Anda di halaman 1dari 17

Personal information

Nama Frank Lloyd Wright


Kebangsaan Amerika
Tanggal lahir 8 juni 1867
Tempat lahir Richland Center, Wisconsin
Tahun Wafat 9 apil 1959 (beumur 91 tahun)
Tempat Wafat Phoenix, Arizona
Work
Significant buildings
Robie House
Fallingwater
Johnson Wax Building
Solomon R. Guggenheim Museum
Significant projects Florida Southern College

Love of an idea, is the love of God, terukir manis di nisannya di Wisconsin. Betapa
dalam cinta Frank kepada Tuhan sehingga perlu berpesan demikian. Tuhankah yang selama
ini ia tuju dalam seluruh pencarian, adikarya dan dedikasinya di dunia arsitektur ? Mestinya
kita mengiyakan, karena apapun yang kita lakukan di dunia akan berpulang kepada-Nya jua.
Di bidang arsitektur, Wright sudah memberi teladan.
Wright adalah arsitek legendaris kelas dunia. Karir Wright bertahan abad, tak
tertandingi dalam output-nya. Sekitar 500 desainnya berhasil dibangun, tersebar di lebih 37
negara/ lokasi, diantaranya di Irak, Jepang, Kanada, Mesir, Inggris selain di Amerika sendiri.
Wright seorang seniman produktif yang imaginasinya berlanjut melebihi masa panjang
karirnya. Tak berlebihan jika Wright di sebut arsitek sepanjang masa. Wright bisa punya
nama besar karena ia contoh langka, arsitek yang lengkap. Selain bekerja sebagai praktisi,
Wright terlibat dalam beberapa komisi pembangunan. Wright juga seorang akademisi dan
ilmuwan. Wright memberi ceramah, menulis dan mempublikasikan beberapa buku arsitektur
termasuk otobiografi tahun 1932. Ia mendirikan dan menjalankan sekolah yang sukses
melatih banyak arsitek. Wright sekaligus seorang desainer interior handal, yang mengolah
sampai ke detail kecil ruang interior, termasuk furniture, seni kaca, dan aspek lainnya.

Frank Lloyd Wright dan Proses Pembelajarannya


Frank Lloyd Wright dilahirkan dengan nama Frank Lincoln Wright di kota pertanian
Richland Center, Wisconcin, Amerika Serikat pada tanggal 8 juni 1867 dan wafat pada
tanggal 9 april 1959. Dari pasangan William Carey Wright dengan Anna Lloyd Jones. Wright
lebih dikenal sebagai seorang arsitek organik. Dan juga dikenal sebagai arsitek Amerika yang
paling populer. Ketika masih kanak-kanak Wright menuangkan daya ciptanya dengan
bermain menggunakan kotak-kotak buatan Friedrich Wilhelm August Frobel (lebih dikenal
sebagai Frobel Blocks) yang diberikan ibunya. Blok ini adalah bentuk geometri yang dapat
disusun dalam berbagai bentuk kombinasi untuk membentuk komposisi tiga dimensi.
Pembelajaran dari blok ini sangat mempengaruhi dirinya sehingga dalam otobiografinya
Wright memaparkan tentang pengaruh dari latihan blok ini pada desain-desain yang
dikerjakannya. Banyak sekali karyanya yang didasari pada bentuk geometri tersebut. Pada
umur 14 tahun orangtuanya bercerai. Pada tahun 1885 Wright masuk ke universitas
Wisconsin jurusan teknik mesin dimana ia bergabung dengan saudaranya Phi Delta Theta dan
mengambil kelas paruh waktu selama 2 semester sambil bekerja pada seorang professor dari
teknik sipil, Alan D. Conover. Tahun 1887 Wright meninggalkan universitas tanpa gelar
(walaupun ia mendapatkan penghargaan tinggi atas karya seninya dari Almamater pada tahun
1955) dan pindah ke Chicago, dan bergabung dengan Firma arsitektur dari Lyman Silsbe
Yusuf. Dalam waktu satu tahun, dia meninggalkan Silsbe, dan ia magang pada perusahaan
Adler dan Sullivan. Saat itulah ia mulai belajar pada Louis Sullivan terutama doktrin
arsitektur organik yang kemudian diperluas olehnya dengan menyesuaikan antara interior
dan lingkungan sekitarnya yang kemudian dikenal dengan gaya prairie.
Selama 91 tahun kehidupannya, arsitek pemuja Tuhan dan alam ini telah menghasilkan
banyak karya masterpiece dari sketsa-sketsa tangannya yang indah. Wright mengekpos
konsep arsitektur organik serta melahirkan gaya kediaman Prairie dan Usonian. Kebanyakan
desain Frank Lloyd Wright, mengambil turunan bentuk persegi.
Berapa gaya yang diterapkan pada rancangan Wright adalah Shingle-style ( Frank Lloyd
Wright Home and Studio, Unity Chapel ), Chicago School ( Charnley Residence ), Prairie
Style ( Robie House, Wingspread), blok beton Western ( Millard, Arizona Biltmore
Hotel ), Usonian (Turkel House), arsitektur plastis dan organik ( Guggenheim Museum ).
Arsitektur organik adalah sebuah konsep arsitektur dimana ruang
dan bentuk dipadukan. Ruang menjadi pusat pemikiran Wright sejak awal
perancangan, dipandang sebagai media dari berbagai intensitas kegiatan,
mempunyai karakter psikologis, nilai dan bertujuan mengangkat harkat
aktivitas manusia. Museum Guggenheim merupakan contoh sempurna
dari filsafat organik Wright, dimana denah, potongan dan pandangan dari
luar secara bersamaan menyatu secara meyakinkan dalam bentuk tiga
dimensi dan ruang, diwujudkan dalam konstruksi beton spiral.
Hal-hal yang mempengaruhi rancangan dari Wright yaitu:
Louis Sullivan (pada arsitektur organik, walaupun kemudian dikembangkannya lagi
menjadi gaya prierie house)
Alam :terutama bentuk,warna dan pola dari tumbuh-tumbuhan.
Seni dan bangunan Jepang (ketika dia melihat replika di Kolumbia Exposition (1893)
di Chicago dan juga selama perjalanannya ke Jepang)
Blok Frobel (ketika dia bermain dengan bentuk geometri yang disusun menjadi
beberapa kombinasi sehingga membentuk tiga dimensi)
lainnya adalah pada diri Wiener dan musik (terutama komposer Ludwig van
Beethoven)
Selain pengaruh Wright dalam hubungan dengan arsitektur secara keseluruhan, maka
Wright juga sangat berpengaruh bagi para arsitek dan seniman secara perorangan yaitu ketika
mereka membantu dia di Taliesin. Yang kemudian membuat mereka semua menjadi arsitek
dan seniman yang terkemuka seperti John Lautner,E.Fay Jones,Henry Clumb, dan Paolo
Solery di bidang arsitektur dan Santiago Martinez Delgado dalam seni.
Pengaruh-pengaruh dari wright terhadap budaya atau bidang lain adalah:
Desain dari rumah Hitchcock dalam film North By Northwest adalah berdasarkan
gaya arsitektur Wright.
Rekaman Simon dan Garfunkel dengan judul laguSo Song, Frank Lloyd Wright
pada tahun 1970 di album Bridge Over Troubled Water.Art Garfunkel adalah longtime
arsitektur.
Pahlawan arsitek : Howard Roark dalam novel Ayn Rand yang secara luas dianggap
berdasarkan pada kehidupan Wright.
Sebuah versi Frank Lloyd Wright muncul dalam Dan Simmons Hyperion Cantos.

Beberapa karya Frank Lloyd Wright :

A. Johnson Wax Building

Gambar : 01. Bangunan Johnson Wax Building


Sumber : google/06/03/2017

Arsitek Frank Lloyd Wright


Tahu 1936-1939
Lokasi Racine, Wisconsin, Amerika Serikat
Fungsi Sebagai Kantor Perusahaan dan Gedung
Penelitian
Sistem konstruksi beton pracetak dan batu bata
Material Diperkuat baja, batu bata, kaca, batun putih

Johnson Wax Headquarters Building adalah kantor pusat dan administrasi dunia, bangunan
SC Johnson dan Son di Rachine, Wisconsin. Di rancang oleh arsitek Amerika Frank Lloyd
Wright untuk presiden perusahaan, Herbert F.Hib Johnson. Pada tahun 1935 Herbert Hib
Johnson, anak bungsu dari keluarga Jonhson, yang berumur 36 tahun dan ingin memberikan
perusahaan keluarganya yang lebih modern melalui pembangunan kantor baru. Perusahaan
meminta Wright membuat proyeknya di tafsirkan ide impian Amerika, di mana pekerja
senang dalam pekerjaannya, di lakukan secara professional dan pribadi, orang berhubungan
satu dengan lainnya, bersatu sebagai suatu keluarga besar. Bangunan ini di bangun dari tahun
1936 sampai 1939 juga di kenal sebagai Gedung Administrasi Johnson Wax, dan menara
penelitian Johnson Wax di bangun pada tahun 1944-1950 yang di tetapkan sebagai Nasional
Historic Landmark pada tahun 1976 sebagai Gedung Administrasi dan Menara Penelitian, SC
Jonhson and son.

C
E A
D B
Gambar : 02. denah ground floor Gambar : 03. denah lantai satu
Sumber : google /06/03/2017 Sumber : google/06/03/2017

Gambar : 04. denah lantai 2 Gambar : 05. denah lantai 3


Sumber : google/06/03/2017 Sumber : google/06/03/2017
A

Gambar : 06. perspektif mata burung seluruh kompleks dan sekitar


B
Sumber : google/06/03/2017
Keterangan :
A. Deretan dinding kaca, memasukkan secara maksimum sinar matahari, dari menara
penelitian, kedalam ruang-ruang yang dapat di capai langsung dari tempat parker.
B. Unit utama mengatapi kantor-kantor,
D berada di sebelah kanan dari kompleks.
C
C. Bagian utama dimana terdapat kolom-kolom melebar berbentuk lingkaran di atas, menjadi
atap dari kantor.
D. Pintu masuk kantor.
The Johnson Wax Headquartes di tetapkan di zona industry dan Wright memutuskan untuk
menciptakan lingkungan tertutup menyala dari atas, seperti yang di lakukannya dengan
gedung Larkin Administration. Bangunan ini memiliki interpretasi Wright dari streamline Art
modern gaya popular pada 1930-an. Dalam istirahatnya dari gaya struktur Prairie School
Wright, bangunan banyak menggunakan fitur bentuk lengkung dan di perlukan lebih dari
200 lengkungan Cherokee merah batu bata yang berbeda untuk menciptakan kurva interior
dan eksterior. Batu bata yang merupakan gaya tradisional Wright di gunakan untuk
menonjolkan horizontalitas bangunan. Rona kemerahan dari batu bata di poles lantai beton
juga batu putih dan kolom dendriform putih membuat kontras dan mencolok namun halus.

Gambar : 07. Cendawan/jamur Gambar : 08. Kolom berbentuk jamur


Sumber : google/06/03/2017 Sumber : google/06/03/2017

Inspirasi alami yang terdapat di sebrang menara, bagian yang menjalar horizontal, ini
sangat luas hanya terdiri dari dua lantai dan mezzanine. Bagian ini mendapat inspirasi dari
cendawan. Struktur utama berupa kolom-kolom silindris, melebar pada bagian atasnya hingga
datar menjadi bagian dari atap. Kolom berjenis pohon, nama yang digunakan oleh Wright
karena pohon mereka seperti bentuk. Kemampuan Wright dengan mudah untuk
menggabungkan metafora organik ke dalam arsitekturnya terungkap dalam gedung melalui
kolom jamur ramping tinggi yang meruncing ke basis diameter 9-inch.
Imajinasi Wright menciptakan kolom ini berintikan rongga yang berfungsi sebagai saluran
air hujan. Pada puncak kolom yang melebar, datar seperti meja bundar satu dengan yang lain
bersinggungan sehingga menyatu dalam sisitem struktur. Karena bentuknya system ini di
sebut sebagai sistem Kontruksi Cendawan, di mana tidak memerlukan lagi konsol atau balok
sehingga ruang di dalam terlihat bersih. Sistem Konstruksi Cendawan dan sistem konstruksi
lainnya dalam gedung-gedung rancangan arsitek Wright, selain menunjukan kekuatan
mengambil inspirasi dari alam sehingga menghasilkan rancangan yang indah, juga dari sini
dapat terlihat kemampuannya dalam perhitungan struktur dan kecermatan konstruksi.

Gambar : 09) interior dengan pencahayaan dari atap Gambar : 10) penerangan melalui dinding dari kaca
Sumber : google/06/03/2017 Sumber : google/06/03/2017

Salah satu keberhasilan perancangan kompleks ini adalah pemanfaatan penerangan alami,
melalui dinding dan atap dari kaca. Bantalan yang melingkar dari beton yang di jalin oleh
membran dari tabung kaca pyrex yang menerangi ruang dengan cahaya alami. Penggunaan
tabung kaca pyrex di gunakan agar cahaya banyak menyebar memasuki interior Johnson Wax
Building. Ruang kerja yang besar dengan cahaya tidak langsung dan sangat sedikit silau,
sehingga dalam lingkungan kerja tercipta suasana kondusif dan nyaman.

Gambar : 11. suasana ruang kerja


Sumber : google/06/03/2017
Kolom jamur dan tabung kaca langit-langit membentuk ruang kerja yang besar, dalam
ukuran hampir satu setengah acre. Ruang besar, seperti yang di sebut, di lengkapi dengan
spesifik potongan rancangan Wirght, dua elevator melingkar, dan mezzanine.
Kolom jamur dan tabung kaca langit-langit membentuk ruang kerja yang besar, dalam
ukuran hampir satu setengah acre. Ruang besar, seperti yang di sebut, di lengkapi dengan
spesifik potongan rancangan Wirght, dua elevator melingkar, dan mezzanine.

Gambar : 12. tahap konstruksi menara Gambar : 13. menara yang telah selesai
Sumber : google/06/03/2017 Sumber : google/21/02/2017
Inspirasi alami lainnya sama dengan Price Tower, pada bagian berupa menara dalam
kompleks Johnson ini, struktur utama terletak pada inti atau core di mana didalamnya juga
untuk berbagai saluran : mekanikal, elektrikal, termasuk elevator. Pada struktur utama yang
identik dengan batang pohon tersebut, bercabang-cabang berupa lantai-lantai, denahnya
membujur sangkar. Dengan sistem ini, selain sangat efisien dalam menyalurkan gaya-gaya,
gedung dapat bebas dari kolom, tidak lagi terdapat garis-garis vertical dari luar. Tinggi
menara 46,6344 meter, terdiri dari 14 lantai, mempunyai pusat inti (diameter 3,9624 dan
16,4592 meter di dalam lantai dasar) di dukung dengan lantai kantilever. Desain menara
wright adalah pendahulu metabolisme jepang.

Gambar : 14. interior di dalam menara


Sumber : google/21/02/2017
Kelihatan dari luar hanya garis-garis horizontal dari lantai-lantai, seolah-olah melayang
ringan karena di antara lantai diberi dinding kaca. Core menerus sampai bawah tanah, dari
segi struktur berfungsi sebagai pondasi identik dengan akar tanaman, langsung berhubungan
dengan tempat parkir yang juga bertingkat-tingkat di bawah tanah. Kecuali menara, bagian
lainnya tidak meninggi tetapi horizontal dengan atap datar memberikan kesan seperti
menjalar melebar, ungkapan dari organism yang berpandangan bahwa bangunan adalah
organism hidup.
Sosial
Perusahaan Johnson Wax terbukti menjadi klien ideal dengan cita-cita yang sejajar dengan
ide Wright bahwa perusahaan tidak harus memperkenalkan produk hanya untuk dapat
memimpin di antara pesaingnya melainkan hanya harus menjual produk-produk yang inovatif
dan akan menguntungkan klien. Selain memiliki jenis prinsip-prinsip bisnis, perusahaan
memiliki rasa hormat untuk karyawan mereka dengan "tidak ada PHK" kebijakan serta
liburan dibayar, empat puluh jam workweeks (tidak biasa pada saat itu), dan sistem bagi
hasil. Sikap ini menuju perbaikan pekerja jelas diintegrasikan ke dalam desain Wright berupa
Great Ruang kerja, ruang besar di mana semua pekerja administrasi dari masing-masing
departemen untuk berbagi ruang umum untuk mendorong kerjasama. Volume ruang
bertingkat dengan kelimpahan cahaya alami, Wright menyediakan lingkungan kerja ini
menyenangkan dan inspiratif yang memiliki implikasi keuangan sebagai operasi kantor
perusahaan meningkat sebesar 15 sampai 25 persen.
Kedua gedung administrasi dan menara penelitian antusias diterima oleh masyarakat dan
karyawan Perusahaan Johnson Wax. Dipuji untuk seluruh kualitas dari konstruksi dan
inovasi dalam desain arsitektur dan rekayasa. Pada tahun 1979, presiden SC Johnson, Samuel
Johnson, berbicara tentang bagaimana ketika bangunan perusahaan hasil karya Wright dibuka
karena itu melalui bangunan perusahaan memperoleh perhatian internasional dan mewarisi
simbol kualitas yang diterjemahkan ke produk mereka dan lingkungan kerja sebagai baik.

B. Falling Water

Lokasi : Mill Run , Pennsylvania


Nearest city : Pittsburgh
Pembangunan : 1936 - 1939
Langgam : Arsitektur Organik

Falling water adalah rumah yang didesain oleh arsitek Amerika Frank Lloyd Wright
pada tahun 1935 di barat daya pedesaan Pennsylvania , 50 mil sebelah tenggara Pittsburgh .
Berusaha menghadirkan sebuah karya arsitektur dengan pendekatan konsep dekat dengan
alam.Pemilihan lahan dan bahan bangunan secara apik menyiratkan kesederhanaan dan
penghargaan terhadap alam sekitar. Bahan bangunan (finishing) diambil dari quarry di sekitar
lokasi dengan eksplotasi yang bijak. Pemilihan struktur yang didominasi sistem cantilever
(overhang) berbahan utama beton bertulang secara sepintas tampak biasa saja, namun kalau
dilihat lebih detail menunjukkan bahwa Falling Water dibangun dengan sistem struktur yang
rumit dan sangat detail.

Gambar : Gambar :
Sumber : Sumber :

Konsep Bangunan.
Memasuki kawasan falling water, kesan sederhana terdapat mulai di pintu masuk
utama yang hanya di tandai dengan sebuah tiang batu, berlanjut ke bangunan pengelola
museum yang di dominasi dengan bahan kayu, jalan setapak dan berujung pada falling water
yang berdiri di bantaran sungai berbatu dengan sebuah air terjun kecil di depannya. Berdiri di
hamparan hutan Oak dan Maple menjadi sebuah kesan harmoni tersendiri antara bangunan
ddengan alam.
Falling Water dibangun dengan konsep desain yang tidak lazim pada saat itu, dimana
F.L. Wright (yang banyak dipengaruhi budaya jepang) berusaha menghadirkan sebuah karya
arsitektur dengan pendekatan konsep dengan alam, sangat kontras dengan arsitektur modern
yang cenderung sinkron dengan lingkungan. Pemilihan lahan secara tepat dan bahan secara
apik menyiratkan kesederhanaan dan penghargaan terhadap alam sekitar.

Konsep Bahan
Diambil dari quarry di sekitar lokasi dengan pemilihan struktur yang didominasi
sistem cantilever(overhang) berbahan utama beton bertulang secara sepintas tampak biasa
saja, namun kalau dilihat lebih detail menunjukkan bahwa falling water dibangun dengan
sistem struktur yang rumit dan sangat detail. Masuk kedalam bangunan,akan tampak tonjolan
bebatuan asli berukuran besar yang menunjukkan bahwa bangunan didirikan sangat menyatu
dengan alam dalam arti yang sebenarnya dimana sangat sedikit dari bebatuan tebing sungai
yang dirubah struktur aslinya. Banyak bukaan yang pada dinding dan atap juga menunjukkan
konsep hemat energi (cahaya dan panas) yang sekarang ini menjadi isu global. Berada di
kawasan terpencil yang cenderung middle of nowhere.
C. The Solomon R. Guggenheim Museum

Lokasi : Manhattan, New York


Fungsi : Museum
Proyek Tahun : 1943-1959

The Solomon R. Guggenheim Museum yang berlokasi di Upper East Side Manhattan,
New York, adalah rumah bagi sejumlah besar koleksi karya seni impresionis, post-
impresionis, dan kontemporer, selain menjadi host pameran-pameran spesial dan event-event
seni kontemporer yang diadakan sepanjang tahun.

Museum tersebut didirikan oleh Yayasan Solomon R. Guggenheim pada 1939. Nama
Guggenheim sendiri diadopsi pasca meninggalnya sang pendiri pada 1952. Sebelum itu dia
memakai nama the Museum of Non-Objective Painting.

Arsitek Frank Lloyd Wright mendesain gedung museum Guggenheim tersebut,


menggantikan bangunan sewaan yang selama ini digunakan. Gedung baru rancangan Wright
dibuka pada 21 Oktober 1959.

Gambar 01 : Denah Lantai Dasar Gambar 02 : Denah Lantai atas


Sumber : Google/20/02/2017 Sumber : Google/20/02/2017

Museum Guggenheim merupakan contoh sempurna dari filsafat organik Wright,


dimana denah, potongan dan pandangan dari luar secara bersamaan menyatu secara
meyakinkan dalam bentuk tiga dimensi dan ruang, diwujudkan dalam konstruksi beton spiral.

Gambar 03 : Detail konstruksi spiral

Sumber : Google/20/02/2017

Desain bangunan Museum Guggenheim yang tidak konvensional, berbentuk silindris


dengan bagian puncak lebih lebar daripada dasarnya, memberinya tabal sebagai temple of
spirit. Interior gedung sendiri memberi ruang pamer unik bagi benda-benda koleksi museum
berupa galeri yang berbentuk jalur spiral, berputar menurun, memanjang dari atap gedung
hingga mencapai lantai dasar.

Koleksi Museum Guggenheim New York bertambah secara organis selama empat
dekade, dari yang semula hanya beberapa koleksi pribadi Solomon R. Guggenheim menjadi
koleksi yang lebih ekstensif. Museum tersebut saling berbagi koleksi dengan saudara-nya,
Museum Guggenheim di Bilbao, Spanyol.

Kini, bangunan Museum Guggenheim New York rancangan Frank Lloyd Wright dianggap
sebagai salah satu landmark arsitektur terpenting abad 20. Beberapa upaya renovasi dan
ekspansi dilakukan, yakni pada tahun 1992 1993, dan pada tahun 2005 2008.

D. Menara Price
Gambar 04 : Suasana sekitar museum

Sumber : Google/20/02/2017

Lokasi : Bartlesville, Oklahoma, A.S.

Fungsi : Multifungsi

Tahun : 1952-1956

Menara Price adalah menara 19 lantai setinggi 221 kaki (67 m) di Bartlesville, Oklahoma
yang didesain oleh Frank Lloyd Wright. Menara ini merupakan satu-satunya gedung pencakar
langit yang dapat direalisasikan oleh Wright. Kontraktor menara ini adalah Harold C. Price
dari H. C. Price Company, sebuah perusahaan kimia dan pipa minyak lokal. Menara ini
dibuka untuk umum pada Februari 1956.

Menara Price dibangun oleh Harold C. Price untuk digunakan sebagai kantor pusat
perusahaannya. Pemilihan Frank Lloyd Wright sebagai arsitek dilakukan atas arahan Bruce
Goff, yang saat itu menjabat sebagai Dekan Arsitektur Universitas Oklahoma, tempat kuliah
dua putra Price (Harold Jr. dan Joe). Wright dan Goff kemudian menjadi arsitek tetap bagi
keluarga Price. Wright merancang rumah di Arizona untuk Harold C. Price dan rumah di
Bartlesville untuk keluarga Harold Jr. Goff, yang juga merupakan penghuni Menara Price,
menjadi arsitek favorit Joe Price.

Konsep Bangunan

Wright menjuluki Menara Price sebagai "the tree that escaped the crowded forest" (pohon
yang lari dari hutan lebat), tidak hanya karena konstruksinya, tetapi juga karena asal mula
rancangannya. Menara Price dibangun di atas padang rumput Oklahoma. Menara Price
disangga oleh "batang" pusat dari empat poros lift yang ditanam dengan pondasi sentral yang
dalam, seperti pohon dengan akar tunggangnya. Kesembilan belas lantai bangunan bertumpu
pada inti pusat ini, menyerupai cabang-cabang sebuah pohon. Dinding luar tergantung dari
lantai dan tertutupi "daun-daun" berlapis tipis tembaga. Wright telah memperjuangkan ide
rancangan ini sebelum pembangunan Menara Price, dimulai pada tahun 1920-an pada
rancangannya untuk kompleks apartemen empat menara St. Marks-in-the-Bowerie di pusat
kota New York. Efek dari Depresi Besar, proyek itu ditangguhkan dan kemudian desain
diterapkan oleh Wright untuk Price Company pada tahun 1952. Oleh karena itu, dapat
dikatakan bahwa Wright mencabut "pohon"nya keluar dari "hutan lebat" pencakar-pencakar
langit Manhattan dan menempatkannya di padang rumput Oklahoma tempat "pohon" itu terus
berdiri tanpa disesaki oleh gedung-gedung tinggi di sekitarnya.

Gambar Gambar
Sumber : Sumber

Bahan-bahan untuk Menara Price juga inovatif untuk gedung pencakar langit pertengahan
abad kedua puluh, antara lain: dinding beton yang dicor, lantai beton berwarna, jendela dan
pintu aluminium, serta panel berlapis tipis tembaga yang timbul. Elemen geometris yang
umum digunakan adalah segitiga sama sisi, dan semua perlengkapan pencahayaan dan kisi-
kisi ventilasi didasarkan pada bentuk itu. Sementara dinding miring dan perabotan terpasang
didasarkan pada fraksi atau kelipatan modul segitiga. Di lobi terdapat dua inskripsi karya
Walt Whitman. Satu berasal dari bait penutup Salut au Monde dan yang kedua dari Song of
the Broad-Axe.

Wright merancang proyek St. Mark untuk apartemen, tapi Menara Price-nya menjadi
sebuah bangunan multifungsi untuk perkantoran, pertokoan, dan apartemen. H. C. Price
Company adalah tenan utamanya dan lantai lainnya yang tersisa menjadi sumber penghasilan.
Penyewanya terdiri atas pengacara, akuntan, dokter, dokter gigi, agen asuransi, dan arsitek
Bruce Goff, yang menyewa satu apartemen sebagai kantor di menara itu.

E. Robie House
Gambar
Sumber :

Lokasi : Chicago , Cook County, Illinois

Fungsi : Rumah tinggal

Tahun :1908-1910

Dirancang dan dibangun antara tahun 1908-1910, Robie House untuk klien Frederick C.
Robie dan keluarganya adalah salah satu proyek Wright sebelumnya. Dipengaruhi oleh
dataran padang rumput expanisve dari Midwest Amerika di mana ia dibesarkan, karya Wright
mendefinisikan kembali perumahan Amerika dengan rumah gaya Prairie. Menurut Wright,
"padang rumput memiliki keindahan sendiri dan kita harus mengakui dan menonjolkan
keindahan alam ini, karena dapat memberikan ketenangan. Oleh karena itu, atap landai,
proporsi rendah, garis langit tenang, ditekan berat-set cerobong asap dan overhang untuk
berlindung, teras rendah.

Gambar
Sumber :

Robie House menciptakan pengaturan pintar dari ruang publik dan privat, perlahan
menjauhkan diri dari jalan dengan serangkaian bidang horisontal. Dengan menciptakan
tumpang tindih, itu memungkinkan untuk ruang interior diperluas ke arah luar sementara
masih memberikan ruang pembatas.
Gambar
Sumber :

bermain pada ruang-ruang pribadi diminta oleh klien, di mana dia bersikeras pada gagasan
"melihat tetangganya tanpa terlihat." Wright mendekati permintaan khusus ini dengan
kantilever besar di atas teras yang menghadap barat yang membentang ke arah luar 10 'kaki
dari anggota struktural terdekat dan 21' dari batu dermaga terdekat.

Gambar
Sumber :

Seperti terlihat di banyak proyek Wright, pintu masuk rumah tidak jelas dibedakan pada
pandangan pertama karena fakta bahwa Wright percaya prosesi menuju rumah harus
melibatkan perjalanan. Wright juga menyatakan pentingnya perapian di rumah dengan
perapian yang memisahkan ruang tamu dan ruang makan yang terbuka ke langit-langit di atas
perapian untuk ruang biliar dan ruang bermain.

Gambar
Sumber

Program rumah termasuk ruang tamu, ruang makan, dapur, ruang biliar, empat kamar tidur,
dan kamar asisten rumah tangga yang didefinisikan masih mengalir satu sama lain.
Gambar
Sumber

Kamar yang ditentukan melalui sistem grid modular yang diberikan agar dengan 4
'mullions jendela. Wright, bagaimanapun, tidak menggunakan jendela standar dalam desain,
tetapi menggunakan "layar light" yang terdiri dari potongan-potongan kaca bening dan
berwarna, biasanya dengan representasi alam.

Gambar
Sember

Tujuan jendela ini adalah untuk memungkinkan cahaya masuk ke dalam rumah sementara
masih memberikan rasa privasi. Ada 174 jendela kaca seni di Robie House terbuat dari kaca
dipoles piring, gelas katedral, dan tembaga berlapis cames seng. Seluruh rumah dilapisi batu
bata Romawi dengan mortar kuning, dan hanya overhang dan balkon bata mengambang
memiliki balok baja untuk dukungan struktural. Menggunakan horizontalitas dari batu bata,
Wright menambahkan sentuhan akhir untuk Robie House agar membuat rumah ideal gaya
Prairie modern di mana ia mampu membangun dengan prinsip-prinsip yang ia yakini. Garis
horisontal sweeping, overhang yang luas, menghangatkan interior remang dengan furnitur
yang dirancang oleh Wright sendiri, dan keseimbangan ruang publik dan privat membuat
Robie House dalam kata-kata Frederick C. Robie, "... tempat yang paling ideal di dunia."