari pos The addition of other substances to the products of
09.04 sampai dengan 09. 1 0 (atau ke dalam campuran headings 09.04 to 09. 1 0 (or to the mixtures referred to
seperti yang dimaksud dalam paragraf (a) atau (b) di in paragraph (a) or (b) above) shall not affect their
atas) tidak mempengaruhi klasifikasinya asalkan has ii classification provided the resulting mixtures retain the
campurannya tetap memiliki karakter utama dari barang essential . character of the goods of those headings.
dimaksud dalam pos tersebut. Apabila tidak, maka Otherwise such m ixtures are not classified in this
campuran semacam itu tidak diklasifikasikan dalam Bab Chapter; those constituting mixed condiments or m ixed
ini; campuran tersebut yang merupakan campuran seasonings are classified in heading 2 1 .03.
bumbu atau campuran bahan penyedap diklasifikasikan
dalam pos 21 .03.
2.- Bab ini tidak meliputi lada Cubeb (Piper cubeba) dan 2.- This Chapter does not cover Cubeb pepper (Piper
produk lainnya dari pos 1 2. 1 1 . cubeba) or other products of heading 1 2. 1 1 .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 20 -

Bab 1 0 C hapter 1 0
Serealia Cereals

Catatan. Notes.
1 .- (A) Produk yang d irinci dalam pos pada Bab ini harus 1 .- (A) The products specified in the headings of this
d iklasifikasikan dalam pos tersebut hanya apabila Chapter are to be classified in those headings only if
terdapat butiran, dalam bentuk bulir atau dengan grains are present, IA'.hether or not in the ear or on
tangkainya maupun tidak. the stalk.
(B) Bab ini tidak meliputi butiran yang telah dikuliti atau (B) The Chapter does not cover grains which have been
d ikerjakan secara lain . Namun demikian, padi hulled or otherwise worked. However, rice, husked,
d ikuliti, digiling, disosoh, dikilapkan, setengah milled, polished, glazed, parboiled or broken
matang, atau pecah, tetap diklasifikasikan dalam remains classified in heading 1 0. 06.
pos 1 0.06.
2.- Pos 1 0.05 tidak meliputi jagung manis (Bab 7). 2.- Heading 1 0.05 does not cover sweet corn (Chapter 7) .

Catatan Subpos . Subhead ing Note.


1 .- lstilah "gandum durum" berarti gandum dari spesies 1 .- The term "durum wheat" means wheat of the Triticum
.
Triticum durum dan hibrida yang diperoleh dari durum species and the hybrids derived from the inter
penyilangan antara jenis dari Triticum durum yang specific crossing of Triticum durum which have the same
mempunyai nomor kromosom sama (28) seperti spesies number (28) of chromosomes as that species.
itu.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 21 -

Bab 1 1 Ct)apter 1 1
Produk industri penggil ingan; malt; Products of the milling industry; malt;
pati ; inulin; gl uten gandum starches; inulin; wheat gl uten

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This chapter does not cover:
(a) Malt d igongseng disiapkan sebagai pengganti kopi (a) Roasted malt put up as coffee substitutes (heading
(pos 09.01 atau 21 .01 ); 09.01 or 2 1 .01 );
(b) Olahan tepung, menir, tepung kasar atau pati dari (b} Prepared flours, groats, meals or starches of
pos 1 9. 0 1 ; heading 1 9.01 ;
(c) Keripik jagung dan produk lainnya dari pos 1 9.04; (c) Corn flakes or other products of heading 1 9.04;
(d) Sayuran, diolah atau diawetkan, dari pos 20.01 , (d} Vegetables, prepared or preserved , of heading
20.04 atau 20.05; 20.01 , 20.04 or 20.05;
(e) Produk farmasi (Bab 30); atau (e) Pharmaceutical products (Chapter 30); or
(f) Pati yang mempunyai karakter sebagai preparat (f) Starches having the character of perfumery,
wewangian, kosmetik atau rias (Bab 33). cosmetic or toilet preparation (Chapter 33).
2.- (A) Produk dari penggilingan serealia yang tercantum 2.- (A) Products from the milling of the cereals listed in the
dalam tabel di bawah ini digolongkan dalam Bab ini table below fall in this Chapter if they have, by
apabila, menurut berat keringnya, produk tersebut weight on the dry product:
mempunyai:
(a) kandungan pati (ditentukan dengan metode (a) a starch content (determined by the modified
polarimetrik Ewers dimodifikasi) melebihi Ewers polarimetric method) exceeding that
kandungan yang tercantum dalam kolom (2); indicated in Column (2); and
dan
(b) kandungan abu (setelah dikurangi dari setiap (b} an ash content (after deduction of any added
m ineral yang ditambahkan) tidak melebihi m inerals) not exceeding that indicated in
kandungan yang tercantum dalam kolom (3). Column (3).
Apabila tidak, produk tersebut digolongkan dalam Otherwise, they fall in heading 23.02. However,
pos 23.02. Namun demikian, lembaga serealia, germ of cereals, whole, rolled, flaked or ground , is
utuh, digiling, dibuat serpih atau ditumbuk, selalu always classified in heading 1 1 .04.
diklasifikasikan dalam pos 1 1 .04.
(B) Produk yang digolongkan dalam Bab ini menurut (B) Products falling in this Chapter under the above
ketentuan di atas, harus diklasifikasikan dalam pos provisions shall be classified in heading 1 1 .01 or
1 1 .01 atau 1 1 . 02 apabila persentase, menurut 1 1 .02 if the precentage passing through a woven
beratnya, lolos dari saringan anyaman kawat logam metal wire cloth sieve with the aperture indicated in
dengan ukuran lobang yang tercantum dalam Column (4) or (5) is not less, by weight, than that
kolom (4) atau kolom (5), tidak kurang dari yang shown against the cereal concerned.
ditentukan untuk serealia yang bersangkutan.
Apabila tidak, produk tersebut digolongkan dalam Otherwise, they fall in heading 1 1 .03 or 1 1 .04.
pos 1 1 .03 atau 1 1 .04 .
Tingkat lolos dari saringan dengan ukuran lobang Rate of passage through a sieve with an aperture of
315 500 315 500
Kandungan Kandungan .Starch Ash
Serealia mikrometer mikrometer Cereal micrometres micrometres
pati abu content content
(mikron) (mikron) (microns) (microns)
(1) (2) (3) (4) (5 ) (1) (2) (3) ( 4) (5)

Gandum
dan Wheat and
gandum
45% 2,5% 80 % rye
45% 2.5% 80 %
hitam

Sarli 45% 3% 80% Barley 45% 3% 80%


Oat 45% 5% 80 % Oats 45% 5% 80 %
Maize
Maize (corn)
(Jagung)
dan butiran
45% 2% 90 % and grain 45% 2% 90 %
sorghum
sorgum

Beras 45% 1,6% 80 % Rice 45% 1.6% 80%


Buckwheat 45% 4% 80 % Buckwheat 45% 4% 80%

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 22 -

3.- Untuk keperluan pos 1 1 .03, istilah "menir" dan "tepung 3.- For the purposes of heading 1 1 .03, the terms "groats"
kasar" berarti produk yang diperoleh dengan and "meal" mean products obtained by the
fragmentasi butir serealfa, yang: fragmentation of cereal grains, of which:
(a) dalam hal produk maizena (tepung jagung), (a) in the case of maize (corn) products, at least 95 %

sekurang-kurangnya 95 % menu rut beratnya lolos by weight passes through a woven metal wire cloth
dari saringan anyaman kawat logam dengan ukuran sieve with an aperture of 2 mm;
lobang 2 mm;
(b) dalam h;:il produk serealia lain, sekurang-kurangnya (b) in the case of other cereal products, at least 95 %
95 % menurut beratnya lolos dari saringan kawat by weight passes through a woven metal wire cloth
anyaman logam dengan ukuran lobang 1 ,25 m m . sieve with an aperture of 1 .25 m m .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 23 -

Bab 12 Chapter 12
B ij i dan buah mengandung mi nyak; bermacam-macam Oil seeds and oleaginous fruits; miscellaneous grains,
butir, bij i dan buah; tanaman industri atau tanaman seeds and fruit; i ndustrial or medicinal plants; straw and
obat; jerami dan makanan ternak fodder

Catata n. Notes.
1 .- Pos 1 2.07 berlaku antara lain, untuk buah dan kernel 1 .- Heading 1 2.07 applies, inter alia, to palm nuts and
kelapa sawit, biji kapas, biji jarak, biji wijen, biji master, kernels, cotton seeds, castor oil seeds, sesamum seeds,
biji safflower, biji poppy dan shea nuts (karite nuts). Pos mustard seeds, safflower seeds, poppy seeds and shea
ini tidak berlaku untuk produk dari pos 08.01 atau 08. 02 nuts (karite nuts). It does not apply to products of
atau untuk buah zaitun (Bab 7 atau Bab 20). heading 08.01 or 08.02 or to olives (Chapter 7 or
Chapter 20 ) .
2.- Pos 1 2.08 berlaku tidak hanya untuk tepung dan tepung 2.- Heading 1 2.08 applies not only to non-defatted flours
kasar yang tidak dihilangkan lemaknya tetapi juga untuk and meals but also to flours and meals which have been
tepung dan tepung kasar yang sebagian atau partially defatted ordefatted and wholly or partially
seluruhnya dihilangkan lemaknya dan seluruhnya atau refatted with their original oils. It does not, however,
sebagian diberi tambahan m inyak dengan minyak apply to residues of headings 23.04 to 23.06.
aslinya. Namun demikian, tidak berlaku untuk residu
dari pos 23.04 sampai dengan 23.06.
3.- Untuk keperluan pos 1 2.09, biji bit, biji rumput dan biji 3.- For the purposes of heading 1 2.09, beet seeds, grass
rumput-rumputan lainnya, biji bunga ornamen, biji and other herbage seeds, seeds of ornamental flowers,
sayuran, biji pohon hutan, biji pohon buah, biji pisia vegetable seeds, seeds of forest trees, seeds of fruit
(selain daripada spesies Vicia faba) atau dari lupin trees, seeds of vetches (other than those of the species
harus dianggap sebagai "biji dari jenis yang digunakan Vicia faba) or of lupines are to be regarded as "seeds of
untuk disemai". a kind used for sowing".
Namun demikian pos 1 2.09 tidak berlaku untuk yang Heading 1 2.09 does not, however, apply to the following
tersebut di bawah ini walaupun untuk disemai: even if for sowing:
(a) Sayuran polongan atau jagung manis (Bab 7) (a) Leguminous vegetables or sweet corn (Chapter 7);
(b) Rempah-rempah atau produk lainnya dari Bab 9; (b) Spices and other products of Chapter 9;
(c) Serealia (Bab 1 0); atau (c) Cereals (Chapter 1 0); or
(d) Produk dari pos 1 2.01 sampai dengan 1 2.07 atau (d) Products of headings 1 2. 0 1 to 1 2.07 or 1 2. 1 1 .
1 2. 1 1 .
4.- Pos 1 2. 1 1 berlaku, antara lain, untuk tanaman berikut 4.- Heading 1 2. 1 1 applies, inter alia, to the following plants
ini atau bagiannya: kemangi, borage, ginseng, hysop, or parts thereof: basil , borage, ginseng, hyssop,
akar manis, segala jenis m int, rosemary, rue, sage dan liquorice, all species of mint, rosemary, rue, sage and
pohon hia. wormwood.
Namun demikian pos 1 2. 1 1 . tidak berlaku untuk: Heading 1 2. 1 1 does not, however, apply to:
(a) Obat-obatan dari Bab 30; (a) Medicaments of Chapter 30;
(b) Preparat wewangian, kosmetika atau rias dari Bab (b) Perfumery, cosmetic or toilet preparations of
33; atau Chapter 33; or
(c) l nsektisida, fungisida, herbisida, desinfektan atau (c) I nsecticides, fungicides, herbicides, disinfectants or
produk semacam itu dari pos 38.08. similar products of heading 38.08.
5.- Untuk keperluan pos 1 2. 1 2, istilah "rumput laut dan 5.- For the purposes of heading 1 2. 1 2, the term "seaweeds
ganggang lainnya" tidak meliputi: and other algae" does not include:
(a) Mikro-organisme bersel satu yang mati dari pos (a) Dead single-cell micro-organisms of heading 2 1 .02;
2 1 .02 ;
(b) Kultur mikro-organisme dari pos 30.02; atau (b) Cultures of m icro-organisms of heading 30.02; or
(c) Pupuk dari pos 31 . 0 1 atau 31 .05. (c) Fertilisers of heading 31 .01 or 31 .05.

Catatan Subpos . Su bheading N ote.


1 .- Untuk keperluan subpos 1 205. 1 0, pengertian "biji lobak 1 .- For the purpose of subheading 1 205. 1 0, the expression
atau colza mengandung asam erusat rendah" berarti biji "low erucic acid rape or colza seeds" means rape or
lobak atau colza yang menghasilkan m inyak tetap yang colza seeds yielding a fixed oil which has an erucic acid
mempunyai kand ungan asam erusat kurang dari 2 % content of less than 2 % by weight and yielding a solid
menurut beratnya dan menghasilkan komponen padat component which contains less than 30 micromoles of
yang mengandung kurang dari 30 m ikromol glucosinolates per gram.
glukosinolates per gram.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 24 -

Bab 1 3 Chapter 1 3
Lak; getah, damar dan sap serta ekstrak nabati lainnya Lac; gums, resins and other vegetable saps and
extracts

Catatan. Note.
1 .- Pos 1 3.02 berlaku, antara lain , untuk ekstrak akar manis 1 .- Heading 1 3.02 applies, inter alia, to liquorice extract and
dan ekstrak pyrethru m , ekstrak hop, ekstrak gaharu dan extract of pyrethrum , extract of hops.extract of aloes
opium. and opium.
Pos ini tidak berlaku untuk: The heading does not apply to:
(a) Ekstrak akar manis mengandung sukrosa lebih dari (a) Liquorice extract containing more than 10 % by
10 % menu rut beratnya atau disiapkan dalam weight of sucrose or put up as confectionery
bentuk kembang gula (pos 1 7.04); (heading 1 7.04);
(b) Ekstrak malt (pos 1 9. 0 1 ); (b) Malt extract (heading 1 9.01 );
(c) Ekstrak kopi, teh atau mate (pos 2 1 .01 ); (c) Extracts of coffee, tea or mate (heading 21 .01 );
(d) Sap atau ekstrak nabati yang terdapat dalam (d) Vegetable saps or extracts constituting alcoholic
m i numan beralkohol (Bab 22); beverages (Chapter 22);
(e) Kamper, glycyrrhizin dan produk lainnya dari pos (e) Camphor, glycyrrhizin and other products of heading
29. 1 4 dan 29.38; 29. 1 4 and 29.38;
(f) Konsentrat dari jerami poppy mengandung alkaloid (f) Concentrates of poppy straw containing not less
tidak kurang dari 50 % menurut beratnya (pos than 50 % by weight of alkaloids (heading 29.39);
29.39);
(g) Obat-obatan dari pos 30.03 atau 30.04 atau reagen (g) Medicaments of heading 30.03 or 30.04 or blood
untuk menentukan golongan darah (pos 30.06); grouping reagents (heading 30.06);
( h ) Ekstrak penyamak atau ekstrak pencelup (pos (h) Tanning or dyeing extracts (heading 32.01 or
32.01 atau 32.03); 32.03);
(ij) Minyak atsiri, konkrit, murni, resinoida, ekstrak (ij) Essential oils, concretes, absolutes, resinoids,
oleoresin, hasil sulingan atau larutan mengandung extracted oleoresins, aqueous distillates or aqueous
air dari m inyak atsiri atau preparat yang dibuat dari solutions of essential oils or preparations based on
berbagai zat bau-bauan dari jenis yang digunakan odoriferous substances of a kind used for the
untuk pembuatan m inuman (Bab 33); atau manufacture of beverages (Chapter 33); or
(k) Karet alam, balata, getah perca, guayule, chicle (k) Natural rubber, balata, gutta-percha, guayule, chicle
atau getah alam semacam itu (pos 40.01 ). or similar natural gums (heading 40.01 ) . .

www.jdih.kemenkeu.go.id
f;
- 25 -

Bab 1 4 C hapter 1 4
Bahan anyaman nabati ; produk nabati Vegetable plaiti ng materials; vegetable products
tidak dirinci atau termasuk dalam pos lain not elsewhere specified or incl uded

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak IT)eliputi produk berikut yang harus 1 .- This Chapter does not cover the following products
diklasifikasikan dalam Bagian XI: bahan nabati atau which are to be classified in Section XI: vegetable
serat dari bahan nabati terutama dari jenis yang materials or fibres of vegetable materials of a kind used
digunakan dalam pembuatan tekstil, bagaimanapun primarily in the manufacture of textiles, however
pengolahannya, atau bahan nabati lainnya yang telah prepared, or other vegetable materials which have
dikerjakan sedemikian rupa sehingga hanya cocok undergone treatment so as to render them suitable for
untuk digunakan sebagai bahan tekstil. use only as textile materials.
2.- Pos 1 4.01 berlaku, antara lain, untuk bambu (dibelah, 2.- Heading 1 4.01 applies, inter alia, to bamboos (whether
digergaji memanjang, dipotong memanjang, dibulatkan or not split, sawn lengthwise, cut to length, rounded at
ujung nya, dikelantang, dibuat tidak m udah terbakar, the ends, bleached, rendered non-inflammable, polished
dipoles atau dicelup maupun tidak), osier belahan, or dyed), split osier, reeds and the like, to rattan cores
buluh dan sejenisnya, untuk inti rotan dan untuk rotan and to drawn or split rattans. The heading does not
tarikan atau rotan belahan. Pos ini tidak berlaku untuk apply to chipwood (heading 44.04).
keping kayu (pos 44. 04).
3.- Pos 1 4.04 tidak berlaku untuk wol kayu (pos 44.05) dan 3.- Heading 1 4. 04 does not apply to wood wool (heading
simpul atau jumbai yang disiapkan untuk pembuatan 44.05) and prepared knots or tufts for broom or brush
sapu atau sikat (pos 96.03). making (heading 96.03).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 26 -

Bagian I l l Section I l l
Lemak dan mi nyak hewani atau nabati serta produk Animal o r vegetable fats and oils and their cleavage
disosiasi nya; lemak olahan yang dapat dimaka n ; malam products; prepared edible fats; a nimal or vegetable
hewani atau malam nabati waxes

Bab 1 5 Chapter 1 5
Lemak dan mi nyak hewani atau nabati serta produk Animal or vegetable fats a nd oils and their cleavage
disosias inya ; lemak olahan yang dapat dimaka n ; malam products; prepared edible fats; a nimal or vegetable
hewani atau malam nabati waxes

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Lemak babi atau lemak unggas dari pos 02.09; (a) Pig fat or poultry fat of heading 02.09;
(b) Mentega, lemak atau minyak kakao (pos 1 8. 04); (b) Cocoa butter, fat or oil (heading 1 8 . 04);
(c) Olahan yang dapat dimakan, mengandung produk (c) Edible preparations containing by weight more than
dari pos 04.05 lebih dari 15 % menurut beratnya 15 % of the products of heading 04.05 (generally
(umumnya Bab 21 ) ; Chapter 21 ) ;
(d) Greaves (pos 23. 0 1 ) atau residu dari pos 23.04 (d) Greaves (heading 23.0 1 ) or residues of headings
sampai dengan 23.06; 23.04 to 23.06;
(e) Asam lemak, malam olahan, obat-obatan, cat, ( e) Fatty acids, prepared waxes, medicaments, paints,
pernis, sabun, preparat wewangian kosmetika atau varnishes, soap, perfumery, cosmetic or toilet
rias, minyak disulfonasi atau barang lain dalam preparations, sulphonated oils or other goods of
Bagian VI; atau Section VI ; or
(f) Factice diperoleh dari minyak (pos 40.02). (f) Factice derived from oils (heading 40.02 ) .
2.- Pos 1 5. 09 tidak berlaku untuk minyak yang diperoleh 2.- Heading 1 5. 09 does .not apply to oils obtained from
dari buah zaitun yang diekstraksi dengan bahan pelarut olives by solvent extraction (heading 1 5. 1 0).
(Pos 1 5 . 1 0).
3.- Pos 1 5 . 1 8 tidak meliputi lemak atau minyak atau 3.- Heading 1 5 . 1 8 does not cover fats or oils or their
fraksinya, semata-mata didenaturasi, yang harus fractions merely denatured, which are to be classified in
diklasifikasikan dalam pos yang sesuai dengan lemak the heading appropriate to the corresponding
dan minyak serta fraksinya yang tidak didenaturasi. undenatured fats and oils and their fractions.
4.- Soapstock, endapan dan kerak dari minyak, ampas 4.- Soapstocks, oil foots and dregs, stearin pitch, glycerol
stearin, ampas glycerol dan residu lemak wol pitch and wool grease residues fall in heading 1 5.22.
digolongkan dalam pos 1 5. 22.

Catatan Su bpos. Subheading Note.


1 .- Untuk keperluan subpos 1 5 1 4. 1 1 and 1 51 4. 1 9, istilah 1 .- For the purpose of subheading 1 5 1 4 . 1 1 and 1 5 1 4. 1 9,
"minyak lobak atau colza mengandung asam erusat the expression "low erucic acid rape or colza oil" means
rendah" berarti minyak tetap yang mengandung asam the fixed oil which has an erucic acid content of les.s
erusat kurang dari 2 % menurut beratnya. than 2 % by weight.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 27 -

Bagian IV Section IV
Bahan maka nan olahan; minuman, alkohol dan cuka; Prepared foodstuffs; beverages, spirits and vinegar;
tembakau dan pengganti tembakau dipabrikasi tobacco and manufactured tobacco substitutes

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bagian ini istilah "pelet" berarti produk yang telah 1 .- In this Section the term "pellets" means products which
diaglomerasi secara . langsung baik dengan have been agglomerated either directly by compression
pengompresian atau dengan penambahan pengikat or by the addition of a binder in a proportion not
dalam perbandingan tidak melebihi 3 % menurut exceeding 3 % by weight.
beratnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id f;
- 28 -

Bab 1 6 Chapter 1 6
Olahan dari daging, dari i ka n, dari krustasea, Preparations of meat, of fish, of crustaceans,
moluska atau invertebrata air lain nya moll uscs or other aquatic i nvertebrates

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi daging, sisa daging, ikan, 1 . - This Chapter does not cover meat, meat offal, fish,
krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya, diolah crustaceans, molluscs or other aquatic invertebrates,
atau diawetkan dengan proses yang dirinci dalam Bab 2 prepared or preserved by the processes specified in
atau 3 atau pos 05.04. Chapter 2 or 3 or heading 05. 04.
2.- Olahan makanan digolongkan dalam Bab ini asalkan 2.- Food preparations fall in this Chapter provided that they
mengandung sosis, daging, sisa daging, darah, ikan contain more than 20 % by weight of sausage, meat,
atau krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya, meat offal, blood, fish or crustaceans, molluscs or other
atau berbagai kombinasinya, lebih dari 20 % menurut aquatic invertebrates, or any combination thereof. I n
beratnya. Dalam hal apabila olahan mengandung dua cases where the preparation contains two o r more of the
atau lebih produk yang disebut di atas, diklasifikasikan products mentioned above, it is classified in the heading
dalam pos pada Bab 16 yang sesuai dengan komponen of Chapter 16 corresponding to the component or
atau komponen-komponen yang mendominasi menurut components which predominate by weight. These
beratnya. Ketentuan ini tidak berlaku untuk produk diisi provisions do not apply to the stuffed products of
dari pos 1 9. 02 atau olahan dari pos 2 1 . 03 atau 2 1 .04. heading 1 9 .02 or to the preparations of heading 2 1 . 03 or
2 1 .04.

Catatan Su bpos . Subheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 1 602. 1 0, istilah "olahan 1.- For the purposes of subheading 1 602 . 1 0, the expression
homogen" berarti olahan dari daging, sisa daging atau "homogenised preparations" means preparations of
darah, dihomogenasi secara halus, disiapkan untuk meat, meat offal or blood, finely homogenised, put up for
penjualan eceran . sebagai makanan yang coco.k untuk retail sale as food suitable for infants or young children
bayi atau anak kecil atau untuk keperluan diet, dalam or for dietetic purposes, in containers of a net weight
kemasan dengan berat bersih isi tidak melebihi 250 g. content not exceeding 250 g. For the application of this
Untuk penerapan definisi ini tidak memperhitungkan definition no account is to be taken of small quantities of
sejumlah kecil berbagai bahan yang ditambahkan pada any ingredients which may have been added to the
olahan tersebut sebagai penyedap, pengawet atau preparation for seasoning, preservation or other
untuk keperluan lainnya. Olahan ini dapat mengandung purposes. These preparations may contain a small
sejumlah kecil potongan daging atau sisa daging yang quantity of . visible pieces of meat or meat offal. This
dapat dilihat. Subpos ini harus dipertimbangkan lebih subheading takes precedence over all other
dahulu daripada seluruh subpos lainnya dari pos 1 6 . 02 . subheadings of heading 1 6. 02.
2.- l kan, krustasea, moluska dan invertebrata air lainnya 2.- The fish, crustaceans, molluscs and other aquatic
yang dirinci dalam subpos dari pos 1 6 . 04 atau 1 6.05 invertebrates specified in the subheadings of heading
hanya nama-nama yang sudah dikenal, yaitu dari 1 6. 04 or 1 6. 05 under their common names only, are of
spesies yang sama sebagaimana disebut dalam Bab 3 the . same species as those mentioned in Chapter 3
dengan nama yang sama. under the same name.

www.jdih.kemenkeu.go.id fJ
- 29 -

Bab 1 7 Chapter 17
G u la dan kembang gula Sugars and sugar confectionery

Catatan. Note.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Kembang gula rriengandung kakao (pos 1 8. 06); (a) Sugar confectionery containing cocoa (heading
1 8.06);
(b) Gula murni kimiawi (selain sukrosa, laktosa, (b) Chemically pure sugars (other than sucrose,
maltosa, glukosa dan fruktosa) atau produk lainnya lactose, maltose, glucose and fructose) or other
dari pos 29.40; atau products of heading 29.40; or
(c) Obat-obatan atau produk lainnya dari Bab 30. (c) Medicaments or other products of Chapter 30

Catatan Su bpos Su bheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 1 701 . 1 2, 1 70 1 . 1 3 dan 1 701 . 1 4 , 1 .- For the purposes of subheadings 1 701 . 1 2, 1 701 . 1 3 . and
istilah "gula kasar" berarti gula mengandung sukrosa, 1 701 . 1 4 "raw sugar" means sugar whose content of
sesuai dengan angka polarimeter kurang dari 99, 5 sucrose by weight, in the dry state, corresponds to a
menurut berat dalam keadaan kering. polarimeter reading of less than 99.5.
2.- Subpos 1 70 1 . 1 3 hanya mencakup gula tebu yang
2.- Subheading 1 70 1 . 1 3 covers only cane sugar obtained
d iperoleh tanpa sentrifugasi, yang kandungan sukrosa, without centrifugation, whose content of sucrose by
menurut beratnya, dalam keadaan kering 69 atau lebih weight, in the dry state, corresponds to a polarimeter
tetapi tidak lebih dari 93 berdasarkan bacaan reading of 69 or more but less than 93 . The product
polarimeter. Produk ini hanya mengandung kristal m ikro contains only natural anhedral m icrocrystals, of irregular
anhedral alami, dengan bentuk tak beraturan, tidak shape, not visible to the naked eye, which are
terlihat dengan mata telanjang, dikelilingi oleh residu surrounded by residues of molasses and other
dari molases dan turunan lain dari gula tebu. constituents of sugar cane.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 30 -

Bab 1 8 C hapter 1 8
Kakao dan olahan kakao Cocoa and cocoa preparations

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi olahan dari pas 04.03, 1 9.01 , 1 .- This Chapter does not cover the preparations of heading
1 9.04 , 1 9.05, 2 1 .05, 22.02, 22. 08, 30.03 atau 30.04. 04.03, 1 9.01 , 1 9.04, 1 9.05, 2 1 .05, 22.02, 22. 08, 30.03 or
30.04.
2.- Pas 1 8. 06 meliputi kembang gula mengandung kakao 2.- Heading 1 8. 06 includes sugar confectionery containing
dan, berdasarkan Catatan 1 pada bab ini, makanan cocoa and, subject to Note 1 to this Chapter, other food
olahan lainnya mengandung kakao. preparations containing cocoa.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 31 -

Bab 1 9 C hapter 1 9
Olahan dari serealia, tepu ng, pati atau susu; Preparations of cereals, flour, starch o r milk;
produk i ndustri kue pastrycooks' products

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Kecuali dalam hal produk diisi dari pos 1 9.02, (a) Except in the case of stuffed products of heading
olahan makanan mengandung sosis, daging, sisa 1 9.02, food preparations containing more than 20 %
daging, darah, ikan atau krustasea, moluska atau by weight of sausage, meat, meat offal, blood, fish
invertebrata air lainnya, atau berbagai or crustaceans, molluscs or other aquatic
kombinasinya, lebih dari 20 % menurut beratnya invertebrates, or any combination thereof (Chapter
( Bab 1 6); 1 6);
(b) Biskuit atau produk lain yang dibuat dari tepung (b) Biscuits or other articles made from flour or from
atau dari pati, diolah secara khusus untuk makanan starch, specially prepared for use in animal feeding
hewan (pos 23.09); atau (heading 23.09); or
(c) Obat-obatan dan produk lain dari Bab 30. (c) Medicaments and other products of Chapter 30.
2.- Untuk keperluan pos 1 9.01 : 2.- For the purposes of heading 1 9.01 :
(a) lstilah "menir" berarti menir serealia dari Bab 1 1 ; (a) The terms "groats" means cereal groats of Chapter
11;
(b) l stilah "tepung" dan "tepung kasar" berarti: (b) The term "flour" and "meal" means:
( 1 ) Tepung dan tepung kasar serealia dari Bab 1 1 , ( 1 ) Cereal flour and meal of Chapter 1 1 , and
dan
(2) Tepung, tepung kasar dan bubuk dari sayuran (2) Flour, meal and powder of vegetable origin of
dari berbagai Bab, selain tepung, tepung kasar any Chapter, other than flour, meal or powder
atau bubuk dari sayuran kering (pos 07. 1 2), of dried vegetables (heading 07 . 1 2), of
dari kentang (pos 1 1 . 05) atau dari sayuran potatoes (heading 1 1 . 05) or of dried
polongan kering (pos 1 1 .06). leguminous vegetables (heading 1 1 .06).
3.- Pos 1 9. 04 tidak meliputi olahan mengandung kakao 3.- Heading 1 9.04 does not cover preparations containing
lebih dari 6 % menurut beratnya yang dihitung atas more than 6 % by weight of cocoa calculated on a totally
dasar kakao yang dihilangkan seluruh lemaknya atau defatted basis or completely coated with chocolate or
dilapisi dengan coklat secara keseluruhan atau olahan other food preparations containing cocoa of heading
makanan lainnya mengandung kakao dari pos 1 8.06 1 8.06 (heading 1 8.06).
(pos 1 8.06).
4.- Untuk keperluan pos 1 9.04, istilah "diolah secara lain" 4.- For the purposes of heading 1 9.04, the expression
berarti diolah atau diproses lebih lanjut daripada "otherwise prepared" means prepared or processed to
sekedar diolah atau diproses sebagaimana dimaksud an extent beyond that provided for in the headings of or
dalam pos atau Catatan pada Bab 10 atau 1 1 . Notes to Chapter 10 or 1 1 .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 32 -

Bab 20 C hapter 20
Olahan dari sayuran, buah, biji/kacang Preparations of vegetables, fruit, nuts
atau bagian lain dari tanaman or other parts of plants

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Sayuran, buah atau biji/kacang, diolah atau (a) Vegetables, fruit or nuts, prepared or preserved by
diawetkan dengan proses yang dirinci dalam Bab 7, the processes specified in Chapter 7, 8 or 1 1 ;
8 atau 1 1 ;
(b) Olahan makanan mengandung sosis, daging, sisa (b) Food preparations containing more than 20 % by
daging, darah, ikan atau krustasea, moluska atau weight of sausage, meat, meat offal, blood, fish or
invertebrata air lainnya, atau berbagai crustaceans, molluscs or other aquatic
kombinasinya lebih dari 20 % menurut beratnya invertebrates, or any combination thereof (Chapter
( Bab 1 6); 1 6);
(c) Prociuk roti dan produk lainnya dari pos 1 9.05; atau (c) Bakers' wares and other products of heading 1 9.05;
or
(d) Olahan makanan campuran homogen dari pos (d) Homogenised composite food preparations of
2 1 . 04. heading 21 .04 .
2.- Pos 20.07 dan 20.08 tidak berlaku untuk jeli buah, pasta 2.- Headings 20.07 a n d 20.08 d o not apply t o fruit jellies,
buah, almond berlapis gula atau sejenisnya dalam fruit pastes, sugar-coated almonds or the like in the form
bentuk kembang gula (pos 1 7.04) atau kembang gula of sugar confectionery (heading 1 7.04) or chocolate
cokelat (pos 1 8.06). confectionery (heading 1 8 .06).
3.- Pos 20.01 , 20.04 dan 20.05 hanya meliputi, apabila 3.- Headings 20.01 , 20.04 and 20.05 cover, as the case
ada, produk dari bab 7 atau pos 1 1 .05 atau 1 1 . 06 may be, only those products of Chapter 7 or of heading
(selain tepung, tepung kasar dan bubuk dari produk 1 1 . 05 or 1 1,06 (other than flour, meal and powder of the
pada Bab 8) yang telah diolah atau diawetkan dengan products of Chapter 8) which have been prepared or
pemrosesan selain yang dimaksud dalam Catatan 1 (a). preserved by processes other than those referred to in
Note 1 (a).
4.- Jus tomat yang berat kandungannya dalam keadaan 4.- Tomato j uice the dry weight content of which is 7 % or
kering 7 % atau lebih harus diklasifikasikan dalam pos more is to be classified under heading 20.02.
20.02.
5.- Untuk keperluan pos 20.07, istilah "diperoleh dengan 5.- For the purposes of heading 20.07, the expression
pemasakan" berarti diperoleh dengan cara "obtained by cooking" means obtained by heat treatment
memanaskan pada tekanan atmosfer atau di bawah at atmospheric pressure or under reduced pressure to
tekanan yang dikurangi untuk meningkatkan viskositas increase the viscocity of a product through reduction of
produk melalui pengurangan kandungan air atau water contain or other means.
dengan cara lain.
6.- Untuk keperluan pos 20.09, istilah "jus, tidak 6.- For the purposes of heading 20.09, the expression
difermentasi dan tidak mengandung tambahan alkohol" "juices, unfermented and not containing added spirit"
berarti jus dengan kadar alkohol tidak melebihi 0,5 % means juices of an alcoholic strength by volume (see
menurut volumenya (lihat Catatan 2 pada Bab 22). Note 2 to Chapter 22) not exceeding 0.5 % vol.

Catatan Subpos . Subheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 2005. 1 0, istilah "sayuran 1 .- For the purposes of subheading 2005 . 1 0, the expression
_
homogen" berarti qlahan sayuran, dihomogenisasi "homogenised vegetables" means preparations of
secara halus, disiapkan untuk penjualan eceran sebagai vegetables, finely homogenised, put up for retail sale as
makanan yang cocok untuk bayi atau anak kecil atau food suitable for infants or young children or for dietetic
untuk keperluan diet, dalam kemasan dengan berat purposes, in containers of a net weight content not
bersih tidak melebihi 250 g. Untuk penerapan definisi ini exceeding 250 g. For the applications of this definition
tidak memperhitungkan sejumlah kecil berbagai bahan no account is to be taken of small quantities of any
yang ditambahkan pada olahan tersebut sebagai ingredients which may have been added to the
penyedap, pengawet atau keperluan lain . Olahan ini preparation for seasoning, preservation or other
dapat mengandung sejumlah kecil sayuran yang dapat purposes. These preparations may contain a small
dilihat. Subpos 2005 . 1 0 harus dipertimbangkan lebih quantity of visible pieces of vegetables. Subheading
dahulu daripada seluruh subpos lain dari pos 20.05. 2005. 1 O takes precedence over all other subheadings of
heading 20.05 .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 33 -

2.- Untuk keperluan subpos 2007 . 1 0, istilah "olahan 2.- For the purposes of subheading 2007 . 1 0, the expression
homogen" berarti olahan buah, dihomogenisasi secara "homogenised preparations" means preparations of fruit,
halus, d isiapkan untuk penjualan eceran sebagai finely homogenised, put up for retail sale as food
makanan yang cocok untuk bayi atau anak kecil atau suitable for infants or young children or for dietetic
untuk keperluan diet, dalam kemasan dengan berat purposes, in containers of a net weight content not
bersih tidak melebihi 250 g. Untuk penerapan definisi ini exceeding 250 g. For the application of this definition no
tidak memperhitungkan sejumlah kecil berbagai bahan account is to be taken of small quantities of any
yang ditambahkan pada olahan tersebut sebagai ingredients which may have . been added to . the
penyedap, pengawet atau keperluan lain . Olahan ini preparation for seasoning, preservation or other
dapat mengandung sejumlah kecil buah yang dapat purposes. These preparations may contain a small
dilihat. Subpos 2007 . 1 0 harus dipertimbangkan lebih quantity of visible pieces of fruit. Sub-heading 2007. 1 0
dahulu daripada subpos lain dari pos 20.07. takes precedence over a l l other subheadings of heading
20.07.
3.- Untuk keperluan subpos 2009. 1 2, 2009.2 1 , 2009.31 , 3.- For the purposes of subheadings 2009. 1 2 , 2009.2 1 ,
2009.41 , 2009.6 1 dan 2009. 7 1 , istilah "Nilai Brix" berarti 2009. 3 1 , 2009.41 , 2009.61 and 2009.7 1 , the expression
angka yang terlihat langsung pada derajat Brix yang "Brix value" means the direct reading of degrees Brix
diperoleh dari hidrometer Brix atau pada indeks bias obtained from a Brix hydrometer or of refractive index
yang dinyatakan dalam persentase kandungan sukrosa expressed in terms _of percentage sucrose contain
yang diperoleh dari refractometer, pada suhu 20C atau obtained from a refractometer, at a temperature of 20C
dikoreksi menjadi 20C apabila angka yang terlihat or corrected for 20C if the reading is made at a different
tersebut diperoleh pada suhu yang berbeda. temperature.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 34 -

Bab 21 Chapter 21

Bermacam-macam olahan yang dapat dimakan M iscella neous edible preparations

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Sayuran campuran dari pas 07 . 1 2; (a) Mixed vegetables of heading 07. 1 2;
(b) Pengganti kopi digongseng mengandung kopi (b) Roasted coffee substitutes containing coffee in any
dengan perbandingan berapapun (pas 09. 0 1 ); proportion (heading 09.01 );
(c) Teh diberi rasa (pas 09.02); (c) Flavoured tea (heading 09.02);
(d) Rempah atau produk lain dari pas 09.04 sampai ( d ) Spices or other products of headings 09.04 to 09. 1 O;
dengan pas 09. 1 O;
(e) Olahan makanan, selain produk yang diuraikan ( e) Food preparations, other than the products
dalam pas 2 1 . 03 atau 2 1 . 04, yang mengandung described in heading 21 .03 or 2 1 .04, containing
sosis, daging, sisa daging, darah, ikan atau more than 20 % by weight of sausage, meat, meat
krustasea, moluska atau invertebrata air lainnya, offal, blood, fish or crustaceans, molluscs or other
atau berbagai kombinasinya lebih dari 20 % aquatic invertebrates, or any combination thereof
menurut beratnya (Bab 1 6); (Chapter 1 6);

(f) Ragi disiapkan sebagai obat-obatan atau produk (f) Yeast put up as a medicament or other products of
lainnya dari pas 30.03 atau 30.04; atau heading 30.03 or 30.04; or
(g) Olahan enzim dari pas 35.07. (g) Prepared enzymes of heading 35.07.
2.- Ekstrak pengganti yang dimaksud pada Catatan 1 (b) di 2.- Extracts of the substitutes referred to in Not 1 (b) above
atas harus diklasifikasikan dalam pas 2 1 .01 . are to be classified in heading 2 1 .01 .
3.- Untuk keperluan pas 2 1 .04, istilah "olahan makanan 3.- For the purposes of heading 2 1 .04, the expression
campuran homogen" berarti olahan yang terdiri dari "homogenised composite food preparations" means
campuran yang dihomogenasi secara halus dari dua preparations consisting of a finely homogenised m[xture
atau lebih bahan pokok seperti daging, ikan, sayuran, of two or more basic ingredients such as meat, fish,
buah atau kacang-kacangan, disiapkan untuk penjualan vegetables, fruit or nuts, put up for retail sale as food
eceran sebagai makanan yang cocok untuk bayi atau suitable for infants or young children or for dietetic
anak kecil atau untuk keperluan diet, dalam kemasan purposes, in containers of a net weight content not
dengan berat bersih tidak melebihi 250 g . Untuk exceeding 250 g. For the application of this definition, no
penerapan definisi ini, tidak memperhitungkan sejumlah account is to be takeri of small quantities of any
kecil berbagai bahan yang ditambahkan pada campuran ingredients which may be added to the mixture for
tersebut sebagai penyedap, pengawet atau keperluan seasoning, preservation or other purposes. Such
lain. Olahan tersebut dapat mengandung sejumlah kecil preparations may contain a small quantity of visible
potongan bahan yang dapat dilihat. pieces of ingredients.

www.jdih.kemenkeu.go.id
/;
- 35 -

Bab 22 C hapter 22
Mi numan, alkohol dan cuka Beverages, spirits and vinegar

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi : 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Produk dari Bab ini (selain yang dimaksud dalam (a) Products of this Chapter (other than those of
pos 22.09) yang disiapkan untuk keperluan heading 22.09) prepared for culinary purposes and
memasak dan oleh karenanya menjadi tidak cocok thereby rendered unsuitable for consumption as
untuk dikonsumsi sebagai minuman (umumnya pos beverages (generally heading 21 .03);
21 .03);
(b) Air laut (pos 25.01 ); (b) Sea water (heading 25.01 );
(c) Air sulingan atau air konduktivitas atau air dengan (c) Distilled or conductivity water or water of similar
kemurnian semacam itu (pos 28.53); purity (heading 28.53);
(d) Asam asetat dengan konsentrasi asam asetat (d) Acetic acid of a concentration exceeding 10 % by
melebihi 1 0 % menurut beratnya (pos 29. 1 5); weight of acetic acid (heading 29. 1 5);
(e) Obat-obatan dari pos 30.03 atau 30.04; atau (e) Medicaments of heading 30.03 or 30.04; or
(f) Preparat wewangian atau preparat rias (Bab 33). (f) Perfumery or toilet preparations (Chapter 33).
2.- Untuk keperluan Bab ini dan Bab 20 serta Bab 2 1 , 2.- For the purposes of this Chapter and of Chapters 20 and
"kadar alkohol menurut volume" harus ditetapkan pada 21 , the "alcoholic strength by volume" shall be
suhu 20C. determined at a temperature of 20C.

3.- Untuk keperluan pos 22.02, istilah "minuman tidak 3.- For the purposes of heading 22.02, the term "non
mengandung alkohol" berarti minuman dengan kadar alcoholic beverages" means beverages of an alcoholic
alkohol tidak melebihi 0,5 % menurut volumenya. strength by volume not exceeding 0.5 % vol. Alcoholic
M inuman mengandung alkohol diklasifikasikan dalam beverages are classified in headings 22.03 to 22.06 or
pos 22.03 sampai dengan 22.06 atau pos 22.08, sesuai heading 22.08 as appropriate.
dengan barangnya.

Catatan Subpos. Su bheading Note.


1 .- Untuk keperluan subpos 2204. 1 0, istilah "minuman 1 .- For the purposes of subheading 2204 . 1 0, the expression
fermentasi pancar" berarti m inuman fermentasi yang "sparkling wine" means wine which, when kept at a
dipertahankan pada .suhu 20C dalam kemasan temperature of 20C in closed containers, has an excess
tertutup, mempunyai kelebihan tekanan tidak kurang pressure of not less than 3 bars.
dari 3 bar.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 36 -

Bab 23 Chapter 23
Residu dan sisa dari industri makanan; Residues and waste from the food industries;
olahan maka nan hewan prepared anima l fodder

Catatan. Note.
1 .- Pos 23.09 meliputi produk dari jenis yang digunakan 1 .- Heading 23.09 includes products of a kind used in
untuk makanan hewan, tidak dirinci atau termasuk animal feeding, not elsewhere specified or included,
dalam pos lain, diperoleh dengan pemrosesan bahan obtained by processing vegetable or animal materials to
nabati atau hewani sedemikian rupa sehingga hilang such an extent that they have lost the essential
karakter utama dari bahan aslinya, selain sisa nabati, characteristics of the original material , other than
residu nabati dan produk sampingan dari pemrosesan vegetable waste, vegetable residues and by-products of
terse but. such processing.

Catatan Subpos. Subhead ing Note.


1 .- Untuk keperluan subpos 2306.41 , istilah "biji lobak atau 1 .- For the purposes of subheading 2306.41 , the expression
biji colza mengandung asam erusat rendah" berarti biji "low erucic acid rape or colza seeds" means seeds as
sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 1 subpos pada defined in subheading Note 1 to Chapter 1 2 .
Bab 1 2.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 37 -

Bab 24 Chapter 24
Tembakau dan pengganti tembakau dipa brikasi Tobacco and manufactured tobacco substitutes

Catatan. Note.
1 .- Bab ini tidak meliputi sigaret obat ( Bab 30). 1 .- This Chapter does not cover medicinal cigarettes
(Chapter 30).

Catatan Subpos. Subheading Note.


1 .- Untuk keperluan subpos 2403. 1 1 , istilah "tembakau pipa 1 .- For the purposes of subheading 2403. 1 1 , the expression
air" berarti tembakau yang dimaksudkan untuk dihisap "water pipe tobacco" means tobacco intended for
dalam pipa air dan terdiri dari campuran tembakau dan smoking in a water pipe and which consists of a mixture
gliserol, baik mengandung m inyak dan ekstrak pewangi, of tobacco and glycerol, whether or not containing
molases atau gula, dan baik diberi rasa buah maupun aromatic oils and extracts, molasses or sugar, and
tidak. Namun demikian, produk yang tidak mengandung whether or not flavoured with fruit. However, tobacco
tembakau yang dimaksudkan untuk dihisap dalam pipa free products intended for smoking in a water pipe are
air tidak termasuk dalam subpos ini. excluded from this subheading.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 38 -

Bagian V Section V
Produk m i neral M i neral products

Bab 25 Chapter 25
Garam; belerang; tanah dan batu; Salt; sulphur; earths and stone;
bahan pemlester, kapur dan semen plastering materials, lime and cement

Catala n. Notes.
1 .- Kecuali apabila konteksnya atau Catatan 4 pada Bab ini 1 .- Except where their context or Note 4 to this Chapter
menentukan lain, maka pos-pos dari Bab ini hanya otherwise requires, the headings of this Chapter cover
meliputi produk dalam keadaan tidak dikerjakan atau only products which are in the crude state or which have
yang telah dibersihkan (sekalipun dengan zat kimia been washed (even with chemical subtances eliminating
penghilang kotoran, tanpa merubah struktur produk), the impurities without changing the structure of the
dihancurkan, ditumbuk, dibuat bubuk, ditapis, diayak, product), crushed, ground, powdered, levigated, sifted,
disaring, dipekatkan dengan cara pengapungan, screened, concentrated by flotation, magnetic separation
pemisahan magnetik atau proses mekanis atau fisika or other mechanical or physical processes (except
lainnya (kecuali pengkristalan), tetapi bukan produk crystallisation), but not products which have been
yang telah digongseng, dikalsinasi, diperoleh dengan roasted , calcined, obtained by m ixing or subjected to
mencampur atau diproses lebih lanjut daripada sekedar processing beyond that mentioned in each heading.
diproses sebagaimana dimaksud dalam setiap pos. The products of this Chapter may contain an added anti
Produk dari Bab ini dapat mengandung tambahan dusting agent, provided that such addition does not
bahan anti-dusting, asalkan penambahan tersebut tidak render the product particularly suitable for specific use
menyebabkan produk ini hanya cocok untuk rather than for general use.
penggunaan khusus daripada untuk penggunaan
um um.
2.- Bab ini tidak meliputi : 2.- This Chapter does not cover:
(a) Belerang disublimasi, belerang hasil endapan atau (a) Sublimed sulphur, precipitated sulphur or colloidal
belerang koloidal (pos 28.02); . sulphur (heading 28.02);
(b) Tanah warna mengandung kombinasi senyawa besi (b) Earth colours containing 70 % or more by weight of
yang dinilai sebagai Fe2 03 70 % atau lebih menurut combined iron evaluated as Fe2 03 {heading 28.21 );
beratnya (pos 28.21 );
(c) Obat-obatan atau produk lainnya dari Bab 30; (c) Medicaments or other produts of Chapter 30;
{d) Preparat wewangian, kosmetika atau rias (Bab 33); {d) Perfumery, cosmetic or toilet preparations (Chapter
33);
(e) Batu jalan, batu tepi jalan atau batu ubin (pos (e) Setts, curbstones or flagstones {heading 68.01 );
68.01 . ); kubus mosaik atau sejenisnya (pos 68.02); mosaic cubes or the like (heading 68.02); roofing,
batu sabak untuk atap, pelapis permukaan atau facing or damp course slates {heading 68.03);
damp course (pos 68.03);
(f) Batu mulia atau batu sem i mulia (pos 7 1 .02 atau (f) Precious or semi-precious stones (heading 71 .02 or
7 1 .03 ) ; 7 1 . 03);
(g) Kristal budidaya (selain unsur optis) dari pos 38.24 (g) Cultured crystals (other than optical elements)
yang masing-masing berat natrium klorida atau weighing not les than 2.5 g each, of sodium
magnesium oksidanya tidak kurang dari 2,5 g; chloride or of magnesium oxide, of heading 38.24;
elemen optis dari natrium klorida atau dari optical elements of sodium chloride or of
magnesium oksida (pos 90.01 ); magnesium oxide (heading 90.01 );
{h) Kapur biliar (pos 95.04); atau (h) Billiard chalks {heading 95.04); or
(ij) Kapur tulis atau kapur gambar atau kapur tukang (ij) Writing or drawing chalks or tailors' chalks {heading
jahit (pos 96.09). 96.09 ) .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 39 -

3.- Setiap produk yang dapat diklasifikasikan dalam pos 3.- Any products classifiable in heading 25. 1 7 and any other
25. 1 7 dan setiap pos lain dari Bab ini, harus heading of the Chapter are to be classified in heading
diklasifikasikan dalam pos 25. 1 7. 25. 1 7.
4.- Pos 25.30 berlaku, antara lain, untuk: vermiculite, perlite 4.- Heading 25.30 applies, inter alia, to: vermiculite, perlite
dan klorite tidak dikembangkan; tanah warna, and chlorites, unexpanded; earth colours, whether or not
dikalsinasi atau dicam pur bersama maupun tidak; besi calcined or mixed together; natural micaceous iron
oksida alam mengandung m ika; meerschaum (dalam oxides; meerschaum (whether or not in polished pieces);
bentuk polesan maupun tidak); amber; meerschaum amber; agglomerated meerschaum and agglomerated
dan amber diaglomerasi, dalam pelat, batang, stik atau amber, in plates, rods, sticks or similar forms, not
bentuk semacam "itu, tidak dikerjakan setelah dibentuk; worked after moulding; jet; strontianite (whether or not
jet; strontianite (dikalsinasi maupun tidak), selain calcined), other than strontium oxide; broken pieces of
strontium oksida; gerabah pecahan, batu bata atau pottery, brick or concrete.
beton.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 40 -

Bab 26 C hapter 26
B ij i h l ogam, terak dan abu Ores, slag and ash

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Terak atau sisa buangan industri semacam itu . (a) Slag or similar industrial waste prepared as
diolah sebagai makadam (pas 25. 1 7); macadam (heading 25. 1 7);
(b) Magnesium karbonat alam (magnesite), dikalsinasi (b) Natural magnesium carbonate (magnesite), whether
maupun tidak ( pas 25. 1 9); or not calcined (heading 25. 1 9);
(c) Endapan dari tangki penyimpanan m inyak (c) Sludges from the storage tanks of petroleum oil,
petroleum, yang terutama terdiri dari m inyak consisting mainly of such oil (heading 27. 1 O);
tersebut (pas 27.01 ) ;
(d) Terak baja dari B a b 31 ; (d) Basic slag of Chapter 31 ;
(e) Wal terak, wol batuan atau wol mineral semacam itu (e) Slag wool, rock wool or similar m ineral wools
(pas 68.06); (heading 68.06);
(f) Sisa atau skrap dari logam mulia atau dari logam (f) Waste or scrap of precious metal or of metal clad
yang d ipalut dengan logam mulia; sisa atau skrap with precious metal; other waste or scrap containing
lainnya mengandung logam mulia atau senyawa precious metal or precious metal com pounds, of a
logam m ulia, dari jenis yang terutama digunakan kind used principally for the recovery of precious
untuk pemulihan logam mulia (pas 7 1 . 1 2); atau metal (heading 7 1 . 1 2); or
(g) Mate tembaga, mate nikel atau mate kobalt (g) Copper, nickel or cobalt mattes produced by any
diproduksi dengan berbagai proses peleburan process of smelting (Section XV).
(Bagian XV).
2.- Untuk keperluan pas 26.01 sampai dengan 26. 1 7, istilah 2.- For the purposes of headings 26.01 to 26. 1 7 , the term
"bijih logam" berarti mineral dari jenis m ineralogi yang "ores" means minerals of m ineralogical species actually
nyata digunakan dalam industri metalurgi untuk used in the metallurgical industry for the extraction of
ekstraksi merkuri, dari logam pada pas 28.44 atau dari mercury, of the metals of heading 28.44 or of the metals
logam pada Bagian XIV atau XV, sekalipun bijih logam of Section XIV or XV, even if they are intended for non
tersebut dimaksudkan bukan untuk keperluan metalurgi. metallurgical purposes. Headings 26.01 to 26. 1 7 do not,
Namun demikian, pas 26.01 sampai dengan 26. 1 7 tidak however, include m inerals which have been submitted to
meliputi mineral yang telah dikerjakan dengan proses processes riot normal to the metallurgical industry.
yang tidak lazim pada industri metalurgi.
3.- Pas 26.20 hanya berlaku untuk: 3.- Heading 26.20 applies only:
(a) Terak, abu dan residu dari jenis yang digunakan (a) Slag, ash and residues of a kind used in industry
dalam industri, baik untuk ekstraksi logam atau either for the extraction of metals or as a basis for
sebagai dasar untuk membuat senyawa kimia dari the manufacture of chemical compound of metals,
logam, tidak termasuk abu dan residu yang excluding ash and residues from the incineration of
diperoleh dari pembakaran sampah rumah tangga municipal waste (heading 26.21 ); and
( pas 26. 2 1 ); dan
(b) Terak, abu dan residu mengandung arsenik, (b) Slag, ash and residues containing arsenic, wether or
mengandung logam maupun tidak, dari jenis yang not containing metals, of a kind used either for the
digunakan untuk ekstraksi arsenik atau logam atau extraction of arsenic or metals or for the
untuk pembuatan senyawa kimianya. manufacture of their chemical com pound.

Catatan Subpos. Subheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 2620.21 , "endapan minyak 1 .- For the purposes of subheading 2620. 2 1 , "leaded
mengandung timbal dan endapan senyawa anti ketukan gasoline sludges and leaded anti-knock compound
mengandung timbal" berarti endapan yang diperoleh sludges" mean sludges obtained from storages tanks of
dari tangki penyim panan m inyak mengandung timbal leaded gasoline and leaded anti-knock compounds (for
dan senyawa anti ketukan mengandung timbal (contoh, example, tetraethyl lead), and consisting essentially of
timbal tetraethyl), Clan terdiri terutama dari timbal, lead, lead compounds and iron oxide.
senyawa timbal dan besi oksida.
2.- Terak, abu dan residu mengandung arsenik, merkuri, 2.- Slag, ash and residues containing arsenic, mercury,
thallium atau campurannya, dari jenis yang digunakan thallium or their mixtures, of a kind used for the
untuk ekstraksi arsenik atau logam tersebut atau untuk extraction of arsenic or those metals or for manufacture
pembuatan senyawa kimianya, harus diklasifikasikan of their chemical compounds, are to be classified in
dalam subpos 2620.60. subheading 2620.60.

www.jdih.kemenkeu.go.id
\;
- 41 -

Bab 27 C hapter 27
Bahan bakar mineral, mi nyak mineral dan produk M i neral fuels, mineral oils and products of their
sulingannya ; zat mengandung bitumen; malam mi nera l disti llation; bitumi nous su bsta nces; mineral waxes

Catala n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Senyawa organik yang mempunyai rumus kimia (a) Separate chemically defined organic com pounds,
tersendiri, selain metana dan propana murni yang other than pure methane and propane which are to
harus diklasifikasikan dalam pos 27 . 1 1 ; be classified in heading 27 . 1 1 ;
(b) Obat-obatan dari pos 30.03 atau 30.04; atau (b) Medicaments of heading 30.03 or 30.04; or
(c) Campuran hidrokarbon tidak jenuh dari pos 33.01 , (c) Mixed unsaturated hydrocarbons of heading 33.0 1 ,
33.02 atau 38.05. 33.02 or 38.05.
2.- Referensi dalam pos 27. 1 0 untuk "minyak petroleum 2.- References in heading 27 . 1 0 to "petroleum oils and oils
dan m inyak yang diperoleh dari mineral mengandung obtained from bituminous m inerals" include not only
bitumen" meliputi . tidak hanya minyak petroleum dan petroleum oils and oils obtained from bituminous
m inyak yang diperoleh dari mineral mengandung minerals but also similar oils, as well as those consisting
bitumen , tetapi j uga m inyak semacam itu, maupun mainly of m ixed unsaturated hydrocarbons, obtained by
m inyak yang terdiri terutama dari campuran hidrokarbon any process, provided that the weight of the non
tidak jenuh, diperoleh dengan berbagai proses, asalkan aromatic constituents exceeds that of the aromatic
berat dari unsur utama non aromatiknya melebihi berat constituents.
unsur utama aromatiknya.
Namun demikian, referensi ini tidak meliputi poliolefir:i However, the references do not include liquid synthetic
sintetik cair yang disuling pada suhu 300C kurang dari polyolefins of which less than 60 % by volume distils at
60 % menurut volumenya, setelah konversinya 300C, after conversion to 1 ,01 3 millibars when a
mencapai 1 .01 3 milibar apabila digunakan metode reduced-pressure distillation method is used (Chapter
penyulingan dengan pengurangan tekanan (Bab 39). 39).
3.- Untuk keperluan pos 27. 1 0, "minyak sisa" berarti sisa 3.- For the purposes of heading 27. 1 0, "waste oils" means
yang terutama mengandung m inyak petroleum dan waste containing mainly petroleum oils and oils obtained
m i nyak yang diperoleh dari m ineral mengandung from bituminous minerals (as described in Note 2 to this
bitumen (sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2 pada Chapter), whether or not m ixed with water. These
Bab ini), dicampur dengan air maupun tidak. Meliputi: include:
(a) Minyak tersebut yang tidak layak digunakan lagi (a) Such oils no longer fit for use as primary products
sebagai produk utama (misalnya, m inyak pelumas (for example, used lubricating oils, used hydrolic oils
bekas, minyak hidrolik bekas dan m inyak and used transformer oils);
transformer bekas);
(b) Minyak endapan dari tangki penyim panan m inyak (b) Sludge oils from the storage tanks of petroleum oils ,
petroleum , terutama mengandung m inyak tersebut mainly containing such oils and a high concentration
dan aditif dengan konsentrasi tinggi (misalnya, of additives (for example, chemicals) used in the
bahan kimia) digunakan dalam pembuatan produk manufacture of the primary products; and
utama; dan
(c) Minyak tersebut dalam bentuk emulsi dalam air atau (c) Such oils in the form of emulsions in water or
bercampur dengan air, sebagai hasil dari tumpahan mixtures with water, such as those resulting from oil
minyak, pencucian tangki penyimpanan, atau dari spills, storage tank washing, or from the use of
penggunaan minyak pemotong untuk cutting oils for machining o perations.
pengoperasian mesin.

Catatan Subpos. Su bheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 2701 . 1 1 , "antrasit" berarti batu 1 .- For the purposes of subheading 2701 . 1 1 , "anthracite"
bara yang mempunyai batas bahan yang m udah means coal having a volatile matter limit (on a dry,
menguap tidak melebihi 14 % (pada keadaan bebas mineral-matter-free basis) not exceeding 14 %.
mineral, kering).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 42 -

2.- Untuk keperluan subpos 2701 . 1 2 "batu bara 2.- For the purposes of subheading 2701 . 1 2, "bituminous
mengandung bitumen" berarti batu bara yang coal" means coal having a volatile matter limit (on a dry,
mempunyai batas bahan m udah menguap melebihi 1 4 m ineral-matter-free basis) exceeding 14 % and a
% (pada keadaan bebas mineral, kering) dan batas nilai calorific value limit (on a moist, mineral-matter-free
kalori sama dengan atau lebih besar dari 5.833 kcal/kg basis) equal to or greater than 5,833 kcal/kg.
(pada keadaan bebas mineral, lembab).
3.- Untuk keperluan subpos 2707. 1 0, 2707.20, 2707.30 dan 3.- For the purposes of subheadings 2707 . 1 0, 2707.20,
2707.40, istilah "benzol (benzena)", "toluol (toluena)", 2707. 30 and 2707.40 the terms "benzol (benzene)",
"xilol (xilena)" dan "naftalena" berlaku untuk produk "toluol (toluene)'', "xylol (xylenes)" and "naphthalene"
yang secara berurutan mengandung benzena, toluena, apply to products which contain more than 50 % by
xilena atau naftalena, lebih dari 50 % menurut beratnya. weight of benzene, toluene, xylenes or naphthalene,
respectively.
4.- Untuk keperluan dari subpos 271 0. 1 2, "minyak ringan 4.- For the purposes of subheading 271 0. 1 2, "light oils and
dan preparatnya" adalah minyak dan preparat yang 90 preparations" are those of which 90 % or more by
% atau lebih menurut volumenya (termasuk yang hilang) volume (including losses) distil at 2 1 0C according to the
disuling pada suhu 2 1 0C menurut metode ISO 3405 ISO 3405 . method (equivalent to the ASTM D 86
(setara dengan metode ASTM D 86) method).
5.- Untuk keperluan subpos-subpos dari pos 27. 1 0, istilah 5.- For the purposes of the subheadings of heading 27. 1 0,
"biodiesel" berarti ester mono-alkyl dari asam lemak dari the term "biodiesel" means mono-alkyl esters of fatty
jenis yang digunakan sebagai bahan bakar, yang acids of a kind used as a fuel, derived from animal or
berasal dari lemak dan m inyak hewani atau nabati baik vegetable fats and oils whether or not used.
yang digunakan maupun tidak.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 43 -

Bagian VI Section VI
P rodu k i ndListri kimia atau produk industri terkait Products of the chemical or al lied i ndustries

Catatan. Notes.
1 .- (A) Barang (selain bijih radio aktif) yang memenuhi 1 .- (A) Goods (other than radioactive ores) answering to a
u raian dalam pos 28.44 atau 28.45 harus description in heading 28.44 or 28.45 are to be
diklasifikasikan dalam pos tersebut dan bukan classified in those headings and in no other heading
dalam pos lain dari Nomenklatur ini. of the Nomenclature.
(B) Berdasarkan paragraf (A) di atas, maka barang (B) Subject to paragraph (A) above, goods answering to
yang memenuhi uraian dalam pos 28.43, 28.46 a description in heading 28.43, 28.46 or 28. 52 are to
atau 28.52 harus diklasifikasikan dalam pos be classified in those headings and in no other
tersebut dan bukan dalam pos lain dari Bagian ini. heading of this Section.
2 . - Berdasarkan Catatan 1 di atas, barang yang dapat 2 .- Subject to Note 1 above, goods classifiable in heading
diklasifikasikan dalam pos 30.04, 30.05, 30.06, 32. 1 2, 30. 04, 30.05, 30.06, 32. 1 2 , 33.03, 33.04, 33.05, 33.06,
33.03, 33.04, 33.05, 33.06, 33.07, 35.06, 37.07 atau 33.07, 35.06, 37.07, or 38.08, by reason of being put up
38.08, karena disiapkan dalam takaran terukur atau in measured doses or for retail sale are to be classified
untuk penjualan eceran, maka harus diklasifikasikan in those headings and in no other heading of the
dalam dalam pos tersebut dan bukan dalam pos lain Nomenclature.
dari Nomenklatur ini.
3.- Barang yang disiapkan dalam set yang terdiri dari dua 3.- Goods put up in sets consisting of two or more separate
atau lebih unsur yang terpisah, beberapa atau constituents, some or all of which fall in this Section and
seluruhnya yang digolongkan dalam Bagian ini dan are intended to be mixed together to obtain a product of
dimaksudkan untuk dicampur bersama untuk Section VI or VI I , are to be classified in the heading
memperoleh produk dari Bagian VI atau VI I , harus appropriate to that product, provided that the
diklasifikasikan dalam pos yang sesuai dengan produk constituents are:
tersebut, asalkan unsur tersebut:
(a) berdasarkan penyiapannya jelas dapat dikenal (a) having regard to the manner in which they are put
untuk digunakan bersama-sama tanpa dibungkus up, clearly identifiable as being intended to be used
ulang sebelumnya; together without first being repacked;
(b) diajukan bersama; dan (b) presented together; and
(c) pada saat diaj ukan, dapat dikenali sebagai unsur (c) identifiable, whether by their nature or by the relative
yang saling melengkapi satu sama lain, baik proportions in which they are present, as being
berdasarkan sifat atau perbandingan relatifnya. complementary one to another.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 44 -

Bab 28 Chapter 28
Bahan kimia a norganik; senyawa organik atau Inorganic chemicals; orga nic or i norganic
a norganik dari logam mulia, dari logam ta nah jarang, compounds of precious metals, of rare-earth metals,
dari unsur radioaktif atau dari isotop of radioactive elements or of isotopes

Catata n. Notes.
1 .- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain , pas dari 1 .- Except where the context otherwise requires, the
Bab ini berlaku hanya untuk: headings of this Chapter apply only to:
(a) Unsur kimia tersendiri dan senyawa yang (a) Separate chemical elements and separate
mempunyai rumus kimia tersendiri, mengandung chemically defined compounds, whether or not
kotoran maupun tidak; containing impurities;
(b) Produk yang disebut dalam (a) di atas yang (b) The products mentioned in (a) above dissolved in
d ilarutkan dalam air; water;
(c) Produk yang disebut dalam (a) di atas yang (c) The products mentioned in (a) above dissolved in
dilarutkan dali=!m pelarut lainnya, asalkan pelarutan other solvents provided that the solution constitutes
itu merupakan cara yang lazim dan diperlukan a normal and necessary method of putting up these
untuk menyiapkan produk tersebut, semata-mata products adopted solely for reasons of safety or for
dilakukan untuk alasan kemanan atau untuk transport and that the solvent does not render the
pengangkutannya dan pelarut tersebut tidak product particularly suitable for specific use rather
menyebabkan produk tersebut hanya cocok untuk than for general use;
penggunaan khusus daripada untuk penggunaan
um um;
(d) Produk yang disebut dalam (a), (b) atau (c) di atas, (d) The products mentioned in (a), (b) or (c) above with
dengan penambahan penstabil (termasuk bahan an added stabilizer (including an anti-caking agent)
anti-caking) yang diperlukan untuk pengawetan necessary for their preservation or transport;
atau pengangkutannya;
(e) Produk yang d isebut dalam (a), (b), (c) atau (d) di (e) The products mentioned in (a), (b), (c) or (d) above
atas, dengan penambahan bahan anti-dusting atau with an added anti-dusting agent or a coloudng
.
zat pewarna untuk memudahkan identifikasinya substance added to facilitate their identification or
atau untuk alasan keamanan, asalkan penambahan for safety reasons, provided that the additions do
tersebut tidak menyebabkan produk tersebut hanya not render the product particularly suitable for
cocok untuk penggunaan khusus daripada untuk specific use rather than for general use.
penggunaan umum.
2.- Selain ditionit dan sulfoksilat yang distabilisasi dengan 2.- In addition to dithionites and sulphoxylates, stabilised
zat organik (pas 28. 3 1 ), karbonat dan peroksokarbonat with organic substances (heading 28.31 ), carbonates
dari basa anorganik (pas 28.36), sianida, sianida oksida and peroxocarbonates of inorganic bases (heading
dan sianida kompleks dari basa anorganik (pas 28.37), 28.36), cyanides, cyanide oxides and complex cyanides
fulminat, sianat dan tiosianat, dari basa anorganik (pas of inorganic bases (heading 28.37), fulminates, cyanates
28.42), produk organik yang termasuk dalam pas 28.43 and thiocyanates, of inorganic bases (heading 28.42),
sampai dengan pas 28.46 dan pas 28.52 dan karbida organic products included in heading 28.43 to 28.46 and
(pas 28.49), hanya senyawa karbon berikut ini yang 28.52 and carbides (heading 28.49), only the following
harus diklasifikasikan dalam Bab ini: compounds of carbon are to be classified in this
Chapter:
(a) Oksida dari karbon, hidrogen sianida, asam (a) Oxides of carbon, hydrogen cyanide, fulminic,
fulminat, asam isosianat, asam tiosianat dan asam isocyanic, thiocyanic and other simple or complex
sianogen sederhana atau kompleks lainnya (pas cyanogen acids (heading 28. 1 1 );
28. 1 1 );
(b) Ha Iida oksida dari karbon (pas 28. 1 2); (b) Halide oxides of carbon (heading 28. 1 2);
(c) Karban disulfida (pas 28. 1 3); ( c) Carbon disulphide (heading 28. 1 3);
(d) Tiokarbonat, selenokarbonat, telurokarbonat, (d) Thiocarbonates, selenocarbonates,
silenosianat, telurosianat, tellurocarbonates, selenocyanates, tellurocyanates,
tetratiosianatodiaminokromat (reinekat) dan sianat tetrath iocyanatodiamm ino-chromates ( reineckates)
kompleks lainnya, dari basa anorganik (pas 28.42); and other complex cyanates, of inorganic bases
(heading 28.42);
(e) Hidrogen peroksida, dipadatkan dengan urea (pas (e) Hydrogen peroxide, solidified with urea (heading
28.47), karbon oksisulfida, tiokarbonil halida, 28.47), carbon oxysulphide, thiocarbonyl halides,
sianogen , sianogen halida dan sianamida serta cyanogen, cyanogen halides and cyanamide and its
turunan logamnya (pas 28. 53) selain kalsium metallic derivatives (heading 28.53) other than
sianamida, m urni maupun tidak (Bab 31 ). calcium cyanamide, whether or not pure (Chapter
31 ).

www.jdih.kemenkeu.go.id
\;
- 45 -

3.- Berdasarkan ketentuan Catatan 1 pada Bagian VI , Bab 3.- Subject to the provisions of Note 1 to Section VI , this
ini tidak meliputi: Chapter does not cover:
(a) Natrium klorida atau magnesium oksida, murni (a) Sodium chloride or magnesium oxide, whether or
maupun tidak, atau produk lain dari Bagian V; not pure, or other products of Section V;
(b) Senyawa organo-anorganik selain yang disebut (b) Organo-inorganic compounds other .than those
dalam Catatan 2 di atas; mentioned in Note 2 above;
(c) Produk yang disebut dalam Catatan 2, 3, 4 atau 5 (c) Products mentioned in Note 2, 3, 4 or 5 to Chapter
pada Bab 3 1 ; 31 ;
(d) Produk anorganik dari jenis yang digunakan (d) I norganic products of a kind used as luminophores,
sebagai luminofor dari pos 32.06; frit kaca dan kaca of heading 32.06; glass frit and other glass in the
lainnya dalam bentuk bubuk, butiran atau serpihan, form of powder, granules or flakes, of heading
dari pos 32.07; 32.07;
(e) Grafit artifisial (pos 38.0 1 ); produk y ang disiapkan (e) Artificial graphite (heading 38.01 ); products put up
sebagai bahan pengisi alat pemadam kebakaran as charges for fire-extinguishers or put up in fire
atau disiapkan untuk granat pemadam kebakaran, extingu_i shing grenades, of heading 38. 1 3; ink
dari pos 38. 1 3; penghilang tinta disiapkan dalam
removers put up in packings for retail sale, of
kemasan untuk penj ualan eceran, dari pos 38.24; heading 38.24; cultured crystals (other than optical
kristal budi daya (selain unsur optis) dari pos 38.24, elements) weighing not less than 2.5 g each, of the
yang masing-masing berat halida alkali atau dari halides of the alkali or the alkaline-earth metals, of
logam alkali tanahnya, tidak kurang dari 2,5 g; heading 38.24;
(f) Batu mulia atau batu semi mulia (alam, sintetik atau (f) Precious or semi-precious stones (natural, synthetic
direkonstruksi) atau debu atau bubuk dari batu or reconstructed) or dust or powder of such stones
tersebut (pos 7 1 .02 sampai dengan 7 1 .05), atau (headings 7 1 . 02 to 7 1 .05), or precious metals or
logam mulia atau paduan logam mulia dari Bab 7 1 ; precious metals alloys of Chapter 7 1 ;
( g ) Logam , murni maupun tidak, paduan logam atau (g) The metals, whether or not pure, metal alloys or
sermet, termasuk karbida logam disinter (karbida cermets, including sintered metal carbides (metal
logam disinter dengan logam), dari Bagian XV; atau carbides sintered with a metal), of Section XV; or
(h) Elemen optis, m isalnya, dari halida logam alkali (h) Optical elements, for example, of the halides of the
atau dari logain alkalin-tanah (pos 90.01 ). alkali or the alkaline-earth metals (heading 90. 0 1 ) .

4.- Asam kompleks mempunyai rumus kimia tertentu terdiri 4.- Chemically defined complex acids consisting of a non
dari asam non-logam dari sub-Bab 11 dan asam logam metal acid of sub-Chapter II and a metal acid of sub
dari sub-Bab I V, harus diklasifikasikan dalam pos 28. 1 1 . Chapter IV are to be classified in heading 28. 1 1 .
5.- Pos 28.26 sampai dengan 28.42 berlaku hanya untuk 5.- Headings 28.26 to 28.42 apply only to metal or
garam logam atau garam amonium atau garam peroksi. ammonium salts or peroxysalts.
Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, garam Except where the context otherwise requires, double or
ganda atau garam kompleks harus diklasifikasikan complex salt are to be classified in heading 28.42.
dalam pos 28.42.
6.- Pos 28.44 berlaku hanya untuk: 6.- Heading 28.44 applies only to:
(a) Technetium ( No. atom 43), promethium (No.atom (a) Technetium (atomic No.43), promethium (atomic
61 ), polonium (No.atom 84) dan semua unsur No.6 1 ), polonium (atomic No.84) and all elements
dengan nomor atom lebih besar dari 84; with an atomic number greater than 84;
(b) lsotop radioaktif alam atau artifisial (termasuk isotop (b) Natural or artificial radioactive isotopes (including
radioaktif dari logam mulia atau logam tidak mulia those of the precious metals or of the base metals of
dari Bagian XIV dan XV), dicampur bersama Section XIV and XV), whether or not mixed together;
maupun tidak;
(c) Senyawa, anorganik atau organik dari unsur atau (c) Compounds, inorganic or organic, of these elements
isotop ini, mempunyai rumus kimia tertentu maupun or isotopes, whether or not chemically defined,
tidak, dicampur bersama maupun tidak; whether or not mixed together;
(d) Paduan, dispersi (termasuk sermet), produk (d) Alloys, dispersions (including cermets), cerami.c
keramik dan campuran mengandung unsur atau products and mixtures containing these elements or
isotop atau senyawa anorganik atau senyawa isotopes or inorganic or organic compounds thereof
organiknya serta mempunyai radioaktivitas spesifik and having a specific radioactivity exceeding 7 4
melebihi 74 Bq/g (0,002 Ci/g); Bq/g (0.002 Ci/g);
(e) Unsur bahan bakar (cartridge) dari reaktor nuklir (e) Spent (irradiated) fuel elements (cartridges) of
bekas pakai (telah disinari); nuclear reactors;
(f) Residu radioaktif, dapat digunakan maupun tidak. (f) Radioactive residues whether or not usable.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 46 -

lstilah "isotop", untuk keperluan Catatan ini dan uraian The term "isotopes", for the purposes of this Note and of
dari pos 28.44 dan 28.45, mengacu pada: the wording of headings 28.44 and 28.45, refers to:
.
- individual nuclide, namun tidak termasuk yang secara - individual nuclides, excluding, however, those existing
alami, keberadaannya dalam keadaan monoisotop; in nature in the monoisotopic state;
- cam puran isotop dari satu unsur dan unsur yang - mixtures of isotopes of one and the same element,
sama, diperkaya dengan satu atau beberapa isotop enriched in one or several of the said isotopes, that is,
tersebut, yaitu unsur yang komposisi isotop alaminya elements of which the natural isotopic composition has
telah dimodifikasi secara artifisial. been artificially modified.
7.- Pos 28.53 meliputi tembaga fosfida (tembaga fosfor) 7.- Heading 28.53 includes copper phosphide (phosphor
yang mengandung fosfor lebih dari 1 5 % menurut copper) containing more than 1 5 % by weight of
beratnya. phosphorus.
8.- Unsur kimia (misalnya, silikon dan selenium) yang 8.- Chemical elements (for example, silicon and selenium)
d iolah untuk penggunaan dalam elektronik harus doped for use in electronics are to be classified in t.h is
diklasifikasikan dalam Bab ini, asalkan unsur kimia Chapter, provided that they are in forms unworked as
tersebut dalam bentuk tidak dikerjakan, seperti ditarik, drawn, or in the form of cylinders or rods. When cut in
atau dalam bentuk silinder atau batang kecil. Apabila the form of discs, wafers or similar forms, they fall in
dipotong dalam bentuk cakram, wafer atau bentuk heading 38. 1 8.
semacam itu, maka unsur kimia tersebut d igolongkan
dalam pos 38. 1 8.

Catatan Su bpos. Subheading Note.


1.- Untuk keperluan subpos 2852. 1 0, istilah "memiliki 1 .- For the purposes of subheading 2852. 1 0, the expression
rumus kimia tertentu" berarti seluruh senyawa organik "chemically defined" means all organic or inorganic
atau inorganik dari merkuri yang memenuhi persyaratan compounds of mercury meeting the requirements of
dari paragraf (a) sampai (e) pada Catatan 1 Bab 28 atau paragraphs (a) to (e) of Note 1 to Chapter 28 or
paragraf (a) sampai (h) pada Catatan 1 Bab 29. paragraphs (a) to (h} of Note 1 to Chapter 29.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 47 -

. Bab 29 Chapter 29
Bahan Kimia Organik Organic C hemicals

Catatan. Notes.
1 .- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, pos dari 1 . - Except where the context otherwise requires, the
Bab ini berlaku hanya untuk: headings of this Chapter apply only to:
(a) Senyawa organik yang mempunyai rumus kimia (a) Separate chemically defined organic com pounds,
tersendiri, mengandung kotoran maupun tidak; whether or not containing impurities;
(b) Campuran dari dua isomer atau lebih dari senyawa (b) Mixtures of two or more isomers of the same
organik yang sama (mengandung kotoran maupun organic compound (whether or not containing
tidak) kecuali campuran dari isomer hidrokarbon impurities), except mixtures of acyclic hydroca rbon
asiklik (selain stereoisomer), jenuh maupun tidak isomers (other than stereoisomers), whether or not
(Bab 27); saturated (Chapter 27);
(c) Produk dari pos 29. 36 sampai dengan 29.39 atau (c) The products of headings 29.36 to 29.39 or the
gula eter, gula asetal dan gula ester, serta sugar ethers, sugar acetals and sugar esters, and
garamnya, dari pos 29.40, atau produk dari pos their salts, of heading 29.40, or the products of
29.4 1 , mempunyai rumus kimia tertentu maupun heading 29.4 1 , whether or not chemically defined;
tidak;
(d) Produk yang disebut dalam (a), (b) atau (c) di atas, (d) The products mentioned in (a), (b) or (c) above
yang dilarutkan dalam air; dissolved in water;

(e) Produk yang disebut dalam (a), (b) atau (c) di atas, (e) Products mentioned in (a), (b) or (c) above
yang dilarutkan dalam pelarut lainnya asalkan dissolved in other solvents provided that the solution
pelarutannya merupakan cara yang lazim serta constitutes a normal and necessary method of
diperlukan untuk menyiapkan produk tersebut dan putting up these products adopted solely for reasons
d ilakukan semata-mata untuk alasan keamanan of safety or for transport and that the solvent does
atau untuk pengangkutannya, dan pelarut tersebut not render the product particularly suitable for
tidak menjadikan produk tersebut hanya cocok specific use rather than for general use;
untuk penggunaan khusus daripada untuk
penggunaan umum;
(f) Produk yang disebut dalam (a), (b), (c), (d) atau (e) (f) The products mentioned in (a), (b), (c), (d) or (e)
di atas, yang ditambah dengan penstabil (termasuk above with an added stabiliser (including an nti
bahan anti-caking), yang diperlukan untuk caking agent) necessary for their preservation or
pengawetan atau pengangkutannya; transport;
(g) Produk tersebut dalam (a), (b), (c), (d), (e) atau (f) di (g) The products mentioned in (a), (b), (c), (d), (e) or (f)
atas, yang ditambah dengan bahan anti-dusting above with an added anti-dusting agent or a

atau zat pewarna atau zat bau-bauan , ditambahkan colouring or odoriferous substance added to
untuk memudahkan identifikasinya atau untuk facilitate their identification or for safety reasons,
alasan keamanan, asalkan tambahan itu tidak provided that the additions do not render the product
menjadikan produk tersebut hanya cocok untuk particularly suitable for specific use rather than for
penggunaan khusus daripada untuk penggunaan general use;
um um;
(h) Produk-produk berikut ini, diencerkan hingga (h) The following products, diluted to standard
mencapai kadar standar, untuk pembuatan bahan strengths, for the production of azo dyes: diazonium
celup azo: garam diazonium, perangkai yang salts, couplers used for these salt and diazotisable
digunakan untuk garam ini dan amino yang dapat amines and their salt.
dij adikan diazo serta garamnya.
2.- Bab ini tidak meliputi : 2.- This Chapter does not cover:
(a) Barang dari pos 1 5. 04 atau gliserol mentah dari pos (a) Goods of heading 1 5. 04 or crude glycerol of
1 5. 20; heading 1 5 .20;
(b) Etil alkohol (pos 22. 07 atau 22.08); (b) Ethyl alcohol (heading 22.07 or 22.08);
(c) Metana atau propana (pos 27. 1 1 ); (c) Methane or propane (heading 27. 1 1 ) ;
(d) Senyawa karbon yang disebut dalam Catatan 2 (d) The compounds of carbon mentioned in Note .2 to
pada Bab 28; Chapter 28;
(e) Produk imunologi dari pos 30.02; (e) I mmunological products of heading 30.02;
(f) Urea (heading 3 1 . 02 atau 3 1 . 05); (f) Urea (heading 3 1 . 02 or 3 1 .05);

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 48 -

(g) Bahan pewarna berasal dari nabati atau hewani (g) Colouring matter of vegetable or animal origin
( pos 32.03), bahan pewarna organik sintetik, produk (heading 32.03), synthetic organic colouring matter,
organik sintetik dari jenis yang digunakan sebagai synthetic organic products of a kind used as
bahan pencemerlang fluoresen atau sebagai fluorescent brightening agents or as luminophores
luminofor (pos 32.04) atau bahan celu p atau (heading 32.04) or dyes or other colouring matter
pewarna lainnya disiapkan dalam bentuk atau put up in forms or packings for retail sale (heading
kemasan untuk penjualan eceran (pos 32. 1 2); 32. 1 2 ) ;
(h) Enzim ( pos 35.07); (h) Enzymes ( heading 35.07 ) ;
(ij ) Metaldehida, heksametilenatetramina atau zat (ij ) Metaldehyde, hexamethylenetetramine or similar
semacam itu, disiapkan dalam bentuk (misalnya: substances, put up in forms (for example, tablets,
tablet, stik atau bentuk semacam itu ) untuk sticks or similar forms) for use as fuels, or liquid or
digunakan sebagai bahan bakar, atau bahan bakar liquefied-gas fuels in containers of a kind used for
cair atau bahan bakar gas dicairkan, dalam filling or refilling cigarette or similar lighters and of a
kemasan dari jenis yang digunakan untuk pengisian capacity not exceeding 300 cm 3 (heading 36.06);
atau pengisian ulang pemantik sigaret atau
pemantik semacam itu dengan kapasitas tidak
melebihi 300 cm 3 (pos 36.06);
(k) Produk disiapkan sebagai bahan pengisi untuk alat (k) Products put up as charges for fire-extinguishers or
pemadam kebakaran atau disiapkan untuk granat put up in fire-extinguishing grenades, of heading
pemadam kebakaran, dari pos 38. 1 3; penghilang 38. 1 3; ink removers put up in packing for retail sale,
tinta disiapkan dalam kemasan untuk penjualan of heading 38.24; or
eceran, dari pos 38.24; atau
(I) Elemen optis, m isalnya, dari etilendiamina tartrat (I) Optical elements, for example, of ethylenediamine
( pos 90.01 ). tartrate (heading 90.01 ).
3.- Barang yang dapat dimasukkan dalam dua pos atau 3.- Goods which could be included in two or more of the
lebih dari Bab ini, harus diklasifikasikan dalam pos headings of this Chapter are to be classified in that one
terakhir berdasarkan urutan penomorannya. of those headings which occurs last in numerical order.
4.- Dalam pos 29.04 sampai dengan 29.06, 29.08 sam pai 4.- In headings 29.04 to 29.06, 29.08 to 29. 1 1 and 29. 1 3 to
dengan 29. 1 1 dan 29. 1 3 sampai dengan 29.20, setiap 29.20, any reference to halogenated, sulphonated,
referensi untuk turunan halogenasi, sulfonasi, nitrasi nitrated or nitrosated derivatives includes a reference to
atau nitrosasi, termasuk referensi untuk senyawanya, compound derivatives, such as sulphohalogenated,
seperti turunan sulfohalogenasi, nitrohalogenasi, nitrohalogenated, nitrosulphonated or
nitrosulfonasi atau nitrosulfohalogenasi. nitrosulphohalogenated derivatives.
Kelompok nitro atau nitroso tidak dapat dianggap Nitro or nitroso groups are not to be taken as "nitrogen
_
sebagai "fungsi nitrogen" untuk keperluan pos 29.29. functions" for the purposes of heading 29.29.
Untuk keperluan pos 29.1 1 , 29. 1 2, 29. 1 4, 29. 1 8 dan For the purposes of headings 29. 1 1 , 29. 1 2, 29. 1 4, 29. 1 8
29.22, "fungsi oksigen" harus dibatasi untuk fungsi yang and 29.22, "oxygen function" i s to be restricted to the
dimaksud dalam pos 29.05 sampai dengan 29.20 functions (the characteristic organic oxygen-containing
(kelompok yang mengandung oksigen berkarakter groups) referred to in headings 29.05 to 29.20.
organik).
5.- (A) Ester dari senyawa organik berfungsi asam dari sub 5.- (A) The esters of acid-function organic compounds of
Bab I sampai dengan VI I dengan senyawa organik sub-Chapters I to VII with organic compounds of
dari sub Bab ini harus diklasifikasikan dengan these sub-Chapters are to be classified with that
senyawa tersebut, yang diklasifikasikan dalam pos compound which is classified in the heading which
terakhir berdasarkan urutan penomoran dalam sub occurs last in numerical order in these sub
Bab ini. Chapters.
( B ) Ester dari etil alkohol dengan senyawa organik (B) Esters of ethyl alcohol with acid-function organic
berfungsi asam dari Sub Bab I sampai VII harus compounds of sub-Chapters I to VI I are to be
diklasifikasikan dalam pos yang sama dengan classified in the same heading as the corresponding
senyawa berfungsi asam yang sesuai. acid-function compounds.
(C) Berdasarkan Catatan 1 pada Bagian VI dan (C) Subject to Note 1 to Section VI and Note 2 to
Catatan 2 pada Bab 28: Chapter 28:
( 1 ) Garam anorganik dari senyawa organik ( 1 ) I norganic salts of organic compounds such as
seperti senyawa berfungsi asam, fenol atau acid-, phenol- or encl-function compounds or
enol atau basa organik, dari sub Bab I sampai organic bases, of sub-Chapters I to X or
dengan X atau pos 29.42, harus heading 29.42, are to be classfied in the
diklasifikasikan dalam pos yang sesuai untuk heading appropriate to the organic compound;
senyawa organik tersebut;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 49 -

(2) Garam yang terbentuk di antara senyawa (2) Salts formed between organic compounds of
organik dari Sub Bab I sampai dengan X atau Sub-Chapters I to X or heading 29.42 are to be
pos 29.42, harus diklasifikasikan dalam pos classified in the heading appropriate to the base
yang sesuai untuk basa atau untuk asam or to the acid (including phenol-or enol-function
(termasuk senyawa berfungsi fenol atau enol) compounds) from which they are formed,
dari mana garam tersebut terbentuk, yang whichever occurs last in numerial order in the
terakhir berdasarkan urutan penomoran dalam Chapter; and
Bab tersebut; dan
(3) Senyawa koordinasi, selain produk yang ( 3) Co-ordination compounds, other than products
dapat d iklasifikasikan ke dalam Sub Bab XI classifiable in Sub-Chapter XI or heading 29.4 1 ,
atau pos 29.41 , harus diklasifikasikan ke are to be classified in the heading which occurs
dalam pos terakhir sesuai urutan last in numerical order in Chapter 29, among
penomorannya dalam Bab 29, di antara pos those appropriate to the fragments formed by
pos yang sesuai dengan fragmen yang "cleaving" of all metal bonds, other than metal
dibentuk dengan "pemecahan" seluruh ikatan carbon bonds.
logam , selain ikatan logam-karbon.
(D) Logam alkoholat harus diklasifikasikan dalam pos (D) Metal alcoholates are to be classified in the same
yang sama dengan alkohol yang sesuai, kecuali heading as the corresponding alcohols except in the
dalam hal etanol (pos 29.05). case of ethanol (heading 29. 05 ) .
(E) Halida dari asam karboksilat harus diklasifikasikan (E) Halides of carboxylic acids are to be classified in the
dalam pos yang sama dengan asam yang sesuai. same heading as the corresponding acids.
6.- Senyawa dari pos 29.30 dan 29.31 adalah senyawa 6.- The compounds of headings 29.30 and 29.31 are
organik yang molekulnya mengandung, selain atom organic compounds the molecules of which contain, in
hidrogen, oksigen atau nitrogen, juga atom dari non addition to atoms of hydrogen, oxygen or nitrogen,
logam lainnya atau dari logam (seperti belerang, arsenik atoms of other non-metals or of metals (such as sulphur,
atau timbal) yang dirangkaikan secara langsung pada arsenic or lead) directly linked to carbon atoms.
atom karbon.
Pos 29. 30 (senyawa organo belerang) dan pos 29. 31 Heading 29.30 (organo-sulphur compounds) and
(senyawa organo-anorganik lainnya) tidak meliputi heading 29.31 (other organo-inorganic compounds) do
turunan sulfonasi atau halogenasinya (termasuk turunan not include sulphonated or halogenated derivatives
senyawa), yang, selain hidrogen, oksigen dan nitrogen, (including compound derivatives) which , apart from
yang dirangkai secara langsung pada atom karbon dari hydrogen, oxygen and nitrogen, only have directly linked
belerang atau dari halogen yang memberikan sifat to carbon the atoms of sulphur or of a halogen which
turunan sulfonasi atau halogenasinya (atau turunan give them their nature of sulphonated or halogenated
senyawa). derivatives (or compound derivatives).
7.- Pos 29.32, 29.33 and 29.34 tidak meliputi epoksida 7.- Headings 29.32, 29.33 and 29.34 do not include
dengan cincin tiga, keton peroksida, polimer siklik dari epoxides with a three-membered ring, ketone peroxides,
aldehida atau dari tioaldehida, anhidrida dari asam cyclic polymers of aldehydes or of thi.oaldehydes,
karboksilat polibasa, ester siklik dari alkohol polihidrat anhydrides of polybasic carboxylic acids, cyclic esters of
atau fenol dengan asam polibasa, dan imida dari asam polyhydric alcohols or phenols with polybasic acids, and
polibasa. imides of polybasic acids.
Ketentuan ini berlaku hanya apabila atom hetero pada These provisions apply only when the ring-position
posisi ikatannya dihasilkan semata-mata dari fungsi hetero-atoms are those resulting solely from the
memutar atau fungsi-fungsi yang tercantum di sin i . cyclising function or functions here listed.
8.- Untuk keperluan pos 29.37: 8.- For the purposes of heading 29.37:
(a) istilah "hormon" meliputi faktor hormon-pelepas (a) the term "hormones" includes hormone-releasing or
atau hormon-perangsang, pencegah hormon dan hormone-stimulating factors, hormone inhibitors and
hormone antagonists (anti-hormon); hormone antagonists (anti-hormones);
(b) istilah "digunakan terutama sebagai hormon" (b) the expression "used primarily as hormones" applies
berlaku tidak hanya untuk turunan hormon dan not only to hormone derivatives and structural
struktur analog yang digunakan terutama untuk efek analogues used primarily for their hormonal effect,
hormonalnya, tetapi juga untuk turunan dan struktur but also to those derivatives and structural
analog yang digunakan terutama sebagai perantara analogues used primarily as intermediates in the
dalam sintesa produk dari pos ini. synthesis of products of this heading.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 50 -

Catatan Subpos. Su bheading Notes.


1 .- Dalam setiap pos dari Bab ini, turunan dari senyawa 1 .- Within any one heading of this Chapter, derivatives of a
kimia (atau kelompok senyawa kimia) harus chemical compound (or group of chemical compounds)
d iklasifikasikan dalam subpos yang sama dengan are to be classified in the same subheading as that
senyawa tersebut (atau kelompok senyawa), asalkan compound (or group of compounds) provided that they
senyawa tersebut tidak secara khusus termasuk dalam are not more specifically covered by any other
setiap subpos lainnya dan tidak terdapat subpos "Lain subheading and that there is no residual subheading
lain" dalam rangkaian subpos dimaksud. named "Other" in the series of subheadings concerned.
2.- Catatan 3 pada Bab 29 tidak berlaku pada subpos bab 2.- Note 3 to Chapter 29 does not apply to the subheadings
ini. of this Chapter.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 51 -

Bab 30 Chapter 30
Produk farmasi Pharmaceutical products

Catata n . Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Makanan atau m inuman (seperti makanan diet, (a) Foods or beverages (such as dietetic, diabetic or
makanan penderita diabetes atau makanan yang fortified foods, food supplements, tonic beverages
ditambah nilai g1zinya, suplemen makanan, and m ineral waters), other than nutritional
m i numan penyegar dan air m ineral), selain olahan preparations for intravenous administration (Section
nutrisi untuk pemberian intravena (Bagian IV); IV);
(b) Preparat, seperti tablet, permen karet atau patch (b) Preparations, such as tablets, chewing gum _or
(sistem transdermal), yang dimaksudkan untuk patches (transdermal systems), intended to assist
membantu perokok berhenti merokok (pos 2 1 .06 smokers to stop smoking (heading 2 1 .06 or 38.24 ) ;
atau 38.24 );
(c) Plester yang dikalsinasi secara khusus atau (c) Plasters specially calcined or finely ground for use in
ditumbuk secara halus untuk digunakan dalam dentistry (heading 25.20);
kedokteran gigi (pos 25.20);
.
(d) Hasil sulingan atau larutan mengandung air dari (d) . Aqueous distillates or aqueous solutions of essen tial
m inyak atsiri, cocok untuk keperluan pengobatan oils, suitable for medicinal uses (heading 33.0 1 );
(pos 33.01 );
(e) Preparat dari pos 33.03 sampai dengan 33.07, (e) Preparations of headings 33.03 to 33.07, even if
meskipun barang tersebut mempunyai sifat they have therapeutic or prophylactic properties; .
terapeutik atau profilaktik;
(f) Sabun atau produk lainnya dari pos 34. 0 1 (f) Soap or other products of heading 34. 0 1 containing
mengandung tambahan obat-obatan; added medicaments;
(g) Preparat dengan dasar dari plester untuk keperluan (g) Preparations with a basis of plaster for use in
kedokteran gigi (pos 34.07); atau dentistry (heading 34.07 ) ; or
(h) Albumin darah tidak disiapkan untuk keperluan (h) Blood albumin not prepared for therapeutic or
terapeutik atau profilaktik (pos 35.02). prophylactic uses (heading 35.02).
2 .- Untuk keperluan pos 30.02, istilah "produk imunologi" 2.- For the purposes of heading 30.02, the expression
berlaku untuk peptida dan protein (selain barang dari "immunological products" applies to peptides and
pos 29.37) yang terlibat secara langsung dalam regulasi proteins (other than goods of heading 29.37 ) which are
proses imunologi, seperti antibodi monoclonal (MAB), directly involved in the regulation of immunological
fragmen antibodi, antibody conjugates dan antibody processes, such as monoclonal antibodies (MAB),
fragment conjugates, interleukins, interferons ( I FN), antibody fragments, antibody conjugates and antibody
chemokines dan faktor tumor necrosis tertentu (TNF), fragment conjugates, interleukins, interferons ( I FN ),
growth factors (GF), hematopoietins dan colony chemokines and certain tumor necrosis factors (TNF),
stimulating factors (CSF). growth factors (GF), hematopoietins and colony
stimulating factors (CSF).
3.-. Untuk keperluan pos 30.03 dan 30.04 dan Catatan 4 (d) 3.- For the purposes of heading 30.03 and 30.04 and of
pada bab ini, produk berikut harus dianggap: Note 4 (d) to this Chapter, the following are to be
treated:
(a) Sebagai produk tidak dicampur: (a) As unmixed products:
.
( 1 ) Produk tidak dicampur yang dilarutkan dalam ( 1 ) Unmixed products dissolved in wate r;
air;
(2 ) Seluruh barang dari Bab 28 atau 29; dan ( 2 ) All goods of Chapter 28 or 29; and
(3) Ekstrak nabati sederhana dari pos 1 3.02, yang ( 3 ) Simple vegetable extracts of heading 1 3.02,
semata-mata distandardisasi atau dilarutkan merely standardised or dissolved in any solvent;
dalam berbagai pelarut;
(b) Sebagai produk yang telah dicampur: (b) As products which have been m ixed:
( 1 ) Larutan dan suspensi koloidal (selain belerang ( 1 ) Colloidal solutions and suspensions (other than
koloidal); colloidal sulphur);
( 2 ) Ekstrak nabati yang diperoleh dengan ( 2 ) Vegetable extracts obtained by the treatment of
pengolahan campuran bahan nabati; dan mixtures of vegetable materials; and
(3) Garam dan konsentrat yang diperoleh dengan ( 3 ) Salts and concentrates obtained by evaporating
pengevaporasian air mineral alam. natural mineral waters.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 52 -

4.- Pos 30.06 berlaku hanya untuk produk berikut, yang 4.- Heading 30.06 applies only to the following, which are to
harus d iklasifikasikan dalam pos tersebut dan bukan be classified in that heading and in no other heading of
dalam pos lainnya dari Nomenklatur ini: the Nomenclature:
(a) Catgut bedah steril, bahan jahit steril semacam itu a) Sterile surgical catgut, similar sterile suture
(termasuk benang untuk bedah dan keperluan steril materials (including sterile absorbable surgical or
untuk gigi yang dapat menyerap) dan tisu steril dental . yarns) and sterile tissue adhesives for
berperekat untuk penutup Iuka bedah ; surgical wound closure;
(b) Laminaria steril dan laminaria steril yang dapat (b) Sterile laminaria and sterile laminaria tents;
mengembang ;
(c) Haemostatik gigi atau haemostatik bedah steril (c) Sterile absorbable surgical or dental haemostatics;
yang dapat menyerap; penahan gigi atau bedah sterile surgical or dental adhesion barriers, whether
steril berperekat,dapat menyerap maupun tidak; or not absorbable;
(d) Preparat opasitas untuk pemeriksaan sinar X dan (d) Opacifying preparations for X-ray examinations and
reagen diagnosis yang dirancang untuk diberikan diagnostic reagents designed to be administered to
kepada pasien, sebagai produk yang tidak the patient, being unmixed products put up in
_
d icampur, disiapkan dalam takaran terukur atau measured doses or products consisting of two or
produk yang terdiri dari dua bahan atau lebih yang more ingredients which have been mixed together
dicampur bersama untuk keperluan tersebut; for such uses;
( e) Reagen untuk menentukan golongan darah; ( e) Blood-grouping reagents;
(f) Semen gigi dan pengisi gigi lainnya;
semen (f) Dental cements and other dental fillings; bone
rekonstruksi tulang; reconstruction cements;
(g) Kotak dan peralatan pertolongan pertama; (g) First-aid boxes and kits;
(h) Preparat kontrasepsi kimia dengan bahan dasar ( h ) Chemical contraceptive preparations based on
hormon, pada produk lainnya dari pos 29.37 atau hormones, on other products of heading 29.37 or on
pada spermisida; spermicides;
(ij) Preparat gel dirancang untuk d igunakan pada obat (ij ) Gel preparation designed to be used in human or
manusia atau hewan sebagai pelumas untuk bagian veterinery medicine as a lubricant for parts of the
tubuh untuk operasi pembedahan atau body for surgical operations or physical
pemeriksaan fisik atau sebagai bahan penghubung examinations or as a coupling agent between the
antara tubuh dan instrumen medis; body and medical instruments;
(k) Limbah farmasi, yaitu produk farmasi yang tidak (k) Waste pharmaceuticals, that is, pharmaceutical
layak untuk tujuan penggunaan semula, misalnya, products which are unfit for their original intended
kadaluwarsa; dan purpose due to, for example, expiry of self life; and
(I) Peralatan yang dapat diidentifikasi untuk keperluan (1) Appliances identifiable for ostomy use, that is,
ostomy, yaitu, kantong colostomy, ileostomy dan colostomy, ileostomy and urostomy pouches cut to
urostomy, dipotong menjadi berbentuk, dan wafer shape and their adhesive wafers or faceplates.
atau faceplate perekat.

Catatan Subpos. Subhead ing Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 3002. 1 3 dan 3002. 1 4, produk 1 .- For the purposes of subheadings 3002. 1 3 and 3002. 1 4,
berikut harus dianggap: the following are to be treated :
(a) Sebagai produk tidak dicampur, produk murni, (a) As unmixed products, pure products, whether or not
mengandung kotoran maupun tidak; containing impurities;
(b) Sebagai produk yang telah dicampur: (b) As products which have been mixed :
( 1 ) Produk yang disebutkan pada huruf (a) di atas ( 1 ) The products mentioned in (a) above dissolved
dilarutkan dalam air atau dalam pelarut lainnya; in water or in other solvents;
(2) Produk yang disebutkan pada huruf (a) dan (b) (2) The products mentioned in (a) and (b) ( 1 )
( 1 ) di atas ditambahkan penstabil yang penting above with an added stabiliser necessary for
untuk pengawetan dan pengangkutannya; dan their preservation or transport; and
(3) Produk yang disebutkan pada huruf (a), (b), ( 1 ) ( 3 ) The products mentioned in (a), (b) ( 1 ) and (b)
dan (b) (2) di atas dengan aditif lainnya. ( 2) above with any other additive.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 53 -

2.- Subpos 3003.60 dan 3004.60 meliputi obat-obatan 2.- Subheadings 3003.60 and 3004.60 cover medicaments
mengandung artemisinin (INN) untuk pencernaan containing artemisinin ( I N N ) for oral ingestion combined
melalui mulut dikombinasikan dengan bahan aktif with other pharmaceutical active ingredients, or
farmasi lainnya, atau mengandung salah satu dari zat containing any of the following active principles, whether
aktif berikut, dikombinasikan dengan bahan aktif or not combined with other pharmaceutical active
farmasi lainnya: amodiakuin ( I N N ); asam artelinat atau ingredients : amodiaquine (INN); artelinic acid or its
garamnya; artenimol ( I N N); artemotil ( I NN); artemeter salts; artenimol ( I NN); artemotil (INN); artemether (INN);
( I N N ); artesunat (INN); klorokuin ( I NN); artesunate (INN); chloroquine (INN); dihydroartemisinin
dihydroartemisinin ( I NN); lumefantrin ( I N N ); meflokuin ( I NN); lumefantrine ( I N N ); mefloquine (INN); piperaquine
( I NN); piperakuin ( I NN); primetamin (INN) atau ( I NN); pyrimethamine ( I N N ) or sulfadoxine (I NN).
sulfadoksin ( I N N ).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 54 -

Bab 31 Chapter 3 1
Pupuk Fertilisers

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This chapter does not cover:
(a) Darah hewan dari pos 05. 1 1 ; (a) Animal blood of heading 05. 1 1 ;
(b) Senyawa yang mempunyai rumus kimia tersendiri (b) Separate chemically defined compounds (other than
(selain senyawa yang memenuhi uraian dalam those answering to the descriptions in Note 2 (a), 3
Catatan 2 (a), 3 (a), 4 (a) atau 5 di bawah); atau (a), 4 (a) or 5 below); or
(c) Kristal kalium klorida budidaya (selain unsur optis) (c) Cultured potassium chloride crystals (other than
dari pos 38.24, yang masing-masing beratnya tidak optical elements) Weighing not less than 2.5 g each,
kurang dari 2 , 5 g; elemen optis dari kalium klorida of heading 38.24; optical elements of potassium
(pos 90.01 ) . chloride (heading 90.01 ).
2.- Pos 31 .02 berlaku hanya untuk barang berikut, asalkan 2.- Heading 31 .02 applies only to the following goods,
tidak disiapkan dalam bentuk atau kemasan yang provided that they are not put up in the forms or
diuraikan dalam pos 31 .05: packages described in heading 3 1 . 05 :
(a) Barang yang memenuhi salah satu uraian atau ( a ) Goods which answer t o o n e o r other o f the
u raian lainnya yang disebut di bawah ini: descriptions given below:
(i) Natrium nitrat, m urni maupun tidak; (i) Sodium nitrate, whether or not pure;
(ii) Amonium nitrat, m urni maupun tidak; (ii) Ammonium nitrate, whether or not pure;
(iii) Garam ganda, murni maupun tidak, dari (iii) Double salts, whether or not pure, of
amonium sulfat dan amoniun nitrat; ammonium sulphate and ammonium nitrate;
(iv) Amonium sulfat, murni maupun tidak; (iv) Ammonium sulphate, whether or not pure;
(v) Garam ganda (murni maupun tidak) atau (v) Doublesalts (whether or not pure) or mixtures
cam puran dari kalsium nitrat dan amonium of calcium nitrate and ammonium nitrate;
nitrat;
(vi ) Garam ganda (murni niaupun tidak) atau (vi) Doublesalts (whether or not pure) or mixtures
campuran dari kalsium nitrat dan magnesium of calcium nitrate and magnesium nitrate;
nitrat;
(vii) Kalsium sianamida, murni atau diolah dengan (vii) Calcium cyanamide, whether or not pure or
m inyak maupun tidak; treated with oil;
(viii) Urea, murni maupun tidak. (viii) Urea, whether or not pure.
(b) Pupuk terdiri dari berbagai barang yang diuraikan (b) Fertilisers consisting of any of the goods described
dalam (a) di atas, dicampur bersama. in (a) above mixed together.
(c) Pupuk terdiri dari amonium klorida atau dari (c) Fertilisers consisting of ammonium chloride or of
berbagai barang yang diuraikan dalam (a) atau (b) any of the goods described in (a) or (b) above mixed
d i atas dicampur dengan kapur, gips atau zat with chalk, gypsum or other inorganic non-fertilising
anorganik lain bukan penyubur. . substances.
(d) Pupuk cair terdiri dari barang pada subparagraf (a) (d) Liquid fertilisers consisting of the goods of
(ii) atau (viii) di atas, atau dari campuran barang subparagraph (a) (ii) or (viii) above, or of mixtures of
tersebut, dalam larutan mengandung air atau those goods, in an aqueous or ammoniacal solution.
larutan amoniak.
3.- Pos 31 . 03 berlaku hanya untuk barang berikut, asalkan 3.- Heading 31 .03 applies only to the following goods,
tidak disiapkan dalam bentuk atau kemasan yang provided that they are not put up in the forms or
diuraikan dalam pos 31 .05: packages described in heading 3 1 . 05:
(a) Barang yang memenuhi salah satu uraian atau (a) Goods which answer to one or other of the
uraian lainnya yang disebut di bawah ini: descriptions given below:
(i) Terak baja; (i) Basic slag;
(ii) Fosfat alam dari pos 25. 1 0 , dikalsinasi atau (ii) Natural phosphates of heading 25. 1 0, calcined
dikerjakan lebih lanjut dengan pemanasan or further heat-treated than for the removal of
selain untuk menghilangkan kotoran; impurities;
(iii) Superfosfat (single, double atau triple); (iii) Superphosphates (single, double or triple);
(iv) Kalsium hidrogenortofosfat mengandung flourin (iv) Calcium hydrogenorthophosphate containing
tidak kurang dari 0,2 % menurut beratnya, not less than 0.2 % by weight of fluorine
dihitung berdasarkan produk kering tidak calculated on the dry anhydrous product.
mengandung air.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 55 -

(b) Pupuk terdiri dari berbagai barang yang diuraikan (b) Fertilisers consisting of any of the goods described
dalam (a) di atas, dicampur bersama, tetapi tanpa in (a) above mixed together, but with no account
memperhitungkan batas kandungan fluorinnya. being taken of the flourine content limit.
(c) Pupuk terdiri dari berbagai barang yang diuraikan (c) Fertilisers consisting of any of the goods described
dalam (a) atau (b) di atas, tetapi tanpa in (a) or (b) above, but with no account being taken
memperhitungkan batas kandungan flourin, of the flourine content limit, mixed with chalk,
dicampur dengan kapur, gips atau zat anorganik gypsum or other inorganic non-fertilising
lain bukan penyubur. substances.
4.- Pos 3 1 . 04 berlaku hanya untuk barang berikut, asalkan 4.- Heading 31 .04 applies only to the following goods,
tidak disiapkan dalam bentuk atau kemasan yang provided that they are not put up in the forms or
diuraikan dalam pos 31 .05: packages described in heading 3 1 .05:
(a) Barang yang memenuhi salah satu uraian atau (a) Goods which answer to one or other of the
uraian lainnya yang disebut di bawah ini: descriptions given below:
(i) Garam kalium alam mentah (misalnya, karnalit, (i) Crude natural potassium salts (for example,
kainit dan silvit); carnallite, kainite and syl.vite);
(ii) Kalium klorida, murni maupun tidak, kecuali (ii) Potassium chloride, whether or not pure, except
sebagaimana dimaksud dalam Catatan 1 di as provided in Note 1 (c) above;
atas;
(iii) Kalii..lm sL.ilfat, murni maupun tidak; (iii) Potassium sulphate, whether or not pure;
(iv) Magnesium kalium sulfat, murni maupun tidak. (iv) Magnesium potassium sulphate, whether or not
pure.
(b) Pupuk terdiri dari berbagai barang yang diuraikan (b) Fertilisers consisting of any of the goods described
dalam (a) di atas, dicampur bersama. in (a) above mixed together.
5.- Amonium dihidrogenortofosfat (monoamonium fosfat) 5.- Ammonium dihydrogenorthophosphate
dan diamonium hidrogen-ortofosfat (diamonium fosfat), (monoammonium phosphate) and diammonium
murni maupun tidak, dan antar campurannya, harus hydrogenorthophosphate ( diammonium phosphate),
diklasifikasikan dalam pos 31 .05. whether or not pure, and inter mixtures thereof, are to be
classified in heading 3 1 .05.
6 .- Untuk keperluan pos 31 .05, istilah "pupuk lainnya" 6.- For the purposes of heading 31 .05, the term "other
berlaku hanya untuk produk dari jenis yang digunakan fertilisers" applies only to products of a kind used as
sebagai pupuk dan mengandung sekurang-kurangnya fertilisers and containing, as an essential constituent, at
satu unsur penyubur nitrogen, fosfor atau kalium , least one of the fertilising elements nitrogen, phosphorus
sebagai unsur utama. or potassium.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 56 -

Bab 32 C hapter 32
Ekstrak penyamak atau pencelup; tanin dan turu nannya ; Ta nning or dyeing extracts; tan ni ns and their
bahan celup, pigmen dan bahan pewarna lainnya ; derivatives; dyes, pigments and other colouring matter;
cat dan pernis; dempul dan mastik lain nya ; tinta pai nts a nd varnishes; putty and other mastics; i nks

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Unsur atau senyawa dengan rumus kimia tersendiri (a) Separate chemically defined elements or
(kecuali yang d imaksud dalam pos 32.03 atau compounds (except those of heading 32.03 or
32.04, produk anorganik dari jenis yang digunakan 32.04, inorganic products of a kind used as
sebagai luminofor (pos 32.06), kaca yang diperoleh luminophores (heading 32.06), glass obtained
dari peleburan kuarsa atau peleburan silika lainnya from fused quartz or other fused silica in the
dalam bentuk yang d imaksud dalam pos 32.07, dan forms provided for in heading 32.07,and also
j uga bahan celup atau bahan pewarna lainnya yang dyes or other colouring matter put up in forms or
disiapkan dalam bentuk atau kemasan untuk packings for retail sale, of heading 32. 1 2);
penjualan eceran dari pos 32. 1 2);
(b) Tanat atau turunan tanin lainnya dari produk pada (b) Tannates or other tannin derivatives of products
pos 29.36 sampai dengan 29. 39, 29.41 atau 35.01 of headings 29.36 to 29.39, 29.41 or 35.0 1 to
sampai dengan 35.04; atau 35.04; or
(c) Mastik dari aspal atau mastik yang mengandung (c) Mastics of asphalt or other bitum inous mastics
bitumen lainnya (pos 27. 1 5 ). (heading 27. 1 5).
2.- Pos 32.04 meliputi campuran dari garam diazonium 2.- Heading 32.04 includes mixtures of stabilised diazonium
yang distabilkan dan perangkai untuk pembuatan bahan salts and couplers for the production of azo dyes.
celup azo.
3.- Pos 32.03, 32.04, 32.05 dan 32. 06 berlaku juga untuk 3.- Headings 32.03, 32.04, 32.05 and 32. 06 apply also to
preparat dengan bahan dasar bahan pewarna preparations based on colouring matters (including , in
(termasuk, dalam hal pos 32.06, pigmen pewarna dari the case of heading 32.06, colouring pigments of
pos 25.30 atau Bab 28, serpihan dan bubuk logam), dari heading 25.30 or Chapter 28, metal flake and metal
jenis yang digunakan untuk mewarnai berbagai bahan powders), of a kind used for colouring any material or
atau digunakan sebagai bahan dalam pembuatan used as ingredients in the manufacture of colouring
preparat pewarna. Namun demikian, pos ini tidak preparations.The headings do not apply, however, to
berlaku, untuk pigmen yang didispersikan dalam media pigments dispersed in non-aqueous media, in liquid or
tidak mengandung air, dalam bentuk cair atau pasta, paste form, of a kind used in the manufacture of paints,
dari jenis yang digunakan dalam pembuatan cat, including enamels (heading 32. 1 2), or to other
termasuk enamel (pos 32. 1 2), atau untuk preparat lain preparations of heading 32.07, 32. 08, 32.09, 32. 1 0,
dari pos 32.07, 32.08, 32. 09, 32. 1 0, 32. 1 2, 32. 1 3 atau 32. 1 2, 32. 1 3 or 32. 1 5.
32. 1 5.
4.- Pos 32.08 meliputi larutan (selain kolodion) yang terdiri 4.- Heading 32.08 includes solutions (other than collodions)
dari berbagai produk yang dirinci dalam pos 39.01 consisting of any of the products specified in headings
sampai dengan 39. 1 3, dalam pelarut organik yang 39.01 to 39. 1 3 in volatile organic solvents when the
m udah menguap apabila berat pelarut melebihi 50 % weight of the solvent exceeds 50 % of the weight of the
dari berat larutan tersebut. solution .
5.- lstilah "bahan pewarna" dalam Bab ini tidak meliputi 5.- The expression "colouring matter" in this Chapter does
produk dari jenis yang digunakan sebagai extender not include products of a kind used as extendersin oil
dalam cat minyak, produk tersebut j uga cocok untuk paints, whether or not they are also suitable for colouring
distemper pewarna maupun tidak. distempers.
6.- lstilah "stamping foil" dalam pos 32. 1 2 hanya berlaku 6.- The expression "stamping foils" in heading 32. 1 2 applies
untuk lembaran tipis dari jenis yang digunakan untuk only to thin sheets of a kind used for printing .. for
mencetak, misalnya , kulit buku atau pita topi, dan terdiri exam ple, book covers or hat bands, and consisting of:
dari:
(a) Bubuk metalik (termasuk bubuk logam mulia) atau (a) Metallic powder (including powder of precious
pigmen, diaglomerasi dengan perekat, gelatin atau metal) or pigment, agglomerated with glue, gelatin
pengikat lainnya; atau or other binder; or
(b) Logam (termasuk logam mulia) atau pigmen, (b) Metal (including precious metal) or pigment,
diletakkan di atas lembaran pendukung dari deposited on a supporting sheet of any material.
berbagai bahan .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 57 -

Bab 33 C hapter 33
M i nyak atsiri dan resinoida ; Essential oils and res i noids;
preparat wewa ngian, kosmetika atau rias perfumery, cosmetic or toilet preparations

Catata n . Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Oleoresin alam atau ekstrak nabati dari pos 1 3. 0 1 (a) Natural oleoresins or vegetable extracts of heading
atau 1 3.02; 1 3.01 or 1 3.02;
(b) Sabun atau produk lain dari pos 34.01 ; atau (b) Soap or other products of heading 34.0 1 ; or
(c) Getah, kayu atau terpentin sulfat atau produk lain (c) Gum, wood or sulphate turpentine or other products
dari pos. 38.05. of hea d ing 38.05.

2.- l stilah "zat bau-bauan" dalam pos 33.02 mengacu 2.- The expression "odoriferous substances" in heading
hanya untuk zat dari pos 33.01 , untuk unsur utama bau 33.02 refers only to the substances of heading 33.01 , to
bauan yang diisolasi dari zat dimaksud atau untuk odoriferous constituents isolated from those substances
aromatik sintetik. or to synthetic aromatics.
3.- Pos 33.03 sampai dengan 33.07 berlaku , antara lain, 3.- Headings 33.03 to 33.07 apply, inter a/ia, to products,
untuk produk, dicampur maupun tidak (selain sulingan whether or not mixed (other than aqueous distillates and
dan larutan mengandung air dari m inyak atsiri), cocok aqueous solutions of essential oils), suitable for use as
untuk digunakan sebagai barang dari pos ini dan goods of these headings and put up in packings of a
disiapkan dalam kemasan dari jenis untuk penjualan kind sold by retail for such use.
eceran untuk keperluan tertentu.
4.- lstilah "preparat wewangian, kosmetika atau rias" dalam 4.- The expression "perfumery, cosmetic or toilet
pos 33.07 berlaku, antara lain, untuk produk berikut: preparations" in heading 33.07 applies, inter alia, to the
kantong wangi-wangian; preparat bau-bauan yang following products: scented sachets; odoriferous
digunakan dengan cara membakar; kertas wangi dan preparations which operate by burning; perfumed papers
kertas diresapi atau dilapisi dengan kosmetik; larutan and papers impregnated or coated with cosmetics;
lensa kontak atau mata tiruan; gumpalan, bulu kempa contact lens or artificial eye solutions; wadding, felt and
dan bukan tenunan, diresapi, dilapisi atau ditutupi nonwovens, impregnated, coated or covered with
dengan wewangian atau kosmetik; preparat rias perfume or cosmetics; animal toilet preparations.
binatang.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 58 -

Bab 34 Chapter 34
Sabun, bahan aktif permukaan orga nik, preparat Soap, orga nic surface-active agents, washing
pembersih, preparat pelumas, malam artifisial, malam preparations, lubricati ng preparations, artificial waxes,
olahan, preparat pemoles dan penggosok, l il i n dan prepared waxes, polis hing and scouring preparations,
bara ng semacam itu, pasta u ntuk model, "malam u ntuk candles and similar articles, modelling pastes, "dental
gigi" dan preparat u ntuk gigi dengan bahan dasar waxes" and dental preparations with a basis of plaster
plester

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Campuran atau olahan dari lemak atau m inyak (a) Edible mixtures or preparations of animal or
hewani atau nabati yang dapat dimakan, dari jenis vegetable fats or oils of a kind used as mould
yang digunakan sebagai olahan pelepas cetakan release preparations (heading 1 5. 1 7);
( pas 1 5. 1 7);
(b) Senyawa yang mempunyai rumus kimia tersendiri; (b) Separate chemically defined compounds; or
atau
(c) Sampo, odol, krim dan busa urituk mencukur, atau (c) Shampoos, dentifrices, shaving creams and foams,
preparat mandi, mengandung sabun atau bahan or bath preparations, containing soap or other
aktif permukaan organik lainnya (pas 33.05, 33.06 organic surface-active agents (heading 33.05, 33.06
atau 33.07). or 33.07)
2.- Untuk keperluan pas 34. 0 1 , istilah "sabun" berlaku 2.- For the purposes of heading 34.01 , the expression
hanya untuk sabun yang dapat larut dalam air. Sabun "soap" applies only to soap soluble in water. Soap and
dan produk lain dari pas 34.01 dapat mengandung zat the other products of heading 34. 0 1 may contain added
tambahan (misalnya, desinfektan, bubuk penggosok, substances (for example, disinfectants, abrasive
bahan pengisi atau obat-obatan ). Produk mengandung powders, fillers or medicaments). Products containing
bubuk penggosok tetap diklasifikasikan dalam pas abrasive powders remain classified in heading 34.0 1
34.01 hanya apabila dalam bentuk batang, cake atau only i f in t h e form o f bars, cakes o r moulded pieces or
potongan atau bentuk cetakan. Dalam bentuk lain, shapes. In other forms they are to be classified in
produk tersebut diklasifikasikan dalam pas 34.05 heading 34.05 as "scouring powders and simjlar
sebagai "bubuk penggosok dan preparat semacam itu". preparations".
3.- Untuk keperluan pas 34.02, "bahan aktif-permukaan 3.- For the purposes of heading 34.02, "organic surface
organik" adalah produk yang apabila dicampur dengan active agents" are products which when m ixed with
air pada konsentrasi 0,5 % pada suhu 20c dan water at a concentration of 0.5 % at 20c and left to
d ibiarkan selama satu jam pada suhu yang sama: stand for one hour at the same temperature:
(a) menghasilkan cairan jernih atau bening atau emulsi (a) give a transparent or translucent liquid or stable
stabil tanpa pemisahan dari bahan yang tidak dapat emulsion without separation of insoluble matter; and
larut; dan
(b} mengurangi tegangan permukaan air menjadi 4,5 x (b) reduce the surface tension of water to 4.5 x 1 0-2 N/m
1 0-2 N/m (45 dyne/cm) atau kurang. (45 dyne/cm) or less.
4.- Dalam pas 34.03 istilah "minyak petroleum dan m inyak 4.- In heading 34.03 the expression "petroleum oils and oils
yang diperoleh dari mineral mengandung bitumen" obtained from bituminous m inerals" applies to the
berlaku untuk produk yang dirinci dalam Catatan 2 Bab products defined in Note 2 to Chapter 27.
27.
5.- Dalam pas 34.04, berdasarkan pengecualian d i bawah 5.- I n heading 34.04, subject to the exclusions provided
ini, istilah "malam ar.tifisial dan malam olahan" berlaku below, the expression "artificial waxes and prepared
hanya untuk: waxes" applies only to:
(a) Produk organik yang diproduksi secara kimia dari (a) Chemically produced organic products of a waxy
zat yang berkarakter seperti malam, dapat larut character, whether or not water-soluble;
dalam air maupun tidak;
(b) Produk yang diperoleh dengan pencampuran (b} Products obtained by m ixing different waxes;
malam yang berbeda;
(c) Produk yang berkarakter seperti malam dengan (c) Products of a waxy character with a basis of one or
dasar dari satu malam citau lebih dan mengandung more waxes and containing fats, resins, m ineral
lemak, resin, zat mineral atau bahan lainnya. substances or other materials.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 59 -

Pas ini tidak berlaku untuk: The heading does not apply to:
(a) Produk dari pas 1 5. 1 6, 34.02 atau 38.23, walaupun (a) Products of heading 1 5. 1 6, 34.02 or 38.23 even if
berkarakter seperti malam ; having a waxy character;
(b) Malam hewani tidak dicampur atau malam nabati (b) Unmixed animal waxes or unmixed vegetable
tidak dicampur, dimurnikan atau diwarnai maupun waxes, whether or not refined or coloured, of
tidak, dari pas 1 5. 2 1 ; heading 1 5.21 ;
(c) Malam m ineral atau produk semacam itu dari pas (c) Mineral waxes or similar products of heading 27. 1 2,
27 . 1 2, saling dicampur atau semata-mata diwarnai whether or not inter-mixed or merely coloured; or
maupun tidak; atau
(d) Malam dicampur dengan, didispersikan atau (d) Waxes m ixed with , dispersed in or dissolved in a
dilarutk a n dal a m media cair (pas 34.05, 38.09, dan liquid medium ( headings 34.05, 38.09, etc.).
seterusnya).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 60 -

Bab 35 Chapter 35
Zat albumina ; pati dimodifikas i ; perekat; enzim Albumi noidal substances; modified starches; glues ;
enzymes

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi : 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Ragi (pos 2 1 .02); (a) Yeasts (heading 2 1 . 02);
(b) Fraksi darah (selain albumin darah, tidak disiapkan (b) Blood fractions (other than blood albumin not
untuk keperluan terapeutik atau profilaktik), obat prepared for therapeutic or prophylactic uses),
obatan atau produk lain dari Bab 30; medicaments or other products of Chapter 30;
(c) Preparat enzim untuk penyamakan pendahuluan
(c) Enzym atic preparations for pre-tanning ( heading
( pos 32.02); 32.02);
(d) Preparat pelunak atau pembersih enzim dan produk (d) Enzymatic soaking or washing preparations and
lain dari Bab 34; other products of Chapter 34;
( e) Protein dikeraskan (pos 39. 1 3); atau ( e) Hardened proteins (heading 39. 1 3); or
(f) Produk gelatin dari industri percetakan (Bab 49). (f) Gelatin products of the printing industry (Chapter
49).
2.- Untuk keperluan pos 35.05, istilah "dekstrin" berarti 2.- For the purposes of heading 35.05, the term "dextrins"
produk degradasi pati dengan pengurangan kandungan means starch degradation products with a reducing
gula, dinyatakan sebagai dektrosa pada zat dalam sugar content, expressed as dextrose on the dry
keadaan kering, tidak melebihi 10 %. substance, not exceeding 10 %.
Produk tersebut dengan pengurangan kandungan gula Such products with a reducing sugar content exceeding
melebihi 10 % digolongkan dalam pos 1 7.02. 10 % fall in heading 1 7.02.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 61 -

Bab 36 Chapter 36
Bahan peledak; produk piroteknik; korek api; Explosives; pyrotechnic products; matches;
paduan piroforik; preparat tertentu yang mudah terbakar pyrophoric alloys ; certain combustible preparations

Catata n. Notes.
1.- Bab ini tidak meliputi senyawa yang mempunyai rumus 1 .- This Chapter does not cover separate chemically
kimia tersendiri selain senyawa yang diuraikan dalam defined compounds other than those described in Note 2
Catatan 2 (a) atau (b) di bawah ini. (a) or (b) below.
2.- lstilah "barang dari bahan m udah terbakar" dalam pos 2.- The expression "articles of combustible materials" in
36. 06 berlaku hanya untuk: heading 36.06 applies only to:
(a) Metaldehida, heksametilenatetramina dan zat (a) Metaldehyde, hexamethylenetetramine and similar
semacam itu , disiapkan dalam bentuk (misalnya substances, put up in forms (for example, tab.lets,
tablet, stik atau bentuk semacam itu) untuk sticks or similar forms) for use as fuels; fuels with a
digunakan sebagai bahan bakar; bahan bakar basis of alcohol, and similar prepared fuels, in solid
dengan dasar alkohol, dan bahan bakar olahan or semi-solid form ;
semacam itu , dalam bentuk padat atau semi padat;
(b) Bahan bakar cair atau bahan bakar gas cair dalam (b) Liquid or liquefied-gas fuels in cootainers of a kind
kemasan dari jenis yang digunakan untuk mengisi used for filling or refilling cigarette or similar lighters
atau mengisi ulang pemantik sigaret atau pemantik and of a capacity not exceeding 300 cm 3 ; and
semacam itu dengan kapasitas tidak melebihi 300
cm 3 ; dan
(c) Obor resin, bahan pembuat api dan sejenisnya. (c) Resin torches, firelighters and the like.

www.jdih.kemenkeu.go.id
J;
- 62 -

Bab 37 Chapter 37
Barang fotografi atau s inematografi Photographic or cinematographic goods

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi sisa atau skrap. 1 .- This Chapter does not cover waste or scrap.
2.- Dalam Bab ini kata "fotografi" berhubungan dengan 2.- In this Chapter the word "photographic" relates to the
proses pembentukan gambar yang dapat dilihat, secara process by which visible images are formed, directly or
langsung atau tidak langsung, dengan aksi cahaya atau indirectly, by the action of light or other forms of radiation
.
bentuk radiasi lain nya pada permukaan peka cahaya. on photosensitive surfaces.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 63 -

Bab 38 Chapter 38
Aneka produk kimia M iscellaneous chemical products

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Unsur atau senyawa yang mempunyai rumus kimia (a) Separate chemically defined elements or
tersendiri, dengan pengecualian sebagai berikut: compounds with the exception of the following:
( 1 ) Grafit artifisial (pas 38. 0 1 ); ( 1 ) Artificial graphite (heading 38.01 );
(2) lnsektisida, rodentisida, fungisida, herbisida, (2) I nsecticides, rodenticides, fungicides,
produk anti-sprouting dan pengatur herbicides, anti-sprouting products and plant
pertumbuhan tanaman, desinfektan dan produk growth regulators, disinfectants and similar
semacam itu, disiapkan sebagaimana diuraikan products, put up as described in heading 38.08;
dalam pas 38.08;
(3) Produk disiapkan sebagai bahan pengisi alat (3) Products put up as charges for fire
pemadam kebakaran atau disiapkan untuk extinguishers or put up in fire-extinguishing
granat pemadam kebakaran (pas 38. 1 3); grenades (heading 38. 1 3);
( 4) Bahan referensi bersertifikat yang dirinci dalam ( 4) Certified reference material specified in Note 2
Catatan 2 di bawah ini; below;
(5) Produk yang dirinci dalam Catatan 3 (a) atau 3 (5) Products specified in Note 3 (a) or 3. (c) below;
(c) di bawah ini;
(b) Campuran bahan kimia dengan bahan makanan (b) Mixtures of chemicals with foodstuffs or other
atau zat lain yang bergizi, dari jenis yang digunakan substances with nutritive value, of a kind used in the
dalam olahan bahan makanan untuk manusia preparation of human foodstuffs (generally heading
(umumnya pas 21 .06); 2 1 .06);
(c) Terak, abu dan residu (termasuk endapan, selain (c) Slag, ash and residues (including sludges, other
endapan kotoran), mengandung logam , arsenik than sewage sludge), containing metals, arsenic or
atau campurannya dan memenuhi persyaratan their mixtures and meeting the requirements of Note
Catatan 3 (a) atau 3 (b) pada Bab 26 (pas 26.20); 3 (a) or 3 (b) to Chapter 26 (heading 26.20);
(d) Obat-obatan (pas 30.03 atau 30.04); atau (d) Medicaments (heading 30.03 or 30.04); or
( e) Katalis bekas pakai dari jenis yang digunakan untuk ( e) Spent catalysts of a kind used for the extraction of
ekstraksi logam tidak mulia atau untuk pembuatan base metals or for the manufacture of chemical
senyawa kimia logam tidak m ulia (pas 26.20), compounds of base metals (heading 26.20), spent
katalis bekas pakai dari jenis yang digunakan catalysts of a kind used principally for the recovery
terutama untuk pemulihan logam mulia (pas 7 1 . 1 2) of precious metal (heading 7 1 . 1 2) or catalysts
atau katalis yang terdiri dari logam atau paduan consisting of metals or metal alloys in the form of,
logam , dalam bentuk, misalnya, bubuk halus yang for example, finely divided powder or woven gauze
terpisah atau tenunan kain kasa ( Bagian XIV atau (Section XIV or XV).
XV).
2.- (A) Untuk keperluan pas 38.22, istilah "bahan referensi 2.- (A) For the purpose of heading 38.22, the expression
bersertifikat" berarti bahan referensi yang disertai "certified reference material" means reference
dengan sertifikat yang menunj ukkan nilai dari sifat materials which are accompanied by a certificated
bahan bersertifikat tersebut, metode yang which indicate the values of the certified properties,
digunakan untuk menentukan nilai tersebut dan the methods used to determine this value and the
derajat kepastian yang terkait dengan tiap nilai serta degree of certainty associated with each value and
yang cocok untuk keperluan analisa, kalibrasi atau which are suitable for analytical, calibrating or
referensi. referencing purposes.
(B) Dengan pengecualian dari produk pada Bab 28 (B) With the exception of the products of Chapter 28 or
atau 29, untuk klasifikasi dari bahan referensi 29, for the classification of certified reference
bersertifikat, pas 38.22 harus didahulukan daripada materials, heading 38.22 shall take precedence over
pas lainnya dalam Nomenklatur ini. any other heading in the Nomenclature.
3.- Pas 38.24 meliputi barang berikut ini yang tidak 3.- Heading 38.24 includes the following goods which are
diklasifikasikan dalam pas lainnya pada Nomenklatur ini: not to be classified in any other heading of the
Nomenclature:
(a) Kristal budidaya (selain elemen optis) dengan berat (a) Cultured crystals (other than optical elements)
masing-masing magnesium oksida atau dari halida weighing not less than 2.5 g each , of magnesium
alkali atau halida logam alkalin tanahnya tidak oxide or of the halides of the alkali or of alkaline
kurang dari 2,5 g; earth metals;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 64 -

(b) Minyak Fuse!; minyak Dippel ; (b) Fuse! oil; Dippel's oil;
(c) Penghilang tinta disiapkan dalam kemasan untuk (c) Ink removers put up in packings for retail sale;
penjualan eceran;
(d) Korektor stensil, cairan dan pita koreksi lainnya ( d ) Stencil correctors, other correcting fluids and
(selain dari yang termasuk dalam pos 96. 1 2), correction tapes (other than those of heading
disiapkan dalam kemasan untuk penjualan eceran; 96. 1 2), put up in packings for retail sale; and
dan
(e) Penguji pembakaran keramik, yang dapat melebur (e) Ceramic firing testers, fusible (for example, Seger
(misalnya, Seger cones). cones).
4.- Pada nomenklatur ini, "limbah rumah tangga" berarti 4.- Throughout the Nomenclature, "municipal waste" means
limbah dari jenis yang berasal dari rumah tangga, hotel, waste of a kind collected from households, hotels,
restoran , rumah sakit, toko, kantor, dan sebagainya, restaurants, hospitals, shops, office, etc . , road and
penyapuan jalan dan trotoar, juga sisa konstruksi dan pavement sweepings, as well as construction and
pembongkaran. Limbah rumah tangga umumnya berisi demolotion waste. Municipal waste generally contains a
berbagai bahan , seperti plastik, karet, kayu, kertas, large variety of materials such as plastics, rubber, wood,
tekstil, kaca; logam , bahan makanan, perabotan rusak paper, textiles, glass, metals, food materials, brokeh
dan barang yang rusak atau buangan lainnya. Namun, furniture and other damaged or discarded articles. The
istilah "limbah rumah tangga" tidak meliputi: term "municipal waste", however, does not cover:
(a) Bahan atau barang tertentu yang dipisahkan dari (a) Individual materials or articles segregated from the
limbah, seperti plastik, karet, kayu, kertas, tekstil , waste, such as wastes of plastics, rubber, wood,
kaca atau logam d a n baterai bekas pakai yang paper, textiles, glass or metals and spent batteries
digolongkan dalam pos yang sesuai dari which fall in their appropriate headings of the
Nomenklatur; Nomenclature;
(b) Limbah industri; (b) I ndustrial waste;
(c) Limbah farmasi, sebagaimana dirinci dalam Catatan (c) Waste pharmaceuticals, as defined in Note 4 (k) to
4 (k) pada Bab 30; atau Chapter 30; or
(d) Limbah klinis, sebagaimana dirinci dalam Catatan 6 (d) Clinical waste, as defined in Note 6 (a) below.
(a) di bawah ini.
5.- Untuk keperluan pos 38.25, "endapan kotoran" berarti 5.- For the purposes of heading 38.25, "sewage sludge"
endapan yang timbul dari instalasi pengolahan saluran means sludge arising from urban effluent treatment plant
pembuangan perkotaan dan termasuk sam pah and includes pre-treatment waste, scourings and
pengolahan pendahuluan, penggosok dan endapan unstabilised sludge. Stabilised sludge when suitable for
yang tidak distabilisasi. Dikecualikan, endapan yang use as fertiliser is excluded (Chapter 31 ).
distabilisasi apabila cocok untuk digunakan sebagai
pupuk (Bab 3 1 )
6 .- Untuk keperluan pos 38.25, istilah "limbah lainnya" 6.- For the purposes of heading 38.25, the expreesion
berlaku untuk: "other waste" applies to:
(a) Limbah klinis, yaitu , limbah terkontaminasi , akibat (a) Clinical waste, that is, contaminated waste arising
dari penelitian medis, diagnosis, perawatan atau from medical research, diagnosis, treatment or other
prosedur medis, bedah, perawatan gigi atau medical, surgical, dental or veterinary procedures,
kedokteran hewan lainnya, yang seringkali which often contain pathogens and pharmaceutical
mengandung zat patogen dan farmasi, serta substances and require special disposal procedures
memerlukan prosedur pembuangan khusus (for example, soil.ed dressings, used gloves ahd
(misalnya, pakaian kotor, sarung tangan bekas dan used syringes);
alat suntik bekas);
(b) Limbah pelarut organik; (b) Waste organic solvents;
(c) Limbah dari cairan asam logam , cairan hidraulik, (c) Wastes of metal pickling liquors, hydraulic fluids,
cairan rem dan cairan anti beku; dan brake fluids and anti-freezing fluids; and
(d) Limbah lainnya dari industri kimia atau industri (d) Other wastes from chemical or allied industries.
terkait.
Namun demikian, istilah "limbah lainnya" tidak meliputi, The expression "other wastes" does not, however cover
limbah yang terutama mengandung minyak petroleum wastes which contain mainly petroleum oils or oils
dan minyak yang diperoleh dari mineral mengandung obtained from bitumenous m inerals (heading 27 . 1 0).
bitumen (pos 27.1 0).
7.- Untuk keperluan pos 38.26, istilah "biodiesel" berarti 7.- For the purposes of heading 38.26, the term "biodiesel"
ester mono-alkil dari asam lemak dari jenis yang means mono-alkyl esters of fatty acids of a kind used as
digunakan sebagai bahan bakar, yang berasal dari a fuel, derived from animal or vegetable fats and oil,s
lemak dan m inyak hewani atau nabati baik yang whether or not used.
digunakan maupun tidak.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 65 -

Catatan Su bpos. Subhead ing Notes.


1 .- Subpos 3808. 52 dan 3803.59 hanya mencakup barang 1 .- Subheading 3808. 52 and 3808. 59 cover only goods of
dari pos 38.08, yang mengandung satu atau lebih zat heading 38.08, containing one or more of the following
berikut: alachlor (ISO); aldicarb (ISO); aldrin (ISO); substances: alachlor (ISO); aldicarb ( ISO); aldrin (ISO);
azinphos-methyl (ISO); binapacryl (ISO); camphechlor azinphos-methyl (ISO); binapacryl ( ISO); cam phechlor
( ISO) (toxaphene); captafol (ISO); chlordane ( ISO); ( ISO) (toxaphene); captafol ( ISO); chlordane (ISO);
chlordimeform ( ISO); chlorobenzilate ( ISO); DDT ( ISO) chlordimeform (ISO); chlorobenzilate ( I SO); DDT ( ISO)
(clofenotane ( I NN), 1, 1, 1 -trichloro-2,2-bis(p ( clofenotane ( I N N ), 1 , 1 , 1 -trichloro-2,2-bis(p
chlorophenyl)ethahe); dieldrin (ISO, I NN); 4, 6- dinitro-o chlorophenyl) ethane); dieldrin (ISO, I N N ); 4,6-dinitro-O
cresol (DNOC (ISO)) atau garamnya; dinoseb ( ISO), cresol (DNOC (ISO)) or its salts; dinoseb (ISO), its salts
garamnya atau esternya; endosulfan (ISO); ethylene or its esters; endosulfan (ISO); ethylene dibromide (ISO)
dibromide (ISO) ( 1 ,2-dibromoethane); ethylene ( 1 ,2-dibromoethane); ethylene dichloride ( ISO) ( 1 ,2-
dichloride (ISO) ( 1 ,2-dichloroethane); fluoroacetam ide dichloroethane); fluoroacetamide ( ISO); heptachlor
( ISO); heptachlor ( ISO); hexachlorobenzene ( ISO); (ISO); hexachlorobenzene (ISO); 1 ,2,3,4,5,6-
1 ,2, 3,4,5,6-hexachlorocyclohexane HCH (ISO)), hexachlorocyclohexane (HCH (ISO)), including lindane
termasuk lindane (ISO, I NN); senyawa merkuri; ( ISO, INN); mercury compounds; methamidophos ( ISO);
methamidophos (ISO); monocrotophos (ISO); oxirane monocrotophos (ISO); oxirane (ethylene oxide);
(ethylene oxide); parathion ( I SO); parathion-methyl parathion (ISO); parathion-methyl (ISO) (methyl
( ISO) (methyl-parathion); penta- dan octabromodipherryl parathion); penta- and octabromodiphenyl ethers;
ether; pentachlorophenol (ISO), garamnya atau pentachlorophenol (ISO), its salts or its esters;
esternya; asam perfluorooctane sulphoni.c dan perfluorooctane sulphonic acid and its salts;
garamnya; perfluorooctane sulphonamides; perfluorooctane sulphonamides; perfluorooctane
perfluorooctane sulphonyl fluoride; phosphamidon sulphonyl fluoride; phosphamidon (ISO); 2,4,5-T (ISO)
( I SO); 2,4,5-T (ISO) (2,4,5-trichlorophenoxyacetic acid), (2,4,5-trichlorophenoxyacetic acid), its salts or its esters;
garamnya atau esternya, senyawa tributyltin. tributyltin compounds.
Subpos 3808. 59 juga mencakup formulasi bubuk yang Subheading 3808.59 also covers dustable powder
dapat dihaluskan yang mengandung campuran benomyl formulations containing a mixture of benomyl (ISO),
( I SO), carbofuran (ISO) dan thiram (ISO). carbofuran (ISO) and thiram ( ISO).
2.- Subpos 3808.61 sampai 2808.69 hanya meliputi barang 2.- Subheadings 3808.61 to 3808.69 cover only goods of
dari pos 38.08, yang mengandung alpha-cypermethrin heading 38.08, containing alpha-cypermethrin (ISO),
( I SO), bendiocarb ( I SO), bifenthrin ( I SO), chlorfenapyr bendiocarb (ISO), bifenthrin ( ISO), chlorfenapyr ( ISO),
( I SO), cyfluthrin ( ISO), deltamethrin ( I NN, ISO), cyfluthrin ( ISO), deltamethrin ( I NN, ISO), etofenprox
etofenprox ( I NN), fenitrothion ( ISO), lambda-cyhalothrin ( I NN), fenitrothion (ISO), lambda-cyhalothrin (ISO),
( I SO), malathion (ISO), pirimiphos-methyl ( ISO) atau malathion (ISO), pirimiphos-methyl ( ISO) or propoxur
propoxur (ISO). ( I SO).
3.- Subpos 3824.91 sampai 3824.88 hanya meliputi 3.- Subheadings 3824.81 . to 3824.88 cover only mixtures
campuran dan preparat yang mengandung satu atau and preparations containing one or more of the following
lebih zat berikut: oxirane (ethylene oxide), substances : oxirane (ethylene oxide), polybrominated
polybrominated biphenyls (PBBs), polychlorinated biphenyls (PBBs), polychlorinated biphenyls (PCBs),
biphenyls (PCBs), polychlorinated terphenyls (PCTs), polychlorinated terphenyls (PCTs), tris(2,3-
tris(2,3-dibromopropyl) phosphate, aldrin (ISO), dibromopropyl) phosphate, aldrin (ISO), camphechlor
camphechlor (ISO) (toxaphene), chlordane ( ISO), (ISO) (toxaphene), chlordane (ISO), chlordecone (ISO),
chlordecone ( ISO), DDT ( I SO) (clofenotane ( I N N ), 1, 1, 1 - DDT ( ISO) (clofenotane (INN), 1, 1, 1 -trichloro-2,2-bis(p
trichloro-2,2-bis(p-chlorophenyl)ethane) , dieldrin (ISO, chlorophenyl)ethane), dieldrin (ISO, INN), endosulfan
I NN), endosulfan ( ISO), endrin ( ISO), heptachlor ( ISO), ( I SO), endrin (ISO), heptachlor (ISO), mirex (ISO),
mirex (ISO), 1 ,2,3,4,5,6-hexachlorocyclohexane (HCH 1 ,2,3,4,5,6-hexachlorocyclohexane (HCH ( ISO)),
( ISO)), termasuk including lindane (ISO, INN), including lindane (ISO, I N N ), pentachlorobenzene ( ISO),
pentachlorobenzene ( ISO), hexachlorobenzene ( ISO), hexachlorobenzene (ISO), perfluorooctane sulphonic
asam perfluorooctane sulphonic, garamnya, acid, its salts, perfluorooctane sulphonamides,
perfluorooctc;ine sulphonamides, perfluorooctane perfluorooctane sulphonyl fluoride or tetra-, penta-,
sulphonyl fluoride atau tetra-, penta-, hexa-, hepta- atau hexa-, hepta- or octabromodiphenyl ethers.
octabromodiphenyl ethers.
4.- Untuk keperluan subpos 3825.41 dan 3825.49, "limbah 4.- For the purposes of subheadings 3825.41 and 3825.49,
pelarut organik" adalah limbah mengandung terutama "waste organic solvents" are wastes containing mainly
pelarut organik, tidak layak untuk digunakan lebih lanjut organic solvents, not fit for further use as presented as
yang disiapkan sebagai produk primer, dimaksudkan primary products, whether or not intended for recovery
untuk pemulihan pelarut tersebut maupun tidak. of the solvents.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 66 -

Bagian VII Section VII


P lastik dan barang daripadanya; Plastics and articles thereof;
karet dan barang daripadanya rubber and articles thereof

Catatan. Notes.
1 .- Barang disiapkan dalam set yang terdiri dari dua atau 1 .- Goods put up in sets consisting of two or more separate
lebih unsur yang _ terpisah, beberapa atau seluruhnya constituents, some or all of which fall in this Section and
digolongkan dalam Bagian ini dan yang dimaksudkan are intended to be mixed together to obtain a product to
untuk dicampur bersama untuk memperoleh produk dari Section VI or VI I , are to be classified in the heading
Bagian VI atau VI I , harus diklasifikasikan dalam pos appropriate to that product, provided that the
yang sesuai dengan produk tersebut, asalkan unsur constituents are:
tersebut di atas:
(a) berdasarkan penyiapannya, jelas dapat dikenal (a) having regard to the manner in which they are put
untuk digunakan bersama tanpa dibungkus ulang up, clearly identifiable as being intended to be used
sebelumnya; together without first being repacked;
(b) diajukan bersama; dan (b) presented together; and
(c) berdasarkan sifatnya atau perbandingannya satu (c) identifiable, whether by their nature or by the relative
sama lain dapat d ikenal sebagai bagian yang saling proportions in which they are present, as being
melengkapi. complementary one to another.
2.- Kecuali untuk barang dalam pos 39. 1 8 atau 39. 1 9, 2.- Except for the goods of heading 39. 1 8 or 39. 1 9, plastics,
plastik, karet, dan barang daripadanya, dicetak dengan rubber, and articles thereof, printed with motifs,
motif, representasi karakter atau gambar, yang tidak characters or pictorial representations, which are not
semata-mata bersifat insidental sehingga mengubah merely incidental to the primary use of the goods, fall in
penggunaan utama barang tersebut, digolongkan dalam Chapter 49.
Bab 49.

Bab 39 Chapter 39
Plastik dan barang daripadanya Plastics and articles thereof

Catatan. Notes.
1 .- Dalam Nomenklatur ini istilah "plastik" berarti bahan 1 .- Throughout the Nomenclature the expression "plastics"
yang dimaksud dalam pos 39.0 1 sam pai dengan 39. 1 4 means thos.e materials of headings 39. 0 1 to 39. 1 4 which
baik pada saat polimerisasi atau pada beberapa are or have been capable, either at the moment of
tahapan berikutnya, yang atau dapat dibentuk di bawah polymerisation or at some subsequent stage, of being
pengaruh dari luar (umumnya panas dan tekanan, formed under external influence (usually heat and
apabila perlu dengan pelarut atau peliat) dengan proses pressure, if necessary with a solvent or plasticiser) by
pencetakan, penuangan, ekstrusi, penggilingan atau moulding, casting, extruding, rolling or other process into
proses lainnya hingga menjadi bentuk yang tidak shapes which are retained on the removal of the
berubah pada saat penghilangan pengaruh luar external influence.
tersebut.
Dalam Nomenklatur ini setiap referensi untuk "plastik" Throughout the Nomenclature any reference to
juga meliputi serat divulkanisasi. Namun demikian, "plastics" also includes vulcanised fibre. The
istilah ini tidak berlaku untuk bahan-bahan yang expression, however, does not apply to materials
dianggap sebagai bahan tekstil dari Bagian X I . regarded as textile materials of Section X I .
2.- B a b ini tidak meliputi: 2.- T h i s Chapter does not cover:
(a) Preparat pelumas dari pos 27. 1 0 atau 34.03; (a) Lubricating preparations of heading 27. 1 0 or 34.03;
(b) Malam dari pos 27. 1 2 atau 34.04; (b) Waxes of heading No.27. 1 2 or 34.04;
(c) Senyawa organik yang mempunyai rumus kimia (c) Separate chemically defined organic compounds
tersendiri (Bab 29); (Chapter 29);
(d) Heparin atau garamnya (pos 30.01 ); (d) Heparin or its salts (heading No.30.01 );

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 67 -

(e) Larutan (selain kolodion) terdiri dari berbagai (e) Solutions (other than collodions) consisting of any of
produk yang dirinci pada pos 39. 0 1 sampai dengan the prod ucts specified in headings 39. 0 1 to 39. 1 3 in
39. 1 3 dalam pelarut organik yang mudah menguap, volatile organic solvents when the weight of the
apabila berat pelarutnya melebihi 50 % dari berat solvent exceeds 50 % of the weight of the solution
larutannya (pos 32.08); stamping foil dari pos 32. 1 2; (heading No. 32. 08); stamping foils of heading
32. 1 2;
(f) Bahan atau preparat aktif-permukaan organik dari (f) Organic surface-active agents or preparations of
pos 34.02; heading 34.02;
(g) Run gum atau getah ester (pos 38.06); (g) Run gums or ester gums (heading 38.06);
(h) Aditif olahan untuk minyak m ineral (termasuk (h) Prepared additives for mineral oils (including
m inyak gas) atau untuk cairan lain yang digunakan gasoline) or for other liquids used for the same
untuk tujuan sama seperti m inyak mineral (pos purposes as m ineral oils (heading 38. 1 1 );
38. 1 1 );
(ij ) Cairan hidrolik olahan dibuat dari poliglikol, silikon (ij ) Prepared hydraulic fluids based on polyglycols,
atau polimer lain dari Bagian 39 (pos 38. 1 9); silicones or other polymers of Chapter 39 (heading
38. 1 9);
(k) Reagen diagnostik atau reagen laboratorium di atas (k) Diagnostic or laboratory reagents on a backing of
dasar plastik (pos 38.22); plastics (heading 38.22);
(I) Karet sintetik, sebagaimana diuraikan untuk (I) Synthetic rubber, as defined for the purposes of
keperluan Bab 40, atau barang daripadanya; Chapter 40, or articles thereof;
(m) Sadel atau perlengkapan pakaian binatang (pos (m) Saddlery or harness (heading 42.01 ) or trunks,
42.01 ) atau peti, kopor, tas tangan atau kemasan suitcases, handbags or other containers of heading
lainnya dari pos 42.02; 42.02;
(n) Anyaman, barang anyaman atau barang lainnya (n) Plaits, wickerwork or other articles of Chapter 46;
dari Bab 46;
(o) Penutup dinding dari pos 48. 1 4; (o) Wall coverings of heading 48. 1 4;
(p) Barang dari Bagian XI (tekstil dan barang tekstil); (p) Goods of Section XI (textiles and textile articles);
(q) Barang dari Bagian XI I (misalnya alas kaki, tutup (q) _Articles of Section XI I (for example, footwear,
kepala, payung , payung panas, tongkat jalan, headgear, umbrellas, sun umbrellas, walking-sticks,
cambuk, pecut atau bagiannya); whips, riding-crops or parts thereof);
(r) Perhiasan imitasi dari pos 7 1 . 1 7; (r) Imitation jewellery of heading 7 1 . 1 7;
(s) Barang dari Bagian XVI (mesin dan peralatan (s) Articles of Section XVI (machines and mechanical or
mekanis atau elektris); electrical appliances);
(t) Bagian dari kendaraan udara atau kendaraan dari (t) Parts of aircraft or vehicles of Section XVI I ;
Bagian XVI I ;
( u ) Barang dari B a b 9 0 (misalnya, elemen optis, bingkai ( u ) Articles of Chapter 9 0 (for example, optica l
kacamata, instrumen gambar); elements, spectacle frames, drawing instruments);
(v) Barang dari Bab 91 (misalnya, badan jam atau (v) Articles of Chapter 91 (for example, clock or watch
badan arloji); cases);
(w) Barang dari Bab 92 (misalnya, instrumen m usik (w) Articles of Chapter 92 (for example, m usical
atau bagiannya); instruments or parts thereof);
(x) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, lampu (x) Articles of Chapter. 94 (for example, furniture, lamps
dan alat kelengkapan penerangan, tanda iluminasi, and lighting fitting, illuminated signs, prefabricated
bangunan prapabrikasi); buildings);
(y) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan, permainan, (y) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
keperluan olah raga); sports requisites); or
(z) Barang dari Bab 96 (misalnya, sikat, kancing, (z) Articles of Chapter 96 (for example, brushes,
kancing sorong, sisir, mouthpiece atau tangkai buttons, slide fasteners, combs, mouthpieces or
untuk pipa rokok, pipa sigaret dan sejenisnya, stems for smoking pipes, cigarette-holders or the
bagian dari termos atau seienisnya, pena, pensil like, parts of vacuum flasks or the like, pens,
putar, dan monopod, bipod, tripod dan barang propelling pencils, and monopods, bipods, tripods
semacam itu). and similar articles).
3.- Pos 39.01 sampai dengan 39. 1 1 berlaku hanya untuk 3.- Headings 39.01 to 39. 1 1 apply only to goods of a kind
barang dari jenis yang diproduksi dengan sintesa kimia, produced by chemical synthesis, falling in the following
digolongkan dalam kategori berikut: categories:
(a) Poliolefin sintetik cair yang kurang dari 60 % (a) Liquid synthetic polyolefins of which less than 60 %
menurut volumenya disuling pada suhu 300C, by volume distils at 300C, after conversion to 1 ,0 1 3
setelah dikonversikan pada 1 .01 3 m ilibar apabila millibars when a reduced-pressure distillation
digunakan metode penyulingan dengan method is used (headings 39.0 1 and 39.02);
pengu rangan tekanan (pos 39. 0 1 dan 39.02);

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 68 -

(b) Resin , tidak dipolimerisasi tinggi, dari tipe kumaron (b) Resins, not highly polymerised, of the coumarone
indena (pas 39. 1 1 ) ; indene type (heading 39. 1 1 ) ;
(c) Polimer sintetik lain dengan rata-rata sekurang (c) Other synthetic polymers with an average of at least
kurangnya 5 unit monomer; 5 monomer units;
( d) Silikon (pas 39. 1 O); ( d) Silicones (heading 39. 1 O);
(e) Resol (pas 39.09) dan prepolimer lainnya. (e) Resols (heading 39.09) and other prepolymers.
4.- lstilah "kopolimer" meliputi semua polimer yang unit 4.- The expression "copolymers" covers all polymers in
monomer tunggalnya tidak ada yang beratnya 95 % which no single monomer unit contributes 95 % or more
atau lebih menurut berat total kandungan polimer by weight to the total polymer content
tersebut.
Untuk keperluan Bab ini, kecuali apabila konteksnya For the purposes of this Chapter, except where the
menentukan lain, kopolimer (termasuk context otherwise requires, copolymers (including co
kopolikondensasi, produk kopoliadisi, block copolymer polycondensates, co-polyaddition products, block
dan graft copolymer) dan campuran polimer harus copolymers and graft copolymers) and polymer blends
diklasifikasikan dalam pas yang mencakup polimer dari are to be classified in the heading covering polymers of
unit komonomer tersebut yang beratnya mendominasi that comonomer unit which predominates by weight over
berat unit komonomer tunggal lainnya. every other single comonomer unit.
Untuk keperluan Catatan ini, bagian unit komonomer For the purposes of this Note, constituent comonomer
dari polimer yang termasuk dalam pas yang sama harus units of polymers falling in the same heading shall be
digolongkan bersama. taken together.
Dalam hal tidak terdapat unit komonomer tunggal yang If no single comonomer unit predominates, copolymers
mendominasi, maka kopolimer atau campuran polimer or polymer blends, as the case may be, are to be
harus diklasifikasikan dalam pas terakhir berdasarkan classified in the heading which occurs last in numerical
urutan penomoran di antara pas yang mempunyai order among those which equally merit consideration.
pertimbangan yang setara.
5.- Polimer yang dimodifikasi secara kimia, yaitu polimer 5.- Chemically modified polymers, that is those in which
yang hanya unsur tambahan pada rantai polimer only appendages to the main polymer chain have been
utamanya telah diubah dengan reaksi kimia, harus changed by chemical reaction , are to be classified in the
diklasifikasikan dalam pas yang sesuai untuk polimer heading appropriate to the unmodified polymer. This
yang tidak dimodifikasi. Ketentuan ini tidak berlaku provision does not apply to graft copolymers.
untuk graft copolymer.
6.- Dalam pas 39.0 1 sampai dengan 39. 1 4, istilah "bentuk 6.- In headings 39.01 to 39. 1 4, the expression "primary
asal" berlaku hanya untuk bentuk berikut: forms" applies only to the following forms:
(a) Gair atau pasta, termasuk dispersi (emulsi dan (a) Liquids or pastes, including dispersions (emulsions
suspensi) dan larutan; and suspensions) and solutions;
(b) Blok yang bentuknya tidak beraturan, gumpalan, (b) Blocks of irregular shape, lumps, powders (including
bubuk (termasuk bubuk pencetak), butir, serpih dan moulding powders), granules, flakes and similar bulk
bentuk curah semacam itu. forms.
7.- Pas 39. 1 5 tidak berlaku untuk sisa, reja dan skrap dari 7 .- Heading 39. 1 5 does not apply to waste, parings and
bahan termoplastik tunggal , yang diubah menjadi scrap of a single thermoplastic material, transformed into
bentuk asal (pas 39.01 sampai dengan 39. 1 4). primary forms (headings 39.01 to 39. 1 4 ).
8.- Untuk keperluan pas 39. 1 7, istilah "pembuluh, pipa dan 8.- For the purposes of heading 39. 1 7, the expression
selang" berarti produk berongga, produk setengah jadi "tubes, pipes and hoses" means hollow products,
atau sudah jadi, dari jehis yang biasa digunakan untuk whether semi-manufactures or finished products, of a
mengangkut, mengalirkan atau mendistribusikan gas kind generally used for conveying, conducting or
atau cairan (misalnya selang kebun beralur, tabung distributing gases or liquids (for example, ribbed garden
diperforasi). lstilah ini j uga meliputi selubung sosis dan hose, perforated tubes). This expression also includes
tabung pipih lainnya. Namun, kecuali yang disebut sausage casings and other lay-flat tubing. However,
terakhir, apabila barang tersebut mempunyai except for the last-mentioned, those having an internal
penampang silang bagian dalam selain lingkaran, oval, cross-section other than round, oval, rectangular (in
empat persegi panjang (yang panjangnya tidak which the length does not exceed 1 .5 times the width) or
melebihi 1 ,5 kali lebarnya) atau dalam bentuk poligon in the shape of a regular polygon are not to be regarded
beraturan tidak dianggap sebagai pembuluh, pipa dan as tubes, pipes and hoses but as profile shapes.
selang tetapi sebagai bentuk profil.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 69 -

9.- Untuk kepei"luan pos 39. 1 8, istilah "penutup dinding 9.- For the purposes of heading 39. 1 8, the expression "wall
atau langit-langit dari plastik" berlaku untuk produk or ceiling coverings of plastics" applies to products in
dalam gulungan, dengan lebar tidak kurang dari 45 cm, rolls, of a width not less than 45 cm, suitable for wall or
cocok untuk dekorasi dinding atau langit-langit, terdiri ceiling decoration, consisting of plastics fixed
dari plastik yang dasarnya dilapisi secara permanen permanently on a backing of any material other than
dengan berbagai bahan kecuali kertas, lapisan plastik paper, the layer of plastics (on the face side) being
(pada sisi permukaan) dihaluskan, dihias timbul , grained, embossed, . coloured, design-printed or
diwarnai, dicetak motif atau dihias secara lain. otherwise decorated.
1 0.- Dalam pos 39.20 dan 39. 2 1 , istilah "pelat, lembaran, 1 0.-ln headings 39.20 and 39.2 1 , the expression "plates,
fil m , foil dan strip" berlaku hanya untuk pelat, lembaran, sheets, film, foil and strip" applies only to plates, sheets,
film, foil dan strip (selain yang dimaksud dalam Bab 54) film , foil and strip (other than those of Chapter 54) and to
dan untuk blok dengan bentuk geometris beraturan, blocks of regular geometric shape, whether or not
dicetak atau dikerjakan permukaannya secara lain printed or otherwise surface-worked, uncut or cut into
maupun tidak, tidak dipotong atau dipotong menjadi rectangles (including squares) but not further worked
empat persegi panjang (termasuk bujur sangkar) tetapi (even if when so cut they become articles ready for use).
tidak dikerjakan lebih lanjut (walaupun apabila barang
tersebut sudah dipotong seperti itu sehingga menjadi
barang siap pakai).
1 1 .-Pos 39.25 berlaku hanya untuk barang berikut, bukan 1 1 .-Heading 39.25 applies only to the following articles, not
merupakan produk yang termasuk dalam setiap pos being products covered by any of the earlier headings of
terdahulu dari sub-Bab I I : sub-Chapter I I :
( a ) Reservoir, tangki (termasuk tangki septik), tong dan ( a ) Reservoirs, tanks (including septic tanks), vats
tempat simpan semacam itu, dengan kapasitas and similar containers, of a capacity exceeding
melebihi 300 I; 300 I ;
(b) Elemen struktur yang d igunakan, m isalnya, pada ( b ) Structural elements used, for example, in floors,
lantai, dinding atau partisi, langit-langit atau atap; walls or partitions, ceilings or roofs;
(c) Talang dan alat kelengkapannya; (c) Gutters and fittings therefor;
(d) Daun pintu, daun jendela dan bingkainya serta ( d) Doors, windows and their frames and thresholds
ambang bawah pintu; for d o ors;
(e) Balkon, langkan, pagar, gerbang, dan penghalang (e) Balconies, balustrades, fencing, gates and similar
semacam itu ; barriers;
(f) Penutup, kerai gulung (termasuk kerai gulung (f) Shutters, blinds (including Venetian blinds) and
Venesia) dan barang semacam itu serta bagian dan similar articles and parts and fittings thereof;
alat kelengkapannya;
(g) Rak berukuran besar untuk dirakit dan dipasang (g) Large-scale shelving for assembly and permanent
permanen , m isalnya, di toko, bengkel, gudang; installation, for example, in shops, workshops,
warehouses;
(h) Barang pajangan arsitektural, misalnya, fluting, (h) Ornamental architectural features, for example,
kubah, dovecote; dan flutings, cupolas, dovecotes; and
(ij ) Alat kelengkapan dan penyangga, digunakan untuk (ij ) Fittings and mountings intended for permanent
pemasangan permanen, dalam atau pada daun installation in or on doors, windows, staircases,
pintu, daun jendela, tangga, dinding atau bagian walls or other parts of buildings, for example,
lain dari bangunan, misalnya, kenop, gagang, kait, knobs, handles, hooks, brackets, towel rails,
bracket, rel untuk gantungan handuk, switch-plate switch-plates and other protective plates.
dan pelat pelindung lainnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 70 -

Catatan Subpos. Subheading Notes.


1 .- Dalam setiap pos dari Bab ini, polimer (termasuk 1 .- Within any one heading of this Chapter, polymers
kopolimer) dan polimer yang dimodifikasi secara kimia (including copolymers) and chemically modified
harus diklasifikasikan menurut ketentuan berikut ini: polymers are to be classified according to the following
provisions:
(a) Apabila terdapat subpos "Lain-lain" dalam (a) Where there is a subheading named "Other" in the
rangkaian subpos yang sama: same series:
( 1 ) Penempatan polimer dengan awalan "poli" ( 1 ) The designation in a subheading of a polymer
dalam subpos (misalnya, polietilena dan by the prefix "poly" (for example, polyethylene
poliamida-6,6) berarti bahwa bagian unit and polyamide6,6) means that the constituent
monomer atau unit monomer dari seluruh monomer unit or monomer units of the named
polimer yang digolongkan bersama, harus polymer taken together m ust contribute 95 % or
berjumlah 95 % atau lebih menurut berat total more by weight of the total polymer content.
kandungan polimer tersebut.
(2) Kopolimer yang disebut dalam subpos 390 1 . 30, (2) The copolymers named in subheadings
390 1 .40, 3903.20, 3903.30, 3904.30 harus 390 1 . 30, 3901 .40, 3903.20, 3903.30 and
diklasifikasikan dalam subpos tersebut, asalkan 3904.30 are to be classified in those
unit komonomer dari seluruh kopolimer tersebut subheadings, provided that the comonomer
berjumlah 95 % atau lebih menurut berat total units of the named copolymers contribute 95 %
kandungan polimer tersebut. or more by weight of the total polymer content.
(3) Polimer yang dimodifikasi secara kimia harus (3) Chemically modified polymers are to be
diklasifikasikan dalam subpos "Lain-lain", classified in the subheading named "Other",
asalkan polimer yang dimodifikasi secara kimia provided that the chemically modified polymers
tersebut tidak dirinci lebih khusus dalam are not more specifically covered by another
subpos lainnya. subheading.
( 4) Polimer yang tidak memenuhi ( 1 ), (2) atau (3) di (4) Polymers not meeting ( 1 ), (2) or (3) above, are
atas, harus diklasifikasikan dalam subpos, di to be classified in the subheading, among the
antara rangkaian subpos yang tersisa, yang remaining subheadings in the series, covering
meliputi polimer dengan berat unit monomernya polymers of that monomer unit which
mendominasi setiap unit komonomer tunggal predominates by weight over every other single
lainnya. Untuk keperluan ini, bagian unit comonomer unit. For tis purpose, constit!Jent
monomer dari polimer yang termasuk dalam monomer units of polymers falling in the same
subpos yang sama harus digolongkan subheading shall be taken together. Only the
bersama. Hanya bagian unit komonomer dari constituent comonomer units of the polymers in
polimer dalam rangkaian subpos di atas yang the series of subheadings under consideratio n
harus diperbandingkan. are to be compared.
(b) Apabila tidak terdapat subpos "Lain-lain" dalam (b) Where there is no subheading named "Other" in the
rangkaian subpos yang sama: same series:
( 1 ) Poli mer harus diklasifikasikan dalam subpos ( 1 ) Polymers are to be classified in the subheading
yang mencakup polimer dari unit monomer covering polymers of that monomer unit which
yang beratnya mendominasi setiap unit predominates by weight over every other single
komonomer tunggal lainnya. Untuk keperluan comonomer unit. For this purpose, constituent
ini, bagian unit monomomer dari polimer yang monomer units of polymers falling in the same
termasuk dalam subpos yang sama harus subheading shall be taken together. Only the
digolongkan bersama. Hanya bagian unit constituent comonomer units of the polymers in
komonomer dari polimer dalam rangkaian the series under consideration are to be
subpos di atas yang harus diperbandingkan. compared.
(2) Polimer yang dimodifikasi secara kimia harus (2) Chemically modified polymers are to be
diklasifikasikan dalam subpos yang sesuai classified in the subheading appropriate to the
dengan polimer yang tidak dimodifikasi. unmodified polymer.
Campuran polimer harus diklasifikasikan dalam Polymer blends are to be classified in the same
subpos yang sama sebagai polimer dari unit subheading as polymers of the same monomer
monomer yang sama dalam perbandingan yang units in the same proportions.
sama.
2.- Untuk keperluan subpos 3920.43, istilah "peliat" 2.- For the purposes of subheading 3920.43, the term
termasuk peliat sekunder. "plasticisers" includes secondary plasticisers.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 71 -

Bab 40 C hapter 40
Karet dan barang daripadanya Ru bber and articles thereof

Catata n. Notes.
1 .- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, maka 1 .- Except where the context otherwise requires, throughout
dalam Nomenklatur ini istilah "karet" berarti produk the Nomenclature the expression "rubber" means the
berikut ini, divulkanisasi atau keras maupun tidak: karet following products, whether or not vulcanised or hard :
alam , balata, getah perca, guayule, chikle dan getah natural rubber, balata, gutta-percha, g uayule, chicle and
alam semacam itu, karet sintetik, factice yang berasal similar natural gums, synthetic rubber, factice derived
dari minyak, serta reklamasi zat tersebut. from oils, and such substances reclaimed.
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Barang dari Bagian XI (tekstil dan barang tekstil); (a) Goods of Section XI (textiles and textile articles);
(b) Alas kaki atau bagiannya dari Bab 64; (b) Footwe.a r or parts thereof of Chapter 64;
(c) Tutup kepala atau bagiannya (termasuk topi mandi) (c) Headgear or parts thereof (including bathing caps)
dari Bab 65; of Chapter 65;
(d) Peralatan mekanis atau elektris atau bagiannya dari (d) Mechanical or electrical appliances or parts thereof
Bagian XVI (termasuk barang elektris dari segala of Section XVI (including electrical goods of all
jenis), dari karet keras; kinds), of hard rubber;
(e) Barang dari Bab 90, 92, 94, atau 96; atau (e) Articles of Chapter 90, 92, 94, or 96; or
(f) Barang dari Bab 95 (selain sarung tangan , mitten (f) Articles of Chapter 95 (other than sports gloves,
dan mitt untuk olah raga serta barang dari pos mittens and mitts and articles of headings 40. 1 1 to
40. 1 1 sampai dengan 40. 1 3). 40. 1 3).
3.- Dalam pos 40.01 sam pai dengan 40.03 dan 40.05, 3.- I n headings 40.0 1 to 40.03 and 40.05, the expression
istilah "bentuk asal" berlaku hanya untuk bentuk berikut: "primary forms" applies only to the following forms:
(a) Gair dan pasta (termasuk lateks, dipravulkanisasi (a) Liquids and pastes (including latex, whether or not
maupun tidak, serta dispersi dan larutan lainnya); pre-vulcanised, and other dispersions and
solutions);
(b) Blok dalam bentuk tidak beraturan, gumpalan, bal , (b) Blocks of irregular shape, lumps, bales, powders,
bubuk, butir, remah d a n bentuk curah semacam itu . granules, crumbs and similar bulk forms.
4.- Dalam Catatan 1 Bab ini dan dalam pos 40.02, istilah 4.- I n Note 1 to this Chapter and in heading 40.02, the
"karet sintetik" berlaku untuk: expression "synthetic rubber" applies to:
(a) Zat sintetik tidak jenuh yang dapat diubah dengan (a) Unsaturated synthetic substances which can be
tidak kembali ke sifat semula melalui vulkanisasi irreversibly transformed by vulcanisation with
menggunakan . belerang menjadi zat non sulphur into non-thermoplastic substances which, at
termoplastik, yang pada suhu antara 1 8C dan a temperature between 1 8C and 29C, will not
29C tidak akan putus bila direntang hingga tiga kali break on being extended to three times their original
panjang aslinya, dan setelah direntang hingga dua length and will return, after being extended to twice
kali panjang aslinya selama lima menit, panjangnya their original length, within a period of five minutes,
akan kembali menjadi tidak lebih dari satu setengah to a length not greater than one and a half times
kali panjang aslinya. Untuk keperluan pengujian ini, their original length. For the purposes of this test,
dapat ditambahkan zat yang diperlukan untuk substances necessary for the cross-linking, such as
ikatan silang, seperti pengaktif dan akselerator vulcanising activators or accelerators, may be
vulkanisasi; keberadaan zat yang dimaksud oleh added; the presence of substances as provided for
Catatan 5 (B) (ii) dan (iii) juga diperkenankan. by Notes 5 (B) (ii) and (iii) is also permitted.
Namun demikian, keberadaan berbagai zat yang However, the presence of any substances not
tidak diperlukan untuk ikatan silang, seperti necessary for the cross-linking, such as extenders,
perentang, peliat dan pengisi, tidak diperkenankan; plasticisers and fillers, is not permitted;
(b) Tioplas (TM); dan (b) Thioplasts (TM ); and
(c) Karet alam dimodifikasi dengan mempersatukan (c) Natural rubber modified by grafting or m ixing with
atau mencampur dengan plastik, karet alam plastics, depolymerised natural rubber, m ixtures of
didepolimerisasi, campuran dari zat sintetik tidak unsaturated synthetic substances with saturated
jenuh dengan polimer tinggi sintetik jenuh asalkan synthetic high polymers provided that all the above
semua produk tersebut memenuhi persyaratan mentioned products comply with the requirements
mengenai vulkanisasi, penguluran dan pemulihan concerning vulcanisation, elongation and recovery in
dalam butir (a) di atas. (a) above.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 72 -

5.- (A) Pas 40. 0 1 dan 40.02 tidak berlaku untuk berbagai 5.- (A) Headings 40.01 and 40.02 do not apply to any
karet atau campuran karet yang digabung, sebelum rubber or mixture of rubbers which has been
atau sesudah koagulasi, dengan: com pounded, before or after coagulation, with:
(i) bahan vulkanisasi, akselerator, pelambat atau (i) vulcanising agents, accelerators, retarders or
pengaktif (selain yang d itambahkan untuk activators (other than those added for the
pengolahan lateks karet pra-vulkanisasi); preparation of pre-vulcanised rubber latex);
(ii) pigmen dan bahan pewarna lainnya, selain (ii) pigments or other colouring matter, other than
yang ditambahkan semata-mata untuk those added solely for the purpose of
keperluan identifikasi; identification;
(iii) peliat atau perentang (kecuali minyak mineral (iii) plasticisers or extenders (except mineral oil in
dalam hal karet oil-extended), pengisi, bahan the case of oil-extended rubber), fillers,
penguat, pelarut organik atau berbagai zat reinforcing agents, organic solvents or any other
lainnya, kecuali yang diperkenankan pada butir substances, except those permitted under (B);
(B)
(B) Apabila terdapat zat berikut ini dalam berbagai karet (B) The presence of the following substances in any
atau campuran karet, harus tidak mempengaruhi rubber or mixture of rubbers shall not affect its
pengklasifikasinya dalam pas 40.01 atau 40.02, classification in heading 40.01 or 40.02, as the Case
asalkan karet atau campuran karet tersebut may be, provided that such rubber or mixture of
mempertahankan karakter utamanya sebagai rubbers retains its essential character as a raw
bahan mentah: material:
(i) emulsifier atau bahan anti lekat; (i) emulsifiers or anti-tack agents;
(ii) sejumlah kecil dari produk pecahan emulsifier; (ii) small amounts of breakdown products of
emulsifiers;
(iii) sejumlah sangat kecil berikut ini: bahan peka (iii) very small amounts of the following: heat
panas (umumnya untuk memperoleh lateks sensitive agents (generally for obtaining
karet termosensitif), bahan aktif permukaan thermosensitive rubber latexes), cationic
kationik (umumnya untuk memperoleh lateks surface-active agents (generally for obtaining
karet elektro positif), antioksidan, koagulan, eledro-positive rubber latexes), antioxidants,
bahan peremah, bahan pencegah beku, coagulants, crumbling agents, freeze-resisting
peptiser, pengawet, penstabil, bahan agents, peptisers, preservatives, stabilisers,
pengontrol viskositas, atau aditif keperluan viscosity-control agents, or similar special
khusus semacam itu. purpose additives.
6.- Untuk keperluan pas 40.04 istilah "sisa, reja dan skrap" 6.- For the purposes of heading 40.04, the expression
berarti sisa, reja dan skrap karet dari pembuatan atau "waste, parings and scrap" means rubber waste, parings
pengerjaan karet dan barang karet, yang mutlak tidak and scrap from the manufacture or working of rubber
dapat digunakan sebagaimana mestinya, karena alasan and rubber goods definitely not usable as such because
pemotongan, usang atau alasan lain. of cutting-up, wear or other reasons.
7.- Benang yang seluruhnya dari karet vulkanisasi, yang 7 .- Thread wholly of vulcanised rubber, of which any cross
setiap ukuran penampang silangnya melebihi 5 mm, sectional dimension exceeds 5 m m , is to be classified as
harus diklasifikasikan sebagai strip, batang kecil atau strip, rods or profile shapes, of heading 40.08.
bentuk profil, dari pas 40.08.
8.- Pas 40. 1 0 meliputi ban atau belting pengangkut atau 8.- Heading 40. 1 0 includes conveyor or transmission belts
penggerak dari kain tekstil diresapi, dilapisi, ditutupi or belting of textile fabric impregnated, coated, covered
atau dilaminasi dengan karet atau dibuat dari benang or laminated with rubber or made from textile yarn or
atau tali tekstil, diresapi, dilapisi, ditutupi atau cord impregnated, coated , covered or sheathed with
diselubungi dengan karet. rubber.
9.- Dalam pas 40.01 , 40.02, 40.03, 40.05, dan 40.08, istilah 9.- In headings 40.01 , 40.02, 40.03, 40.05 and 40. 08, the
"pelat", "lembaran" dan "strip" berlaku hanya untuk expressions "plates", ''sheets" and "strip" apply only to
pelat, lembaran dari strip serta untuk blok berbentuk plates, sheets and strip and to blocks of regular
geometris beraturan, tidak dipotong atau dipotong geometric shape, uncut or simply cut to rectangular
secara sederhana menjadi bentuk empat persegi (including square) shape, whether or not having the
panjang (termasuk bujur sangkar), mempunyai karakter character of articles and whether or not printed or
dari barang tersebut maupun tidak, dicetak atau otherwise surface-worked, but not otherwise cut to
dikerjakan permukaannya secara lain maupun tidak, shape or further worked.
tetapi tidak dipotong secara lain menjadi bentuk atau
tidak dikerjakan lebih lanjut.

www.jdih.kemenkeu.go.id
\J
- 73 -

Dalam pos 40.08 istilah "batang kecil" dan "bentuk In heading 40.08 the expressions "rods" and "profile
profil" berlaku hanya untuk produk seperti itu, dipotong shapes" apply only to such products, whether or not cut
memanjang atau dikerjakan permukaannya maupun to length or surface-worked but not otherwise worked.
tidak, tetapi tidak d ikerjakan secara lain.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 74 -

Bagian VIII Section VI I I


Ja ngat dan kulit mentah, kulit samak, kulit berbulu dan Raw hides a n d skins, leather, furskins and articles
barang daipadanya; saddlery dan harness; barang thereof; saddlery and harness; travel goods, handbags
u ntuk bepergian, tas ta ngan dan kemasan semacam itu; and s im ilar containers; articles of a ni mal gut (other than
barang dari usus bi natang (sela i n benang u lat sutra) silk-worm gut)

Bab 41 C hapter 41
Ja ngat dan kulit mentah (selain kulit berbu lu) dan kulit Raw hides and skins (other than furskins) and leather
samak

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Reja atau sisa semacam itu, dari jangat atau kulit (a) Parings or similar waste, of raw hides or skins
mentah (pos 05. 1 1 ); (heading 05. 1 1 );
(b) Kulit burung atau bagian kulit burung, dengan bulu (b) Birdskins or parts of birdskins, with their feathers or
atau bulu halusnya, dari pos 05.05 atau 67.0 1 ; atau down, of heading 05.05 or 67.01 ; or
(c) Jangat atau kulit, dengan bulu atau wol, mentah, (c) Hides or skins, with the hair or wool on, raw, tanned
disamak atau diolah ( Bab 43); namun demikian, . or dressed (Chapter 43); the following are, however,
barang berikut ini harus diklasifikasikan dalam Bab to be classified in Chapter 41 , namely, raw hides
4 1 , yaitu jangat dar:i kulit mentah dengan bulu atau and skins with the hair or wool on, of bovine animals
wol dari hewan jenis lembu (termasuk kerbau), dari (including buffalo), of equine animals, of sheep or
hewan jenis kuda, dari biri-biri atau biri-biri m uda lambs (except Astrakhan, Broadtail, Caracul,
(kecuali biri-biri m uda Astrakan, Broadtail, Caracul , Persian or similar lambs, I ndian", Chinese,
Persia atau biri-biri m uda semacam itu , biri-biri Mongolian or Tibetan lambs), of goats or kids
muda I ndia, Cina, Mongolia atau Tibet), dari (except Yemen , Mongolian or Tibetan goats and
kambing atau kambing m uda (kecuali kambing dan kids), of swine (including peccary), of chamois, of
kambing m uda Yaman, Mongolia atau Tibet), dari gazelle, of camels (including dromedaries), of
babi (termasuk Peccary), dari chamois, dari gazelle, reindeer, of elk, of deer, of roebucks or of dogs.
dari unta (termasuk dromedary), dari rusa kutub,
rusa besar, dari rusa jantan, dari roebuck atau dari
anjing.
2.- (A) Pos 41 .04 sampai dengan 41 .06 tidak meliputi 2.- (A) Headings 41 .04 to 41 .06 do not cover hides and
jangat dan kulit yang telah mengalami proses skins which have undergone a tanning (including
penyamakan (termasuk penyamakan pendahuluan) pre-tanning) process which is reversible (heading.
bolak balik (pos 4 1 .01 sampai dengan 41 .03, 4 1 .01 to 4 1 .03, as the case maybe).
apabila ada).
(B) Untuk keperluan pos 41 .04 sampai dengan 41 .06, (B) For the purposes of headings 41 .04 to 4 1 .06, the
istilah "crust" meliputi jangat dan kulit yang telah term "crust" includes hides and skins that have been
disamak ulang, diwarnai atau fat-liquored (stuffed) retanned, coloured or fat-liquored (stuffed) prior to
sebelum pengeringan. drying.
3.- Dalam Nomenklatur ini istilah "kulit komposisi" berarti 3.- Throughout the Nomenclature the expression
hanya bahan dari jenis yang dimaksud dalam pos "composition leather" means only substances of the kind
41 . 1 5. referred to in heading 41 . 1 5.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 75 -

Bab 42 Chapter 42
Barang dari kulit samak; saddlery dan harness; barang Articles of leather; saddlery and harness;
u ntuk bepergian, tas tangan dan kemasan semacam itu ; travel goods, handbags and s imilar containers;
barang dari usus b i natang (selain benang u lat sutra) articles of a nimal gut (other than silk-worm gut)

Catatan . Notes.
1 .- Untuk keperluan Bab ini, istilah "kulit" termasuk kulit 1 .- For the purposes of this Chapter, the term "leather"
chamois (termasuk chamois kombinasi ), kulit paten, kulit includes chamois (including combination chamois)
laminasi paten dan kulit yang diperkuat dengan logam. leather, patent leather, patent laminated leather and
metallised leather.
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Catgut bedah steril atau bahan jahit bedah steril (a) Sterile surgical catgut or similar sterile suture
semacam itu (pos 30.06); materials (heading 30.06);
(b) Pakaian atau aksesori pakaian (kecuali sarung (b) Articles of apparel or clothing accessories (except
tangan, mitten dan mitt), dilapisi kulit berbulu atau gloves, mittens and mitts), lined with furskin or
bulu artifisial atau yang kulit berbulu atau bulu artificial fur or to which furskin or artificial fur is
artifisial direkatkan pada sisi luar, kecuali sebagai attached on the outside except as mere trimming
hiasan semata (pos 43.03 atau 43.04); (heading 43.03 or 43.04);
(c) Barang jadi dari jaring (pos 56.08); (c) Made up articles of netting (heading 56.08 ) ;
(d) Barang dari Bab 64; (d) Articles of Chapter 64;
(e) Tutup kepala atau bagiannya dari Bab 65; ( e) Headgear or parts thereof of Chapter 65;
(f) Cambuk, pecut atau barang lainnya dari pos 66.02; (f) Whips, riding-crops or other articles of heading
66.02;
(g) Manset, gelang atau perhiasan imitasi lainnya (pos (g) Cuff-links, bracelets or other imitation jewellery
7 1 . 1 7); (heading 7 1 . 1 7);
(h) Alat kelengkapan atau hiasan untuk perlengkapan (h) Fittings or trimmings for harness, such as stirrups,
pakaian binatang, seperti sanggurdi, kekang, bits, horse brasses and buckles, separately
gesper dan perlengkapan kuda dari kuningan, presented (generally Section XV);
diajukan secara terpisah (umumnya Bagian XV);
(ij ) Senar, kulit untuk drum atau sejenisnya, atau (ij ) Strings, skins for drums or the like, or other parts of
bagian lainnya dari instrumen m usik (pos 92. 09); m usical instruments (heading 92. 09);
(k) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, lampu (k) Articles of Chapter 94 (for example, funiture, lamps
dan alat kelengkapan penerangan); and lighting fittings);
(I) Barang dari Bab 95 (misalnya mainan, permainan (1) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
dan keperluan olah raga); atau sports requisites); or
(m) Kancing, kancing tekan, kancing jepret, paku pijat, (m) Buttons, press-fasteners, snap-fasteners, press
bentukan kancing atau bagian lain dari barang studs, button moulds or other parts of th.ese articles,
tersebut, button blank, dari pos 96. 06. button blanks, of heading 96.06.
3.- (A) Selain ketentuan Catatan 2 di atas, pos 42.02 tidak 3.- (A) I n addition to the provisions of Note 2 above,
meliputi: heading 42.02 does not cover:
(a) Tas yang dibuat dari lembaran plastik, dicetak (a) Bags made of sheeting of plastics, whether or
maupun tidak, dengan gagang, tidak dirancang . not printed, with handles, not designed for
untuk keperluan jangka panjang (pos 39.23); prolonged use (heading 39.23);
(b) Barang dari bahan anyaman (pos 46.02). (b) Articles of plaiting materials ( heading 46. 02 ) .
(B) Barang dari pos 42.02 dan 42. 03 yang mempunyai (B) Articles of headings 42.02 and 42. 03 which have
bagian dari logam mulia atau logam yang dipalut parts of precious metal or metal clad with precious
dengan logam mulia, dari mutiara alam atau metal, of natural or cultured pearls, of precious or
budidaya, dari batu mulia atau batu semi mulia semi-precious stones (natural, synthetic or
(alam , sintetik atau direkonstruksi) tetap reconstructed) remain classified in those headings
diklasifikasikan dalam pos tersebut, walaupun even if such parts constitute more than minor fittings
bagian tersebut lebih daripada sebagai alat or minor ornamentation, provided that these parts
kelengkapan minor atau ornamen minor, asalkan do not give the articles their essential character. If,
bagian tersebut tidak memberikan karakter utama on the other hand, the parts give the articles their
dari barangnya. Sebaliknya, apabila bagian tersebut essential character, the articles are to be classified
memberikan karakter utama barangnya, maka in Chapter 7 1 .
barang tersebut harus diklasifikasikan dalam Bab
71 .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 76 -

4.- Untuk keperluan pos 42.03, istilah "pakaian dan 4.- For the purposes of heading 42.03, the expression
aksesori pakaian" berlaku, antara lain, untuk sarung "articles of apparel and clothing accessories" applies,
tangan , mitten dan m it (termasuk untuk olah raga atau inter alia, to gloves, mittens and mitts (including those
untuk pelindung), celemek dan pakaian pelindung for sport or for protection), aprons and other protective
lainnya, tali penahan celana, ikat pinggang, tali sandang clothing, braces, belts, bandoliers and wrist straps, but
dan tali gelang, tetapi tidak termasuk tali arloji (pos excluding watch straps (heading 91 . 1 3).
91 . 1 3).

Bab 43 Chapter 43
Kulit berbulu dan bulu artifisia l ; barang daripadanya Furskins and artificial fu r; manufactures thereof

Catata n. Notes.
1 .- Dalam Nomenklatur ini referensi untuk "kulit berbulu", 1 .- Throughout the Nomenclature references to "furskins'',
selain kulit berbulu mentah dari pos 43.01 , berlaku other than to raw furskins of heading 43.0 1 , apply to
untuk jangat atau kulit semua binatang yang telah hides or skins of all an.imals which have been tanned or
disamak atau dikerj_akan bersama dengan bulu atau dressed with the hair or wool on.
wolnya.
2.- Bab ini tidak meliputi : 2.- This Chapter does not cover:
(a) Kulit burung atau bagian dari kulit burung, dengan (a) Birdskins or parts of birdskins, with their feathers
bulu atau bulu halusnya (pos 05.05 atau 67.01 ); or down (heading 05.05 or 67.01 );
(b) Jangat atau kulit mentah, dengan bulu atau wolnya, (b) Raw hides or skins, with the hair or wool on,. of
dari Bab 41 (lihat Catatan 1 (c) pada Bab itu); Chapter 41 (see Note 1 (c) to that Chapter);
(c) Sarung tangan, mitten dan mitt terdiri dari kulit (c) Gloves, mittens and mitts consisting of leather and
samak dan kulit berbulu atau dari kulit samak dan furskin or of leather and artificial fur (heading 42.03);
bulu artifisial (pos 42.03);
(d) Barang dari Bab 64; (d) Articles of Chapter 64;
(e) Tutup kepala atau bagiannya dari Bab 65; atau ( e) Headgear or parts thereof of Chapter 65; or
(f) Barang dari Bab 95 (misalnya mainan, permainan (f) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
dan keperluan olah raga). sports requisites).
3.- Pos 43.03 termasuk kulit berbulu dan bagiannya, 3.- Heading 43.03 includes furskins and parts thereof,
dipasang dengan tambahan bahan lain, dan kulit assembled with the addition of other materials, and
berbulu dan bagiannya, dijahit bersama dalam bentuk furskins and parts thereof, sewn together in the form of
garmen atau bagian garmen atau aksesori garmen atau garments or parts or accessories of garments or in the
dalam bentuk barang lainnya. form of other articles.
4.- Pakaian dan aksesori pakaian (kecuali yang dikeluarkan 4.- Articles of apparel and clothing accessories (except
oleh Catatan 2) dilapisi dengan kulit berbulu atau bulu those excluded by Note 2 ) lined with furskin or artificial
artifisial atau yang kulit berbulu atau bulu artifisial fur or to which furskin or artificial fur is attached on the
direkatkan pada sisi luar kecuali sebagai hiasan outside except as mere trimming are to be classified in
semata, harus diklasifikasikan dalam pos 43.03 atau heading 43.03 or 43.04 as the case may be.
43.04, apabila ada.
5.- Dalam Nomenklatur ini istilah "bulu artifisial" berarti 5.- Throughout the Nomenclature the expression "artificial
berbagai kulit berbulu imitasi yang terdiri dari wol, bulu fur" means any imitation of furskin consisting of wool,
atau serat lainnya yang dilekatkan atau dijahitkan pada hair or other fibres gummed or sewn on to leather,
kulit samak, kain tenunan atau bahan lain, tetapi tidak woven fabric or other materials, but does not include
termasuk kulit berbulu imitasi yang diperoleh dengan imitation furskins obtained by weaving or knitting
penenunan atau perajutan (pada umumnya pos 58.01 (generally, heading 58.01 or 60.01 ) .
atau 60.01 ).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 77 -

Bagian IX Section IX
Kayu dan bara ng dari kayu; arang kayu; gabus dan Wood and articles of wood; wood charcoa l ; cork and
barang dari gabus ; barang dari jerami, dari rumput articles of cork; manufactures of straw, of esparto or of
esparto atau dari bahan a nyaman lai nnya; keranjang other plaiting materials; basketware and wickerwork
dan barang a nyaman

Bab 44 Chapter 44
Kayu dan barang dari kayu ; arang kayu Wood and articles of wood; wood charcoal

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Kayu, dalam bentuk keping, serutan, dihancurkan, (a) Wood, in chips, i n shavings, crushed, ground or
.
digiling atau dijadikan bubuk, dari jenis yang powdered, of a kind used primarily in perfumery, in
digunakan terutama dalam wewangian, farmasi pharmacy, or for insecticidal, fungicidal or similar
atau untuk keperluan insektisida, fungisida atau purposes (heading 1 2. 1 1 );
keperluan semacam itu (pos 1 2. 1 1 );
(b) Bambu atau bahan lainnya dari bahan lain yang (b) Bamboos or other materials of a woody nature of a
bersifat kayu dari jenis yang digunakan terutama kind used primarily for plaiting, in the rough, whether
untuk anyaman, dalam bentuk kasar, dibelah, or not split, sawn lengthwise or cut to length
digergaji memanjang atau dipotong menurut (heading 1 4.01 );
panjangnya maupun tidak (pos 1 4. 01 );
(c) Kayu, dalam bentuk keping, serutan, digiling atau (c) Wood, in chips, in shavings, _ ground or powdered, of
dijadikan bubuk, dari jenis yang digunakan terutama a kind used primarily in dyeing or in tanning
dalam pencelupan atau dalam penyamakan (pos ( heading 1 4.04 ) ;
1 4. 04);
(d) Arang kayu aktif (pos 38.02); (d) Activated charcoal (heading 38.02);
(e) Barang dari pos 42.02; (e) Articles of heading 42.02;
(f) Barang dari Bab 46; (f) Goods of Chapter 46;
(g) Alas kaki atau bagiannya dari Bab 64; (g) Footwear or parts thereof of Chapter 64;
(h) Barang dari Bab 66 (misalnya, payung dan tongkat (h} Goods of Chapter 66 (for example, umbrellas and
jalan serta bagiannya); walking-sticks and parts thereof);
(ij ) Barang dari pos 68.08; (ij ) Goods of heading 68.08;
(k) Perhiasan imitasi dari pos 7 1 . 1 7; (k) I mitation jewellery of heading 7 1 . 1 7;
(I) Barang dari Bagian XVI atau Bagian XVI I (misalnya, (I} Goods of Section XVI or Section XVI I (for
bagian mesin, kotak, tutup, kabinet untuk mesin dan example, machine parts, cases, covers, cabinets
aparatus serta perangkat wheel-wright}; for machines and apparatus and wheelwright's
wares);
( m ) Barang dari Bagian XVI I I (misalnya, badan jam dan (m) Goods of Section XVI I I (for example, clock ca!;)es
instrumen m usik serta bagiannya); and musical instruments and parts thereof);
(n) Bagian dari senjata api (pos 93.05); (n) Parts of firearms (heading 93.05);
(o) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, lampu (o) Articles of Chapter 94 (for example, furniture, lamps
dan alat kelengkapan penerangan, bangunan and lighting fittings,, prefabricated buildings);
prapabrikasi);
(p) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan, permainan, (p) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
keperluan olah raga); sports requisites);
(q) Barang dari Bab 96 (misalnya, pipa untuk merokok (q) Articles of Chapter 96 (for example, smoking pipe.s
dan bagiannya, kancing, pensil, dan monopod, and parts thereof, buttons, pencils, and monopods,
biped, tripod dan barang semacam itu) tidak bipeds, tripods and similar articles) excluding bodies
termasuk badan dan gagang, dari kayu, untuk and handles, of wood, for articles of heading 96.03;
barang dari pos 96.03; atau or
(r) Barang dari Bab 97 (misalnya, karya seni). (r) Articles of Chapter 97 (for example, works of art).
2.- Dalam Bab ini, istilah "kayu dipadatkan" berarti kayu 2.- In this Chapter, the expression "densified wood" means
yang telah diolah secara kimia atau fisika (dalam hal wood which has been subjected to chemical or physical
lapisan yang disatukan bersama, sebagai pengolahan treatment (being, in the case of layers bonded together,
tambahan yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa treatment in excess of that needed to ensure a good
penyatuannya baik), dan yang mendapatkan tambahan bond), and which has thereby acquired increased
kepadatan atau kekerasan bersamaan dengan density or hardness together with improved mechanical
peningkatan kekuatan atau daya tahan mekanis strength or resistance to chemical or electrical agencies.
terhadap bahan kimia atau aliran listrik.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 78 -

3.- Pos 44. 1 4 sampai dengan 44. 2 1 berlaku untuk barang 3.- Headings 44. 1 4 t o 44. 2 1 apply t o articles of the
dari papan partikel atau papan semacam itu, papan respective descriptions of particle board or similar board,
serat, kayu dilaminasi atau kayu dipadatkan fibreboard, laminated wood or densified wood as they
sebagaimana berlaku untuk barang tersebut dari kayu . apply to such articles of wood .
4.- Produk dari pos 44. 1 0, 44. 1 1 atau 44. 1 2 dapat 4.- Products of heading 44. 1 0, 44. 1 1 or 44. 1 2 may be
dikerjakan untuk membuat bentuk yang berhubungan worked to form the shapes provided for in respect of the
dengan barang dari pos 44.09, dibengkokkan, goods of heading 44.09, curved, corrugated, perforated,
dikerutkan, diperforasi, dipotong atau dibuat menjadi cut or formed to shapes other than square or rectangular
bentuk selain bujur sangkar atau empat persegi panjang or submitted to any other operation provided it does not
atau dengan pengerjaan lain asalkan tidak memberi give them the character of articles of other headings.
karakter barang dari pos lainnya.
5.- Pos 44. 1 7 tidak berlaku untuk perkakas yang bilah, 5.- Heading 44. 1 7 does not apply to tools in which the
ujung kerja, permukaan kerja atau bagian kerja lainnya blade, working edge, working surface or other working
dibentuk dengan berbagai bahan yang dirinci dalam part is formed by any of the materials specified in Note 1
Catatan 1 pada Bab 82. to Chapter 82.
.
6.- Berdasarkan Catatan 1 di atas dan kecuali apabila 6.- Subject to Note 1 above and except where the context
konteksnya menentukan lain, setiap referensi untuk otherwise requires, any reference to "wood" in a heading
"kayu" dalam pos dari Bab ini berlaku juga untuk bambu of this Chapter applies also to bamboos and other
dan bahan la innya yang bersifat kayu. materials of a woody nature.

Catatan Subpos . Subheading Note.


1 .- Untuk keperluan pos 4401 .31 , istilah "pelet kayu" adalah 1 .- For the purposes of subheading 4401 .31 , the expression
hasil sampingan seperti cukuran pisau, debu atau "wood pellets" means by-products such as cutter
potongan gergaji dari industri pengolahan kayu secara shavings, sawdust or chips, of the mechanical wood
mekanis, industri pembuatan furnitur atau kegiatan processing industry, furniture-making industry or other
pengolahan kayu lair:mya, yang telah diaglomerasi bai k wood transformation activities, which have been
dengan pengompresan secara langsung atau dengan agglomerated either directly by compression or by the
penambahan pengikat dalam proporsi yang tidak addition of a binder in a proportion not exceeding 3 % by
melebihi 3 % dari beratnya. Pelet ini berbentuk silindris, weight. Such pellets are cylindrical, with a diameter not
dengan diameter tidak melebihi 25 mm dan panjangnya exceeding 25 mm and a length not exceeding 1 00 m m .
tidak lebih dari 1 00 m m .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 79 -

Bab 45 Chapter 45
Gabus dan barang dari gabus Cork and articles of cork

Catatan. Note.
1 .- Bab ini tidak meliputi : 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Alas kaki atau bagian alas kaki dari Bab 64; (a) Footwear or parts of footwear of Chapter 64;
(b) Tutup kepala atau bagian tutup kepala dari Bab 65; (b) Headgear or parts of headgear of Chapter 65; or
atau
(c) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan, permainan, (c) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
keperluan olah raga). sports requisites).

www.jdih.kemenkeu.go.id
fJ
- 80 -

Bab 46 C hapter 46
Barang dari jerami, dari rumput esparto dan dari bahan M anufactures of straw, of esparto and of other plaiting
a nyaman la i n nya ; keranjang dan barang a nyaman materials; basketware and wickerwork

Catata n. Notes.
1 .- Dalam Bab ini istilah "bahan anyaman" berarti bahan 1 .- In this Chapter the expression "plaiting materials" means
dalam keadaan atau bentuk yang cocok untuk materials in a state or form suitable for plaiting,
penganyaman, penjalinan atau proses semacam itu; interlacing or similar processes; it includes straw, osier
meliputi jerami, osier atau willow, bambu, rotan , rumput, or willow, bamboos, rattans, rushes, reeds, strips of
buluh, strip dari kayu, strip dari bahan nabati lainnya wood, strips of other vegetable material (for example,
(misalnya, strip dari kulit kayu, daun panjang dan rafia strips of bark, narrow leaves and raffia or other strips
atau strip lain yang diperoleh dari daun lebar), serat obtained from broad leaves), unspun natural textile
tekstil alam tidak dipintal, monofilamen dan strips serta fibres, monofilament and strip and the like of plastics
sejenisnya dari plastik dan strip dari kertas, tetapi bukan and strips of paper, but not strips of leather or
strip dari kulit samak atau kulit komposisi atau dari bulu composition leather or of felt or nonwovens, human hair,
kempa atau bukan tenunan, rambut manusia, bulu horsehair, textile rovings or yarns, or monofilament and
kuda, roving atau benang tekstil , atau monofilament dan strip and the like of Chapter 54.
strip serta sejenisnya dari Bab 54.
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Penutup d inding dari pos 48. 1 4; (a) Wall coverings of heading 48. 1 4;
(b) Benang pintal, tali, tambang atau kabel, dianyam (b) Twine, cordage, ropes or cables, plaited or not
atau tidak (pos 56.07); (heading 56.07);.
(c) Alas kaki atau tutup kepala atau bagiannya dari Bab (c) Footwear or headgear or parts thereof of Chapter 64
64 atau 65; or 65;
(d) Kendaraan atau bodi untuk kendaraan dari (d) Vehicles or bodies for vehicles of basketware
keranjang (Bab 87); atau (Chapter 87); or
(e) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, lampu (e) Articles of Chapter 94 (for example, furniture, lamps
dan alat kelengkapan penerangan). and lighting fittings).
3.- Untuk keperluan pos 46.01 , istilah "bahan anyaman, 3.- For the purposes of heading 46.01 , the expression
anyaman dan produk semacam itu dari bahan "plaiting materials, plaits and similar products of plaiting
anyaman, diikat bersama menjadi untaian sejajar" materials, bound tOgether in parallel strands" means
berarti bahan anyaman, anyaman dan produk semacam plaiting materials, plaits and similar products of plaiting
dari bahan anyaman, diletakkan bersisian dan diikat materials, placed side by side and bound together, in the
bersama, dalam bentuk lembaran , dengan bahan form of sheets, whether or not the binding materials are
pengikat dari bahan tekstil pintalan maupun tidak. of spun textile materials.

www.jdih.kemenkeu.go.id
f;
- 81 -

Bagian X Section X
Pulp dari kayu atau dari bahan selu losa berserat Pulp of wood or of other fibrous cellu losic material;
lain nya; Kertas atau kertas karton yang dipulihkan (sisa Recovered (waste and scrap) paper or paperboard; .
dan skrap); kertas dan kertas karton serta barang paper and paperboard and articles thereof
daripadanya

Bab 47 Chapter 47
P u l p dari kayu atau dari bahan selulosa berserat Pulp of wood or of other fibrous cellu losic material ;
lai nnya; Kertas atau kertas karton yang dipulihkan (sisa Recovered (waste and scrap) paper or paperboard
dan skrap)

Catata n . Note.
1 .- Untuk keperluan pos 47. 02 istilah "pulp kayu kimia m utu 1 .- For the purposes of heading 47.02, the expression
larut" berarti pulp kayu kimia menurut beratnya, "chemical wood pulp, dissolving grades" means
mempunyai fraksi yang tidak dapat larut untuk pulp kayu chemical wood pulp having by weight an insoluble
soda atau sulfat 92 % atau lebih, atau untuk pulp kayu fraction of 92 % or more for soda or sulphate wood pulp
sulfit 88 % atau lebih, setelah satu jam dalam larutan or of 88 % or more for sulphite wood pulp after one hour
soda api yang mengandung 1 8 % natrium hidroksida in a caustic soda solution containing 18 % sodium
(NaOH) pada suhu 20C, dan untuk pulp kayu sulfit hydroxide (NaOH) at 20C, and for sulphite wood pulp
dengan kandungan abu tidak melebihi 0, 15 % menurut an ash content that does not exceed 0. 1 5 % by weight.
beratnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 82 -

Bab 48 C hapter 48
Kertas dan kertas karton; barang dari pulp kertas, Paper and paperboard; articles of paper pulp,
dari kertas atau dari kertas karton of paper or of paperboard

Catatan. Notes.
1.- Untuk keperluan Bab ini, kecuali apabila konteksnya 1 .- For the purposes of this Chapter, except where the
menentukan lain, referensi "kertas" termasuk referensi context otherwise requires, a reference to "paper"
untuk kertas karton (tanpa memperhitungkan ketebalan includes references to paperboard (irrespective of
atau berat per m2). thickness or weight per m2).
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Barang dari Bab 30; (a) Articles of Chapter 30;
(b) Stamping foil dari pos 32. 1 2; (b) Stamping foils of heading 32. 1 2;
(c) Kertas wangi atau kertas diresapi atau dilapisi (c) Perfumed papers or papers impregnated or coated
dengan kosmetik (Bab 33); with cosmetics (Chapter 33);
(d) Kertas atau gumpalan selulosa diresapi, dilapisi (d) Paper or cellulose wadding impregnated, coated or
atau d itutupi dengan sabun atau deterjen (pos covered with soap or detergent (heading 34.0 1 ), or
34.01 ), atau dengan preparat poles, krim atau with polishes, creams or similar preparations
preparat semacam itu (pos 34.05); (heading 34.05);
(e) Kertas atau kertas karton peka dari pos 37.01 (e) Sensitised paper or paperboard of headings 37.01
sampai dengan 37.04; to 37.04;
(f) Kertas diresapi dengan reagen diagnostik atau (f) Paper impregnated with diagnostic or laboratory
reagen laboratorium (pos 38.22); reagents (heading 38.22);
(g) Kertas diperkuat dengan lembaran plastik berlapis,
(g) Paper-reinforced stratified sheeting of plastics, or
atau satu lapisan kertas atau kertas karton dilapisi one layer of paper or paperboard coated or covered
atau ditutupi dengan lapisan plastik, lapisan yang with a layer of plastics, the latter constituting more
disebut terakhir mempunyai ketebalan lebih dari than half the total thickness, or articles of such
setengah tebal keseluruhan, atau barang dari materials, other than wall coverings . of heading
bahan tersebut, selain penutup d inding dari pos 48. 1 4 (Chapter 39 ) ;
48. 1 4 (Bab 39 ) ;
(h) Barang . dari pos 42.02 (misalnya, barang untuk (h) Articles of heading 42.02 (for example, travel
bepergian); goods);
(ij) Barang dari Bab 46 (barang dari bahan anyaman); (ij ) Articles of Chapter 46 (manufactures of plaiting
material);
(k) Benang kertas atau barang tekstil dari benang (k) Paper yarn or textile articles of paper yarn (Section
kertas (Bagian XI); XI);
(I) Barang dari Bab 64 atau Bab 65; (I) Articles of Chapter 64 or Chapter 65;
(m) Kertas atau kertas karton ampelas (pos 68.05 ) atau (m) Abrasive paper or paperboard (heading 68.05) or
m ika dengan alas kertas atau kertas karton (pos paper- or paperboard-backed m ica (heading 68. 1 4)
68. 1 4) (namun demikian, kertas dan kertas karton (paper and paperboard coated with mica powder
dilapisi dengan bubuk m ika harus diklasifikasikan are, however, to be classified in this Chapter);
dalam Bab ini);
( n ) Foil logam dengan alas kertas atau kertas karton (n) Metal foil backed with paper or paperboard
(pada umumnya Bagian XIV atau XV); (generally Section XIV or XV);
(o) Barang dari pos 92.09; (o) Articles of heading 92.09;
(p) Barang dari Bab 95 (misalnya mainan, permainan, (p) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
keperluan olah raga); atau sports requisites); or
(q) Barang dari Bab 96 (misalnya kancing, sanitary (q) Articles of Chapter 96 (for example, buttons,
towel ( pad) dan tampon saniter, serbet (popok) dan sanitary towels (pads) and tampons, napkins
pembebat popok untuk bayi). (diapers) and napkin liners for babies).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 83 -

3.- Berdasarkan ketentuan Catatan 7, pas 48.01 sampai 3.- Subject to the provisions of Note 7, headings 48.01 to
dengan 48.05 meliputi kertas dan kertas karton yang 48.05 include paper and paperboard which have been
telah melalui proses calendering, supercalendering, subjected to calendering, super-calendering, glazing or
pengilapan atau perampungan semacam itu, false similar finishing, false water-marking or surface sizing,
water-marking atau surface sizing, dan juga kertas, and also paper, paperboard, cellulose wadding and
kertas karton, gum palan selulosa dan web dari serat webs of cellulose fibres, coloured or marbled throughout
selulosa, diwarnai atau dibuat seperti marmer secara the mass by any method. Except where heading 48.03
keseluruhan dengan berbagai metoda. Kecuali apabila otherwise requires, these headings do not apply to
pas 48.03 menentukan lain, pas ini tidak berlaku untuk paper, paperboard, cellulose wadding or webs of
kertas, kertas karton, gumpalan selulosa atau web dari cellulose fibres which have been otherwise processed.
serat selulosa yang telah diproses secara lain.
4.- Dalam Bab ini istilah "kertas koran" berarti kertas tidak 4.- In this Chapter the expression "newsprint" means
dilapisi dari jenis yang digunakan untuk pencetakan uncoated paper of a kind used for the printing of
koran, yang kandungan serat total tidak kurang dari 50 newspapers, of which not less than 50 % by weight of
% menurut beratnya terdiri atas serat kayu yang the total fibre content consists of wood fibres obtained
diperoleh dengan proses mekanis atau kimia-mekanis, by a mechanical or chemi-mechanical process, unsized
tidak dikanji atau dikanji sangat tipis, mempunyai tingkat or very lightly sized, having a surface roughness Parker
kekasaran permukaan Parker Print Surf (1 Mpa) pada Print Surf (1 M Pa) on each side exceeding 2 . 5
setiap sisi melebihi 2,5 mikrometer (mikron), dengan m icrometres (microns), weighing not less than 40 g/m 2
berat tidak kurang dari 40 g/m2 dan tidak lebih dari 65 and not more than 65 g/m 2 , and applies only to paper:
g/m 2 , dan berlaku hanya untuk kertas: (a) dalam bentuk (a) in strips or rolls of a width exceeding 28 cm; or (b) in
potongan atau gulungan dengan lebar melebihi 28 cm; rectangular (including square) sheets with one side
atau (b) dalam bentuk lembaran empat persegi panjang exceeding 28 cm and the other side exceeding 1 5 cm in
(termasuk bujur sangkar) dengan salah satu sisinya the unfolded state.
melebihi 28 cm dan sisi lainnya melebihi 1 5 cm dalam
keadaan tidak dilipat.
5.- Untuk keperluan pas 48.02, istilah "kertas dan kertas 5.- For the purposes of heading 48.02, the expressions
karton, dari jenis yang digunakan untuk penulisan, "paper and paperboard, of a kind used for writing,
pencetakan atau keperluan grafik lainnya" serta "kertas printing or other graphic purposes" and "non perforated
untuk punch-card dan punch tape tidak diperforasi" punch-cards and punch tape paper" mean paper and
berarti kertas dan kertas karton yang dibuat terutama paperboard. made mainly from bleached pulp or from
dari pulp dikelantang atau dari pulp yang diperoleh pulp obtained by a mechanical or chemi-mechanical
dengan proses mekanis atau kimia-mekanis dan process and satisfying any of the following criteria:
memenuhi berbagai kriteria berikut:
Untuk kertas dan kertas karton dengan berat tidak lebih For paper or paperboard weighing not more than 1 50
dari 1 50 g/m2: g/m 2 :
(a) mengandung 1 0 % atau lebih serat yang diperoleh (a) . containing 1 0 % or more of fibres obtained by a
dengan proses mekanis atau kimia-mekanis, dan mechanical or chemi-mechanical process, and
1. beratnya tidak lebih dari 80 g/m 2 , atau 1. weighing not more than 80 g/m 2 , or
2. diwarnai seluruhnya; atau 2. coloured throughout the mass; or
(b) mengandung abu lebih dari 8 %, dan (b) containing more than 8 % ash, and
1. beratnya tidak lebih dari 80 g/m 2 , atau 1. wei g hing not more than 80 g/m 2 , or
2. diwarnai seluruhnya; atau 2. coloured throughout the mass; or
(c) mengandung abu lebih dari 3 % dan mempunyai (c) containing more than 3 % ash and having a
kecemedangan 60 % atau lebih; atau brightness of 60 % or more; or
(d) mengandung abu lebih dari 3 % tetapi tidak lebih (d) containing more than 3 % but not more than 8 %
dari 8 %, mempunyai kecemerlangan kurang dari ash, having a brightness less than 60 %, and a burst
60 %, dan indeks daya retak sama atau kurang dari index equal to or less than 2.5 kPa.m 2/g; or
2,5 kPa.m 2/g; atau
(e) mengandung abu 3 % atau kurang, mempunyai ( e) containing 3 % ash or less, having a brightness of
kecemerlangan 60 % atau lebih dan indeks daya 60 % or more and a burst index equal to or less than
retak sama atau kurang dari 2,5 kPa.m2/g. 2.5 kPa.m2/g.
Untuk kertas dan kertas karton yang beratnya lebih dari For paper or paperboard weighing more than 1 50 g/m2:
1 50 g/m2 :
(a) diwarnai seluruhnya; atau (a) coloured throughout the mass; or

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 84 -

(b) mempunyai kecemerlangan 60 % atau lebih, dan (b) having a brightness of 60 % or more, and
1. ketebalan pada kaliper 225 mikrometer (mikron) 1. a caliper of 225 m icrometres (microns) or less,
atau kurang , atau or
2. ketebalan pada kaliper lebih dari 225 2. a caliper more than 225 m icrometres (microns)
mikrometer (mikron) tetapi tidak lebih dari 508 but not more than 508 micrometres (microns)
mikrometer (mikron) dan kandungan abunya and an ash content more than 3 %; or
lebih dari 3 %; atau
(c) mempunyai kecemerlangan kurang dari 60 % , (c) having a brightness of less than 60 %, a caliper of
ketebalan pada kaliper 254 mikrometer (mikron) 254 micrometres (microns) or less and an ash
atau kurang dan kandungan abunya lebih dari 8 %. content more than 8 %.
Namun demikian, pos 48.02 tidak meliputi kertas atau Heading 48.02 does not, however, cover filter paper or
kertas karton saring (termasuk kertas untuk teh paperboard (including tea-bag paper) or felt paper or
kantong) atau kertas atau kertas karton kempa. paperboard.
6.- Dalam Bab ini "kertas dan kertas karton kraft" berarti 6.- In this Chapter "kraft paper and paperboard" means
kertas dan kertas karton yang kandungan serat total paper and paperboard of which not less than 80 % by
tidak kurang dari 80 % menurut beratnya, terdiri dari weight of the total fibre content consists of fibres
serat yang diperoleh dengan proses sulfat atau soda obtained by the chemical sulphate or soda processes.
kimia.
7.- Kecuali apabila istilah dari pos ini menentukan lain, 7.- Except where the terms of the headings otherwise
kertas, kertas karton, gumpalan selulosa dan web dari require, paper, paperboard, cellulose wadding and webs
serat selulosa yang memenuhi uraian dalam dua pos of cellulose fibres answering to a description in two or
atau lebih dari pos 48.01 sampai dengan 48. 1 1 harus more of the headings 48.01 to 48. 1 1 are to be classified
diklasifikasikan ke dalam pos yang disebut terakhir under that one of suc.h headings which occurs last in
berdasarkan urutan penomoran dalam Nomenklatur ini. numerical order in the Nomenclature.
8.- Pos 48.03 sampai dengan 48.09 hanya berlaku untuk 8.- Headings 48.03 to 48.09 apply only to paper,
kertas, kertas karton, gumpalan selulosa dan web dari paperboard, cellulose wadding and webs of cellulose
serat selulosa: fibres:
(a) Dalam strip atau gulungan dengan lebar melebihi (a) In strips or rolls of a width exceeding 36 cm; or
36 cm; atau
(b) Dalam lembaran empat persegi panjang (termasuk (b) In rectangular (including square) sheets with one
bujur sangkar) yang lebar salah satu sisinya side exceeding 36 cm and the other side exceeding
melebihi 36 cm dan sisi lainnya melebihi 1 5 cm 1 5 cm in the unfolded state.
dalam keadaan tidak dilipat.
9.- Untuk keperluan pos 48. 1 4 istilah "kertas dinding dan 9.- For the purposes of heading 48. 1 4, the express ion
penutup dinding semacam itu" berlaku hanya untuk: "wallpaper and similar wall coverings" applies only to:
(a) Kertas dalam gulungan, dengan lebar tidak kurang (a) Paper in rolls, of a width of not less than 45 cm and
dari 45 cm dan tidak lebih dari 1 60 cm, cocok untuk not more than 1 60 cm, suitable for wall or ceiling
dekorasi dinding atau langit-langit: decoration:
(i) Diberi hiasan berbentuk urat kayu, dihias (i) Grained, embossed, surface-coloured, design
timbul, permukaannya diwarnai, dicetak motif printed or otherwise surface-decorated (for
atau permukaannya dihias secara lain exam ple, with textile flock), whether or not
(misalnya, dengan gumpalan tekstil), dilapisi coated or covered with transparent protective
atau ditutupi dengan plastik pelindung plastics;
transparan maupun tidak;
(ii) Dengan permukaan tidak rata yang dihasilkan (ii) With an uneven surface resulting from the
dari penggabungan partikel kayu, jerami dan incorporation of particles of wood, straw, etc.;
sebagainya;
(iii) Dilapisi atau ditutupi permukaannya dengan (iii) Coated or covered on the face side with
plastik, lapisan plastik diberi hiasan berbentuk plastics, the layer of plastics being grained,
urat kayu, dihias timbul, diwarnai, dicetak motif embossed, coloured, designed-printed or
atau dihias secara lain; atau otherwise decorated; or
(iv) Ditutupi permukaannya dengan bahan (iv) Covered on the face side with plaiting material,
anyaman, diikat bersama menjadi untaian whether or not bound together in parallel
sejajar atau ditenun maupun tidak; strands or woven;
(b) Pinggiran dan jalur dari kertas, yang dikerjakan (b) Borders and friezes, of paper, treated as above,
seperti di atas, dalam gulungan maupun tidak, whether or not in rolls, suitable for wall or ceiling
cocok untuk dekorasi dinding atau langit-langit; decoration;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 85 -

(c) Penutup dinding dari kertas dibuat dari beberapa (c) Wall coverings of paper made up of several panels,
panel, gulungan atau lembaran, dicetak untuk rolls or sheets, printed so as to make up a scene,
membuat hiasan, pola atau motif, apabila design or motif when applied to a wall.
digunakan untuk dinding.
Produk di atas dasar kertas atau kertas karton, yang Products on a base of paper or paperboard, suitable for
cocok digunakan sebagai penutup lantai dan sebagai use both as floor coverings and as wall coverings, are to
penutup dinding, harus diklasifikasikan dalam pas be classified in heading 48.23.
48.23.
1 0.- Pas 48.20 tidak meliputi lembaran atau kartu lepasan, 1 0.- Heading 48.20 does not cover loose sheets or cards, cut
dipotong menurut ukuran, dicetak, dihias timbul atau to size, whether or not printed, embossed or perforated.
diperforasi maupun tidak .
1 1 .- Pas 48.23 berlaku, antara lain, untuk kartu kertas atau 1 1 .- Heading 48.23 applies, inter alia, to perforated paper or
kartu kertas karton d iperforasi untuk mesin Jacquard paperboard cards for Jacquard or similar machines and
atau mesin semacam itu dan renda kertas. paper lace.
1 2.- Kecuali untuk barang dari pas 48. 1 4 atau 48.2 1 , kertas, 1 2.- Except for the goods of heading 48. 1 4 or 48.21 , paper,
kertas karton, gumpalan selulosa dan barang paperboard, cellulose wadding and articles thereof,
daripadanya, dicetak dengan motif, huruf atau printed with motifs, characters or pictorial
representasi gambar, yang tidak semata-mata bersifat representations, which are not merely incidental to the
insidental sehingga mengubah kegunaan utama dari primary use of the goods, fall in Chapter 49.
barang tersebut, digolongkan dalam Bab 49.

Catatan Subpos. Subheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 4804. 1 1 dan 4804. 1 9, 1 .- For the purposes of subheadings 4804 . 1 1 and 4804. 1 9,
"kraftliner" berarti kertas dan kertas karton "kraftliner" means machine-finished or machine-glazed
dirampungkan dengan mesin atau dikilapkan dengan paper and paperboard, of whicti not less th.an 80 io by
mesin, yang kandungan serat totalnya tidak kurang dari weight of the total fibre content consists of wood fibres
80 % menurut beratnya yang terdiri dari serat kayu yang obtained by the chemical sulphate or soda processes, in
diperoleh dengan . Proses sulfat atau soda kimia, dalam rolls, weighing more than 1 1 5 g/m2 and having a
gulungan dengan berat lebih dari 1 1 5 g/m 2 dan m i nimum Mullen bursting strength as indicated in the
mempunyai kekuatan retak Mullen minimum following table or the linearly interpolated or extrapolated
sebagaimana tercantum dalam tabel berikut atau equivalent for any other weight.
interpolasi atau ekstrapolasi linier yang sama untuk
setiap berat lainnya.
Be rat Kekuatan retak Mullen minimum Weight Minimum Mullen bursting strength
gram/m 2 kPa g/m 2 kPa
---- ----------------------------- --
------ - - ---- - -- --------------- -
- - ---- --------
- -------

115 393 115 393


1 25 417 1 25 417
200 637 200 637
300 824 300 824
400 96 1 400 96 1

2.- Untuk keperluan subpos 4804.21 dan 4804.29 "kertas 2.- For the purposes of subheadings 4804.21 and 4804.29,
kraft untuk kantong" berarti kertas dirampungkan "sack kraft paper" means machine-finished paper, of
dengan mesin yang kandungan serat totalnya tidak which not less than 80 % by weight of the total fibre
kurang dari 80 % menurut beratnya yang terdiri dari content consists of fibres obtained by the chemical
serat kayu yang diperoleh dengan proses sulfat atau sulphate or soda processes, in rolls, weighing not less
soda kimia, dalam gulungan, dengan berat tidak kurang than 60 g/m2 but not more than 1 1 5 g/m2 and meeting
dari 60 g/m 2 tetapi tidak lebih dari 1 1 5 g/m 2 dan one of the following sets of specifications:
memenuhi salah satu spesifikasi berikut:
(a) Mempunyai indeks retak Mullen tidak kurang dari (a) Having a Mullen burst index of not less than 3.7
3,7 kPa . m 2/g dan faktor regangannya lebih dari 4,5 kPa.m 2/g and a stretch factor of more than 4.5 % in
% dengan arah yang berlawanan dan lebih dari 2 % the cross direction and of more than 2 % in the
dengan arah mesin. machine direction.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 86 -

(b) Mempunyai daya robek dan daya rentang minimum (b) Having minimal for tear and tensile as indicated in
sebagaimana tercantum pada tabel berikut atau the following table or the linearly interpolated
.
interpolasi linier yang sama untuk setiap berat equivalent for any other weight:
lainnya:

Daya robek minimum Daya rentang minimum M i n i m u m tear M i n i m u m tensile


mN kN/m mN kN/m
Berat Weight
Arah mesin Arah mesin Machine Machine
g/m2 Arah Arah g/m2 Machine Cross
berikut arah berikut arah d i rection plus di rection plus
mesin berlawanan di rection d i rection
berlawanan berlawanan cross direction cross direction

60 700 1 . 51 0 1 ,9 6 60 700 1 ,5 1 0 1 .9 6
70 830 1 . 790 2,3 7,2 70 830 1 , 790 2.3 7.2
80 965 2.070 2,8 8,3 80 965 2,070 2.8 8.3
1 00 1 .230 2.635 3,7 1 0 ,6 1 00 1 ,230 2,635 3.7 1 0 .6
115 1 .425 3.060 4,4 1 2,3 115 1 ,425 3,060 4.4 1 2.3

3.- Untuk keperluan subpos 4805. 1 1 , "kertas beralur sem i 3.- For the purposes of subheading 4805. 1 1 ,
kimia" berarti kertas, dalam gulungan, dengan "semi-chemical fluting paper" means paper, in rolls, of
kandungan serat total tidak kurang dari 65 % menurut which not less than 65 % by weight of the total fibre
beratnya yang terdiri dari serat kayu keras tidak content consists of unbleached hardwood fibres
dikelantang yang diperoleh dengan kombinasi proses obtained by a combination of mechanical and chemical
pengolahan pulp mekanis dan kimia dan mempunyai pulping processes, and having a CMT 30 (Corrugated
daya tahan lumat CMT 30 (Corugated Medium Test Medium Test with 30 minutes of conditioning) crush
dengan pengkondisian selama 30 menit) melebihi 1 ,8 resistance exceeding 1 . 8 newtons/g/m 2 at 50 % relative
newton/g/m2 pada kelembaban relatif 50 %, pada suhu humidity, at 23C.
23C.
4.- Subpos 4805. 1 2 meliputi kertas, dalam gulungan, dibuat 4.- Subheading 4805. 1 2 covers paper, in rolls, made mainly
terutama dari pulp jerami yang diperoleh dengan of straw pulp obtained by a combination of mechanical
kombinasi proses pengolahan pulp mekanis dan kimia, and chemical processes, weighing 1 30 g/m2 or more,
beratnya 1 30 g/m 2 atau lebih, dan mempunyai daya and having a CMT 30 (Corrugated Medium Test with 30
tahan lumat CMT 30 (Corugated Medium Test dengan m inutes of conditioning) crush resistance exceeding 1 .4
pengkondisian selama 30 menit) melebihi 1 ,4 newtons/g/m 2 at 50 % relative humidity, at 23C.
newton/g/m 2 pada kelembaban relatif 50 %, pada suhu
23C.
5.- Subpos 4805.24 dan 4805.25 meliputi kertas dan kertas 5.- Subheadings 4805.24 and 4805.25 cover paper and
karton dibuat seluruhnya atau terutama dari pulp kertas paperboard made wholly or mainly of pulp of recovered
atau kertas karton yang dipulihkan (sisa dan skrap). (waste and scrap) paper or paperboard. Testliner may
Test liner dapat juga mempunyai lapisan permukaan also have a surface layer of dyed paper or of paper
dari kertas dicelup atau dari kertas yang dibuat dari pulp made of bleached or unbleached non-recovered pulp.
yang tidak dipulihkan, dikelantang atau tidak These products have a M ul len burst index of not less
dikelantang. Produk ini mempunyai indeks retak Mullen than 2 kPa m2/g.
tidak kurang dari 2 kPa m 2/g.
6.- Untuk keperluan subpos 4805.30 "kertas pembungkus 6.- For the purposes of subheading 4805.30, "sulphite
sulfit" berarti kertas dikilapkan dengan mesin, dengan wrapping paper" means machine-glazed paper, . of
kandungan serat total lebih dari 40 % menurut beratnya which more than 40 % by weight of the total fibre
yang terdiri dari serat kayu yang diperoleh dengan content consists of wood fibres obtained by the
proses sulfit kimia, mempunyai kandungan abu tidak chemical sulphite process, having an ash content not
melebihi 8 % dan mempunyai indeks retak Mullen tidak exceeding 8 % and having a Mullen burst index of not
kurang dari 1 ,47 kPa m 2/g. less than 1 .47 kPa m2/g.
7.- Untuk keperluan subpos 481 0.22 "kertas dengan 7 .- For the purposes of subheading 481 0.22, "light-weight
lapisan tipis" berarti kertas dilapisi pada kedua sisinya coated paper" means paper, coated on both sides, of a
dengan berat total tidak melebihi 72 g/m2, dengan berat total weight not exceeding 72 g/m2, with a coating
lapisan tiap sisinya tidak melebihi 1 5 g/m 2 , pada dasar weight not exceeding 1 5 g/m2 per side, on a base of
yang tidak kurang dari 50 % kandungan serat totalnya which not less than 50 % by weight of the total fibre
menurut beratnya terdiri atas serat kayu yang diperoleh content consists of wood fibres obtained by a
dengan proses mekanis. mechanical process.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 87 -

Bab 49 Chapter 49
Buku, koran, gambar cetakan dan produk la i nnya dari Pri nted books, newspapers, pictures and other products
industri perceta kan ; naskah tulisan tangan, naskah of the printing industry; manuscripts, typescripts and
ketikan dan rencana plans

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1. This Chapter does not cover:
(a) Negatif atau positif fotografi di atas dasar (a) Photographic negatives or positives on transparent
transparan (Bab 37); bases (Chapter 37);
(b) Peta, rencana atau bola bumi, dalam relief, dicetak (b) Maps, plans or globes, in relief, whether or not
maupun tidak (pos 90.23); printed (heading 90.23);
(c) Playing card atau barang lain dari Bab 95; atau (c) Playing cards or other goods of Chapter 95; or
(d) Ukiran, cetakan atau litograf asli (pos 97.02), (d) Original engravings, prints or lithographs (heading
perangko atau meterai, perangko dibubuhi cap pos, 97.02), postage or revenue stamps, stamp
sampul hari pertama, benda pos atau sejenisnya postmarks, first-day covers, postal stationery or the
dari pos 97. 04, barang antik yang umurnya like of heading 97.04, antiques of an age exceeding
melebihi seratus tahun atau barang lainnya dari Bab one hundred years or other articles of Chapter 97.
97.
2.- Untuk keperluan Bab 49, istilah "dicetak" juga berarti 2.- For the purposes of Chapter 49, the term "printed" also
direproduksi dengan mesin pengganda, diproduksi di means reproduced by means of a duplicating machine,
bawah pengawasan mesin pengolah data otomatis, produced under the control of an automatic data
dihias timbul, difoto, difotokopi, ditermokopi atau diketik. processing machine, embossed, photographed,
photocopied, thermocopied or typewritten.
3.- Koran, jurnal dan majalah berkala yang dij ilid selain 3.- Newspapers, journals and periodicals which are bound
dalam kertas, dan set koran, jurnal atau majalah berkala otherwise than in paper, and sets of newspapers,
yang d isusun lebih dari satu nomor penerbitan dalam journals or periodicals comprising more than one
satu sampul, harus diklasifikasikan dalam pos 49. 0 1 , number under a single cover are to be classified in
berisi iklan maupun tidak. heading 49.01 , whether or not containing advertisjng
material.
4.- Pos 49.01 j uga meliputi: 4.- Heading 49.0 1 also covers:
(a) Koleksi reproduksi yang dicetak, misalnya (a) A collection of printed reproductions of, for example,
reproduksi karya seni atau lukisan , dengan teks works of art or drawings, with a relative text, put up
yang berhubungan, disiapkan dengan halaman with numbered pages in a form suitable for binding
bernomor, dalam bentuk yang cocok untuk into one or more volumes;
penjilidan menjadi satu volume atau lebih;
(b) Tambahan gambar yang menyertai, dan (b) A pictorial supplement accompanying, and
melengkapi pada volume jilid ; dan subsidiary to, a bound volume; and
(c) Bagian buku atau buklet yang dicetak dalam bentuk (c) Printed parts of books or booklets, in the form of
kumpulan lembaran atau signature yang disatukan assembled or separate sheets or signatures,
atau dipisah, yang seluruhnya atau sebagian constituting the whole or a part of a complete work
merupakan karya lengkap dan dirancang untuk and designed for binding.
penjilidan.
Namun demikian, gambar atau ilustrasi cetakan yang However, printed pictures or illustrations not bearing a
tidak mempunyai teks, dalam bentuk signature atau text, whether in the form of signatures or separate
lembaran terpisah, digolongkan dalam pos 49. 1 1 . sheets, fall in heading 49. 1 1 .
5.- Berdasarkan Catatan 3 pada Bab ini, pos 49.01 tidak 5.- Subject to Note 3 to this Chapter, heading 49. 0 1 does
meliputi publikasi yang tujuan utamanya untuk iklan not cover publications which are essentially devoted to
(misalnya, brosur, pamflet, selebaran, katalog advertising (for example, brochures, pamphlets, leaflets,
perdagangan, buku tahunan yang diterbitkan oleh trade catalogues, year books published by trade
asosiasi perdagangan, propaganda pariwisata). associations, tourist propaganda). Such publications are
Publikasi tersebut harus diklasifikasikan dalam Pos to be classified in heading 49. 1 1 .
49. 1 1 .
6.- Untuk keperluan pos 49.03, istilah "buku bergambar 6.- For the purposes of heading 49.03, the expression
untuk anak-anak" berarti buku untuk anak-anak yang "children's picture books" means books for children in
gambarnya merupakan daya tarik utama dan teksnya which the pictures form the principal interest and the text
hanya merupakan tambahan. is subsidiary.

www.jdih.kemenkeu.go.id
I;
- 88 -

Bagian XI Section XI
Tekstil dan barang tekstil Textiles and textile articles

Catatan. Notes.
1 .- Bagian ini tidak meliputi: 1 .- This Section does not cover:
(a) Bulu kasar atau bulu binatang untuk membuat sikat (a) Animal brush making bristles or hair (heading
(pos 05.02); bulu kuda atau sisa bulu kuda (pos 05.02); horsehair or horsehair waste (heading
05. 1 1 ) ; . 05. 1 1 );
(b) Rambut manusia atau barang dari rambut manusia (b) Human hair or articles of human hair (heading
(pos 05. 0 1 , 67.03 atau 67.04), kecuali kain saring 05.01 , 67.03 or 67 . 04), except straining cloth of a
dari jenis yang biasa digunakan dalam kind commonly used in oil presses or the like
pengepresan m inyak atau sejenisnya (pos 59. 1 1 ) ; (heading 59. 1 1 ) ;
(c) Linter kapas atau bahan nabati lainnya dari Bab 1 4; (c) Cotton !inters or other vegetable materials of
Chapter 1 4;
(d) Asbes dari pos 25.24 atau barang dari asbes dan (d) Asbestos of heading 25.24 or articles of asbestos
produk lain dari pos 68. 1 2 atau 68. 1 3; and other products of heading 68. 1 2 or 68. 1 3;
(e) Barang dari pos 30.05 atau 30 . 06 ; benang (e) Articles of heading 30.05 or 30.06; yarn used to
digunakan untuk membersihkan sela gigi (dental clean between the teeth (dental floss), in individual
floss), dalam kemasan eceran tersendiri, dari pos retail packages, of heading 33.06;
33.06 ;
(f) Tekstil peka dari pos 37.01 sam pai dengan 37. 04; (f) Sensitised textiles of headings 37. 0 1 to 37 . 04;
(g) Monofilamen yang ukuran penampang silangnya (g) Monofilament of which any cross-sectional
melebihi 1 mm atau strip atau sejenisnya (misalnya, dimension exceeds 1 mm or strip or the like (for
jerami artifisial) dengan lebar melebihi 5 m m , dari exam ple, artificial straw) of an apparent width
plastik (Bab 39), atau anyaman atau kain atau exceeding 5 m m , of plastics (Chapter 39), or plaits
keranjang atau barang anyaman lainnya dari or fabrics or other basketware or wickerwork of such
monofilamen atau strip tersebut (Bab 46); monofilament or strip (Chapter 46);
(h) Kain tenunan,_ rajutan atau kaitan, kain kempa atau (h) Woven, knitted or crocheted fabrics, felt or
bukan tenunan, diresapi, dilapisi, d itutupi atau nonwovens, impregnated, coated, covered or
dilaminasi dengan plastik, atau barang laminated with plastics, or articles thereof, of
daripadanya, dari Bab 39; Chapter 39;
( ij ) Kain tenunan, rajutan atau kaitan, kain kempa atau (ij ) Woven, knitted or crocheted fabrics, felt or
bukan tenunan, diresapi, dilapisi , ditutupi atau nonwovens, impregnated, coated, covered or
dilapisi dengan karet atau barang daripadanya, dari laminated with rubber, or articles thereof, of Chapter
Bab 40; 40;
(k) Jangat atau kulit dengan bulu atau wol (Bab 41 atau (k) Hides or skins with their hair or wool on (Chapter 41
43) atau barang dari kulit berbulu, bulu artifisial atau or 43) or articles of furskin, artificial fur or articles
barang daripadanya, dari pos 43.03 atau 43.04; thereof, of heading 43.03 or 43. 04;
(I) Barang dari bahan tekstil dari pos 42 . 0 1 atau 42. 02 ; (I) Articles of textile materials of heading 42 . 0 1 or
42 . 02 ;
( m ) Produk atau barang dari Bab 48 (misalnya, (m) Products or articles of Chapter 4 8 (for example,
gumpalan selulosa); cellulose wadding);
(n) Alas kaki atau bagian alas kaki, pelindung kaki atau (n) Footwear or parts of footwear, gaiters or leggings or
pembalut kaki atau barang semacam itu dari Bab similar articles of Chapter 64;
64;
(o) Jaring rambut atau tutup kepala lainnya atau (o) Hair-nets or other headgear or parts thereof of
bagiannya dari Bab 65; Chapter 65;
(p) Barang dari Bab 67; (p) Goods of Chapter 67;
(q) Bahan tekstil dilapisi bahan gosok (pos 68.05) dan (q) Abrasive-coated textile material (heading 68.05) and
j uga serat karbon atau barang dari serat karbon dari also carbon fibres or articles of carbon fibres of
pos 68. 1 5; heading 68. 1 5;
(r) Serat kaca atau barang dari serat kaca, selain (r) Glass fibres or articles of glass fibres, other than
sulaman dengan benang kaca di atas dasar kain embroidery with glass thread on a visible ground of
yang dapat dilihat (Bab 70); fabric (Chapter 70);
(s) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, (s) Articles of Chapter 94 (for example, furniture,
keperluan tidur, lampu dan alat kelengkapan bedding, lamps and lighting fittings);
penerangan);
(t) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan, permainan, (t) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
keperluan olah raga dan net); sports requisites and nets);

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 89 -

( u ) Barang dari Bab 96 (misalnya, sikat, perangkat (u) Articles of Chapter 96 (for example, brushes, travel
menjahit untuk bepergian, kancing sarong dan pita sets for sewing, slide fasteners and typewriter
mesin ketik, handuk (pad) dan tampon saniter, ribbons, sanitary towels (pads) and tam pons,
serbet (popok) dan pembebat popok untuk bayi); napkins (diapers) and napkin liners for babies); or
atau
(v) Barang dari Bab 97. (v) Articles of Chapter 97.
2.- (A) Barang yang dapat diklasifikasikan dalam Bab 50 2.- (A) Goods classifiable in Chapters 50 to 55 or in heading
sampai dengan 55 atau dalam pos 58.09 atau 58.09 or 59.02 and of a mixture of two or more
59.02 dan dari campuran dua bahan tekstil atau textile materials are to be classified as if consisting
lebih harus diklasifikasikan seolah-olah seluruhnya wholly of that one textile material which
terdiri dari satu bahan tekstil yang beratnya predominates by weight over any other single textile
mendominasi berat setiap bahan tekstil lainnya. material .
Apabila tidak satupun bahan tekstil yang When n o o n e textile material predominates by
mendominasi menurut beratnya, barang tersebut weight, the goods are to be classified as if
harus diklasifikasikan seolah-olah seluruhnya terdiri consisting wholly of that one textile material which is
dari satu bahan tekstil yang termasuk dalam pos covered by the heading which occurs last in
terakhir berdasarkan urutan penomoran di antara numerical order among those which equally merit
pos-pos dengan pertimbangan yang setara. consideration.
(B) Untuk keperluan ketentuan di atas: (B) For the purposes of the above rule:
(a) Benang l ilit dari bulu kuda (pos 5 1 . 1 0) dan (a) Gimped horsehair yarri (heading 51 . 1 0) and.

benang berlogam (pos 56. 05) harus metallised yarn (heading 56.05) are to be
diperlakukan sebagai bahan tekstil tunggal treated as a single textile material the weight of
yang beratnya dianggap seperti berat which is to be taken as the aggregate of the
keseluruhan komponennya; untuk weights of its components; for the classification
pengklasifikasian kain tenunan, benang of woven fabrics, metal thread is to be regarded
berlogam harus dianggap sebagai bahan as a textile material;
tekstil;
(b) Pilihan pos yang sesuai harus dilakukan, (b) The choice of appropriate heading shall be
pertama, dengan menentukan Babnya, dan effected by determining first the Chapter and
kemudian pos yang tepat dalam Bab tersebut, then the applicable heading within that Chapter,
tanpa memperhatikan berbagai bahan yang disregarding any materials not classified in that
tidak diklasifikasikan dalam Bab tersebut; Chapter;
(c) Apabila Bab 54 dan 55 berkaitan dengan (c) When both Chapters 54 and 55 are involved
berbagai Bab lainnya, maka Bab 54 dan 55 with any other Chapter, Chapter 54 and 55 are
harus diperlakukan sebagai Bab tunggal; to be treated as a single Chapter;
(d) Apabila Bab atau pos merujuk pada barang dari (d) Where a Chapter of a heading refers to goods
bahan tekstil yang berbeda, maka bahan of different textile materials, such materials are
tersebut harus diperlakukan sebagai bahan to be treated as a single textile material.
tekstil tunggal.
(C) Ketentuan dari paragraf (A) dan (B) di atas berlaku (C) The provisions of paragraphs (A) and (B) above
juga untuk benang yang dimaksud dalam Catatan apply also to the yarns referred to in Note 3, 4, 5 or
3, 4, 5 atau 6 di bawah ini. 6 below.
3.- (A) Untuk keperluan Bagian ini, dan berdasarkan 3.- (A) For the purposes of this section, and subject to the
pengecualian dalam paragraf di bawah ini, benang exceptions in paragraph (B) below, yarns (single,
(tungga( ran g kap (dilipat) atau kabel) dari uraian multiple (folded) or cabled) of the following
berikut ini harus diperlakukan sebagai "benang descriptions are to be treated as "twine, cordage,
pintal , tali, tambang dan kabel": ropes and cables":
(a) Dari sutera atau sisa sutera, berukuran lebih (a) Of silk or waste silk, measuring more than
dari 20.000 desiteks; 20,000 decitex;
(b) Dari serat buatan (termasuk benang dari dua (b) Of man-made fibres (including yarn of two or
monofilamen atau lebih dari Bab 54 ), berukuran more monofilaments of Chapter 54), measuring
lebih dari 1 0.000 desiteks; more than 1 0,000 decitex;
(c) Dari true hemp atau lena: (c) Of true hemp or flax:
(i) Dipoles atau dikilapkan, berukuran 1 .429 (i) Polished or glazed, measuring 1 ,429
desiteks atau lebih; atau decitex or more; or
(ii) Tidak dipoles atau dikilapkan, berukuran (ii) Not polished or glazed, measuring more
lebih dari 20.000 desiteks; than 20.000 decitex;
(d) Dari serat kelapa, terdiri dari 3 rangkap atau (d) Of coir, consisting of three or more plies;
lebih;
(e) Dari serat nabati lainnya, berukuran lebih dari ( e) Of other vegetable fibres, measuring more than
20.000 desiteks; atau 20,000 decitex; or
(f) Diperkuat dengan benang logam. (f) Reinforced with metal thread.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 90 -

(B) Pengecualian: (B) Exceptions:


(a) Benang dari wol atau benang dari bulu (a) Yarn of wool or other animal hair and paper
binatang lainnya dan benang kertas, selain yarn, other than yarn reinforced with metal
benang yang diperkuat dengan benang logam; thread;
(b) Tow filamen buatan dari Bab 55 dan benang (b) Man-made filament tow of Chapter 55 and
multifilamen tanpa antihan atau dengan antihan multifilament yarn without twist or with a twist
kurang dari 5 putaran tiap meter dari Bab 54; of less than 5 turns per metre of Chapter 54;
(c) Benang sutera untuk bedah dari pos 50.06, dan (c) Silk worm gut of heading 50.06, and
monofilamen dari Bab 54; monofilaments of Chapter 54;
(d) Benang berlogam dari pos 56. 05; benang (d) Metallised yarn of heading 56.05; yarn
diperkuat dengan benang logam yang reinforced with metal . thread Is subject to
dimaksud pada paragraf (A) (f) di atas; dan paragraph (A) (f) above; and
(e) Benang chenille, benang lilit dan benang loop (e) Chenille yarn, gimped yarn and loop wale-yarn
wale dari pos 56.06. of heading 56.06.
4.- (A) Untuk keperluan Bab 50, 51 , 52, 54 dan 55, istilah 4.- (A) For the purposes of Chapters 50, 51, 52, 54 and 55,
"disiapkan untuk penjualan eceran" dalam the expression "put up for retail sale" in relation to
hubungannya dengan benang, berdasarkan yarn means, subject to the exceptions in paragraph
pengecualian dalam paragraf (B) di bawah, berarti (B) below, yarn (single, multiple (folded) or cabled)
benang (tunggal, rangkap (dilipat) atau kabel) yang put up:
disiapkan:
(a) Pada kartu, gulungan, tabung atau penunjang (a) On cards, reels, tubes or similar supports, of a
semacam itu, dengan berat (termasuk weight (including support) not exceeding:
penunjangnya) tidak melebihi:
(i) 85 gram dalam hal benang sutra, benang (i) 85 g in the case of silk, waste silk or man
sisa sutra atau benang filamen buatan; made filament yarn; or
atau
(ii) 1 25 gram dalam hal lainnya; (ii) 1 25 g in other cases;
(b) Dalam bentuk bola, gulungan atau untingan . (b) In balls, hanks or skeins of a weight not
dengan berat tidak melebihi: exceeding:
(i) 85 gram dalam hal benang filamen buatan (i) 85 g in the case of man-made filament yarn
kurang dari 3.000 desiteks, sutera atau sisa of less than 3,000 decitex, silk or silk waste;
sutera;
(ii) 1 25 gram dalam hal semua benang lainnya (ii) 1 25 g in the case of all other yarns of less
kurang dari 2.000 desiteks; atau than 2,000 decitex; or
(iii) 500 gram dalam hal lainnya; (iii) 500 g in other cases;
(c) Dala m bentuk gulungan atau untingan yang (c) In hanks or skeins comprising several smaller
terdiri dari beberapa gulungan atau untingan hanks or skeins separated by dividing threads
yang lebih kecil, dipisahkan dengan benang which render them independent one of the
pemilah yang menyebabkan benang tersebut other, each of uniform weight not exceeding:
terpisah satu sama lain, masing-masing
dengan berat yang sama tidak melebihi:
(i) 85 gram dalam hal sutra, sisa sutra atau (i) 85 g in the case of silk, waste silk or man
benang filamen buatan; atau . made filament yarn; or

(ii) 1 25 gram dalam hal lainnya. (ii) 1 25 g in other cases.


(B) Pengecualian: (B) Exceptions:
(a) Benang tunggal dari berbagai bahan tekstil, (a) Single yarn of any textile material, except:
kecuali:
(i) Benang tunggal dari wol atau bulu hewan (i) Single yarn of wool or fine animal hair,
halus, tidak dikelantang; dan unbleached; and
(ii) Benang tunggal dari wol atau bulu hewan (ii) Single yarn of wool or fine animal hair,
halus, dikelantang, dicelup, atau dicetak, bleached, dyed or printed, measuring more
dengan ukuran lebih dari 5.000 desitex; than 5,000 decitex;
(b) Benang rangkap (dilipat) atau benang kabel , (b) Multiple (folded) or cabled yarn, unb leached'.
_
tidak dikelantang:
(i) Dari sutra atau sisa sutra, bagaimanapun (i) Of silk or waste silk, however put up; or
penyiapannya; atau
_
(ii) Dari bahan tekstil lainnya kecuali wol atau (ii) Of other textile material except wool or fine
bulu hewan halus, dalam bentuk gulungan animal hair, in hanks or skeins;
atau untingan;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 91 -

(c) Benang rangkap (dilipat) atau benang kabel (c) Multiple (folded) or cabled yarn of silk or waste
dari sutra atau . sisa sutra, dikelantang, dicelup silk, bleached, dyed or printed, measuring 1 33
atau dicap, dengan ukuran 1 33 desiteks atau decitex or less; and
kurang; dan
(d) Benang tunggal, benang rangkap (dilipat) atau (d) Single, multiple (folded) or cabled yarn of any
benang kabel dari berbagai bahan tekstil: textile material:
(i) Dalam bentuk gulungan atau untingan (i) In cross-reeled hanks or skeins; or
bersilang; atau
(ii) Disiapkan pada alat bantu atau dalam (ii) Put up on supports or in some other
beberapa cara lain yang menunjukkan cara manner indicating its use in the textile
penggunaannya dalam industri tekstil industry (for example, on cops, twisting mill
(misalnya, pada cop, tabung pemilin, pirn, tubes, pirns, conical bobbins or spindles, or
kumparan atau gelendong kerucut, atau reeled in the form of cocoons for
digulung dalam bentuk cocoon untuk mesin embroidery looms).
sulam) . .
5.- Untuk keperluan pos 52.04, 54. 0 1 dan 55.08 istilah 5.- For the purposes of headings 52.04, 54.01 and 55.08
"benang jahit" berarti benang rangkap (dilipat) atau the expression "sewing thread" means m ultiple (folded)
benang kabel: or cabled yarn:
(a) Disiapkan pada alat bantu (misalnya, gulungan, (a) Put up on supports (for example, reels, tubes) of a
tabung) dengan berat (termasuk alat bantu) tidak weight (including support) not exceeding 1 ,000 g; .
melebihi 1 .000 gram;
(b) Ditata untuk digunakan sebagai benang jahit; dan (b) Dressed for use as sewing thread; and
(c) Dengan antihan akhir berbentuk "Z". (c) With a final "Z" twist.
6.- Untuk keperluan Bagian ini, istilah "benang dengan 6.- For the purposes of this Section, the expression "high
.
kekuatan tinggi" berarti benang yang mempunyai tenacity yarn" means yarn having a tenacity, expressed
kekuatan, dinyatakan dalam cN/tex (centinewtons per in cN/tex (centinewtons per tex), greater than the
tex), lebih besar dari yang di bawah ini: following:
Benang tunggal dari nilon atau poliamida lainnya atau Single yarn of nylon or other polyamides, or qf
dari poliester. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 60 cN/tex
. . . . . . . . polyesters . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . ... .
. . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . 60 cN/tex
Benang rangkap (dilipat) atau kabel dari nilon atau Multiple (folded) or cabled yarn of nylon or other
poliamida lainnya, atau dari poliester . . . . . . . . . . . 53 cN/tex . . . . . polyamides, or of polyesters . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 53 cN/tex . . . . . . . . . . .

Benang tunggal, rangkap (dilipat) atau kabel dari rayon Single, multiple (folded) or cabled yarn of visc.ose
viskosa . . . . . . . . . . . .............. . ....
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 27 cN/tex.
. . rayon . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 27 cN/tex.
. . . .

7 . - Untuk keperluan Bagian ini, istilah "sudah jadi" berarti: 7.- For the purposes of this Section, the expression "made
up" means:
(a) Dipotong dalam bentuk selain bentuk bujur sangkar (a) Cut otherwise than into squares or rectangles;
atau empat persegi panjang;
(b) Diproduksi dalam keadaan rampung, siap untuk (b) Produced in the finished state, ready for use (or
digunakan (atau semata-mata memerlukan merely needing separation by cutting dividing
pemisahan dengan memotong benang pemilahnya) threads) without sewing or other working (for
tanpa penjahitan atau pengerjaan lain (misalnya, example, certain dusters, towels, table cloths, scarf
lap debu tertentu, handuk, taplak meja, scarf bujur squares, blankets);
sangkar, selimut);
(c) Dipotong menurut ukuran dan dengan setidaknya (c) Cut to size and with at least one heat-sealed edge
satu sisi dilapisi dengan panas dengan pembatas with a visibly tapered or compressed border and the
yang terlihat diruncingkan atau dipadatkan dan sisi other edges treated as described in any other
lainnya diolah seperti dijelaskan dalam sub paragraf subparagraph of this Note, but excluding fabrics the
lainnya dalam Catatan ini, tapi tidak termasuk kain cut edges of which have been prevented from
yang sisi terpotongnya dibuat agar tidak kayak unravelling by hot cutting or by other simple means;
dengan cara dipotong panas atau cara sederhana
lainnya;
(d) Dikelim atau digulung pinggirnya, atau dengan (d) Hemmed or with rolled edges, or with a knotted
jumbai yang diberi simpul pada setiap pinggirnya, fringe at any of the edges, but excluding fabrics the
tetapi tidak termasuk kain yang potongan pinggirnya cut edges of which have been prevented from
dijahit atau dikerjakan secara sederhana lainnya unravelling by whipping or by other simple means;
untuk mencegah terjadinya penguraian;
(e) Dipotong menurut ukuran dan telah mengalami ( e) Cut to size and having undergone a process of
proses pengerjaan dengan benang; drawn thread work;

www.jdih.kemenkeu.go.id
f;
- 92 -

(f) Disatukan dengan penjahitan, perekatan atau (f) Assembled by sewing, gumming or otherwise (other
secara lain (selain potongan kain yang terdiri dari than piece goods consisting of two or more lengths
dua ukuran panjang atau lebih dari bahan yang of identical material joined end to end and piece
identik, yang dihubungkan kedua ujungnya dan kain goods composed of two or more textiles assembled
yang terdiri dari dua lembar atau lebih, disatukan in layers, whether or not padded);
dalam lapisan, diisi maupun tidak);
(g) Dirajut atau dikait menjadi berbentuk, baik (g) Knitted or crocheted to shape, whether presented as
disediakan sebagai barang tersendiri atau dalam separate items or in the form of a number of items in
bentuk sejumlah potongan kain. the length.
8.- Untuk keperluan Bab 50 sampai dengan 60: 8.- For the purposes of Chapters 50 to 60:
(a) Bab 50 sampai dengan 55 dan Bab 60 serta, (a) Chapters 50 to 55 and 60 and, except where the
kecuali apabila konteksnya menentukan lain, Bab context otherwise requires, Chapters 56 to 59 do not
56 sampai dengan 59 tidak tidak berlaku untuk apply to goods made up within the meaning of Note
barang sudah jadi dalam arti sebagaimana 7 above; and
dimaksud catatan 7 di atas; dan
(b) Bab 50 sampai dengan 55 dan Bab 60 tidak berlaku (b) Chapters 50 to 55 and 60 do not apply to goods of
untuk barang dari Bab 56 sam pai dengan 59. Chapters 56 to 59.

9.- Kain tenunan dari Bab 50 sampai dengan 55 meliputi 9.- The woven fabrics of Chapters 50 to 55 inqlude fabrics
kain yang terdiri dari lapisan benang tekstil sejajar yang consisting of layers of parallel textile yarns
saling menyilang dengan sudut yang tajam atau sudut superimposed on each other at acute or right angles.
siku-siku. Lpisan. tersebut pada titik silang benangnya These layers are bonded at the intersections of the
direkatkan dengan adhesif atau dengan perekatan yarns by an adhesive or by thermal bonding .
term al.
1 0.- Produk elastis terdiri dari bahan tekstil dikombinasikan 1 0.- Elastic products consisting of textile materials combined
dengan benang karet diklasifikasikan dalam Bagian ini. with rubber threads are classified in this Section.
1 1 .- Untuk keperluan Bagian ini, istilah "diresapi" termasuk 1 1 .- For the purposes of this Section, the expression
"dicelup". "impregnated" includes "dipped".
1 2.- Untuk keperluan Bagian ini, istilah "poliamida" termasuk 1 2.- For the purposes of this Section, the expression
"aramids". "polyamides" includes "aramids".
1 3.- Untuk keperluan Bagian ini dan, sepanjang dapat 1 3.- For the purposes of this Section and , where applicable,
diterapkan, dalam seluruh Nomenklatur, istilah "benang throughout the Nomenclature, the expression
elastomerik" berarti benang filamen, termasuk "elastomeric yarn" means filament yarn, including
monofilamen, dari bahan tekstil sintetis, selain benang monofilament, of synthetic textile material , other than
bertekstur, yang tidak putus jika direntangkan tiga kali textured yarn, which does not break on being extended
dari panjang aslinya dan setelah direntangkan dua kali to three times its original length and which returns, after
dari panjang aslinya selama lima menit, panjangnya being extended to twice its original length, within a
kembali tidak lebih dari satu setengah kali dari panjang period of five minutes, to a length not greater than one
.
aslinya. and a half times its origi nal length.
1 4.- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain , garmen 1 4.- Unless the context otherwise requires, textile garments
tekstil dari pos berbeda harus diklasifikasikan dalam of different headings are to be classified in their own
pos masing-masing walaupun disiapkan dalam set headings even if put up in sets for retail sale. For the
untuk penjualan eceran. Untuk keperluan Catatan ini, purposes of this Note, the expression "textile garments"
istilah "garmen tekstil" berarti garmen dari pos 6 1 . 0 1 means garments of headings 6 1 . 0 1 to 6 1 . 1 4 and
sampai dengan 6 1 . 1 4 d a n pos 6 2 : 0 1 sampai dengan headings 62.01 to 62. 1 1 .
62. 1 1 .

Catatan Subpos . Subheading Notes.


1 .- Dalam Bagian ini dan, apabila dapat diterapkan dalam 1 .- In this Section and, where applicable, throughout the
Nomenklatur, istilah berikut mempunyai arti: Nomenclature, the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Benang tidak di kelantang (a) U nbleached yarn
Benang yang: Yarn which:
(i) mempunyai warna asli berasal dari serat (i) has the natural colour of its constituent fibres
utamanya dan belum dikelantang, dicelup and has not been bleached, dyed (whether or
(secara keseluruhan maupun tidak) atau dicap; not in the mass) or printed; or
atau
(ii) belum mempunyai warna tertentu ("benang (ii) is of indeterminate colour ("grey yarn"),
grey"), dibuat dari garnetted stock. manufactured from garnetted stock.

www.jdih.kemenkeu.go.id
J-1
I
- 93 -

Benang tersebut dapat telah diolah dengan Such yarn may have been treated with a colourless
dressing tanpa warna atau pencelup sementara dressing or fugitive dye (which disappears after
(yang hilang setelah pencucian sederhana dengan simple washing with soap) and, in the case of man
sabun) dan, dalam hal serat buatan, diolah secara made fibres, treated in the mass with delustring
keseluruhan dengan bahan anti-kilau (misalnya agents (for example, titanium dioxide).
titanium dioksida).
(b) Benang dikelantang (b) B leached yarn
Benang yang : Yarn which :
(i) telah mengalami proses pengelantangan, (i) has undergone a bleaching process, is made of
dibuat dari serat dikelantang atau, kecuali bleached fibres or, unless the context otherwise
apabila konteksnya menentukan lain, telah requires, has been dyed white (whether or not
dicelup warna putih (secara keseluruhan in the mass) or treated with a white dressing;
maupun tidak) atau diolah dengan dressing
warna putih;
(ii) terdiri dari campuran serat tidak dikelantang (ii) consists of a mixture of unbleached and
dan serat dikelantang; atau bleached fibres; or
(iii) rangkap (dilipat) atau dibentuk kabel dan terdiri (iii) is multiple (folded) or cabled and consists of
dari benang tidak dikelantang dan benang unbleached and bleached yarns.
dikelantang.
(c) Benang diwarnai (dicelup atau dicap) (c) Coloured (dyed or pinted) yarn
Benang yang: Yarn which :
(i) Dicelup (secara keseluruhan maupun tidak) (i) is dyed (whether or not in the mass) other than
selain warna putih atau pewarna sementara, white or in a fugitive colour, or printed, or made
atau dicap, atau d ibuat dari serat dicelup atau from dyed or printed fibres;
dicap;
(ii) terdiri dari campuran serat dicelup dari (ii) consists of a mixture of dyed fibres of different
berbagai warna atau campuran dari serat colours or of a mixture of unbleached or
berwarna dengan serat dikelantang atau tidak bleached fibres with coloured fibres (marl or
dikelantang (benang campuran atau marl), atau mixture yarns), or is printed in one or more
dicap dalam satu warna atau lebih dengan colours at intervals to give the impression of
interval untuk memberikan kesan berbintik; dots;
(iii) diperoleh dari sliver atau roving yang telah (iii) is obtained from slivers or rovings which have
dicetak; atau been printed; or
(iv) rangkap (dilipat) atau dibentuk kabel dan terdiri (iv) is multiple (folded) or cabled and consists of
dari benang tidak dikelantang atau dikelantang unbleached or bleached yarn and coloured
dan benang diwarnai. yarn .
Definisi di atas juga berlaku, dengan penyesuaian The above definitions also apply, mutatis mutandis, to
seperlunya, untuk monofilamen dan strip atau monofilament and to strip or the like of Chapter 54.
sejenisnya dari Bab 54.
(d) Kai n tenunan tidak dikelantang (d) U n bleached woven fabric
Kain tenunan dibuat dari benang tidak dikelantang Woven fabric made from unbleached yarn and
dan yang belum dikelantang, dicelup atau dicetak. which has not been bleached, dyed or printed. Such
Kain tersebut dapat telah diolah dengan dressing fabric may have been treated with a colourless
tanpa warna atau pewarna sementara. dressing or a fugitive dye.
(e) Kai n tenunan dikela ntang (e) B leached woven fabric
Kain tenunan yang: Woven fabric which:
(i) sudah dikelantang atau, kecuali apabila (i) has been bleached or, unless the context
konteksnya menentukan lain, dicelup warna otherwise requires, dyed white or treated with a
putih atau diolah dengan dressing warna putih, white dressing, in the piece;
dalam bentuk potongan;
(ii) terdiri dari benang dikelantang; atau (ii) consists of bleached yarn; or
(iii) terdiri dari benang tidak dikelantang dan (iii) consists of unbleached and bleached yarn.
benang dikelantang.
(f) Ka i n tenunan dicelup (f) Dyed woven fabric
Kain tenunan yang: Woven fabric which:
_
( i ) d icelup dengan satu warna yang sama selain (i) is dyed a single uniform colour other than white
putih (kecuali apabila konteksnya menentukan (unless the context otherwise requires) or has
lain) atau telah diolah dengan bahan pewarna been treated with a coloured finish other than
akhir selain putih (kecuali apabila konteksnya white (unless the context otherwise requires), in
menentukan lain), dalam bentuk potongan; atau the piece; or

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 94 -

(ii) terdiri dari benang diwarnai dengan satu warna (ii) consists of coloured yarn of a single uniform
yang sama. colour.
(g) Kai n tenunan dari benang aneka warna (g) Woven fabric of yarns of different colours
Kain tenunan (selain kain tenunan dicetak) yang: Woven fabric (other than printed woven fabric)
which:
(i) terdiri dari benang aneka warna atau benang (i) consists of yarns of different colours or yarns of
satu warria bergradasi (selain warna asli dari different shades of the same colour (other tha n
serat utamanya); the natural colour of the constituent fibres);
(ii) terdiri dari benang tidak kelantang atau (ii) consists of unbleached or bleached yarn and
dikelantang dan benang diwarnai; atau coloured yarn; or
(iii) terdiri dari benang marl atau benang cam puran. (iii) consists of marl or mixture yarns.
( Dalam semua hal, benang yang digunakan pada ( I n all cases, the yarn used in selvedges and piece
pinggiran kain tenunan dan ujung potongan tidak ends is not taken into consideration).
dipakai sebagai pertimbangan).
(h) Kai n tenunan dicetak (h) Printed woven fabric
Kain tenunan yang telah dicetak dalam potongan, Woven fabric which has been printed in the piece,
dibuat dari benang aneka warna maupun tidak. whether or not made from yarns of different colours.
(Berikut ini juga dianggap sebagai kain tenunan (The following are also regarded as printed woven
dicetak: kain tenunan bermotif dibuat,misalnya fabrics: woven fabrics bearing designs made, for
dengan sikat atau penyemprot, dengan example, with a brush or spray gun, by means of
menggunakan kertas transfer, dengan flocking atau transfer paper, by flocking or by the batik process. )
dengan proses pembatikan).
Proses merserisasi tidak mempengaruhi The process of mercerisation does not affect the
pengklasifikasian benang atau kain dalam kategori classification of yarns or fabrics within the above
di atas. categories.
Definisi pada (d) sampai dengan (h) di atas berlaku, The definitions at (d) to {h} above apply, mutatis
dengan penyesuaian, untuk kain rajutan atau mutandis, to knitted or crocheted fabrics.
kaitan.
(ij) Tenunan polos ( ij) Plain weave
Konstruksi kain yang setiap benang pakan ditenun A fabric construction in which each yarn of the weft
berselang-seling melalui bagian atas dan bawah passes alternately over and under successive yarns
benang lusi secara berturut-turut dan setiap benang of the warp and each yarn of the warp passes
lusi ditenun berselang-seling melalui bagian atas alternately over and under successive yarns of the
dan bawah benang pakan secara berturut-turut. weft.
2.- (A) Produk dari Bab 56 sampai dengan 63 2.- (A) Products of Chapters 56 to 63 containing two or
mengandung d ua bahan tekstil atau lebih harus more textile materials are to be regarded as
dianggap seluruhnya terdiri dari bahan tekstil yang consisting wholly of that textile material which would
jenisnya ditentukan berdasarkan Catatan 2 pada be selected under Note 2 to this Section for the
Bagian ini untuk klasifikasi produk dari Bab 50 classification of a product of Chapters 50 to 55 or of
sampai dengan 55 atau pos 58.09 terdiri dari bahan heading 58.09 consisting of the same textile
tekstil yang sama. materials.
(8) Untuk penerapan ketentuan ini: (8) For the application of this rule:
(a) apabila sesuai, hanya bagian yang menentukan (a) where appropriate, only the part which
pengklasifikasian berdasarkan Ketentuan untuk determines the classification under

Menginterpretasi no. 3 yang harus I nterpretative Rule 3 shall be . taken into
dipertimbangkan. account;
(b) dalam hal produk tekstil yang terdiri dari kain (b) in the case of textile products consisting of a
dasar yang permukaannya berbulu atau ground fabric and a pile or looped surface no
bergelung tidak dapat dianggap sebagai kain account shall be taken of the ground fabric;
dasar;
( c) dalam hal sulaman dari pos 58. 1 0 dan barang (c) in the case of embroidery of heading 58. 1 0 and
daripadanya, hanya kain dasarnya yang goods thereof, only the ground fabric shall be
diperhitungkan. Namun demikian, sulaman taken into account. However, embroidery
tanpa terlihat dasarnya, dan barang without visible ground, and goods thereof, shall
daripadanya, harus diklasifikasikan dengan be classified with reference to the embroidering
merujuk pada benang sulaman itu sendiri. threads alone.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 95 -

Bab 50 Chapter 50

Sutra Silk

www.jdih.kemenkeu.go.id
I;
- 96 -

Bab 5 1 C hapter 51
W o l , bulu hewan halus atau kasar; benang bulu kuda Wool, fine or coarse an imal hair; horsehair yarn
da n kain tenunan and woven fabric

Catatan. Note.
1 .- Dalam seluruh Nomenklatur ini: 1. Throughout the Nomenclature:
(a) "Wol" berarti serat alam diperoleh dari biri-biri atau (a) "Wool" means the natural fibre grown by sheep or
biri-biri muda; lambs;
(b) "Bulu hewan halus" berarti bulu alpaka, llama, (b) "Fine animal hair" means the hair of alpaca, llama,
vicuna, unta (termasuk dromedary), yak, kambing vicuna, camel (including dromedary), yak, Angora,
Angora, Tibet, Kasmir, atau kambing semacam itu Tibetan, Kashmir or similar goats (but not common
(tetapi . bukan kambing biasa), kelinci (termasuk goats), rabbit (including Angora rabbit), hare,
kelinci Anggora), hare, beaver, nutria atau musk-rat; beaver, nutria or musk-rat;
(c) "Bulu hewan kasar" berarti bulu hewan yang tidak (c) "Coarse animal hair" means the hair of animals not
disebut di atas, tidak termasuk bulu atau bulu kasar mentioned above, excluding brush-making hair and
untuk membuat sikat (pos 05.02) dan bulu kuda bristles (heading 05.02) and horsehair (heading
(pos 05. 1 1 ). 05. 1 1 ).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 97 -

Bab 52 Chapter 52
Ka pas Cotton

Catatan Subpos. Subhead ing Note.


1 .- Untuk keperluan subpos 5209.42 dan 52 1 1 .42, istilah 1 .- For the purposes of subheadings 5209.42 and 52 1 1 . 42,
"denim" berarti kain dari benang aneka warna, dari 3- the expression "denim" means fabrics of yarns of
benang atau 4-benang kepar, termasuk kepar putus different colours, of 3-thread or 4-thread twill, including
putus, lusi permukaan, yang benang lusinya satu warna broken twill, warp faced, the warp yarns of which are of
dan benang pakannya tidak dikelantang, dikelantang, one and the same colour and the weft yarns of which are
dicelup abu-abu atau diwarnai dengan warna lebih unbleached, bleached, dyed grey or coloured a lighter
m uda dari warna benang lusi. shade of the colour of the warp yarns.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 98 -

Bab 53 C hapter 53
Serat tekstil nabati la i n nya ; benang kertas dan Other vegetable textile fibres; paper yarn and
kai n tenunan dari benang kertas woven fabrics of paper yarn

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 99 -

Bab 54 C hapter 54
Filamen buatan; stri p dan sejen isnya dari bahan tekstil Ma n-made filaments; strip and the l ike of man-made
buatan textile materials

Catatan. Notes.
1 .- Dalam Nomenklatur ini, istilah "serat buatan" berarti 1 .- Throughout the Nomenclature, the term "man-made
serat stapel dan filamen dari polimer organik yang fibres" means staple fibres and filaments of organic
diproduksi dengan proses pabrikasi, yaitu: polymers produced by manufacturing proces.ses, either:
(a) Dengan polimerisasi monomer organik untuk (a) By polymerisation of organic monomers to produce
memproduksi monomer seperti poliamida, poliester, polymers such as polyamides, polyesters,
poliolefin atau poliuretan, atau dengan modifikasi polyolefins or polyurethanes, or by chemical
kimia dari polimer yang diproduksi dari proses 1n1 modification of polymers produced by this process
(misalnya, poli(vinil alkohol) yang diolah dengan (for example, poly(vinyl alcohol) prepared by the
hidrolisil dari poli(vinil asetat)); atau hydrolysis of poly(vinyl acetate)); or
( b ) Dengan disolusi atau pengolahan kimia dari polimer (b) By dissolution or chemical treatment of natural
organik alam (misalnya, selulosa) untuk organic polymers (for example, cellulose) to produce
memproduski polimer seperti cupramonium rayon polymers such as cuprammonium rayon (cupro) or
(cupro) atau viskos rayon, atau dengan modifikasi viscose rayon, or by chemical modification of natural
kimia dari polimer organik alam (misalnya selulosa, organic polymers (for example, cellulose, casein
kasein dan protein lainnya, atau asam algina), untuk and other proteins, or alginic acid), to produce
memproduksi polimer seperti selulosa asetat atau polymers such as cellulose acetate or alginates.
algina.
lstilah "sintetik" dan "artifisial", digunakan dalam The terms "synthetic" and "artificial", used in relation
hubungannya dengan serat, berarti: sintetik: serat to fibres, mean: synthetic: fibres as defined at (a);
sebagaimana dijelaskan pada (a); artifisial: serat artificial: fibres as defined at (b). Strip and the like of
sebagaimana dijelaskan pada (b). Strip dan heading 54.04 or 54.05 are not considered to be
sejenisnya dari pas 54.04 atau 54.05 tidak man-made fibres.
dianggap sebagai serat buatan.
lstilah "buatan'', "sintetik" dan "artifisial" harus The terms "man-made", "synthetic" and "artificial"
mempunyai arti yang sama apabila digunakan shall have the same meanings when used in relation
dalam hubungannya dengan "bahan tekstil". to "textile materials".
2.- Pas 54.02 dan 54.03 tidak berlaku untuk filament 2.- Headings 54.02 and 54.03 do not apply to synthetic or
sintetik atau tow filamen artifisial dari Bab 55. artificial filament tow of Chapter 55.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 100 -

Bab 55 Chapter 55
Serat stapel buatan Ma n-made staple fibres

Catatan. Note.
1 .- Pos 55.01 dan 55.02 berlaku hanya untuk tow filament 1 .- Headings 55.01 and 55.02 apply only to man-made
buatan, terdiri dari filamen sejajar dengan panjang yang filament tow, consisting of parallel filaments of a uniform
seragam yang sama dengan panjang tow, memenuhi length equal to the length of the tow, meeting the
spesifikasi berikut: following specifications:
(a) Panjang tow melebihi 2 meter; (a) Length of tow exceeding 2 m ;
(b) Antihan kurang dari 5 putaran tiap meter; ( b ) Twist less than 5 turns per metre;
(c) Ukuran setiap filamen kurang dari 67 desiteks; (c) Measuring per filament less than 67 decitex;
(d) Hanya tow filamen sintetik: tow harus ditarik, yaitu, (d) Synthetic filament tow only: the tow m ust be drawn,
tidak dapat direntang lebih dari 1 00 % dari that is to say, be incapable of being stretched by
panjangnya; more than 1 00 % of its length;
(e) Ukuran total tow lebih dari 20.000 desiteks. (e) Total measurement of tow more than 20,000
decitex.
Tow dengan panjang tidak melebihi 2 m harus Tow of a length not exceeding 2 m is to be classified in
diklasifikasikan dalam pos 55.03 atau 55.04. heading 55.03 or 55.04.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 10 1 -

Bab 56 Chapter 56
G umpalan, kai n kempa dan bukan tenunan; benang Wadding, felt and nonwovens; special yarns;
khusus; benang pintal, tali, tambang dan kabel serta twine, cordage, ropes and cables and articles thereof
barang daripadanya

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1. This Chapter does not cover:
(a) Gumpalan, kain kempa atau bukan tenunan, (a) Wadding, felt or nonwovens, impregnated, coated or
diresapi, d ilapisi atau ditutupi dengan zat atau covered with substances or preparations (for
preparat (misalnya, wewangian atau kosmetik dari example, perfumes or cosmetics of Chapter 33,
Bab 33, sabun atau deterjen dari pos 34. 0 1 , soaps or detergents of heading 34.01 , polishes,
pemoles, krim atau preparat semacam itu dari pos creams or similar preparations of heading 34.05,
34.05, pelunak kain dari pos 38.09) dimana bahan fabric softeners of heading 38.09) where the textile
tekstil tersebut semata-mata sebagai media material is present merely as a carrying medium;
pembawa;
(b) Produk tekstil dari pos 58. 1 1 ; (b) Textile products of heading 58. 1 1 ;
(c) Bubuk atau butiran penggosok, alam atau artifisial, (c) Natural or artificial abrasive powder or grain, on a
di atas dasar kain kempa atau bukan tenunan (pos backing of felt or nonwovens (heading 68.05);
68.05);
(d) Mika diaglomerasi atau dibentuk kembali, di atas (d) Agglomerated or reconstituted m ica, on a backing
dasar kain kempa atau bukan tenunan (pos 68. 1 4 ); of felt or nonwovens (heading 68. 1 4 );
( e) Foil logam di atas dasar kain kempa atau bukan (e) Metal foil on a backing of felt or nonwovens
tenunan (pada umumnya Bagian XIV atau XV); atau (generally Section XIV or XV); or
(f) Sanitary towel (pad) dan tampon saniter, serbet (f) Sanitary towels (pads) and tampons, napkins and
(popok) dan pembebat popok untuk bayi dan napkin liners for babies and similar articles of
barang sejenis dari pos 96. 1 9. heading 96. 1 9.
2.- lstilah "kain kempa" meliputi kain kempa dan kain 2.- The term "felt" includes needleloom felt and fabrics
tenunan jarum yang terdiri dari web dari serat tekstil consisting of a web of textile fibres the cohesion of which
yang kohesinya telah ditingkatkan dengan proses tusuk has been enhanced by a stitch-bonding process using
ikat dengan menggunakan serat dari web itu sendiri. fibres from the web itself.
3.- Pos 56.02 dan 56.03 meliputi berturut-turut kain kempa 3.- Headings 56.02 and 56.03 cover respectively felt and
dan bukan tenunan, diresapi, dilapisi, ditutupi atau nonwovens, impregnated, coated, covered or laminated
dilaminasi dengan plastik atau karet apapun sifat dari with plastics or rubber whatever the nature of these
bahan tersebut (padat atau seluler). materials (compact or cellular).
Pos 56.03 juga meliputi bukan tenunan yang plastik Heading 56. 03 also includes nonwovens in which
atau karetnya membentuk zat pengikat. plastics or rubber forms the bonding substance.
Namun demikian, pos 56.02 dan 56.03 tidak meliputi: Headings 56.02 and . 56.03 do not, however, cover:
(a) Kain kempa diresapi, d ilapisi, ditutupi atau (a) Felt impregnated, coated, covered or laminated with
dilaminasi dengan plastik atau karet, mengandung plastics or rubber, containing 50 % or less by weight
bahan tekstil dari kain kempa 50 % atau kurang of textile material or felt completely embedded in
menurut beratnya, tertanam seluruhnya dalam plastics or rubber (Chapter 39 or 40);
plastik atau karet (Bab 39 atau 40);
(b) Bukan tenunan, baik seluruhnya tertanam dalam (b) Nonwovens, either completely embedded in plastics
plastik atau karet, atau seluruhnya dilapisi atau or rubber, or entirely coated or covered on both
d itutupi pada kedua sisinya dengan bahan tersebut, sides with such materials, provided that suh
asalkan pelapis atau penutup tersebut dapat dilihat coating or covering can be seen with the naked eye
dengan mata telanjang tanpa memperhitungkan with no account being taken of any resulting change
berbagai perubahan warna yang dihasilkan (Bab 39 of colour (Chapter 39 or 40); or
atau 40); atau
(c) Pelat, lembaran atau strip dari plastik seluler (c) Plates, sheets or strip of cellular plastics or cellular
atau karet seluler yang dikombinasikan dengan kain rubber combined with felt or nonwovens, where the
kempa atau bukan tenunan, dimana keberadaan . textile material is present merely for reinforcing
bahan tekstil tersebut semata-mata untuk keperluan purposes (Chapter 39 or 40).
penguatan (Bab 39 atau 40).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 102 -

4.- Pos 56. 04 tidak meliputi benang tekstil, atau strip atau 4.- Heading 56.04 does not cover textile yarn, or strip or the
sejenisnya dari pos 54.04 atau 54.05, yang peresap, like of heading 54.04 or 54.05, in which the
pelapis atau penutupnya tidak dapat dilihat dengan impregnation, coating or covering cannot be seen with
mata telanjang (biasanya Bab 50 sampai 55); untuk the naked eye (usually Chapters 50 to 55); for the
keperluan ketentuan ini, tidak memperhitungkan purpose of this provision , no account should be taken of
berbagai perubahan warna yang dihasilkan. any resulting change of colour.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 103 -

Bab 57 Chapter 57
Karpet dan tekstil penutup lantai lainnya Carpets and other textile floor coverings

Catatan. Notes.
1 .- Untuk keperluan Bab ini, istilah "karpet dan tekstil 1 .- For the purposes of this Chapter, the term "carpets and
penutup lantai lainnya" berarti penutup lantai yang other textile floor coverings" means floor coverings in
bahan tekstilnya sebagai permukaan yang terbuka dari which textile materials serve as the exposed surface of
barang tersebut ketika digunakan dan meliputi barang the article when in use and includes articles having the
yang mempunyai karakter tekstil penutup lantai tetapi characteristics of textile floor coverings but intended for
dimaksudkan untuk keperluan lain. use for other purposes.
2.- Bab ini tidak meliputi alas penutup lantai. 2.- This Chapter does not cover floor covering underlays.

www.jdih.kemenkeu.go.id r;
- 104 -

Bab 58 C hapter 58
Kai n tenunan khusus ; kain tekstil berjumbai; Special woven fabrics; tufted textile fabrics;
renda; permadani dindi ng; hiasa n ; sulaman lace; tapestries; trimmings; embroidery

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak berlaku untuk kain tekstil dimaksud dalam 1 .- This Chapter does not apply to textile fabrics referred to
Catatan 1 pada Bab 59, diresapi, dilapisi , ditutupi atau in Note 1 to Chapter 59, impregnated, coated, covered
dilaminasi, atau untuk barang lainnya dari Bab 59. or laminated, or to other goods of Chapter 59.
2.- Pos 58. 0 1 j uga meliputi kain tenunan bulu pakan yang 2.- Heading 58.01 also includes woven weft pile fabrics
belum dipotong mengambang, pada tahapan kain which have not yet had the floats cut, at which stage
tersebut belum mempunyai bulu yang berdiri tegak. they have no pile standing up.
3.- Untuk keperluan pos 58.03, "gauze" berarti kain 3.- For the purposes of heading 58.03, "gauze" means a
dengan komposisi benang lusi yang seluruhnya atau fabric with a warp composed wholly or in part of standing
sebagian terdiri dari benang tegak atau benang rebah or ground threads and crossing or doup threads which
dan benang menyilang atau benang doup yang cross the standing or ground threads making a half turn,
menyilang benang tegak atau benang rebah dengan a complete turn or more to form loops through which
membentuk setengah putaran, satu putaran penuh atau weft threads pass.
lebih untuk membentuk lingkaran yang dilalui benang
pakan.
4.- Pos 58.04 tidak berlaku untuk kain jaring disimpul dari 4.- Heading 58.04 does not apply to knotted net fabrics of
benang pintal, tali atau tambang, dari pos 56.08. twine, cordage or rope, of heading 56.08.
5.- Untuk keperluan pos 58.06, istilah "kain pita tenunan" 5.- For the purposes of heading 58.06, the expression
berarti: "narrow woven fabrics... means:
(a) Kain tenunan dengan lebar tidak melebihi 30 cm, (a) Woven fabrics of a width not exceeding 30 cm,
ditenun sedemikian rupa atau dipotong dari whether woven as such or cut from wider pieces,
lembaran yang lebih luas, diberi pinggiran {ditenun, provided with selvedges (woven, gummed or
dilekatkan atau dibuat secara lain) pada kedua otherwise made) on both edges;
tepinya;
(b) Kain tenunan berbentuk pi pa dengan lebar (b) Tubular woven fabrics of a flattened width not
dipipihkan tidak melebihi 30 cm; dan exceeding 30 cm; and
(c) l katan m iring dengan pinggir dilipat, dengan lebar (c) Bias binding with folded edges, of a width when
tidak melebihi 30 cm apabila tidak dilipat. unfolded not exceeding 30 cm.
Kain pita tenunan dengan hiasan tenunan harus Narrow woven fabrics with woven fringes are to be
diklasifikasikan dalam pos 58.08. classified in heading 58.08.
6.- Dalam pos 58. 1 0, istilah "sulaman" berarti, antara lain, 6.- I n heading 58. 1 0, the expression "embroidery" means,
sulaman dengan benang logam atau benang kaca di inter alia, embroidery with metal or glass thread on a
atas dasar kain tekstil yang dapat dilihat, dan dihias visible ground of textile fabric, and sewn applique work
dengan kelip, manik-manik atau motif hiasan tekstil atau of sequins, beads or ornamental motifs of textile or other
bahan lain. Pos ini tidak berlaku untuk permadani materials. The heading does not apply to needlework
dinding sulaman (pos 58.05). tapestry (heading 58.05).
7.- Selain produk dari pos 58.09, Bab ini j uga meliputi 7.- In addition to the products of heading 58.09, this
barang yang dibuat dari benang logam dan dari jenis Chapter also includes articles made of metal thread and
yang digunakan dalam pakaian, sebagai kain pelengkap of a kind used in apparel, as furnishing fabrics or for
atau keperluan semacam itu. similar purposes.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 10 5 -

Bab 59 Chapter 5 9
Ka i n tekstil diresapi, dilapisi, ditutupi atau dilaminasi; Impregnated, coated, covered or lami nated textile
bara ng tekstil dari jenis yang cocok u ntuk keperluan fabrics; textile articles of a kind suitable for industrial
industri use

Catatan. Notes.
1 .- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, untuk 1 .- Except where the context otherwise requires, for the
keperluan Bab ini istilah "kain tekstil" berlaku hanya purposes of this Chapter the expression "textile fabrics"
untuk kain tenunan dari Bab 50 sampai dengan Bab 55 applies only to the woven fabrics of Chapters 50 to 55
dan pas 58.03 serta 58.06, kain jalinan dan kain perapih and headings 58.03 and 58.06, the braids and
hiasan dalam lembaran dari pas 58.08 dan kain rajutan ornamental trimmings in the piece of heading 58.08 and
atau kain kaitan dari pas 60.02 sampai dengan 60.06. the knitted or crocheted fabrics of headings 60.02 to
60.06.
2.- Pas 59.03 berlaku untuk: 2.- Heading 59.03 applies to:
(a) Kain tekstil, diresapi, dilapisi, ditutupi atau (a) Textile fabrics, impregnated, coated, covered or
dilaminasi dengan plastik, berapapun berat per laminated with plastics, whatever the weight per
meter persegi dan apapun sifat dari bahan square metre and whatever the nature of the plastic
plastiknya (padat atau seluler), selain : material (compact or cellular), other than :
( 1 ) Kain yang peresap, pelapis atau penutupnya ( 1 ) Fabrics in which the impregnation, coating or
tidak dapat dilihat dengan mata telanjang covering cannot be seen with the naked eye
(biasanya Bab 50 sampai dengan 55, 58 atau (usually Chapters 50 to 55, 58 or 60); for the
60); untuk keperluan ketentuan ini, tidak purpose of this provision, no account should be
memperhitungkan berbagai perubahan warna taken of any resulting change of colour;
yang dihasilkan;
(2) Produk yang tidak dapat dibengkokkan secara (2) Products which cannot, without fracturing, be
manual mengelilingi silinder dengan diameter 7 bent manually around a cylinder of a diameter
mm, pada suhu antara 1 5 C dan 30 C of 7 mm, at a temperature between 1 5 C _ and
{biasanya Bab 39), tanpa mengalami 30 C ( usually Chapter 39);
keretakan;
(3) Produk yang kain tekstilnya tertanam (3) Products in which the textile fabric is either
seluruhnya dalam bahan plastik atau seluruh completely embedded in plastics or entirely
sisinya dilapisi atau ditutupi bahan tersebut, coated or covered on both sides with such
asalkan pelapis atau penutupnya dapat dilihat material, provided that such coating or covering
dengan mata telanjang dengan tidak can be seen with the naked eye with no account
memperhitungkan berbagai . perubahan warna being taken of any resulting change of colour
yang dihasilkan (Bab 39); {Chapter 39);
( 4) Kain yang sebagian dilapisi atau yang sebagian ( 4) Fabrics partially 9oated or partially covered with
ditutupi dengan plastik dan mempunyai corak plastics arid bearing designs resulting from
sebagai hasil dari pengolahan ini {biasanya these treatments (usually Chapters 50 to 55, 58
Bab 50 sampai 55, 58 atau 60); or 60);
(5) Pelat, lembaran atau strip dari plastik seluler, (5) Plates, sheets or strip of cellular plastics,
dikombinasikan dengan kain tekstil, yang combined with textile fabric, where the textile
keberadaan kain tekstilnya semata-mata untuk fabric is present merely for reinforcing purposes
keperluan penguatan (Bab 39); atau (Chapter 39); or
(6) Produk tekstil dari pas 58. 1 1 ; (6) Textile products of heading 58. 1 1 ;
{b) Kain dibuat dari benang, strip atau sejenisnya, (b) Fabrics made from yarn, strip or the like,
diresapi, dilapisi, ditutupi atau diselubungi dengan impregnated, coated, covered or sheathed with
plastik, dari pas 56.04. plastics, of heading 56.04.
3.- Untuk keperluan pas 59.05, istilah "tekstil penutup 3.- For the purposes of heading 59.05, the expression
dinding" berlaku untuk produk dalam gulungan, dengan "textile wall coverings" applies to products in rolls, of a
lebar tidak kurang dari 45 cm, cocok untuk dekorasi width of not less than 45 cm, suitable for wall or ceiling
dinding atau langit-langit, terdiri dari permukaan tekstil decoration, consisting of a textile surface which has
yang telah dipasang di atas suatu dasar atau telah been fixed on a backing or has been treated on the back
dikerjakan pada bagian belakangnya ( diresapi atau (impregnated or coated to permit pasting).
dilapisi agar dapat melekat).
Namun demikian, pas ini tidak berlaku untuk penutup This heading does not, however, apply to wall coverings
dinding yang terdiri dari flock atau debu tekstil yang consisting of textile flock or dust fixed directly on a
dipasang secara langsung di atas dasar kertas (pas backing of paper (heading 48. 1 4) or on a textile backing
48. 1 4) atau di atas dasar tekstil (umumnya pas 59.07). (generally heading 59.07).

www.jdih.kemenkeu.go.id f;
- 106 -

4.- Untuk keperluan pos 59.06, istilah "kain tekstil berkaret" 4.- For the purposes of heading 59.06, the expression
berarti: "rubberised textile fabrics" means:
(a) Kain tekstil diresapi, dilapisi, ditutupi atau dilaminasi (a) Textile fabrics impregnated, coated, covered or
dengan karet, laminated with rubber,
(i) Beratnya tidak lebih dari 1 .500 g/m 2 ; atau (i) Weighing not more than 1 ,500 g/m 2 ; or
(ii) Beratnya lebih dari 1 .500 g/m 2 dan (ii) Weighing more than 1 ,500 g/m 2 and containing
mengandung bahan tekstil lebih dari 50 % more than 50 % by weight of textile material;
menurut beratnya;
(b) Kain dibuat dari benang, strip atau sejenisnya, (b) Fabrics made from yarn, strip or the like,
diresapi, dilapisi, ditutupi atau diselubungi dengan impregnated, coated, covered or sheathed with
karet, dari pos 56.04; rubber, of heading 56.04;
( c) Kain yang d isusun dari benang tekstil sejajar yang (c) Fabrics composed of parallel textile yarns
diaglomerasi dengan karet, tanpa memperhatikan agglomerated with rubber, irrespective of their
berat per meter perseginya . weight per square metre.
Namun demikian, pos ini tidak berlaku untuk pelat, This heading does not, however, apply to plates, sheets
lembaran atau strip dari karet seluler, d ikombinasikan or strip of cellular rubber, combined with textile fabric,
dengan kain tekstil, yang keberadaan kain tekstilnya where the textile fabric is present merely for reinforcing
semata-mata untuk keperluan penguatan (Bab 40), atau purposes (Chapter 40), or textile products of heading
produk tekstil dari pos 58. 1 1 . 58. 1 1 .
5.- Pos 59.07 tidak berlaku u ntuk: 5.- Heading 59.07 does not apply to:
(a) Kain yang peresap, pelapis atau penutupnya tidak (a) Fabrics in which the impregnation, coating or
dapat dilihat dengan mata telanjang (biasanya Bab covering cannot be seen with the naked eye (usually
50 sampai dengan 55, 58 atau 60); untuk keperluan Chapters 50 to 55, 58 or 60); for the purpose of this
ketentuan ini, tidak memperhitungkan berbagai provision, no account shoLJ.ld be taken of any
perubahan warna yang dihasilkan; resulting change of colour;
(b) Kain dilukis dengan motif (selain kanvas dilukis (b) Fabrics painted with designs (other than painted
menjadi layar pentas, kain latar belakang studio canvas being theatrical scenery, studio back-cloths
atau sejenisnya); or the like);
(c) Kain yang sebagian ditutupi dengan flock, debu , (c) Fabrics partially covered with flock, dust, powdered
bubuk gabus atau sejenisnya dan mempunyai motif cork or the like and bearing designs resulting from
yang dihasilkan dari pengolahan ini; namun these treatments; however, imitation pile fabrics
demikian, kain berbulu imitasi tetap diklasifikasikan remain classified in this heading;
dalam pos ini;
(d) Kain dirampungkan dengan dressing normal yang (d) Fabrics finished with normal dressings having a
mempunyai dasar zat mengandung amilum atau basis of amylaceous or similar substances;
zat semacam itu;
(e) Venir kayu di atas dasar kain tekstil (pos 44.08); ( e) Wood veneered on a backing of textile fabrics
(heading 44.08);
(f) Bubuk atau butiran penggosok alam atau artifisial, (f) Natural or artificial abrasive powder or grain, on a
di atas dasar kain tekstil (pos 68.05); backing of textile fabrics (heading 68.05);
(g) M ika diaglomerasi atau dibentuk kembali, di atas (g) Agglomerated or reconstituted m ica, on a backing
dasar kain tekstil (pos 68. 1 4 ) ; atau of textile fabrics (heading 68. 1 4 ); or
( h ) Foil logam di atas dasar kain tekstil (pada umumnya (h) Metal foil on a backing of textile fabrics '(generally
Bagian XIV atau XV). Section XIV or XV).
6.- Pos 59. 1 0 tidak berlaku untuk: 6.- Heading 59. 1 0 does not apply to:
(a) Belting penggerak atau pengangkut, dari bahan (a) Transmission or conveyor belting, of textile material,
tekstil, dengan ketebalan kurang dari 3 mm; atau of a thickness of less than 3 mm; or
(b) Ban atau belting penggerak atau pengangkut dari (b) Transmission or conveyor belts or belting of textile
kain tekstil diresapi, dilapisi, ditutupi, atau dilaminasi fabric impregnated, coated, covered or laminated
dengan karet atau dibuat dari benang atau tali with rubber or made from textile yarn or cord
tekstil diresapi, d ilapisi, ditutupi atau d iselubungi impregnated, coated, covered or sheathed with
dengan karet (pos 40. 1 0). rubber (heading 40. 1 0 ) .

www.jdih.kemenkeu.go.id
IJ
- 10 7 -

7.- Pos 59. 1 1 berlaku untuk barang berikut ini, yang tidak 7.- Heading 59. 1 1 applies to the following goods, which do
digolongkan dalam pos manapun dari Bagian X I : not fall in any other heading of Section XI:
( a ) Produk tekstil dalam lembaran, dipotong (a) Textile products in the piece, cut to length or simply
memanjang atau dipotong berbentuk empat persegi cut to rectangular (including square) shape (other
panjang (termasuk bujur sangkar) secara than those having the character of the products of
sederhana (selain yang mempunyai karakter produk headings 59.08 to 59. 1 0), the following only:
dari pos 59.08 sampai dengan 59. 1 0), hanya
sebagai berikut:
(i) Kain tekstil , kain kempa dan kain tenunan . (i) Textile fabrics, felt and felt-lined woven fabrics,
dilapisi kain kempa, dilapisi, ditutupi atau coated, covered or laminated with rubber,
dilaminasi dengan karet, kulit samak atau leather or other material, of a kind used for card
bahan lain, dari jenis yang digunakan untuk clothing, and similar fabrics of a kind used for
card clothing, dan kain semacam itu dari jenis other technical purposes,including narrow
yang digunakan untuk keperluan teknis lainnya, fabrics made of velvet impregnated with rubber,
termasuk kain pita yang dibuat dari beludru for covering weaving spindles (weaving beams);
diresapi dengan karet, untuk menutup weaving
spindle (weaving beam);
(ii) Kain ayak; (ii) Bolting cloth;
(iii) Kain saring dari jenis yang digunakan dalam (iii) Straining cloth of a kind used in oil presses or
pengepresan minyak atau sejenisnya, dari the like, of textile material or of human hair;
bahan tekstil atau dari rambut manusia;
(iv) Kain tekstil tenunan datar dengan pakan atau (iv) Flat woven textile fabrics with multiple warp or
lusi ganda, dikempa, diresapi atau d ilapisi weft, whether. or not felted, impregnated or
maupun tidak, dari jenis yang digunakan pada coated, of a kind used in machinery or for other
mesin atau untuk keperluan teknis lainnya; technical purposes;
(v) Kain tekstil diperkuat dengan logam , dari jenis (v) Textile fabrics reinforced with metal, of a kind
yang digunakan untuk keperluan teknis; used for technical purposes;
(vi) Tali, jalinan dan sejenisnya, dilapisi, diresapi (vi) Cords, braids and the like whether or not
atau diperkuat dengan logam maupun tidak, coated, impregnated or reinforced with metal; of
dari jenis yang digunakan dalam industri a kind used in industry as packing or lubricating
sebagai bahan pengemas atau pelumas; materials;
(b) Barang tekstil (selain yang dimaksud dari pos 59.08 (b) Textile articles (other than those of headings 59.08
sampai dengan 59. 1 0) dari jenis yang digunakan to 59. 1 0) of a kind - used for technical purposes (for
untuk keperluan teknis (misalnya, kain tekstil dan example, textile fabrics and felts, endless or fitted
kain kempa, tanpa ujung atau dipasang dengan with linking devices, of a kind used in paper-making
peralatan penyambung, dari jenis yang digunakan or similar machines (for example, for pulp or
dalam mesin pembuat kertas atau mesin semacam asbestos-cement), gaskets, washers, polishing
itu (misalnya, untuk pulp atau asbes-semen), discs and other machinery parts).
gasket, cincin pipih, cakram pemoles dan bagian
mesin lainnya).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 08 -

Bab 60 Chapter 60
Ka i n rajutan atau kai n kaitan Knitted or crocheted fabrics

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi : 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Renda kaitan dari pos 58.04; (a) Crochet lace of heading 58.04;
(b) Label, lencana atau barang semacam itu, dirajut (b) Labels, badges or similar articles, knitted or
atau dikait, dari pos 58.07; atau crocheted, of heading 58.07; or
(c) Kain rajutan atau kaitan, diresapi, dilapisi, ditutupi (c) Knitted or crocheted fabrics, impregnated, coated,
atau dilaminasi, dari Bab 59. Namun demikian, kain covered or laminated, of Chapter 59. However,
raj utan atau kaitan berbulu, diresapi, dilapisi, knitted or crocheted pile fabrics, impregnated,
ditutupi atau dilaminasi , tetap diklasifikasikan dalam coated, covered or laminated, remain classified in
pos 60.0 1 . heading 60.0 1 .
2.- Bab ini juga meliputi kain dibuat dari benang logam dan 2.- This Chapter also includes fabrics made of metal thread
dari jenis yang d igunakan dalam pakaian, sebagai kain and of a kind used in apparel, as furnishing fabrics or for
untuk pelengkap atau untuk keperluan semacam itu. similar purposes.

3.- Dalam Nomenklatur ini setiap referensi untuk barang 3.- Throughout the Nomenclature any reference to "knitted"
"rajutan" meliputi referensi untuk barang tusuk ikat yang goods includes a reference to stitch-bonded goods in
rantai tusukannya dibentuk dari benang tekstil. which the chain stitches are formed of textile yarn.

Catatan Su bpos. Subheading Note.


1 .- Subpos 6005.35 meliputi kain terbuat dari monofilamen 1 .- Subheading 6005.35 covers fabrics of polyethylene
polietilena atau m ultifilamen polyester, dengan berat monofilament or of polyester multifilament, weighing not
tidak kurang dari 30 g/m 2 dan tidak lebih dari 55 g/m 2 , less than 30 g/m 2 and not more than 55 g/m2, having a
memiliki ukuran mesh tidak kurang dari 20 lubang/cm 2 mesh size of not less than 20 holes/cm 2 and not more
dan tidak lebih dari 1 00 lubang/cm2 , dan diresapi atau than 1 00 holes/cm 2 , and impregnated or coated with
dilapisi dengan alpha-cypermethrin ( I SO), chlorfenapyr alpha-cypermethrin ( ISO), chlorfenapyr ( ISO),
( ISO), deltamethrin ( I N N , ISO), lambda-cyhalothrin deltamethrin (INN, ISO), lambda-cyhalothrin (ISO),
(ISO), permethrin (ISO) atau pirimiphos-methyl (ISO). permethrin (ISO) or pirimiphos-methyl ( ISO).

www.jdih.kemenkeu.go.id
f;
- 109 -

Bab 61 Chapter 61
Pa.kaian. dan aksesori pakaian, Articles of apparel and clothing accessories,
. barang rajutan atau kaitan knitted or crocheted goods

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini berlaku hanya untuk barang rajutan atau kaitan 1 .- This Chapter applies only to made up knitted or
yang sudah jadi. crocheted articles.
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Barang dari pas 62. 1 2; (a) Goods of heading 62. 1 2;
(b) Pakaian bekas atau barang bekas lainnya dari pas (b) Worn clothing or other worn articles of heading
63.09; atau 63.09; or
(c) Peralatan ortopedi, bebat bedah, bebat hernia atau (c) Orthopaedic appliances, surgical belts, trusses or
sejenisnya (pas 90.21 ) . the like ( heading 90.21 ).
3.- Untuk keperluan pas 6 1 .03 dan 6 1 .04: 3.- For the purposes of headings 6 1 .03 and 6 1 .04:
(a) lstilah "setelan" berarti satu set garmen yang terdiri (a) The term "suit" means a set of garments composed
dari dua atau tiga potong pakaian, dengan of two or three pieces made up, in respect of their
memperhatikan permukaan bagian luarnya, dibuat outer surface, in the identical fabric and comprising:
dari kain yang identik dan terdiri dari:
- satu setelan mantel atau jas yang bagian luarnya, - one suit coat or jacket the outer shell of which ,
tidak termasuk lengan, terdiri dari empat panel exclusive of sleeves, consists of four or more
atau lebih, dirancang untuk menutupi bagian atas panels, designed to cover the upper part of the
badan, m u ngkin dengan tambahan sebuah rompi body, possibly with a tailored waistcoat in addition
yang bagian depannya dibuat dari kain yang whose front is made from the same fabric as the
sama sebagaimana permui<aan bagian luar outer surface of the other components of the set
komponen lainnya dari set tersebut dan bagian and whose back is made from the same fabric as
belakangnya dibuat dari kain yang sama the lining of the suit coat or jacket; and
sebagaimana pelapis setelan mantel atau jas;
dan
satu garmen yang dirancang untuk menutupi - one garment designed to cover the lower part of
bagian bawah badan dan terdiri dari celana the body and consisting of trousers, breeches or
panjang, celana panjang sampai lutut atau celana shorts (other than swimwear), a skirt or a divided
pendek (selain pakaian renang), rok atau rok skirt, having neither braces nor bibs.
terpisah, tidak mempunyai tali maupun penutup di
depan.
Seluruh komponen dari "setelan" harus dari All of the components of a "suit" must be of the
konstruksi, warna dan komposisi kain yang sama; same fabric construction, colour and composition;
barang tersebut j uga harus dari model yang sama they m ust also be of the same style and of
dan dengan ukuran yang sama atau sesuai. Namun corresponding or compatible size. However, these
demikian, komponen ini dapat mempunyai hiasan components may have piping (a strip of fabric sewn
jalur (strip kain yang dijahit pada kampuh) dari kain into the seam) in a different fabric.
yang berbeda.
Apabila beberapa komponen terpisah untuk If several separate components to cover the lower
menutupi bagian bawah badan diajukan bersama part of the body are presented together (for
(misalnya, dua pasang celana panjang atau celana example, two pairs of trousers or trousers and
panjang dan celana pendek, atau rok atau rok shorts, or a skirt or divided skirt and trousers), the
terpisah dan celana panjang), unsur utama bagian constituent lower part shall be one pair of trousers
bawah harus sepasang celana panjang, atau, or, in the case of women's or girls' suits, the skirt or
dalam hal pakaian wanita atau anak perempuan, divided skirt, the other garments being considered
rok atau rok terpisah, garmen lainnya dianggap separately.
terpisah.
lstilah "setelan" termasuk setelan garmen berikut, The term "suit" includes the following sets of
memenuhi seluruh persyaratan di atas maupun garments, whether or not they fulfil all the above
tidak: conditions:
pakaian pagi, terdiri dari jas polos (cutaway) - morning dress, comprising a plain jacket
dengan bagian ekornya dibentuk bulat, yang (cutaway) with rounded tails hanging well down at
bagian belakangnya menggantung ke bawah, the back and striped trousers;
dan celana panjang bergaris-garis;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 10 -

- pakaian malam (tailcoat), umumnya dibuat dari - evening dress (tailcoat), generally made of black
kain hitam , yaitu jas yang bagian depannya relatif fabric, the jacket of which is relatively short at the
pendek, tidak menutup dan mempunyai belahan front, does not close and has narrow skirts cut in
sempit pada bagian pinggul, dan bagian at the hips and hanging down behind;
belakangnya menggantung ke bawah;
- setelan jas makan malam, yaitu jas dengan model - dinner jacket suits, in which the jacket is similar in
serupa dengan jas biasa (meskipun m ungkin style to an ordinary jacket (though perhaps
lebih memperlihatkan bagian depan kemeja), revealing more of the shirt front), but has shiny
tetapi mempunyai kerah sutera berkilau atau silk or imitation silk lapels.
sutera imitasi.
(b) lstilah "ensemble" berarti setelan garmen (selain (b) The term "ensemble" means a set of garments
setelan dan barang dari pos 6 1 .07, 6 1 .08 atau (other than suits and articles of heading 6 1 . 07,
6 1 .09), terdiri dari beberapa potong, dibuat dari kain 6 1 .08 or 6 1 .09 ) , composed of several pieces made
yang identik, disiapkan untuk penjualan eceran, dan up in identical fabric, put up for retail sale, and
terdiri atas: comprising:
- satu garmen dirancang untuk menutupi bagian - one garment designed to cover the upper part of
atas badan, dengan pengecualian pullover the body, with the exception of pullovers which
sebagai garmen atas yang kedua, dalam konteks may form a second upper garment in the sole
sebagai twin set, dan rompi yang dapat juga context of twin sets, and of. waistcoats which may
merupakan garmen atas kedua, dan also form a second upper garment, and
- satu atau dua garmen yang berbeda, dirancang - one or two different garments, designed to cover
untuk menutupi bagian bawah badan dan terdiri the lower part of the body and consisting of
dari celana pa_n jang, pakaian terusan berpenutup trousers, bib and brace overalls, breeches, shorts
di depan dan bertali, celana panjang sampai lutut, (other than swimwear), a skirt or a divided skirt.
celana pendek (selain pakaian renang), rok atau
rok terpisah.
Seluruh komponen ensemble harus dari konstruksi, All of the components of an ensemble must be of
model, warna dan komposisi kain yang sama; the same fabric construction, style, colour and
ukuran barang tersebut j uga harus sama atau composition; they also m ust be of corresponding or
sesuai. lstilah "ensemble" tidak berlaku untuk track compatible size. The term "ensemble" does not
suit atau ski suit, dari pos 6 1 . 1 2. apply to track suits or ski suits, of heading 6 1 . 1 2.
4.- Pos 6 1 . 05 dan 6 1 . 06 tidak meliputi garmen dengan 4.- Headings 6 1 . 05 and 6 1 .06 do not cover garments with
saku di bawah pinggang, dengan sebuah jalur tali pockets below the waist, with .a ribbed waistband or
pinggang atau pengencang lainnya dari bagian bawah other means of tightening at the bottom of the garment,
pakaian, atau pakaian yang rata-rata mengandung or garments having an average of less than 1 0 stitches
kurang dari 1 0 jahitan tiap sentimeter lurus untuk segala per linear centimetre in each direction counted on an
arah, dihitung pada bidang yang ukurannya paling area measuring at least 1 0 cm x 10 cm . Heading 61 .05
sedikit 1 0 cm x 1 0 cm. Pos 6 1 .05 tidak meliputi garmen does not cover sleeveless garments.
tanpa lengan.
5.- Pos 6 1 .09 tidak meliputi garmen dengan ikat pinggang, 5.- Heading 6 1 . 09 does not cover garments with a
tali pinggang atau pengencang lainnya dari bagian drawstring, ribbed waistband or other means of
bawah pakaian . tightening at the bottom of the garment.
6 . - Untuk keperluan pos 6 1 . 1 1 : 6.- For the purposes of heading 6 1 . 1 1 :
(a) l stilah "garmen dan aksesori pakaian bayi" berarti (a) The expression "babies' garments and clothing
barang untuk anak kecil dengan tinggi badan tidak accessories" means articles for young children of a
melebihi 86 cm; body height not exceeding 86 cm;
(b) Barang, yang dengan pertimbangan awal dapat (b) Articles which are, prima facie, classifiable both in
diklasifikasikan dalam pos 6 1 . 1 1 maupun pos heading 6 1 . 1 1 and in other headings of this Chapter
lainnya dalam Bab ini, harus diklasifikasikan dalam are to be classified in heading 6 1 . 1 1 .
pos 6 1 . 1 1 .
7.- Untuk keperluan pos 6 1 . 1 2, "ski suit" berarti garmen 7.- For the purposes of heading 6 1 . 1 2, "ski suits" means
atau set garmen yang dari tampilan dan tekstur garments or sets of garments which, by their general
u m um nya, dapat diidentifikasi sebagai pakaian yang appearance and texture, are identifiable as intended to
dimaksudkan terutama untuk tujuan bermain ski (lintas be worn principally for' skiing (cross-country or alpine).
alam atau lintas pegunungan). Pakaian tersebut terdiri They consist either of:
dari:
(a) "pakaian ski terusan", yaitu, satu potong garmen (a) a "ski overall", that is, a one-piece garment designed
yang dirancang untuk menutupi bagian atas dan to cover the upper and the lower parts of the body;
bawah badan; selain memiliki lengan dan kerah, in addition to sleeves and a collar the ski overall
pakaian ski terusan tersebut dapat mempunyai saku may have pockets or footstraps; or
atau pengikat bagian bawah; atau

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 111 -

(b) "ski ensemble", yaitu, set garmen yang terdiri dari (b) a " ski ensemble ", that is, a set of garments
dua atau tiga potong, disiapkan untuk penjualan composed of two or three pieces, put up for retail
eceran dan terdiri atas: sale and comprising:
- satu garmen, seperti anorak, wind-cheater, wind - one garment such as an anorak, wind-cheater,
jacket, atau barang semacam itu, dengan wind-jacket or similar article, closed by a slide
penutup kancing sorong (zipper}, mungkin fastener (zipper), possibly with a waistcoat in
dengan tambahan rompi, dan addition, and
- sepasang celana panjang yang melebar di atas - one pair of trousers whether or not extending
pinggang maupun tidak, sepasang celana above waist-level, one pair of breeches or one bib
panjang sampai lutut atau satu pasang pakaian and brace overall.
terusan berpenutup di depan dan bertali.
"Ski ensemble" dapat j uga terdiri dari pakaian The "ski ensemble" may also consist of an overall
terusan seperti salah satu yang disebutkan pada similar to the one mentioned in paragraph (a) above
paragraf (a) di atas dan jaket tanpa lengan tipe and a type of padded, sleeveless jacket worn over
berpelapis, yang dikenakan di sebelah luar dari the overall.
pakaian terusan.
Seluruh komponen "ski ensemble" harus dibuat dari All the components of a "ski ensemble" m ust be
tekstur, model dan komposisi kain yang sama, made up in a fabric of the same texture, style and
dengan warna yang sama maupun tidak; ukuran composition whether or not of the same colour; they
barang tersebut j uga harus sama atau sesuai. also must be of corresponding or compatible size.
8.- Garmen, yang dengan pertimbangan awal dapat 8.- Garments which are, prima facie, classifiable both in
diklasifikasikan dalam pos 6 1 . 1 3 dan dalam pos lainnya heading 6 1 . 1 3 and in other headings of this Chapter,
pada Bab ini, tidak termasuk pos 61 . 1 1 , harus excluding heading 6 1 . 1 1 , are to be classified in heading
diklasifikasikan dalam pos 6 1 . 1 3. 6 1 . 1 3.
9.- Garmen dari bab ini yang dirancang untuk bagian depan 9.- Garments of this Chapter designed for left over right
sebelah kiri menutupi bagian sebelah kanan , harus closure at the front shall be regarded as men's or boys'
dianggap sebagai garmen laki-laki atau anak laki-laki, garments, and those designed for right over left closure
dan garmen yang dirancang bagian depan sebelah at the front as women's or girls' garments. These
kanannya menutupi bagian sebelah kiri sebagai garmen provisions do not apply where the cut of the garment
perempuan atau anak perempuan. Ketentuan ini tidak clearly indicates that it is designed for one or other of the
berlaku apabila model pakaian tersebut secara nyata sexes.
memperlihatkan bahwa pakaian tersebut dirancang
untuk satu jenis kelamin atau jenis kelamin lainnya.
Garmen yang tidak dapat diidentifikasi sebagai garmen Garments which cannot be identified as either men's or
laki-laki atau anak laki-laki atau sebagai garmen boys' garments or as women's or girls' garments are . to
perempuan atau anak perempuan, harus be classified in the headings covering women's or girls'
d iklasifikasikan dalam pos yang mencakup garmen garments.
perempuan atau anak perempuan.
1 0. - Barang pada Bab ini dapat dibuat dari benang logam . 1 0.- Articles of this Chapter may be made of metal thread.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 12 -

Bab 62 Chapter 62
Pakaian dan aksesori pakaian, Articles of apparel and cloth ing accessories,
bukan rajutan atau kaitan not kn itted or crocheted

Catata n. Notes.
1 .- Bab ini berlaku hanya untuk barang jadi dari berbagai 1 .- This Chapter applies only to made up articles of a_ny
kain tekstil selain gumpalan, tidak termasuk barang textile fabric other than wadding, excluding knitted or
rajutan atau kaitan (selain yang dimaksud dari pos crocheted articles (other than those of heading 62. 1 2).
62. 1 2).
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Pakaian bekas atau barang bekas lainnya dari pos (a) Worn clothing or other worn articles of heading
63.09; atau 63.09; or
(b) Peralatan ortopedi, bebat bedah, bebat hernia atau (b) Orthopaedic appliances, surgical belts, trusses or
sejenisnya (pos 90.21 ). the like (heading 90.21 ).
3.- Untuk keperluan pos 62.03 dan 62.04: 3.- For the purposes of headings 62.03 and 62.04:
(a) lstilah "setelan" berarti satu set garmen yang terdiri (a) The term "suit" means a set of garments composed
dari dua atau tiga potong pakaian jadi, dengan of two or three pieces made up, in respect of their
memperhatikan permukaan bagian luarnya, dibuat outer surface, in the identical fabric and comprising:
dari kain yang identik dan terdiri dari:
- satu setelan mantel atau jas, yang bagian - one suit coat or jacket the outer shell of which,
luarnya, tidak termasuk lengan , terdiri dari empat exclusive of sleeves, consists of four or more
panel atau lebih, dirancang untuk menutupi panels, designed to cover the upper part of the
bagian atas badan , mungkin dengan tambahan body, possibly with a tailored waistcoat in addition
sebuah rompi yang bagian depannya dibuat dari whose front is made from the same fabric as the
kain yang sama sebagaimana permukaan bagian outer surface of the other components of the set
luar komponen lainnya dari set tersebut dan and whose back is made from the same fabric as
bagian belakangnya dibuat dari kain yang sama the lining of the suit coat or jacket; and
sebagaimana pelapis setelan mantel atau jas;
dan
- satu garmen yang dirancang untuk menutupi - one garment designed to cover the lower part of
bagian bawah badan dan terdiri dari celana the body and consisting of trousers, breeches or
panjang, celana panjang sampai lutut atau celana shorts (other than swimwear), a skirt or a divided
pendek (selain pakaian renang), rok atau rok skirt, having neither braces nor bibs.
terpisah, tidak mempunyai tali maupun penutup
bagian depan.
Seluruh komponen dari "setelan" harus dari All of the components of a "suit" m ust be of the
konstruksi, warna dan komposisi kain yang sama; same fabric construction, colour and composition;
barang tersebut j uga harus dari model yang sama they must also be of the same style and of
dan dengan ukuran yang sama atau sesuai. Namun corresponding or compatible size. However, these
demikian, komponen ini dapat mempunyai jalur components may have piping (a strip of fabric sewn
(strip kain yang dijahit pada kampuh) dari kain yang into the seam) in a different fabric.
berbeda.
Apabila beberapa komponen terpisah untuk If several separate components to cover the lower
menutupi bagian bawah badan diajukan bersama part of the body are presented together (for
(misalnya, dua pasang celana panjang atau celana example, two pairs of trousers or trousers and
panjang dan celana pendek, atau rok atau rok shorts, or a skirt or divided skirt and trousers), the
terpisah dan celana panjang), unsur utama bagian constituent lower part shall be one pair of trousers
bawah harus sepasang celana panjang, atau, or, in the case of women's or girls' suits, the skirt or
dalam hal pakaian wanita atau anak perempuan , divided skirt, the other garments being considered
rok atau rok terpisah, garmen lainnya dianggap separately.
terpisah.
l stilah "setelan" termasuk setelan garmen berikut, The term "suit" includes the following sets of
memenuhi seluruh persyaratan di atas maupun garments, whether or not they fulfil all the above
tidak: conditions:
pakaian pagi, terdiri dari jas polos (cutaway) - morning dress, comprising a plain jacket
dengan bagian ekornya dibentuk bulat, yang (cutaway) with rounded tails hanging well down at
bagian belakang belakangnya menggantung ke the back and striped trousers;
bawah, dan celana panjang bergaris-garis;

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 13 -

- pakaian malam (tailcoat), umumnya dibuat dari - evening dress (tailcoat), generally made of black
kain hitam , yaitu jas yang bagian depannya relatif fabric, the jacket of which is relatively short at the
pendek, tidak menutup, dan mempunyai belahan front, does not close and has narrow skirts cut in
sempit pada bagian pinggul, dan bagian at the hips and hanging down behind;
belakangnya menggantung ke bawah;
- setelan jas makan malam, yaitu jas dengan model - dinner jacket suits, in which the jacket is similar in
serupa dengan jas biasa (meskipun mungkin style to an ordinary jacket (though perhaps
lebih memperlihatkan bagian depan kemeja), revealing more of the shirt front), but has shiny
namun mempunyai kerah sutera berkilau atau silk or imitation silk lapels.
sutera imitasi.
(b) l stilah "ensemble" berarti setelan garmen (selain (b) The term "ensemble" means a set of garments
setelan dan barang dari pos 62.07 atau 62.08), (other than suits and articles of heading 62.07 or
terdiri dari beberapa potong, d ibuat dari kain yang 62.08) composed of several pieces made up in
identik, disiapkan untuk penjualan eceran, dan identical fabric, put up for retail sale, and
terdiri atas: comprising:
- satu garmen dirancang untuk menutupi bagian - one garment designed to cover the upper part of
atas badan, dengan pengecualian rompi yang the body, with the exception of waistcoats which
dapat juga merupakan garmen atas kedua, dan may also form a second upper garment, and
- satu atau dua garmen yang berbeda, dirancang - one or two different garments, designed to cover
untuk menutupi bagian bawah badan dan terdiri the lower part of the body and consisting of
atas celana panjang, pakaian terusan berpenutup trousers, bib and brace overalls, breeches, shorts
di depan dan bertali, celana panjang sampai lutut, (other than swimwear), a skirt or a devided skirt.
celana pendek (selain pakaian renang), rok atau
rok terpisah.
Seluruh komponen ensemble harus dari konstruksi, All of the components of an ensemble m ust be of
model, warna dan komposisi kain yang sama; the same fabrlc construction, style, colour and
ukuran barang tersebut juga harus sama atau composition; they also must be of corresponding or
sesuai. lstilah "ensemble" tidak berlaku untuk track compatible size. The term "ensemble" does not
suit atau ski suit, dari pos 62. 1 1 . apply to track suits or ski suits, of heading 62. 1 1 .
4.- Untuk keperluan pos 62.09: 4.- For the purposes of heading 62.09:
(a) lstilah "garmen dan aksesori pakaian bayi" berarti (a) The expression "babies' garments and clothing
barang untuk anak kecil dengan tinggi badan tidak accessories" means articles for young children of a
melebihi 86 cm; body height not exceeding 86 cm;
(b) Barang, yang dengan pertimbangan awal dapat (b) Articles which are, prima facie, classifiable both in
d iklasifikasikan dalam pos 62.09 maupun pos heading 62.09 and in other headings of this Chapter
lainnya dalam Bab ini, harus diklasifikasikan dalam are to be classified in heading 62.09.
pos 62.09.
5.- Garmen, yang dengan pertimbangan awal dapat 5.- Garments which are, prima facie, classifiable both in
diklasifikasikan dalam pos 62. 1 0 maupun pos lainnya heading 62. 1 0 and in other headings of this Chapter,
dalam Bab ini, tidak termasuk pos 62.09, harus excluding heading 62.09, are to be classified in heading
diklasifikasikan dalam pos 62. 1 0. 62. 1 0.
6.- Untuk keperluan pos 62. 1 1 , "ski suit" berarti garmen 6.- For the purposes of heading 62. 1 1 , "ski suits" means
atau set garmen yang dari tam pilan dan tekstur garments cir sets of garments which, by their general
umumnya, dapat diidentifikasi sebagai pakaian yang appearance and texture, are identifiable as intended to
dimaksudkan terutama untuk tujuan bermain ski (lintas be worn principally for skiing (cross-country or alpine).
alam atau lintas pegunungan). Pakaian tersebut terdiri They consist either of:
atas:
(a) "pakaian ski terusan", yaitu, satu potong garmen (a) a "ski overall", that is, a one-piece garment designed
yang dirancang untuk menutupi bagian atas dan to cover the upper and the lower parts of the body;
bawah badan; selain memiliki lengan dan kerah, in addition to sleeves and a collar the ski overall
pakaian ski terusan tersebut dapat mempunyai saku may have pockets or footstraps; or
atau pengikat bagian bawah; atau
(b) "ski ensemble", yaitu, set garmen yang terdiri dari (b) a "ski ensemble'', that is, a set of garments
dua atau tiga potong, disiapkan untuk penjualan composed of two or three pieces, put up for retail
eceran dan terdiri atas: sale and comprising:
- satu garmen, seperti anorak, wind-cheater, wind - one garment such as an anorak, wind-cheater,
jacket, atau barang semacam itu, dengan wind-jacket or similar article, closed by a slide
penutup kancing sarong (zipper), mungkin fastener (zipper), possibly with a waistcoat in
dengan tambahan rompi, dan addition, and

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 14 -

- sepasang celana panjang yang melebar di atas - one pair of trousers whether or not extending
pinggang maupun tidak, sepasang celana above waist-level , one pair of breeches or one bib
panjang sampai lutut atau satu pasang pakaian and brace overall.
terusan berpenutup di depan dan bertali.
"Ski ensemble" dapat j uga terdiri dari pakaian The "ski ensemble" may also consist of an overall
terusan seperti salah satu yang disebutkan pada similar to the one mentioned in paragraph (a) above
paragraf (a) di atas dan jaket tanpa lengan tipe and a type of padded, sleeveless jacket worn over
berpelapis, yang dikenakan di sebelah luar dari the overall.
pakaian terusan.
Seluruh komponen "ski ensemble" harus dibuat dari All the components of a "ski ensemble" must be
tekstur, model dan komposisi kain yang sama, made up in a fabric of the same texture, style and
dengan warna yang sama maupun tidak; ukuran composition whether or not of the same colour; they
barang tersebut j uga harus sama atau sesuai. also must be of corresponding or compatible size.
7.- Scarf dan barang dari tipe scarf, bujur sangkar atau 7 .- Scarves and articles . of the scarf type, square or
hampir bujur sangkar, yang sisinya tidak melebihi 60 approximately square, of which no side exceeds 60 cm,
cm, harus diklasifikasikan sebagai saputangan (pos are to be classified as handkerchiefs (heading 62. 1 3).
62. 1 3). Sapu tangan yang setiap sisinya melebihi 60 cm Handkerchiefs of which any side exceeds 60 cm are to
harus diklasifikasikan dalam pos 62. 1 4. be classified in heading 62. 1 4.
8.- Garmen dari bab ini yang dirancang untuk bagian depan 8.- Garments of this Chapter designed for left over right
sebelah kiri menutupi bagian sebelah kanan, harus closure at the front shall be regarded as men's or boys'
dianggap sebagai garmen laki-laki atau anak laki-laki, garments, and those designed for right over left closure
dan garmen yang dirancang bagian depan sebelah at the front as women's or girls' garments. These
kanannya menutupi bagian sebelah kiri sebagai garmen provisions do not apply where the cut of the garment
perempuan atau anak perempuan. Ketentuan ini tidak clearly indicates that it is designed for one or other of the
berlaku apabila model pakaian tersebut secara nyata sexes.
memperlihatkan bahwa pakaian tersebut dirancang
untuk satu jenis kelamin atau jenis kelamin lainnya.
Garmen yang tid<l;k dapat diidentifikasi sebagai garmen Garments which cannot be identified as either men's or
laki-laki .atau anak laki-laki atau sebagai garmen boys' garments or as women's or girls' garments are to
perempuan atau anak perempuan, harus be classified in the headings covering women's or girls'
d iklasifikasikan dalam pos yang mencakup garmen garments.
perempuan atau anak perempuan.
9.- Barang dari Bab ini dapat dibuat dari benang logam. 9.- Articles of this Chapter may be made of metal thread.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 15 -

Bab 63 C hapter 63
Barang tekstil sudah jadi lai n nya ; set; Other made up textile articles; sets;
paka ian bekas dan barang tekstil bekas ; gombal worn clothing and worn textile articles; rags

Catatan. Notes.
1 .- Sub Bab I berlaku hanya untuk barang sudah jadi , dari 1 .- Sub-Chapter I applies only to made up articles, of any
berbagai kain tekstil . textile fabric.
2.- Sub Bab I tidak meliputi: 2.- Sub-Chapter I does not cover:
(a) Goods of Chapters 56 to 62; or (a) Goods of Chapters 56 to 62; or
(b) Worn clothing or other worn articles of heading (b) Worn clothing or other worn articles of heading
63.09. 63.09.
3.- Pos 63.09 berlaku hanya untuk barang berikut ini: 3.- Heading 63.09 applies only to the following goods:
(a) Barang dari bahan tekstil : (a) Articles of textile materials:
(i) Pakaian dan aksesori pakaian, serta (i) Clothing and clothing accessories, and parts
bagiannya; thereof;
(ii) Selimut dan selimut kecil untuk perjalanan; (ii) Blankets and travelling rugs;
(iii) Linen untuk tempat tidur, meja, toilet dan dapur; (iii) Bed linen , table linen , toilet linen and kitchen
linen;
(iv) Barang pelengkap, selain karpet dari pos 57.01 (iv) Furnishing articles, other than carpets of
sampai dengan 57.05 dan permadani dinding heading 57.01 to 57.05 and tapestries of
dari pos 58.05; heading 58.05;
(b) Alas kaki dan tutup kepala dari berbagai bahan (b) Footwear and headgear of any material other than
selain asbes. asbestos.
Agar dapat diklasifikasikan dalam pos ini, barang yang In order to be classified in this heading, the . articles
disebut di atas harus memenuhi kedua syarat berikut: mentioned above must comply with both of the following
requirements:
(i) barang tersebut harus memperlihatkan tanda bekas (i) they must show signs of appreciable wear, and
d ipakai, dan
(ii) barang tersebut harus diajukan dalam curah atau (ii) they must be presented in bulk or in bales, sacks or
dalam bal, kantong atau kemasan semacam itu . similar packings.

Catatan Su bpos. Subheading Note.


1 .- Subpos 6304.20 meliputi barang terbuat dari kain rajut 1 .- Sub.heading 6304.20 covers articles made from warp
lusi, diresapi atau dilapisi dengan alpha-cypermethrin knit fabrics, impregnated or coated with alpha
( I SO), chlorfenapyr (ISO), deltamethrin ( I N N , ISO), cypermethrin ( ISO), chlorfenapyr ( ISO), deltamethrin
lambda-cyhalothrin (ISO), permethrin ( ISO) atau ( I N N , ISO), lambda-cyhalothrin (ISO), permethrin (ISO)
pirimiphos-methyl (ISO). or pirimiphos-methyl (ISO).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 16 -

Bagian XII Section XII


Alas kaki, tutup kepala, payu ng, payung panas, tongkat Footwear, headgear, umbrellas, sun umbrellas, walking
jalan, tongkat duduk, cambuk, pecut dan bagiannya; sticks, seat-sticks, wh ips, ridi ng-crops and parts
bulu u nggas olahan dan bara ng dibuat daripadanya ; thereof; prepared feathers and articles made therewith;
bunga artifisial; barang dari rambut manusia artificial flowers; articles of human hair

Bab 64 Chapter 64
Alas kaki, peli ndung kaki dan sejenis nya ; Footwear, gaiters and the like; parts of such articles
bagian dari barang tersebut

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This chapter does not cover:
(a) Penutup kaki atau sepatu sekali pakai dari bahan
(a) Disposable foot or shoe coverings of flimsy material
yang tipis (misalnya, kertas, lembaran plastik) tanpa (for example, paper, sheeting of plastics) without
dipasang sol . Prociuk ini diklasifikasikan menurut applied soles. These products are classified
bahan utamanya; according to their constituent material;
(b) Alas kaki dari bahan tekstil, tanpa sol luar yang (b) Footwear of textile material, without an outer sole
direkatkan, dijahit atau dipasang secara lain atau glued, sewn or otherwise affixed or applied to the
digunakan pada bagian atas (Bagian X I ); upper (Section XI );
(c) Alas kaki bekas dari pos 63.09; (c) Worn footwear of heading 63.09;
(d) Barang dari asbes (pos 68. 1 2); (d) Articles of absestos (heading 68. 1 2);
(e) Alas kaki ortopedi atau peralatan ortopedi lainnya, ( e) Orthopaedic footwear or other orthopaedic
atau bagiannya (pos 90.21 ); atau appliances, or parts thereof (heading 90.21 ); or
(f) Alas kaki mainan atau skating boot dipasang (f) Toy footwear or skating boots with ice or roller
dengan peluncur es atau peluncur roda; pelindung skates attached; shin-guards or similar protective
tulang kering atau pakaian olah raga pelindung sportswear (Chapter 95).
semacam itu (Bab 95).
'
2.- Untuk keperluan pos 64.06, istilah "bagian" tidak 2.- For the purposes of heading 64.06, the term "parts" does
meliputi pasak, pelindung, lubang tali, kait, gesper, not include pegs, protectors, eyelets, hooks, buckles,
ornamen, kain jalinan, renda, pompon atau hiasan ornaments, braid , laces, pompons or other trimmings
lainnya (yang harus diklasifikasikan dalam pos yang (which are to be classified in their appropriate headings)
sesuai) atau kancing atau barang lainnya dari pos or buttons or other goods of heading 96.06.
96.06.
3.- Untuk keperluan Bab ini: 3.- For the purposes of this Chapter:
(a) istilah "karet" dan "plastik" meliputi kain tenunan (a) the terms "rubber" and "plastics" include woven
atau produk tekstil lainnya dengan lapisan bagian fabrics or other textile products with an external
luar dari karet atau plastik yang dapat dilihat layer of rubber or plastics being visible to the naked
dengan mata telanjang; untuk keperluan ketentuan eye; for the purpose of this provision, no account
ini, tidak memperhitungkan berbagai perubahan should be taken of any resulting change of colour;
warna yang dihasilkan; dan and
(b) istilah "kulit samak" mengacu pada barang dari (b) the term "leather" refers to the goods of headings
pos 41 .07 dan 41 . 1 2 sampai dengan 4 1 . 1 4. 4 1 . 07 and 4 1 . 1 2 to 41 . 1 4.
4.- Berdasarkan Catatan 3 pada Bab ini: 4.- Subject to Note 3 to this Chapter:
(a) bahan bagian atas harus dianggap sebagai bahan (a) the material of the upper shall be taken to be the
utama yang mempunyai area permukaan bagian constituent material having the greatest external
luar terbesar, tanpa memperhitungkan aksesori surface area, no account being taken of accessories
atau penguat seperti potongan siku, pinggiran, or reinforcements such as ankle patches, edging,
ornamen, gesper, label, tempat lubang tali atau ornamentation, buckles, tabs, eyelet stays or similar
tambahan semacam itu; attachments;
(b) bahan utama sol bagian luar harus dianggap (b) the constituent material of the outer sole shall be
sebagai bahan yang mempunyai area permukaan taken to be the material hav.i ng the greatest surface
terbesar yang menyentuh tanah, tanpa area in contact . with the ground, no account being
memperhitungkan aksesori atau penguat seperti taken of accessories or reinforcements such as
spike, batang, paku, pelindung atau tambahan spikes, bars, nails, protectors or similar
semacam itu . attachments.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 17 -

Catatan Subpos. Subheading Note.


1.- Untuk keperluan subpos 6402. 1 2, 6402 . 1 9, 6403. 1 2, 1 .- For the purposes of subheadings 6402 . 1 2, 6402. 1 9,
6403. 1 9 dan 6404. 1 1 , istilah "alas kaki olah raga" 6403. 1 2, 6403. 1 9 and 6404. 1 1 ,. the expression "sports
berlaku hanya untuk: footwear" applies only to:
(a) Alas kaki yang dirancang untuk kegiatan olah raga (a) footwear which is designed for a sporting activity
dan mempunyai, atau mempunyai ketentuan untuk and has, or has provision for the attachment of,
penambahan spike, sprig, pasak, penjepit, batang spikes, sprigs, stops, clips, bars or the like;
atau sejenisnya;
{b) skating boot, bot ski dan alas kaki ski lintas alam , (b) skating boots, ski-boots and cross-country ski
bot papan luncur salj u, bot untuk gulat, bot untuk footwear, snowboard boots, wrestling boots, boxing
tinju dan sepatu untuk bersepeda. boots and cycling shoes.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 1 18 -

Bab 65 C hapter 65
Tutup kepala dan bagiannya Headgear and parts thereof

Catatan. Notes.

1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does riot cover:


(a) Tutup kepala bekas dari pos 63.09; (a) Worn headgear of heading 63.09;
(b) Tutup kepala dari asbes (pos 68. 1 2); atau (b) Asbestos headgear (heading 68. 1 2); or
(c) Topi boneka, topi mainan lainnya atau barang (c) Dolls' hats, other toy hats, or carnival articles of
karnaval dari Bab 95. Chapter 95.
2.- Pos 65.02 tidak meliputi bentuk topi yang dibuat dengan 2.- Heading 65.02 does not cover hat-shapes made by
menjahit, selain yang diperoleh dengan menjahit secara sewing, other than those obtained simply by sewing
sederhana strip dalam bentuk spiral. strips in spirals.

www.jdih.kemenkeu.go.id
J;
- 1 19 -

Bab 66 Chapter 66
Payu ng, payu ng panas, tongkat jalan, tongkat duduk, U mbrel las, sun umbrellas, walking-sticks, seat-sticks,
cambuk, pecut dan bagiannya whips, ridi ng-crops and parts thereof

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi : 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Tongkat jalan pengukur atau sejenisnya (pos (a) Measure walking-sticks or the like (heading 90. 1 7);
90. 1 7);
(b) Senjata api berbentuk tongkat, pedang berbentuk (b) Firearm-sticks, swo rd-sticks, loaded walking-sticks
tongkat, tongkat jalan dapat diisi atau sejenisnya or the like (Chapter 93); or
(Bab 93); atau
(c) Barang yang digolongkan dalam Bab 95 (misalnya, (c) Goods of Chapter 95 (for example, toy umbrellas,
payung mainan, payung panas mainan). toy sun umbrellas).
2.- Pos 66.03 tidak meliputi bagian , hiasan atau aksesori 2.- Heading 66.03 does not cover parts, trimmings or
dari bahan tekstil , atau tutup, jumbai, tali sandang, accessories of textile material, or covers, tassels,
sarung payung atau sejenisnya, dari berbagai bahan. thongs, umbrella cases or the like, of any material. Such
Barang tersebut diajukan dengan, tetapi tidak dipasang goods presented with, but not fitted to, articles of
pada, barang dari pos 66.01 atau 66.02 harus heading 66.01 or 66.02 are to be classified separately
diklasifikasikan tersendiri dan tidak diperlakukan and are not to be treated as forming part of those
sebagai bagian pembentuk dari barang dimaksud. articles.

www.jdih.kemenkeu.go.id
b
- 120 -

Bab 67 C hapter 67
Bulu dan bulu halus u nggas olahan serta barang dibuat Prepared feathers and down a nd articles made of
dari bulu atau bulu halus u nggas; bunga artifisial; feather or of down; artificial flowers; articles of human
barang dari rambut ma nusia hair

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1.- This Chapter does not cover:
( a ) Kain saring dari ram but manusia (pas 59. 1 1 ); (a) Straining cloth of human hair (heading 59. 1 1 );
( b ) Motif bunga dari kain renda, dari sulaman atau dari (b) Floral motifs of lace, of embroidery or other textile
kain tekstil lainnya (Bagian XI); fabric (Section X I );
(c) Alas kaki ( Bab 64); (c) Footwear (Chapter 64);
(d) Tutup kepala atau jaring rambut (Bab 65); (d) Headgear or hair-nets (Chapter 65);
( e) Mainan, keperluan olah raga atau barang karnaval (e) Toys, sports requisites or carnival articles (Chapter
(Bab 95); atau 95); or
(f) Kemucing, pengoles bedak atau saringan dari (f) Feather dusters, powder-puffs or hair sieves
rambut (Bab 96). (Chapter 96).
2.- Pas 67.01 tidak meliputi: 2.- Heading 67.01 does not cover:
(a) Barang yang bulu atau bulu halus unggasnya hanya (a) Articles in which feathers or down constitute only
merupakan pengisi atau pelapis (misalnya, filling or padding (for example, bedding of heading

keperluan tidur dari pas 94.04); 94.04 ) ;


(b) Pakaian atau aksesori pakaian yang bulu atau bulu (b) Articles of apparel or clothing accessories in which
halus unggasnya tidak lebih dari sekedar penghias feathers or down constitute no more than mere
atau pengisi; atau trimming or padding; or
(c) Bunga atau daun artifisial atau bagiannya atau (c) Artificial flowers or foliage or parts thereof or made
barang jadi dari pas 67.02. up articles of heading 67.02.
3.- Pas 67.02 tidak meliputi: 3.- Heading 67.02 does not cover:
(a) Barang dari kaca ( Bab 70); atau (a) Articles of glass (Chapter 70); or
(b) Bunga, daun atau buah artifisial dari tembikar, batu, (b) Artificial flowers, foliage or fruit of pottery, stone,
logam , kayu atau bahan lainnya, yang diperoleh metal, wood or other materials, obtained in one
dalam satu potong dengan pencetakan, piece by moulding, forging, carving, stamping or
penempaan, pengukiran, pengecapan atau proses other process, or consisting of parts assembled
lainnya, atau terdiri dari bagian yang dipasang otherwise than by binding, glueing, fitting into one
secara lain selain dengan pengikatan, perekatan , another or similar methods.
pemasangan menjadi satu dengan yang lain, atau
dengan metode semacam itu.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 121 -

Bagian XIII Section XI I I


Barang dari batu, plester, semen, asbes, mika atau dari Articles o f stone, plaster, cement, asbestos, mica or
bahan semacam itu ; produk keramik; kaca dan barang s imilar materials; ceramic products; glass and
dari kaca glassware

Bab 68 Chapter 68
Barang dari batu, plester, semen, asbes, mika atau Articles of stone, plaster, cement, asbestos, mica or
bahan semacam itu similar materials

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi : 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Barang dari Bab 25; (a) Goods of Chapter 25;
(b) Kertas dan kertas karton dilapisi, diresapi atau (b) Coated, impregnated or covered paper and
ditutupi dari pos 48. 1 O atau 48. 1 1 (misalnya, kertas paperboard of heading 48. 1 0 or 48. 1 1 (for example,
dan kertas karton dilapisi dengan bubuk m ika atau paper and paperboard coated with m ic powder or
grafit, kertas dan kertas karton berbitumen atau graphite, bituminised or asphalted paper and
beraspal); paperboard};
(c) Kain tekstil dilapisi, diresapi atau ditutupi dari Bab (c) Coated, impregnated or covered textile fabric of
56 atau 59 (misalnya, kain dilapisi atau ditutupi Chapter 56 or 59 (for example, fabric coated or
dengan bubuk mika, kain berbitumen atau kain covered with m ica powder, bituminised or asphalted
beraspal); fabric);
(d) Barang dari Bab 7 1 ; (d) Articles of Chapter 7 1 ;
(e ) Perkakas atau bagian dari perkakas dari Bab 82; ( e) Tools or parts of tools, of Chapter 82;
(f) Batu litograf dari pos 84.42; (f) Lithographic stones of heading 84.42;
(g) Isolator listrik (pos 85.46 ) atau alat kelengkapan (g) Electrical insulators (heading 85.46 ) or fittings of
dari bahan pengisolasi dari pos 85.47; insulating material of heading 85.47;
(h) Gerinda perawatan gigi (pos 90. 1 8); (h) Dental burrs (heading 90. 1 8 ) ;
(ij) Barang dari Bab 91 (misalnya, jam dan badan (ij) Articles of Chapter 91 (for example, clocks and
jam ); clock cases);
(k) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan , lampu (k) Articles of Chapter 94 (for example, funiture, lamps
dan alat kelengkapan penerangan, bangunan and lighting fittings, prefabricated buildings);
.
prapabrikasi);
(I) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan, permainan (1) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games
dan keperluan olah raga); and sports requisites);
(m) Barang dari pos 96.02, apabila dibuat dari bahan (m) Articles of heading 96.02, if made of mate_rials
yang dirinci dalam Catatan 2 (b) pada Bab 96, atau specified in Note 2 (b) to Chapter 96, or of heading
dari pos 96.06 (misalnya, kancing), 96.09 96.06 (for example, buttons), of heading 96.09 (for
(misalnya, pensil sabak), 96. 1 O (misalnya, sabak example, slate pencils), heading 96. 1 O (for
gambar); atau dari pos 96.20 (monopod, bipod,
example, drawing slates) or of heading 96.20
tripod dan barang semacam itu); atau (monopods, bipods, tripods and similar articles); or
(n) Barang dari Bab 97 (misalnya, karya seni). (n) Articles of Chapter 97 (for example, works of art).
2.- Dalam pos 68.02 istilah "batu monumen atau batu 2.- In heading 68.02 the expression "worked monumental
bangunan dikerjakan" berlaku tidak hanya untuk or building stone" applies not only to the varieties of
berbagai batu sebagaimana dimaksud dalam pos 25. 1 5 stone referred to in heading 25. 1 5 or 25. 1 6 but also to
atau 25. 1 6 tetapi juga untuk semua batu alam lainnya all other natural stone (for example, quartzite, flint,
(misalnya, kuarsit, batu api, dolomit dan steatit) yang dolomite and steatite) similarly worked; it does not,
d ikerjakan semacam itu; namun demikian, tidak berlaku however, apply to slate.
untuk sabak.

www.jdih.kemenkeu.go.id
{;
- 122 -

Bab 69 Chapter 69
P roduk keramik Ceramic products

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini berlaku hanya untuk produk keramik yang telah 1 .- This Chapter applies only to ceramic products which
dibakar setelah dibentuk. Pos 69.04 sampai dengan have been fired after shaping . Headings 69.04 to 69. 1 4
69. 1 4 berlaku hanya untuk produk tersebut, selain yang apply only to such products other than those classifiable
dapat d iklasifikasikan dalam pos 69.0 1 sampai dengan in headings 69.01 to 69.03.
69.03.
2.- Bab ini tidak meliputi: 2.- This Chapter does not cover:
(a) Produk dari pos 28.44; (a) Products of heading 28.44;
(b) Barang dari pos 68.04; (b) Articles of heading 68.04;
(c) Barang dari Bab 7 1 (misalnya, perhiasan imitasi); (c) Articles of Chapter 7 1 (for example, imitation
jewellery);
(d) Sermet dari pos 8 1 . 1 3; (d) Cermets of heading 81 . 1 3;
( e) Barang dari Bab 82; ( e) Articles of Chapter 82;
(f) Isolator listrik (pos 85.46) atau alat kelengkapan (f) Electrical insulators (heading 85.46) or fittings of
dari bahan pengisolasi dari pos 85.47; insulating material of heading 85.47;
(g) Gigi palsu (pos 90.2 1 ); (g) Artificial teeth (heading 90.21 );
(h) Barang dari Bab 91 (misalnya, jam dan badan jam); (h) Articles of Chapter 91 (for example, clocks and
clock cases);
(ij) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, lampu (ij) Articles of Chapter 94 (for example, furniture, lamps
dan alat kelengkapan penerangan, bangunan and lighting fittings, prefabricated buildings);
prapabrikasi);
(k) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan, permainan (k) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games
dan keperluan olahraga); and sports requisites);
(I) Barang dari pos 96.06 (misalnya, kancing) atau dari (I) Articles of heading 96. 06 (for example, buttons) or
pos 96. 1 4 (misalnya, pipa untuk merokok); atau of heading 96. 1 4 (for example, smoking pipes); or
( m ) Barang dari Bab 97 (misalnya, karya seni). (m) Articles of Chapter 97 (for example, works of art).

www.jdih.kemenkeu.go.id
/;
- 123 -

Bab 70 C hapter 70
Kaea dan barang dari kaca G lass and glassware

Catatan. Notes.
1 .- Bab ini tidak meliputi: 1 .- This Chapter does not cover:
(a) Barang dari pas 32.07 (misalnya, enamel dan glasir (a) Goods of heading 32.07 (for example, vitrifiable
yang dapat divitrifikasi, frit kaca, kaca lainnya dalam enamels and glazes, glass frit, other g lass in the
bentuk bubuk, butir atau serpih); form of powder, granules or flakes);
(b) Barang dari Bab 7 1 (misalnya, perhiasan imitasi); (b) Articles of Chapter 71 (for example, imitation
jewellery);
(c) Kabel serat optis dari pas 85.44, isolator listrik (pas (c) Optical fibre cables of heading 85.44, electrical
85.46) atau alat kelengkapan dari bahan insulators (heading 85.46) or fitting of insulating
pengisolasi dari pas 85.47; material of heading 85.47;
(d) Serat optis, elemen optis dikerjakan secara optik, (d) Optical fibres, optically worked optical elements,
alat suntik hipodermis, mata buatan, termometer, hypodermic syringes, artificial eyes, thermometers,
barometer, hidrometer atau barang lainnya dari Bab barometers, hydrometers or other articles of
90; Chapter 90;
(e) Lampu atau alat kelengkapan penerangan, tanda (e) Lamps or lighting fittings, illuminated signs,
iluminasi, papan nama iluminasi atau sejenisnya, illuminated name-plates or the like, having a
mempunyai sumber cahaya permanen, atau bagian permanently fixed light source, or parts thereof of
daripadanya dari pas 94.05; heading 94.05;
(f) Mainan, permainan , keperluan olah raga, ornamen (f) Toys, games, sports requisites, Christmas tree
pohon natal atau barang lainnya dari Bab 95 (tidak ornaments or other articles of Chapter 95 (excluding
termasuk mata kaca tanpa mekanisme untuk glass eyes without mechanisms for dolls or for other
boneka atau untuk barang lain dari Bab 95); atau articles of Chapter 95); or
(g) Kancing, termos terpasang, penyemprot wewangian (g) Buttons, fitted vacuum flasks, scent or similar sprays
atau penyemprot semacam itu atau barang lainnya or other articles of Chapter 96.
dari Bab 96.
2.- Untuk keperluan pas 70.03, 70.04 dan 70.05: 2.- For the purposes of headings 70.03, 70.04 and 70.05:
(a) kaca tidak d ianggap sebagai "dikerjakan", apabila (a) glass is not regarded as "worked" by reason of any
setiap proses itu dilakukan sebelum proses process it has undergone before annealing;
pengerasan;
(b) dipotong menjadi bentuk tidak mempengaruhi (b) cutting to shape does not affect the classification of
klasifikasi dari kaca dalam lembaran; glass in sheets;
( c) istilah "lapisan penyerap, pemantul atau bukan ( c) the expression "absorbent, reflecting or non
pemantul" berarti lapisan tipis mikroskopis dari reflecting layer' means a microscopically thin
logam atau dari senyawa kimia (misalnya, oksida coating of metal or of a chemical compound (for
'
logam) yang menyerap, m isalnya, sinar infra merah example, metal oxide) which absorbs, for example,
atau memperbaiki kualitas pemantulan kaca, infra-red light or improves the reflecting qualities of
selama lapisan tersebut tidak merubah kualitas the glass while still allowing it to retain a degree of
tembus pandang atau tembus cahaya dari kaca transparency or translucency; or which prevents
tersebut; atau yang mencegah cahaya memantul light from being reflected on the surface of the glass.
dari permukaan kaca.
3.- Produk yang d isebut dalam pas 70.06 tetap 3.- The products referred to in heading 70.06 remain
diklasifikasikan dalam pas tersebut, walaupun produk classified in that heading whether or not they have the
tersebut memiliki karakter barang maupun tidak. character of articles.
4.- Untuk keperluan pas 70. 1 9, istilah "wol kaca" berarti: 4.- For the purposes of heading 70. 1 9, the expression
"glass wool" means:
(a) Wal m ineral dengan kandungan silika (Si02 ) tidak (a) Mineral wools with a silica (Si02 ) content not less
kurang dari 60 % menurut beratnya; than 60 % by weight;
(b) Wal m ineral dengan kandungan silika (Si02 ) kurang (b) Mineral wools with a silica (Si02 ) content less than
dari 60 % tetapi dengan kandungan oksida alkalin 60 % but with an alkaline oxide ( K20 or Na2 0)
(K2 0 atau Na2 0) melebihi 5 % menurut beratnya content exceeding 5 % by weight or a boric oxide
atau kandungan oksida borat (B203) melebihi 2 % (B203) content exceeding 2 % by weight.
menurut beratnya.
Wal m ineral yang tidak sesuai dengan perincian di atas, Mineral wools which do not comply with the above
digolongkan dalam pas 68.06. specifications fall in heading 68.06.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 124 -

5.- Dalam Nomenklatur, istilah "kaca" termasuk leburan 5.- Throughout the Nomenclature, the expression "glass"
kuarsa dan leburan silika lainnya. includes fused quartz and other fused silica.

Catatan Subpos. Subheading Note.


1 .- Untuk keperluan subpos 701 3.22, 701 3.33, 701 3.41 dan 1 .- For the purposes of subheadings 701 3.22, 701 3. 33,
701 3.91 , istilah "kristal timbal" berarti hanya kaca yang 701 3.41 and 701 3.9 1 , the expression "lead crystal"
mempunyai kandungan monoksida timbal (PbO) means only glass having a minimum lead monoxide
sekurang-kurangnya 24 % menurut beratnya. (PbO) content by weight of 24 %.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 125 -

Bagian XIV Section XIV


M utiara alam atau mutiara budidaya, batu mulia atau Natural or cultured pearls, precious or semi-precious
batu semi mulia, logam mu l ia, logam yang dipalut stones, precious metals, metals clad with precious
dengan logam mulia, dan barang daripadanya ; metal, and articles thereof; imitation jewellery; coin
perhiasan imitas i ; koi n

Bab 7 1 Chapter 71
M utiara a lam atau mutiara budidaya, batu m u l i a atau Natural or cultured pearls, precious or semi-precious
batu semi mulia, logam mu lia, logam yang dipalut stones, precious metals, metals clad with precious
dengan logam mulia, dan barang daripadanya ; metal, and articles thereof; imitation jewellery; coin
perhiasan imitasi; koin

Catatan. Notes.
1 .- Berdasarkan Catatan 1 (A) pada Bagian VI dan kecuali 1 .- Subject to Note 1 (A) to Section VI and except as
sebagaimana ditentukan di bawah ini, semua barang provided below, all article consisting wholly or partly:
yang seluruhnya atau sebagian terdiri :
( a ) Dari mutiara alam atau mutiara budidaya atau dari (a) Of natural or cultured pearls or of precious or semi-
batu mulia atau sem i mulia (alam, sintetik atau precious stones (natural, synthetic or
direkonstruksi), atau reconstructed), or
(b) Dari log am mulia atau logam yang dipalut dengan (b) Of precious metal or of metal clad with precious
logam mulia, harus diklasifikasikan dalam Bab ini. metal, are to be classified in this Chapter.
2.- (A) Pos 7 1 . 1 3, 7 1 . 1 4 dan 7 1 . 1 5 tidak meliputi barang 2.- (A) Headings 7 1 . 1 3, 7 1 . 1 4 and 71 . 1 5 do not cover
yang keberadaan logam mulia atau logam yang articles in which precious metal or metal clad with
dipalut dengan logam mulia hanya merupakan precious metal is present as m inor constituents only,
bagian kecil, seperti alat kelengkapan kecil atau such as minor fittings or minor ornamentation (for
ornamen kecil (misalnya, monogram, tutup ujung example, monograms, ferrules and rims), and
dan pinggir), dan paragraf (b) dari Catatan paragraph (b) of the foregoing Note does not apply
terdahulu tidak berlaku untuk barang tersebut. to such articles.
(B) Pos 7 1 . 1 6 tidak meliputi barang mengandung logam (B) Heading 7 1 . 1 6 does not cover articles containing
m ulia atau logam yang dipalut dengan logam mulia precious metal or metal clad with precious metal
(selain sebagai bagian kecil). (other than as minor constituents).
3.- Bab ini tidak meliputi: 3.- This Chapter does not cover:
(a) Amalgam logam m u lia atau logam mulia koloidal (a) Amalgams of precious metal, or colloidal precious
(pos 28.43); metal (heading 28.43);
(b) Bahan jahit bedah steril, pengisi gigi dan barang (b) Sterile surgical suture materials, dental fillings or
lain dari Bab 30; other goods of Chapter 30;
(c) Barang dari Bab 32 (misalnya, bahan berkilau); (c) Goods of Chapter 32 (for example, lustres);
(d) Katalis penunjang (pos 38. 1 5); (d) Supported catalysts (heading 38. 1 5);
(e) Barang dari pos 42.02 atau 42.03 yang dimaksud (e) Articles of heading 42. 02 or 42.03 referred to in
dalam Catatan 3(B) pada Bab 42; Note 3 (B) to Chapter 42;
(f) Barang dari pos 43.03 atau 43.04; (f) Articles of heading 43.03 or 43.04;
(g) Barang dari Bagian XI (tekstil dan barang tekstil ); (g) Goods of Section XI (textiles and textile articles);
(h) Alas kaki, tutup kepala atau barang lain dari Bab 64 (h) Footwear, headgear or other articles of Chapter 64
atau 65; or 65;
(ij ) Payung, tongkat jalan atau barang lain dari Bab 66; (ij) Umbrellas, walking-sticks or other articles of Chapter
66;
(k) Barang penggosok dari pos 68.04 atau 68.05 atau (k) Abrasive goods of heading 68.04 or 68.05 or
Bab 82, mengandung debu atau bubuk batu mulia Chapter 82, containing dust or powder of precious
atau semi m ulia (alam atau sintetik); Barang dari or semi-precious stones (natural or synthetic);
Bab 82 dengan bagian kerja dari batu mulia atau articles of Chapter 82 with a working part of
semi mulia (alam, sintetik atau direkonstruksi); precious or semi-recious stones (natural, synthetic
mesin, peralatan mekanis atau barang elektris atau or reconstructed); machinery, mechanical
bagiannya, dari Bagian XVI . Namun demikian, appliances or electrical goods, or parts thereof, of
barang dan bagiannya, yang seluruhnya dari batu Section XVI . However, articles and parts thereof,
mulia atau semi mulia (alam, sintetik atau wholly of precious or semi-precious stones (natural,
direkontruksi) tetap diklasifikasikan dalam Bab ini, synthetic or reconstructed) remain classified in this
kecuali batu safir dan intan yang dikerjakan dalam Chapter, except unmounted worked sapphires and
keadaan tidak terpasang untuk jarum piringan hitam diamonds for styli (heading 85.22);
(pos 85.22);

www.jdih.kemenkeu.go.id
fJ
- 126 -

(I) Barang dari Bab 90, 91 atau 92 (instrumen untuk ( I ) Articles of Chapter 90, 91 o r 9 2 (scientific
ilmu pengetahuan, jam dan arloji, instrumen musik); instruments, clocks and watches, m usical
instruments);
(m) Senjata atau bagiannya (Bab 93); (m) Arms or parts thereof (Chapter 93);
(n) Barang yang termasuk dalam oleh Catatan 2 pada (n) Articles covered by Note 2 to Chapter 95;
Bab 95;
(o) Barang yang diklasifikasikan dalam Bab 96 ( o) Articles classified in Chapter 96 by virtue of Note 4
berdasarkan Catatan 4 pada Bab tersebut; atau to that Chapter; or
(p) Patung atau area asli (pos 97.03), barang kolektor (p) Original sculptures or statuary (heading 97.03),
(pos 97.05) atau barang antik yang berumur collectors' pieces (heading 97.05) or antiques of an
melebihi seratus tahun (pos 97.06), selain mutiara age exceeding one hundred years (heading 97.06),
alam atau budidaya . atau batu mulia atau sem i other than natural or cultured pearls or precious or
m u lia. semi-precious stones.
4.- (A) lstilah "logam mulia" berarti perak, emas dan 4.- (A) The expression "preci ? us metal" means silver, gold
platina. and platinum.
(B) lstilah "platina" berarti platina, iridium, osmium, (B) The expression "platinum" means platinum, iridium ,
paladium, rhodium dan ruthenium . osmium, palladium, rhodium and ruthenium.
(C) lstilah "batu mulia atau batu semi mulia" tidak (C) The expression "precious or semi-precious stones"
meliputi berbagai zat yang dirinci dalam Catatan 2 does not include any of the substances specified in
(b) pada Bab 96. Note 2 (b) to Chapter 96.
5.- Untuk keperluan Bab ini, setiap paduan (termasuk 5.- For the purposes of this Chapter, any alloy (including a
campuran disinter dan senyawa antar logam) sintered mixture and an inter-metallic compound)
mengandung logam mulia harus diperlakukan sebagai containing precious metal is to be treated as an alloy of
paduan logam mulia apabila kandungan setiap salah precious metal if any one precious metal constitutes as

satu logam mulianya sebesar 2 % menurut berat dari m uch as 2 % , by weight, of the alloy. Alloys of precious
paduannya . Paduan logam mulia harus diklasifikasikan metal are to be classified according to the following
menurut aturan berikut ini: rules:
(a) Paduan mengandung platina 2 % atau lebih (a) An alloy containing 2 % or more, by weight, of
menurut beratnya, harus diperlakukan sebagai platinum is to be treated as an alloy of platinum;
paduan platina;
(b) Paduan mengandung emas 2 % atau lebih menurut (b) An alloy containing 2 % or more, by weight, of gold
beratnya, tetapi . tidak mengandung platina, atau but no platinum, or less than 2 %, by weight, of
mengandung platina kurang dari 2 % menurut platinum, is to be treated as an alloy of gold;
beratnya, harus diperlakukan sebagai paduan
emas;
(c) Paduan lainnya mengandung perak 2 % atau lebih (c) Other alloys containing 2 % or more, by weight, of
menurut beratnya, harus diperlakukan sebagai silver are to be treated as alloys of silver.
paduan perak.
6.- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain , dalam 6.- Except where the context otherwise requires, any
Nomenklatur ini, setiap referensi untuk logam mulia atau reference in the Nomenclature to precious metal or to
untuk setiap logam mulia tertentu meliputi referensi any particular precious metal includes a reference to
untuk paduan yang diperlakukan sebagai paduan logam alloys treated as alloys of precious metI or o( the
m ulia atau paduan logam tertentu sesuai dengan particular metal in accordance with the rules in Note 5
ketentuan dalam Catatan 5 di atas, tetapi tidak untuk above, but not to metal clad with precious metal or to
logam yang_ dipalut dengan logam mulia atau untuk base metal or non-metals plated with precious metal.
logam tidak mulia atau bukan logam yang disepuh
dengan logam mulia.
7.- Dalam Nomenklatur ini, istilah "logam yang dipalut 7.- Throughout the Nomenclature the expression "metal
dengan logam mulia" berarti bahan yang dibuat dengan clad with precious metal" means material made with a
dasar logam yang pada satu permukaannya atau lebih base of metal upon one or more surfaces of which there
ditutupi dengan logam m ulia yang dipasang dengan is affixed by soldering, brazing, welding, hot-rolling or
penyolderan, pematrian, pengelasan, pencanaian panas similar mechanical means a covering of precious metal.
atau cara mekanis semacam itu. Kecuali apabila Except where the context otherwise requires, the
konteksnya menentukan lain, istilah tersebut juga expression also covers base metal inlaid with precious
meliputi logam tidak m ulia yang ditatah dengan logam metal.
mulia.
8.- Berdasarkan Catatan 1 (A) pada Bagian VI, barang 8.- Subject to Note 1 (A) to Section VI, goods answering to
yang memenuhi uraian dalam pos 71 . 1 2 harus a description in heading 7 1 . 1 2 are to be classified in that
diklasifikasikan dalam pos tersebut dan bukan dalam heading and in no other heading of the Nomenclature.
pos lain dari Nomenklatur ini.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 127 -

9.- Untuk keperluan pos 7 1 . 1 3, istilah "barang perhiasan" 9.- For the purposes of heading 7 1 . 1 3, the expression
berarti: "articles of jewellery" means:
(a) Setiap barang kecil untuk perhiasan pribadi (a) Any small objects of personal adornment (for
(misalnya , cincin, gelang, kalung, bros, anting example, rings, bracelets, necklaces, brooches,
anting, rantai arloji, fob, leontin, peniti dasi , ear-rings, watch-chains, fobs, pendants, tie-pins,
manset, kancing kerah, medali dan lencana cuff-links, dress-studs, religious or other medals and
keagamaan atau medali dan lencana lainnya); dan insignia); and
(b) Ba rang untuk keperluan pribadi dari jenis yang (b) Articles of personal use of a kind normally carried in
biasa dibawa dalam saku, dalam tas tangan atau the pocket, in the handbag or on the person (for
yang ada pada orang (misalnya kotak rokok atau example, cigar or cigarette cases, snuff boxes,
cerutu, kotak tembakau, kotak cachou atau pil, cachou or pill boxes, powder boxes, chain purses or
kotak bedak, dompet berantai, tasbih). prayer beads).
Bararig-barang ini dapat dikombinasikan atau dijadikan These articles may be. combined or set, for example,
set, m isalnya, dengan m utiara alami atau budidaya, with natural or cultured pearls, precious or semi-predous
batu m ulia atau semi mulia, batu mulia atau semi mulia stones, synthetic or reconstructed precious or semi
sintetik atau direkonstruksi, tempurung kura-kura, kulit precious stones, tortoise shell, mother-of-pearl, ivory,
m utiara, gading, amber alami atau yang dibentuk natural or reconstituted amber, jet or coral.
kembali, jet atau koral.
1 0.- Untuk keperluan pos 7 1 . 1 4, istilah "barang hasil 1 0.- For the purposes of heading 7 1 . 1 4, the expression
tempaan pandai emas atau pandai perak... meliputi "articles of goldsmiths' or silversmiths' wares" includes
barang tersebut sebagai ornamen, perangkat makan, such articles as ornaments, tableware, toilet-ware,
perangkat rias, keperluan perokok dan barang lain smokers' requisites and other articles of household,
untuk keperluan rumah tangga, kantor atau office or religious use.
keagamaan.
1 1 .- Untuk keperluan pos 7 1 . 1 7, istilah "perhiasan imitasi" 1 1 .- For the purposes of heading 7 1 . 1 7, the expression
berarti barang perhiasan di dalam pengertian ayat (a) "imitation jewellery" means. articles of jewellery within the
dari Catatan 9 di atas (tetapi tidak meliputi kancing meaning of paragraph (a) of Note 9 above (but not
atau barang lainnya dari pos 96.06, atau sisir penata, including buttons or other articles of heading 96. 06, or
jepitan perapi rambut atau sejenisnya, tusuk rambut, dress-combs, hair-slides or the like, or hairpins, of
dari pos 96. 1 5 ) , tidak dipasangi mutiara alam atau heading 96. 1 5 ) , not incorporating natural or cultured
budidaya, batu m ulia atau batu semi mulia (alam, pearls, precious or semi-precious stones (natural,
sintetik atau direkonstruksi) atau logam mulia atau synthetic or reconstructed) nor (except as plating or as
logam yang dipalut dengan logam mulia (kecuali minor constituents) precious metal or metal clad with
sebagai penyepuh atau sebagai bagian kecil). precious metal.

Catatan Su bpos. Subheading Notes.


1 .- Untuk keperluan subpos 7 1 06. 1 0, 7 1 08. 1 1 , 7 1 1 0. 1 1 , 1 .- For the purposes of subheadings 7 1 06. 1 0, 7 1 08. 1 1 ,
7 1 1 0. 2 1 , 7 1 1 0. 3 1 dan 7 1 1 0.41 , istilah "bubuk" dan 7 1 1 0. 1 1 , 7 1 1 0.21 , 7 1 1 0. 3 1 and 7 1 1 0.41 , the
"dalam bentuk bubuk" berarti produk yang 90 % atau expressions "powder" and "in powder form" mean
lebih menurut beratnya, lolos dari ayakan dengan products of which 90 % or more by weight passes
ukuran lubang 0,5 mm. through a sieve having a mesh aperture of 0.5 mm.
2.- Walaupun terdapat ketentuan Catatan 4 (B) pada Bab 2.- Notwithstanding the provisions of Chapter Note 4 (B), for
ini, untuk keperluan subpos 7 1 1 0. 1 1 dan 7 1 1 0. 1 9, the purposes of subheadings 7 1 1 0. 1 1 and 7 1 1 0. 1 9, the
istilah "platina" tidak termasuk iridium, osmium, expression "platinum" does not include iridium, osmium,
paladium, rhodium atau ruthenium. palladium, rhodium or ruthenium .
3.- Untuk pengklasifikaslan paduan dalam subpos dari pos 3.- For the classification of alloys in the subheadings of
7 1 . 1 0, setiap paduan harus diklasifikasikan dengan heading 7 1 . 1 0, each alloy is to be classified with that
logam tersebut, yaitu platina, palladium, rhodium, metal, platinum, palladium, rhodium, iridium, osmium or
iridium, osmium atau ruthenium yang menurut beratnya ruthenium which predominates by weight over each
mendominasi setiap logam lainnya. other of these metals.

www.jdih.kemenkeu.go.id
)
- 128 -

Bagian XV Section XV
Logam tidak mulia dan barang dari logam tidak mulia Base metals and articles of base metal

Catatan. Notes.
1 .- Bagian ini tidak meliputi'. 1 .- This Section does not cover:
(a) Cat olahan, tinta atau produk lain dengan dasar (a) Prepared paint, inks or other products with a basis
serpih atau serbuk metalik (pos 32.07 sampai of metallic flakes or powder (headings 32.07 to
dengan 32. 1 0 , 32. 1 2 , 32. 1 3 atau 32. 1 5); 32. 1 0, 32. 1 2, 32. 1 3 or 32. 1 5);
(b) Fero-cerium atau paduan piroforik lainnya (pos (b) Ferro-cerium or other pyrophoric alloys (heading
36. 06); 36.06 ) ;
(c) Tutup kepala atau bagiannya dari pos 65.06 atau (c) Headgear or parts thereof of heading 65.06 or
65.07; 65.07;
(d) Rangka payung atau barang lainnya dari pos 66.03; (d) Umbrella frames or other articles of heading 66.03;
(e) Barang dari Bab 71 (misalnya, paduan logam (e) Goods of Chapter 7 1 (for example, precious metal
mulia, logam tidak mulia dipalut dengan logam alloys, base metal clad with precious metal, imitation
mulia, perhiasan imitasi); jewellery);
(f) Barang dari Bagian XVI (mesin, peralatan mekanis (f) Articles of Sectio n XVI (machinery, mechanical
dan barang elektris); appliances and electrical goods);
(g) Rakitan rel kereta api atau trem (pos 86.08) atau (g) Assembled railway or tramway track (heading
barang lainnya dari Bagian XVI I (kendaraan, kapal 86.08 ) or other articles of Section XVI I (vehicles,
dan perahu, kendaraan udara); ships and boats, aircraft);
(h) l nstrumen atau aparatus dari Bagian XVI I I , (h) Instruments or apparatus of Section XVI I I , including
termasuk pegas jam atau arloj i ; . clock or watch springs;
(ij ) M imis timbal disiapkan untuk amunisi (pos 93.06 ) (ij) Lead shot prepared for ammunition (heading 93.06)
atau barang lainnya dari Bagian XIX (senjata dan or other articles of Section XIX (arms and
amunisi); ammunition);
(k) Barang dari Bab 94 (misalnya, perabotan, alas (k) Articles of Chapter 94 (for example, furniture,
kasur, lampu dan alat kelengkapan penerangan, mattress supports, lamps and lighting fittings,
tanda iluminasi, bangunan prapabrikasi); illuminated s_igns, prefabricated buildings);
(I) Barang dari Bab 95 (misalnya, mainan , permainan, (I) Articles of Chapter 95 (for example, toys, games,
keperluan olah raga); sports requisites);
( m ) Ayakan tangan, kancing , pena, gagang pensil, ( m ) Hand sieves, buttons, pens, pencil-holders, pen
ujung pena, monopod, bipod, tripod dan barang nibs, monopods, bipeds, tripods and similar articles
semacam itu atau barang lainnya dari Bab 96 or other articles of Chapter 96 (miscellaneous
(bermacam-macam barang buatan pabrik); atau manufactured articles); or
( n ) Barang dari Bab 97 (misalnya, karya seni ). (n) Articles of Chapter 97 (for example, works of art).
2.- Dalam Nomenklatur ini, istilah "bagian untuk pemakaian 2.- Throughout the Nomenclature, the expression "parts of
umum" berarti: general use" means:
(a) Barang dari pos 73.07, 73. 1 2, 73. 1 5, 73. 1 7 atau (a) Articles of heading 73.07, 73. 1 2, 73. 1 5, 73. 1 7 or
73. 1 8 dan barang semacam itu dari logam tidak 73. 1 8 and similar articles of other base metal;
m ulia lainnya;
(b) Pegas dan lembaran untuk pegas, dari logam tidak (b) Springs and leaves for springs, of base metal, other
mulia, selain pegas jam atau arloji (pos 9 1 . 1 4); dan than clock or watch springs (heading 91 . 1 4 ); and
(c) Barang dari pos 83.01 , 83. 02, 83.08, 83. 1 0 dan (c) Articles of heading 83. 0 1 , 83.02, 83.08, 83. 1 0 and
bingkai serta cermin dari logam tidak mulia, dari pos frames and m irrors, of base metal, of heading 83.06.
83.06.
Dalam Bab 73 sampai dengan 76 dan Bab 78 sampai I n Chapters 73 to 76 and 78 to 82 (but not in heading
dengan 82 (tetapi tidak dalam pos 73. 1 5) referensi 73. 1 5 ) references to parts of . goods do not include
untuk bagian barang tidak meliputi referensi untuk references to parts of general use as defined above.
bagian pemakaian umum sebagaimana dirinci di atas.
Berdasarkan paragraf terdahulu dan Catatan 1 pada Subject to the preceding paragraph and to Note 1 to
Bab 83, ba rang dari Bab 82 atau 83 dikeluarkan dari Chapter 83, the article of Chapter 82 or 83 are excluded
Bab 72 sampai dengan 76 dan Bab 78 sampai dengan from Chapters 72 to 76 and 78 to 8 1 .
81 .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 129 -

3.- Dalam Nomenklatur ini, istilah "logam tidak mulia" 3.- Throughout the Nomenclature, the expression "base
berarti: besi dan baja, tembaga, nikel, aluminium, timbal, metals" means: iron and steel , copper, nickel,
seng, timah,. tungsten (wolfram), molibdenum, tantalum, aluminium, lead, zinc, tin, tungsten (wolfram),
magnesium, kobalt, bismut, kadmium, titanium, molybdenum, tantalum, magnesium, cobalt, bismuth,
zirkonium, antimoni, mangan, berilium, kromium, cadmium, titanium, zirconium, antimony, manganese,
germanium, vanadium, galium, hafnium, indium, beryllium, chromium, germanium, vanadium, gallium ,
niobium (columbium), renium dan taliu m . hafnium, indium, niobium (columbium), rhenium and
thallium.
4.- Dalam Nomenklatur ini, istilah "sermet" berarti produk 4.- Throughout the Nomenclature, the term "cermets"
yang mengandung kombinasi heterogen mikroskopis means products containing a m icroscopic
dari komponen metalik dan komponen keramik. lstilah heterogeneous combination of a metallic component and
"sermet" meliputi karbida logam disinter (karbida logam a ceramic component. The term "cermets" includes
disinter dengan logam). sintered metal carbides (metal carbides sintered with a
metal).
5.- Pengklasifikasian paduan (selain paduan besi dan 5.- Classification of alloys (other than ferro-alloys and
paduan utama sebagaimana dirinci dalam Bab 72 dan master alloys as defined in Chapters 72 and 7 4 ):
74):
(a) Paduan dari logam tidak mulia harus (a) An alloy of base metals is to be classified as an
d iklasifikasikan sebagai paduan dari logam yang alloy of the metal . which predominates by weight
menurut beratnya mendominasi berat setiap logam over each of the other metals;
lainnya;
(b) Paduan yang terdiri dari logam tidak mulia dari (b) An alloy composed of base metals of this Section
Bagian ini dan dari unsur yang tidak digolongkan and of elements not falling within this Section is to
dalam Bagian ini harus diperlakukan sebagai be treated as an alloy of base metals of this Section
paduan logam tidak m ulia dari Bagian ini, apabila if the total weight of such metals equals or exceeds
berat total logam tersebut sama dengan atau the total weight of the other elements present;
melebihi berat total unsur lainnya yang ada.
(c) Dalam Bagian ini istilah "paduan" meliputi (c) In this Section the term "alloys" includes sintered
campuran dari bubuk log am yang disinter, mixtures of metal powders, heterogeneous intimate
campuran heterogen yang diperoleh dengan mixtures obtained by melting (other than cermets)
peleburan (selain sermet) dan senyawa and intermetallic compounds.
intermetalik.
6.- Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, setiap 6. Unless the context otherwise requires, any reference in
referensi untuk logam mulia dalam Nomenklatur ini, the Nomenclature to a base metal includes a reference
meliputi referensi untuk paduan yang, berdasarkan to alloys which, by virtue of Note 5 above, are to be
Catatan 5 di atas, harus diklasifikasikan sebagai paduan classified as alloys of that metal.
dari logam tersebut.
7.- Klasifikasi barang komposisi: 7. Classification of composite articles:
Kecuali apabila konteksnya menentukan lain, barang Except where the headings otherwise require, articles of
dari logam tidak m ulia (termasuk barang dari bahan base metal (including articles of mixed materials treated
campuran yang diperlakukan sebagai barang dari logam as articles of base metal under the Interpretative Rules)
tidak mulia berdasarkan Ketentuan Menginterprestasi) containing two or more base metals are to be treated as
yang mengandung dua logam tidak mulia atau lebih articles of the base metal predominating by weight over
harus diperlakukan sebagai barang dari logam tidak each of the other metals.
m ulia tersebut yang menurut beratnya mendominasi
berat setiap logam lainnya.
Untuk keperluan ini: For this purpose:
(a) Besi dan baja, atau berbagai jenis besi atau baja, (a) Iron and steel, or different kinds of iron or steel, are
dianggap sebagai satu dan logam yang sama; regarded as one and the same metal;
(b) Suatu paduan dianggap seluruhnya terdiri dari (b) An alloy is regarded as being entirely composed of
logam tersebut yang diklasifikasikan . sebagai that metal as an alloy of which, by virtue of Note 5, it
paduan berdasarkan Catatan 5; dan is classified; and
(c) Sermet dari pos 8 1 . 1 3 dianggap sebagai logam (c) A cermet of heading 81 . 1 3 is regarded as a single
tidak mulia tunggal. base metal.

www.jdih.kemenkeu.go.id f;
- 130 -

8.- Dalam Bagian ini, istilah berikut mempunyai arti: 8.- In this Section, the following expressions have the
meanings hereby assig.ned to them:
(a) Sisa dan skrap (a) Waste and scrap
.
Sisa dan skrap logam dari pembuatan atau Metal waste and scrap from the manufacture or
pengerjaan logam secara mekanis, dan barang mechanical working of metals, and metal goods
logam yang tidak dapat digunakan sebagaimana definitely not usable as such because of breakage,
mestinya karena rusak, terpotong , usang atau cutting-up, wear or other reasons.
alasan lain.
(b) Bubuk ( b ) Powders
Produk yang 90 % atau lebih menurut beratnya Products of which 90 % or more by weight passes
lolos melalui ayakan dengan ukuran lubang 1 mm. through a sieve having a mesh aperture of 1 m m .

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 13 1 -

Bab 72 Chapter 72
Besi dan baja I ron and steel

Catatan. Notes.
1 .- Dalam Bab ini, dan dalam hal Catatan (d), (e) dan (f) 1 .- In this Chapter and, in the case of Notes (d), (e) and (f)
pada Nomenklatur, istilah berikut mempunyai arti: throughout the Nomenclature, the following expressions
have the meanings hereby assigned to them:
(a) Besi pig (a) Pig i ron
Paduan besi karbon yang tidak digunakan sebagai I ron-carbon alloys not usefully malleable, containing
bahan yang dapat ditempa, mengandung karbon more than 2 % by weight of carbon and which may
lebih dari 2 % menurut beratnya dan yang dapat contain by weight one or more other elements within
mengandung satu atau lebih unsur lainnya dalam the following limits:
batasan sebagai berikut:
- tidak lebih dari 1 0 % kromium - not more than 1 0 % of chromium
- tidak lebih dari 6 % mangan - not more than 6 % of manganese
- tidak lebih dari 3 % fosfor - not more than 3 % of phosphorus
- tidak lebih dari 8 % silikon - not more than 8 % of silicon
- jumlah total tidak lebih dari 10 % unsur lainnya. - a total of not more than 1 0 % of other elements.
(b) Besi cermi n (spiegeleisen) (b) Spiegeleisen
Paduan besi karbon mengandung mangan lebih Iron-carbon alloys containing by weight more than 6
dari 6 % tetapi tidak lebih dari 30 % menurut % but not more than 30 % of manganese and
beratnya dan selain itu sesuai dengan spesifikasi otherwise conforming to the specification at (a)
pada butir (a) di atas. above.
(c) Paduan fero (c) Ferro-alloys
Paduan dalam bentuk pig, blok, bongkah atau Alloys in pigs, blocks, lumps or similar primary
dalam bentuk asal semacam itu, dalam bentuk yang forms, in forms obtained by continuous casting and
diperoleh dengan penuangan kontinyu dan j uga also in granular or powder forms, whether or not
dalam bentuk butir atau bubuk, diaglomerasi agglomerated, commonly used as an additive in the
maupun tidak, biasanya digunakan sebagai manufacture of other alloys or as de-oxidants, de
tambahan dalam pembuatan paduan lainnya atau sulphurising agents or for similar uses in ferrous
sebagai bahan de-oksidan, de-sulfurisasi atau untuk metallurgy and generally not usefully malleable,
keperluan semacam itu dalam metalurgi containing by weight 4 % or more of the element
mengandung besi dan umumnya tidak d igunakan iron and one or more of the following:
sebagai bahan yang dapat ditempa, mengandung
unsur besi 4 % atau lebih menurut beratnya dan
satu atau lebih unsur di bawah ini:
- lebih dari 10 % kromium - more than 10 % of chromium
- lebih dari 30 % mangan - more than 30 % of manganese
- lebih dari 3 % fosfor - more than 3 % of phosphorus
- lebih dari 8 % silikon - more than 8 % of silicon
- jumlah total lebih dari 10 % unsur lainnya, tidak - a total of more than 10 % of other elements,
termasuk karbon, berdasarkan kandungan excluding carbon, subject to a maximum content
maksimum 10 % dalam hal tembaga. of 10 % in the case of copper.
(d) Baja (d) Steel
Bahan mengandung besi selain yang dimaksud Ferrous materials other than those of heading 72.03
dalam pas 72.03 yang (dengan pengecualian tipe which (with the exception of certain types produced
tertentu yang dihasilkan dalam bentuk tuangan) in the form of castings) are usefully malleable and
dapat digunakan sebagai bahan yang dapat which contain by weight 2 % or less of carbon.
ditempa dan yang mengandung karbon 2 % atau However, chromium steels may contain higher
kurang inenurut beratnya. Namun demikian, baja proportions of carbon.
kromium dapat mengandung perbandingan karbon
yang lebih tinggi.
( e ) Baja stainless (e) Stainless steel
Baja paduan mengandung karbon 1 ,2 % atau Alloy steels containing, by weight, 1 .2 % or less of
kurang menurut beratnya dan mengandung carbon and 1 0. 5 % or more of chromium, with or
kromium 1 0, 5 % atau lebih menurut beratnya, without other elements.
dengan atau tanpa unsur lainnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 132 -

(f) Baja paduan lainnya (f) Other al loy steel


Baja yang tidak memenuhi definisi baja stainless Steels not complying with the definition of stainless
dan menurut beratnya mengandung satu atau lebih steel and containing by weight one or more of the
unsur di bawah ini dalam perbandingan sebagai following elements in the proportion shown:
berikut:
- 0,3 % atau lebih aluminium - 0.3 % or more of aluminium
- 0,0008 % atau lebih boron - 0.0008 % or more of boron
- 0,3 % atau lebih kromium - 0 . 3 % or more of chromium
- 0,3 % atau lebih kobalt - 0 . 3 % or more of cobalt
- 0,4 % atau lebih tembaga - 0.4 % or more of copper
- 0,4 % atau lebih timbal - 0.4 % or more of lead
- 1 ,65 % atau lebih mangan - 1 .65 % or more of manganese
- 0,08 % atau lebih molibdenum - 0.08 % or more of molybdenum
- 0,3 % atau lebih nikel - 0.3 % or more of nickel
- 0,06 % atau lebih niobium - 0.06 % or more of niobium
- 0,6 % atau lebih silikon - 0.6 % or more of silicon
- 0,05 % atau lebih_ titanium - 0.05 % or more of titanium
- 0,3 % atau lebih tungsten (wolfram) - 0 . 3 % or more of tungsten (wolfram )
- 0, 1 % atau lebih vanadium - 0. 1 % o r more of vanadium
- 0,05 % atau lebih zirkonium - 0.05 % or more of zirconium
- 0, 1 % atau lebih unsur lainnya (kecuali - 0. 1 % or more of other elements (except sulphur,
belerang, fosfor, karbon dan nitrogen), diambil phosphorus, carbon and nitrogen), taken
terpisah. separately.
(g) I ngot hasil peleburan kemba l i skrap besi atau (g) Remelting scrap i ngots of iron or steel
baja
Produk tuangan secara kasar dalam bentuk ingot Products roughly cast in the form of ingots without
tanpa feeder-head atau hot top, atau dari pig, feeder-heads or hot tops, or of pigs, having obvious
mempunyai cacat permukaan yang jelas dan tidak surface faults and not complying with the chemical
memenuhi komposisi kimia dari besi pig, besi composition of pig _i ron, spiegeleisen or ferro-alloys.
cermin (spiegeleisen) atau paduan fero.
(h) Butir (h) G ranules
Produk yang kurang dari 90 % menurut beratnya Products of which less than 90 % by weight passes
lolos melalui ayakan dengan ukuran lubang 1 mm through a sieve with a mesh aperture of 1 mm and
dan yang 90 % atau lebih menurut beratnya lolos of which 90 % or more by weight passes through a
melalui ayakan dengan ukuran lubang 5 m m . sieve with a mesh aperture of 5 mm.
( ij) P roduk setengah jadi (ij) Semi-fi nished products
Produk tuangan kontinyu dari penampang padat, Continuous cast products of solid section, whether
mengalami pencanaian panas primer maupun tidak; or not subjected to primary hot-rolling; and
dan
Produk lain dari penampang padat, yang belum Other products of solid section, which have not been
dikerjakan lebih lanjut selain mengalami pencanaian further worked than subjected to primary hot-rolling
panas primer atau dibentuk secara kasar dengan or roughly shaped by forging, including blanks for
penempaan , termasuk blank untuk profil (angel, angels, shapes or sections.
shape atau section).
Produk ini tidak dibuat dalam bentuk gulungan. These products are not presented in coils.
(k) Produk canai la ntaian (k) Flat-rolled products
Produk dicanai dengan penampang silang empat Rolled products of solid rectangular (other than
persegi panjang padat (selain bujur sangkar), yang square) cross-section , which do not conform to the
tidak memenuhi definisi pada (ij ) di atas dalam definition at (ij ) above in the form of:
bentuk:
- gulungan yang diberi lapisan secara berturut - coils of successively superimposed layers, or
turut, atau
- panjang dan lurus, yang apabila dengan - straight lengths, which if of a thickness less than
ketebalan kurang dari 4,75 mm, mempunyai 4.75 mm are of a width measuring at least ten
ukuran lebar sekurang-kurangnya sepuluh kali times the thickness or if of a thickness of 4.75 mm
ketebalannya, atau apabila dengan ketebalan or more are of a width which exceeds 1 50 mm
4,75 mm atau lebih, mempunyai lebar yang and measures at least twice the thickness.
melebihi 1 50 mm dan berukuran sekurang
kurangnya dua kali ketebalannya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 13 3 -

Produk canai lantaian meliputi produk dengan pola Flat-rolled products include those with patterns in
_
relief yang dihasilkan secara langsung dari relief derived directly from rolling (for example,
pencanaian (misalnya, alur, rusuk, chequer, grooves, ribs, chequers, tears, buttons, lozenges)
robekan, kancing, belah ketupat) dan produk yang and those which have been perforated, corrugated
telah diperforasi, dibuat bergelombang atau dipoles, or polished, provided that they do not thereby
asalkan produk tersebut tidak mempunyai karakter assume the character of articles or products of other
barang atau produk dari pos lain. headings.
Produk canai lantaian dalam bentuk selain empat Flat-rolled products of a shape other than
persegi panjang atau bujur sangkar, dari berbagai rectangular or square, of any size, are to be
ukuran, harus diklasifikasikan sebagai produk classified as products of a width of 600 mm or more,
dengan lebar 600 mm atau lebih, asalkan produk provided that they do not assume the character of
tersebut tidak mempunyai karakter barang atau articles or products of other headings.
produk dari pos lain.
(I) Batang dan batang kecil, dicanai panas, dalam (1) Bars and rods, hot-rolled, i n irregularly wound
gulu ngan yang putarannya tidak beraturan coils
Produk dicanai panas dalam gulungan yang Hot-rolled products in irregularly wound coils, which
putarannya tidak beraturan, yang mempunyai have a solid cross-section in the shape of circles,
penampang silang padat dalam bentuk lingkaran, segments of circles, ovals, rectangles (including
segmen lingkaran, oval , empat persegi panjang squares), triangles or other convex polygons
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon ( including "flattened circles" and "modified
cembung lainnya (termasuk "lingkaran dipipihkan" rectangles", of which two opposite sides are convex
dan "empat persegi panjang dimodifikasi", yang arcs, the other_ two sides being straight, of equal
kedua sisi berlawanannya adalah busur cembung, length and parallel). These products may have
dua sisi lainnya lurus, dengan panjang yang sama indentations, ribs, grooves or other deformations
dan sejajar). Produk ini dapat mempunyai lekuk, produced during the rolling process (reinforcing bars
rusuk, alur, atau deformasi lainnya yang terjadi and rods).
selama proses pencanaian (batang dan batang
kecil penguat).
(m) Batang dan batang kecil lain nya (m) Other bars a nd rods
Produk yang tidak memenuhi definisi pada (ij), (k) Products which do not conform to any of the
atau (I) di atas atau definisi kawat, yang mempunyai definitions at ( ij ), (k) or (I) above or to the definition
penampang silang padat seragam pada of wire, which have a uniform solid cross-section
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, along their whole length iri the shap of circles,
segmen lingkaran, oval, empat persegi panjang segments of circles, ovals, rectangles (including
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon squares), triangles or other convex polygons
cembung lain.nya (termasuk "lingkaran dipipihkan" (including "flattened circles" and "modified
dan "empat persegi panjang dimodifikasi", yang rectangles", of which two opposite sides are convex
kedua sisi berlawanannya adalah busur cembung, arcs, the other two sides being straight, of equal
dua sisi lainnya lurus, dengan panjang yang sama length and parallel). These products may:
dan sejajar). Produk ini dapat:
- mempunyai lekukan, rusuk, alur atau deformasi - have indentations, ribs, grooves or other
lainnya yang terjadi selama proses pencanaian deformations produced during the rolling process
(batang dan batang kecil penguat); (reinforcing bars and rods);
- dipuntir setelah pencanaian. - be twisted after rolling.
(n) Angle, s hape dan section (n) Angles, shapes and sections
Produk yang mempunyai penampang silang padat Products having a uniform solid cross-section along
seragam pada seluruh panjangnya yang tidak their whole length which do not conform to any of
memenuhi definisi pada (ij ), (k), (I) atau (m) di atas the definitions at (ij ), (k), (I) or (m) above or to the
atau definisi kawat. definition of wire.
Bab 72 tidak meliputi produk dari pos 73.01 atau Chapter 72 does not include products of heading
73.02. 73.01 or 73.02.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 134 -

(o) Kawat (o) Wire


Produk cold-formed dalam gulungan, dengan setiap Cold-formed products in coils, of any uniform solid
penampang silang padat seragam pada seluruh cross-section along their whole length, which do not
panjangnya, yang tidak memenuhi definisi produk conform to the definition of flat-rolled products.
canai lantaian.
(p) Batang dan batang kecil bor berongga (p) Hollow dri l l bars and rods
Batang dan batang kecil berongga dari berbagai Hollow bars and rods of any cross-section, suitable
bentuk penampang silang, cocok untuk pengebor, for drills, of which the greatest external dimension of
yang ukuran bagian luar terbesar dari penampang the cross-section exceeds 1 5 mm but does not
silangnya melebihi 1 5 mm tetapi tidak melebihi 52 exceed 52 mm, and of which the greatest internal
mm, dan yang ukuran bagian dalam terbesarnya dimension does not exceed one half of the greatest
tidak melebihi satu setengah ukuran bagian luar external dimension. Hollow bars and rods of iron or
terbesarnya. Batang dan batang kecil berongga dari steel not conforming to this definition are to be
besi atau baja yang tidak memenuhi definisi ini classified in heading 73.04.
harus diklasifikasikan dalam pos 73.04.
2.- Logam mengandung besi dipalut dengan logam 2.- Ferrous metals clad with another ferrous metal are to be
mengandung besi lainnya harus diklasifikasikan sebagai classified as products of the ferrous metal predom inating
produk logam mengandung besi yang menurut beratnya by weight.
mendominasi.
3.- Produk besi atau baja yang diperoleh dengan 3.- I ron or steel products obtained by electrolytic deposition,
pengendapan elektrolisa, penuangan bertekanan atau by pressure casting or by sintering are to be classified,
penyinteran, harus diklasifikasikan menurut bentuk, according to their form , their composition and their
komposisi dan tampilannya, dalam pos dari Bab ini yang appearance, in the headings of this Chapter appropriate
sesuai dengan produk dicanai panas semacam itu. to similar hot-rolled products.

Catatan Subpos. Subheading Notes.


1 .- Dalam Bab ini istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Besi pig paduan (a) Alloy pig iron
Besi pig mengandung satu atau lebih unsur berikut Pig iron containing, by weight, one or more of the
ini menurut beratnya,dalam rincian perbandingan: following elements in the specified proportions:
- lebih dari 0,2 % kromium - more than 0.2 % of chromium
- lebih dari 0,3 % tembaga - more than 0.3 % of copper
- lebih dari 0,3 % nikel - more than 0.3 % of nickel
- lebih dari 0, 1 % setiap unsur berikut ini: - more than 0 . 1 % of any of the following elements:
aluminium, molibdenum, titanium, tungsten aluminium, molybdenum, titanium, tungsten
(wolfram), vanadium . (wolfram), vanadium.
(b) Baja free-cutting bukan paduan (b) Non-a l loy free-cutting steel
Baja bukan paduan mengandung satu atau lebih Non-alloy steel containing, by weight, one or more
unsur berikut ini menurut beratnya, dalam rincian of the following elements in the specified
perbandingan: proportions:
- 0,08 % atau lebih belerang - 0.08 % or more of sulphur
- 0, 1 % atau lebih timbal - 0. 1 % or more of lead
- lebih dari 0,05 % selenium - more than 0.05 % of selenium
- lebih dari 0,01 % telurium - more than 0.01 % of tellurium
- lebih dari 0,05 % bismut - more than 0.05 % of bismuth.
(c) Baja sil ikon-listrik (c) Silicon-electrical steel
Baja paduan mengandung silikon sekurang Alloy steels containing by weight at least 0.6 % but
kurangnya 0,6 % tetapi tidak lebih dari 6 % dan not more than 6 % of silicon and not more than 0.08
karbon tidak lebih dari 0,08 % menurut beratnya. % of carbon. They may also contain by weight not
Barang tersebut juga dapat mengandung aluminium more than 1 % of aluminium but no other element in
tidak lebih dari 1 % menurut beratnya, tetapi tidak a proportion that would give the steel the
terdapat unsur lainnya dalam perbandingan yang characteristics of another alloy steel.
akan memberikan karakter baja paduan lainnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
fj
- 135 -

(d) H igh speed steel (d) H igh speed steel


Baja . paduan, dengan atau tanpa unsur lainnya, Alloy steels containing, with or without other
mengandung sekurang-kurangnya dua dari tiga elements, at least two of the three elements
unsur molibdenu m , tungsten dan vanadium dengan molybdenum, tungst.en and vanadium with a
kombinasi kandungan 7 % atau lebih, 0,6 % atau combined content by weight of 7 % or more, 0.6 %
lebih karbon dan 3 sampai dengan 6 % kromium or more of carbon and 3 to 6 % of chromium.
menurut beratnya.
(e) Baja silikon-mangan (e) Silico-manganese steel
Baja paduan yang menurut beratnya mengandung: Alloy steels containing by weight:
- tidak lebih dari 0,7 % karbon, - not more than 0.7 % of carbon,
- 0,5 % atau lebih tetapi tidak lebih dari 1 ,9 % - 0.5 % or more but not more than 1 .9 % of
mangan, dan manganese, and
- 0,6 % atau lebih tetapi tidak lebih dari 2,3 % - 0.6 % or more but not more than 2.3 % of silicon,
silikon, tetapi tidak terdapat unsur lainnya dalam but no other element in a proportion that would
perbandingan yang akan memberikan karakter give the steel the characteristics of another alloy
baja paduan lainnya. steel.
2.- Untuk pengklasifikasian paduan fero dalam subpos dari 2.- For the classification of ferro-alloys in the subheadings
pos 72.02, ketentuan berikut ini harus dipandang: of heading 72.02 the following rule should be observed:
Paduan fero dianggap sebagai pasangan dan A ferro-alloy is considered as binary and classified
diklasifikasikan menurut subpos yang relevan (apabila under the relevant subheading (if it exists) if only one of
ada) apabila hanya salah satu dari unsur paduannya the alloy elements exceeds the minimum percentage
melebihi persentase minimum yang terdapat dalam laid down in Chapter Note 1 (c); by analogy, it is
Catatan Bab 1 (c); dengan analogi, secara berurutan considered respectively as ternary or quaternary if two
dianggap sebagai bersusun tiga atau empat apabila dua or three alloy elements exceed the minimum
atau tiga unsur paduannya melebihi persentase percentage.
minimum.
Untuk penerapan ketentuan ini, "unsur lainnya" yang For the application of this rule the unspecified "other
tidak d irinci merujuk pada catatan Bab 1 (c) masing elements" referred to in Chapter Note 1 (c) m ust each
masing harus melebihi 10 % menu rut beratnya. exceed 1 0 % by weight.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 136 -

Bab 73 Chapter 73
Barang dari besi atau baja Articles of iron or steel

Catatan. Notes.
1 .- Dalam Bab ini istilah "besi tuang" berlaku untuk produk 1 .- In this Chapter the expression "cast iron" applies to
yang diperoleh dengan penuangan yang menurut berat products obtained by casting in which iron
kandungan besinya mendominasi berbagai unsur predominates by weight over each of the other
lainnya dan yang tidak memenuhi komposisi kimia dari elements and which do not comply with the chemical
baja sebagaimana dirinci dalam Catatan 1 (d) pada Bab composition of steel as defined in Note 1 (d) to
72. Chapter 72.
2 .- Dalam Bab ini kata "kawat" berarti produk hot atau cold 2.- In this Chapter the word "wire" means hot or cold
formed dari berbagai bentuk penampang silang, dengan formed products of any cross-sectional shape, of
ukuran penampang silang tidak melebihi 16 mm. which no cross-sectional dimension exceeds 1 6 mm.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 13 7 -

Bab 74 C hapter 74
Tembaga dan barang daripadanya Copper and articles thereof

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1. In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Tembaga dimurn i kan (a) Refined copper
Logam mengandung tembaga sekurang-kurangnya Metal containing at least 99.85 % by weight of
99,85 % menurut beratnya; atau copper; or
Logam mengandung tembaga sekurang-kurangnya Metal containing at least 97. 5 % by weight of
97,5 % menurut beratnya, asalkan kandungan dari copper, provided that the content by weight of any
setiap unsur lain menurut beratnya tidak melebihi other element does not exceed the limit specified
batas yang dirinci dalam tabel berikut: in the following table:
TABEL - Unsur lain TABLE - Other elements

% Batas kandungan Limiting content % by


Unsur Element
menurut beratnya weight

Ag Perak 0,25 Ag Silver 0.25


As Arsenik 0,5 As Aresenic 0.5
Cd Kadmium 1 ,3 Cd Cadmium 1 .3

Cr Kromium 1 ,4 Cr Chromium 1 .4
Mg Magnesium 0,8 Mg Magnesium 0.8
Pb Timbal 1 ,5 Pb Lead 1 .5
s Belerang 0,7 s Sulphur 0.7
Sn Timah 0,8 Sn Tin 0.8
Te Telurium 0,8 Te Tellurium 0.8
Zn Seng 1 Zn Zinc 1
Zr Zirkonium 0,3 Zr Zirconium 0.3
Unsur lainya*, 0,3 Other element*, each 0.3
masing-masing

* Unsur lainnya adalah, misalnya, Al, Be, Co, Fe, * Other elements are, for example, Al, Be, C o , Fe,
Mn, Ni, Si. Mn, Ni, Si.
(b) Paduan tembaga (b) Copper alloys
Zat metalik selain tembaga tidak dimurnikan yang Metallic substances other than unrefined copper in
tembaganya menurut beratnya mendominasi which copper predominates by weight over each of
berbagai unsur lainnya, asalkan: the other elements, provided that:
(i) sekurang-kurangnya kandungan salah satu dari (i) the content by weight of at least one of the other
unsur lain menurut beratnya, lebih besar dari elements is greater than the limit specified in
batas yang dirinci dalam tabel di atas; atau the foregoing table; or
(ii) total kandungan unsur lain tersebut melebihi (ii) the total content by weight of such other
2,5 % menurut beratnya. elements exceeds 2.5 %.
(c) Paduan utama (c) Master alloys
Paduan mengandung tembaga lebih dari 1 0 % Alloys containing with other elements more than 1 0
menurut beratnya dan unsur lainnya, tidak % by weight of copper, not usefully malleable and
digunakan sebagai bahan yang dapat ditempa dan commonly used as an additive in the manufacture of
biasanya digunakan sebagai tambahan dalam other alloys or as de-oxidants, de-sulphurising
pembuatan paduan lain atau sebagai bahan de agents or for similar uses in the metallurgy of non
oksidan , de-sulfurisasi atau untuk keperluan ferrous metals.
semacam itu dalam metalurgi logam tidak
mengandung besi.
Namun demikian, tembaga fosfida (fosfor tembaga) However, copper phosphide (phosphor copper)
mengandung fosfor lebih dari 15 % menurut containing more than 1 5 % by weight of phosphorus
beratnya digolongkan dalam pas 28.53. falls in heading 28.53.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 138 -

(d) Batang dan batang kecil (d) Bars a nd rods


Produk dicanai, diekstrusi, ditarik atau ditempa, Rolled, extruded, drawn or forged products, not in
tidak dalam gulungan, yang mempunyai coils, which have a uniform solid cross-section
penampang silang padat seragam pada along their whole length in the shape of circles,
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, ovals, rectangles (including squares), equilateral
oval, empat persegi panjang (termasuk bujur triangles or regular convex polygons (including
sangkar), segitiga sama sisi atau poligon cembung "flattened circles" and "modified rectangles", of
beraturan (termasuk "lingkaran dipipihkan" dan which two opposite sides are convex arcs, the
"empat persegi panjang dimodifikasi", yang kedua other two sides being straight, of equal length and
sisi berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi parallel). Products with a rectangular (including
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan square), triangular or polygonal cross-section may
sejajar). Produk dengan penampang silang empat have corners rounded along their whole length.
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga The thickness of such products which have a
atau poligon dapat mempunyai sudut dibulatkan rectangular (including "modified rectangular")
pada keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk cross-section exceeds one-tenth of the width. The
yang mempunyai penampang silang empat persegi expression also covers cast or sintered products,
panjang (termasuk "empat persegi panjang of the same forms and dimensions, which have
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh been subsequently worked after production
lebarnya. lstilah ini juga meliputi produk dituang (otherwise than by simple trimming or de-scaling),
atau disinter, dengan bentuk dan ukuran yang provided that they have not thereby assumed the
sama, yang dikerjakan lebih lanjut setelah character of articles or products of other headings.
diproduksi {selain sekedar dirapikan atau
dibersihkan), asalkan produk tersebut tidak
mempunyai karakter barang atau produk dari pos
lain.
Namun demikian, batang kawat dan billet dengan Wire-bars and billets with their ends tapered or
ujung dilancipkan atau dikerjakan secara lain otherwise worked simply to facilitate their entry
sekedar guna memudahkan masuknya ke dalam into machines for converting them into, for
mesin untuk mengubahnya menjadi, m isalnya, example, drawing . stock (wire-rod) or tubes, are
drawing stock (batang kawat) atau pembuluh, harus however to be taken to be unwrought copper of
dianggap tembaga tidak ditempa dari pos 74.03. heading 74.03.
(e) Profil (e) Profiles
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik, ditempa atau Rolled, extruded, drawn, forged or formed
dibentuk, digulung atau tidak, dengan penampang products, coiled . or not, of a uniform cross-section
silang seragam pada keseluruhan panjangnya, along their whole length, which do not conform to
yang tidak memenuhi definisi batang, batang kecil, . any of the definitions of bars, rods, wire, plates,
kawat, pelat, lembaran, strip, foil, pembuluh atau sheets, strip, foil, tubes or pipes. The expression
pipa. lstilah ini juga meliputi produk dituang atau also covers cast or sintered products, of the same
d isinter, dengan bentuk yang sama, yang dikerjakan forms, which have been subsequently worked
lebih lanjut setelah diproduksi (selain sekedar after production (otherwise than by simple
dirapikan atau dibersihkan), asalkan produk trimming or de-scaling), provided that they have
tersebut tidak mempunyai karakter barang atau not thereby assumed the character of articles or
produk dari pos lain. products of other headings.
(f) Kawat (f) Wire
Produk dicanai, diekstrusi atau ditarik, dalam Rolled, extruded or drawn products, in coils, which
gulungan, yang mempunyai penampang silang have a uniform solid cross-section along their
padat seragam pada keseluruhan panjangnya whole length in the shap of circles, ovals,
dalam bentuk lingkaran, oval, empat persegi rectangles (including squares), equilateral
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama triangles or regular convex polygons (including
sisi atau poligon cembung beraturan (termasuk "flattened circles" . and "modified rectangles", of
"lingkaran dipipil:lkan" dan "empat persegi panjang which two opposite sides are convex arcs, the
dimodifikasi", yang kedua sisi berlawanannya other two sides being straight, of equal length and
adalah busur cembung, dua sisi lainnya lurus parallel). Products with a rectangular (including
dengan panjang yang sama dan sejajar). Produk square), triangular or polygonal. cross-section may
dengan penampang silang empat persegi panjang have corners rounded along their whole length.
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon The thickness of such products which have a
dapat mempunyai sudut yang dibulatkan pada rectangular (including "modified rectangular")
keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk yang cross-section exceeds one-tenth of the width .
mempunyai penampang silang empat persegi
panjang (termasuk "empat persegi panjang
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh
lebarnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id f)
- 139 -

(g) Pelat, lembaran, strip dan foil (g) Plates, sheets, strip and foil
Produk datar permukaan (selain produk tidak Flat-surfaced products (other than the unwrought
ditempa dari pos 74.03), digulung atau tidak, products of heading 74.03), coiled or not, of solid
dengan penampang silang empat persegi panjang rectangular (other than square) cross-section with
padat (selain bujur sangkar) dengan atau tanpa or without rounded corners (including "modified
sudut yang dibulatkan (termasuk "empat persegi . rectangles" of which two opposite sides are
panjang dimodifikasi" dengan kedua sisi convex arcs, the other two sides being straight, of
berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi equal length and parallel) of a uniform thickness,
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan which are:
sejajar) dengan ketebalan yang seragam, yang:
- berbentuk empat persegi panjang (termasuk bujur - of rectangular (including square) shape with a
sangkar) dengan ketebalan tidak melebihi thickness not exceeding one-tenth of the width.
sepersepuluh lebarnya.
berbentuk selain empat persegi panjang atau of a shape other than rectangular or square, of
bujur sangkar, dari berbagai ukuran, asalkan tidak any size, provided that they do not assume the
mempunyai karakter barang atau produk dari pos character of articles or products of other
lain. headings.
Pos 7 4.09 dan 74. 1 0 berlaku , antara lain, untuk Headings 74.09 and 74. 1 0 apply, inter alia, to
pelat, lembaran, strip dan foil dengan pola plates, sheets, strip and foil with patterns (for
(misalnya, alur, rusuk, chequers, robekan, kancing, example, grooves, ribs, chequers, tears, buttons,
belah ketupat) dan untuk produk tersebut yang telah lozenges) and to such products which have been
diperforasi, dibuat bergelombang, dipoles atau perforated, corrugated, polished or coated, provided
dilapisi, asalkan tidak mempunyai karakter barang that they do not thereby assume the character of
atau produk dari pos lain. articles or products of other headings.
(h) Pembu l u h dan pipa (h) Tubes and pipes
Produk berongga, digulung atau tidak, yang Hollow products, coiled or not, which have a uniform
mempunyai penampang silang seragam dengan cross-section with only one enclosed void along
hanya satu ruangan kosong pada keseluruhan their whole length in the shape of circles, ovals,
panjangnya, berbentuk lingkaran, oval, empat rectangles (including squares), equilateral triangles
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga or regular convex polygons, and which have a
sama sisi atau poligon cembung beraturan, dan uniform wall thickness. Products with a rectangular
yang mempunyai ketebalan dinding seragam. (including square), equilateral triangular or regular
Prociuk dengan penampang silang empat persegi convex polygonal cross-section, which may have
panjang (terrr:iasuk bujur sangkar), segitiga sama corners rounded along their whole length, are also
sisi atau poligon cembung beraturan , yang dapat to be taken to be tubes and pipes provided the inner
mempunyai sudut yang dibulatkan pada and outer cross-sections are concentric and have
keseluruhan panjangnya, j uga harus dianggap the same form and orientation. Tubes and pipes of
sebagai pembuluh dan pipa asalkan penampang the foregoing cross-sections may be polished,
silang bagian dalam dan bagian luarnya konsentris coated, bent, threaded, drilled, waisted, expanded,
serta mempunyai bentuk dan orientasi yang sama. cone-shaped or fitted with flanges, collars or rings.
Pembuluh dan pipa dari penampang silang tersebut
dapat dipoles, dilapisi, dibengkokkan, diberi ulir,
digurdi, disempitkan, diperbesar, dibentuk kerucut
atau dilengkapi dengan flensa, leher atau cincin.

Catatan Su bpos. Subheading Note.


1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Paduan dasar tembaga seng (kuni ngan) (a) Copper-zinc base alloy (brasses)
Paduan dari tembaga dan seng, dengan atau tanpa Alloy of copper and zinc, with or without other
unsur lainnya. Apabila terdapat unsur lainnya: elements. When other elements are present:
- seng yang menurut beratnya mendominasi - zinc predominates by weight over each of such
masing-masing unsur lainnya; other elements;
- setiap kandungan nikel kurang dari 5 % menurut - any nickel content by weight is less than 5 % (see
beratnya (lihat paduan tembaga-nikel-seng (perak copper-nickel-zinc alloys (nickel silvers)); and
nikel)); dan
- setiap kandungan timah kurang dari 3 % menurut - any tin content by weight is less than 3 % (see
beratnya (Ii hat paduan tembaga-timah copper-tin alloys (bronzes)).
(perunggu)).

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 140 -

(b) Paduan dasar tembaga-timah (peru nggu) (b) Copper-tin base alloys (bronzes)
Paduan tembaga dan timah, dengan atau tanpa Alloys of copper and tin, with or without other
unsur lainnya. Apabila terdapat unsur lainnya, timah elements. When other elements are present; tin

menurut beratnya mendominasi masing-masing predominates by weight over each of such other
unsur lainnya, kecuali apabila kandungan timahnya elements, except that when the tin content is 3 % or
adalah 3 % atau lebih, kandungan sengnya dapat more the zinc content by weight may exceed that of
melebihi kandungan timah, tetapi harus kurang dari tin but must be less than 10 %.
1 0 % menurut beratnya.
(c) Paduan dasar tembaga-nikel-seng (perak nikel) (c) Copper-nickel-zinc base alloys (nickel si lvers)
Paduan dari tembaga, nikel dan seng , dengan atau Alloys of copper, nickel and zinc, with or without
tanpa unsur lainnya. Kandungan nikelnya 5 % atau other elements. The nickel content is 5 % or more
lebih menurut beratnya (lihat paduan tembaga seng by weight (see copper-zinc alloys (brasses)).
(kuningan)).
(d) Paduan dasar tembaga nikel (d) Copper-nickel base alloys
Paduan dari tembaga dan nikel, dengan atau tanpa Alloys of copper and nickel, with or without other
unsur lainnya tetapi dalam hal mengandung seng elements but in any case containing by weight not
tidak lebih dari 1 % menurut beratnya. Apabila more than 1 % of zinc. When other elements are
terdapat unsur lain, nikel menurut beratnya present, nickel predominates by weight over each
mendominasi masing-masing unsur lainnya. of such other elements.

www.jdih.kemenkeu.go.id /J
- 14 1 -

Bab 75 C hapter 75
N ikel dan barang daripadanya N ickel and articles thereof

Catata n. Note.
1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Batang dan batang kecil (a) Bars and rods
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik atau ditempa, Rolled, extruded, drawn or forged products, not in
tidak dalam gulungan, yang mempunyai coils, which have a uniform solid cross-section along
penampang silang padat seragam pada their whole length in the shape of circles, ovals,
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, rectangles (including squares), equilateral triangles
oval, empat persegi panjang (termasuk bujur or regular convex polygons (including "flattened
sangkar), segitiga sama sisi atau poligon cembung circles" and "modified rectangles'', of which two
beraturan (termasuk "lingkaran dipipihkan" dan opposite sides are convex arcs, the other two sides
"empat persegi panjang dimodifikasi", yang kedua being straight, of equal length and parallel).
sisi berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi Products with a rectangular ( including square),
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan triangular or polygonal cross-section may have
sejajar). Produk dengan penampang silang empat corners rounded along their whole length. The
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga thickness of such products which have a rectangular
atau poligon dapat mempunyai sudut dibulatkan (including "modified rectangular") cross-section
pada keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk exceeds one-tenth of the width. The expression also
yang mempunyai penampang silang empat persegi covers cast or sintered products, of the same forms
panjang (termasuk "empat persegi panjang and dimensions, which have been subsequently
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh worked after production (otherwise than by simple
lebarnya. l stilah ini juga meliputi produk dituang trimming or de-scaling), provided that they have not
atau disinter, dengan bentuk dan ukuran yang thereby assumed the character of articles or
sama, yang dikerjakan lebih lanjut setelah products of other headings.
diproduksi (selain sekedar dirapikan atau
dibersihkan), asalkan produk tersebut tidak
mempunyai karakter barang atau produk dari pos
lain.
(b) Profil (b) Profiles
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik, ditempa atau Rolled, extruded, drawn, forged or formed products,
dibentuk, digulung atau tidak, dengan penampang coiled or not, of a uniform cross-section along their
silang seragam pada keseluruhan panjangnya, whole length, which do not conform to any of the
yang tidak memenuhi definisi batang, batang kecil , definitions of bars, rods, wire, plates, sheets, strip,
kawat, pelat, lembaran, strip, foil, pembuluh atau foil, tubes or pipes. The expression also covers cast
pipa. lstilah ini j uga meliputi produk dituang atau or sintered products, of the same forms, which have
disinter, dengan bentuk yang sama, yang dikerjakan been subsequently worked after production
lebih lanjut setelah diproduksi (selain sekedar (otherwise than by simple trimming or de-scaling),
dirapikan atau dibersihkan), asalkan produk provided that they have not thereby assumed the
tersebut. tidak mempunyai karakter barang atau character of articles or products of other headings.
produk dari pos lain.
(c) Kawat (c) Wire
Produk dicanai, diekstrusi atau ditarik, dalam Rolled , . extruded or drawn products, in coils, which
gulungan, yang mempunyai penampang silang have a uniform solid cross-section along their whole
padat seragam pada keseluruhan panjangnya length in the shape of circles, ovals, rectangles
dalam bentuk lingkaran, oval, empat persegi (including squares), equilateral triangles or regular
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama convex polygons (including "flattened circles" and
sisi atau poligon cembung beraturan (termasuk "modified rectangles", of which two opposite sides
"lingkaran dipipihkan" dan "empat persegi panjang are convex arcs, the other two sides being straight,
dimodifikasi'', yang kedua sisi berlawanannya of equal length and parallel). Products with a
adalah busur cembung, dua sisi lainnya lurus rectangular (including square), triangular or
dengan panjang yang sama dan sejajar). Produk polygonal cross-section may have corners rounded
dengan penampang silang empat persegi panjang along their whole length . The thickness of such
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon products which have a rectangular (including
dapat mempunyai sudut yang dibulatkan pada "modified rectangular") cross-section exceeds one
keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk yang tenth of the width.
mempunyai penampang silang empat persegi
panjang (termasuk "empat persegi panjang
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh
lebarnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id f;
- 142 -

(d) Pelat, lembaran, strip dan foil ( d ) Plates, sheets, strip a nd foil
Produk datar permukaan (selain produk tidak Flat-surfaced products (other than the unwrought
ditempa dari pos 75.02), digulung atau tidak, products of heading 75.02), coiled or not, of solid
dengan penampang silang empat persegi panjang rectangular (other than square) cross-section with or
padat (selain bujur sangkar) dengan atau tanpa . without rounded corners (including "modified
sudut yang dibulatkan (termasuk "empat persegi rectangles" of which two opposite sides are convex
panjang dimodifikasi" dengan kedua sisi arcs, the other two sides being straight, of equal
berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi
length and parallel) of a uniform thickness, which
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan are:
sejajar) dengan ketebalan yang seragam, yang:
- berbentuk empat persegi panjang (termasuk bujur - of rectangular (including square) shape with a
sangkar) dengan ketebalan tidak melebihi thickness not exceeding one-tenth of the width.
sepersepullih lebarnya.
berbentuk selain empat persegi panjang atau of a shape other than rectangular or square, of
bujur sangkar, dari berbagai ukuran, asalkan any size, provided that they do not assume the
tidak mempunyai karakter barang atau produk character of articles or products of other
dari pos lain. headings.
Pos 75.06 berlaku antara lain, untuk pelat, Heading 75.06 applies, inter alia, to plates, sheets,
lembaran, strip dan foil dengan pola (misalnya, alur, strip and foil with . patterns (for example, grooves,
rusuk, chequers robekan, kancing, belah ketupat) ribs, chequers, tears, buttons, lozenges) and to such
dan untuk produk tersebut yang telah diperforasi, products which have been perforated , corrugated,
dibuat be'r gelombang, dipoles atau dilapisi, asalkan polished or coated, provided that they do not
tidak mempunyai karakter barang atau produk dari thereby assume the character of articles or products
pos lain. of other headings.
(e) Pembuluh dan pipa (e) Tubes and pipes
Produk berongga, digulung atau tidak, yang Hollow products, coiled or not, which have a uniform
mempunyai penampang silang seragam dengan cross-section with only one enclosed void along
hanya satu ruangan kosong pada keseluruhan their whole length in the shape of circles, ovals,
panjangnya, berbentuk lingkaran, oval, empat rectangles (including squares), equilateral triangles
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga or regular convex polygons, and which have a
sama sisi atau poligon cembung beraturan, dan uniform wall thickness. Products with a rectangular
yang mempunyai ketebalan dinding seragam. (including square), equilateral triangular, or regular
Produk dengan penampang silang empat persegi convex polygonal cross-section, which may have
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama corners rounded along their whole length, are also
sisi atau poligon cembung beraturan yang dapat to be considered as tubes and pipes provided the
mempunyai sudut yang dibulatkan pada inner and outer cross-sections are concentric and
keseluruhan panjangnya, juga harus dianggap have the same form and orientation. Tubes and
sebagai pembuluh dan pipa asalkan penampang pipes of the foregoing cross-sections may be
silang bagian dalam dan bagian luarnya konsentris polished, coated, bent, threaded, drilled, waisted,
serta mempunyai bentuk dan orientasi yang sama. expanded, cone-shaped or fitted with flanges,
Pembuluh dan pipa dari penampang silang tersebut collars or rings.
dapat dipoles, dilapisi, dibengkokkan, diberi ulir,
digurdi, disempitkan, diperbesar, dibentuk kerucut
atau dilengkapi dengan flensa, leher atau cincin.

Catatan Subpos. Subheading Notes.


1 .- Dalam bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them :
(a) N ikel, bukan paduan (a) N ickel, not alloyed
Logam mengandung nikel ditambah kobalt Metal containing by weight at least 99 . % of nickel
sekurang-kurangnya 99 % menurut beratnya, plus kobalt, provided that:
asalkan:
(i) kanoungan kobalt tidak melebihi 1 ,5 % menurut (i) the cobalt content by weight does not exceed
beratnya, dan 1 .5 %, and

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 14 3 -

(ii) kandungan setiap unsur lainnya menurut (ii) the content by weight of any other element does
beratnya tidak melebihi batas yang ditentukan not exceed the limit specified in the following
dalam tabel berikut: table:

TABEL - Unsur lain TABLE - Other elements

% Batas kandungan Limiting content %


Unsur Element
menurut beratnya by weight

Fe Besi 0,5 Fe I ron 0.5

0 Oksigen 0,4 0 Oxygen 0.4


Unsur lainnya, masing 0,3 Other elements, each 0.3
masing

(b) Paduan n ikel (b) Nickel a lloys


Zat metalik yang nikelnya mendominasi menurut Metallic substances in which nickel predominates by
beratnya, melebihi masing-masing unsur lainnya, weight over each of the other elements provided
asalkan: that:
(i) kandungan kobalt melebihi 1 ,5 % menurut (i) the content by weight of cobalt exceeds 1 .5 %,
beratnya,
(ii) kandungan sekurang-kurangnya satu unsur (ii) the content by weight of at least one of the other
dari unsur lainnya menurut beratnya lebih besar elements is greater than the limit specified in
dari batas yang dirinci pada tabel di atas, atau the foregoing table, or
(iii) total kandungan unsur selain nikel ditambah (iii) the total content by weight of elements ther
kobalt melebihi 1 % menurut beratnya. than nickel plus cobalt exceed 1 % . .
2.- Walaupun ketentuan dari Catatan Bab 1 (c), untuk 2.- Notwithstanding the provisions of Chapter Note 1 (c), for
keperluan subpos 7508. 1 0 istilah "kawat" berlaku hanya the purposes of subheading 7508. 1 0 the term "wire"
untuk produk, dalam gulungan maupun tidak, dari applies only to products, whether or not in coils, of any
berbagai bentuk penampang silang, yang ukuran cross-sectional shape, of which no cross-sectional
penampang silangnya tidak melebihi 6 mm. dimension exceeds 6 mm.

www.jdih.kemenkeu.go.id fJ
- 144 -

Bab 76 C hapter 76
Aluminium dan barang daripadanya Aluminium and articles thereof

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Batang dan batang kecil (a) Bars and rods
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik atau ditempa, Rolled, extruded, drawn or forged products, not in
tidak dalam g ulungan, yang mempunyai coils, which have a uniform solid cross-section along
penampang silang padat seragam pada their whole length in the shape of circles, ovals,
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, rectangles (including squares), equilateral triangles
oval, empat persegi panjang (termasuk bujur or regular convex polygons (including "flattened
sangkar), segitiga sama sisi atau poligon cembung circles" and "modified rectangles", of which two
beraturan (termasuk "lingkaran dipipihkan" dan opposite sides are convex arcs, the other two sides
"empat persegi panjang dimodifikasi", yang kedua being straight, of equal length and parallel).
sisi berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi Products with a rectangular ( including square),
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan triangular or polygonal cross-section may have
sejajar). Produk dengan penampang silang empat corners rounded along their whole length. The
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga thickness of such products which have a rectangular
atau poligon ' dapat mempunyai sudut dibulatkan (including "modified rectangular") cross-section
pada keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk exceeds one-tenth of the width. The expression also
yang mempunyai penampang silang empat persegi covers cast or sintered products, of the same forms
panjang (termasuk "empat persegi panjang and dimensions, which have been subsequently
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh worked after production (otherwise than by simple
lebarnya. lstilah ini juga meliputi produk dituang trimming or de-scaling), provided that they have not
atau disinter, dengan bentuk dan ukuran yang thereby assumed the character of articles or
sama, yang dikerjakan lebih lanjut setelah products of other headings.
d iproduksi (selain sekedar dirapikan atau
dibersihkan), asalkan produk tersebut tidak
mempunyai karakter barang atau produk dari pos
lain.
(b) Profil (b) Profiles
Produk d icanai, diekstrusi, ditarik, ditempa atau Rolled, extruded, drawn, forged or formed products,
dibentuk, digulung atau tidak, dengan penampang coiled or not, of a uniform cross-section along their
silang seragam pada keseluruhan panjangnya, whole length, which do not conform to any of the
yang tidak memenuhi definisi batang, batang kecil, definitions of bars, rods, wire, plates, sheets, strip,
kawat, pelat, lembaran, strip, foil, pembuluh atau foil, tubes or pipes. The expression also covers _cast
pipa. lstilah ini j uga meliputi produk dituang atau or sintered products, of the same forms, which have
disinter, dengan bentuk yang sama, yang dikerjakan been subsequently worked after production
lebih lanjut setelah diproduksi (selain sekedar (otherwise than by simple trimming or de-scaling),
dirapikan atau dibersihkan), asalkan produk provided that they have not thereby assumed the
tersebut tidak mempunyai karakter barang atau character of articles or products of other headings.
produk dari pos lain.
(c) Kawat (c) Wire
Produk dicanai, diekstrusi atau ditarik, dalam Rolled, extruded or drawn products, in coils, which
gulungan, yang mempunyai penampang silang have a uniform solid cross-section along their whole
padat seragam pada keseluruhan panjangnya length in the shape of circles, ovals, rectangles
dalam bentuk lingkaran, oval, empat persegi (including squares), equilateral triangles or regular
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama convex polygons (including "flattened circles" and
sisi atau poligon cembung beraturan (termasuk "modified rectangles", of which two opposite sides
"lingkaran dipipihkan" dan "empat persegi panjang are convex arcs, the other two sides being straight,
dimodifikasi", yang kedua sisi berlawanannya of equal length and parallel). Products with a
adalah busur cembung, dua sisi lainnya lurus rectangular (including square), triangular or
dengan panjang yang sama dan sejajar). Produk polygonal cross-section may have corners rounded
dengan penampang silang empat persegi panjang along their whole length. The thickness of such
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon products which have a rectangular (including
dapat mempunyai sudut yang dibulatkan pada "modified rectangular") cross-section exceeds one
keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk yang tenth of the width.
mempunyai penampang silang empat persegi
panjang (termasuk "empat persegi panjang
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh
lebarnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id f;
- 145 -

(d) Pelat, lembara n, strip dan foil (d) Plates, sheets, strip and foil
Produk datar permukaan (selain produk tidak Flat-surfaced products (other than the unwrought
ditempa dari pos 76.01 ), digulung atau tidak, products of heading 76.01 ), coiled or not, of solid
dengan penampang silang empat persegi panjang . rectangular (other than square) cross-section with or
padat (selain bujur sangkar) dengan atau tanpa without rounded corners (including "modified
sudut yang dibulatkan (termasuk "empat persegi rectangles" of which two opposite sides are convex
panjang dimodifikasi" dengan kedua sisi arcs, the other two sides being straight, of equal
berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi length and parallel) of a uniform thickness, w.hich
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan are:
sejajar) dengan ketebalan yang seragam, yang:
- berbentuk empat persegi panjang (termasuk bujur - of rectangular (including square) shape with a
sangkar) dengan ketebalan tidak melebihi thickness not exceeding one-tenth of the width.
sepersepuluh lebarnya.
berbentuk selain empat persegi panjang atau of a shape other than rectangular or square, of
bujur sangkar, dari berbagai ukuran, asalkan any size, provided that they do not assume the
tidak mempunyai karakter barang atau produk character of articles or products of other headings.
dari pos lain .
Pos 76.06 d a n 76.07 berlaku antara lain, untuk Headings 76.06 and 76.07 apply, inter alia, to
pelat, lembaran, strip dan foil dengan pola plates, . sheets, strip and foil with patterns (for
(misalnya, alur, rusuk, chequers, robekan, kancing, example, grooves, ribs, chequers, tears, buttons,
belah ketupat) dan untuk produk tersebut yang lozenges) and to such products which have been
telah diperforasi, dibuat bergelombang, dipoles atau perforated, corrugated, polished or coated, provided
dilapisi, asalkan tidak mempunyai karakter barang that they do not thereby assume the character of
atau produk dari pos lain. articles or products of other headings.
(e) Pembu l u h dan p ipa (e) Tubes and pipes
Produk berongga, digulung atau tidak, yang Hollow products, coiled or not, which have a uniform
mempunyai penampang silang seragam dengan cross-section with only one enclosed void along
hanya satu ruangan kosong pada keseluruhan their whole length . in the shape of circles, ovals,
panjangnya, berbentuk lingkaran, oval, empat rectangles (including squares), equilateral triangles
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga or regular convex polygons, and which have a
sama sisi atau poligon cembung beraturan, dan uniform wall thickness. Products with a rectangular
yang mempunyai ketebalan dinding seragam. (including square), equilateral triangular or regular

Produk dengan penampang silang empat persegi convex polygonal cross-section, which may have
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama corners rounded along their whole length, are also
sisi atau poligon cembung beraturan yang dapat to be considered as tubes and pipes provided the
mempunyai sudut yang dibulatkan pada inner and outer cross-sections are concentric and
keseluruhan panjangnya, juga harus dianggap have the same form and orientation. Tubes and
sebagai pembuluh dan pipa asalkan penampang pipes of the foregoing cross-sections may be
silang bagian dalam dan bagian luarnya konsentris polished, coated, .bent, threaded, drilled, waisted,
serta mempunyai bentuk dan orientasi yang sama. expanded, cone-shaped or fitted with flanges,
Pembuluh dan pipa dari penampang silang tersebut collars or rings.
dapat dipoles, dilapisi, dibengkokkan, diberi ulir,
digurdi, disempitkan, diperbesar, dibentuk kerucut
atau dilengkapi dengan flensa, leher atau cincin.

Catatan Su bpos. Subheading Notes.


1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Alumi nium, bukan paduan (a) Alumi nium, not alloyed
Logam mengandung aluminium sekurang- Metal containing by weight at least 99 % of
kurangnya 99 % menurut beratnya, asalkan aluminium, provided that the content by weight of
kandungan setiap unsur lainnya menurut beratnya any other element does not exceed the limit
tidak melebihi batas yang ditentukan dalam tabel specified in the following table:
berikut:

www.jdih.kemenkeu.go.id f)
- 146 -

Tabel - Unsur lain Table - Other elements

% Batas kandungan Lim iting content % by


Unsur Element
menurut beratnya weight

Fe + Si (besi ditambah 1 Fe + Si (iron plus 1


silikon) silicon)
Unsur lainnya < 1 l, 0, 1 <2 l Other element < 1 l, 0, 1 <2l
masing-masing each

<1l unsur lainnya, m isalnya, Cr,Cu, Mg, Mn, Ni, <1 l Other elements are, for example, Cr, Cu,
Zn . Mg, Mn, Ni, Zn.
<2l Tembaga diperkenankan dalam bagian <2l Copper is permitted in a proportion greater
yang lebih besar dari 0, 1 % tetapi tidak than 0 1 % but not more than 0.2 %,
.

lebih dari 0,2 %, asalkan kandungan provided that neither the chromium nor
kromium maupun mangan tidak melebihi manganese content exceeds 0.05 %.
0,05 %.

( b ) Paduan aluminium (b) Aluminium alloys


Zat metalik yang aluminiumnya mendominasi Metallic substances in which aluminium
menurut beratnya, melebihi masing-masing unsur predominates by weight over each ofthe other
lainnya, asalkan : elements, provided that:
(i) kandungan paling sedikit satu unsur dari unsur (i) the content by weight of at least one of the
lainnya atau besi ditambah silikon, menurut other elements or of iron plus silicon taken
beratnya, secara keseluruhan lebih besar dari together is greater than the limit specifit:ld in
batas yang dirinci pada tabel di atas; atau the foregoing table; or
(ii) total kandungan unsur tersebut, melebihi 1 % (ii) the total content by weight of such other
menurut beratnya. elements exceeds 1 %.
2.- Meskipun terdapat ketentuan pada Catatan Bab 1 (c), 2.- Notwithstanding the provisions of Chapter Note 1 (c), fcir
untuk keperluan subpos 761 6.91 istilah "kawat" berlaku the purposes of subheading 76 1 6.91 the term "wire"
hanya untuk produk, dalam gulungan maupun tidak, dari applies only to products, whether or not in coils, of any
berbagai bentuk penampang silang , yang ukuran cross-sectional shape, of which no cross-sectional
penampang silangnya tidak melebihi 6 mm. dimension exceeds 6 mm.

www.jdih.kemenkeu.go.id /)
- 14 7 -

Bab 77 Chapter 77

( Disiapkan untuk kemungkinan penggunaan di masa ( Reserved for possible future use in the Harmonized
yang akan datang dalam Harmonized System) System)

www.jdih.kemenkeu.go.id /;
- 148 -

Bab 78 Chapter 78
Timbal dan barang daripadanya Lead and articles thereof

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them :
(a) Batang dan batang keci l (a) Bars a nd rods
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik atau ditempa, Rolled, extruded, drawn or forged products, not in
tidak datam gulungan, yang mempunyai coils, which have a uniform solid cross-section along
penampang silang padat seragam pada their whole length in the shape of circles, ovals,
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, rectangles (including squares), equilateral triangles
oval, empat persegi panjang (termasuk bujur or regular convex polygons (including "flattened
sangkar), segitiga sama sisi atau poligon cembung circles" and "modified rectangles", of which two
beraturan (termasuk "lingkaran dipipihkan" dan opposite sides are convex arcs, the other two sides
"empat persegi panjang dimodifikasi", yang kedua being straight, of equal length and parallel).
sisi berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi Products with a rectangular (including square),
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan triangular or polygonal cross-section may have
sejajar). Produk dengan penampang silang empat corners rounded along their whole length. The
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga thickness of such products which have a rectangular
atau poligon dapat mempunyai sudut dibulatkan (including "modified rectangular") cross-section
pada keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk exceeds one-tenth of the width. The expression also
yang mempunyai penampang silang empat persegi covers cast or sintered products, of the same forms
panjang (termasuk "empat persegi panjang and dimensions, which have been subsequently
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh worked after production (otherwise than by simple
lebarnya. lstilah ini j uga meliputi produk dituang trimming or de-scaling), provided that they have not
atau disinter, dengan bentuk dan ukuran yang thereby assumed the character of articles or
sama, yang dikerjakan lebih lanjut setelah products of other headings.
diproduksi (selain sekedar dirapikan atau
dibersihkan), asalkan produk tersebut tidak
mempunyai karakter barang atau produk dari pos
lain.
(b) Profil (b) Profiles
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik, ditempa atau Rolled, extruded, drawn, forged or formed products,
dibentuk, digulung atau tidak, dengan penampang coiled or not, of a uniform cross-section along their
silang seragam pada keseluruhan panjangnya, whole length, which do not conform to any of the
yang tidak memenuhi definisi batang, batang kecil, definitions of bars, rods, wire, plates, sheets, strip,
kawat, pelat, lembaran, strip, foil, pembuluh atau foil, tubes or pipes. The expression also covers cast
pipa. lstilah ini j uga meliputi produk dituang atau or sintered products, of the same forms, which have
disinter, dengan bentuk yang sama, yang dikerjakan been subsequently worked after production
lebih lanjut setelah diproduksi (selain sekedar (otherwise than by simple trimming or de-scaling),
dirapikan atau dibersihkan), asalkan produk provided that they have not thereby assumed the
tersebut tidak mempunyai karakter barang atau character of articles or products of other headings.
produk dari pos lain.
(c) Kawat (c) Wire
Produk dicanai, diekstrusi atau ditarik, dalam Rolled, extruded or drawn products, in coils, which
gulungan, yang mempunyai penampang silang have a uniform solid cross-section along their whole
padat seragam pada keseluruhan panjangnya length in the shape of circles, ovals, rectangles
dalam bentuk lingkaran, oval, empat persegi (including squares), equilateral triangles or regular
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama convex polygons (including "flattened circles" and
sisi atau poligon cembung beraturan (termasuk "modified rectangles", of which two opposite sides
"lingkaran dipipihkan" dan "empat persegi panjang are convex arcs, the other two sides being straight,
dimodifikasi'', yang kedua sisi berlawanannya of equal length and parallel). Products with a
adalah busur cembung, dua sisi lainnya lurus rectangular (including square), triangular or
dengan panjang yang sama dan sejajar). Produk
polygonal cross-section may have corners rounded
dengan penampang silang empat persegi panjang along their whole length. The thickness of such
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon products which have a rectangular (including
dapat mempunyai sudut yang dibulatkan pada "modified rectangular") cross-section exceeds one
keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk yang tenth of the width.
mempunyai penampang silang empat persegi
panjang (termasuk "empat persegi panjang
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh
lebarnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 149 -

(d) Pelat, lembara n, strip dan foi l ( d ) Plates, sheets, strip and foil
Prociuk datar permukaan (selain produk tidak Flat-surfaced products (other than the unwrought
ditempa dari pos 78.01 ), digulung atau tidak, products of heading 78.01 ), coiled or not, of solid
dengan penainpang silang empat persegi panjang rectangular (other than square) cross-section with or
padat (selain bujur sangkar) dengan atau tanpa without rounded corners (including "modified
sudut yang dibulatkan (termasuk "empat persegi rectangles" of which two opposite sides are convex
panjang dimodifikasi" dengan kedua sisi arcs, the other two sides being straight, of equal
berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi length and parallel) of a uniform thickness, which
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan are:
sejajar) dengan ketebalan yang seragam, yang:
- berbentuk empat persegi panjang (termasuk bujur - of rectangular (including square) shape with a
sangkar) dengan ketebalan tidak melebihi thickness not exceeding one-tenth of the width .
sepersepuluh lebarnya.
berbentuk selain empat persegi panjang atau of a shape other than rectangular or square, of
bujur sangkar, dari berbagai ukuran , asalkan any size, provided that they do not assume the
tidak mempunyai karakter barang atau produk character of articles or products of other headings.
dari pos lain.
Pos 78.04 berlaku antara lain, untuk pelat, Heading 78.04 applies, inter a/ia, to plates, sheets,
lembaran, strip dan foil dengan pola (misalnya, alur, strip and foil with patterns (for example, grooves,
rusuk, chequers, robekan, kancing, belah ketupat) ribs, chequers, tears, buttons, lozenges) and to such
dan untuk produk tersebut yang telah diperforasi, products which have been perforated, corrugated,
dibuat bergelombang, dipoles atau dilapisi, asalkan polished or coated, provided that they do not
tidak mempunyai karakter barang atau produk dari thereby assume the character of articles or products
pos lain. of other headings.
(e) Pembuluh dan pipa (e) Tubes and pipes
Prociuk berongga, digulung atau tidak, yang Hollow products, coiled or not, which have a uniform
mempunyai penampang silang seragam dengan cross-section with only one enclosed void along
hanya satu ruangan kosong pada keseluruhan their whole length in the shape of circles, ovals,
panjangnya, berbentuk lingkaran, oval , empat rectangles (including squares), equilateral triangles
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga or regular convex polygons, and which have a
sama sisi atau poligon cembung beraturan, dan uniform wall thi.c kness. Products with a rectangular
yang mempunyai ketebalan dinding seragam. (including square), equilateral triangular or regular
Prociuk dengan penampang silang empat persegi convex polygonal cross-section, which may have
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama corners rounded along their whole length, are also
sisi atau poligon cembung beraturan yang dapat to be considered as tubes and pipes provided the
mempunyai sudut yang dibulatkan pada inner and outer cross-sections are concentric and
keseluruhan panjangnya, j uga harus dianggap have the same form and orientation. Tubes and
sebagai pembuluh dan pipa asalkan penampang pipes of the foregoing cross-sections may be
silang bagian dalam dan bagian luarnya konsentris polished, coated, bent, threaded, drilled, waisted,
serta mempunyai bentuk dan orientasi yang sama. expanded, cone-shaped or fitted with flanges,
Pembuluh dan pipa dari penampang silang tersebut collars or rings.
dapat dipoles, dilapisi, dibengkokkan, diberi ulir,
digurdi, d isempitkan , diperbesar, dibentuk kerucut
atau dilengkapi dengan flensa, leher atau cincin.

Catatan Subpos. Subheading Note.


1 .- Dalam Bab ini istilah "timbal dimurnikan" berarti: 1 .- In this Chapter the expression "refined lead" means:
Logam mengandung timbal sekurang-kurangnya 99,9 % Metal containing by weight at least 99.9 % of lead,
menurut beratnya, asalkan kandungan unsur lainnya, provided that the content by weight of any other element
menurut beratnya, tidak melebihi batas yang dirinci does not exceed the limit specified in the following table:
dalam tabel sebagai berikut:

TABEL - Unsur lainnya TABLE - Other elements

Unsur % Batas kandungan Element Limiting content % by


menurut beratnya weight

Ag Perak 0,02 Ag Silver 0.02


As Arsenik 0,005 As Arsenic 0.005
Bi Bismut 0,05 Bi Bismuth 0.05
Ca Kalsium 0,002 Ca Calcium 0.002

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 150 -

TABEL - Unsur lainnya TABLE - Other elements

Unsur % Batas kandungan Element Limiting content %


menurut beratnya by weight

Cd Kadmium 0,002 Cd Cadmium 0.002


Cu Tembaga 0,08 Cu Copper 0.08
Fe Besi 0, 002 Fe I ron 0.002
s Belerang 0,002 s $ulphur 0.002
Sb Antimoni 0, 005 Sb Antimony 0.005

Sn Timah 0,005 Sn Tin 0.005


Zn Seng 0, 002 Zn Zinc 0.002
Lain-lain (misalnya 0,001 Other (for example 0.001
Te), masing-masing Te), each

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 15 1 -

Bab 79 C hapter 79
Seng dan barang daripadanya Zinc and articles thereof

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them :
(a) Batang dan batang kecil (a) Bars and rods
Prociuk dicanai, diekstrusi, ditarik atau ditempa, Rolled, extruded, drawn or forged products, not in
tidak dalam gulungan, yang mempunyai coils, which have a uniform solid cross-section along
penampang silang padat seragam pada their whole length in the shape of circles, ovals,
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, rectangles (including squares), equilateral triangles
oval, empat persegi panjang (termasuk bujur or regular convex polygons (including "flattened
sangkar), segitiga sama sisi atau poligon cembung circles" and "modified rectangles", of which two
beraturan (termasuk "lingkaran dipipihkan" dan opposite sides are convex arcs, the other two sides
"empat persegi panjang dimodifikasi", yang kedua being straight, of equal length and parallel).
sisi berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi Products with a rectangular (including square),
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan triangular or polygonal cross-section may have
sejajar). Prociuk dengan penampang silang empat corners rounded along their whole length . The
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga thickness of such products which have a rectangular
atau poligon dapat mempunyai sudut dibulatkan (including "modified rectangular") cross-section
pada keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk exceeds one-tenth of the width. The expression also
yang mempunyai penampang silang empat persegi covers cast or sintered products, of the same forms
panjang (termasuk "empat persegi panjang and dimensions, which have been subsequently
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh worked after production (otherwise than by simple
lebarnya. lstilah ini j uga meliputi produk dituang trimming or de-scaling), provided that they have not
atau disinter, dengan bentuk dan ukuran yang thereby assumed the character of articles or
sama, yang dikerjakan lebih lanjut setelah products of other headings.
diproduksi (selain sekedar dirapikan atau
dibersihkan), asalkan produk tersebut tidak
mempunyai karakter barang atau produk dari pas
lain.
(b) Profil (b) Profiles
Prociuk dicanai, diekstrusi, ditarik, ditempa atau Rolled , extruded, drawn, forged or formed products,
dibentuk, digulung atau tidak, dengan penampang coiled or not, of a uniform cross-section along their
silang seragam pada keseluruhan panjangnya, whole length, which do not conform to any of the
yang tidak memenuhi definisi batang , batang kecil, definitions of bars, rods, wire, plates, sheets, strip,
kawat, pelat, lembaran, strip, foil, pembuluh atau foil, tubes or pipes. The expression also covers cast
pipa. lstilah ini j uga meliputi produk dituang atau or sintered products, of the same forms, which have
d isinter, dengan bentuk yang sama, yang dikerjakan been subsequently worked after production
lebih lanjut setelah diproduksi (selain sekedar (otherwise than by simple trimming or de-scaling),
dirapikan atau dibersihkan), asalkan produk provided that they have not thereby assumed the
tersebut tidak mempunyai karakter barang atau character of articles or products of other headings.
produk dari pas lain.
(c) Kawat (c) Wire
Prociuk dicanai, diekstrusi atau ditarik, dalam _Rolled, extruded or drawn products, in coils, which
gulungan , yang mempunyai penampang silang have a uniform solid cross-section along their whole
padat seragam pada keseluruhan panjangnya length in the shape of circles, ovals, rectangles
dalam bentuk lingkaran, oval, empat persegi (including squares), equilateral triangles or regular
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama convex polygons (including "flattened circles" . and
sisi atau poligon cembung beraturan (termasuk "modified rectangles", of which two opposite sides
"lingkaran dipipihkan" dan "empat persegi panjang are convex arcs, the other two sides being straight,
dimodifikasi'', yang kedua sisi berlawanannya of equal length and parallel). Products with a
adalah .busur cembung, dua sisi lainnya lurus rectangular (including square), triangular or
dengan panjang yang sama dan sejajar). Prociuk polygonal cross-section may have corners rounded
dengan penampang silang empat persegi panjang along their whole length. The thickness of such
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon products which have a rectangular (including
dapat mempunyai sudut yang dibulatkan pada "modified rectangular") cross-section exceeds one
keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk yang tenth of the width.
mempunyai penampang silang empat persegi
panjang (termasuk "empat persegi panjang
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh
lebarnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 152 -

(d) Pelat, lembara n, strip dan foil ( d ) Plates, sheets, strip and foil
Produk datar permukaan (selain produk tidak Flat-surfaced products (other than the unwrought
ditempa dari pos 79.01 ), digulung atau tidak, products of heading 79.01 ), coiled or not, of soli d
dengan penampang silang empat persegi panjang rectangular (other than square) cross-section with or
padat (selain bujur sangkar) dengan atau tanpa without rounded corners (including "modified
sudut yang dibulatkan (termasuk "empat persegi rectangles" of which two opposite sides are convex
panjang dimodifikasi" dengan kedua sisi arcs, the other two sides being straight, of equal
berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi length and parallel) of a uniform thickness, which
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan are:
sejajar) dengan ketebalan yang seragam, yang:
- berbentuk empat persegi panjang (termasuk bujur - of rectangular (including square) shape with a
sangkar) dengan ketebalan tidak melebihi thickness not exceeding one-tenth of the width.
sepersepuluh lebarnya.
- berbentuk selain empat persegi panjang atau of a shape other than rectangular or square, of
bujur sangkar, dari berbagai ukuran, asalkan any size, provided that they do not assume the
tidak mempunyai karakter barang atau produk character of articles or products of other headings.
dari pos lain.
Pos 79.05 berlaku antara lain, untuk pelat, Heading 79.05 applies, inter alia, to plates, sheets,
lembaran, strip dan foil dengan pola (misalnya, alur, strip and foil with patterns (for example, grooves,
rusuk, chequers, robekan, kancing, belah ketupat) ribs, chequers, tears, buttons, lozenges) and to such
dan untuk produk tersebut yang telah diperforasi, products which have been perforated , corrugated,
dibuat bergelombang, dipoles atau dilapisi, asalkan polished or coated, provided that they do not
tidak mempunyai karakter barang atau produk dari thereby assume the character of articles or products
pos lain. of other headings.
(e) Pembu l u h dan pipa (e) Tubes and pipes
Produk berongga, digulung atau tidak, yang Hollow products, coiled or not, which have a uniform
mempunyai penampang silang seragam dengan cross-section with only one . enclosed void along
hanya satu ruangan kosong pada keseluruhan their whole length in the shape of circles, ovals,
panjangnya, berbentuk lingkaran, oval , empat rectangles (including squares), equilateral triangles
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga or regular convex polygons, and which have a
sama sisi atau . poligon cembung beraturan, dan uniform wall thickness. Products with a rectangular
yang mempunyai ketebalan dinding seragam. (including square), equilateral triangular or regular
Produk dengan penampang silang empat persegi convex polygonal cross-section, which may have
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama corners rounded along their whole length, are also
sisi atau poligon cembung beraturan yang dapat to be considered as tubes and pipes provided the
mempunyai sudut yang dibulatkan pada inner and outer cross-sections are concentric and
keseluruhan panjangnya, juga harus dianggap have the same form and orientation. Tubes and

sebagai pembuluh dan pipa asalkan penampang pipes of the foregoing cross-sections may be
silang bagian dalam dan bagian luarnya konsentris polished, coated, bent, threaded, drilled, waisted,
serta mempunyai bentuk dan orientasi yang sama. expanded, cone-shaped or fitted with flanges,
Pembuluh dan pipa dari penampang silang tersebut collars or rings.
dapat dipoles, dilapisi , dibengkokkan, diberi ulir,
digurdi, disempitkan, diperbesar, dibentuk kerucut
atau dilengkapi dengan flensa, leher atau cincin.

Catata.n Subpos. Subheading Note.


1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Seng, bukan paduan (a) Zinc, not alloyed
Logam mengandung seng sekurang-kurangnya Metal containing by weight at least 97. 5 % of zinc.
97, 5 % menurut beratnya.
(b) Paduan seng (b) Zinc al loys
Zat metalik yang kandungan sengnya mendominasi, Metallic substances in which zinc predominates by
menurut beratnya, dengan berat melebihi masing- weight over each of the other elements, provided
masing elemen lainnya, asalkan total kandungan that the total content by weight of such other
elemen lainnya melebihi 2,5 % menurut beratnya. elements exceeds 2 . 5 %.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 153 -

(c) Debu seng (c) Zinc dust


Abu yang diperoleh dari kondensasi uap seng, Dust obtained by condensation of zinc vapour,
terdiri dari partikel berbentuk bola yang lebih halus consisting of spherical particles which are finer than
daripada bubuk seng. Sekurang-kurangnya 80 % zinc powders. At least 80 % by weight of the
menurut beratnya, partikel tersebut lolos dari particles pass through a sieve with 63 micrometres
ayakan dengan ukuran lubang 63 m ikrometer (microns) mesh. It m ust contain at least 85 % by
(microns). Abu tersebut harus mengandung seng weight of metallic zinc.
metalik sekurang-kurangnya 85 % menurut
beratnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 154 -

Bab 80 Chapter 80
Timah dan barang daripadanya Tin and articles thereof

Catatan. Note.
1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this Chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them:
(a) Batang dan batang kecil (a) Bars and rods
Produk dicanai, diekstrusi, ditarik atau ditempa, Rolled, extruded, drawn or forged products, not in
tidak dalam gulungan, yang mempunyai coils, which have a uniform solid cross-section along
penampang silang padat seragam pada their whole length in the shape of circles, ovals,
keseluruhan panjangnya dalam bentuk lingkaran, rectangles ( including squares), equilateral triangles
oval, empat persegi panjang (termasuk bujur or regular convex polygons (including "flattened
sangkar), segitiga sama sisi atau poligon cembung circles" and "modified rectangles", of which two
beraturan (termasuk "lingkaran dipipihkan" dan opposite sides are convex arcs, the other two sides
"empat persegi panjang dimodifikasi", yang kedua being straight, of equal length and parallel).
sisi berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi Products with a . rectangular (including square),
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan triangular or polygonal cross-section may have
sejajar). Produk dengan penampang silang empat corners rounded along their whole length. The
persegi panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga thickness of such products which have a rectangular
atau poligon dapat mempunyai sudut dibulatkan (including "modified rectangular") cross-section
pada keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk exceeds one-tenth of the width. The expression also
yang mempunyai penampang silang empat persegi covers cast or sintered products, of the same for.ms
panjang (termasuk "empat persegi panjang and dimensions, which have been subsequently
d imodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh worked after production (otherwise than by simple
lebarnya. l stilah ini j uga meliputi produk dituang trimming or de-scaling), provided that they have not
atau disinter, dengan bentuk dan ukuran yang thereby assumed the character of articles or
sama, yang dikerjakan lebih lanjut setelah products of other headings . .
diproduksi (selain sekedar dirapikan atau
dibersihkan), asalkan produk tersebut tidak
mempunyai karakter barang atau produk dari pos
lain.
(b) Profil (b) Profiles
Produk d icanai, diekstrusi, ditarik, ditempa atau Rolled, extruded, drawn, forged or formed products,
dibentuk, digulung atau tidak, dengan penampang coiled or not, of a uniform cross-section along their
silang seragam pada keseluruhan panjangnya, whole length, which do not conform to any of the
yang tidak memenuhi definisi batang, batang kecil, definitions of bars, rods, wire, plates, sheets, strip,
kawat, pelat, lembaran, strip, foil, pembuluh atau foil, tubes or pipes. The expression also covers cast
pipa. lstilah ini j uga meliputi produk dituang atau or sintered products, of the same forms, which have
disinter, dengan bentuk yang sama, yang dikerjakan been subsequently worked after production
lebih lanjut setelah diproduksi (selain sekedar (otherwise than by simple trimming or de-scaling),
dirapikan atau dibersihkan), asalkan produk provided that they have not thereby assumed the
tersebut tidak mempunyai karakter barang atau character of articles or products of other headings.
produk dari pos lain.
(c) Kawat (c) Wire
Produk dicanai; diekstrusi atau ditarik, dalam Rolled, extruded or drawn products, in coils, which
gulungan, yang mempunyai penampang silang have a uniform solid cross-section along their whole
padat seragam pada keseluruhan panjangnya length in the shape of circles, ovals, rectangles
dalam bentuk lingkaran, oval, empat persegi (including squares), equilateral triangles or regular
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama convex polygons ( including "flattened circles" and
sisi atau poligon cembung beraturan (termasuk "modified rectangles", of which two opposite sides
"lingkaran d ipipihkan" dan "empat persegi panjang are convex arcs, the other two sides being straight,
d imodifikasi", yang kedua sisi berlawanannya of equal length and parallel). Products with a
adalah busur cembung, dua sisi lainnya lurus rectangular (including square), triangular or
dengan panjang yang sama dan sejajar). Produk polygonal cross-section may have corners rounded
dengan penampang silang empat persegi panjang along their whole length. The thickness of such
(termasuk bujur sangkar), segitiga atau poligon products which have a rectangular (including
dapat mempunyai sudut yang dibulatkan pada "modified rectangular") cross-section exceeds one
keseluruhan panjangnya. Ketebalan produk yang tenth of the width.
mempunyai penampang silang empat persegi
panjang (termasuk "empat persegi panjang
dimodifikasi") tersebut melebihi sepersepuluh
lebarnya.

www.jdih.kemenkeu.go.id
- 155 -

(d) Pelat, lembaran, strip dan foil (d) Plates, sheets, strip and foil
Produk datar permukaan (selain produk tidak
Flat-surfaced products (other than the unwrought
ditempa dari pos 80.01 ), digulung atau tidak, products of heading 80.01 ), coiled or not, of solid
dengan penampang silang empat persegi panjang rectangular (other than square) cross-section with or
padat (selain bujur sangkar) dengan atau tanpa without rounded corners (including "modified
sudut yang dibulatkan (termasuk "empat persegi rectangles" of which two opposite sides are convex
panjang dimodifikasi" dengan kedua sisi arcs, the other two sides being straight, of equal
berlawanannya adalah busur cembung, dua sisi length and parallel) of a uniform thickness, which
lainnya lurus, dengan panjang yang sama dan are:
sejajar) dengan ketebalan yang seragam, yang:
- berbentuk empat persegi panjang (termasuk bujur - of rectangular (including square) shape with a
sangkar) dengan ketebalan tidak melebihi thickness not exceeding one-tenth of the width.
sepersepuluh lebarnya.
- berbentuk selain empat persegi panjang atau of a shape other than rectangular or square . . of
bujur sangkar, dari berbagai ukuran, asalkan any size, provided that they do not assume the
tidak mempunyai karakter barang atau produk character of articles or products of other headings.
dari pos lain.
(e) Pembuluh dan pipa (e) Tubes and pipes
Produk berongga, digulung atau tidak, yang Hollow products, coiled or not, which have a uniform
mempunyai penampang silang seragam dengan cross-section with only one enclosed void along
hanya satu ruangan kosong pada keseluruhan their whole length in the shape of circles, ovals,
panjangnya, berbentuk lingkaran, oval , empat rectangles (including squares), equilateral triangles
persegi panja n g (termasuk bujur sangkar), segitiga or regular convex polygons, and which have a
sama sisi atau poligon cembung beraturan, dan uniform wall thickness. Products with a rectangular
yang mempunyai ketebalan dinding seragam. (including square), equilateral triangular or regular
Produk dengan penampang silang empat persegi convex polygonal cross-sect.ion, which may have
panjang (termasuk bujur sangkar), segitiga sama corners rounded along their whole length , are also
sisi atau poligon cembung beraturan yang dapat to be considered as tubes and pipes provided the
mempunyai sudut yang dibulatkan pada inner and outer cross-sections are concentric and
keseluruhan panjangnya, juga harus dianggap have the same form and orientation. Tubes and
sebagai pembuluh dan pipa asalkan penampang pipes of the foregoing cross-sections may be
silang bagian dalam dan bagian luarnya konsentris polished, coated, bent, threaded, drilled, waisted,
serta mempunyai bentuk dan orientasi yang sama. expanded, cone-shaped or fitted with flanges,
Pembuluh dan pipa dari penampang silang tersebut collars or rings.
dapat dipoles, dilapisi, dibengkokkan, diberi ulir,
digurdi, disempitkan, diperbesar, dibentuk kerucut
atau dilengkapi dengan flensa, leher atau cincin.

Catatan Subpos. Subheading Note.


1 .- Dalam Bab ini, istilah berikut mempunyai arti: 1 .- In this chapter the following expressions have the
meanings hereby assigned to them :
(a) Tima h, bukan paduan (a) Tin, not alloyed
Logam mengandung timah sekurang-kurangnya 99 Metal containing by weight at least 99 % of tin,
% menurut beratnya, asalkan kandungan setiap provided that the content by weight of any bismuth
bismut atau tembaga menurut beratnya kurang dari or copper is less than the limit specified in the
batas yang dirinci dalam tabel berikut: following table:

TABEL - Unsur lainnya