Anda di halaman 1dari 17

TUGAS 2

EKONOMI SUMBERDAYA HUTAN

ANALISIS PERMINTAAN KAYU BULAT

OLEH

KELOMPOK 16 B
NURUL FADILAH ATIK M111 15 304
MARLINA ONO M111 15 067
ALISYAH ANDINI ALIF M111 15 554
VIQRAM SUMARSONGKO M111 15 702

ASISTEN : PATMAWATI

LABORATORIUM KEBIJAKAN DAN KEWIRAUSAHAAN KEHUTANAN


FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2017

1
BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar belakang

Ekonomi merupakan ilmu sosial yang salah satu ilmu yang mempelajari
tentang aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan
konsumsi terhadap barang dan jasa.
Istilah Ekonomi Berasal dari bahasa Yunani, yaitu (oikos) yang
artinya keluarga/rumah tangga dan (nomos) yang berarti peraturan,
aturan, hukum. Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai aturan rumah
tangga atau manajemen rumah tangga.
Di dalam kehidupan ekonomi sehari-hari selalu terdapat permintaan
(demand) dan penawaran (supply) yang saling mempengaruhi. Dalam ilmu
ekonomi kata permintaan dan penawaran sudah tidak asing lagi bagi kita, akan
tetapi pengetahuan kita akan pengertian dua kata tersebut masih sangat minim.
Bahkan kebanyakan dari kita hanya bisa mengucapkannya saja.

Permintan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar
tertentu dengan tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam
periode tertentu. Sedangkan penawaran merupakan banyaknya barang yang
ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu, pada periode tertentu, dan pada
tingkat harga tertentu.

I.2 Tujuan

Adapun tujuan dari pembuatan paper ini adalah sebagai berikut :

1. Mengetahui jumlah Permintaan dan Penawaran di tahun 2003 sampai


tahun 2012
2. Mengetahui Konsep Elastisitas

2
C. Ruang lingkup materi
Ruang lingkup materi pada pembahasan kali ini tentang bagaimana skedul
pada suatu kasus permintaan dan penawaran. Selain itu, konsep elastisitas juga
diperlukan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi suatu elastisitas
permintaan atau penawaran.

3
BAB II

LANDASAN TEORI

II.1 Pengertian permintaan dan penawaran

Permintan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar
tertentu dengan tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam
periode tertentu. Permintaan seseorang atau suatu masyarakat kepada suatu barang
ditentukan oleh faktor-faktor, diantaranya :
1. Harga barang itu sendiri (Px)
2. Harga barang lain ( Py)
3. Pendapatan konsumen (Inc)
4. Cita rasa (T)
5. Iklim (S)
6. Jumlah penduduk (Pop)
7. Ramalan masa yang akan datang (F)

Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada


suatu pasar tertentu, pada periode tertentu, dan pada tingkat harga tertentu.
Keinginan para penjual dalam menawarkan barangnya pada berbagai tingkat
harga ditentukan oleh beberapa faktor. Yang tepenting adalah :
1. Harga (Px)
2. Harga barang lain (Py)
3. Biaya faktor produksi
4. Teknologi
5. Tujuan perusahaan
6. Ramalan masa yang akan datang
Secara matematis
Qs = F (Px, Py, Fp, T1 ............... )
Persamaan penawaran Qs = a + bp

4
II. 2 Hukum Permintaan dan hukum penawaran

Hukum permintaan menjelaskan bahwa jumlah barang yang diminta akan


selalu berbanding terbalik dengan harga barang yang diminta. Kedua besaran
berkorelasi negatif Artinya jika harga barang cenderung naik, misal akibat inflasi,
maka jumlah barang yang diminta akan cenderung berkurang. Sebaliknya, jika
harga barang cenderung turun, maka jumlah barang yang diminta akan cenderung
bertambah.
Hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan yang lain ceteris
paribus atau keadaan lainnya di luar harga harus dianggap tetap. Keadaan lain
yang dimaksud adalah pendapatannya tetap, seleranya tetap, harga barang yang
lain tetap, dan tidak ada barang substitusi atau barang pengganti.

Sedangkan hukum penawaran menjelaskan bahwa jumlah barang yang


ditawarkan berbanding sejajar dengan tingkat harga. Artinya, jika harga barang
naik, maka jumlah barang dan jasa yang ditawarkan akan naik juga. Sebaliknya,
jika harga turun, maka jumlah penawaran barang dan jasa akan turun juga.

Dari hukum penawaran sangat jelas bahwa harga dan jumlah penawaran
berkorelasi positif. Jadi barang dan jasa yang ditawarkan pada suatu waktu
tertentu akan sangat tergantung pada tingkat harganya. Pada kondisi dimana
faktor-faktor lain tidak berubah. Jika barang dan jasa naik, maka penjual
cenderung menjual barang dan jasa dalam jumlah yang lebih banyak. Dan
sebaliknya, jika barang dan jasa harganya turun, maka penjual cenderung
menurunkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkannya.

II. 3 Kurva Permintaan dan kurva penawaran


Kurva Permintaan dapat didefinisikan sebagai :Suatu kurva yang
menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah
barang tersebut yang diminta para pembeli.Kurva permintaan berbagai jenis
barang pada umumnya menurun dari kiri ke kanan bawah. Kurva yang demikian
disebabkan oleh sifat hubungan antara harga dan jumlah yang diminta yang
mempunyai sifat hubungan terbalik.
Kurva permintaan :

5
Teori Permintaan
Dapat dinyatakan : Perbandingan lurus antara permintaan terhadap
harganya yaitu apabila permintaan naik, maka harga relatif akan naik, sebaliknya
bila permintaan turun, maka harga relatif akan turun.

Kurva penawaran dapat didefinisikan sebagai : Yaitu suatu kurva yang


menunjukkan hubungan diantara harga suatu barang tertentu dengan jumlah
barang tersebut yang ditawarkan.
- Kalau penawaran bertambah diakibatkan oleh faktor-faktor di luar harga, maka
supply bergeser ke kiri atas.
- Kalau berkurang kurva supply bergeser ke kiri atas
- Terbentuknya harga pasar ditentukan oleh mekanisme pasar
Kurva penawaran :

Teori Penawaran

6
Yaitu teori yang menerangkan sifat penjual dalam menawarkan barang
yang akan dijual.

II. 4 Elastisitas
Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah
variabel dengan perubahan variabel lainnya. Dengan kata lain, elastisitas
mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan
harga

BAB III

7
PEMBAHASAN

III. 1 Schedule permintaan dan penawaran pulp

1. Prediksi tahun 2003 sampai tahun 2012


A. Permintaan
Tabel 3.1 Tabel Permintaan

PERMINTAA
2
Tahun 3
X XY X
N( m )Y

-
1993 13478500 -9 121306500 81

-
1994 16986000 -7 118902000 49

-
1995 20010000 -5 100050000 25

1996 26411950 -3 -79235850 9

1997 29758000 -1 -29758000 1

1998 35720000 1 35720000 1

1999 39499800 3 118499400 9

2000 40890300 5 204451500 25

2001 43199100 7 302393700 49

2002 47290850 9 425617650 81

Jumlah 313244500 0 637429900 330

Ket : X = Unit tahun yang di hitung dari periode dasar


Y = Banyak nya permintaan
a = nilai trend pada periode dasar
b = Perubahan Trend n = banyak data

a=
Y =Y = 313244500 = 31324450
n 10

b=
XY = 637429900 = 949225.7576
X2 330

8
Persamaannya

Y = a + bX

= 31324450 +

Priode dasar : tahun 1997 1998

Unit X : tahunan Unit Y : ribuan ton / tahun

B. Penawaran
3.2 Tabel Penawaran

Penawara
Tahun 3
x Xy x2 x2 y
n (m ) Y

1993 14702000 -9 -132318000 81 1190862000

1994 20280000 -7 -141960000 49 993720000

1995 22709850 -5 -113549250 25 567746250

1996 30685950 -3 -92057850 9 276173550

1997 40675600 -1 -40675600 1 40675600

1998 42965550 1 42965550 1 42965550

1999 45925950 3 137777850 9 413333550

2000 50430650 5 252153250 25 1260766250

2001 54085750 7 378600250 49 2650201750

2002 59409000 9 534681000 81 4812129000

Jumlah 381870300 0 825617200 330 12248573500

b=
XY =
825617200
=2501870
X2 330

c=
X 2 . Y n. X 2 Y = ( 330 x 381870300 ) ( 10 x 12248573500 ) =
X 4 +n X 4 19338+(10 x 19338)
375997.8509

9
X2
a= Y c
n
= 381870300 (375997.8509 x 330
10 )
= 369462370.9

Persamaannya :
Rumus
Y = a + bx + cx 2 :

= 369462370.9 + 2501870x + Y=a+


369462370.9
Priode dasar : tahun 1997 1998

Unit X : tahunan Unit Y : ribuan ton / tahun

C. Prediksi Permintaan dan Penawaran Kayu bulat untuk Pulp dari tahun 2003
2012.

1). Permintaan di tahun

a. 2003 (X=11)
= 31324450 + 949225.7576 (11) = 43664384.85
b. 2004 (X=13)

= 31324450 + 949225.7576 (13) = 43664384.85

c. 2005 (X=15)

= 31324450 + 949225.7576 (15) =45562836.36

d. 2006 (X=17)

= 31324450 + 949225.7576 (17) = 47461287.88

e. 2007 (X=19)

= 31324450 + 949225.7576 (19) = 49359739.39

f. 2008 (X=21)

= 31324450 + 949225.7576 (21) = 51258190.91

g. 2009 (X=23)

= 31324450 + 949225.7576 (23) = 53156642.42

10
h. 2010 (X=25)

= 31324450 + 949225.7576 (25) = 55055093.94

i. 2011 (X= 27)

= 31324450 + 949225.7576 (27) = 56953545.45

j. 2012 (X=29)

= 31324450 + 949225.7576 (29) = 58851996.97

Rumu
2). Penawaran di tahun s
a. 2003 (X=11)
Y = a + bx
= 369462370.9 + 2501870 ( 11 ) + 369462370.9 ( 11 ) = 401118921

b. 2004 (X=13)

= 369462370.9 + 2501870 ( 13 ) + 369462370.9 ( 13 ) = 406874657

c. 2005 (X=15)

= 369462370.9 + 2501870 ( 15 ) + 369462370.9 ( 15 ) =412630393

d. 2006 (X=17)

= 369462370.9 + 2501870 ( 17 ) + 369462370.9 ( 17 ) = 418386130

e. 2007 (X=19)

= 369462370.9 + 2501870 ( 19 ) + 369462370.9 ( 19 ) = 424141866

f. 2008 (X=21)

= 369462370.9 + 2501870 ( 21 ) + 369462370.9 ( 21) = 429897602

g. 2009 (X=23)

= 369462370.9 + 2501870 ( 23 ) + 369462370.9 ( 23) = 435653338

h. 2010 (X=25)

= 369462370.9 + 2501870 ( 25 ) + 369462370.9 ( 25 ) = 441409075

i. 2011 (X= 27)

= 369462370.9 + 2501870 ( 27 ) + 369462370.9 ( 27) = 447164811

11
j. 2012 (X=29)

= 369462370.9 + 2501870 ( 29 ) + 369462370.9 ( 29 ) = 452920547

Tahun PERMINTAAN ( m 3 ) Penawaran ( m 3 )

2003 43664384.85 401118921

2004 45562836.36 406874657

2005 47461287.88 412630393

2006 49359739.39 418386130

2007 51258190.91 424141866

2008 53156642.42 429897602

2009 55055093.94 435653338

2010 56953545.45 441409075

2011 58851996.97 447164811

2012 43664384.85 452920547

Tabel 3.3 Tabel Permintaan Dan Penawaran Tahun 2003 - 2012

12
160000000

140000000

120000000

100000000

80000000
(meter kubik)
penawaran
60000000
permintaan
40000000

20000000

tahun

Gambar 3.1 Kurva Penawaran dan Permintaan Tahun 2003 - 2012

13
III. 2 Konsep elastisitas

Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah


variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas
mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan
harga.
Konsep elastisitas itu sendiri adalah untuk meramalkan apa yang akan
terjadi jika harga barang atau jasa dipasaran dinaikkan, apakah akan berdampak
buruk kedepannya. Sehingga perusahaan akan berpikir ulang untuk melakukan
suatu tindakan yang akan membuat konsumen berfikir ulang untuk memakai
produk dari perusahaan tersebut dan menderita kerugian.
Elastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan
harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan
perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang
Elastisitas penawaraan (elasticity of supply) adalah pengaruh perubahan
harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang ditawarkan atau tingkat
kepekaan perubahan jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga
barang
Elastisitas permintaan silang (cross price elasticities of demand) adalah
mengukur respons persentase perubahan jumlah barang yang diminta karena
persentase perubahan harga barang lain.
Elastisitas pendapatan adalah perubahan dalam permintaan sebagai akibat
dari perubahan dalam pendapatan. Misalnya, apabila karena pendapatan
meningkat 10%, permintaan suatu barang meningkat 20%, maka elastisitas
pendapatannya adalah 20%/10% = 2

Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas


a. Tingkat Subtitusi : Semakin sulit untuk mencari subtitusi barang, maka
permintaan akan inelastis
b. Jumlah Pemakai : Makin banyak jumlah pemakai, maka permintaan barang
akan semakin meningkat

14
c. Jangka waktu : Jangka waktu atas permintaan barang akan mempengaruhi
harga barang

Konsep elastisitas sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan untuk


mengukur dampak kenaikan harga dalam setiap produksi

15
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Berdasarkan dengan data table dan kurva untuk contoh kasus permintaan kayu
bulat untuk pulp jumlah permintaan lebih banyak di bandingkan jumlah
penawaran, meskipun keduanya mengalami peningkatan setiap tahunnya.
2. Elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel
dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur
seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.
Elastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan harga
terhadap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan
perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang
Elastisitas penawaraan (elasticity of supply) adalah pengaruh perubahan harga
terhadap besar kecilnya jumlah barang yang ditawarkan atau tingkat kepekaan
perubahan jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga barang.

A. Saran
Interaksi antara permintaan dan penawaran akan menciptakan keseimbangan
harga pasar, apabila pada harga keseimbangan jumlah barang yang di minta
konsumen, sama persis dengan jumlah yang di tawarkan produsen, secara grafis
keseimbangan pasar bisa tercapai apabila kurva permintaan dan penawaran
berpotongan, titik perpotongan tersebut di sebut titik keseimbangan.

16
DAFTAR PUSTAKA

Leily. 2014. Dalam http://leily21.blogspot.com/2014/05/makalah-permintaan-dan-


penawaran.html. Diakses pada tanggal 18 februari 2017 pukul 20.00

Yahya. 2013. Dalam http://yahyadfirst683.blogspot.com/2013/04/konsep-


elastisitas.html. Diakses pada tanggal 18 februari 2017 pukul 20.00

Supratman dan S. Alam, 2009. Buku ajar manajemen hutan. Laboratorium


Kebijakan dan Kewirausahaan Kehutanan Fakultas Kehutanan -
Universitas Hasanuddin

17