Anda di halaman 1dari 9

a.

Analisa Data

No Data Fokus Etiologi Problem


1 Ds : Ketidakmampuan Ketidakseimbangan
- klien mengeluh mual- pemasukan makanan Nutrisi kurang dari
muntah dan perasaan perih kebutuhan tubuh
pada perut setiap kali di isi
makanan
- klien mengatakan keluhan
tambahan bila dimasukan
makanan dan minuman secara
spontan makanan dan
minuman itu keluar kembali
Do :
- Penurunan berat badan (BB
sekarang 55 kg, sebelum
sakit BB 60 kg)
- badan lemah
- IMT
- HB : 6,5 ( menurun)

2 Ds : Penurunan kekuatan Intoleran aktivitas


- Klien mengeluh badan otot
terasa lemas
- Klien mengeluh cepat
lelah
Do :
- ROM terbatas
3 Ds : Agen cidera fisiologi Nyeri Akut
- klien mengatakan perih pada
daerah perut bagian atas
menyebar keseluruh bagian
perut ( Bagian Bawah)
P : saat setiap klien mau
memasukan makanan /
minuman
Q : perih
R : pada daerah perut bagian
atas menyebar keseluruh
bagian perut ( Bagian
Bawah)
S : 2 dari 0-5
T : setiap mau makan dan
minum
- klien mengatakan keluhan
berkurang bila perutnya di
beri kompres hangat dan
miring kesalah satu sisi
Do :-

Diagnosa Keperawatan

1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisiologis


2. Ketidakseimbangan Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan Ketidakmampuan pemasukan makanan
3. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan kekuatan otot
a. Perencanaan Keperawatan

No Diagnosa Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi Keperawatan


Keperawatan (Nursing Outcome) (Nursing Interventions
Classication)
1 Nyeri akut Setelah dilakukan tindakan Pain Management
1. Lakukan pengkajian
berhubungan keperawatan selama 3x24jam,
nyeri secara
dengan agen diharapkan nyeri teratasi. komprehensif
cidera biologis Kriteria hasil : termasuk lokasi,
Pain Level karakteristik, durasi,
frekuensi, kualitas dan
Indikator IR ER faktor presipitasi
Melaporkan 2 5 2. Observasi reaksi
adanya nyeri nonverbal dari
Pernyataan nyeri 2 5 ketidaknyamanan
Kehilangan 3 5 3. Gunakan teknik
selera makan komunikasi terapeutik
Keterangan : untuk mengetahui
pengalaman nyeri
1. Kuat
2. Berat pasien
3. Sedang 4. Pilih dan lakukan
4. Ringan penanganan nyeri
5. Tidak ada (farmakologi, non
farmakologi dan inter
personal)
5. Ajarkan tentang
teknik non
farmakologi
6. Berikan analgetik
untuk mengurangi
nyeri
7. Tingkatkan istirahat
8. Kolaborasikan dengan
dokter jika ada
keluhan dan tindakan
nyeri tidak berhasil
9. Monitor penerimaan
pasien tentang
manajemen nyeri
2 Ketidakseimbang Setelah dilakukan tindakan Nutrition Management
an Nutrisi kurang keperawatan selama 3x24jam, 1. Kaji adanya alergi
makanan
dari kebutuhan diharapkan klien dapat 2. Kolaborasi dengan
tubuh terpenuhi kebutuhan ahli gizi untuk
berhubungan nutrisinya. menentukan jumlah
kalori dan nutrisi yang
dengan Kriteria hasil : dibutuhkan pasien.
Ketidakmampuan Nutritional Status 3. Berikan makanan yang
pemasukan Indikator IR ER terpilih ( sudah
Intake zat gizi 3 5 dikonsultasikan
makanan
dengan ahli gizi)
(nutrien)
4. Monitor jumlah nutrisi
Intake makanan 3 5
dan kandungan kalori
dan cairan 5. Berikan informasi
Energy 3 5 tentang kebutuhan
Massa tubuh 3 5
nutrisi
Berat badan 3 5
Keterangan : 6. Kaji kemampuan
pasien untuk
1. Keluhan ekstrim mendapatkan nutrisi
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang yang dibutuhkan
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
3 Intoleransi Setelah dilakukan tindakan Exercise Therapy :
aktivitas keperawatan selama 3x24jam, Ambulation (Terapi
berhubungan diharapkan mobilitas fisik Aktivitas Ambulasi)
dengan dalam rentang normal. 1. Monitoring vital sign
penurunan Kriteria hasil : sebelum / sesudah
kekuatan otot Mobility Level latihan dan lihat
Indikator IR ER respon pasien saat
Gerakan otot 3 5 latihan
2. Ajarkan pasien atau
Gerakan sendi 3 5 tenaga kesehatan lain
Kemampuan 3 5 tentang teknik
berpindah ambulasi
3. Kaji kemampuan
Keterangan :
pasien dalam
1. Tidak mandiri
2. Dibantu orang dan alat mobilitas
3. Dibantu orang 4. Latih pasien dalam
4. Dibantu alat pemenuhan kebutuhan
5. Mandiri penuh
ADL secara mandiri
sesuai kemampuan
5. Dampingi dan bantu
pasien saat mobilitas
dan bantu penuhi
kebutuhan ADL

b. Evaluasi Keperawatan

No Hari / Jam No. Implementasi Evaluasi Sumatif TTD


Tanggal Dx
Kep
1 Rabu, 08.00 1 melakukan S:
25-05- pengkajian nyeri - klien mengatakan perih pada
2004 secara daerah perut bagian atas
komprehensif menyebar keseluruh bagian perut
( Bagian Bawah)
P : saat setiap klien mau
memasukan makanan /
minuman
Q:-
R : pada daerah perut bagian atas
menyebar keseluruh bagian
perut ( Bagian Bawah)
S:2
T : setiap mau makan dan minum
- klien mengatakan keluhan
berkurang bila perutnya di beri
kompres hangat dan miring
kesalah satu sisi
O:-
A : masalah belum teratasi
Pain Level
Indikator IR ER
Melaporkan 2 5
adanya nyeri
Pernyataan nyeri 2 5
Kehilangan 3 5
selera makan
Keterangan :
1. Kuat
2. Berat
3. Sedang
4. Ringan
5. Tidak ada
P:
- Anjurkan klien untuk
melakukan teknik non
farmakologi seperti teknik
nafas dalam
- Anjurkan keluarga untuk
membantu klien dalam
melakukan teknik non
farmakologi
2 Rabu, 08.30 2 Memberikan S:
25-05- makanan - klien mengeluh mual-muntah
2004 dan perasaan perih pada perut
setiap kali di isi makanan
- klien mengatakan keluhan
tambahan bila dimasukan
makanan dan minuman secara
spontan makanan dan minuman
itu keluar kembali
O:
- berat badan (BB sekarang 55 kg,
sebelum sakit BB 60 kg)
- badan lemah
A : masalah belum teratasi
Nutritional Status
Indikator IR ER
Intake zat gizi 3 5
(nutrien)
Intake makanan 3 5
dan cairan
Energy 3 5
Massa tubuh 3 5
Berat badan 3 5
Keterangan :
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
P:
- Anjurkan klien untuk
makan sedikit demi sedikit
secara teratur
- Anjurkan keluarga untuk
memotivasi klien agar
mau makan
3 Rabu, 09.00 3 mengajarkan S:-
25-05- pasien tentang O :
2004 teknik ambulasi - klien terlihat dalam
melakukan aktivitas
dengan mandiri
- klien terlihat mampu
menggerakan ekstermitas
dengan semampunya
A : masalah teratasi
Mobility Level
Indikator IR ER
Gerakan otot 5 5
Gerakan sendi 5 5
Kemampuan 5 5
berpindah
Keterangan :
1. Tidak mandiri
2. Dibantu orang dan alat
3. Dibantu orang
4. Dibantu alat
5. Mandiri penuh
P:
- Anjurkan klien untuk
istirahat yang cukup
- Anjurkan keluarga untuk
mengawasi aktivitas klien