Anda di halaman 1dari 75

ISOLATOR

PORSELIN

TEKNIK TENAGA LISTRIK


Anggota Kelompok 3:

1. Achmad Ferian Hidayat (01)


2. Ariya Gati Mudittha Devi (05)
3. Fadi Rohman Lutfiani (08)
4. M. Majid Hilmyawan (14)
ISOLATOR JARINGAN
TENAGA LISTRIK
Alat tempat menompang
kawat penghantar jaringan pada tiang-
tiang listrik yang digunakan untuk
memisahkan secara elektris dua buah
kawat atau lebih agar tidak terjadi
kebocoran arus (leakage current) atau
loncatan bunga api (flashover) sehingga
mengakibatkan terjadinya kerusakan pada
sistem jaringan tenaga listrik
FUNGSI ISOLATOR

Untuk penyekat / mengisolasi Untuk memikul beban


Untuk menjaga agar jarak
penghantar dengan tanah dan mekanis yang disebabkan oleh
antar penghantar tetap (tidak
antara penghantar dengan berat penghantar dan / atau
berubah)
penghantar gaya tarik penghantar
KRITERIA BAHAN ISOLATOR
Bahan yang Bila mengalami
tidak dapat loncatan listrik (flash
menghantarkan over) tidak akan
arus listrik Bahan isolasi yang ekonomis, meninggalkan jejak
tanpa mengurangi (cacat)
Memiliki sifat-sifat (dua
kemampuannya sebagai isolator. hal diatas) tidak berubah
Sebab makin berat dan besar oleh perubahan suhu,
ukuran isolator tersebut akan siraman air, kelembaban,
mempengaruhi beban sinar matahari, polaritas
penyangga pada sebuah tiang listrik.
listrik.
Bahan yang terbuat dari
bahan padat, dan memiliki Mempunyai tahanan
kekuatan mekanis tinggi jenis yang tinggi dan
seperti : porselin, gelas,
mika, ebonit, keramik, Memiliki kekuatan
parafin, kuartz, dan veld mekanis yang tinggi
spaat.
ISOLATOR PORSELIN
Isolator porselin dibuat dari dari bahan
campuran tanah porselin, kwarts, dan veld
spaat, yang bagian luarnya dilapisi dengan
bahan glazuur agar bahan isolator tersebut
tidak berpori-pori. Dengan lapisan glazuur ini
permukaan isolator menjadi licin dan berkilat,
sehingga tidak dapat mengisap air. Oleh sebab
itu isolator porselin ini dapat dipakai dalam
ruangan yang lembab maupun di udara
terbuka.
SIFAT ISOLATOR PORSELIN

memiliki
tidak menghantar
kekuatan mekanis
(non conducting)
yang besar

tetapi isolator porselin dapat menahan beban


ini tidak tahan akan ke- yang menekan serta
kuatan yang tahan akan perubahan-
menumbuk atau perubahan suhu
memukul
Walaupun ada yang berukuran
lebih besar namun tidak
seluruhnya dari bahan porselin,
akan tetapi dibuat rongga di
dalamnya, yang kemudian akan di
isi dengan bahan besi atau baja
tempaan sehingga kekuatan
isolator porselin bertambah.
maka banyak disukai
Karena kualiatas pemakaiannya untuk
isolator porselin ini jaringan distribusi
lebih tinggi dan primer. Walaupun
tegangan tembusnya harganya lebih mahal
(voltage gradient) lebih tetapi lebih memenuhi
besar persyaratan yang
diinginkan.
JENIS ISOLATOR
PORSELIN
MENURUT PENGGUNAAN DAN
KONSTRUKSINYA

ISOLATOR GANTUNG JENIS PASAK JENIS BATANG JENIS POS-SALURAN


(supension) (pin-type) PANJANG (long-rod) (line post)
ISOLATOR GANTUNG
(supension)

Terdiri dari sebuah piringan yang terbuat dari


bahan porselin, dengan tutup (cap) dari bahan
besi tempaan (melleable iron) dan pasaknya
terbuat dari bahan baja yang diikatkan dengan
semen yang berkualitas, sehingga membentuk
satu unit isolator yang berkualitas tinggi

Pada umunya dipakai pada


saluran transmisi tegangan tinggi,
ISOLATOR GANTUNG
(supension)

Jenis Clevis
Dilihat dari
konstruksinya, isolator
gantung ini dikenal
dalam dua jenis
Jenis ball and socket
ISOLATOR GANTUNG
(supension)

Jenis clevis ini memiliki bentuk tutup (cap) dan


pasaknya (pin) berbentuk pipih dengan lubang
ditengahnya, yang digunakan untuk keperluan
penggandengan dari beberapa isolator gantung dengan
mengikatnya dengan mur baut sehingga bisa lebih kuat
penggandengannya
ISOLATOR GANTUNG
(supension)

Jenis ball and socket memiliki bentuk tutup


(cap) berlubang (socket) untuk menyangkut-kan
pasak (pin) yang berbentuk bulat (ball),
sehingga penggandengan dari bebarapa isolator
gantung tidak menggunakan baut (bolt) lagi.
masing-masing terbuat dari porselin
dengan tutup (cap) dari besi tempaan
(mal-leable iron) di satu pihak dan pasak
baja di lain pihak, yang keduanya diikatkan
pada porselinnya dengan semen
berkwalitas baik. Ukuran yang dikenal
adalah dengan piringan bergaris-tengah
250 mm (di Jepang ukuran standar), 180
mm, 280 mm. dan 320 mm, masing-
masing dengan gaya mekanis 12000 kg
dan 16500 kg (standar), 6000 kg, 21000 kg
dan 30000 kg. Isolator gantung
digandeng-gandengkan menurut
kebutuhan isolasi karena tegangannya.
Dari kedua jenis ini
yang paling banyak
dipakai adalah jenis
clevis, karena
dibandingkan dengan
jenis ball and socket
maka jenis clevis ini
lebih kokoh dan kuat
serta tidak ada
kemungkinan lepas.
D

JENIS ISOLATOR
PORSELIN
MENURUT PENGGUNAAN DAN
KONSTRUKSINYA

ISOLATOR GANTUNG JENIS PASAK JENIS BATANG JENIS POS-SALURAN


(supension) (pin-type) PANJANG (long-rod) (line post)
JENIS PASAK
(pin-type)

Terbuat dari bahan porselin yang dibentuk


dalam bentuk kepingan dan bagian bawahnya
diberi suatu pasak (pin) yang terbuat dari
bahan besi atau baja tempaan. Tiap kepingan
diikatkan oleh suatu bahan semen yang
berkualitas baik. Bentuk kepingan dibuat
mengembang ke bawah seperti payung, untuk
menghindarkan air hujan yang menimpa
permukaan kepingan secara mudah.
JENIS PASAK
(pin-type)

Isolator jenis pasak banyak


digunakan karena :
lebih banyak jaringan dibuat lurus
sudut saluran dibuat kurang dari 15
isolator jenis gantung lebih mahal dari
isolator jenis pasak
konstruksi tiang dibuat dengan cross-arm
(travers) lebih menonjolkan ke laur sudut
JENIS ISOLATOR
PORSELIN
MENURUT PENGGUNAAN DAN
KONSTRUKSINYA

ISOLATOR GANTUNG JENIS PASAK JENIS BATANG JENIS POS-SALURAN


(supension) (pin-type) PANJANG (long-rod) (line post)
JENIS BATANG
PANJANG (long-rod)

Mempunyai sedikit bagian logam


sehingga tidak mudah menjadi rusak.
Oleh karena rusuknya yang sederhana
maka ia mudah tercuci oleh hujan,
sehingga jenis ini sesuai sekali untuk
penggunaan pada tempat-tempat
yang banyak dikotori garam dan debu.
JENIS ISOLATOR
PORSELIN
MENURUT PENGGUNAAN DAN
KONSTRUKSINYA

ISOLATOR GANTUNG JENIS PASAK JENIS BATANG JENIS POS-SALURAN


(supension) (pin-type) PANJANG (long-rod) (line post)
JENIS POS-SALURAN
(line post)

Isolator jenis ini bagian


atasnya diberi tutup (cap) dan
bagian bawah diberi pasak
yang terbuat dari bahan besi
atau baja tempaan. Bahan
yang digunakan untuk isolator
jenis pos ini terbuat dari
bahan porselin basah yang
murah harganya.
JENIS POS-SALURAN
(line post)

Dibandingkan Diameternya lebih Terdapat lekukan-


dengan isolator kecil dan tak lekukan pada
jenis pasak, menggunakan permukaannya
isolator jenis pos kepingan-kepingan untuk mengurangi
ini lebih sederhana seperti isolator hantaran yang
perencanaannya. jenis pasak. terjadi pada
isolator. Makin
tinggi tegangan
isolasinya makin
banyak lekukan-
lekukan tersebut.
KARAKTERISTIK
ISOLATOR

Karakteristik Karakteristik Pengujian


Listrik Mekanis Isolator
Karakteristik
Listrik

Isolator terdiri dari bahan porselin yang diapit oleh


elektroda-elektroda. Dengan demikian isolator terdiri
dari sejumlah kapasistansi. Kapasistansi ini diperbesar
oleh terjadinya lapisan yang menghantarkan listrik,
karena kelembaban udara, debu dan bahan-bahan
lainnya pada permukaan isolator tersebut. Karena
kapasistansi ini maka distribusi tegangan pada saluran
gandengan isolator tidak seragam. Potensial pada
bagain yang terkena tegangan (ujung saluran) adalah
paling besar dengan memasang tanduk busur api
(arcing horn), maka distribusi tegangan diperbaiki.
Karakteristik
Listrik

Tegangan lompatan api (flashover voltage) pada isolator


terdiri atas tegangan-tegangan lompatan api frekuensi
rendah (bolak-balik), impuls dan tembus dalam minyak
(bolak-balik frekuensi rendah).
Tegangan lompatan api frekuensi rendah kering adalah
tegangan lompatan apai yang terjadi bila tegangan
diterapkan diantara kedua elektroda isolator yang bersih
dan kering permukaanya, nilai konstanta serta nilai dasar
karakteristik isolator. Tegangan lompatan api basah adalah
tegangan lompatan api yang terjadi bila tegangan
diterapkan diantara tegangan kedua elektroda isolator yang
basah karena hujan, atau dibasahi untuk menirukan hujan.
Karakteristik
Listrik

Tegangan lompatan api impuls adalah


tegangan lompatan api yang terjadi bila
tegangan impuls dengan gelombang standar
diterapkan. Karakteristik impuls terbagi atas
polaritas positif dan negatif. Biasanya
tegangan dengan polaritas positif (yang
memberikan nilai loncatan api yang rendah)
yang dipakai. Untuk polaritas positif tegangan
loncatan api basah dan kering sama.
Karakteristik
Listrik

Tegangan tembus (puncture) frekuensi rendah


menunjukan kekuatan dielektrik dari isolator,
dan terjadi bila tegangan frekuensi rendah
diterapkan antara kedua elektroda isolator
yang dicelupkan pada minyak sampai isolator
tembus. Untuk isolator dalam keadaan baik
tegangan tembus ini lebih tinggi dari tegangan
loncatan api frekuensi rendah, dan nilainya
kira-kira 140 kV untuk isolator gantung 250
mm.
KARAKTERISTIK
ISOLATOR

Karakteristik Karakteristik Pengujian


Listrik Mekanis Isolator
Karakteristik
Mekanis

Selain harus memenuhi persyaratan listrik, isolator harus


memiliki kekuatan mekanis guna memikul beban mekanis
penghantar yang diisolasikannya. Porselin sebagai bagian
utama isolator, mempunyai sifat sebagai besi cor, dengan
tekanan-tekanan yang besar dan kuat-tarik yang lebih
kecil. Kuat tariknya biasanya 400-900 kg/cm2 , sedangkan
kuat tekanannya 10 kali lebih besar.
Karakteristik
Mekanis

Porselin harus bebas dari lubang-lubang (blowholes)


goresan-goresan, keretakan-keretakan, serta mempunyai
ketahanan terhadap perubahan suhu yang mendadak
tumbukan-tumbukan dari luar.
Gaya tarik isolator yang telah dipasang relatif besar,
sehingga kekuatan porselin dan bagian-bagian yang
disemenkan padanya harus dibuat besar dari kekuatan
bagian-bagian logamnya.
Karakteristik
Mekanis

Kekuatan mekanis dari isolator gantung dan isolator


batang panjang harus diuji untuk mengetahui
kemampuan mekanis dan keseragamannya. Kekuatan
jenis ini dan line post ditentukan oleh kekuatan pasaknya
(pin) terhadap moment tekukan (bending momen)
oleh penghantar. Pengkajian kekuatannya karena itu
dilakukan dengan memberikan beban kawat secara lateral
terhadap pasak.
Karakteristik
Mekanis

Dalam perencanaan saluran transmisi udara, tegangan


lebih pada isolator merupakan faktor penting. Ditempat-
tempat dimana pengotoran udara tidak
mengkhawatirkan, surja-hubung (switchingsurge)
merupakan faktor penting dalam penentuan jumlah
isolator dan jarak isolator. Karakteristik lompatan api dari
surja-hubung lain dari karakteristik frekuensi rendah dan
impuls.
KARAKTERISTIK
ISOLATOR

Karakteristik Karakteristik Pengujian


Listrik Mekanis Isolator
Pengujian
Isolator

Pengujian Pengujian konstruksi


pada Pengujian semua
isolator Pengujian listrik
terdiri Pengujian mekanis
dari:
Pengujian elektromekanis
Pengujian termis
Pengujian keporian
Pengujian galvanisasi
F

PASANGAN
ISOLATOR

Tanduk api
Pasangan
dan Cincin Jepitan
Isolator
perisai
Pasangan
Isolator
Pasangan isolator terbuat dari besi
baja yang ukurannya disesuaikan
dengan tegangan, jenis dan
ukuran penghantar, kekuatan
mekanis, serta konstruksi
penopangnya. Dengan demikian
dikenal baut-U, klevis, link, mata,
ball and socket dsb., permukaan
logam ini biasanya digalvanisasi.
PASANGAN
ISOLATOR

Tanduk api
Pasangan
dan Cincin Jepitan
Isolator
perisai
Tanduk api
dan Cincin
Bila terjadi lompatan api (flashover) pada perisai
gandengan isolator, maka isolatornya akan
rusak karena busur apinya. Untuk
menghindari kerusakan ini, maka pada
gandengan isolator gantung dan isolator
batang panjang dipasang busur tanduk
(arching-horns). Busur tanduk
ditempatkan pada bagian atas dan bawah
dari gandengan isolator, serta dibentuk
sedemikian rupa sehingga busur api tidak
akan mengenai isolator waktu lompatan api
terjadi.
Tanduk api
dan Cincin
Jarak antara tanduk atas dan bawah perisai
biasanya 75-85 % dari panjang
gandengan. Tegangan lompatan api
untuk gandengan isolator dengan busur
tanduk ditentukan oleh jarak tanduk ini.
Busur tanduk biasanya dipakai untuk
saluran transmisi dengan tegangan
diatas 110 kV, atau diatas 66 kV
didaerah-daerah dengan tingkat
isokeronik yang tinggi. Cincin perisai
diapasang pada ujung kawat dari isolator
untuk mencegah terjadinya korona pada
ujung tersebut. Efek pencegahan korona
juga dimiliki oleh busur tanduk ini.
PASANGAN
ISOLATOR

Tanduk api
Pasangan
dan Cincin Jepitan
Isolator
perisai
Untuk penghantar dipakai pengapit
gantungan (suspension clamps) dan
pengapit tarikan (tension clamps) Jepitan
sedang untuk kawat tanah dipakai
pengapit sederhana. Ada dua jenis
pengapit gantung, yang satu dengan
batang pelindung dan yang lain tanpa
batang pelindung (armor rods).

Pengapit dipilih dengan


memperhatikan macam dan ukuran
kawat, kuat tarik maksimumnya, serta
dibentuk sedemikian rupa sehingga
tidak menimbulkan kerusakan dan
kelelahan karena getaran (vibration)
dan sudut andongan dari kawat.
PENGGUNAAN
ISOLATOR

SUTR SUTM
SUTR

Isolator SUTR adalah suatu alat untuk mengisolasi kawat


penghantar dengan tiang dan traves. Isolator yang baik harus
memiliki ciri-ciri, yaitu sudut dan lekukkan yang licin dan tidak
tajam, guna menghindari kerusakan kawat penghantar akibat
tekanan mekanis pada saat pemasangan. Disamping itu isolator
SUTR harus memenuhi persamaan mekanis, elektris, dan thermis,
mempunyai ketahanan terhadap tembusan dan loncatan arus
rambat listrik. Juga tahanan terhadap gaya mekanis, perubahan
suhu, dan cuaca sesuai dengan keadaan kerja setempat.
SUTR

Pada pemasangan SUTR pemakaian jenis isolator dibedakan


sesuai dengan lokasi berdiri tiang. Untuk tiang yang berdiri
ditengahtengah jaringan yang lurus digunakan isolator pasak
type RM.
Lokasi tiang yang berdiri pada akhir atau ditikungan jaringan
SUTR digunakan isolator pasak jenis Spool Isolator dan Isolator
pasak Type A, dan isolator line-post. Sedangkan untuk tiang
penegangan dipergunakan isolator gantung.
SUTR

Sebelum isolator dipasang pada SUTR terlebih dahulu dilakukan


pemeriksaan secara visual mengenai bentuk ukuran, dan keadaan
isolator itu sendiri.
Disamping itu isolator harus terbuat dari bahan porselen yang diglasir,
mempunyai kualitas isolator arus listrik tinggi, tidak berlapis-lapis,
tidak berlubang, dan tidak cacat.
Bahan pin isolator harus diglavanis sehingga tidak mudah berkarat.
Pemasangan pin pada poros isolator harus lurus. Pemasangan pin
pada poros idolator dilakukan dengan coran timah hitam.
PENGGUNAAN
ISOLATOR

SUTR SUTM
SUTM

Isolator yang digunakan untuk jaringan SUTM,


karakteristiknya dan konstruksi dapat dilihat dibawah ini :
Temperature maksimum : 40
Temperature normal : 28
Temperature minimal : 16
Dalam jaringan SUTM ini mempergunakan isolator jenis
sangga dan isolator suspension (isolator gantung).
SUTM

Di dalam pemasangan isolator suspension maupun isolator sangga, diperiksa baut


dan mur yang ada harus dikunci dengan kuat. Isolator itu dipasang pada traves
dengan mengunci mur dan baut yang terdapat pada plat penegang.
Di dalam memasang isolator suspension dilakukan setiap satu persatuan unit. Setiap
satu jaringan SUTM yang terdapat sambungan saluran udara pada tiang, dibutuhkan
senam unit isolator suspension dan satu isolator sangga. Isolator sangga berfungsi
sebagai penyangga kawat penghantar yang ditengah jaringan melintasi traves.
Sebagai pengunci kawat penghantar dibutuhkan enam buah klem penyambung yang
terbuat dari bahan yang sama dengan bahan penghantar. Pada traves diakhiri
saluran SUTM dipakai tiga unit isolator suspension.
M

PENGOTORAN
ISOLATOR

Cara-cara
Karakteristik
Klasifikasi Penanggulangan
Lompatan Api
Daerah-daerah Pengotoran
dari Isolator
Pengotoran Garam dan
Kotor
Debu
PENGOTORAN ISOLATOR
Tahanan isolasi dari permukaan isolator yang bersih besar sekali.
Nilainya menjadi sangat berkurang menjadi beberapa mega ohm saja, bila
permukaannya menjadi kotor (polluted) karena isolator tersebut terpasang
di daerah-daerah industri atau di tepi taut.
Bila tegangan tinggi diterapkan pada isolator ini, lapisan
permukaannya yang lembab menguap dan menimbulkan busur api
setempat, yang kemudian bertambah besar sehingga menimbulkan
lompatan api. Mekanisme dari gejala ini sukar diterangkan. Karakteristik
lompatan api yang digunakan sebagai standar perencanaan (design) didapat
dari pengalaman operasi dan pemeliharaan pada saluran transmisi, serta
dari data-data pengujian lompatan api pada isolator yang sengaja
(artificially) dikotori atau yang dikotori secara alamiah.
Karakteristik
Lompatan
Api dari
Isolator Kotor Untuk isolator gantung 250 mm yang dikotori
(polluted) berlaku rumus tegangan lompatan api
sbb:
Karakteristik
Lompatan
Api dari
Isolator Kotor

Pada umumnya garam merupakan


pengotoran terhadap isolator. Namun,
untuk memperhitungkan pengaruh bahan-
bahan yang tidak dapat dilarutkan,
pengujiannya dilakukan dengan garam dan
serbuk poles (polishing powder). Kepadatan
serbuk K dianggap bernilai 0,1 mg/cm2.
Karakteristik
Lompatan
Api dari
Isolator Kotor Guna menampung perbedaan antara percobaan
dengan keadaan sebenarnya, dipakai faktor
koreksi k, yakni

k=

Pada umumnya dipakai harga k = 1,25, meskipun


untuk saluran-saluran transmisi penting atau
tempat-tempat khusus, nilai k diatur menurut
keperluannya antara 1,0 dan 1,25
PENGOTORAN
ISOLATOR

Cara-cara
Karakteristik
Klasifikasi Penanggulangan
Lompatan Api
Daerah-daerah Pengotoran
dari Isolator
Pengotoran Garam dan
Kotor
Debu
Klasifikasi
Daerah-
daerah
Pengotoran

Berdasarkan pengalaman mengenai


kerusakan terhadap saluran transmisi,
maka daerah-daerah pengotoran
(contamination) dikelasifikasikan
menurut Tabel 16. Pembagian ini
dipengaruhi oleh kondisi geografis,
misalnya, daerah yang banyak
mengalami banyak taufan (typhoon),
daerah pegunungan, daerah dataran,
dsb
PENGOTORAN
ISOLATOR

Cara-cara
Karakteristik
Klasifikasi Penanggulangan
Lompatan Api
Daerah-daerah Pengotoran
dari Isolator
Pengotoran Garam dan
Kotor
Debu
Cara-cara
Penanggulangan Untuk menanggulangi pengotoran yang
Pengotoran menyebabkan penurunan tegangan
Garam dan
Debu ketahanan pada Isolator, dengan cara :

Menambah isolasi Mencuci isolator, yaitu


(misalnya dengan dengan menyemprotnya
menambah jumlah piringan dengan air, bfasanya dalam
dalam keadaan bertegangan (hot-
gandengan). line washing

Menurunkan tegangan
Memberi lapisan campuran
sistim atau memutuskan
silikon pada isolator untuk
arus saluran transmisi bila
menangkal air (water
diperkirakan akan
repellent).
terjadi gangguan
PEMBURUKAN
ISOLATOR
Karena dipakai selama bertahun-tahun,
isolator berkurang daya isolasinya, misalnya,
karena mengalami keretakan pada porselinnya.
Proses ini dinamakan pemburukan
(deterioration) isolator. Sebab-sebab utama dari
pemburukan isolator adalah pengembangan
kimiawi dan pengembangan pembekuan dari
semen, perbedaan dari pengembangan karena
panas di berbagai bagian isolator,
pengembangan panas karena arus bocor dan
berkaratnya pasangan-pasangan logam.
Meninggikan
kuat-mekanis
dari bagian
porselin.

Untuk Membatasi
Tidak mencegah pengembangan
menggunakan
semen di dalam
proses kimiawi dari
pemburukan bagian-bagian
lapisan porselin
dilakukan semen

Mengecat
(buffer paint)
bagian-bagian
semen
Isolator jenis pasak (pin-type)
paling banyak mengalami proses
pemburukan sehing-
ga sering menyebabkan
gangguan pada saluran transmisi.
Isolator gantung, isolator long-
rod dan isolator line-post jarang
menyebabkan gangguan karena
pemburukan. Dengan kemajuan
teknologi, maka isolator yang
dibuat akhir-akhir ini sedikit
sekali mengalami pemburukan.