Anda di halaman 1dari 20

BAB 1

PENDAHULUAN
A. Latar Belakan
Dalam dunia arsitektur sering kali terjadi perubahan yang selaras dengan
perkembangan teknologi, politik, sosial, ekonomi. Modernisasi timbul ketika
revolusi industri pada tahun 1863 - 1960. Pada keadaan inilah yang
membawa perubahan dalam mayarakat yang akan mempengaruhi pula
perubahan dalam arsitektur. Gagasan modernisme dalam arsitektur dan
tumbuh semenjak akhir abad ke19 di Eropa barat yang diakibatkan oleh
berbagai kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Terjadinya
spesialisasi dan terpisahnya dua keahlian, yaitu arsitek dalam hal fungsi
ruang dan bentuk disatu pihak dan akhli struktur dan konstruksi dalam hal
perhitungan dan pelaksanaan. Perubahan dalam kebudayaan ditandai
dengan style neo clasic yang semakin pudar, menuju kearahForm follow
function Ornamen diyakini sebagai suatu kejahatan karena dianggap
tempelan dari ukiran dan merupakan kebenaran palsu, yang hal ini
diungkapkan oleh Adolf Loos. Kondisi arsitektur modern dipenuhi dengan
ambisi, ketegangan, hilangnya referensi lama, dan juga ketergeseran akan
nilai kemanusiaan karena adanya industri alistis yang mendominasi
kehidupan padasaat itu.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja aliran dalam aritektur ?
2. Bagaiman Ciri ciri aliran arsitektur ?
3. Kenapa terjadi perubahan aliran arsitektur ?

C. Tujuan
1. Untuk megetahui aliran dalam arsitektu
2. Mengetahui perubahan arsitektur yang terjadi dari masa kemasa
3. Mengetahu prkembangan arsitektur

1
BAB 2
TUNJAUAN PUSTAKA
1. Arsitektur moderen
Arsitektur modern mempunyai pandangan bahwa arsitektur adalah
olah pikir dan bukan olah rasa (tahun 1750), dan permainan ruang dan
bukan bentuk. Sejalan dengan kemajuan teknologi yang pesat ikut
mempengaruhi arsitektur. Munculnya teknologi bahan bangunan yang
mendukung arsitektur modern. Misalnya kaca yang dapat digunakan untuk
mengekspresikan space atau ruang. Karena ciri cirinya yang ada tapi tak
terlihat. Selain itu untuk mewujudkan kecepatan dalam membangun maka
dilakukan dengan produksi masal bahan bangunan sehingga mengakibatkan
arsitektur modern dapat menembus batas budaya dan geografis, dan
arsitektur menjadi suatu gaya internasional serta bangunan bangunan di
dunia menjadi seragam. Ornamen ornamen dalam bangunan dianggap
suatu kejahatan dan klasisme yang pernah dipakai oleh kaum fasis dan nazi
menjadi symbol yang negatif dan perlu diolah.

2. Arsitektur post-moderen
Arsitektur post modern perkembang di akhir abad ke 20. post modern
merupakan pemahaman idealisme barat yang berlandaskan dari pemikiran
skeptis, subjektif atau relativitas. post modern merupakan kecurigaan
terhadap alasan-alasan yang berkembang dalam pemikiran general manusia.
post modern adalah sensitifitas pada ideologi dalam memberikan kontrolnya
pada politik dan ekonomi.
pada awalnya post modern merupakan suatu pemikiran tentang
ideologi, tentang pemahaman, tentang keyakinan seseorang untuk dapat
melakukan perubahan.. mari kita lihat post modern dalam kacamata
filosofi.

dalam sudut pandang filosofi, post modern adalah suatu perlawanan


terhadap pemikiran modern yang berkembang di negara maju, terutama
eropa. gerakan ini dimulai sekitar abad ke 16-17 sampai dengan pertengahan
abad ke 20 masehi. tentunya pemikiran ini tidak dapat ditolak begitu saja
karena sudah banyak propaganda yang bergerak memberi pemahaman
tersebut, pada masanya di kenal sebagai enlightenment ( masa
pencerahan), sekitar abad ke 18.

3. Klasik

Arsitektur klasik adalah gaya bangunan dan teknik mendesain yang


mengacu pada zaman klasik Yunani, seperti yang digunakan di Yunani kuno
pada periode Helenistik dan Kekaisaran Romawi.

2
4. Resainance

Renaissance sendiri mempunyai arti kelahiran kembali yaitu dimana pada


masa ini menghidupkan kembali kebudayaan masa lalu, budaya-budaya
klasik pengaruh zaman Romawi dan Yunani. Era Renaissance ini dimulai dari
abad XIV-XVII sekitar tahun 1300. Pada masa ini, dunia keagamaan
berkembang dengan pesat, terutama agama Kristen, sehingga pengaruh
otorita seorang pemimpin gereja sangat kuat. Bersamaan dengan itu adalah
tumbuhnya dan berseminya benih-benih ambisius dari ilmu untuk men-
jajarkan diri dengan agama, yang pada saatnya nanti, akan menggantikan
agama dalam perannya sebagai penguasa semesta dan penguasa
manusia. Mereka pun menganggap abad renaissance ini sebagai satu-
satunya masa yang membawa perubahan mendasar bagi umat manusia,
yaitu paham yang menaruh perhatian pada masalah dunia, masyarakat yang
praktis dan sadar diri serta perubahan sekuler. Tidak seperti masa
sebelumnya yang lebih menitik beratkan pada masalah keagamaan serta
perhatian pada akhirat.
5. Vitruvius

Memperbincangkan teori arsitektur Barat, sulit kiranya meninggalkan


nama besar yang legendaris Marcus Pollio Vitruvius. Dia adalah arsitek dan
insinyur Romawi yang hidup pada abad I dan berperan besar karena menulis
buku arsitektur tertua yang sempat ditemukan oleh pakar Barat. Dalam buku
A History of Architecture Theory (Hanno-Walter Kruff, 1994; 21), diuraikan
bahwa sebenarnya sebelum Vitruvius, teori arsitektur Barat telah pernah
terungkap yaitu pada zaman Yunani dan Romawi namun karena karakteristik
data yang bersifat fana maka Dunia Barat menetapkan era Vitruvius-lah yang
dianggap sebagai cikal bakalnya teori arsitektur Barat.

6. Revolusi industry

Memperbincangkan teori arsitektur Barat, sulit kiranya meninggalkan


nama besar yang legendaris Marcus Pollio Vitruvius. Dia adalah arsitek dan
insinyur Romawi yang hidup pada abad I dan berperan besar karena menulis
buku arsitektur tertua yang sempat ditemukan oleh pakar Barat. Dalam buku

3
A History of Architecture Theory (Hanno-Walter Kruff, 1994; 21), diuraikan
bahwa sebenarnya sebelum Vitruvius, teori arsitektur Barat telah pernah
terungkap yaitu pada zaman Yunani dan Romawi namun karena karakteristik
data yang bersifat fana maka Dunia Barat menetapkan era Vitruvius-lah yang
dianggap sebagai cikal bakalnya teori arsitektur Barat.

BAB 3
PEMBAHASAN
A. MODEREN
Perubahan mendasar dalam sejarah dunia arsitektur adalah saat
hadirnya arsitektur modern. Arsitektur sampai abad ke-19 dianggap sebagai
seni bangunan. Reformasi pemikiran Arsitektur Modern ini mulai muncul pada
abad ke-18, dimana yang dimaksud Arsitektur Modern bukan karya arsitektur,
melainkan ide, gagasan, pikiran atau pengetahuan dasar tentang arsitektur.
Pemikiran tersebut baru dapat direalisasikan pada pertengahan abad ke-19
dikarenakan pendidikan Arsitektur yang dibagi menjadi dua, sebagai kesenian
dan sebagai ilmu teknik sipil, dan munculnya industri bahan bangunan.
Antara tahun 1890-1930 muncul berbagai macam pergerakan, antara lain :
Art and Craft, Art Noveau, Ekspresionisme, Bauhaus, Amsterdam School,
Rotterdam School, dll. Periode tersebut merupakan puncak sekaligus titik
awal dari arsitektur modern.
Arsitek Louis Sullivan dan Frank Llyod Wright di Chicago, Viktor Horta di
Brussels, Antoni Gaudi di Barselona, Otto Wagner di Vienna dan Charles
Rennie Mackintosh di Glasgow, dan masih banyak lagi arsitektur modern
lainnya berusaha membangun gaya modern pada bangunan dengan
meninggalkan gaya lama.
1. Pengertian
Arsitektur modern adalah merupakan suatu aliran/gaya arsitektur yang
berkembang setelah arsitektur klasik. Arsitektur moderen berusaha
menunggalkan dekorasi yang dianggap tidak fungsional pada banguna
dan lebih menekankan kepada fungsi sehingga sering disebut juga
fungsional. Karena hanya mengukuti fungsi, maka bentuk-bentuk pada
arsitektur modern umumnya tidak memiliki makna atau mengacu pada

4
hal-hal tertentu maupun ciri khas suatu daerah. Hal inilah yang kemudian
menjadikan arsitektur modern bersifat homogeny yang diharapkan bisa
menjadi gaya yang diterapkan semua orang.
Arsitektur Modern memiliki prinsip yaitu fungsional dan efisiensi.
Fungsional berarti bangunan tersebut benar-benar mampu mewadahi
aktifitas penghuninya, dan efisiensi harus mampu diterapkan ke berbagai
hal; efisiensi biaya, efisiensi waktu pengerjaan dan aspek free
maintenance pada bangunan. Arsitektur Moderen itu timbul karena
adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang membuat manusia
cenderung memilih sesuatu yang ekonomis, mudah dan bagus.

2. Ciri-ciri
Secara umum ciri arsitektur modern dapat dilihat dari bentuknya yang
asimetris, atap datar, bentuk kotak, sudut lengkung dan halus. Rumah
modern juga sering tampil efisien sedikit hiasan dengan deretan jendela
kaca, alumunium dan stainless steel trip pada pintu juga jendela, dan
panel mengkilap.
Adapun hal yang menonjol pada arsitektur modern memang adalah
bentuk, ukuran, dan bahan yang digunakan untuk membangun rumah
tersebut. Di Indonesia kini telah banyak dibangun rumah-rumah dengan
gaya arsitektur modern. Pada umumnya arsitektur modern memiliki
ornamen yang minim. Rumah modern seringkali didekorasi dengan
ornamen garis horizontal, garis vertikal, dan garis diagonal sederhana.
Ruang-ruang pada rumah modern didapati saling terhubung satu sama
lain tanpa sekat pembatas. Ruang-ruang di dalam rumah hanya dibatasi
oleh interior yang tidak permanen. Ruangan pun transparan,
menggunakan dinding kaca sebagai pembatas.

3. Karakteristik arsitektur moderen

Menolak gaya lama

Menolak bordiran atau ukiran dalam bangunan

Menyederhanakan bangunan sehingga format detail menjadi tidak


perlu

Mengadopsi prinsip bahwa bahan dan fungsi sangatlah menentukan


hasil bangunan

Memandang bagunan sebagai mesin

4. Tokoh Arsitektur moderen


1. Santiago Calatrava
Santiago Calatrava lahir di Valencia , Spanyol pada tahun 1951 .
Dia lulus dari Institut Arsitektur di Valencia dan dari Federal Institute of
Technology di Zurich . Calatrava membuka arsitektur dan kantor

5
rekayasa sendiri di Zurich . Sebagian besar karya awalnya berada di
Swiss dan Spanyol , di mana ia telah memamerkan desain dan
memenangkan beberapa penghargaan. Sebagai arsitek dan insinyur ,
Calatrava sering menciptakan karya-karya inovatif yang bergantung
pada pemahaman yang kuat dari kedua aspek kekreatifan dan
struktural desain . Keterampilan -Nya sebagai seorang insinyur
memungkinkan dia untuk membuat bentuk patung dan ruang yang
tidak biasa. Pada tahun 1979 ia memenangkan penghargaan untuk
menyalakan kembali kualitas struktur kerja Perret dan untuk kembali
menekankan pentingnya struktur utama dalam mendefinisikan bentuk.
Meskipun kehadiran berpengaruh dalam komunitas arsitektur Eropa ,
Calatrava jarang merancang bangunan-bangunan tertutup . Sebaliknya
, sebagian besar ciptaan-Nya adalah struktur terbuka. Karya Santiago
Calatrava : Stasiun Kereta Api Stadelhofen, di Zurich, Swiss.

Gambar: Campo Volantin

2. Ludwig Mies van der Rohe


Ludwig Mies van der Rohe (27 Maret 1886 17 Agustus
1969) adalah seorang arsitek berkebangsaan Jerman. Ia umumnya
dipanggil Mies, sesuai nama belakangnya. Ludwig Mies van der Rohe,
bersama Walter Gropius dan Le Corbusier, dikenal luas sebagai para
perintis arsitektur Modern. Mies, seperti rekan-rekannya pasca Perang
Dunia I, berupaya menetapkan gaya arsitektur baru yang mampu
mewakili zaman modern seperti yang dilakukan arsitektur Klasik dan
Gothik pada zamannya masing-masing. Ia menciptakan gaya arsitektur
abad ke-20 yang berpengaruh dengan kejelasan dan kesederhanaan
yang ekstrem. Bangunan-bangunan karyanya memanfaatkan material
modern seperti baja industri dan kaca pelat untuk menentukan ruang
interior. Ia berupaya menciptakan arsitektur dengan sedikit kerangka
struktur yang diseimbangkan dengan kebebasan ruang terbuka yang
mengalir bebas. Ia menyebut bangunan-bangunannya arsitektur kulit
dan tulang. Mies mengambil pendekatan rasional yang dapat
memandu proses kreatif perancangan arsitektur. Ia sering dikaitkan
dengan aforisme lebih sedikit lebih baik dan Tuhan sangat
terperinci. Villa Tugendhat merupakan prototipe dan ikon arsitektur
modern di Eropa. Mies van der Rohe membangun Villa tersebut di

6
kawasan ern Pole di Brno (Brunn), Republik Ceko pada 1928 1930
untuk Fritz Tugendhatdan istrinya Greta.

Gambar: villa

B. POST-MODEREN
1. Pengerian
Post-modernisme adalah faham yang berkembang setelah era modern
dengan modernisme-nya. Postmodernisme bukanlah faham tunggal sebuah
teori, namun justru menghargai teori-teori yang bertebaran dan sulit dicari
titik temu yang tunggal. Banyak tokoh-tokoh yang memberikan arti post-
modernisme sebagai kelanjutan dari modernisme. Namun kelanjutan itu
menjadi sangat beragam. Bagi Lyotard dan Geldner, post-modernism adalah
pemutusan secara total dari modernism. Bagi Derrida, Foucault dan
Baudrillard, bentuk radikal dari kemodernan yang akhirnya bunuh diri karena
sulit menyeragamkan teori-teori. Sehingga David Graffin berpendapat, Post-
modernisme adalah koreksi beberapa aspek dari modernisme. Menurut
Giddens, Post-modernisme adalah bentuk modernisme yang sudah sadar diri

7
dan menjadi bijak. Sedangkan menurut Habermas, Post-modernisme
merupakan satu tahap dari modernisme yang belum selesai.

Postmodern arsitektur adalah suatu periode yang muncul pada tahu


1950. Postmodern di dalam arsitektur biasanya bergaya jenaka dan
menempatkan ukiran pada bangunannya sebagai jawaban atas gaya
internasional yang resmi.

2. Ciri-ciri
Ciri-ciri arsitektur postmodern yaitumengakomodasi fungsi dan bentuk
yang dirasa perlu untuk hadir dalam rancangan, misalnya arsitektur
tradisional, simbolisme, dekorasi, dan sebagainya. Tidak semua
bangunan postmodern terlihat futuristik. Memang benar, karena
bangunan postmodern banyak yang didesain dengan cara yang tidak
sama seperti pendahulunya, misalnya bangunan icon postmodern
Pompidou Center di Paris, dimana semua struktur bangunannya berada
di luar dan terlihat futuristik.
Ciri-ciri umum Arsitektur post-modern (menurut Budi Sukada, 1988) :
Mengandung unsur-unsur komunikatif yang bersifat lokal atau populer
Membangkitkan kembali kenangan kembali historik
Berkonstek urban
Menerapkan kembali teknik ornamentasi
Bersifat representasional
Berwujud metaforik (dapat berarti dari bentuk lain)
Dihasilkan dari partispasi
Mencerminkan aspirasi umum
Bersifat plural
Bersifat ekletik

3. Tokoh arsitektur post-moderen


a. Robert Venturi
Robert Venturi memiliki nama lengkap Robert Charles Venturi, Jr.
Ia merupakan seorang arsitek Amerika yang termasuk kedalam salah
satu tokoh arsitektur post-modern. Ia pernah mengatakan less is a
bore yang dimaksudkannya bahwa arsitektur modern yang
berkembang sebelum arsitektur post-modern merupakan langgam
arsitektur yang sangat membosankan.

8
Venturi juga merupakan pendiri utama dari perusahaan Venturi,
Scott Brown and Associates, dan salah satu tokoh utama dalam
arsitektur abad kedua ke-20. Bersama dengan istri juga sebagai
mitranya, Denise Scott Brown, ia membantu membentuk para arsitek,
planner dan mahasiswa untuk berpikir tentang arsitektur dan
lingkungan. Bangunannya, perencanaan, tulisan teoritis dan
pengajaran juga telah memberikan kontribusi terhadap perluasan
wacana tentang arsitektur.

Robert Venturi digambarkan sebagai salah satu talenta paling


asli dalam arsitektur kontemporer. Ia juga telah dengan
menyelamatkan arsitektur modern (post-modern architecture) dari
dirinya sendiri. Seperti Pritzker Architecture Prize Nobel lain sebelum
dia, dia adalah seorang penulis, guru, seniman dan filsuf, serta arsitek.
Robert Venturi juga berpendapat bahwa gubuk berhias / decorated
shed (bangunan biasa yang interior-nya dirancang secara fungsional
sementara eksterior-nya diberi hiasan) adalah lebih baik daripada
sebuah bebek / duck (bangunan di mana baik bentuk dan fungsinya
menjadi satu). Pendapat Venturi ini menjadi dasar pendekatan
Arsitektur Post-Modern.

Gambar : Vanna venture house

C. KLASIK
1. pengertian
Arsitektur klasik adalah gaya bangunan dan teknik mendesain yang
mengacu pada zaman klasik Yunani, seperti yang digunakan di Yunani kuno
pada periode Helenistik dan Kekaisaran Romawi. Dalam sejarah arsitektur,

9
Arsitektur Klasik ini juga nantinya terdiri dari gaya yang lebih modern dari
turunan gaya yang berasal dari Yunani.
Saat orang berpikir tentang arsitektur klasik, umumnya mereka
berpikir sebuah bangunan yang terbuat dari kayu, batu, dll. Dalam beberapa
kasus hal tersebut benar, namun arsitektur klasik juga banyak memiliki
napas modern dan desain gedung yang rumit. Misalnya, atap, tiang, bahkan
struktur batu atau marmer dibuat dengan detail sempurna.

Langgam Arsitektur Klasik muncul bersamaan dengan dimulainya


peradaban tulisan secara formal. Belum ditemukan secara spesifik kapan era
ini dimulai maupun berakhir. Namun, jenis langgam ini banyak dijumpai di
benua Eropa. Dalama beberapa alasan, jenis arsitektur ini dibangun dengan
tiga tujuan: sebagai tempat berlindung (fungsi rumah tinggal, sebagai wadah
penyembahan Tuhan (fungsi rumah peribadatan) dan tempat berkumpul
(balai kota, dsb). Untuk alasan kedua dan ketiga inilah bangunan ini dibuat
sedetail mungkin dan seindah mungkin dengan memberi ornamen-ornamen
hiasan yang rumit.

Seiring waktu berlalu, bangunan menjadi lebih rumit dan lebih rinci.
Beberapa peradaban yang tumbuh dari batu dan lumpur turut memperkaya
ragam bentuk Arsitektur Klasik, misalnya candi dan kuburan orang-orang
Mesir.

2. Ciri-ciri
Pilar-pilar besar
bentuk lengkung di atas pintu, atap kubah, dsb adalah
Ornamen-ornamen ukiran yang rumit dan detail juga kerap
menghiasi gedung-gedung

3. Klasik Yunani
Beberapa peninggalan bangunan arsitektur Yunani bisa menjadi acuan
untuk ciri khas arsitektur Yunani, yaitu bangunannya yang berupa
kotak/kubus atau persegi panjang yang terbuat dari batu kapur. Untuk
bangunan yang di istimewakan biasanya menggunakan batu marmer.
Batu marmer ini berkualitas tinggi dan mahal, karena didatangkan
dari tempat-tempat tertentu di Yunani, seperti Kota Attica dan pulau
Paros. Selain dari beberapa tempat tersebut batu marmer ini juga sangat
melimpah di pegunungan Hymettus dan Pentilicus di dekat Athena.
Dalam rancang bangunan, batu-batu tersebut dipahat membentuk
kolom serta kubus. Pahatan-pahatan tersebut banyak digunakan untuk
bangunan seperti kuil dewa-dewa Yunani. Dalam beberapa arsitektur
bangunan publik, dibuat berbentuk panggung terbuka tanpa atap, karena
masyarakat Yunani sering beraktivitas di luar serta didukung dengan
iklim yang sejuk.

10
- Budaya: polis, filosofis, demokratis
- Nilai: rasionalisme
- Preseden: megaron (rumah vernakular Yunani)
- Contoh: Athens Parthenon, Yunani; Nashville Parthenon, Amerika
Serikat
- Unit: stoa (kolom)
- Warisan: kanonik: golden section, greek order, geometri, harmoni,
proporsi, tektonik, enteleki; struktur: post linthel; tipologi: agora (public
space), bouleuterion (balai dewan), gymnasium (sekolah), megaron
(rumah), pastanium (kantor walikota), pantheon (kuil), stadion, & teather
- Keprofesian: belum ada, bersifat seniman, penyeimbang masyarakat,
spiritualis, institusi kemasyarakatan
Yunani memiliki tioplogi wilayah berbukit yang memisahkan
beberapa suku, kemudia suku-suku tersebut mulai terorganisir dan
membentuk suatu polis (negara kota) dan menjalankan pemerintahan
dengan cara demokrasi. Beberapa polis terkenal seperti Aegea, Athena,
Doria, Ionia, Myconos, Olimpia, Sparta, dll. Selain itu tipologi berbukit itu
juga menjadikan Yunani kaya akan batu, sehingga banyak material
bangunan yang menggunakan batu
4. Klasik roma

a. Gaya arsitektur klasik

Kombinasi kolom dan busur lengkung

Romawi mempunyai lima buah gaya arsitektur (order)

Tiga di antaranya merupakan pinjaman langsung dari gaya Yunani:


Doric, Ionic dan Corinthian. Corinthian merupakan gaya yang paling
populer di Romawi.

Dua gaya lain yang ditambahkan oleh bangsa Romawi adalah


Tuscan (bentuk yang lebih sederhana dari gaya Doric), dan
Composite (gaya Corinthian yang lebih kaya ornamen)

Pada bangunan lebih dari satu lantai, gaya arsitektural diletakkan


berurutan dari atas ke bawah. Paling bawah gaya Doric, di atasnya
Ionic, dan paling atas Corinthian.

Pintu dan jendela biasanya berbentuk segi empat. Pada sisi-sisi


pintu dibuat bentuk kolom.

Bahan bangunan yang digunakan: batu bata, keramik, semen,


beton dan besi.

Bangsa Romawi telah mengembangkan beton yang memungkinkan


mereka membuat bentukan atap lengkung (vault) dan kubah

11
Romawi. Bentang kubah ini sebagian bergaris tengah di atas 50 m
tidak tertandingi sampai ditemukannya konstruksi baja pada abad
ke-19.

D. VITRUVIUS
1. Kehidupan dan karir
Sekitar satu abad sebelum masehi, seorang ilmuwan besar bernama
Marcus Vitruvius Pollio dilahirkan. Vitruvius adalah seorang penulis
romawi, arsitek, dan juga seorang ahli mesin selama ia melakukan wajib
militer untuk Romawi. Sedikit tentang kehidupan Vitruvius, nama
panggilannya adalah Marcus. Sejarah kehidupannya dapat ditemukan
pada karyanya yang masih bertahan, yaitu buku berjudul De Architectura.
Lahir di masyarakat Romawi, Vitruvius kemudian menjadi seorang arsitek
dan ahli mesin. Ia kemudian mengabdikan dirinya untuk militer dibawah
kekuasaan Julus Caesar di kota Hispania dan Gaul. Sebagai seorang ahli
mesin di bidang militer ,spesialisasinya adalah membuat mesin perang
untuk angkatan bersenjata Romawi. Pada tahun-tahun terakhir masa
pemerintahan kaisar Augustus, melalui saudara perempuannya Octavia
Minor, mendorong Vitruvius untuk pensiun dari pekerjaannya. Octavia
juga menjamin kebebasan finansialnya. Setelah Augustus wafat, Vitruvius
memutuskan untuk pensiun. Kemudian, ia menuliskan karya-karyanya
dibawah perlindungan Octavia. Tanggal kematiannya tidak diketahui, hal
ini menunjukkan bahwa dia hanya menikmati sedikit popularitas selama
hidupnya.
Buku De architectura adalah karyanya yang paling fenomenal. Saat ini
lebih dikenal dengan nama The Ten Book on Architecture, adalah karya
bangsa Yunani yang dipersembahkan untuk kaisar Augustus. Buku ini
adalah satu-satunya buku utama dalam arsitektur yang bisa bertahan dari
zaman Yunani. Dikarenakan banyak karya-karya yang musnah karena
peperangan dan lain hal. Selain dikenal melalui tulisannya, ia juga adalah
seorang arsitek. Satu-satunya bangunan yang diketahui dirancang oleh
Vitruvius, adalah Basilika di Fanum Fortunae, cikal bakal dari kota Fano.
Basilika adalah bangunan yang dipakai untuk pengadilan, bangunan
administrasi, pernah pula beralih fungsi menjadi gereja pada masa Kristen
awal. Basilika sudah lama hancur, namun pemerintah Yunani melakukan
usaha untuk merekonstruksinya kembali.
2. Pengertian
Menurut Vitruvius di dalam bukunya De Architectura (yang merupakan
sumber tertulis paling tua yang masih ada hingga sekarang), bangunan

12
yang baik haruslah memilik Keindahan / Estetika (Venustas), Kekuatan
(Firmitas), dan Kegunaan / Fungsi (Utilitas); arsitektur dapat dikatakan
sebagai keseimbangan dan koordinasi antara ketiga unsur tersebut, dan
tidak ada satu unsur yang melebihi unsur lainnya. Dalam definisi modern,
arsitektur harus mencakup pertimbangan fungsi, estetika, dan psikologis.
Namun, dapat dikatakan pula bahwa unsur fungsi itu sendiri di dalamnya
sudah mencakup baik unsur estetika maupun psikologis.
Arsitektur adalah holak, termasuk di dalamnya adalah matematika,
sains, seni, teknologi, humaniora, politik, sejarah, filsafat, dan sebagainya.
Mengutip Vitruvius, "Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu
lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian
terhadap karya tersebut sebagai karya seni". Ia pun menambahkan bahwa
seorang arsitek harus fasih di dalam bidang musik, astronomi, dsb. Filsafat
adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme,
empirisisme, fenomenologi strukturalisme, post-strukturalisme, dan
dekonstruktivisme adalah beberapa arahan dari filsafat yang memengaruhi
arsitektur.

3. Buku Vitruvius

Karya tulis Vitruvius terbagi dalam sepuluh buku sehingga diberi


tajuk Sepuluh Buku Arsitektur (The Ten Books on Architecture).

Buku I menguraikan tentang pendidikan bagi arsitek. Didalamnya


dimuat hal-hal yang berhubungan dengan dasar-dasar estetika serta
berbagai prinsip tentang teknik bangunan, mekanika, arsitektur domestik
bahkan sampai perencanaan perkotaan. Buku II memaparkan evolusi
arsitektur utamanya yang berkaitan bengan masalah material. Buku III,
tentang bangunan peribadatan. Buku IV menguraikan berbagai tipe
bangunan peribadatan khususnya yang berhubungan dengan tata atur
(orders) dan teori proporsi. Buku V memuat tentang bangunan-bangunan
fasilitas umum seperti teater. Buku VI mengulas tentang keberadaan
rumah pribadi. Buku VII berisikan penggunaan material bangunan
sedangkan pada buku VIII berisi tentang sistem
perolehan atau pasok air. Adapun buku IX mengungkapkan hal-hal yang
berhubungan dengan astronomi dan buku X menjelaskan tentang
konstruksi, mekanika dan permesinan.

E. RENAISSANCE
1. Sejarah
Pada zaman Renaissance manusia maupun alam tidak
digeneralisasikan,melainkan diperlakukan sebagai makhluk dan benda
yang berdiri sendiri sendiri dan masing-masing mempunyai daya tarik
sendiri.Masa Renaissance sering disebut juga masa pencerahan, karena
menghidupkan kembali budaya-budaya klasik,hal ini disebabkan

13
banyaknya pengaruh filsuf-filsuf dari Yunani dan Romawi.Renaissance
yang berarti kelahiran kembali, ingin mengungkap kembali kebudayaan
masa lalu yaitu zaman keemasan Romawi sebagai titik tolak pemikiran
intelektual masa Renaissance.
Perkembangan penting pada zaman Renaissance dimulai di Itali pada
tahun-tahun kemunduran abad pertengahan sekitar tahun
1300.Perubahan tersebut adalah paham yang menaruh perhatian pada
masalah dunia, masyarakat yang praktis dan sadar diri serta perubahan
sekuler, Ilmu pengetahuan,ketatanegaraan, kesenian, dan keagamaan
berkembang dengan baik di masa Renaissance ini,tidak seperti dimasa
sebelumnya yang lebih menitik beratkan pada masalah keagamaan
terutama agama Kristen sehingga pengaruh otorita seorang pemimpin
gereja sangat kuat.Di masa Renaissance ini,arsitekturnya ikut berusaha
menghidupkan kembali kebudayaan klasik jaman Yunani dan Romawi
dengan jalur garap dan jalur pikir yang tersendiri, tidak menggunakan
jalur garap dan pikir Yunani-Romawi. Dengan demikian, meskipun dalam
wajah dan tatanan arsitektur terdapat kemiripan atau kesamaan,tetapi
bukan semata-mata pencontohan dan menduplikat gaya arsitektur
sebelumnya.
2. Ciri-ciri
Pada umumnya arsitektur bangunan masa Renaissance memiliki
fungsi keagamaan seperti gereja dan kapel (peninggalan dan melanjutkan
bangunan masa Medieval), bangunan-bangunan istana, pusat
pemerintahan dan rumah-rumah kediaman pendeta atau saudagar (yang
merupakan anggota masyarakat yang terhormat). Teori-teori yang
menonjol pada bangunan tersebut adalah : Penerapan konsep simetri
yang kuat, pada tampak dan ruang dalam bangunan. Mayoritas
pemakaian bahan bangunan/material dari marmer pada interior dan
warna bangunan yang cenderung monochrome atau satu warna.
Bangunan kaya akan elemen dekoratif, baik pada interior maupun
eksterior bangunan. Elemen dekoratif tersebut umumnya berupa
ukiran/sculpture, relief serta lukisan-lukisan. Tema elemen dekoratif
tersebut umumya melambangkan karakter-karakter atau
penginterpretasian alam dan sosok manusia, flora, fauna serta
pemandangan alam. Pada ruang dalam, bagian dinding dan langit-langit
umumnya dilapisi ukiran (stucco) yang obyeknya seputar flora, sosok dan
perilaku dari fauna dan manusia, topeng-topeng, perahu maupun perisai.
Penggunaan patung yang dipadukan dengan detail arsitektural, baik pada
interior maupun eksterior. ada faade bangunan terdapat deretan kolom-
kolom dengan kepala dihiasi elemen dekoratif bermotif flora, susunan
order dapat berupa Doric, Ionic, maupun Corinthian.

3. Bangunanan masa resainance


Gereja Basilika St. Petrus di Roma (Vatikan)

Pembangunan gereja Basilika ini mulai tahun 1506, untuk


menggantikan sebuah gereja yang sudah berumur 1200 tahun,

14
yang berdiri diatas makam St. Petrus (Zaman Kristen Awal).
Setelah para arsitek bersaing untuk mengajukan rancangannya,
pemenangnya adalah Donate Bramante. Kemudian para arsitek
lainnya seperti Raffaelo dan Michaelangelo berulangkali melakukan
perubahan besar. Ketika Kathedral itu selesai dibangun pada tahun
1623, hanya kubah besarnya saja rancangan Michaelangelo yang
menyerupai rencana asli.

Diatas deretan pilar, berdiri patung-patung besar (orang-


orang yang dihormati dalam agama Kristen) menghadap halaman
dalam bentuk oval. Patung tersebut bergaya barok yang dirancang
oleh Bernini puluhan tahun kemudian. Gereja basilika St.
Petrus adalah Gereja Agung umat Katholik yang merupakan hasil
rancangan beberapa arsitek dan seniman. Pembangunannya
memakan waktu lama, antara tahun 1506-1626.
Bentuk gereja ini pada awalnya mengambil bentuk
bangunan basilika Romawi. Basilika adalah bangunan yang biasa
dipakai untuk pengadilan atau perniagaan oleh bangsa Romawi.
Bentuk basilika inilah kemudian ditiru umat Nasrani sebagai
bangunan gereja, setelah Kaisar Konstantin memberikan
kebebasan terhadap perkembangan agama Kristen di Romawi.
Kaisar Konstantin yang menjadi Kaisar Romawi pada 313 Masehi
kemudian merombak bangunan Santo Petrus di Kota Roma.

Gambar : Gereja Basilika St. Petrus

15
F. ARSITEKTUR AKIBAT REVOLUSI INDUSTRI
1. Pengrtian
Orang-orang Barat memandang berbagai hal termasuk
arsitektur, sebagai ilmu yang dikaji dan dipelajari sehingga mendapatkan
berbagai teori. Dengan berubahnya secara sangat cepat dan mendasar
budaya masyarakat Barat yang diakibatkan oelh revolusi industri maka
terjadi pula perubahan besar dalam pandangan dan teori arsitektur. Pada
arsitektur masa pasca Renaissance terjadi percampuran antara gaya-
gaya klasik yang sudah ada seperti Yunani, Romawi, Abad Pertengahan,
Romanesque, dan Gothic. Hal ini menandai adanya perubahan mendasar
dalam arsitektur. Pencampuran terjadi selain karena perubahan
kebudayaan, pola pikir juga karena telah lebih banyak pilihan bentuk.
Masa itu disebut masa Neo-Klasik. Perkembangan selanjutnya seni klasik
dan karya kerajinan tangan semakin ditinggalkan oleh bentuk-bentuk
produksi mesin yang cepat praktis dan tidak kalah keindahannya. Salah
satunya yang memanfaatkannya adalah Augustus Welby Nortmore Pugin
(1812-1852). Hal ini terungkap dari tulisannya sebagai berikut : Dalam
beberapa hal, saya siap untuk menerima bahwa penemuan baru telah
membawa kesempurnaan, tetapi harus diingat hal itu dibuat oleh mesin.
Saya tidak ragu-ragu mengatakan jika karya seperti itu meningkat maka
karya-karya seni dan kerajinan murni akan turun dalam proporsi lebih
besar (Michel Ragon, dalam Yulianto Sumalyo, 1997).

2. Bangunan industry pertama


Revolusi Industri di Inggris pada awal abad 19 telah membawa
berbagai perubahan dan dampak yang besar terhadap perkembangan di
berbagai bidang. Dunia arsitektur pun tidak ikut ketinggalan terkena
imbas dari revolusi industri di Inggris. Dengan penemuan material baru,
sistem pabrikasi, dan metode baru maka mendorong para arsitek di
zaman tersebut untuk bereksplorasi secara lebih mendalam.

The Crystal Palace, salah satu bangunan rancangan Sir Joseph


Paxton yang didirikan di Inggris pada 1861 menjadi simbol kebesaran dan
kegagahan Inggris pada masa tersebut. The Crystal Palace dibangun
untuk menampung acara pameran yang mengundang 13.000 peserta
pameran serta tak kurang dari 6.200.000 orang pengunjung. Pameran itu
sendiri menampilkan barang-barang hasil industri serta perlambang
kebesaran industri Inggris, kekuatan produksi, kekayaan serta
pengetahuan keteknikannya. Sebegitu besarnya pameran ini maka
tentunya The Crystal Palace telah dirancang dengan dimensi yang cukup
besar.

Sebagai bangunan yang merupakan rancangan pertama di dunia


yang menggunakan sistem pabrikasi, bangunan ini berukuran 563124 m
dan menaungi ruang seluas 70.000 m2. Unsur pembangunnya didominasi
oleh unsur kaca dan baja. Setidaknya terdapat 3300 tiang, 2.224 balok-

16
balo baja, 300.000 lempeng segi empat kaca dan 205.000 bingkai kayu
untuk memasang kaca.

Gambar : The Crystal Palace

BAB 4
KESIMPILAN

Dalam perkembangannya muncul aliran dalam arsitektur :


1. Moderen
Arsitektur modern adalah suatu istilah yang diberikan kepada
sejumlah bangunan dengan gaya karakteristik serupa, yang
mengutamakan kesederhanaan bentuk dan menghapus segala macam
ornamen.
Secara umum ciri arsitektur modern dapat dilihat dari bentuknya
yang asimetris, atap datar, bentuk kotak, sudut lengkung dan halus.
Rumah modern juga sering tampil efisien sedikit hiasan dengan
deretan jendela kaca, alumunium dan stainless steel trip pada pintu
juga jendela, dan panel mengkilap.
2. Post-moderen
Postmodernity atau postmodern arsitektur adalah suatu periode
yang muncul pada tahu 1950. Postmodern di dalam arsitektur

17
biasanya bergaya jenaka dan menempatkan ukiran pada bangunannya
sebagai jawaban atas gaya internasional yang resmi.
3. Klasik
Arsitektur klasik adalah gaya bangunan dan teknik mendesain
yang mengacu pada zaman klasik Yunani, seperti yang digunakan di
Yunani kuno pada periode Helenistik dan Kekaisaran Romawi. Dalam
sejarah arsitektur, Arsitektur Klasik ini juga nantinya terdiri dari gaya
yang lebih modern dari turunan gaya yang berasal dari Yunani.
Ciri-ciri

Pilar-pilar besar
bentuk lengkung di atas pintu, atap kubah, dsb adalah
Ornamen-ornamen ukiran yang rumit dan detail juga kerap
menghiasi gedung-gedung

4. Vitruvius
Menurut Vitruvius di dalam bukunya De Architectura (yang
merupakan sumber tertulis paling tua yang masih ada hingga
sekarang), bangunan yang baik haruslah memilik Keindahan / Estetika
(Venustas), Kekuatan (Firmitas), dan Kegunaan / Fungsi (Utilitas);
arsitektur dapat dikatakan sebagai keseimbangan dan koordinasi
antara ketiga unsur tersebut, dan tidak ada satu unsur yang melebihi
unsur lainnya. Dalam definisi modern, arsitektur harus mencakup
pertimbangan fungsi, estetika, dan psikologis. Namun, dapat dikatakan
pula bahwa unsur fungsi itu sendiri di dalamnya sudah mencakup baik
unsur estetika maupun psikologis.
5. Ressainance
Pada umumnya arsitektur bangunan masa Renaissance
memiliki fungsi keagamaan seperti gereja dan kapel (peninggalan dan
melanjutkan bangunan masa Medieval), bangunan-bangunan istana,
pusat pemerintahan dan rumah-rumah kediaman pendeta atau
saudagar (yang merupakan anggota masyarakat yang terhormat).
Teori-teori yang menonjol pada bangunan tersebut adalah : Penerapan
konsep simetri yang kuat, pada tampak dan ruang dalam bangunan.
Mayoritas pemakaian bahan bangunan/material dari marmer pada
interior
6. Arsitektur pasca revolusi
Revolusi Industri di Inggris pada awal abad 19 telah membawa
berbagai perubahan dan dampak yang besar terhadap perkembangan
di berbagai bidang. Dunia arsitektur pun tidak ikut ketinggalan terkena
imbas dari revolusi industri di Inggris. Dengan penemuan material
baru, sistem pabrikasi, dan metode baru maka mendorong para arsitek
di zaman tersebut untuk bereksplorasi secara lebih mendalam

18
DAFTAR PUSTAKA

http://alexnova-alex.blogspot.co.id/2011/06/teori-arsitektur-renaissance.html
http://www.re-tawon.com/2016/09/crystal-palace-bangunan-simbol.html
https://erickrinaldo.wordpress.com/tag/revolusi-industri/
https://virtualarsitek.wordpress.com/artikel/sejarah-arsitektur/tipologi-
arsitektur/arsitektur-post-modern/

http://edupaint.com/pojok-unik/pojok-unik-interior/6348-ciri-ciri-desain-arsitektur-
post-modern.html

https://www.scribd.com/upload-

19
http://tokoharsitekpostmodern.blogspot.co.id/2014/09/arsitek-post-modern.html

https://1301313y.wordpress.com/2009/02/01/pengertian-arsitektur-
modernpostmoderndekonstruksi/

https://www.scribd.com/upload-

20