Anda di halaman 1dari 2

PERBEDAAN ABSES DAN EMPIEMA

ABSES EMPIEMA
1. Abses adalah infeksi kulit dan 1. Empiema adalah keadaan
subkutis dengan gejala berupa terkumpulnya nanah ( pus ) didalam
kantong berisi nanah. ronggga pleura dapat setempat atau
2. Biasanya disebabkan oleh bakteri dan mengisi seluruh rongga pleura.
bateri tersering adalah Staphylococus 2. Empiema sering kali disebabkan oleh
Aureus. komplikasi dari infeksi pulmonal,
3. KLASIFIKASI namun tidak jarang penyakit ini
1. Abses Ginjal terjadi karena pengobatan yang
2. Abses Perimandibular terlambat.
3. Abses Rahang gigi 3. KLASIFIKASI:
4. Abses Sumsum Rahang a. Emphiema akut: Panas tinggi dan
5. Abses dingin (cold abcess) nyeri pleuritik. Adanya tanda-
6. Abses hati
tanda cairan dalam rongga pleura.
7. Abses (Lat. abscessus)
b. Emphiema kronis: Disebut kronis
4. Abses bisa terbentuk diseluruh bagian
karena lebih dari 3 bulan.
tubuh, termasuk paru-paru, mulut, 4. Manifestasi klinis empiema hampir
rektum, dan otot. Abses yang sering
sama dengan penderita pneumonia
ditemukan adalah didalam kulit atau
tepat dibawah kulit terutama jika bakteria, gejalanya antara lain adalah
timbul diwajah. panas akut, nyeri dada (pleuritic chest
5. Pemeriksaan: Abses di kulit atau pain), batuk, sesak, dan dapa juga
dibawah kulit sangat mudah dikenali, sianosis. Inflamasi pada ruang pleura
sedangkan abses dalam seringkali dapat menyebabkan nyeri abdomen
sulit ditemukan. Pada penderita abses, dan muntah
biasanya pemeriksaan darah 5. Pemeriksaan:
1) Pengambilan cairan
menunjukkan peningkatan jumlah sel
(Thorasintesis)
darah putih. Untuk menentukan
2) Pemeriksaan radiologi.
ukuran dan lokasi abses dalam, bisa 3) Pemeriksaan
dilakukan pemeriksaan rontgen, USG, ultrasonografi (USG).
CT scan atau MRI. 4) Pemeriksaan CT scan.
6. Penatalaksanaan: 6. Penatalaksanaan:
a. biasanya hanya dengan insisi a. Aspirasi jarum ( Thorasintesis )
debridement, dan untuk beberapa b. Closed drainage tube
kasus juga memerlukan tindakan thoracostomy - water seal
pembedahan drainase. drainage (WSD)
b. Memberikan kompres hangat dan c. Drainase terbuka (Open drainage)
meninggikan posisi anggota d. Antibiotik
gerak dapat dilakukan untuk e. Penutupan rongga empiema:
membantu penanganan abses Dekortikasi dan Thorakoplasti
kulit.
c. Karena sering kali abses
disebabkan oleh bakteri maka
pemberian antibiotik juga
bermanfaat.