Anda di halaman 1dari 2

Iklan Bodrex Extra

Paracetamol (acetaminophen) 350 mg, ibuprofen 200 mg, caff eine 50


mg

1. Guidelines
Komposisi ICAO Manual of Civil FAA Guide for CASA
Aviation Medicine 2012 AME 2017 Australia
Paracetamol Analgesik non-narkotik Disetujui jika tidak Disetujui jika K
biasanya tidak ada efek samping digunakan d
menyebabkan efek dan kondisi sesekali untuk in
langsung yang dapat penyakitnya tidak penyakit d
menghalangi tugas menghalangi ringan yang
terbang. Hal utama yang performa dan self-limiting
harus diperhatikan adalah keselamatan dalam dalam waktu
derajat nyeri yang tugas terbang. <1 minggu.
dirasakan. Jika sangat
berat sehingga
mengalihkan perhatian
dari tugas, maka kondisi
penyakit tersebut sudah
mendiskualifikasi
penerbang.
Ibuprofen Nyeri yang dirasakan Harus diperiksa Disetujui jika D
kemungkinan akan apakah obat digunakan d
menyebabkan status ditoleransi dengan sesekali untuk p
grounded sementara. baik dan tidak ada penyakit k
Namun, banyak pasien efek samping, ringan yang m
yang dapat mentoleransi seperti gangguan self-limiting u
obat ini tanpa efek saluran cerna, dalam waktu te
samping, sehingga status gatal, pusing dan <1 minggu.
return to flying dapat retensi air.
dipertimbangkan.
Caffeine B
m
m
p

2. Regulasi di Indonesia
PKPS 67: tidak ditemukan kelainan neurologik yang menyebabkan
ketidakmampuan menjalankan tugas operasional
3. Rekomendasi
a. Penerbang harus mengetahui derajat keparahan penyakitnya
sendiri. Apakah saat itu nyeri kepala yang dirasakan hanya
ringan saja dan tidak seberat biasanya, atau juga disertai
gejala lainnya? Apakah penerbang yakin kondisi penyakitnya
tidak akan menghalangi dirinya untuk melakukan performa
sesuai prosedur keselamatan? (ICAO, CASA)
b. Penerbang wajib mengikuti indikasi dan dosis yang dianjurkan.
(JAA)
c. Penerbang wajib menghindari penggunaan obat ini jika ia
alergi, pernah mengalami efek samping atau reaksi yang
merugikan terhadap salah satu komponen obat, seperti
gangguan saluran cerna (nyeri lambung, dll.), pusing, gatal,
atau mengalami peningkatan denyut nadi, gelisah, mual,
muntah saat mengonsumsi minuman berkafein (teh, kopi,
soda). (FAA)
d. Penerbang wajib melaporkan kondisinya ke petugas medis jika
nyeri kepala berlangsung terus menerus atau sudah lebih dari
beberapa kali untuk mengetahui penyebab utama dari gejala
tersebut. (ICAO, PKPS)
e. Penerbang harus menghindari obat ini sebelum bertugas jika
ia belum pernah mengonsumsinya. Hal ini untuk mencegah
timbulnya alergi, efek samping dan reaksi merugikan yang
belum diketahui yang akan mengganggu keselamatan
penerbangan.