Anda di halaman 1dari 12

SIMULASI PENGUKURAN ALAT UKUR

1. Jangka Sorong (Ketelitian dalam satuan mm)

Para tekniknisi pasti tidak aneh yang namanya sigmat atau caliper, namun banyak orang
engineer atau teknik mesin merasa kesulitan dalam cara membaca sigmat atau caliper
disini akan dibahas cara membaca sigmat atau caliper.caliper sering juga disebut dengan nama
jangka sorong merupakan sebuah alat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur diameter luar,
diameter dalam, ketebalan dan kedalaman celah, dengan tingkat ketelitian sampai dengan 0,05
mm (dimana jumlah strip pada skala slider ada 20 strip, sehingga 1 mm : 20 = 0,05 mm).

Bagian jangka sorong

1. Out side jaws = mengukur bagian luar


2. Inside Jaws mengukur bagian dalam
3. Dept bar mengukur kedalaman
4. Step mengukur ketinggian
5. Skala Utama Skala dalam menunjukan nilai angka Nominal
6. Skala Vernier : skala geser menunjukan angka desimal menambah ketelitian hasil ukur

Ketelitian Jangka Sorong


1. Ketelitian 0,02mm : skala Vernier terbagi 50 ruas
2. Ketelitian 0,05mm : skala Vernier terbagi 20 ruas
3.Ketelitian 1/128inch : skala vernier terbagi 8 ruas satuan yg dipakai Inch (bagian atas)

CARA MEMBACA KETELITIAN JANGKA SORONG


Cara Pembacaan Jangka Sorong
Setelah ,mengetahui tingkat ketelitian dari jangka sorong (caliper) tersebut kita bisa mengetahui
ketelitian jangka sorong tersebut.Ketilitian tersebut dapat digunakan untuk mengukur jangka
sorong tersebut.
Rumus cara untuk menghitung ketelitian paling sederhana digunakan yakni 1/(banyak jumlah
skala nonius/ banyak turus pada skala nonius)

Namun pada versi panjangnya n=9/10 =0.9


"9 merupakan jumlah turus skala utama yang sejajar dengan turus terakhir skala nonius dalam
keadaan kedua skala tersebut "nol"nya sejajar.
10 merupakan jumlah keseluruhan turus pada skala nonius."

Jadi, tingkat ketelitiannya i= x-n, sehingga 1- 0.9= 0.1mm


x= jarak antar garis skala utama (berhimpit/paling dekat dengan skala nonius), sehingga x pada
gambar di atas bernilai "1", namun di bawah ini merupakan contoh x bernilai 2. bisa di lihat pada
jarak dua turus besar pada skala utama (di hitung mulai dari angka 0), dan perhatikan skala
nonius di bawahnya, berapa turus yang dibutuhkan skala nonius untuk mendapat jarak yang sama
dengan dua turus besar pada skala utama mulai dari "nol"? ya, kira kira 2
Cara menghitung ketelitian gambar di atas yakni n= 39/20 = 1.95
Maka i= 2- 1.95= 0.05mm :)
Kemudia, berikut contoh carra membaca jangka sorong dengan tepat:

Bisa dihitung, jangka sorong tersebut berketelitian 0.05 (1/20 (jumlah turus skala nonius, bukan
nominal "10"
Skala utama = 46mm (skala utama bersatuan "mm")
Skala nonius= 8 (bukan nominal 4 karena yang dihitung turusnya, okee :) ) x 0.05 (ketelitian) =
0.4mm
Jumlahkan semua (SU+SN) = 46,4mm
2. Jangka Sorong (ketelitian dalam inci)

A. Hasil pengukuran suatu benda kerja dengan menggunakan jangka sorong ketelitian
1/128 inch adalah sebagai berikut :

1 inch = 16 bagian skala utama, maka : 1 Skala Utama = 1/16 Inch dan 1 Skala utama dibagi 8
skala Nonius, Maka : 1/16 : 8 = 1/128

a. Posisi skala utama (bawah), sebelum titik nol skala nonius : pada strip ke-7, Maka : 1/16 x 7 =
7/16.

b. Posisi skala nonius (atas) pada strip ke-7, Maka : 1/128 x 7 = 7/128.

Jadi hasil pengukuran benda kerja adalah : 7/16 + 7/128 = 56/128 + 7/128 = 63/128 inch.

B. Hasil pengukuran suatu benda kerja dengan menggunakan jangka sorong ketelitian
1/128 inch adalah sebagai berikut :

1 inch = 16 bagian skala utama, maka : 1 Skala Utama = 1/16 Inch dan 1 Skala utama dibagi 8
skala Nonius, Maka : 1/16 : 8 = 1/128

a. Posisi skala utama (bawah), sebelum titik nol skala nonius : pada strip ke-21, Maka : 21/16
inch.
b. Posisi skala nonius (atas) pada strip ke-4, Maka : 1/128 x 4 = 4/128.

Jadi hasil pengukuran benda kerja adalah : 21/16 +4/128 = 168/128 +4 /128

= 172/128 = 1 11/32 inch.

C. Hasil pengukuran suatu benda kerja dengan menggunakan jangka sorong ketelitian
1/128 inch adalah sebagai berikut :

1 inch = 16 bagian skala utama, maka : 1 Skala Utama = 1/16 Inch dan 1 Skala utama dibagi 8
skala Nonius, Maka : 1/16 : 8 = 1/128

a. Posisi skala utama (bawah), sebelum titik nol skala nonius : pada strip ke-9, Maka : 9/16
inch.

b. Posisi skala nonius (atas) pada strip ke-6, Maka : 1/128 x 6 = 6/128.

Jadi hasil pengukuran benda kerja adalah : 9/16 +6/128 = 72/128 +6 /128 = 78/128 =39/64 inch.

D. Hasil pengukuran suatu benda kerja dengan menggunakan jangka sorong ketelitian
1/128 inch adalah sebagai berikut :

1 inch = 16 bagian skala utama, maka : 1 Skala Utama = 1/16 Inch dan 1 Skala utama dibagi 8
skala Nonius, Maka : 1/16 : 8 = 1/128
a. Posisi skala utama (bawah),sebelum titik nol skala nonius : pada strip ke-17, Maka : 17/16
inch.

b. Posisi skala nonius (atas) pada strip ke-3, Maka : 1/128 x 3 = 3/128.

Jadi hasil pengukuran benda kerja adalah : 17/16 +3/128 = 136/128 +3 /128 = 139/128 = 1
11/128 inch.

CARA PENGGUNAANNYA