Anda di halaman 1dari 15

PSAK 67 (Penyesuaian 2014) : Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain

PSAK 67 mengadopsi seluruh pengaturan dalam IFRS 12 (efektif 1 Januari 2014), kecuali:
1. IFRS 12 Paragraf 6(b) tentang laporan keuangan tersendiri disesuaikan dengan kondisi di
Indonesia (lihat PSAK 4)
2. IFRS 12 Paragraf 6(d) dan C3 ttg referensi terhadap IFRS 9 Financial Instrument tidak
diadopsi karena IFRS 9 belum diadopsi, sehingga referensi yang digunakan adalah PSAK 55
yang merupakan adopsi dari IAS 39.
3. IFRS 12 Paragraf C1 tentang tanggal efektif dan ketentuan transisi dengan meniadakan
penerapan dini.
4. IFRS 12 Paragraf C1A dan C1B tentang tanggal efektif dan ketentuan transisi tidak diadopsi
karena tidak relevan.
5. IFRS 12 Paragraf C2 tentang tanggal efektif dan ketentuan transisi tidak diadopsi karena
tidak relevan.
6. IFRS 12 Appendix D tentang amandemen terhadap IFRS lainnya tidak diadopsi karena tidak
relevan.

Tujuan
PSAK 67 bertujuan untuk mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan informasi yang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi:
(a) sifat dan risiko yang terkait dengan kepentingannya dalam entitas lain; dan
(b) dampak dari kepentingan tersebut terhadap posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas
entitas.

Untuk memenuhi tujuan tersebut, entitas mengungkapkan:


(a) Pertimbangan dan asumsi signifikan yang telah dibuat dalam menentukan:
(i) sifat dari kepentingannya dalam entitas lain atau pengaturan;
(ii) jenis pengaturan bersama dimana entitas memiliki kepentingan;
(iii) bahwa entitas memenuhi definisi entitas investasi, jika dapat diterapkan; dan
(b) Informasi mengenai kepentingannya dalam:
(i) entitas anak;
(ii) pengaturan bersama dan entitas asosiasi; dan
(iii) entitas terstruktur yang tidak dikendalikan oleh entitas induk (entitas terstruktur
yang tidak dikonsolidasi)

Ruang Lingkup
Pernyataan ini diterapkan oleh entitas yang memiliki kepentingan dalam entitas anak, pengaturan
bersama (yaitu operasi bersama atau ventura bersama), entitas asosiasi, entitas terstruktur, yang
tidak dikonsolidasi.
Pertimbangan dan Asumsi Signifikan
Entitas mengungkapkan informasi mengenai pertimbangan dan asumsi signifikan yang telah
dibuat dalam menentukan:
(a) bahwa entitas memiliki pengendalian terhadap entitas lain;
(b) entitas memiliki pengendalian bersama terhadap pengaturan atau pengaruh signifikan atas
entitas lain; dan
(c) jenis pengaturan bersama (yaitu operasi bersama atau ventura bersama) ketika pengaturan
tersebut telah dibentuk melalui kendaraan terpisah.

Entitas mengungkapkan, sebagai contoh, pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat dalam
menentukan bahwa:
(a) entitas tidak mengendalikan entitas lain meskipun memiliki lebih dari setengah hak suara
entitas lain.
(b) entitas mengendalikan entitas lain meskipun entitas tersebut memiliki kurang dari setengah
hak suara entitas lain.
(c) entitas adalah agen atau principal
(d) entitas tidak memiliki pengaruh signifikan meskipun entitas tersebut memiliki 20% atau lebih
dari hak suara entitas lain.
(e) entitas memiliki pengaruh signifikan meskipun entitas tersebut memiliki kurang dari 20%
hak suara entitas lain.

Status Entitas Investasi


Ketika entitas induk menentukan bahwa entitas tersebut adalah entitas investasi sesuai dengan
PSAK 65: Laporan Keuangan Konsolidasian paragraf 27, entitas investasi mengungkapkan
informasi mengenai pertimbangan dan asumsi signifikan yang telah dibuat dalam menentukan
bahwa entitas induk adalah entitas investasi. Jika entitas investasi tidak memiliki satu atau lebih
dari karakteristik khusus entitas investasi, maka entitas induk mengungkapkan alasannya dalam
menyimpulkan bahwa entitas induk adalah tetap merupakan entitas investasi.

Kepentingan dalam Entitas Anak


Entitas mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan
konsolidasinya:
(a) untuk memahami:
(i) komposisi kelompok usaha; dan
(ii) kepentingan yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali dalam aktivitas dan arus kas
kelompok usaha; dan
(b) untuk mengevaluasi:
(i) sifat dan luas pembatasan signifikan atas kemampuan entitas untuk mengakses atau
menggunakan aset dan menyelesaikan liabilitas kelompok usaha tersebut,
(ii) sifat dan perubahan risiko yang terkait dengan kepentingannya dalam entitas terstruktur
yang dikonsolidasi;
(iii) konsekuensi perubahan bagian kepemilikan dalam entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian;
(iv)konsekuensi hilangnya pengendalian atas entitas anak selama periode pelaporan.

Kepentingan yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali dalam aktivitas dan arus kas
kelompok usaha
Entitas mengungkapkan untuk setiap entitas anaknya yang memiliki kepentingan nonpengendali
yang bersifat material terhadap entitas pelapor:
(a) nama entitas anak;
(b) lokasi utama kegiatan usaha;
(c) proporsi bagian kepemilikan yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali;
(d) proporsi hak suara yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali, jika berbeda dari proporsi
bagian kepemilikan yang dimiliki;
(e) laba atau rugi yang dialokasikan kepada kepentingan nonpengendali dan entitas anak selama
periode pelaporan;
(f) akumulasi kepentingan nonpengendali dari entitas anak pada akhir periode pelaporan;
(g) ringkasan informasi keuangan mengenai entitas anak.

Sifat dan Luas Pembatasan Signifikan


Atas kemampuannya untuk mengakses atau menggunakan aset dan menyelesaikan liabilitas
kelompok usaha, entitas mengungkapkan:
(a) pembatasan signifikan untuk kemampuan untuk mengakses atau menggunakan aset dan
menyelesaikan liabilitas kelompok usaha, seperti:
(i) pembatasan untuk mengalihkan kas atau aset lain kepada (atau dari) entitas lain dalam
kelompok usaha tersebut;
(ii) jaminan atau persyaratan lain yang dapat membatasi pembagian dividen dan distribusi
modal lain yang dibayar atau pinjaman dan uang muka yang dibuat atau dibayar kembali
kepada (atau dari) entitas lain dalam kelompok usaha tersebut.
(b) sifat dan luas yang mana hak protektif kepentingan nonpengendali dapat membatasi
kemampuan untuk mengakses atau menggunakan aset dan menyelesaikan liabilitas kelompok
usaha;
(c) jumlah tercatat dalam laporan keuangan konsolidasi atas aset dan liabilitas yang terkena
pembatasan.

Sifat Risiko yang Terkait dengan Kepentingan Entitas dalam Entitas Terstruktur yang
Dikonsolidasi
Jika selama periode pelaporan entitas induk atau entitas anaknya, walaupun tidak memiliki
kewajiban kontraktual untuk melakukannya, telah memberikan dukungan keuangan atau
dukungan lain kepada entitas terstruktur yang dikonsolidasi, maka entitas mengungkapkan:
(a) jenis dan jumlah dukungan yang diberikan, termasuk situasi yang entitas induk atau entitas
anaknya membantu entitas terstruktur dalam mendapatkan dukungankeuangan; dan
(b) alasan untuk memberikan dukungan.

KEPENTINGAN DALAM ENTITAS ANAK YANG TIDAK DIKONSOLIDASI


(ENTITAS INVESTASI)
Entitas investasi yang sesuai dengan PSAK 65: Laporan Keuangan Konsolidasian, disyaratkan
untuk menerapkan pengecualian terhadap konsolidasi dan sebaliknya mencatat investasinya
dalam entitas anak pada nilai wajar melalui laba rugi harus mengungkapkan fakta tersebut.
Untuk setiap entitas anak yang tidak dikonsolidasi, entitas investasi mengungkapkan:
(a) nama entitas anak;
(b) lokasi utama kegiatan usaha entitas anak; dan
(c) proporsi bagian kepemilikan yang dimiliki oleh entitas investasi, dan jika berbeda, proporsi
hak suara yang dimiliki.
Jika entitas investasi adalah entitas induk dari entitas investasi lain, maka entitas juga
memberikan pengungkapan untuk entitas yang dikendalikan oleh entitas investasi anaknya.

KEPENTINGAN DALAM PENGATURAN BERSAMA DAN ENTITAS ASOSIASI


Entitas mengungkapkan informasi yang memungkinkan penguna laporan keuangannya untuk
mengevaluasi:
(a) sifat, luas dan dampak keuangan dari kepentingannya dalam pengaturan bersama dan entitas
asosiasi termasuk sifat dan dampak hubungan kontraktualnya dengan investor lain yang
memiliki pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas pengaturan bersama dan
entitas asosiasi;
(b) sifat dan perubahan risiko yang terkait dengan kepentingannya dalam ventura bersama dan
entitas asosiasi.
Sifat, Luas, dan Dampak Keuangan dari Kepentingan Entitas dalam Pengaturan Bersama
dan Entitas Asosiasi
Entitas mengungkapkan:
(a) untuk setiap pengaturan bersama dan entitas asosiasi yang material bagi entitas pelapor:
(i) nama pengaturan bersama atau entitas asosiasi;
(ii) sifat dan hubungan entitas dengan pengaturan bersama atau entitas asosiasi;
(iii) lokasi utama kegiatan usaha pengaturan bersama atau entitas asosiasi;
(iv)proporsi bagian kepentingan atau penyertaan modal yang dimiliki oleh entitas dan jika
berbeda, proporsi hak suara yang dimiliki.
(b) untuk setiap ventura bersama dan entitas asosiasi yang material bagi entitas pelapor:
(i) apakah investasi dalam ventura bersama atau entitas asosiasi diukur dengan
menggunakan metode ekuitas atau pada nilai wajar;
(ii) ringkasan informasi keuangan mengenai ventura bersama atau entitas asosiasi;
(iii) jika ventura bersama atau entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas, nilai wajar investasi dalam ventura bersama atau entitas asosiasi, jika terdapat
harga pasar kuotasian untuk investasi tersebut.
(c) Informasi keuangan tentang investasi entitas dalam ventura bersama dan entitas asosiasi yang
jumlahnya tidak material secara individual:
(i) Dalam gabungan dan secara terpisah untuk seluruh ventura bersama yang tidak material
secara individual;
(ii) Dalam gabungan untuk seluruh entitas asosiasi yang tidak material secara individual.
Risiko Terkait dengan Kepentingan Entitas dalam Ventura Bersama dan Entitas Asosiasi
Entitas mengungkapkan:
(a) komitmen bahwa entitas telah terkait dengan ventura bersamanya secara terpisah dari jumlah
komitmen lain;
(b) sesuai PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi, kecuali kemungkinan
terjadinya kerugian sangat kecil, liabilitas kontijensi yang terjadi terkait dengan
kepentingannya dalam ventura bersama atau entitas asosiasi, secara terpisah dari jumlah
liabilitas kontinjensi lain.

KEPENTINGAN DALAM ENTITAS TERSTRUKTUR YANG TIDAK DIKONSOLIDASI


Entitas mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangannya:
(a) untuk memahami sifat dan luas dari kepentingannya dalam entitas terstruktur yang tidak
dikonsolidasi;
(b) untuk mengevaluasi sifat dan perubahan risiko yang terkait dengan kepentingannya dalam
entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi.
Informasi yang disyaratkan oleh poin (b) mencakup informasi mengenai eksposur entitas
terhadap risiko dari keterlibatan yang dimiliki dengan antitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi
dalam periode sebelumnya, meskipun jika entitas tidak lagi memiliki keterlibatan kontraktual
apapun dengan entitas terstruktur pada tanggal pelaporan.
Sifat Kepentingan
Entitas mengungkapkan informasi kuantitatif dan kualitatif mengenai kepentingannya dalam
entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi, mencakup, tetapi tidak terbatas pada, sifat, tujuan,
ukuran dan aktivitas entitas terstruktur tersebut dan bagaimana entitas terstruktur didanai.
Jika entitas menjadi sponsor entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi dan entitas tidak
memberikan informasi yang disyaratkan, maka entitas mengungkapkan:
(a) bagaimana entitas menentukan entitas terstruktur mana yan telah disponsori entitas;
(b) penghasilan dari entitas terstruktur tersebut selama periode pelaporan, mencakup gambaran
jenis penghasilan yang disajikan; dan
(c) jumlah tercatat (pada waktu pengalihan) dari seluruh aset yang dialihkan kepada entitas
terstruktur selama periode pelaporan.
Sifat Risiko
Entitas mengungkapkan (dalam format table) ringkasan dari
(a) jumlah tercatat aset dan liabilitas yang diakui dalam laporan keuangan entitas yang terkait
dengan kepentingannya dalam entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi.
(b) Pos dalam laporan posisi keuangan dimana aset dan liabilitas tersebut diakui;
(c) Jumlah yang paling merepresentasikan eksposur maksimal entitas terhadap kerugian dari
kepentingannya dalam entitas terstruktur yang dikonsolidasi, mencakup bagaimana
penentuan jumlah eksposur maksimal terhadap kerugian. Jika entitas tidak dapat menentukan
jumlah eksposur maksimal terhadap kerugian dari kepentingannya dalam entitas terstruktur
yang tidak dikonsolidasi, maka entitas mengungkapkan fakta dan alasannya.
(d) Perbandingan jumlah tercatat aset dan liablitas entitas yang terkait dengan kepentingannya
dalam entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi dan eksposur maksimal entitas terhadap
kerugian dari entitas tersebut.

DEFINISI ISTILAH
Entitas terstruktur (structured entity) adalah entitas yang telah didesain sehingga hak suara
atau hak serupa bukan merupakan faktor dominan dalam memutuskan siapa yang mengendalikan
entitas, seperti ketika hak suara apapun hanya terkait dengan tugas administrasi dan aktivitas
relevan, diarahkan melalui pengaturan kontraktual.

Kepentingan dalam entitas lain (interest in another entity). Untuk tujuan Pernyataan ini,
kepentingan dalam entitas lain mengacu pada keterlibatan kontraktual dan nonkontraktual yang
mengekspos entitas terhadap variabilitas imbal hasil dari kinerja entitas lain. Kepentingan dalam
entitas lain dapat dibuktikan dengan, tetapi tidak terbatas pada, kepemilikan instrumen ekuitas
atau instrumen utang sebagaimana bentuk keterlibatan lainnya seperti penyediaan dana,
dukungan likuiditas, peningkatan kualitas kredit dan jaminan. Hal tersebut mencakup cara entitas
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas entitas lainnya.
Entitas belum tentu memiliki kepentingan dalam entitas lain semata-mata hanya karena
hubungan pemasok pelanggan yang khusus.

Penghasilan dari entitas terstruktur. Untuk tujuan Pernyataan ini, penghasilan dari entitas
terstruktur mencakup, tetapi tidak terbatas pada, imbalan berulang dan tidak berulang, bunga,
dividen, keuntungan atau kerugian pada pengukuran kembali atau penghentian pengakuan
kepentingan dalam entitas terstruktur dan keuntungan atau kerugian dari pengalihan aset dan
liabilitas kepada entitas terstruktur.

PEDOMAN PENERAPAN
PENGGABUNGAN
Entitas memutuskan, sesuai dengan keadaannya, berapa banyak rincian yang diberikan untuk
memenuhi kebutuhan informasi pengguna, berapa banyak penekanan yang diberikan pada
persyaratan pengungkapan dengan aspek yang berbeda dan bagaimana menggabungkan
informasi
tersebut. Hal tersebut diperlukan untuk mencapai keseimbangan antara pembebanan laporan
keuangan dengan rincian yang berlebihan yang mungkin tidak membantu pengguna laporan
keuangan dan pengaburan informasi sebagai hasil dari terlalu banyaknya penggabungan.
Entitas menggabungkan pengungkapan yang disyaratkan oleh Pernyataan ini untuk kepentingan
dalam entitas serupa jika penggabungan konsisten dengan tujuan pengungkapan dan persyaratan
dalam paragraf PP04, dan tidak mengaburkan informasi yang diberikan. Entitas mengungkapkan
bagaimana entitas telah menggabungkan kepentingannya dalam entitas serupa.
Entitas menyajikan informasi secara terpisah untuk kepentingan dalam:
(a) entitas anak;
(b) ventura bersama;
(c) operasi bersama;
(d) entitas asosiasi; dan
(e) entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi.

Dalam menentukan apakah akan menggabungkan informasi, entitas mempertimbangkan


informasi kuantitatif dan kualitatif mengenai risiko dan karakteristik imbal hasil yang berbeda
dari setiap entitas yang dipertimbangkan untuk digabungkan dan signifikansi setiap entitas
tersebut terhadap entitas pelapor. Entitas menyajikan pengungkapan dalam cara yang dapat
menjelaskan kepada pengguna laporan keuangan mengenai sifat dan luas kepentingannya dalam
entitas lain tersebut.
Contoh tingkat penggabungan dalam kelompok entitas yang sesuai adalah:
(a) sifat aktivitas (contohnya, entitas penelitian dan pengembangan, entitas sekuritisasi kartu
kredit secara revolving);
(b) klasifikasi industri;
(c) geografi (contohnya, negara atau wilayah).

KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN


Kepentingan dalam entitas lain mengacu pada keterlibatan kontraktual dan nonkontraktual yang
mengekspos entitas pelapor terhadap variabilitas imbal hasil dari kinerja entitas lain.
Pertimbangan atas tujuan dan desain entitas lain tersebut dapat membantu entitas pelapor ketika
menaksir apakah entitas memiliki kepentingan dalam entitas lain tersebut dan, oleh karena itu,
apakah entitas disyaratkan untuk memberikan pengungkapan sesuai dengan Pernyataan ini.
Penilaan tersebut mencakup pertimbangan risiko bahwa entitas lain telah didesain untuk
diciptakan dan risiko entitas lain tersebut telah didesain untuk diteruskan kepada entitas pelapor
dan pihak lain.
Entitas pelapor secara khusus terekspos terhadap variabilitas imbal hasil kinerja entitas lain
dengan memiliki instrumen (seperti instrumen ekuitas atau utang yang dikeluarkan oleh entitas
lain) atau
memiliki keterlibatan lain yang menyerap variabilitas. Sebagai contoh, diasumsikan entitas
terstruktur memiliki portofolio pinjaman. Entitas terstruktur memperoleh credit default swap dari
entitas lain (entitas pelapor) untuk melindungi dirinya dari gagal bayar pembayaran bunga dan
pokok pinjaman. Entitas pelapor memiliki keterlibatan yang mengekspos entitas pelapor
terhadap variabilitas imbal hasil dari kinerja entitas terstruktur karena credit default swap
menyerap variabilitas imbal hasil entitas terstruktur.
Beberapa instrumen didesain untuk mengalihkan risiko dari entitas pelapor kepada entitas lain.
Instrumen tersebut menciptakan variabilitas imbal hasil untuk entitas lain tetapi tidak secara
khusus mengekspos entitas pelapor terhadap variabilitas imbal hasil dari kinerja entitas lain.
Sebagai contoh, diasumsikan entitas terstruktur didirikan untuk memberikan peluang investasi
kepada investor yang berharap memiliki eksposur terhadap risiko kredit entitas Z (entitas Z tidak
berelasi dengan pihak manapun yang terlibat dalam pengaturan). Entitas terstruktur memperoleh
pendanaan dengan menerbitkan surat utang yang terkait dengan risiko kredit entitas Z (credit-
linked notes) kepada para investor dan menggunakan dana hasil penerbitan tersebut untuk
berinvestasi dalam portofolio aset keuangan yang bebas risiko. Entitas terstruktur memperoleh
eksposur terhadap risiko kredit entitas Z dengan melakukan credit default swap (CDS) dengan
pihak lawan swap. CDS meneruskan risiko kredit entitas Z kepada entitas terstruktur dengan
imbalan yang dibayarkan oleh pihak lawan swap. Investor dalam entitas terstruktur menerima
imbal hasil lebih tinggi yang mencerminkan imbal hasil entitas terstuktur dari portofolio asetnya
dan imbalan CDS. Pihak lawan swap tidak memiliki keterlibatan dengan entitas terstruktur yang
mengekspos pihak lawan swap terhadap variabilitas imbal hasil dari kinerja entitas terstruktur
karena CDS mengalihkan variabilitas kepada entitas terstruktur dan bukan menyerap variabilitas
imbal hasil dari entitas terstruktur.

RINGKASAN INFORMASI KEUANGAN ENTITAS ANAK, VENTURA BERSAMA,


DAN ENTITAS ASOSIASI
Untuk setiap entitas anak yang memiliki kepentingan nonpengendali yang material terhadap
entitas pelapor, entitas anak mengungkapkan:
(a) dividen yang dibayarkan kepada kepentingan nonpengendali;
(b) ringkasan informasi keuangan mengenai aset, liabilitas, laba atau rugi dan arus kas entitas
anak yang memungkinkan pengguna untuk memahami kepentingan yang dimiliki
kepentingan nonpengendali dalam aktivitas dan arus kas kelompok usaha. Informasi tersebut
dapat mencakup tetapi tidak terbatas pada, sebagai contoh, aset lancar, aset tidak lancar,
liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, pendapatan, laba atau rugi dan total
penghasilan komprehensif.

Untuk setiap ventura bersama dan entitas asosiasi yang material terhadap entitas pelapor, entitas
mengungkapkan:
(a) dividen yang diterima dari ventura bersama atau entitas asosiasi;
(b) ringkasan informasi keuangan ventura bersama dan entitas asosiasi mencakup, tetapi tidak
terbatas pada:
(i) aset lancar;
(ii) aset tidak lancar;
(iii) liabilitas jangka pendek;
(iv)liabilitas jangka panjang;
(v) pendapatan;
(vi)laba atau rugi dari operasi yang dilanjutkan;
(vii) laba atau rugi setelah pajak dari operasi yang dihentikan;
(viii) penghasilan komprehensif lain;
(ix)total penghasilan komprehensif.
Sebagai tambahan ringkasan informasi keuangan yang disyaratkan oleh paragraf PP12, entitas
mengungkapkan untuk setiap ventura bersama yang material terhadap entitas pelapor, jumlah
dari:
(a) kas dan setara kas yang termasuk dalam paragraf PP12(b)(i);
(b) liabilitas keuangan jangka pendek (tidak termasuk utang dagang dan utang lainnya dan
provisi) yang tercakup dalam paragraf PP12(b) (iii);
(c) liabilitas keuangan jangka panjang (tidak termasuk utang dagang dan utang lain dan provisi)
yang tercakup dalam paragraf PP12(b) (iv);
(d) penyusutan dan amortisasi;
(e) penghasilan bunga;
(f) beban bunga;
(g) beban atau penghasilan pajak penghasilan.

Ringkasan informasi keuangan yang disajikan sesuai dengan paragraf PP12 dan PP13 adalah
jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan ventura bersama atau entitas asosiasi (dan bukan
bagian entitas atas jumlah tersebut). Jika entitas mencatat untuk kepentingannya dalam ventura
bersama atau entitas asosiasi menggunakan metode ekuitas:
(a) jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan ventura bersama atau entitas asosiasi
disesuaikan untuk mencerminkan penyesuaian yang dibuat oleh entitas ketika menggunakan
metode ekuitas, seperti penyesuaian nilai wajar yang dibuat pada saat akuisisi dan
penyesuaian untuk perbedaan kebijakan akuntansi;
(b) entitas memberikan rekonsiliasi antara ringkasan informasi keuangan yang disajikan dan
jumlah tercatat atas kepentingannya dalam ventura bersama atau entitas asosiasi.
Entitas dapat menyajikan ringkasan informasi keuangan yang disyaratkan oleh paragraf PP12
dan PP13 berdasarkan laporan keuangan ventura bersama atau entitas asosiasi jika:
(a) entitas mengukur kepentingannya dalam ventura bersama atau entitas asosiasi pada nilai
wajar sesuai PSAK 15: Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama; dan
(b) ventura bersama atau entitas asosiasi tidak menyusun laporan keuangan dan penyusunan atas
dasar tersebut akan tidak praktis atau menyebabkan biaya yang tidak semestinya.
Dalam kasus demikian, entitas mengungkapkan dasar penyusunan ringkasan informasi
keuangan.

Entitas mengungkapkan, secara gabungan, nilai tercatat atas kepentingannya dalam seluruh
ventura bersama atau entitas asosiasi yang secara individual tidak material yang dicatat
menggunakan metode ekuitas. Entitas juga mengungkapkan secara terpisah jumlah gabungan
dari bagian entitas dalam ventura bersama atau entitas asosiasi atas:
(a) laba atau rugi dari operasi yang dilanjutkan;
(b) laba atau rugi setelah pajak dari operasi yang dihentikan;
(c) penghasilan komprehensif lain;
(d) total penghasilan komprehensif.
Entitas memberikan pengungkapan secara terpisah untuk ventura bersama dan entitas asosiasi.

Ketika kepentingan entitas dalam entitas anak, ventura bersama, atau entitas asosiasi (atau porsi
kepentingannya dalam ventura bersama atau entitas asosiasi) diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual sesuai dengan PSAK 58: Aset Tidak Lancar Yang Dimiliki Untuk Dijual dan Operasi
Yang Dihentikan, entitas tidak disyaratkan untuk mengungkapkan ringkasan laporan keuangan
untuk entitas anak, ventura bersama atau entitas asosiasi sesuai dengan paragraf PP10PP16.

KOMITMEN UNTUK VENTURA BERSAMA


Entitas mengungkapkan jumlah komitmen yang dibuat tetapi tidak diakui pada tanggal pelaporan
(mencakup bagiannya atas komitmen yang dibuat secara bersama-sama dengan investor lain
dengan pengendalian bersama atas ventura bersama) terkait dengan kepentingannya dalam
ventura bersama. Komitmen merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan arus kas keluar atau
sumber daya lainnya di masa depan.
Komitmen yang tidak diakui yang dapat menimbulkan arus kas keluar atau sumber daya lain di
masa depan mencakup:
(a) komitmen yang tidak diakui untuk kontribusi dana atau sumber daya sebagai akibat dari hal
berikut ini, sebagai contoh:
(i) perjanjian pembentukan atau perolehan ventura bersama (yang sebagai contoh,
mensyaratkan entitas untuk mengontribusikan dana selama periode tertentu);
(ii) proyek padat modal yang dilaksanakan oleh ventura bersama;
(iii) kewajiban pembelian tanpa syarat, mencakup pengadaan peralatan, persediaan
atau jasa yang entitas berkomitmen untuk membeli dari ventura bersama atau atas nama
ventura bersama;
(iv)komitmen yang tidak diakui untuk memberikan pinjaman atau dukungan keuangan lain
kepada ventura bersama;
(v) komitmen yang tidak diakui untuk mengkontribusikan sumber daya kepada ventura
bersama, seperti aset atau jasa;
(vi)komitmen lain yang tidak diakui yang tidak dapat dibatalkan terkait dengan ventura
bersama.
(b) komitmen yang tidak diakui untuk memperoleh bagian kepemilikan pihak lain (atau porsi
dari bagian kepemilikan tersebut) dalam ventura bersama jika kejadian tertentu terjadi atau
tidak terjadi di masa depan.

KEPENTINGAN DALAM ENTITAS TERSTRUKTUR YANG TIDAK DIKONSOLIDASI


Entitas Terstruktur
Entitas terstruktur adalah entitas yang telah didesain sehingga hak suara
atau hak serupa bukan merupakan faktor dominan dalam memutuskan siapa
yang mengendalikan entitas, seperti ketika hak suara apapun hanya terkait
dengan tugas administrasi dan aktivitas relevan diarahkan melalui
pengaturan kontraktual.
Entitas terstruktur seringkali memiliki beberapa atau seluruh fitur atau
atribut berikut ini:
(a) aktivitas yang dibatasi.
(b)tujuan yang sempit dan terdefinisi dengan baik, seperti untuk
mendapatkan tarif pajak yang efisien atas sewa, menjalankan kegiatan
penelitian dan pengembangan, memberikan sumber modal atau
pendanaan untuk entitas atau menyediakan peluang investasi untuk
investor dengan meneruskan risiko dan manfaat terkait dengan aset dari
entitas terstruktur kepada investor.
(c) ketidakcukupan ekuitas untuk mengizinkan entitas terstruktur membiayai
aktivitasnya tanpa dukungan keuangan subordinasi.
(d)Pembiayaan dalam bentuk beberapa instrumen yang terkait secara
kontraktual dengan investor yang menciptakan konsentrasi kredit atau
risiko lain (bagian dari pembiayaan).
Contoh entitas yang dianggap sebagai entitas terstruktur mencakup, tetapi
tidak terbatas pada:
(a) entitas sekuritisasi;
(b)pembiayaan beragun aset;
(c) beberapa dana investasi.
Entitas yang dikendalikan oleh hak suara tidak dengan sendirinya
merupakan entitas terstruktur, sebagai contoh, hanya karena entitas
menerima pendanaan dari pihak ketiga setelah restrukturisasi.
Sifat Risiko dari Kepentingan dalam Entitas Terstruktur yang Tidak
Dikonsolidasi
Sebagai tambahan informasi yang disyaratkan oleh paragraf 4042, entitas
mengungkapkan informasi tambahan yang diperlukan untuk memenuhi
tujuan pengungkapan dalam paragraf 34(b).
Contoh informasi tambahan yang, bergantung pada keadaan, relevan
terhadap penaksiran risiko yang mengekspos entitas ketika entitas tersebut
memiliki kepentingan dalam entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi
yaitu:
(a) persyaratan pengaturan yang mensyaratkan entitas untuk memberikan
dukungan keuangan kepada entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi
(contohnya, pemicu pengaturan likuiditas atau peringkat kredit yang
terkait dengan kewajiban untuk membeli aset entitas terstruktur atau
memberikan dukungan keuangan), mencakup:
(i) deskripsi kejadian atau keadaan yang mengekspos entitas pelapor
terhadap kerugian;
(ii) apakah terdapat persyaratan apapun yang membatasi kewajiban;
(iii) apakah terdapat pihak lain manapun yang memberikan
dukungan keuangan dan, jika demikian, bagaimana peringkat
kewajiban entitas pelapor terhadap kewajiban pihak lain tersebut.
(b)kerugian yang terjadi dalam entitas selama periode pelaporan terkait
dengan kepentingannya dalam entitas terstruktur yang tidak
dikonsolidasi;
(c) jenis penghasilan yang diterima entitas selama periode pelaporan dari
kepentingannya dalam entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi;
(d)apakah entitas disyaratkan untuk menyerap kerugian entitas terstruktur
yang tidak dikonsolidasi sebelum pihak lain, batas maksimum kerugian
tersebut untuk entitas, dan (jika relevan) peringkat dan jumlah kerugian
potensial yang ditanggung oleh para pihak yang memiliki peringkat
kepentingan lebih rendah daripada kepentingan entitas dalam entitas
terstruktur yang tidak dikonsolidasi;
(e) informasi mengenai pengaturan likuiditas, jaminan atau komitmen lain
dengan pihak ketiga yang dapat mempengaruhi nilai wajar atau risiko
kepentingan entitas dalam entitas terstruktur yang tidak dikonsolidasi;
(f) kesulitan apapun yang dihadapi oleh entitas terstruktur yang tidak
dikonsolidasi dalam pendanaan aktivitasnya selama periode pelaporan;
(g) dalam kaitan dengan pendanaan entitas terstruktur yang tidak
dikonsolidasi, bentuk dari pendanaan (contohnya, surat berharga
komersial (commercial paper) atau surat utang jangka menengah) dan
rata-rata tertimbang umur pendanaan tersebut. Informasi tersebut
mencakup analisis jatuh tempo aset dan pendanaan entitas terstruktur
yang tidak dikonsolidasi jika entitas terstruktur memiliki aset dengan
umur lebih panjang yang didanai oleh pendanaan dengan umur lebih
pendek.