Anda di halaman 1dari 2

sedikit info yang bisa ane share sesuai pengalaman ane gan, walupun bidang usaha kita

beda tapi kurang lebih sama saja dalam pengurusan. Berikut caranya:
1. Buat Surat Izin Usaha di kelurahan setempat (Agan udah berapa lama buat usaha
studio photo? klo bisa minta izinnya tanggal mundur sesuai agan pertama kali buka tuh
studio). Biayanya sesuai ketentuan kelurahan atau sepemberian kita, biasanya 1 hari
selesai.
2. Kemudian ke Notaris

Bawa surat izin dari kelurahan tersebut

KTP persero aktif (direktur) dan persero pasif (komisaris) - minimal 2 orang

Biaya tergantung notaris gan, ane dlu cuma 500rb buat akte.

Ditempat ane sekitar 2 mingguan sampe pengesahan pengadilan

3. Buat Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU) di Dinas Perizinan Kota. Bawa
syaratnya bawa FC KTP, FC akte pendirian CV sama FC surat izin usaha dari kelurahan.
Biayanya dlu ane sekitar 600rban (biaya reklame+retribusi sampah+lain2). Tergantung
tempat ya klo untuk biaya.
4. Buat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Syaratnya cuma bawa FC SKTU. Biaya
cuma 25.000
5. Buat Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Syaratnya cuma bawa FC SIUP. Biaya juga
25.000

Quote: Untuk waktu, biaya dan persyaratan tergantung daerah masing2. Ane gambarin

waktu tahun lalu buat CV di Banjarmasin gan.


NB:

Klo buat CV nya doang bisa aja datengin notaris biaya cuman sebatas biaya
notaris, tapi klo mau komplit dan legal mending buat sekalian perizinannya, sewaktu2
klo buat tender atau pekerjaan yang lain, orang udah menilai klo perusahaan agan
legal.

Klo mau buat web juga lebih keren pake domain ".co.id". Soalya .co.id itu wajib
syaratnya pake SIUP+KTP Direktur. Jadi klien lebih percaya/legalitas kita terbukti klo
kita pake domain .co.id. Seperti punya anewww.melatimulya.co.id