Anda di halaman 1dari 12

ANALISIS PENGARUH SIKAP DAN PENERIMAAN

TEKNOLOGI OLEH STAF DAN KARYAWAN FIA UB DALAM


PELAPORAN INFORMASI AKADEMIK MAHASISWA DENGAN
PENERAPAN MODEL TAM
STUDI KASUS: SISTEM INFORMASI AKADEMIK
MAHASISWA (SIAM) UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Oleh:

Rizky Yakfi Rahmadi 105030201111033

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2013

1
DAFTAR ISI

Contents
DAFTAR ISI....................................................................................................................................
PENDAHULUAN...........................................................................................................................
LATAR BELAKANG..................................................................................................................
RUMUSAN MASALAH.............................................................................................................
TUJUAN PENELITIAN..............................................................................................................
MANFAAT PENELITIAN..........................................................................................................
KAJIAN TEORITIS........................................................................................................................
LANDASAN TEORI...................................................................................................................
KONSTRUK-KONTSRUK DI TAM..........................................................................................
Kegunaan Persepsian................................................................................................................
Kemudahan Penggunaan Persepsian........................................................................................
Sikap Terhadap Perilaku...........................................................................................................
Niat Perilaku.............................................................................................................................
Perilaku.....................................................................................................................................
KERANGKA PENELITAN.........................................................................................................

2
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Informasi akademik sangat penting dalam mengetahui hasil atau kemampuan
mahasiswa dalam menempuh kegiatan belajar. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi
bagi mahasiswa dalam menerima kegiatan belajar selama perkuliahan. Dan pada era
teknologi saat ini, arus informasi sangat cepat dan real time sehingga pengguna dapat
mendapatkan informasi sangat cepat dan mudah. Dengan mengaplikasikan teknologi
yang pesat sekarang ini, Universitas Brawijaya meluncurkan sistem akademik terpadu
bagi mahasiswa yang disebut Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM).

Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) adalah sistem informasi yang


menginformasikan detil informasi akademik mahasiswa yang diakses menggunakan
nomor induk mahasiswa (NIM) sehingga mahasiswa dapat mengetahui segala
informasi yang berkaitan dengan akademis. SIAM dapat diakses melalui alamat web
http://www.siam.ub.ac.id maupun lewat website resmi Universitas Brawijaya yaitu
http://www.ub.ac.id . SIAM memiliki keunggulan yaitu mahasiswa dapat mengetahui
berapa nilai Indeks Prestasi/IP, membuat kartu rencana studi, mengetahui jadwal
kuliah, sampai cek tagihan SPP.

Dalam penggunaannya mahasiswa sangat terbantu dengan sistem ini. Bagi


mahasiswa pada saat ini sistem ini merupakan sistem yang sederhana sehingga sangat
mudah digunakan atau diakses. Namun adakalanya sistem ini tidak di-update oleh
staf akademik karena berbagai alasan. Seperti halnya staf akademik yang belum tahu
bagaimana cara mengoperasikan, kurangnya data akademik yang diterima, bahkan
persepsi staf akademik yang merasa bahwa sistem ini merepotkan bagi staf.

1
Dalam kasus ini peneliti menggunakan teori penelitian TAM atau Technology
Acceptance Model. Teori ini dikenalkan oleh Davis (1986) yang dikembangkan dari
Theory of Reasoned Action atau TRA oleh Ajzen dan Fishbein (1980). Teori ini
mempunyai 5 konstruk utama yaitu kegunaan persepsian (perceived usefull),
kemudahan penggunaan (perceived ease of use), sikap terhadap perilaku (attitude
towards behavior, niat perilaku (behavioral intention), dan perilaku (behavior).

RUMUSAN MASALAH
Pokok permasalahan dibahas dengan menggunakan model TAM oleh Davis
(1986). Dalam penelitian ini model TAM dielaborasi menjadi model yang lebih
lengkap. Model baru TAM yang lebih lengkap dibangun dari elaborasi hasil-hasil
penelitian sebelumnya yang sudah menemukan banyak variabel-variabel eksternal
yang mempengaruhi konstruk PU (perceived of use) dan (perceived ease of use), niat
penggunaan dan penggunaan sistem teknologi informasi.

Pokok permasalahaan dirumuskan menjadi:

1. Apakah kegunaan persepsian (perceived usefulness) dan kemudahan


penggunaan persepsian (perceived ease of use) berpengaruh terhadap
sikap terhadap perilaku (attitude towards behavior)?
2. Apakah kegunaan persepsian (perceived usefulness) dan kemudahan
penggunaan persepsian (perceived ease of use) berpengaruh terhadap
minat perilaku (behavioral intention)?
3. Apakah kegunaan persepsian (perceived usefulness) dan kemudahan
penggunaan persepsian (perceived ease of use) berpengaruh terhadap
perilaku (behavior)?
4. Apakah Variabel-variabel eksternal berpengaruh terhadap kegunaan
persepsian (perceived usefulness) dan kemudahan penggunaan
persepsian (perceived ease of use)?

2
TUJUAN PENELITIAN
Tujuan dari penelitian adalah untuk memperoleh pemahaman dari sikap dan
penerimaan dalam penggunaan SIAM oleh para staf dan karyawan akademik FIA
UB. Dengan penelitian ini peneliti dapat menilai apakah staf dan karyawan akademik
FIA UB dapat menerima pemanfaatan teknologi dalam pemutakhiran informasi
akademik mahasiswa. Sehingga dapat diketahui apa saja factor-faktor yang
mempengaruhi penerimaan dan penggunaan SIAM oleh staf dan karyawan akademik
FIA UB.

Sesuai dengan rumusan masalah, tujuan dari penelitian adalah:

1. Menganalisa pengaruh kegunaan persepsian (perceived usefulness) dan


kemudahan penggunaan persepsian (perceived ease of use) terhadap
sikap terhadap perilaku (attitude towards behavior)
2. Menganalisa pengaruh kegunaan persepsian (perceived usefulness) dan
kemudahan penggunaan persepsian (perceived ease of use) terhadap
minat perilaku (behavioral intention)
3. Menganalisa pengaruh kegunaan persepsian (perceived usefulness) dan
kemudahan penggunaan persepsian (perceived ease of use) terhadap
perilaku (behavior)
4. Menganalisa pengaruh Variabel-variabel eksternal terhadap kegunaan
persepsian (perceived usefulness) dan kemudahan penggunaan
persepsian (perceived ease of use)

3
MANFAAT PENELITIAN
Manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Bagi organisasi, dapat menjadi pertimbangan dan evaluasi penggunaan
SIAM bagi Fakultas Ilmu Administrasi agar lebih baik dan efektif
kedepan.
2. Bagi mahasiswa, untuk menambah pengetahuan tentang sistem
informasi dan memperoleh pemahaman tentang faktor faktor yang
mempengaruhi penerimaan dan penggunaan SIAM melalui penelitian
TAM ini dan juga sebagai bahan pembelajaran pembuatan proposal
penelitian.
3. Bagi dosen, untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam
membuat proposal yang berhubungan dengan penelitian tentang TAM.

4
KAJIAN TEORITIS

LANDASAN TEORI
Model penerimaan teknologi (Technology Acceptance Model) atau
TAM merupakansuatu model penerimaan sistem teknolog iinformasi yang
akan digunakan oleh pemakai. Model penerimaan teknologi
dikembangkan oleh Davis et al. (1989) berdasarkan model TRA. Model
TRA dapat diterapkan karena keputusan yang dilakukan oleh individu
untuk menerima suatu teknologi sistem informasi merupakan tindakan
sadar yang dapat dijelaskan dan diprediksi oleh niat pelakunya. TAM
menambahkan dua konstruk utama dalam model TRA yaitu kegunaan
persepsian (perceived usefulness) dan kemudahan penggunaan persepsian
(perceived ease of use). Kegunaan persepsian dan kemudahan
penggunaaan persepsian keduanya mempunyai pengaruh ke niat perilaku
(behavioral intention).

Model dari TAM dapat dilihat dari gambar berikut.

Kegunaan
Persepsian

Sikap Mina perilaku Penggunaan


terhadap menggunakan Teknologi
menggunakan teknologi Sesungguhnya
teknologi

Kemudahan
Penggunaan

5
Gambar Model penelitian TAM

KONSTRUK-KONTSRUK DI TAM

TAM yang pertama yang belum dimodifikasi mengunakan lima konstruk utama.
Kelima konstruk tersebut yaitu:

1. Kegunaan persepsian (perceived usefulness)


2. Kemudahan penggunaan persepsian (perceived ease of use)
3. Sikap terhadap perilaku (attitude towards behavior) atau sikap
menggunakan teknologi (attitude towards using technology)
4. Niat perilaku (behavioral intention)
5. Perilaku (behavior)

Kegunaan Persepsian
Konstruk tamabahan yang pertama di TM adalah kegunaan
pesepsian.Kegunaan persepsian didefinisikan sebagai sejauh mana
seseorang percaya bahwa menggunakan suatu teknologi akan
meningkatkan kinerja pekerjaannya. Dari definisinya, diketahui bahwa
kegunaan persepsian merupakan suatu kepercayaan tentang proses
pengambilan keputusan. Dengan demikian jika seseorang merasa percaya
bahwa sistem informasi berguna maka dia akan menggunakannya.

Penelitian penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konstruk


kegunaan persepsian mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap
penggunaan sistem informasi (misalnya Davis, 1989; chau, 1996; Igbaria
et al. 997; Sun, 2003) penelitian-peneitian sebelumnya juga menunjukkan
bahwa kegunaan persepsian merupakan konstruk yang paling banyak
signifikan dan penting mempengaruhi sikap, niat, dan perilaku di dalam
menggunakan teknologi dibandingkan dengan konstruk lainnya.

6
Kemudahan Penggunaan Persepsian
Konstruk tambahan yang kedua di TAM adalah kemudahan
penggunaan persepsian. Kemudahan penggunaan persepsian definisikan
sebagai sejauh mana seorang menggunakan suatu teknologi bebas dari
usaha . Dari definisinya, dapat diketahui bahwa konstruk kemudahan
persepsian ini juga merupakan kepercayaan tentang proses pengambilan
keputusan. Penelitian-penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa
konstruk kemudahan penggunaan persepsian mempengaruhi kegunaan
persepsian, sikap, niat dan penggunaan sesungguhnya.

Sikap Terhadap Perilaku


Sikap terhadap perilaku (attitude towards behavior) didefinisikan
oleh Davis et al. (1989) sebagai perasaan negative atau positif dari
seseorang jika harus melakukan perilaku yang akan ditentukan. Hasil
penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sikap ini
berpengaruh secara positif ke niat perilaku. Akan tetapi, penelitian
menunjukkan bahwa sikap ini mempunyai pengaruh yang signifikan ke
niat perilaku. Oleh karena itu, beberapa penelitian yang menggunakan
TAM tidak memasukkan konstruk sikap di dalam modelnya.

Niat Perilaku
Niat perilaku adalah keinginian kuat seseoraang untuk melakukan
suatu perilaku yang tertentu. Seseorang akan melakukan suatu perilaku
jika mempunyai keinginan atau niat untuk melakukannya. Hasil penelitian
sebelumnya bahwa niat perilaku merupakan prediksi yang baik dari
penggunaan teknologi oleh pemakaian sistem.

Perilaku
Dalam konteks pemggunaan sistem teknologi infomasi, perilaku
adalah penggunaan sesungguh-sungguhnya dari teknologi. Karena

7
penggunaan sesungguhnya tidakdapat di observasi peneliti yang
menggunakan daftar pertanyaan, maka penggunaan sesunguhnya ini
banyak diganti dengan nama pemakaian persepsian (perceived usage).
Szajna (1994) menyarankan menggunakan penggunaaan dilaporkan
sendiri sebagai pengganti penggunaan sesungguhnya.

KERANGKA PENELITAN
Didalam penelitian ini, peneliti menggunakan model penelitian
TAM yang telah dielaborasi. Makasud dari elaborasi yaitu adanya
tambahan variabel-variabel eksternal disamping lima konstruk utama pada
TAM. Hal ini merujuk pada penelitian Gardner dan Amoroso (2004)
mengembangkan TAM dengan menambah empat variabel eksternal yaitu
gender, pengalaman (experience), kerumitan (complexity), dan
kesukarelaan (voluntariness).

Pada penelitian ini objek yang diteliti adalah staf dan karyawan
FIA UB dalam sikap dan penrimaannya menggunakan Sistem Informasi
Akademik Mahasiswa atau SIAM. Dengan menggunakan tambahan empat
variabel eksternal yang diadaptasi dari penelitian Gardner dan Amaroso
(2004) dapat diketahui pengaruh gender, pengalaman, kerumitan, dan
kesukarelaan dalam menggunakan SIAM oleh staf dan karyawan
akademik FIA UB yang dihubungkan dengan lima konstruk utama TAM.

8
Model dari TAM yang telah dimodifikasi pada penelitian Gardner
dan Amaroso (2004)

Gender Pengalama Kerumitan Kesukarela


n an

Kegunaan
Persepsian

Sikap Mina perilaku Penggunaan


terhadap menggunakan Teknologi
menggunakan teknologi Sesungguhnya
teknologi

Kemudahan
Penggunaan

Skala-skala Pengukuran

Penelitian Gardner dan Amaroso (2004) menggunakan konstruk-


konstruk yang item-itemnya sudah divalidasi. Item-item konstruk
disajikan dalam bentuk 5 skala Likert. Item-item tersebut diukur sebagai
berikut ini.

9
1. Kegunaan persepsian (perceived usefulness) diukur menggunakan
item-item yang diadaptasi dari Davis et al. (1989) dan Chau (1996)
2. Kemudahan penggunaan persepsian (perceived of use) diukur
menggunakan item-item yang diadaptasi dari Davis et al. (1989) dan
Chau (1996)
3. Sikap terhadap menggunakan internet (attitude toward using internet)
diukur menggunakan item-item yang diadaptasi dari penelitian
Agarwal dan Karhanna (2000).
4. Niat perilaku (behavioral intention) diukur menggunakan item-item
yang diadaptasi dari Davis et al. (1989) dan Chau (1996).
5. Variabel-variabel eksternal (external variabels) terdiri dari kerumitan
persepsian menggunakan internet (perceived complexity using the
internet),
a. Kerumitan persepsian menggunakan internet diukur
menggunakan item-item yang diadaptasi dari Igbaria et al.
(1996)
b. Pengalaman diukur menggunakan item-item yang diadaptasi
dari Venkatesh dan Davis (1996, 2000) dan Legris, et al. (2002)
c. Kesukarelaan menggunakan internet diukur menggunakan
item-item yang diadaptasi dari Venkatesh dan Davis (2000)
d. Gender diukur menggunakan sebuat item yang diadaptasi dari
Gefen dan Straub (1997)

10