Anda di halaman 1dari 2

SOP PEMASANGAN BIDAI

Nomor : No. Revisi : Halaman


RSUD
NENE 1/2
MALLOMO
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit Direktur,
OPERASIONAL
PROSEDUR
drg. Hj. Hasnani Rapi. M.Kes
NIP. 19630310 199203 2 007
Pemasangan bidai adalah suatu tindakan untuk mengatasi
atau membantu pasien yang mengalami patah tulang
sehingga tidak terjadi pergerakan / pergeseran sehingga
pasien tidak merasa sakit.
PENGERTIAN
1. Mencegah pergerakan tulang
TUJUAN 2. Mengistirahatkan tulang yang patah

Seluruh pasien yang masuk di UGD harus ditangani sesuai


KEBIJAKAN Prosedur Tetap Tetap tetap berdasarkan SK Direktur RS Nene
Mallomo
Prosedur:
Alat:
Spalk/bidai sesuai ukuran
Kasa balutan panjang, elastis verban, atau mitela
Gunting
Prosedur:
Lakukan kebersihan tangan.
Identifikasi pasien.
Memberitahukan kepada pasien tentang tindakan yang
PROSEDUR akan dilakukan.
Jika terjadi perdarahan, hentikan dulu perdarahan
dengan menekan dan mengikat bagian yang luka dengan
kain bersih.
Posisikan tubuh pasien yang akan dipasang spalk pada
posisi anatomi.
Ukur bidai pada 2 sendi.
Pasang penyanggah tulang yang patah agar patahan
tulangnya tidak semakin parah baik menggunakan
spalk/bidai, tongkat, kayu, dll yang ringan dan kuat
dibalut tapi tidak membuat ikatan atau balutan di bagian
yang patah atau terluka.
Jangan membalut terlalu kuat atau terlalu longgar.
Lakukan Kebersihan tangan.
Catat Tindakan yang telah dilakukan

SOP PEMASANGAN BIDAI

Nomor : No. Revisi : Halaman


RSUD
NENE MALLOMO 1/2
IGD
UNIT TERKAIT IBS
Farmasi
Instalasi Rawat Inaf Bedah

Anda mungkin juga menyukai