Anda di halaman 1dari 1

Aqua pro injeksi digunakan sebagai pelarut dan pembawa karena bahan- bahan larut dalam

air, selain itu aqua pro injection lebih steril dibandingkan dengan aquadest biasa sehingga
adanya kemungkinan kontaminasi lebih kecil.

Perhitungan
1. Perhitungan berat dan volume : Dibuat sediaan tetes mata 10 mL untuk vial : -
Neomycin sulfat = 0,5 % x 10 ml = 0,05 gram - Benzalkonium Klorida = 0,01 % x 10
ml = 0,001 gram - Natrium Edetat = 0,1 % x 10 ml = 0,01 gram - Na metabisulfit =
0,1 % x 10 ml = 0,01 gram - NaCl ad isotonis = 0,7384% x 10 ml = 0,07384 gram -
Aqua pro injeksi ad 10 ml

2. Perhitungan Isotonis Diketahui : E Neomisin Sulfat = 0,14 E Natrium


Edetat = 0,23 E Benzalkonium Klorida = 0,16 E Na metabisulfit =
0,67
% Tonisitas = [(0,5x0,14) + (0,01x0,16) + (0,1x0,23) + (0,1x0,67)]
= 0,07 + 0,0016 + 0,023 + 0,067 = 0,1616% (Hipotonis)
% NaCl = 0,9% - 0,1616% = 0,7384 %

V.METODE KERJA
5.1 Alat dan Bahan
a.Alat Alat-alat yang digunakan adalah batang pengaduk, botol tetes mata, corong kaca,
Erlenmeyer, gelas beker, gelas ukur, kaca arloji, kertas saring, pinset, pipet tetes, spatula, dan
tabung reaksi.
b.Bahan Bahan-bahan yang digunakan adalah
aqua pro injeksi,
neomisin sulfate, benzalkonium, natrium edetat, Na metabisulfit dan NaCl.

5.2 Cara Kerja 5.2.1 PembuatanSediaan


1.Ditimbang semua bahan.
2.Melarutkan bahan aktif dan bahan tambahan yaitu Neomisin Sulfat, Natrium Edetat, dan Na
metabisulfit dengan Aqua pro injeksi secukupnya sampai larut.
3.Tambahkan NaCl dan pengawet Benzalkonium Klorida kemudian mengecek pH-nya.
4.Menyaring larutan tersebut dengan kertas saring yang telah dijenuhkan dengan Aqua pro
injeksi sebelumnya dan kemudian menampungnya dalam gelas ukur.
5.Menambahkan Aqua pro injeksi sampai volume tercapai 10 ml.
6.Dilakukan pengemasan di dalam vial dan sediaan disterilisasi.
7.Dilakukan pengujian sediaan

Anda mungkin juga menyukai