Anda di halaman 1dari 10

KASUS : MCDONALD

Restoran McDonald's telah hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara ke 70 dari
McDonald's seluruh dunia. H. Bambang N. Rahcmadi Msc MBA adalah warganegara Indonesia
pertama yang berhasil mendapatkan hak master franchise dariMcDonald's Corporation dengan
mengalahkan 13.000 pesaing.

Perkembangan McDonald's Indonesia dalam 10 tahun ini dinilai sangat cepat. Sampai saat ini
restoran McDonald's Indonesia telah berjumlah 126 restoran dengan jumlah karyawan
seluruhnya mencapai sekitar 8000 orang yang sebagian besar lulusan SLTA.Visi dari McDonald's
baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah to be the worlds best quick
service restaurant experience (Menjadi restoran cepat saji yang paling berpengalaman, paling cepat
melayani dan terbaik diseluruhdunia). Misi dari McDonald's baik McDonald's Internasional
maupun McDonald'sIndonesia adalah Memahami tentang misi kami dan bagaimana menjadikannya
menjadi kenyataan pada restoran McDonald's.

Tujuan dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia:


:a) Suatu sistem yang mampu menyediakan jasa makanan di dunia dengan lebih dari 50.000
restoran.b) Brand McDonald's menyentuh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja saat kita
melakukan bisnis.c) McDonald's sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk setiap orang yang
ada diseluruh dunia.d) Restoran dimana setiap pelanggan tersenyum dan merasa spesial.e)
Makanan yang paling baik di kelasnya dengan penyajian yang istimewa danmenu makanan yang
beragam f) Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara pemilik,pemasok
barang, dan perusahaan.)

Brand yang sukses dan memberikan kontribusi pada pemilik, pemasok barang dan perusahaan
McDonald's merupakan perusahaan yang bergerak pada industri fast food restaurant.Produk yang
ditawarkan berupa makanan dan minuman siap saji. Perincian produk yang ditawarkan:
Beef burger, Spicy chicken burger,Double beef burger,Big mac burger,Fillet fish,French fries,Scr
amble egg,Soup,Hot and cold beverages (non liqueur)Harga yang ditetapkan untuk setiap item
yang dijual menggunakan pendekatan tiga macam penetapan harga (tier) yang penetapannya
ditentukan berdasarkan lingkungan tempat restoran tersebut berdiri. Penentuan lokasi McDonalds
mempertimbangkan pola distribusikan produk kepada pelanggan, dimana tempat tersebut harus
strategis bagi target pasar yang dituju yaitu segmen kawula muda dan keluarga. Secara umum,
program promosi dari market wide adalah promosi advertising melalui above the line, yaitu iklan
TV. Strategi promosi yang dilakukan meliputi: Promosi
Public Relation, yaitu melalui hospitality dengan memberikan pelayanan yang lebih kepada
pelanggan melalui magic moment. Advertising, yaitu melalui above the line: kerja sama
dengan stasiun radio lokal untuk menginformasikan event-event yang diadakan oleh Mcdonald's.
Sedangkan melalui below the line: spanduk, poster, brosur, standing banner, hanging mobile,
translite, back drop, show Case, yaitu berupa merchandise Mcdonald's serta event yang
dilaksanakan di mcdonald's yang dapat dijadikansebagai sarana promosi yang merupakan kerja
sama dengan perusahaan lain. Dari segi pendapatan dibidang waralaba mengalami peningkatan
dari tahun ke tahun. Hal ini mungkin disebabkan karena perusahaan memperluas strategi
pemasaran dengan memberikan keluasaan di berbagai pihak untuk membeli waralaba perusahaan
ini. Seperti kita tahu bahwa berbagai produk Mc.Donald telah banyak digandrungi oleh
masyarakat dunia dari semua kalangan sehingga tetap menjadi industri yang mempunyai
prospekyang bagus. Secara keseluruhan kondis McDonalds berada pada tahap kematangan akan tetapi
terus melakukan ekspansi untuk memperluas pangsa pasar dan pertumbuhan penjualan pasar.
PEMBAHASAN DAN ANALISIS

Pengertian dan hubungan komunikasi antar budaya kata atau istilah komunikasi dari
bahasa Inggris communication. Secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari
bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis.ta budaya
berasal dari bahasa sansekerta buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi, yang
berarti budi atau kaal. Kebudayaan itu sendiri diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan
dengan budi atau akal.
Budaya berkenaan dengan cara hidup manusia ada dua konsep utama yang mewarnai
komunikasi antarbudaya (interculture communication), yaitu konsep kebudayaan dan konsep
komunikasi. Hubungan antara keduanya sangat kompleks. Budaya mempengaruhi komunikasi
dan pada gilirannya komunikasi turut menentukan, menciptakan dan memelihara realitas budaya
dari sebuah komunitas/kelompok budaya.
Komunikasi antarbudaya terjadi bila produsen pesan adalah anggota suatu budaya dan
penerima pesannya adalah anggota suatu budaya lainnya. Dalam keadaan demikian,kita segera di
hadapkan kepada masalah-masalah yang ada dalam suatu situasi di mana suatu pesan di sandi
dalam suatu budaya dan harus disandi balik dalam budaya lain.Sebenarnya seluruh
perbendaharaan perilaku manusia sangat bergantung pada budaya tempat manusia tersebut
dibesarkan. Konsekuensinya, budaya merupakan landasan komunikasi.
Bila budaya beraneka ragam, maka beraneka ragam pula praktik-praktik
komunikasi.Komunikasi merupakan suatu proses budaya. Artinya komunikasi yang ditujukan
pada orang atau kelompok lain tak lain adalah sebuah pertukaran kebudayaan.
Fungsi komunikasi antar budaya Fungsi komunikasi antar budaya sendiri dibagi menjadi
dua, yaitu fungsi pribadi dan fungsi sosial.

1. Fungsi pribadi adalah fungsi-fungsi komunikasi yang ditunjukkan melalui perilaku


komunikasi yang bersumber dari seorang individu.
a. Menyatakan Identitas Sosial Dalam proses komunikasi antarbudaya terdapat
beberapa perilaku komunikasi individu yang digunakan untuk menyatakan identitas
sosial.
b. Menyatakan Integrasi Sosial Inti konsep integrasi sosial adalah menerima kesatuan
dan persatuan antar pribadi, antarkelompok namun tetap mengakui perbedaan-perbedaan
yang dimiliki oleh setiap unsur.
c. Menambah Pengetahuan Seringkali komunikasi antarpribadi maupun antarbudaya
menambah pengetahuan bersama, saling mempelajari kebudayaan masing-masing.
d. Melepaskan Diri atau Jalan Keluar
Kadang-kadang kita berkomunikasi dengan orang lain untuk melepaskan diri atau
mencari jalan keluar atas masalah yang sedang kita hadapi.

2. Fungsi Sosial
a. Pengawasan
Praktek komunikasi antarbudaya di antara komunikator dan komunikan yang berbeda
kebudayaan berfungsi saling mengawasi.
b. Menjembatani
Dalam proses komunikasi antarbudaya, maka fungsi komunikasi yang dilakukan antara
dua orang yang berbeda budaya itu merupakan jembatan atas perbedaan di antara mereka.
c. Sosialisasi Nilai
Fungsi sosialisasi merupakan fungsi untuk mengajarkan dan memperkenalkan nilai-nilai
kebudayaan suatu masyarakat kepada masyarakat lain.
d. Menghibur
Fungsi menghibur juga sering tampil dalam proses komunikasi antar budaya

Hambatan Komunikasi Antar Budaya

Hambatan komunikasi atau yang juga dikenal sebagai communication barrier adalah segala
sesuatu yang menjadi penghalang untuk terjadinya komunikasi yang efektif. Contoh dari
hambatan komunikasi antarbudaya adalah kasus anggukan kepala, dimana di Amerika Serikat
anggukan kepala mempunyai arti bahwa orang tersebut mengerti sedangkan di Jepang anggukan
kepala tidak berarti seseorang setuju melainkan hanya berarti bahwa orang tersebut
mendengarkan.

Hambatan-hambatan tersebut adalah:


1. Fisik (Physical)
Hambatan komunikasi semacam ini berasal dari hambatan waktu, lingkungan, kebutuhan diri,
dan juga media fisik.
2. Budaya (Cultural)
Hambatan ini berasal dari etnik yang berbeda, agama, dan juga perbedaan sosial yang ada antara
budaya yang satu dengan yang lainnya.
3. Persepsi (Perceptual)
Jenis hambatan ini muncul dikarenakan setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda
mengenai suatu hal. Sehingga untuk mengartikan sesuatu setiap budaya akan mempunyai
pemikiran yang berbeda-beda.
4. Motivasi (Motivational)
Hambatan semacam ini berkaitan dengan tingkat motivasi dari pendengar, maksudnya adalah
apakah pendengar yang menerima pesan ingin menerima pesan tersebut atau apakah pendengar
tersebut sedang malas dan tidak punya motivasi sehingga dapat menjadi hambatan komunikasi.
5. Pengalaman (Experiantial)
Experiental adalah jenis hambatan yang terjadi karena setiap individu tidak memiliki
pengalaman hidup yang sama sehingga setiap individu mempunyai persepsi dan juga konsep
yang berbeda-beda dalam melihat sesuatu.
6. Emosi (Emotional)
Hal ini berkaitan dengan emosi atau perasaan pribadi dari pendengar. Apabila emosi pendengar
sedang buruk maka hambatan komunikasi yang terjadi akan semakin besar dan sulit untuk
dilalui.
7. Bahasa (Linguistic)
Hambatan komunikasi yang berikut ini terjadi apabila pengirim pesan (sender) dan penerima
pesan (receiver) menggunakan bahasa yang berbeda atau penggunaan kata-kata yang tidak
dimengerti oleh penerima pesan.
8. Nonverbal
Hambatan nonverbal adalah hambatan komunikasi yang tidak berbentuk kata-kata tetapi dapat
menjadi hambatan komunikasi.

9. Kompetisi (Competition)
Hambatan semacam ini muncul apabila penerima pesan sedang melakukan kegiatan lain sambil
mendengarkan.

Komunikasi antarbudaya yang benar-benar efektif menurut Schramm harus memperhatikan


empat syarat, yaitu:
1. Menghormati anggota budaya lain sebagai manusia .
2. Menghormati budaya lain sebagaimana apa adanya dan bukan sebagaimana yang kita
kehendaki.
3. Menghormati hak anggota budaya yang lain untuk bertindak berbeda dari cara kita bertindak.
4. Komunikator lintas budaya yang kompeten harus belajar menyenangi hidup bersama orang
dari budaya yang lain.

Analisis Kasus:

Dalam era globalisasi saat ini para pelaku dunia usaha yaitu, manajer, karyawan
perusahaan sangat di haruskan lebih bisa meningkatkan pengetahuannya baik itu dibidang usaha
ataupun dalam hal berkomunikasi antar sesama karyawan di perusahaan dan kemampuan
berkomunikasi dengan pelanggan atau customer.
Dalam hal ini perusahaan seperti Mcd harus mempersiapakan diri untuk menghadapi MEA
saat ini. Pasti banyak tantangan yang akan dihadapi oleh Mcd seperti bagaiman cara karyawan
Mcd menghadapi pelanggan asing yang datang ke Mcd untuk mendapatkan peluang bisnis di
sana. Akan tetapi ada peluang komunikasi yang mungkin didapat oleh karyawan Mcd yaitu dapat
merasakan langsung experience dalam berkomunikasi dengan pelanggan asing.
Dalam menghadapi pelanggan asing kendala terbesar yang akan dihadapi oleh Mcd yaitu
komunikasi antara karyawan dengan pelanggan asing tersebut. Perbedaan bahasa merupakan
faktor utama yang menghambat komunikasi antara kedua belah pihak. Untuk mengatasi hal
tersebut Mcd harus punya solusi agar penjualan dari Mcd tidak menurun karena terkendala
dengan komunikasi tadi.

1. Mempelajari Bahasa-Bahasa Lain.


Dengan mempelajari semua mengenai bahasa tertentu akan membantu McD (manajer dan
karyawan) untuk mengirimkan dan menerima pesan-pesan secara efektif. Untuk itu McD
perlu melakukan sedikit riset yang dapat membantu McD mengetahui dasar-dasar bahasa
lain dengan melakukan training terhadap karyawannya. Contohnya: kesalahan-kesalahan
yang terjadi akibat miscommunication dan ketika apabila kesalahan terjadi meminta
maaf kepada pelanggan (bila pantas) dan tanyakan tentang cara yang dapat diterima.
2. Menghargai Preferensi Gaya Komunikasi.
Jika McD mengetahui apa yang diharapkan oleh para pelanggannya itu akan membantu
McD menyesuaikan gaya dengan permintaan pelanggannya. Misalnya; pelanggan
merupakan pebisnis/pengusaha seringkali lebih formal dari pelanggan-pelanggan
biasanya.
3. Menulis Dengan Jelas
McD harus mempelajari gaya komunikasi yang disukai oleh para pelanggannya, ini dapat
membantu memastikan pesan-pesan yang berhasil dengan bertindak secara ekstra hati-
hati dalam pembuatan penulisannya dalan mengirimkan pesan-pesan kepada
pelanggannya. McDjuga harus membiasakan diri dengan preferensi komunikasi tertulis
dan beradaptasi dengan preferensinya dengan cara pendekatan gaya dan nada tulisan.
Misalnya; menggunakan bahasa yang sederhana dan jelas, singkat, menggunakan elemen
transisional, menggunakan korespondensi internasional dengan benar, dll.
4. Berbicara Dengan Jelas.
Dalam melakukan tugasnya untuk berkomunikasi dengan pelanggan, manajer dan
karyawan McD harus mengerti dengan bahasa pelanggan yang berkunjung ke McD.
Disini diperlukan manajer dan karyawan yang berwawasan yang luas dan mendalam
tentang berbicara yang efektif dalam situasi antarbudaya. Dalam berbicara yang jelas
pedoman-pedoman berikut akan membantu menejer dan karyawan McD agar lebih
efektif dalam percakapan antar budaya antara lain : berbicara dengan pelan dan jelas,
jangan mengatakan dengan cara lain sampai hal itu dibutuhkan, cari tahu dan bertanya
tentang umpan balik, jangan meremehkan orang lain, pelajari frasa asing dan penjelasan
apa yang akan terjadi kemudian.

5. Mendengarkan Dengan Seksama


Untuk menjalankan tugasnya karyawan harus mendengarkan dengan seksama permintaan
dari pelanggannya/keinginan dari pelanggannya, dalam berkomunikasi antar budaya
bahasa sangatlah berbeda-beda secara signifikan dalam hal nada, kecepatan dan volume.
Dengan beberapa latihan karyawan mulai memperoleh pemahaman tentanf pola vocal,
kuncinya adalah menerima apa yang didengar tanpa segera mengambil kesimpulan
tentang maksud dan motivasi pelanggan
6. Menggunakan Interpreter, Penerjemah,dan Peranti Lunak Penerjemah
Segabagian besar pelanggan mengaharapkan untuk disapa dalam bahasa asli mereka,
tetapi dengan keterbatasan bahasa, karyawan dapat menggunakan alat bantu untuk
menerjemahkan bahasa dari pelanggan agar lebih lancer dalam berkomunikasi dengan
pelanggan.
7. Membantu Orang Lain Beradaptasi dengan Budaya Anda
Ketika orang-orang dari budaya lain mencoba untuk memesan suatu produk dan jasadari
McD sendiri harus bisa berkomunikasi dengan pelanggan nya misalnya, seperti karyawan
McD membantu pelanggan dalam pemesanan makanan atau memakai fasilitas-fasilitas
yang disediakan jikalau pelanggan merasa kesulitan.

Daftar Pustaka

Komunikasi Bisnis, Courtland L, Bovee/ John V. Thill, Edisi kedelapan, 2008


BAB I
Pendahuluan

A. Latar Belakang

Restoran McDonald's telah hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara
ke 70 dari McDonald's seluruh dunia. H. Bambang N. Rahcmadi Msc MBA adalah
warganegara Indonesia pertama yang berhasil mendapatkan hak master franchise
dariMcDonald's Corporation dengan mengalahkan 13.000 pesaing.
Tujuan dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's
Indonesia: :a) Suatu sistem yang mampu menyediakan jasa makanan di dunia dengan lebih
dari 50.000 restoran.b) Brand McDonald's menyentuh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja
saat kita melakukan bisnis.c) McDonald's sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk
setiap orang yang ada diseluruh dunia.d) Restoran dimana setiap pelanggan tersenyum
dan merasa spesial.e) Makanan yang paling baik di kelasnya dengan penyajian yang istimewa
danmenu makanan yang beragam f) Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik
dan kuat antara pemilik,pemasok barang, dan perusahaan.)

Kesimpulan
Dalam menghadapi pelanggan asing kendala terbesar yang akan dihadapi oleh Mcd yaitu
komunikasi antara karyawan dengan pelanggan asing tersebut. Perbedaan bahasa merupakan
faktor utama yang menghambat komunikasi antara kedua belah pihak. Untuk mengatasi hal
tersebut Mcd harus punya solusi agar penjualan dari Mcd tidak menurun karena terkendala
dengan komunikasi tadi, yaitu dengan cara:
1. Mempelajari Bahasa-Bahasa Lain.
2. Menghargai Preferensi Gaya Komunikasi.
3. Menulis Dengan Jelas
4. Berbicara Dengan Jelas.
5. Mendengarkan Dengan Seksama
6. Menggunakan Interpreter, Penerjemah,dan Peranti Lunak Penerjemah
7. Membantu Orang Lain Beradaptasi dengan Budaya Anda