Anda di halaman 1dari 16

ANALISIS BISNIS

APPLE INC.

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Analisis Bisnis Berbasis Laporan
Keuangan yang diberikan oleh Ibu Dr. Nanny Dewi Tanzil, SE, M.Comm., Ak., CA

Disusun Oleh:
M Ichsan Gaffar120620160010
Rizal Nurjaman 120620160011
Taufik Rahman 120620160012
Rizal Fadillah 120620160015

PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2017
TEORI FIVE FORCES ANALYSIS OLEH MICHAEL PORTER

Didalam teori persaingan ada suatu teori dari Michael Porter yang sangat
terkenal. Teori tersebut terkenal dengan istilah Porter Five Forces Model.
Menurut pendapat Porter, ia menilai bahwa perusahaan secara nyata tidak hanya
bersaing dengan perusahaan yang ada dalam industri saat ini. Dalam five forces
model digambarkan bahwa kita bersaing dengan pesaing potensial kita, yaitu
mereka yang akan masuk, para pemasok atau suplier, Para pembeli atau
konsumen, dan produsen produk-produk pengganti. Dengan demikian, kita harus
mengetahui bahwa ada lima kekuatan yang menentukan karakteristik suatu
industri, yaitu :

1) Ancaman masuk pendatang baru

Kekuatan ini biasanya dipengaruhi besar kecilnya hambatan yang masuk


ke dalam industri. Hambatan yang masuk ke dalam suatu industri itu
contohnya antara lain: besar kecilnya biaya investasi yang dibutuhkan,
perijinan, akses terhadap bahan mentah, akses terhadap saluran
distribusi, ekuitas merek dan masih banyak lagi. Biasanya semakin
tinggi hambatan masuk , semakin rendah ancaman yg masuk dari
pendatang baru.

2) Intensitas persaingan antar pemain yang ada saat ini

Dalam suatu intensitas persaingan antar pemain dipengaruhi oleh


banyaknya faktor, misalnya struktur biaya produk. Misalkan semakin
besar porsi biaya tetap dalam struktur biaya , maka semakin tinggi
intensitas persaingan. Hal ini disebabkan, setiap penjual memiliki tingkat
break even point yang tinggi sehingga pada umumnya harus menjual
produk dalam jumlah yang besar,
3) Kekuatan tawar menawar pemasok,

4) Daya tawar pemasok mempengaruhi intensitas persaingan di suatu


industri khususnya ketika terdapat sejumlah besar pemasok, atau ketika
hanya terdapat sedikit bahan mentah pengganti yang bagus, atau ketika
biaya peralihan ke bahan mentah lain sangat tinggi.Biasanya sedikit
jumlah pemasok, semakin penting produk yang dipasok, dan semakin
kuat posisi tawarnya.

5) Kekuatan tawar pembeli,

6) Pembeli berkonsentasi atau berbelanja, daya tawar mereka dapat


merepresentasikan kekuatan besar yang mempengaruhi intensitas
persaingan di suatu industri. Semakin besar pembelian, semakin banyak
pilihan yang tersedia bagi pembeli dan pada umumnya akan membuat
posisi pembeli semakin kuat.

7) Ancaman produk pengganti.

8) Ketersedian produk substitusi yang banyak akan membatasi


keleluasaan pemain dalam industri untuk menentukan harga jual produk.
Produk substitusi yang perlu diperhatikan secara strategis adalah produk-
produk substitusi yang memiliki tren membaiknya kinerja harga
dibandingkan dengan produk industry tersebut, diproduksi oleh industru
yang memperoleh laba tinggi. Jika industri tidak dapat meningkatkan
kualitas produk atau melakukan diferensiasi, maka industru itu akan
mengalami kemunduran dalam laba dan mungkin juga dalam
pertumbuhannya.

9)

10)

11)
12)

13) PENERAPAN TEORI FIVE FORCES MICHAEL PORTER

14) PADA PERUSAHAAN APPLE Inc.

15) 1. Profil Perusahaan

16) 1.1 Latar Belakang Perusahaan

17) Apple Inc. (sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah


sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Silicon Valley, Cupertino,
California dan bergerak dalam bidang perancangan, pengembangan, dan
penjualan barang-barang yang meliputi elektronik konsumen, perangkat lunak
komputer, serta komputer pribadi. Apple Inc. didirikan pada tanggal 1 April, 1976
dan diinkonporasikan menjadi Apple Computer, Inc. pada tanggal 3 Januari, 1977.
Pada 9 Januari, 2007, kata Computer dihapus untuk mencerminkan fokus Apple
terhadap bidang elektronik konsumen pascapeluncuran iPhone.

18) Apple dikenal akan jajaran produk perangkat lunak diantaranya


sistem operasi OS X dan iOS, pemutar musik iTunes, serta peramban web Safari,
dan perangkat keras diantaranya komputer meja iMac, komputer jinjing Macbook
Pro, pemutar lagu iPod, serta telepon genggam iPhone.

19) Pasar yang dibidik Apple inc antara lain kalangan pelajar, pekerja,
pemerintahan, serta masyarakat internasional. Apple menyadari bahwa kaum
profesional muda yang jumlahnya terus berkembang (terutama mereka yang
sukses lewat bisnis online) akan menjadi konsumen alat komunikasi canggih yang
setia. Oleh karena itu, kampanye pemasaran produk iPhone sejak seri pertama
selalu menonjolkan hal-hal yang akan menarik perhatian kaum muda dan
profesional yaitu produk yang canggih, trendi dan serba bisa.

20) Steve Jobs mengatakan bahwa tujuan Apple didirikan bukanlah untuk
mendapatkan uang. Tujuan kami adalah mendesain dan membangun lalu
memberikan barang-barang bagus ke masyarakat. Kami percaya dengan cara
begitu, orang-orang akan menyukai kami, dan sebagai gantinya,kami akan
mendapatkan uang. Tapi kami memahami betul mengenai tujuan-tujuan yang
kami miliki.

21)

22) 1.2 Sejarah Singkat

23) Apple inc. merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang


teknologi computer. Berdiri di daerah Silicon Valley, Cupertino, California pada 3
Januari 1977. Dengan nama Apple Computer Inc. pada awalnya, Apple inc
membuat Apple II yang merupakan awal revolusi computer pribadi yang
kemudian mengalami kemajuan hingga sekarang dengan Macintosh pada tahun
1980-an.

24) Produk perangkat keras Apple, seperti iMac, Macbook, perangkat


pemutar lagu iPod, dan telepon genggam iPhone hingga sekarang dikenal oleh
berbagai kalangan. Beberapa perangkat lunak ciptaanya pun mampu bersaing di
bidang kreatif seperti penyunting video Final Cut Pro, penyunting suara Logic Pro
dan pemutar lagu iTunes yang sekaligus berfungsi sebagai toko lagu online.

25) Dimulai oleh Steven Wozniak sebagai salah satu pembantu pendiri
Apple yang bertemu dengan Steven Jobs. Steven Wozniak ialah seorang hacker
elektronik yang membuat versi BASIC dari Chip 6502 yang awalnya telah
didesain oleh orang yang mendesain Motorola 6800, kemudian Wozniak membuat
computer agar chipnya tersebut dapat dijalankan. Apple I merupakan produk
pertama dari perusahaan Apple. Produk ini dibuat dan dirancang oleh pendirinya,
Steve Wozniak. Dan kemudian perangkat ini dipasarkan oleh rekannya, Steve
Jobs. Di tahun 1976 kemudian ia mempopulerkan konsep komputer di rumah
tangga/pribadi dengan Apple II.

26) Berlanjut pada tahun 1980-an Steve Jobs membuat Apple III dan
Apple Lisa namun kalah bersaing dipasaran dengan IBM. Tak menyerah Steve
Jobs membuat Apple Macintosh pada tahun 1984. Steve Jobs merupakan salah
satu orang yang pertama kali menyadari potensi untuk mengomersialkan
antarmuka pengguna grafis (graphical user interface) dan mouse yang
dikembangkan di Palo Alto Research Center perusahaan Xerox hingga kemudian
teknologi ini diterapkannya ke dalam Apple Macintosh. Pasang surut perusahaan
Apple inc. membuat perusahaan ini terus berinovasi agar tak kalah saing
dipasaran, dengan pengalaman kegagalan yang lumayan banyak Jobs terbukti
mampu merebut pasar dunia dengan berbagai produknya. Meskipun Jobs pernah
dikeluarkan dari Apple oleh

27) Dalam sejarah berdirinya Apple sampai saat ini, produk-produk Apple
mulai dari gadget, laptop, hingga komputer, tak pernah dijual dengan harga
rendah. Dari perjalanan Apple dahulu ketika pertama kali didirikan sampai seri
iPhone 6s keluar.

28)

29) 2. Analisis Porter Pada Apple Inc.

30) 2.1 Ancaman Masuknya Pendatang Baru

31) Ancaman pendatang baru ke pasar yang bisa mengancam


pangsa pasar Apple relatif rendah. Hal ini terutama disebabkan oleh dua
faktor: biaya yang sangat tinggi untuk mendirikan sebuah perusahaan
dalam industri dan tambahan biaya yang tinggi membangun pengenalan
merek. Setiap pendatang baru ke pasar gadget atau smartphone perlu
memiliki modal besar hanya untuk dihabiskan pada penelitian dan
pengembangan dan juga manufaktur untuk mengembangkan dan
memproduksi portofolio produk sendiri sebelum membawa produknya ke
pasar dan mulai penjualan. Pada perusahaan dengan industri yang sama
antara Apple dan pesaingnya, adalah perusahaan-perusahaan besar besar.
Tantangan berikutnya adalah membangun pengenalan nama merek dalam
industri yang sudah dikuasai oleh beberapa perusahaan besar, seperti
Apple, Google dan Amazon, dengan pengakuan merek yang sangat kuat.
32) Membangun sebuah bisnis untuk bersaing dengan
perusahaan-perusahaan seperti Apple membutuhkan modal yang tinggi.
Selain itu, cukup mahal untuk mengembangkan brand yang kuat untuk
bersaing dengan perusahaan besar seperti Apple. Faktor-faktor ini
membuat pendatang baru lemah. Namun, ada perusahaan-perusahaan besar
dengan kemampuan keuangan yang besar untuk memasuki pasar dan
mempengaruhi Apple. Google telah melakukannya melalui produk seperti
smartphone Nexus. Samsung juga pada awalnya adalah pendatang baru.
Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa ada perusahaan besar yang
memiliki potensi untuk secara langsung bersaing dengan Apple.

33) Meskipun ada kemungkinan beberapa perusahaan baru,


seperti perusahaan China yang mendapat dukungan keuangan dari
pemerintah, dapat menjadi pesaing Apple dalam industri elektronik dalam
waktu dekat, meskipun kemungkinannya sangat kecil. Oleh karena itu,
penting bagi Apple untuk terus memperkuat posisi melalui pengembangan
produk baru dan membangun loyalitas merek untuk membuat setiap
pendatang baru potensial yang masuk ke industri ini berada dalam posisi
yang kurang menguntungkan.

34)

35) 2.2 Kekuatan tawar-menawar pemasok

36) Daya tawar pemasok relatif lemah dalam pasar untuk


produk-produk Apple. Posisi tawar pemasok dilemahkan oleh tingginya
jumlah pemasok potensial untuk Apple. Apple bebas untuk memilih dari
sejumlah besar pemasok potensial untuk komponen-komponen untuk
produk-produknya. Industri pemasok komponen, seperti produsen prosesor
komputer, itu sendiri sangat kompetitif. Biaya perpindahan pemasok untuk
Apple relatif rendah dan tidak hambatan signifikan. Ditambah lagi, Apple
adalah pelanggan utama untuk sebagian besar pemasok komponen. Oleh
karena itu, para pemasok sangat enggan mengambil risiko kehilangan. Ini
memperkuat posisi Apple untuk negosiasi dengan pemasok, sedangkan
sebaliknya melemahkan posisi pemasok. Daya tawar pemasok komponen
bagian bukanlah pertimbangan utama bagi baik Apple atau pesaing utama.

37)

38) 2.3 Kekuatan tawar-menawar pembeli

39) Sangat mudah bagi pelanggan untuk berpindah merek,


sehingga para pelanggan membuat perusahaan seperti Apple untuk
menjamin kepuasan pelanggan. Di sisi lain, pembelian masing-masing
konsumen sangat kecil dibandingkan dengan total pendapatan Apple.
Kondisi ini membuat pelanggan lemah pada tingkat individu. Namun,
karena mudah untuk beralih dari Apple ke merek lain, pembeli masih
mempunyai daya tawar yang kuat. Apple menyikapi daya tawar yang kuat
ini dengan terus melakukan pengeluaran yang besar untuk penelitian dan
pengembangan, memungkinkan untuk terus mengembangkan produk baru
dan unik seperti Apple Pay dan Apple Watch. Apple telah sangat sukses
menguasai inovasi ini dengan mempunyai basis pelanggan yang besar
yang pada dasarnya tidak akan meninggalkan produk Apple untuk produk
lain. Jadi, ini menunjukkan bahwa Apple harus mencakup daya tawar
pembeli atau pelanggan sebagai salah satu variabel yang paling signifikan
dalam mengembangkan strategi.

40)

41) 2.4 Persaingan di antara perusahaan yang ada

42) Tingkat persaingan di antara perusahaan-perusahaan besar


yang bersaing langsung dengan Apple sangatlah tinggi. Apple dalam
persaingan langsung dengan perusahaan seperti Google, Inc., Hewlett-
Packard Company, Samsung Electronics Co, Ltd dan Amazon, Inc. Semua
perusahaan-perusahaan ini mengeluarkan modal yang signifikan pada
penelitian dan pengembangan, dan juga pemasaran, hal yang serupa
dilakukan oleh Apple. Dengan demikian, kompetisi dalam industri ini
sangat kuat. Satu hal yang membuat industri ini sangat kompetitif adalah
switching cost yang relatif rendah. Tidak memerlukan dana yang besar
bagi konsumen untuk meninggalkan Apple iPad untuk Amazon Kindle
atau komputer tablet lainnya. Ancaman persaingan pasar seperti ini adalah
pertimbangan utama untuk Apple, salah satu cara untuk menanganinya
adalah dengan terus mengembangkan produk baru dan unik untuk
meningkatkan dan memperkuat posisi pangsa pasarnya.

43) Selain itu, Apple sendiri mempunyai saingan utama dalam


hal pembangunan software yaitu google. Google sendiri adalah pengusung
system operasi Android yang mana adalah saingan utama untuk iOS.
Selain itu, system cloud google yakni Google Drive lebih diminati
masyarakat daripada iCloud milik Apple.

44)

45) 2.5 Ancaman oleh produk pengganti

46) Produk pengganti dalam kerangka Porter Five Forces Model,


bukan produk yang secara langsung bersaing dengan produk perusahaan
tetapi mungkin pengganti untuk merk keseluruhan. Dalam kasus Apple,
contoh produk pengganti adalah telepon darat, yang mungkin menjadi
pertimbangan untuk memiliki sebuah iPhone. kekuatan pasar ini relatif
rendah untuk Apple karena fakta bahwa sebagian besar produk pengganti
memiliki kemampuan terbatas dibandingkan dengan produk Apple, seperti
dalam contoh telepon darat dibandingkan dengan iPhone yang memiliki
kemampuan untuk melakukan lebih dari sekedar membuat panggilan
telepon.

47)
1. 3. Analisis SWOT Pada Apple. Inc

2. 3.1 Analisis Strength Pada Apple

Produk Innovative - Salah satu kekuatan utama Apple selama bertahun-


tahun adalah produk yang inovatif. Apple selalu mempresentasikan
produk-produk inovatif yang selalu menjadi trend dan itu menjadi
kekuatan utama Apple. Diawali dengan MacBook, kemudian iPod, Iphone,
Ipad,dan terakhir iWatch. Singkatnya, Apple telah memenuhi segala
sesuatu yang diinginkan setiap individu.

Posisi Penguasa - Apple adalah perusahaan teknologi terkemuka di dunia


berkaitan dengan pendapatan yang dihasilkan. Apple juga merupakan
produsen ponsel terbesar kedua di dunia. Ini menjadi perusahaan AS
pertama yang melewati pendapatan 700 miliar dolar dan pada tahun 2014,
Apple adalah perusahaan dagang terbesar di dunia.

Brand equity - Berada di posisi puncak dalam industri mengharuskan


Apple menjaga ekuitas merk. Merek Apple adalah merk no 1 yang
dihargai di antara semua perusahaan di dunia pada tahun 2016. Nilai merk
pada tahun 2015 diperkirakan 118,9 Miliar dolar.

Desain & Teknologi - Bagian terbaik dari Apple dan alasan ekuitas merek
yang fantastis adalah desain serta teknologi yang digunakannya pada
setiap produk. Apple selalu inovative dan elegan dalam desain produk dan
di dalamnya tertanam mesin berkualitas untuk memberikan kinerja yang
cepat. Semua ini terdapat pada MacOS, perangkat lunak yang dikenal akan
efisiensinya .

Distribusi - Apple memiliki 470 toko di 17 negara. Selain toko-toko


tersebut, Apple menjual produknya melalui mitra dagang, secara online
maupun melalui toko retail premium lainnya.
Steve Jobs - Salah satu faktor kunci, pemimpin Apple, dan juga orang
dicintai di Industri teknologi. Dia adalah inspirasi bagi semua pemasar
tentang bagaimana cara dia memimpin anak buahnya, cara dia menjalani
hidupnya dan membawa Apple bersamanya. Sejak 2011, Apple telah
dipimpin oleh Tim Cook yang juga menunjukkan kejeniusannya dalam
mengembangkan Apple.

Margin - Salah satu keuntungan utama dari Apple adalah margin yang
diterapkan pada produk-produknya. Menjadi pemimpin teknologi dengan
ekuitas merek yang tinggi, Apple menerapkan margin yang besar untuk
berinvestasi di R & D dan membangun merek. Selanjutnya, strategi harga
Apple adalah dengan menetapkan harga jual yang sama pada setiap retail
Apple.

Fokus konsumen - Apple selalu merancang produk dengan fokus pada


konsumen dengan tetap berorientasi pada masa depan. Mereka selalu
mencoba untuk membayangkan hal-hal yang bahkan belum pernah
terpikirkan oleh konsumen. Seperti Steve Jobs bilang "jika Anda bertanya
pada konsumen apa yang dia inginkan, dan pada saat yang sama anda
memberinya hal tersebut, maka konsumen akan menginginkan sesuatu
yang lain". Ideologi ini adalah kunci kesuksesan Apple.

3.

4. 3.2 Analisis Weakness pada Apple

Sesuai harapan Pelanggan - Menjadi perusahaan terkemuka sejak tahun


1980-an Apple memiliki pangsa pasar besar dan harapan konsumen akan
terus meningkat. Orang-orang mengharapkan hal-hal besar dari tahun ke
tahun dan untuk mempertahankan tingkat harapan ini menjadi hal yang
tidak mudah bagi siapa saja.

Ketidakcocokan - Isu kunci dalam Apple sebagai perusahaan adalah


bahwa banyak dari produk-produknya tidak sesuai dengan perangkat lunak
pihak ketiga / aksesoris. Jadi secara keseluruhan, ketika Anda membeli
produk dari Apple, Anda telah memasuki dunia Apple dan Anda harus
terus menggunakan produk Apple saja. Yang membuat dampak besar pada
konsumen adalah pengambilan keputusan.

Ketergantungan pada beberapa produk - Apple hanya memiliki 7-8


produk dalam portofolio dibandingkan dengan berbagai produk yang
pesaing terdekatnya seperti Microsoft dan Google miliki. Oleh karena itu
ketergantungan Apple pada setiap produknya sangat tinggi. Jika salah satu
produk gagal, maka itu merupakan kerugian 10% untuk Apple. Oleh
karena itu, ada permintaan umum dari Apple untuk meningkatkan
portofolio produknya.

5.

6. 3.3 Analisis Opportunity pada Apple

Apple Car - Tentu, dengan Facebook bekerja sama dengan Instagram,


Whatsapp, dan Google berkembang di 10 cara yang berbeda, Apple ingin
mengetahui beberapa produk baru yang bisa diluncurkan Apple. Apple kini
terpaku pada Apple Car yang seharusnya diluncurkan pada tahun 2020.
Seperti produk lain dari Apple, kita bisa mengharapkan hal-hal besar dari
Apple Car juga.

Kemajuan teknologi - Dalam industri teknologi, kemajuan teknologi


selalu memberikan kesempatan. Dan dari satu merek kita berharap Apple
selalu memanfaatkan teknologi yang terbaik. Kita bisa berharap MacBook,
iPhone, iPads dan iWatches lebih maju di tahun-tahun mendatang.

Pertumbuhan Pasar - Apple adalah perusahaan yang beroperasi di pasar


yang berkembang. Sama pentingnya untuk perusahaan adalah
meningkatnya PDB negara-negara berkembang, sehingga meningkatkan
konsumsi merek premium seperti Apple. Setiap perusahaan yang
berkembang membutuhkan basis pasar yang lebih besar dan basis pasar
perlahan-lahan sedang dibangun melalui perluasan wilayah untuk Apple.

iWatch dan Apple TV - Dua produk yang dapat meningkatkan kehadiran


lebih jauh adalah iWatch dan Apple TV, yang keduanya ditujukan untuk
masa yang akan datang, ketika kehadiran dunia digital terus meningkat .
Apel iWatch sudah memiliki pangsa pasar 50% di AS.

7.

8.

9. 3.4 Analisis Threat pada Apple

10.

Penetrasi pasar Smartphone - Salah satu ancaman utama bagi Apple


adalah penetrasi merek lain di pasar Smartphone. Android saat ini
menguasai 47,5% dari pangsa pasar sedangkan Iphone menguasai 42% di
pangsa pasar. Android sedang digunakan oleh Samsung, HTC, Lenovo dan
praktis semua perusahaan yang ingin masuk ke pasar smartphone. Android
merupakan produk dari Google (2 merek paling berharga), Apple harus
siap untuk berkompetisi di pasar Smartphone.

Kompetisi laptop - MacBook jelas yang terbaik. Begitupun dengan Dell,


Sony dan Lenovo. Kompetisi ini terus meningkat di segmen laptop. Dell
telah memperkenalkan beberapa model yang terbaru selama bertahun-
tahun termasuk model Alienware. Jadi, meskipun Apple sebagai merek
yang dicintai oleh semua orang, MacBook menghadapi persaingan yang
ketat dari merek lain juga.

Smartphone menggantikan Ipod - Pada tahun 2014, Ipod mengalami


penurunan besar dalam penjualan sebesar 52% daripada tahun 2013.
Keseluruhan pemutar musik, telah diganti dengan Smartphone sama sekali
karena mudah untuk mendapatkan musik dan membawanya kemana saja.
Oleh karena itu fungsi dari Ipod tidak lebih unik.

11.

12. BAB III


13. KESIMPULAN
14.
1. Analisis five force porter merupakan analisis yang cenderung menganalisis
faktor eksternal yang mempengaruhi aktivitas bisnis perusahaan, baik
produk maupun pangsa pasar. Analisis porter memberikan gambaran
bagaimana ancaman pendatang baru untuk perusahaan apple yang
menyebabkan dia harus memikirkan strategi bagaimana cara
menghadapinya terutama china yang didukung oleh pemerintah, meski
begitu, brand apple hingga saat ini masih unggul dengan kemewahannya
dimata masyarakat sehingga pada saat ini apple masih tahap aman
meskipun harus waspada, dengan kemewahan dan pangsa pasar yang besar
dan jelas, dalam segi pemasok pun apple mempunyai daya beli yang kuat
yang menyebabkan daya tawar dari dari pemasok lemah, pemasok tidak
mempunyai kekuatan untuk menawar, karena apple akan dengan
mudahnya mengganti supplier apabila mereka tidak sesuai dengan
keinginan dan standar apple, karena apple mempunyai standar yang tinggi
yang tujuannya untuk memanjakan dan memuaskan konsumen sehingga
jika beberapa konsumen berpaling dari apple, itu tidak membuat khawatir
karena masih banyak konsumen yang merasa puas dengan produk apple,
akan tetapi yang dikhawatirkan apabila basis pelanggan yang besar, maka
dari itu apple terus melakukan research and development agar produknya
mampu bersaing dan pelanggan tetap menggunakannya. Ini membuat
persaingan antar perusahaan semakin ketat, yang dimana dalam five force
porter pun menganalisis akan hal ini, selain dari gadget yang dikenal
idevice, apple bersaing dengan google dalam segi cloud, dan ancaman
barang pengganti pun bermunculan salah satunya adalah Ipod yang
semakin tergantikan dengan perangkat pemutar musik yang sudah
terintegrasi dengan device. Semua yang di analisis menggunakan five
force porter sangatlah penting agar apple berhati-hati untuk menentukan
langkah dan strategi. Perusahaan yang sudah besar tidak menjamin
kedepannya akan berjalan dengan baik dan semestinya mengingat
persaingan yang sangat ketat dari berbagai perusahaan.
2. Analisis SWOT Apple menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kekuatan
utama yang dapat digunakan untuk secara efektif mengatasi kelemahan
organisasi. Perusahaan juga dapat menggunakan kekuatan ini untuk
mengeksploitasi kesempatan untuk memperluas jaringan distribusi. Selain
itu, Apple dapat menggunakan citra merek yang kuat dan inovasi yang
cepat untuk berhasil mengembangkan dan meluncurkan lini produk yang
baru. Namun, perusahaan menghadapi ancaman signifikan seperti
persaingan agresif dan model imitasi, yang menjadi tantangan utama
dalam mempengaruhi pelaku industri. Dalam mengatasi ancaman-ancaman
dapat melalui portofolio paten yang kuat, bersama dengan inovasi yang
berkelanjutan untuk memastikan keunggulan kompetitif dari produk Apple
bahkan ketika pesaing mencoba untuk mengejar ketinggalan.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.

33. DAFTAR PUSTAKA

34. Subramanyam, K.R dan Wild, John J. Analisis Laporan Keuangan Edisi 10.
2014. Penerbit Salemba Empat

35. Apple.com

36. Investopedia.com

37. Panmore.com