Anda di halaman 1dari 6

Tugas Kuliah Hari/Tanggal : Rabu/ 4 Mei 2016

Teknologi Pengolahan Dosen : Ai Imas F.F., M.Sc, MP,STP


Pangan Hewani

PRODUK WHIPPED CREAM LOKAL DAN ICE CREAM SERTA SUSU


FERMENTASI MANCANEGARA
Kelompok 3/ SJMP B-P1

Gina Aulia Rachmawati J3E114019


Rinda Elfrida Silalahi J3E114038
Siti Fatimah Azzahra J3E214093
Dania Syamsunita Sinaga J3E214099

SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGAN


PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2016
TUGAS TPPH KULIAH

1. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kerja Whip Cream


Whipped cream atau yang disebut juga krim kocok adalah krim kental yang
dibuat dari 30% lemak susu dan krim yang dikocok dengan menggunakan alat
pengocok hingga berwarna putih cerah dan kaku. Whipped cream biasanya dijual
dalam bentuk cair dan bubuk yang kemudian dicampur dengan air es sebelum
dikocok. Menurut Williams (1966), susu atau whipping cream merupakan
komponen fase air. Penggunaannya tergantung dari kesukaan. Penambahan susu
atau whipping cream dimaksud untuk memberikan flavor dan sebagai bahan
subtitusi lemak hewani sehingga es krim yang dihasilkan memiliki kandungan gizi
yang baik. Whipping Cream atau krim adukan merupakan tahap pertama dalam
agitasi mentega, di mana proses agitasi dihentikan sebelum emulsi terpecah dan
butiran lemak terpisah.
Whipping Cream berfungsi sebagai penambah lemak dan pembentuk susu
menjadi lebih baik karena mengandung banyak lemak (Buckle et. al., 1987).
Whipped cream dibuat dengan adukan mixer. Susu yang tidak homogen dalam
rentang waktu tertentu akan melepaskan isi lemak dan akan naik ke permukaan.
Dalam produksi industri skala besar, proses pelepasan lemak ini akan dipercepat
dengan cara memberi gaya sentrifugal, untuk memisahkannya. Dalam whipped
cream kandungan lemak akan dicampur dengan udara, hingga voleme lemak hanya
tinggal 30% saja. Akibatnya koloid yang diperoleh hampir dua kali lipat volume
asli krim karena telah menyerap gelembung udara diantara tetesan lemak. 'whipped
cream' atau 'whipping cream' mengacu pada krim yang mengalami proses
pengadukan secara menerus sampai teksturnya menjadi lembut dan ringan.

2. PRODUSEN LOKAL WHIP CREAM


PONDAN Whip Cream adalah bahan krim untuk mendekorasi kue. Terbuat
dari bahan-bahan selektif yang dapat menghasilkan krim dekorasi kue berkualitas
tinggi, stabil pada suhu ruangan dan suhu dingin, serta dapat menahan beban
dengan baik (seperti buah cherry, strawberry dan lainnya).
Merk : PONDAN
Nama produk : Whip Cream
Isi bersih : 150 g
Nama dan alamat produsen : PT Pondan Makmur Pangan, Indonesia, PO BOX
293 , Tanggerang 150001, Indonesia
Nomer registrasi : BPOM RI MD 84351361556
Cara Penyajian :
1. Campur PONDAN Whip Cream dengan 250cc air es.
2. Kocok dengan kecepatan tinggi selama 6-7 menit sampai mengembang dan
kental.
3. Whip Cream siap digunakan.
No Pengaduan : (021) 59306786,59306787 fax : (021) 59301580
Email. info@pondan.com

Komposisi : Tepung terigu, Susu skim bubuk, Pengemulsi nabati, Pati

termodifikasi, dan Perisa vanila

Gambar Pondan Whip Cream


3. Pengembangan Produk Es Krim dan Susu Fermentasi di Mancanegara

a. Es Krim (Kulfi)

Sumber : google.com/ image

Dari beberapa dessert India yang paling terkenal adalah es krim nya. Es
krim ala India ini disebut Kulfi. Meski pada dasarnya Kulfi merupakan dessert
umum daerah barat Asia, tetapi Kulfi di India mendominasi wangsa makanan dan
minuman di India. Tidak hanya di toko pinggiran jalan, beberapa restoran terkenal
menjadikan kulfi sebagai salah satu menu dessert spesialnya. Muncul dengan
berbagai warna dan rasa, berbentuk kerucut dengan berbagai ukuran. Es krim yang
satu ini banyak dicari orang setiap harinya saat musim panas, bahkan saat musim
dingin pun, es krim ini masih laku dijual di beberapa restoran kelas hotel.

Banyak ice cream shop yang menjual kulfi di tanah Gujarat, ahmedabad,
tetapi yang paling dikenal karena rasa dan kualitasnya adalah Asharfi Kulfi, toko
yang khusus menjual kulfi ini memiliki banyak cabang di sepanjang Ahmedabad
dan Mumbai. Asharfi Kool Kulfi memiliki citarasa yang sangat kuat, selain saffron,
susu, kandungan perisanya biasanya dibuat murni dari asalnya. Misalnya Kool
Kulfi rasa mangga, rasa mangga yang kuat murni berasal dari buah mangga yang
diolah menjadi salah satu komposisi yang segar. Cafe kulfi yang satu ini begitu
diminati para pengunjung, baik wisatawan ataupun lokal, bahkan citarasa India
seperti Badam ,Malai, dan Pistacio menjadi salah satu favorit kulfi di toko ini.

Asharfi Kulfi ini memiliki banyak cabang di beberapa wilayah di


Ahmedabad, diantaranya di Khau Gali di Law Garden, Veertimurti complex di
Gurukul Road, Neelkhant Plaza di Bhata-Paldi, Tilak Maidan di Ratri Bazaar,
Maneek Chowk, dan masih banyak lagi. Tidak seperti es krim gaya barat pada
umumnya, pembuatan kulfi tak serumit cara dalam membuat es krim. Terdiri dari
komposisi cairan yang sederhana dan dimatangkan dengan direbus. Penambahan
susu pada kulfi juga menjadi agenda utama pada proses pembuatannya. Bedanya,
terdapat saffron sebagai tambahan komposisi es krim ala India ini. Kemudian
disempurnakan dengan bubuk atau cairan perisa buah atau yang lainnya.

Tercatat dari penelitian badan kesehatan India, kulfi mengandung lebih dari
1400 kalori per-porsinya, oleh karena itu, karena tingginya kandungan krim dalam
es krim ini, membuat kulfi tidak disarankan untuk pelaku diet dan para vegetarian.
Kulfi sendiri mengandung gelatin yang menjadi sandungan masalah yang konon tak
diperkanankan dikonsumsi untuk para vegetarian. Akan tetapi, melihat dari para
peminatnya, dari berbagai kalangan dan usia serta bentuk tubuh, kulfi seakan telah
menjadi dessert wajib para Indian. (FIT)

b. Pasta Filata

Sumber : google.com/ image

Pasta filata merupakan nama untuk sekelompok keju yang dadihnya


dipanaskan dengan air panas, diadoni dan dibuat menjadi untaian tali setelah
diasamkan. Keju tipe ini berasal dari Italia dan kemudian ditambahkan kepada
Daftar Keju Resmi Jerman pada tahun 1999. Kelompok keju ini bervariasi dari keju
segar hingga keju keras. Beberapa keju jenis pasta filata adalah Mozzarella,
Provolone, dan Scamorza. Kandungan air pada keju jenis ini berkisar antara 62-
76%.